MAT 1:1 Kitab ini mencatat tentang kisah Yesus sang Mesias, keturunan dari Daud, dan Daud adalah keturunan dari Abraham. Inilah permulaan garis keturunan-Nya.
MAT 1:2 Abraham, Ishak, Yakub,
MAT 1:3 Yehuda, Peres (dan Zerah, ibu mereka adalah Tamar), Hezron,
MAT 1:4 Ram, Aminadab, Nahason,
MAT 1:5 Salmon, Boaz (ibunya bernama Rahab), Obed (ibunya adalah Rut), Isai,
MAT 1:6 Raja Daud, Salomo (ibunya adalah mantan istri Uria),
MAT 1:7 Rehoboam, Abia, Asa,
MAT 1:8 Yosafat, Yoram, Uzia,
MAT 1:9 Yotam, Ahaz, Hizkia,
MAT 1:10 Manasye, Amon, Yosia,
MAT 1:11 dan Yosia ayah Yoyakhin dan saudara-saudaranya, pada waktu pembuangan ke Babel.
MAT 1:12 Sesudah bangsa Israel kembali pulang dari penawanan di Babel sampai Yesus dilahirkan, inilah daftar nenek moyang-Nya, yaitu Sealtiel, Zerubabel,
MAT 1:13 Abiud, Eliakim, Azor,
MAT 1:14 Zadok, Akim, Eliud,
MAT 1:15 Eleazar, Matan, Yakub.
MAT 1:16 Dan Yusuf yang adalah suami Maria, ibu Yesus, yang disebut Mesias.
MAT 1:17 Jadi mulai dari Abraham sampai Daud ada 14 generasi, dari Daud sampai bangsa Israel diangkut ke Babel sebagai tawanan ada 14 generasi, dan sesudah kembali dari penawanan sampai lahirnya Mesias, ada 14 generasi.
MAT 1:18 Inilah kisah kelahiran Yesus sang Mesias. Ibu-Nya, Maria bertunangan dengan Yusuf, tetapi sebelum mereka sah menjadi suami dan istri, Maria sudah hamil oleh karena kuasa Roh Kudus.
MAT 1:19 Yusuf, tunangan Maria, adalah seorang pria yang baik dan tidak ingin mempermalukan Maria di depan umum, maka dia bermaksud untuk memutuskan pertunangan mereka dengan diam-diam.
MAT 1:20 Sementara Yusuf sedang memikirkan hal ini, malaikat Tuhan datang kepadanya dalam mimpinya dan berkata, “Yusuf, keturunan Daud, janganlah takut untuk menikahi Maria sebab dia hamil oleh kuasa Roh Kudus.
MAT 1:21 Dia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan kamu akan memberi nama Yesus kepada anak itu, sebab anak itu akan menyelamatkan orang-orang dari dosa-dosa mereka.”
MAT 1:22 (Semua ini terjadi untuk menepati janji-janji yang Tuhan berikan melalui nabinya:
MAT 1:23 “Seorang perawan akan mengandung, dan akan melahirkan seorang anak laki-laki. Dan mereka akan menyebut anak itu Imanuel,” yang artinya “Allah ada bersama kita.”)
MAT 1:24 Ketika Yusuf bangun dari tidurnya, dia melakukan apa yang dikatakan oleh malaikat Tuhan itu.
MAT 1:25 Yusuf menikahi Maria, tapi tidak bersetubuh dengannya sampai sesudah Maria melahirkan seorang anak laki-laki, dan memberi-Nya nama Yesus.
MAT 2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di kota Betlehem di daerah Yudea di bawah pemerintahan Raja Herodes, beberapa orang bijak datang dari arah timur ke Yerusalem.
MAT 2:2 “Dimanakah Raja orang Yahudi yang baru lahir itu?” tanya mereka. “Kami melihat bintangnya di timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”
MAT 2:3 Ketika Raja Herodes mendengar berita ini, dia dan seluruh penduduk Yerusalem merasa sangat gelisah.
MAT 2:4 Lalu Herodes memanggil semua imam kepala dan guru-guru agama, dan bertanya di mana Mesias seharusnya dilahirkan.
MAT 2:5 “Di kota Betlehem di daerah Yudea”, jawab mereka, “sebab itulah yang ditulis oleh para nabi:
MAT 2:6 ‘Betlehem di daerah Yudea, kamu tidak menjadi kota yang paling tidak penting di antara kota-kota besar di Yehuda, sebab seorang pemimpin yang berasal dari padamu akan menggembalakan umat-Ku Israel.’”
MAT 2:7 Lalu Herodes memanggil orang-orang bijak itu dan mengadakan pertemuan dengan mereka secara pribadi. Dalam pertemuan ini Herodes mendapat tahu dari mereka waktu yang tepat tentang kapan bintang itu muncul pertama kali.
MAT 2:8 Dan dikirimnya mereka ke kota Betlehem dengan pesan, “Ketika kalian tiba di sana, carilah tempat anak itu berada. Dan ketika kalian menemukan-Nya, segeralah mengabariku, agar saya juga dapat datang dan menyembah Dia juga.”
MAT 2:9 Sesudah mereka mendengar perkataan sang raja, mereka berangkat. Di langit muncul bintang yang mereka lihat di timur yang memimpin mereka selama ini, sampai bintang itu kemudian berhenti tepat di atas tempat di mana anak itu berada.
MAT 2:10 Maka ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka!
MAT 2:11 Lalu masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama dengan Maria, ibunya. Mereka membungkukkan tubuh dan menyembah Dia. Lalu membuka tas-tas mereka yang penuh dengan harta benda, dan memberi kepada-Nya hadiah berupa emas, kemenyan, dan mur.
MAT 2:12 Karena diperingati dalam mimpi untuk tidak kembali kepada Herodes, orang-orang bijak ini kembali ke negeri mereka melalui jalan yang berbeda.
MAT 2:13 Dan sesudah orang-orang bijak itu pulang, malaikat Tuhan muncul kembali kepada Yusuf melalui sebuah mimpi, dan berkata, “Bangunlah, dan bawalah anak itu dengan ibunya, dan larilah ke Mesir. Tinggallah di situ sampai saya memberi kabar lagi kepadamu untuk kembali. Sebab Herodes ingin mencari Anak itu dan membunuh Dia.”
MAT 2:14 Maka malam itu juga Yusuf bangun, membawa Maria serta Yesus dan pergi menuju ke Mesir.
MAT 2:15 Dan mereka menetap di sana sampai Herodes meninggal. Kejadian ini memenuhi janji yang Tuhan berikan melalui hamba-Nya sang nabi, “Dari Mesir Aku memanggil Anak-Ku.”
MAT 2:16 Raja Herodes menjadi sangat marah ketika menyadari bahwa dia sudah dibohongi oleh orang-orang bijak itu. Maka dikirimnya para tentara untuk membunuh anak-anak laki-laki yang berusia di bawah dua tahun di kota Betlehem dan daerah sekitarnya. Hal ini berdasarkan kurun waktu yang dia dapat dari para orang bijak itu.
MAT 2:17 Dengan cara ini, maka perkataan Allah melalui nabi Yeremia ditepati.
MAT 2:18 “Terdengar suara tangisan yang mengerikan di Rama, sebab Rahel menangisi anak-anaknya. Mereka semua sudah mati, dan dia tidak bisa ditenangkan lagi.”
MAT 2:19 Sesudah kematian Herodes, malaikat Tuhan kembali muncul di dalam mimpi kepada Yusuf di Mesir dan berkata,
MAT 2:20 “Bangunlah! Bawalah Anak itu dan ibu-Nya, dan kembalilah ke negeri Israel, sebab orang-orang yang mencoba membunuh Anak itu sudah mati.”
MAT 2:21 Maka bangunlah Yusuf dan membawa serta Anak itu dengan ibu-Nya kembali ke negeri Israel.
MAT 2:22 Namun Yusuf menjadi takut ketika mendengar bahwa Arkelaus sudah menggantikan ayahnya Herodes sebagai Raja negeri Yudea, sehingga dia tidak jadi pergi ke sana melainkan ke daerah Galilea.
MAT 2:23 Di sana ia menetap di Nazaret. Dan ini sesuai dengan yang diucapkan oleh para nabi, “Dia akan disebut orang Nazaret.”
MAT 3:1 Bertahun-tahun kemudian, Yohanes Pembaptis tampil ke hadapan orang banyak, menyerukan kalimat ini di gurun Yudea,
MAT 3:2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah datang!”
MAT 3:3 Dialah yang dibicarakan oleh Nabi Yesaya ketika dia berkata, “Ada suara yang berseru di padang gurun, ‘Persiapkanlah jalan bagi Tuhan. Luruskanlah jalan bagi Dia.’”
MAT 3:4 Yohanes berpakaian dari kulit unta, dengan ikat pinggang terbuat dari kulit melingkari pinggangnya. Makanannya adalah belalang dan madu hutan.
MAT 3:5 Banyak orang datang kepadanya dari Yerusalem, seluruh Yudea, dan dari seluruh daerah Sungai Yordan,
MAT 3:6 dan dibaptis di Sungai Yordan, dan mengakui dosa-dosa mereka di depan umum.
MAT 3:7 Tetapi ketika Yohanes melihat banyak orang Farisi dan Saduki datang untuk meminta diri dibaptis, berkatalah dia kepada mereka, “Kalian keturunan ular beracun! Siapa yang memberi kalian peringatan bahwa kalian bisa lari dari penghakiman yang sedang datang?
MAT 3:8 Tunjukkanlah pertobatan kalian dengan perbuatan kalian,
MAT 3:9 dan janganlah berpikir dengan sombong kepada diri kalian sendiri, ‘Abraham adalah nenek moyang kami.’ Saya katakan kepada kalian, bahwa Allah bisa menjadikan batu-batu ini menjadi anak-anak Abraham.
MAT 3:10 Nyatanya kapak, sudah siap untuk menebang pohon buah-buahan. Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang ke dalam api.
MAT 3:11 Benar, saya memang membaptis kalian dengan air untuk menunjukkan pertobatan kalian, tetapi sesudah saya, akan datang seseorang yang lebih besar dariku. Aku bahkan tidak layak untuk melepaskan alas kaki-Nya. Dan dia akan membaptis kalian dengan Roh Kudus dan dengan api.
MAT 3:12 Alat penampi sudah ada di tangan-Nya. Dia akan membersihkan tempat pengirikan gandum dan mengumpulkan gandum ke dalam lumbung, tetapi kulit-kulit sekamnya akan dibakar dengan api yang tidak dapat dipadamkan.”
MAT 3:13 Kemudian datanglah Yesus dari Galilea ke Sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes.
MAT 3:14 Namun Yohanes mencoba membujuk Yesus agar mengubah pikiran-Nya. Katanya, “Akulah yang perlu Engkau baptis, bukan saya yang membaptis Engkau!”
MAT 3:15 Jawab Yesus, “Baptislah Aku, sebab baik bagi kita berdua untuk melakukan perbuatan yang benar dalam pandangan Allah.” Maka Yohanes pun mengikuti perkataan Yesus.
MAT 3:16 Segera sesudah dibaptis, Yesus keluar dari air. Langit terbuka, dan dia melihat Roh Allah yang seperti seekor burung merpati turun ke atas-Nya.
MAT 3:17 Kemudian terdengarlah suara dari surga yang berkata, “Inilah anak yang Aku kasihi, yang menyenangkan Aku.”
MAT 4:1 Kemudian Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai oleh iblis.
MAT 4:2 Sesudah berpuasa selama empat puluh hari dan empat puluh malam, maka Yesuspun merasa lapar.
MAT 4:3 Lalu datanglah si Pencoba dan berkata kepada-Nya, “Jika Engkau sungguh-sungguh Anak Allah, maka perintahkanlah agar batu-batu ini berubah menjadi roti.”
MAT 4:4 Jawab Yesus kepadanya, “Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, ‘Manusia tidak hidup hanya karena makan roti saja, tetapi oleh karena setiap kata yang keluar dari mulut Allah.’”
MAT 4:5 Lalu Iblis membawa-Nya ke kota kudus, dan menempatkan-Nya di bagian atas Rumah Allah.
MAT 4:6 “Jika Engkau benar-benar Anak Allah, lemparkanlah diri-Mu,” katanya kepada Yesus. “Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, ‘Dia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk menjaga-Mu dari kecelakaan. Mereka akan menangkap-Mu sehingga Engkau tidak akan tersandung oleh batu.’”
MAT 4:7 Jawab Yesus, “Tetapi Kitab Suci juga menjawab, ‘Jangan menguji Tuhan Allahmu.’”
MAT 4:8 Lalu Iblis membawa Yesus ke sebuah puncak gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan yang ada di dunia ini dengan keagungan mereka.
MAT 4:9 Dan berkatalah Iblis kepada-Nya, “Akan saya berikan semua ini jika Engkau mau sujud dan menyembahku.”
MAT 4:10 “Pergilah, Iblis!” jawab Yesus. “Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, ‘Haruslah engkau hanya menyembah dan melayani Allah saja.’”
MAT 4:11 Lalu Iblis meninggalkan Yesus, dan para malaikat datang dan merawat-Nya.
MAT 4:12 Ketika kabar tentang penangkapan Yohanes Pembaptis sampai kepada Yesus, maka kembalilah Dia ke Galilea.
MAT 4:13 Yesus pindah dari Nazaret ke Kapernaum dan tinggal di daerah pantai di tepi laut di antara wilayah Zebulon dan Naftali.
MAT 4:14 Hal ini menggenapi nubuatan yang disampaikan oleh Nabi Yesaya,
MAT 4:15 “Di wilayah Zebulon dan Naftali, di jalan menuju ke laut, di seberang Sungai Yordan, di Galilea tempat tinggal para orang asing:
MAT 4:16 Oprang-orang yang tinggal dalam kegelapan sudah melihat suatu terang yang besar, fajar sudah mulai terbit atas mereka yang hidup di wilayah bayang-bayang kematian.”
MAT 4:17 Sejak saat itu Yesus mulai menyerukan pesannya, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah tiba!”
MAT 4:18 Ketika Yesus berjalan di tepi laut Galilea, Dia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon, yang dipanggil dengan nama Petrus, dan saudaranya, Andreas, sedang menebarkan jala di laut. Pekerjaan mereka adalah nelayan.
MAT 4:19 “Mari datang, dan ikutlah Aku, dan Aku akan mengajari kalian cara menjala manusia,” kata-Nya kepada mereka.
MAT 4:20 Maka mereka dengan segera meninggalkan jala mereka dan mengikuti Dia.
MAT 4:21 Sementara Yesus terus berjalan, Dia kembali melihat dua orang bersaudara lainnya, Yakobus dan Yohanes. Mereka sedang ada di dalam perahu bersama dengan Zebedeus, ayah mereka, sedang memperbaiki jala. Yesus memanggil mereka untuk mengikuti Dia.
MAT 4:22 Dan mereka segera meninggalkan kapal dan ayah mereka, dan mengikuti Dia.
MAT 4:23 Yesus berjalan mengelilingi seluruh Galilea, mengajar di sinagoge-sinagoge, memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Surga, dan menyembuhkan banyak orang dari segala jenis penyakit mereka.
MAT 4:24 Berita tentang Dia dengan segera tersebar di seluruh provinsi Siria. Orang-orang membawa siapa saja yang sedang sakit kepada-Nya, mereka yang menderita kejang, dirasuk setan, sakit mental, lumpuh, dan Yesus menyembuhkan mereka semua.
MAT 4:25 Orang banyak yang besar jumlahnya mengikuti Yesus dari Galilea, Dekapolis, Yerusalem, Yudea, bahkan dari daerah seberang sungai Yordan.
MAT 5:1 Ketika Yesus melihat rombongan orang mengikuti Dia, maka naiklah dia ke atas sebuah bukit. Di sana Yesus duduk bersama dengan murid-murid-Nya.
MAT 5:2 Dan mulai mengajar mereka, katanya:
MAT 5:3 “Berbahagialah mereka yang mengetahui bahwa mereka miskin rohani sebab punya merekalah kerajaan surga.
MAT 5:4 Berbahagialah mereka yang saat ini berdukacita, sebab mereka akan menerima penghiburan.
MAT 5:5 Berbahagialah mereka yang baik hati sebab mereka yang akan mewarisi bumi ini.
MAT 5:6 Berbahagialah mereka yang keinginan terbesar mereka adalah melakukan apa yang benar, sebab mereka akan merasa puas.
MAT 5:7 Berbahagialah orang yang penyayang, karena mereka akan diperlihatkan belas kasihan.
MAT 5:8 Berbahagialah mereka yang memiliki pikiran murni, sebab merekalah yang akan melihat Allah.
MAT 5:9 Berbahagialah mereka yang bekerja untuk mendatangkan kedamaian, sebab mereka akan disebut anak-anak Allah.
MAT 5:10 Berbahagialah mereka yang menderita karena hidup benar, sebab kerajaan Allah adalah milik mereka.
MAT 5:11 Berbahagialah kamu ketika orang-orang menghina dan menganiaya kamu, dan menuduhmu melakukan segala macam kejahatan karena Aku.
MAT 5:12 Bersukacitalah, benar-benar bergembiralah, sebab kamu akan menerima imbalan di surga — sebab mereka juga menganiaya nabi-nabi yang hidup sebelum kamu dengan cara yang sama.”
MAT 5:13 “Kalian bisa diumpamakan seperti garam, yang bisa memberi rasa asin pada dunia, tetapi jika garam itu menjadi tidak ada rasa, bagaimana bisa membuatkan kembali memiliki rasa? Garam itu menjadi sesuatu yang tidak berguna, yang akhirnya dibuang dan diinjak-injak.
MAT 5:14 Kalian juga bisa diumpamakan seperti terang bagi dunia ini. Seperti kota yang dibangun di atas bukit, sehingga tidak mungkin tidak terlihat.
MAT 5:15 Tidak seorangpun menyalakan sebatang lilin lalu meletakkannya di bawah ember. Tetapi pasti diletakkan di atas tempat lilin sehingga lilin itu memberikan cahaya kepada semua orang yang ada di dalam rumah.
MAT 5:16 Dengan cara yang sama, kamu harus membiarkan terang kamu bersinar di hadapan orang-orang sehingga mereka bisa melihat perbuatan-perbuatan baikmu dan memuji Bapamu yang ada di surga.
MAT 5:17 Jangan berpikir bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat ataupun tulisan para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, tetapi untuk memenuhinya.
MAT 5:18 Aku pastikan kepada kalian, bahwa sampai surga dan bumi ini berakhir, tidak satu huruf atau tanda baca yang sudah tertulis dalam hukum Taurat akan dibatalkan sampai segala sesuatunya tergenapi.
MAT 5:19 Jadi siapapun yang mengabaikan perintah yang dianggap paling tidak penting, dan mengajarkan kepada orang lain untuk berlaku demikian, maka dia juga akan menjadi orang yang paling tidak penting di dalam kerajaan surga, tetapi barangsiapa yang melakukan dan mengajarkan perintah-perintah ini, akan dianggap orang yang luar biasa di kerajaan surga.
MAT 5:20 Aku katakan kepadamu, jika cara hidup moralmu tidak lebih benar daripada para guru agama dan orang-orang Farisi, kamu tidak akan bisa masuk dalam kerajaan surga.
MAT 5:21 Kalian sudah mendengar bahwa hukum Taurat berkata kepada nenek moyang kita, ‘Janganlah membunuh, dan setiap orang yang membunuh akan diadili dan dihukum.’
MAT 5:22 Tetapi Aku katakan kepada kalian, siapapun yang marah kepada saudaranya akan dinyatakan bersalah. Dan siapapun yang menyebut saudaranya bodoh haruslah dihadapkan ke pengadilan, tetapi siapapun yang dengan perkataan jelas mencari maki saudaranya harus bersiap menghadapi api Gehena.
MAT 5:23 Dan jika kamu sedang di depan mezbah untuk membawa persembahanmu, dan kamu teringat bahwa ada seseorang yang sedang berseteru denganmu,
MAT 5:24 maka tinggalkanlah persembahanmu itu dan berdamailah dengannya, dan sesudah itu barulah kamu datang kembali untuk memberikan persembahanmu itu.
MAT 5:25 Jika kamu sedang berhadapan di pengadilan dengan musuhmu, segeralah kamu membereskan masalahmu dengan dia dan berdamailah. Jika tidak, musuhmu bisa saja menyerahkanmu ke tangan hakim, dan hakim akan menyerahkanmu kepada petugas pengadilan, dan kamu akan masuk ke dalam penjara.
MAT 5:26 Biar Saya beritahu yang sebenarnya kepadamu, kamu tidak akan keluar dari dalam penjara sampai kamu melunasi denda yang sudah ditetapkan oleh hakim itu.
MAT 5:27 Kalian juga sudah mendengar di dalam hukum Taurat, ‘Jangan berzina.’
MAT 5:28 Tetapi Aku katakan ini kepada kalian, siapapun yang melihat dengan penuh hasrat birahi kepada seorang perempuan, sudah melakukan berzina dengan perempuan itu di dalam pikirannya.
MAT 5:29 Jika salah satu matamu menyebabkan kamu berdosa, cungkillah mata itu keluar dan buanglah, sebab lebih baik kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu dari pada seluruh tubuhmu dilemparkan ke dalam api Gehena.
MAT 5:30 Jika salah satu tanganmu menyebabkan kamu melakukan dosa, potonglah dan buanglah itu, sebab lebih baik bagimu kehilangan salah satu anggota tubuhmu dari pada seluruh tubuhmu dilemparkan ke dalam api Gehena.
MAT 5:31 Hukum juga mengatakan, ‘Jika seorang laki-laki menceraikan istrinya, ia harus memberinya surat cerai.’
MAT 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu bahwa siapa pun yang menceraikan istrinya kecuali karena amoralitas seksual menyebabkan dia berzinah, dan siapa pun menikahi wanita yang diceraikan melakukan perzinahan.
MAT 5:33 Kalian juga sudah mendengar, hukum Taurat berkata kepada nenek moyang kita, ‘Janganlah mengucapkan sumpah palsu. Sebaliknya, tepatilah sumpah yang sudah pernah kamu ucapkan kepada Tuhan.’
MAT 5:34 Tetapi Aku katakan kepada kalian, jangan pernah mengatakan sumpah sama sekali. Jangan bersumpah demi surga, sebab di sanalah Allah bertahta.
MAT 5:35 Jangan bersumpah demi bumi, sebab bumi adalah tempat Allah meletakkan kaki-Nya. Jangan bersumpah demi Yerusalem, sebab kota itu adalah kota milik Raja Besar.
MAT 5:36 Bahkan jangan bersumpah demi kepalamu, sebab kamu bahkan tidak mampu membuat sehelai rambutmu pun berubah dari hitam ke putih.
MAT 5:37 Cukup katakan ‘ya’ jika kamu maksudkan ‘ya’ atau katakan ‘tidak’ jika kamu maksud ‘tidak’ — sebab menambahkan sesuatu yang lebih dari itu berasal dari si jahat.
MAT 5:38 Kalian sudah mendengar hukum Taurat berkata, ‘Mata ganti mata, dan gigi ganti gigi.’
MAT 5:39 Tetapi Aku katakan kepadamu, janganlah membalas orang yang berbuat jahat. Jika ada yang menampar pipi kananmu, biarkan mereka menampar pipi kirimu juga.
MAT 5:40 Jika seorang pergi ke pengadilan karena ingin mengambil pakaianmu, berilah juga mantelmu.
MAT 5:41 Jika seseorang memaksamu berjalan sepanjang satu kilometer, berjalanlah bersama dengannya sepanjang dua kilometer.
MAT 5:42 Berikanlah barang yang diminta dari kamu, dan janganlah menolak mereka yang ingin meminjam darimu.
MAT 5:43 Kalian sudah mendengar bahwa dalam hukum Taurat ada tertulis, ‘Kasihilah tetanggamu dan bencilah musuhmu.’
MAT 5:44 Tetapi Aku berkata kepada kalian, kasihilah musuh kalian dan berdoalah untuk mereka yang menganiaya kalian,
MAT 5:45 supaya kamu menjadi anak-anak Bapa surgawimu. Sebab matahari yang Dia ciptakan juga menerangi baik orang baik maupun orang jahat, dan hujan yang Dia turunkan juga jatuh untuk mereka yang melakukan perbuatan yang benar dan yang tidak benar.
MAT 5:46 Sebab jika kalian hanya mengasihi orang yang mengasihi kamu, imbalan apa yang akan kamu dapat dari Allah? Sebab penagih pajak pun bisa melakukan hal itu.
MAT 5:47 Jika kamu hanya berbuat baik kepada anggota keluargamu, apa bedanya kamu dengan orang-orang lain? Bahkan orang-orang yang tidak peduli dengan Allah juga melakukannya!
MAT 5:48 Tumbuh dan menjadi benar-benar dapat dipercaya, seperti Bapa surgawi kalian dapat dipercaya.”
MAT 6:1 “Pastikanlah kamu tidak melakukan perbuatan baikmu di hadapan semua orang hanya agar mereka bisa melihatnya. Jika kamu melakukannya dengan maksud seperti itu, maka Bapamu yang di surga tidak akan memberi kepadamu upah dari perbuatanmu itu.
MAT 6:2 Dan ketika kamu memberi kepada orang-orang miskin, janganlah seperti para orang munafik yang meniupkan terompet mereka sendiri untuk mengumumkan semua perbuatan yang mereka lakukan di rumah-rumah ibadat dan di jalan-jalan agar orang-orang lain memuji mereka. Biar Aku beritahu kepadamu yang sebenarnya, mereka sudah mendapatkan upah mereka.
MAT 6:3 Sebab itu, jika kamu memberikan kepada orang miskin, janganlah orang lain sampai tahu pemberianmu, sama seperti tangan kirimu tidak tahu apa yang diperbuat oleh tangan kananmu.
MAT 6:4 Dengan demikian, pemberianmu itu hanya akan diketahui oleh Bapamu yang di surga, yang melihat hal-hal yang tersembunyi dan akan memberi upah kepadamu.
MAT 6:5 Dan ketika kamu sedang berdoa, janganlah berdoa seperti orang-orang munafik, sebab mereka suka berdiri dan berdoa di rumah-rumah ibadat dan di sudut-sudut jalan agar orang-orang bisa melihat mereka. Yakinlah, mereka sudah mendapat upah mereka.
MAT 6:6 Tetapi kamu, jika kamu berdoa, masuklah ke dalam dan tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu secara pribadi, dan Bapamu yang melihat di tempat-tempat tersembunyi, akan memberi upah kepadamu.
MAT 6:7 Dan ketika kamu berdoa, janganlah berceloteh tanpa arti seperti yang dilakukan orang yang tidak mengenal Allah, yang berpikir bahwa mereka akan didengar hanya karena ucapan doa mereka yang berulang-ulang.
MAT 6:8 Janganlah meniru mereka, sebab Bapamu yang di surga tahu yang kamu butuhkan bahkan sebelum kamu memintanya.
MAT 6:9 Tetapi berdoalah seperti ini:
MAT 6:10 Bapa surgawi kami, biarlah nama-Mu dihormati. Biarlah kerajaan-Mu datang! Dan kehendak-Mu terjadi di atas bumi ini seperti di dalam surga.
MAT 6:11 Berikanlah kepada kami makanan yang kami butuhkan pada hari ini.
MAT 6:12 Ampunilah dosa-dosa kami, seperti kami juga mengampuni mereka yang berdosa kepada kami.
MAT 6:13 Janganlah kami dicobai untuk melakukan perbuatan yang salah, dan selamatkanlah kami dari yang jahat.
MAT 6:14 Sebab jika kamu memaafkan mereka yang berdosa kepada kamu, maka Bapa surgawimu juga akan memaafkan kamu.
MAT 6:15 Tetapi jika kamu tidak mau memaafkan mereka yang berdosa kepadamu, maka Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni dosa-dosamu.
MAT 6:16 Ketika kamu berpuasa, janganlah seperti orang-orang munafik yang membuat roman wajahnya menjadi muram dan membuat diri mereka tampak menderita sehingga orang-orang bisa melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku katakan sejujurnya, bahwa mereka sudah mendapatkan upah mereka, yaitu pujian dari orang-orang.
MAT 6:17 Sebaliknya, jika kamu berpuasa, cucilah mukamu dan tampilah dengan wajah cerah,
MAT 6:18 sehingga orang-orang tidak melihat bahwa kamu sedang berpuasa, dan Bapa surgawimu yang tidak terlihat namun melihat segala sesuatu yang dilakukan secara diam-diam akan memberi upah kepadamu.
MAT 6:19 Janganlah kamu menimbun kekayaan di atas bumi ini dimana ngengat dan karat akan merusaknya, dan pencuri membongkar masuk dan mencurinya.
MAT 6:20 Sebaliknya, kumpulkanlah kekayaanmu di surga, dimana ngengat dan karat tidak merusaknya, dan para pencuri tidak membongkar masuk dan mencurinya.
MAT 6:21 Sebab hal yang paling kamu hargai menunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya.
MAT 6:22 Mata seumpama pelita yang menerangi tubuh. Jika matamu sehat, maka seluruh tubuhmu juga akan bercahaya.
MAT 6:23 Tetapi jika matamu hanya melihat yang jahat, maka seluruh tubuhmu juga akan ada dalam gelap. Jika matamu yang seharusnya terang menjadi gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.
MAT 6:24 Tidak seorangpun bisa melayani dua majikan. Kamu pasti akan membenci yang satu dan menyayangi yang lain, atau kamu akan mengabdi kepada yang satu dan merendahkan yang lain. Kamu tidak bisa melayani Allah dan uang bersama-sama.
MAT 6:25 Itu sebabnya Aku katakan kepadamu untuk tidak kuatir tentang hidupmu. Jangan kamu kuatir tentang apa yang harus kamu makan, ataupun minum, ataupun pakaian yang harus kamu pakai. Bukankah hidup ini lebih dari sekadar makan, dan tubuh lebih dari sekedar pakaian?
MAT 6:26 Lihatlah burung-burung — mereka tidak menabur ataupun menuai ataupun menyimpan makanan di lumbung-lumbung, tetapi Bapa surgawimu memberi mereka makan. Tidakkah kamu lebih berharga dari pada mereka?
MAT 6:27 Siapakah di antara kamu dengan merasa kuatir bisa menambah satu menit dari hidup kalian?
MAT 6:28 Dan mengapa kamu kuatir tentang pakaian? Lihatlah bunga-bunga yang indah di padang. Lihat cara mereka bertumbuh, mereka tidak bekerja keras, mereka tidak menenun benang.
MAT 6:29 Tetapi Aku beritahu kamu, bahkan Raja Salomo dengan semua lemegahannya tidaklah berpakaian seindah bunga-bunga itu.
MAT 6:30 Jika Allah mendekorasi padang-padang seperti ini, rumput yang ada di sini hari ini dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Dia akan berbuat lebih lagi kepadamu, hai kamu yang sedikit sekali percaya?
MAT 6:31 Jadi janganlah kuatir dan berkata, ‘Apa yang akan kami makan?’ atau ‘Apa yang akan kami minum?’ atau ‘Baju apa yang akan kami pakai?’
MAT 6:32 Semua hal ini dikejar oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah, tetapi Bapa surgawimu tahu semua hal yang kamu butuhkan.
MAT 6:33 Tetapi carilah kerajaan-Nya terlebih dahulu, dan cara hidup-Nya yang benar, maka segalanya yang lain akan diberikan kepadamu.
MAT 6:34 Maka janganlah kamu kuatir tentang hari esok, sebab hari esok punya kekuatirannya sendiri. Ada cukuplah banyak jahat setiap hari.”
MAT 7:1 “Janganlah kamu menghakimi orang lain, agar kamu juga tidak akan dihakimi.
MAT 7:2 Sebab standar yang kamu pakai untuk menghakimi orang lain akan digunakan juga untuk menghakimi kamu, dan ukuran apa yang kamu pakai untuk mengukur orang lain akan menjadi ukuran untuk mengukur kamu juga.
MAT 7:3 Mengapa kamu melihat setitik serbuk gergaji di mata sesamamu? Tidakkah kamu sadar adanya selembar papan di matamu sendiri?
MAT 7:4 Bagaimana kamu bisa berkata kepada sesamamu, ‘Mari saya tolong kamu mengeluarkan setitik dari matamu namun di saat yang sama kamu punya selembar papan di dalam matamu sendiri?’
MAT 7:5 Hai orang-orang munafik! Singkirkanlah dahulu selembar papan yang ada di dalam matamu. Maka kamu akan bisa melihat dengan jelas untuk mengeluarkan setitik yang ada di mata sesamamu.
MAT 7:6 Jangan beri anjing apa yang suci. Jangan lemparkan mutiaramu ke babi. Dengan begitu babi tidak akan menginjak-injaknya, dan anjing tidak akan berbalik dan menyerangmu.
MAT 7:7 Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. Carilah, maka kamu akan menemukannya. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan untukmu.
MAT 7:8 Mereka yang meminta, akan menerima, yang mencari akan menemukan, dan yang mengetuk pintu, maka pintu akan dibukakan untuk mereka.
MAT 7:9 Apakah ada di antara kamu yang memberi anakmu batu ketika dia minta roti untuk dimakan?
MAT 7:10 Atau ketika dia minta seekor ikan, apakah kamu akan memberi dia seekor ular?
MAT 7:11 Jadi, jika kamu yang jahat saja tahu untuk memberikan yang baik untuk anak-anakmu, apalagi Bapa surgawimu yang akan memberikan hal-hal baik kepada mereka yang minta kepada-Nya.
MAT 7:12 Perlakukanlah orang lain seperti kamu ingin diperlakukan. Inilah meringkas yang hukum Taurat dan Kitab Nabi-nabi.
MAT 7:13 Masuklah melalui jalan yang sempit itu. Sebab lebarlah jalan yang menuju kepada jalan kebinasaan, dan banyak orang yang melaluinya.
MAT 7:14 Tetapi sempit dan sulitlah jalan yang menuju kepada kehidupan kekal, dan hanya sedikit orang yang menemukannya.
MAT 7:15 Hati-hati dengan nabi palsu yang datang dengan memakai pakaian domba, tetetapi didalamnya adalah serigala ganas.
MAT 7:16 Kamu akan bisa mengenali mereka dari hasil perbuatan mereka. Tidak mungkin orang memanen buah anggur dari semak duri, atau buah ara dari onak berduri.
MAT 7:17 Jadi setiap pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik, sementara pohon yang buruk akan menghasilkan buah yang busuk.
MAT 7:18 Setiap pohon yang baik tidak bisa menghasilkan buah yang tidak baik, demikian juga pohon yang tidak baik tidak bisa menghasilkan buah yang baik.
MAT 7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibakar.
MAT 7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenali pohon itu.
MAT 7:21 Bukan setiap orang yang memanggil Aku, ‘Tuhan, Tuhan,’ akan masuk ke dalam kerajaan Surga — hanya mereka yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga yang akan masuk ke dalam kerajaan Surga.
MAT 7:22 Banyak orang yang akan berkata kepada-Ku pada hari Penghakiman, ‘Tuhan, Tuhan, kami kan sudah bernubuat dalam nama-Mu dan mengusir setan dalam nama-Mu, dan juga melakukan banyak mujizat dalam nama-Mu.’
MAT 7:23 Pada saat itulah Aku berkata kepada mereka, ‘Aku tidak pernah mengenal kamu. Tinggalkan Aku, hai para pelaku kejahatan!’
MAT 7:24 Setiap orang yang mendengar ucapan-Ku, dan mengikutinya, adalah seperti seorang bijak yang membangun rumahnya di atas pondasi yang kuat.
MAT 7:25 Lalu turunlah hujan, banjir datang, dan angin bertiup kencang menghantam rumah itu, tetapi rumah itu tidaklah runtuh, sebab dibangun di atas pondasi yang kokoh.
MAT 7:26 Setiap orang yang mendengar ucapan-Ku, tetapi tidak melakukannya, adalah seperti orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir.
MAT 7:27 Lalu turunlah hujan, datanglah banjir, dan angin bertiup menghantam rumah itu, maka rumah itupun rubuh — benar-benar rata dengan tanah.”
MAT 7:28 Ketika Yesus selesai mengajarkan hal-hal ini, maka takjublah orang banyak itu,
MAT 7:29 sebab Dia mengajar seperti seorang yang mempunyai otoritas, dan bukan seperti guru-guru agama mereka.
MAT 8:1 Sekelompok besar orang mengikuti Yesus ketika Dia sudah selesai mengajar di gunung.
MAT 8:2 Seorang yang menderita sakit kusta datang mendekati Dia dan menyembah-Nya, serta berkata, “Tuhan, jika Engkau berkenan, sembuhkanlah saya.”
MAT 8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh dia. “Aku mau,” kata-Nya. “Sembuhlah!” Maka dengan segera orang itupun sembuh dari sakitnya.
MAT 8:4 “Jangan beritahu siapapun mengenai hal ini,” kata Yesus kepadanya. “Tetapi pergi dan tunjukkanlah dirimu kepada imam dan berilah persembahan yang Musa perintahkan sebagai bukti di muka umum.”
MAT 8:5 Ketika Yesus masuk ke kota Kapernaum, seorang perwira Romawi datang menjumpai Dia, memohon pertolongan-Nya,
MAT 8:6 “Tuhan, seorang pembantuku di rumah, sedang terbaring sakit, tidak bisa bergerak. Dia sedang sangat kesakitan.”
MAT 8:7 “Aku akan datang dan menyembuhkan dia,” jawab Yesus.
MAT 8:8 Tetapi perwira Romawi itu menjawab, “Tuhan, saya tidak layak menerima kunjungan-Mu ke rumah saya. Cukup katakan sepatah kata saja, maka pembantuku di rumah akan sembuh.
MAT 8:9 Sebab saya sendiri memiliki atasan, dan juga para prajurit yang menjadi bawahan saya. Jika saya berkata kepada seorang prajurit, ‘Pergi!’ dan dia akan pergi. Dan kepada yang lain saya berkata, ‘Kemari!’ dan dia akan datang. Saya katakan kepada pelayan saya, ‘Lakukanlah ini!’ dan dia melakukannya.”
MAT 8:10 Ketika Yesus mendengar ucapannya, takjublah Yesus. Dia berkata kepada semua yang mengikuti Dia, “Aku katakan sejujurnya, tidak pernah Aku jumpai kepercayaan seperti ini di manapun di antara orang Israel.
MAT 8:11 Aku katakan kepada kalian, akan banyak orang yang datang dari daerah timur dan barat, dan duduk bersama dengan Abraham, Ishak dan Yakub dalam Kerajaan Surga.
MAT 8:12 Tetapi pewaris-pewaris kerajaan itu sebaliknya akan dibuang ke dalam kegelapan yang paling gelap di mana akan ada tangisan dan gertakan gigi.”
MAT 8:13 Lalu berkatalah Yesus kepada perwira itu, “Pulanglah. Sebab kamu sangat percaya bahwa hal itu akan terjadi, maka permintaanmu sudah dipenuhi.” Dan pelayan perwira itu sembuh seketika itu juga.
MAT 8:14 Ketika Yesus tiba di rumah Petrus, Dia melihat bahwa ibu mertua Petrus sedang sakit terserang demam tinggi.
MAT 8:15 Jadi Yesus menyentuh tangan wanita itu dan demamnya pergi. Perempuan itu lalu duduk dan mulai mempersiapkan makanan untuk mereka.
MAT 8:16 Ketika sore hari tiba, maka banyak orang yang datang kepada Yesus sambil membawa orang-orang yang sedang dikuasai setan. Yesus memerintahkan setan-setan itu untuk pergi, dan banyak menyembuhkan mereka yang sedang sakit.
MAT 8:17 Hal ini menggenapi nubuatan dari nabi Yesaya, “Dialah yang menyembuhkan penyakit kita, dan membebaskan kita dari kesakitan kita.”
MAT 8:18 Ketika Yesus melihat banyak orang yang mengelilingi Dia, maka Dia memerintahkan agar Dia beserta murid-murid-Nya untuk pergi ke sisi lain dari danau.
MAT 8:19 Salah satu ahli Taurat datang mendekati-Nya dan berkata, “Guru, saya akan ikut kemanapun guru pergi!”
MAT 8:20 Jawab Yesus kepadanya, “Rubah-rubah punya liang, dan burung-burung liar punya sarang, tetapi Anak Manusia tidak punya tempat untuk berbaring dan beristirahat.”
MAT 8:21 Seorang murid lain mendekati-Nya dan berkata, “Tuhan, ijinkanlah saya menguburkan ayahku lebih dahulu, dan saya akan mengikuti Engkau.”
MAT 8:22 “Ikutlah Aku! Biarkan orang mati menguburkan orang mati mereka sendiri,” jawab Yesus.
MAT 8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu bersama murid-murid-Nya.
MAT 8:24 Tiba-tiba angin badai melanda, dan ombak menerjang kapal itu, tetapi Yesus sedang tidur.
MAT 8:25 Maka murid-murid-Nya mendekati Dia dan membangunkan-Nya. “Selamatkanlah kita, Tuhan! Kita akan mati tenggelam!” mereka berteriak.
MAT 8:26 “Mengapa kalian begitu takut? Mengapa kalian tidak percaya?” tanya-Nya kepada mereka. Lalu bangunlah Dia, dan memerintahkan angin dan gelombang untuk berhenti. Lalu segala sesuatunya menjadi benar-benar tenang.
MAT 8:27 Para murid tertegun, dan berkata, “Siapakah orang ini? Bahkan angin dan ombak pun taat kepada-Nya!”
MAT 8:28 Ketika mereka tiba di daerah seberang di wilayah Gerasa, dua orang yang dirasuki setan keluar dari daerah kuburan untuk bertemu dengan-Nya. Mereka berdua sangat berbahaya sehingga tidak ada seorangpun yang berani lewat di daerah itu.
MAT 8:29 Mereka berteriak, “Kamu mau apa dengan kami, hai Anak Allah? Apakah Kamu ingin menyiksa kami sebelum waktunya?”
MAT 8:30 Di kejauhan ada sekelompok besar babi yang sedang diberi makan.
MAT 8:31 Dan setan-setan itu memohon kepada-Nya, “Jika Kamu ingin mengusir kami keluar, maka kirimlah kami ke arah kumpulan ternak babi itu.”
MAT 8:32 “Pergilah!” kata Yesus. Maka setan-setan itu pergi meninggalkan kedua orang ini dan masuk ke dalam sekumpulan babi itu. Dan babi-babi itu lalu terjun ke sisi jurang dan tenggelam ke dalam laut.
MAT 8:33 Para gembala babi-babi itu melarikan diri. Mereka masuk ke kota dan menceritakan segala sesuatu yang sudah terjadi di tempat itu, dan apa yang terjadi dengan orang-orang yang kerasukan setan sebelumnya.
MAT 8:34 Seluruh penduduk kota datang keluar menemui Yesus. Ketika mereka bertemu dengan Dia, mereka meminta-Nya untuk meninggalkan daerah mereka.
MAT 9:1 Maka Yesus kembali naik ke perahu dan menyeberangi danau ke arah kota tempat Dia tinggal.
MAT 9:2 Di sana mereka membawa kepada-Nya di atas sebuah matras seorang yang sakit lumpuh. Ketika Yesus melihat betapa mereka percaya kepada-Nya, berkatalah Dia kepada orang yang lumpuh itu, “Temanku, bergembiralah! Dosa-dosamu sudah diampuni.”
MAT 9:3 Ketika orang-orang Farisi mendengar perkataan-Nya, berkatalah mereka satu sama lain, “Dia menghujat Allah!”
MAT 9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Katanya, “Mengapa kalian memiliki pikiran yang jahat?
MAT 9:5 Perkataan mana yang lebih mudah diucapkan, ‘Dosa-dosamu sudah diampuni,’ atau ‘Bangun dan berjalanlah?’
MAT 9:6 Tetapi agar kalian yakin bahwa Anak Manusia memang memiliki kuasa untuk mengampuni dosa,” kata-Nya kepada orang lumpuh itu, “Bangun, angkatlah matrasmu, dan pulanglah!”
MAT 9:7 Maka bangunlah orang itu dan pulang.
MAT 9:8 Ketika orang banyak itu melihat apa yang terjadi, mereka menjadi takut. Lalu mereka memuji Allah yang sudah memberikan kuasa yang sedahsyat itu kepada seorang manusia.
MAT 9:9 Ketika Yesus berpindah dari tempat itu, Dia melihat seorang laki-laki bernama Matius sedang duduk di stan pajak. Lalu Yesus memanggilnya, “Ikutlah Aku!” Maka bangunlah Matius dan mengikuti Yesus.
MAT 9:10 Sementara Matius sedang menjamu Yesus di rumahnya, banyak para penagih pajak dan orang-orang berdosa yang datang dan duduk satu meja dengan Yesus dan murid-murid-Nya.
MAT 9:11 Ketika orang Farisi melihat ini, bertanyalah mereka kepada murid-murid Yesus, “Mengapa Guru kalian makan bersama-sama dengan para petugas pajak dan orang-orang berdosa?”
MAT 9:12 Ketika Yesus mendengar pertanyaan ini, Dia menjawab, “Orang yang sehat tidak memerlukan dokter, hanya orang sakit.
MAT 9:13 Pergi dan carilah arti perkataan ini, ‘Aku ingin kalian saling menunjukkan belas kasihan, dan bukan membawa persembahan. Sebab Aku tidak datang untuk memanggil mereka yang melakukan apa yang benar — Aku datang untuk memanggil orang-orang berdosa.’”
MAT 9:14 Lalu datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis dan bertanya, “Mengapa kami dan orang-orang Farisi sering berpuasa, sedangkan murid-murid-Mu tidak?”
MAT 9:15 “Apakah tamu undangan berkabung sementara pengantin laki-laki bersama-sama dengan mereka?” jawab Yesus. “Tetapi akan tiba waktunya ketika pengantin itu akan diambil dari mereka, dan pada saat itulah mereka akan berpuasa. Demikian juga murid-murid-Ku, tidak akan berpuasa selama Aku bersama dengan mereka, tetapi ketika Aku tidak lagi bersama mereka, maka mereka akan berpuasa.”
MAT 9:16 “Tidak seorangpun yang menambal pakaian lama dengan kain baru, sebab kain yang baru itu bisa menyusut dan membuat robekannya menjadi semakin besar.
MAT 9:17 Dan tidak seorangpun yang menuang air anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang lama, sebab dengan begitu, kantong kulit itu akan rusak, dan air anggurnya terbuang. Tidak, anggur baru dimasukkan ke dalam kantong kulit yang baru, dan keduanya bertahan lama.”
MAT 9:18 Sementara Yesus berbicara tentang semua hal ini, datanglah salah satu pemimpin orang Yahudi dan sujud di hadapan-Nya, “Anak perempuanku baru saja meninggal,” kata orang itu kepada Yesus. “Tetapi jika Engkau datang dan menjamah dia, saya tahu bahwa dia akan hidup kembali.”
MAT 9:19 Maka Yesus dan murid-murid-Nya berdiri dan mengikuti dia.
MAT 9:20 Ketika Yesus lewat, seorang perempuan yang sudah sakit pendarahan selama dua belas tahun datang dari belakang Yesus dan menyentuh sisi jubah-Nya.
MAT 9:21 Sebab katanya kepada dirinya sendiri, “Jika saja saya bisa menjamah bagian pinggir jubahnya, saya pasti sembuh.”
MAT 9:22 Lalu Yesus berpaling dan melihat perempuan itu. “Berbahagialah, sebab karena kamu percaya kepada-Ku, kamu menjadi sembuh,” kata Yesus kepadanya. Dan perempuan itu menjadi sembuh.
MAT 9:23 Lalu tibalah Yesus di rumah pemimpin itu. Yesus melihat para pemain suling dan orang-orang banyak yang menangis dengan suara keras.
MAT 9:24 “Silahkan pergi,” kata-Nya kepada mereka, “Sebab anak gadis itu tidak mati, dia hanya tertidur saja.” Tetapi mereka menertawakan dan mengejek Dia.
MAT 9:25 Tetapi ketika rombongan itu sudah dikirim keluar dari rumah, Yesus masuk ke dalam dan memegang tangan anak itu, lalu anak itu pun bangun berdiri.
MAT 9:26 Berita tentang apa yang sudah terjadi tersebar di seluruh wilayah itu.
MAT 9:27 Lalu Yesus melanjutkan perjalanan, dua orang buta mengikuti Dia, dan berteriak, “Hai anak Daud, kasihanilah kami!”
MAT 9:28 Dan ketika Yesus tiba di sebuah rumah, orang-orang buta itu juga ikut masuk. “Apakah kalian percaya Aku bisa menyembuhkan kalian?” Yesus bertanya kepada mereka. “Ya Tuhan, kami percaya,” jawab mereka.
MAT 9:29 Kemudian Yesus menyentuh mata mereka, dan berkata, “Sebab kalian percaya kepada-Ku, maka terjadilah sesuai dengan yang kalian percayai!”
MAT 9:30 Maka sembuhlah mata mereka dan mereka bisa melihat. Lalu Yesus memperingati mereka, “Pastikan tidak seorangpun tahu tentang mujizat ini.”
MAT 9:31 Tetapi mereka lalu pergi dan menceritakan berita tentang Yesus ke arah mana pun mereka pergi.
MAT 9:32 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya hendak berangkat dari tempat itu, seorang yang bisu dan dirasuki setan dibawa kepada-Nya.
MAT 9:33 Namun sesudah setan itu diusir dari orang itu, maka orang bisu itu mulai berkata-kata, dan orang banyak sangat takjub. “Belum pernah hal ini terjadi di Israel sebelumnya,” kata mereka.
MAT 9:34 Tetapi orang-orang Farisi berkata, “Dia mengusir setan dengan menggunakan kuasa pemimpin setan.”
MAT 9:35 Yesus pergi mengelilingi daerah itu, mengunjungi kota-kota kecil dan desa-desa. Dia mengajar di tempat-tempat ibadah mereka, memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah, dan menyembuhkan segala jenis penyakit.
MAT 9:36 Ketika Yesus melihat orang-orang banyak itu, Dia sangat dipenuhi oleh belas kasihan kepada mereka, sebab mereka penuh dengan kesulitan dan tidak berdaya, seperti domba-domba yang tidak memiliki seorang gembala.
MAT 9:37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya, “Tuaian sangat banyak tetapi penuainya pekerja sedikit.
MAT 9:38 Berdoa kepada Tuhan dari tuaian, dan mintalah agar Dia mengirimkan lebih banyak pekerja untuk tuaian-Nya.”
MAT 10:1 Yesus mengumpulkan dua belas muridnya dan memberi mereka kuasa untuk mengusir setan, dan menyembuhkan segala jenis penyakit.
MAT 10:2 Inilah nama kedua belas murid itu: pertama, Simon (yang juga dipanggil Petrus), Andreas saudaranya, Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,
MAT 10:3 Filipus, Bartolomeus, Tomas, Matius si tukang tagih pajak, Yakobus anak Alfeus, Tadeus,
MAT 10:4 Simon yang pernah ikut gerakan revolusi, dan Yudas Iskariot, yang menghianati Yesus.
MAT 10:5 Yesus mengirim dua belas murid ini dan berkata kepada mereka, “Janganlah menemui orang-orang asing, ataupun ke kota-kota di daerah Samaria.
MAT 10:6 Kalian haruslah pergi kepada orang-orang Israel yang seperti domba-domba yang tersesat.
MAT 10:7 Dan kemanapun kalian pergi, beritakanlah hal ini, ‘Kerajaan Surga sudah dekat.’
MAT 10:8 Sembuhkanlah orang-orang yang sakit. Hidupkanlah kembali mereka yang sudah mati. Pulihkanlah mereka yang sakit kusta. Usirlah roh-roh jahat. Kalian mendapatkannya dengan cuma-cuma, berikanlah juga secara cuma-cuma.
MAT 10:9 Janganlah membawa uang emas, perak ataupun tembaga di kantong kalian,
MAT 10:10 ataupun sebuah tas selama perjalanan kalian, atau dua jubah, sandal atau tongkat jalan, sebab seorang pekerja wajib untuk mendapat dukungan.
MAT 10:11 Kemanapun kalian pergi, baik ke kota kecil ataupun desa, mintalah seseorang yang dikenal baik cara hidupnya, dan tinggallah di sana sampai tiba waktunya kalian melanjutkan perjalanan.
MAT 10:12 Dan ketika kalian masuk satu rumah, berkatilah rumah itu.
MAT 10:13 Jika rumah itu layak mendapatkannya, maka damai yang kalian berikan akan diterima oleh rumah itu, tetapi jika rumah itu tidak layak, maka damai yang kamu berikan akan kembali lagi kepadamu.
MAT 10:14 Jika seseorang tidak menyambut kalian, dan menolak mendengarkan apa yang harus kalian katakan, maka tinggalkanlah rumah atau kota itu, dan kebaskanlah debu dari kalian ketika kalian berangkat.
MAT 10:15 Aku beritahu kalian sejujurnya, kondisi kota Sodom dan Gomora akan lebih baik pada hari Penghakiman dari pada kota itu!
MAT 10:16 Dengar, Aku mengutus kalian seperti domba-domba di antara serigala-serigala. Jadi biarlah kalian cerdik seperti ular dan juga tulus seperti burung merpati.
MAT 10:17 Waspadalah pada mereka yang akan menyerahkan kalian untuk diadili di pengadilan kota dan akan memberikan hukuman cambuk di tempat-tempat ibadah mereka.
MAT 10:18 Kalian akan diseret ke hadapan gubernur dan raja-raja oleh karena Aku, untuk bersaksi kepada mereka dan kepada orang-orang asing.
MAT 10:19 Tetapi ketika mereka menghadapkan kalian di pengadilan, janganlah kuatir apa yang harus kalian ucapkan, sebab kalian akan tahu apa yang harus kalian katakan tepat pada waktunya.
MAT 10:20 Sebab bukan kalian yang akan berbicara, tetapi roh yang dikirim oleh Bapa yang akan berbicara melalui kalian.
MAT 10:21 Sesama saudara akan saling mengkhianati dan membunuh, demikian juga seorang ayah kepada anaknya. Anak-anak akan memberontak kepada orang tuanya, dan akan membuat mereka dihukum mati.
MAT 10:22 Setiap orang akan membenci kalian sebab kalian menjadi pengikut Aku, tetapi mereka yang mau setia sampai akhir akan diselamatkan.
MAT 10:23 Ketika kalian dianiaya di salah satu kota, larilah ke kota berikutnya. Aku katakan sejujurnya kepada kalian, kalian tidak akan selesai mengunjungi seluruh kota di Israel sebelum Anak Manusia datang.
MAT 10:24 Murid tidaklah lebih penting daripada gurunya, dan hamba tidaklah lebih penting dari tuan mereka.
MAT 10:25 Murid haruslah puas jika bisa sama seperti gurunya, dan hamba sama seperti tuan mereka. Jika kepala rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya!
MAT 10:26 Maka janganlah takut kepada mereka, sebab tidak ada satupun yang ditutupi yang tidak akan dibuka, dan yang tersembunyi yang tidak akan disingkapkan.
MAT 10:27 Apa yang Aku katakan secara rahasia kepada kalian, beritakanlah itu dengan terang-terangan, dan yang kalian dengar dengan bisikan di telinga kalian, teriakanlah dari atap rumah.
MAT 10:28 Jangan takut pada mereka yang bisa membunuhmu secara fisik, tetapi tidak bisa membunuhmu secara spiritual. Sebaliknya, takutlah pada orang yang dapat menghancurkan kamu secara fisik dan spiritual di Gehena.
MAT 10:29 Bukankah sepasang burung pipit bisa dibeli dengan mata uang yang terkecil? Tetapi tidak satu ekorpun dari mereka akan jatuh ke tanah tanpa Bapa kalian tahu tentang itu.
MAT 10:30 Bahkan sehelai rambut di kepala kalian pun sudah terhitung jumlahnya.
MAT 10:31 Jadi janganlah kuatir sebab kalian semua lebih berharga dari pada burung-burung pipit yang besar jumlahnya!
MAT 10:32 Siapapun yang dengan terus terang mengakui bahwa mereka adalah murid-Ku, maka Aku juga akan mengakui mereka di hadapan Bapa-Ku yang di surga.
MAT 10:33 Tetapi siapapun juga yang dengan terus terang menyangkal mengenal Aku, maka Aku juga akan menyangkal mengenal dia di hadapan Bapa-Ku.
MAT 10:34 Jangan berpikir bahwa Aku datang untuk membawa kedamaian di bumi. Aku tidak datang untuk membawa kedamaian, melainkan perang.
MAT 10:35 Aku datang untuk ‘berbelok seorang anak laki-laki melawan ayahnya, seorang anak perempuan melawan ibunya, dan seorang menantu perempuan melawan ibu mertuanya.
MAT 10:36 Yang menjadi musuh-musuhmu adalah anggota keluargamu sendiri!’
MAT 10:37 Jika kalian menyayangi ayah atau ibu kalian lebih daripada-Ku maka kalian tidak layak menjadi milik-Ku, dan jika kalian menyayangi anak laki-laki atau perempuan kalian lebih dari pada-Ku, maka kalian tidak layak menjadi milik-Ku.
MAT 10:38 Jika kalian tidak mau memikul salib kalian dan mengikut Aku, maka kalian tidak layak menjadi milik-Ku.
MAT 10:39 Jika kalian mencoba menyelamatkan nyawa kalian, kalian akan kehilangan nyawa kalian, tetapi jika kalian kehilangan nyawa kalian karena Aku, maka kalian akan mendapatkannya kembali.
MAT 10:40 Mereka yang menyambut kalian berarti orang itu juga menyambut Aku, dan orang yang menyambut Aku, menyambut Dia yang mengutus Aku.
MAT 10:41 Mereka yang menerima seorang nabi sebab dia seorang nabi, maka mereka akan menerima hadiah yang sama sebagai seorang nabi. Mereka yang menerima seseorang karena melakukan yang benar, maka mereka akan menerima hadiah yang sama dengan orang yang melakukan yang benar.
MAT 10:42 Aku katakan sejujurnya kepada kalian, siapapun yang memberikan segelas air minum kepada murid-Ku yang dianggap paling tidak penting, pasti akan menerima hadiahnya.”
MAT 11:1 Sesudah Yesus selesai memberikan pesan kepada kedua belas murid-Nya, Dia pergi dan mengajar serta memberitakan Firman Allah di kota-kota terdekat.
MAT 11:2 Sementara itu Yohanes yang sedang dipenjarakan mendengar tentang segala perbuatan yang dilakukan oleh Mesias, maka dia mengutus murid-muridnya menemui Yesus
MAT 11:3 dan bertanya mewakili dia, “Apakah Engkau orang yang kami tunggu-tunggu kedatangannya, atau haruskah kami terus mencari orang lain?”
MAT 11:4 Jawab Yesus kepada mereka, “Kembalilah dan ceritakanlah kepada Yohanes apa yang sudah kalian dengar dan yang sudah kalian lihat.
MAT 11:5 Orang buta disembuhkan sehingga bisa melihat, orang lumpuh sekarang bisa berjalan lagi, orang yang menderita sakit kusta disembuhkan, yang tuli bisa mendengar kembali, yang sudah mati dibangkitkan, dan orang-orang yang miskin mendengarkan berita baik.
MAT 11:6 Diberkatilah mereka yang tidak menolak Aku!”
MAT 11:7 Sesudah mereka pergi, Yesus mulai berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes. “Apa yang kalian pikir akan kalian temui ketika pergi ke padang gurun? Alang-alang yang sedang ditiup angin?
MAT 11:8 Jadi kalian pergi untuk melihat apa? Orang yang berpakaian indah dan mewah? Orang-orang yang berpakaian seperti itu hidupnya di istana-istana raja-raja.
MAT 11:9 Jadi kalian pergi untuk melihat apa? Seorang nabi? Benar, dan Aku katakan pada kalian, dia lebih dari sekedar seorang nabi!
MAT 11:10 Dialah yang dikatakan oleh Kitab Suci tentang: ‘Aku mengutus seorang pembawa pesan sebelum kamu. Dialah yang akan membukakan jalan bagimu.’
MAT 11:11 Aku katakan sejujurnya kepada kalian, bahwa di antara seluruh umat manusia tidak ada yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, tetapi bahkan yang paling tidak penting dalam Kerajaan Surga lebih besar dari pada dia.
MAT 11:12 Sejak masa Yohanes Pembaptis mulai melayani sampai saat ini, Kerajaan Allah terus menerus diserang dan orang-orang berusaha menguasinya dengan paksa.
MAT 11:13 Sebab semua pesan-pesan yang tertulis di Kitab Hukum Taurat dan Para nabi hanya bernubuat sampai masa Yohanes Pembaptis tiba.
MAT 11:14 Jika kalian mau percaya hal ini, Yohanes adalah orang yang dikatakan sebagai ganti Elia, orang yang dinanti-nantikan akan datang.
MAT 11:15 Setiap orang yang punya telinga dengarkanlah!
MAT 11:16 Dengan apakah bisa Aku bandingkan generasi ini? Mereka sama seperti anak-anak yang duduk pasar sambil berteriak satu dengan yang lainnya,
MAT 11:17 ‘Kami bermain suling untuk kalian, tetapi kalian tidak menari, kami menyanyikan lagi sedih, tetapi kalian tidak menangis.’
MAT 11:18 Yohanes Pembaptis tidak datang untuk makan-makan dan minum, maka orang berkata, ‘Dia dirasuki oleh setan!’
MAT 11:19 Sebaliknya, Anak Manusia datang dan ikut makan dan minum, tetapi orang-orang berkata, ‘Coba lihat, Dia orang yang rakus dan terlalu banyak minum, Dia juga seorang teman dari penagih pajak dan orang-orang berdosa!’ Tetapi kebijaksanaan terbukti benar melalui hasil-hasilnya.”
MAT 11:20 Lalu Yesus mulai menegur kota-kota di mana Dia melakukan paling banyak mujizat karena mereka tidak bertobat.
MAT 11:21 “Sungguh tidak tahu malu kalian, orang-orang Korazin! Sungguh tidak tahu malu kalian, orang-orang Betsaida! Sebab jika perbuatan-perbuatan ajaib yang terjadi di antara kalian terjadi di Tirus dan Sidon, mereka pasti sudah bertobat dengan berkabung dan meratap sejak lama.
MAT 11:22 Tetapi saya memberitahu kalian bahwa pada Hari Penghakiman itu akan lebih baik bagi Tirus dan Sidon daripada bagi kalian!
MAT 11:23 Sedangkan kalian, penduduk Kapernaum! Kalian pikir kalian akan diangkat ke surga? Tidak, kalian akan pergi ke Hades! Sebab jika perbuatan-perbuatan ajaib yang sudah kalian alami dialami di Sodom, kota itu masih akan berdiri sampai hari ini.
MAT 11:24 Tetapi saya katakan kepada kalian bahwa pada Hari Pembalasan akan lebih baik bagi Sodom daripada bagi kalian!”
MAT 11:25 Kemudian Yesus berdoa, “Aku memuji Engkau, Bapa, Tuhan penguasa bumi dan surga, sebab Engkau sudah merahasiakan berita tentang Kerajaan-Mu kepada orang-orang yang berpikir dirinya cerdas dan penuh pengetahuan. Sebaliknya, Engkau nyatakan berita ini kepada orang-orang yang biasa.
MAT 11:26 Benar, Bapa, itulah yang menyenangkan Engkau!
MAT 11:27 Segala sesuatu sudah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan tidak seorangpun benar-benar mengerti sang Anak, selain Bapa, dan tidak seorangpun benar-benar mengerti Bapa, selain sang Anak, dan mereka kepada siapa Putra memilih untuk mengungkapkan Dia.
MAT 11:28 Marilah kepada-Ku, kalian yang merasa penuh pergumulan dan yang sangat terbeban. Aku akan memberi ketenangan kepada kalian.
MAT 11:29 Terimalah pekerjaan yang Aku berikan, dan belajarlah dari-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, dan di dalam-Ku kalian akan menemukan ketenangan yang kalian butuhkan.
MAT 11:30 Sebab pekerjaan yang Aku berikan mudah, dan beban yang Aku berikanpun ringan.”
MAT 12:1 Pada suatu hari Sabat, Yesus berjalan melintasi ladang gandum. Murid-murid Yesus merasa lapar dan mereka mulai memetik bulir gandum dan memakannya.
MAT 12:2 Ketika orang-orang Farisi melihat ini, mereka berkata kepada Yesus, “Lihatlah murid-murid-Mu — mereka melakukan hal yang dilarang dilakukan di hari Sabat!”
MAT 12:3 Tetapi kata Yesus kepada mereka, “Belum pernahkan kalian baca tentang apa yang dilakukan Daud ketika dia dan pasukannya merasa lapar?
MAT 12:4 Daud pergi menghadap ke Rumah Allah, dan dia beserta pasukannya makan roti kudus yang seharusnya tidak boleh mereka makan, sebab roti itu dikhususkan untuk para imam.
MAT 12:5 Belum pernahkah kalian baca di dalam hukum Taurat bahwa pada hari Sabat para imam di Rumah Allah melanggar ketentuan hari Sabat, tetapi dinyatakan tidak bersalah?
MAT 12:6 Tetapi Aku beritahu kalian bahwa seseorang yang ada disini lebih besar dari pada rumah Tuhan!
MAT 12:7 Jika kalian mengerti arti ayat ini, ‘Aku menghendaki belas kasihan dan bukan persembahan,’ kalian tidak akan menuduh seseorang yang tidak bersalah.
MAT 12:8 Sebab Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”
MAT 12:9 Lalu Yesus pergi dan mengajar di rumah-rumah ibadat mereka.
MAT 12:10 Di sana ada seorang yang cacat tangannya. “Apakah hukum mengijinkan orang disembuhkan pada hari Sabat?” tanya mereka, sebagai alasan untuk menuduh Dia.
MAT 12:11 “Jika kalian punya seekor domba dan domba itu jatuh ke dalam lubang pada hari Sabat, tidakkah kalian akan menariknya keluar?” Yesus menjawab pertanyaan kepada mereka.
MAT 12:12 “Tidakkah menurut kalian seorang manusia jauh lebih berharga daripada seekor domba? Jadi ya, kalian boleh berbuat baik pada hari Sabat.”
MAT 12:13 Lalu berkatalah Yesus kepada orang cacat itu, “Luruskanlah tanganmu.” Maka orang itu mengulurkan tangannya, dan tangan itu sembuh, sama sehatnya dengan tangan yang satunya.
MAT 12:14 Tetapi orang-orang Farisi lalu keluar dan membuat rencana untuk membunuh Yesus.
MAT 12:15 Ketika mengetahui hal ini, Yesus pergi dengan diikuti oleh orang banyak. Yesus menyembuhkan mereka semua,
MAT 12:16 tetapi Yesus minta mereka untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang diri-Nya.
MAT 12:17 Hal ini menggenapi yang sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya:
MAT 12:18 “Inilah hamba pilihan-Ku, yang Aku kasihi dan kepada siapa Aku berkenan. Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Dia akan mengajarkan orang-orang asing apa yang benar.
MAT 12:19 Dia tidak akan berdebat, dia tidak akan berteriak, dan tidak seorangpun yang akan mendengarkan suara-Nya di jalan-jalan.
MAT 12:20 Dia tidak akan mematahkan mereka yang lemah, ataupun memadamkan harapan yang paling tipis sekalipun, sampai Dia sudah membuktikan bahwa penghakiman yang Dia lakukan adalah benar,
MAT 12:21 Dan orang-orang asing akan menaruh harapan mereka kepada-Nya.”
MAT 12:22 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya hendak berangkat, seorang laki-laki yang buta, bisu dan dirasuki setan dibawa ke hadapan-Nya. Yesus menyembuhkan dia, sehingga laki-laki itu bisa kembali berbicara dan melihat.
MAT 12:23 Rombongan orang itu menjadi takjub, dan berkata, “Mungkinkah ini benar-benar putra Daud?”
MAT 12:24 Tetapi ketika orang-orang Farisi mendengar hal ini, mereka berkata, “Orang ini hanya bisa mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, si pemimpin setan!”
MAT 12:25 Yesus mengenal cara berpikir mereka, karena itu Yesus berkata, “Setiap kerajaan yang terbagi-bagi akan mudah dihancurkan. Tidak ada satu kota atau rumah tangga pun yang terbagi bisa bertahan.
MAT 12:26 Jika setan mengusir setan, maka dia sedang melawan dirinya sendiri, jika demikian, bagaimana bisa kerajaannya akan bertahan?
MAT 12:27 Jika Aku mengusir setan keluar dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapa kalian mengusir setan? Kalian sendiri yang membuktikan bahwa kalian salah!
MAT 12:28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu!
MAT 12:29 Bisakah kalian masuk ke rumah seorang yang sangat kuat dan mengambil harta bendanya tanpa mengikat dia terlebih dulu? Hanya dengan mengikatnya lebih dahulu, kalian baru bisa mengambil barang-barangnya.
MAT 12:30 Mereka yang tidak berpihak kepada-Ku artinya mereka adalah lawan-Ku, dan mereka yang tidak bersama-Ku akan melakukan hal yang berlawanan: mereka akan mencerai-beraikan.
MAT 12:31 Itu sebabnya Aku katakan kepada kalian, yaitu setiap dosa dan hujat yang kalian katakan akan diampuni, tetapi hujat melawan Roh Kudus tidak akan diampuni.
MAT 12:32 Setiap perkataan yang melawan Anak Manusia akan diampuni, tetapi setiap perkataan yang menentang Roh Kudus tidak akan diampuni, baik di kehidupan dalam dunia ini, maupun di kehidupan berikutnya.
MAT 12:33 Kita bisa memutuskan sebuah pohon itu baik atau buruk adalah dengan melihat kepada buah yang dihasilkannya.
MAT 12:34 Hai kalian keturunan ular berbisa, bagaimana bisa kalian yang jahat mengucapkan kata-kata yang baik? Sebab mulutmu hanya akan mengatakan apa yang ada di dalam pikiranmu.
MAT 12:35 Orang yang baik mengeluarkan yang baik dari simpanannya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan yang jahat dari simpanannya yang jahat.
MAT 12:36 Aku katakan kepada kalian, setiap orang pasti akan mempertanggungjawabkan setiap perkataan sia-sia yang dia ucapkan di hari Penghakiman nanti.
MAT 12:37 Sebab apa yang kalian ucapkan akan membenarkan atau menghukum kalian.”
MAT 12:38 Lalu datanglah beberapa guru agama dan orang-orang Farisi kepada-Nya dan berkata, “Guru, berilah suatu tanda mujizat kepada kami.”
MAT 12:39 “Orang-orang jahat yang tidak percaya kepada Allah ini meminta sebuah tanda mujizat. Tetapi satu-satunya tanda mujizat yang akan mereka terima adalah tanda dari nabi Yunus,” kata Yesus kepada mereka.
MAT 12:40 “Sama seperti Yunus ada di dalam perut ikan selama tiga hari dan tiga malam, demikianlah Anak Manusia akan diam di dalam bumi selama tiga hari dan tiga malam.
MAT 12:41 Orang-orang dari kota Niniwe akan bangkit di hari penghakiman bersama-sama dengan generasi ini dan mereka akan menjadi pendakwa bagi generasi ini sebab mereka bertobat sebagai reaksi mereka atas pesan yang disampaikan oleh Yunus — dan seperti yang kalian lihat, di sini ada seseorang yang lebih luar biasa dibandingkan dengan Yunus!
MAT 12:42 Ratu dari daerah Selatan akan bangkit di hari Penghakiman bersama dengan generasi ini dan dia akan mendakwa mereka, sebab dia datang dari ujung bumi untuk mendengarkan kebijaksanaan Salomo — sementara di sini ada orang yang lebih bijak daripada Salomo!
MAT 12:43 Ketika roh jahat meninggalkan seseorang, ia mengembara melalui tempat-tempat sepi mencari istirahat, dan tidak menemukan tempat tinggal.
MAT 12:44 Maka katanya, ‘Aku akan kembali ke tempat yang dulu saya tinggalkan,’ dan ketika roh itu kembali, ditemukannya tempat itu kosong, bersih dan rapi.
MAT 12:45 Maka pergilah dia dan membawa kembali tujuh roh lain yang bahkan lebih jahat dari pada dirinya, dan roh itu masuk dan menetap di dalam tempat itu. Jadi orang itu berakhir lebih buruk daripada mereka di awal. Begitulah yang akan terjadi dengan generasi jahat ini.”
MAT 12:46 Sementara Yesus berbicara dengan orang banyak, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya tiba dan berdiri di bagian luar, ingin berbicara dengan Dia.
MAT 12:47 Seseorang datang dan berkata kepada-Nya, “Dengar, ibu dan saudara-saudara-Mu sedang di luar, mereka ingin berbicara dengan-Mu.”
MAT 12:48 “Siapa yang kamu sebut ibu-Ku? Siapa yang kamu katakan saudara-saudara-Ku?” kata Yesus.
MAT 12:49 Lalu Dia menunjuk murid-murid-Nya dan berkata, “Merekalah ibu dan saudara-saudara-Ku!
MAT 12:50 Sebab mereka yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga, itulah yang Aku sebut sebagai saudara-Ku laki-laki, saudara-Ku perempuan dan ibu-Ku!”
MAT 13:1 Pada hari itu juga, Yesus meninggalkan rumah itu, dan duduk untuk mengajar di tepi danau.
MAT 13:2 Banyak orang yang berkumpul di sekeliling Dia sehingga Yesus harus naik ke dalam perahu dan duduk di sana untuk mengajar, sementara orang banyak berdiri di pantai.
MAT 13:3 Yesus menjelaskan banyak hal kepada mereka dengan menggunakan cerita sebagai ilustrasi. “Seorang petani pergi ke ladangnya untuk menabur,” kata Yesus,
MAT 13:4 “Ketika dia menabur, beberapa biji benih jatuh di jalan. Lalu datanglah burung-burung dan memakan benih-benih itu.
MAT 13:5 Beberapa biji benih lainnya jatuh ke atas tanah yang berbatu di mana tanahnya tipis sehingga benih-benih itu dengan cepat bertumbuh.
MAT 13:6 Lalu matahari bersinar terik dan membakar mereka sehingga mereka menjadi layu, sebab mereka tidak memiliki akar.
MAT 13:7 Benih-benih lainnya jatuh ke semak berduri yang kemudian tumbuh dan memadati mereka.
MAT 13:8 Namun ada benih-benih yang tumbuh di tanah yang subur. Mereka menghasilkan buah — ada yang 100, ada yang 60, dan ada yang 30 kali lipat dari yang sudah ditanam.
MAT 13:9 Siapa pun yang punya telinga, haruslah memperhatikan!”
MAT 13:10 Para murid datang kepada Yesus dan bertanya, “Mengapa Engkau menggunakan cerita ketika berbicara kepada orang-orang?”
MAT 13:11 “Kepada kalian diberikan hak istimewa untuk mengerti misteri kerajaan surga, tetapi kepada mereka tidak diberikan pengertian itu,” jawab Yesus.
MAT 13:12 “Mereka yang sudah memiliki pengertian akan kerajaan Allah akan mendapatkan pengertian yang lebih lagi. Tetapi mereka yang tidak memiliki pengertian itu, bahkan pengertian yang ada pada mereka tentang kerajaan Allah, akan diambil dari mereka.
MAT 13:13 Itu sebabnya Aku berbicara kepada mereka dengan memakai cerita. Sebab sekalipun mereka memiliki penglihatan, mereka tidak melihat, dan sekalipun mereka memiliki pendengaran, mereka tidak mendengar ataupun mereka mengerti.
MAT 13:14 Nubuatan nabi Yesaya digenapi dalam diri mereka, ‘Sekalipun kamu mendengar, tetapi kamu tidak akan mengerti, dan sekalipun kamu melihat, kamu tidak akan memahami.
MAT 13:15 Mereka sudah begitu keras kepala, sehingga tidak mau mendengar, dan sudah menutup mata mereka. Jika mereka tidak keras kepala, maka mereka mungkin dapat melihat dengan mata jasmani mereka, mendengar dengan telinga mereka, dan memahami dalam pikiran mereka, dan mereka akan bertobat dan berbalik, dan Aku akan menyembuhkan mereka.’
MAT 13:16 Kalian diberkati karena mata kalian bisa melihat dan telinga kalian bisa mendengar.
MAT 13:17 Aku katakan kepada kalian, banyak nabi-nabi dan orang-orang yang baik ingin melihat apa yang mata kalian lihat sekarang ini, tetapi mereka tidak bisa melihatnya. Mereka rindu mendengar apa yang sedang kalian dengar sekarang ini, tetapi tidak bisa mendengarnya.
MAT 13:18 Maka inilah arti dari cerita tentang si petani yang menabur itu.
MAT 13:19 Ketika orang-orang mendengar pesan tentang Kerajaan Allah dan tidak mengerti tentangnya, si jahat akan datang dan mencabut apa yang ditaburkan dalam mereka. Inilah artinya benih-benih yang jatuh di jalan.
MAT 13:20 Benih-benih yang ditabur di tanah berbatu adalah orang-orang yang mendengar pesan tentang Kerajaan Allah dan dengan senang hati menerima pesan itu.
MAT 13:21 Orang-orang itu bertahan beberapa saat, tetapi karena mereka tidak memiliki akar, maka ketika masalah dan kesulitan datang, dengan segera mereka murtad.
MAT 13:22 Benih-benih yang jatuh di antara semak berduri adalah orang-orang yang mendengarkan perkataan firman, tetapi kemudian kekhawatiran hidup dan godaan uang mencekik pesan itu sehingga tidak menghasilkan buah.
MAT 13:23 Sedangkan benih-benih yang jatuh ke tanah yang subur adalah orang-orang yang mendengarkan firman itu, memahaminya, dan menghasilkan panen yang baik. Ada yang menghasilkan 100, 60 dan 30 kali lipat dari benih yang ditabur.”
MAT 13:24 Lalu kepada mereka Yesus menceritakan kisah yang lain: “Kerajaan Allah seperti seorang petani yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.
MAT 13:25 Tetapi sementara para pekerjanya tertidur, seorang musuh datang dan menaburkan benih rumput liar di atas benih gandum itu. Lalu mereka pergi.
MAT 13:26 Jadi ketika gandum itu tumbuh dan menghasilkan bulir-bulir gandum, rumput-rumput liar itu juga tumbuh.
MAT 13:27 Para pekerja petani itu datang dan bertanya kepadanya, ‘Tuan, bukankah Tuan menabur benih yang bagus di ladang Tuan? Dari mana rumput-rumput liar ini datang?’
MAT 13:28 ‘Pasti ada musuh yang melakukan hal ini,’ jawabnya. ‘Apa Tuan ingin agar kami mencabuti rumput-rumput itu?’ tanya para pekerjanya.
MAT 13:29 ‘Tidak,’ jawab petani itu, ‘sebab sewaktu kalian mencabuti rumput itu, bisa jadi gandum itu juga akan ikut tercabut.
MAT 13:30 Biarkanlah mereka tumbuh bersama sampai musim panen nanti, dan ketika musim panen tiba, saya akan mengatakan kepada para penuai untuk mencabut rumput-rumput itu dan mengikat serta membakar mereka, baru kemudian mengumpulkan gandum-gandum itu dan menyimpannya di gudang saya.’”
MAT 13:31 Lalu Yesus memberikan kisah yang lain: “Kerajaan Surga adalah seperti sebutir benih biji sesawi yang ditanam seorang petani di ladangnya.
MAT 13:32 Sekalipun biji itu adalah biji yang terkecil dari antara semua jenis biji-bijian, tetapi ketika biji itu tumbuh, dia lebih besar dari segala jenis pohon. Bahkan biji itu bisa tumbuh menjadi sebuah pohon yang cukup besar sehingga cabangnya bisa menjadi tempat bertengger bagi burung-burung.”
MAT 13:33 Yesus memberikan kisah yang lain: “Kerajaan Surga itu sama seperti ragi yang dicampurkan ke dalam sejumlah besar tepung oleh seorang perempuan sampai seluruh adonan mengembang.”
MAT 13:34 Yesus menerangkan semua ini kepada orang banyak menggunakan berbagai macam kisah — bahkan tidak pernah dia berbicara kepada orang banyak tanpa menggunakan kisah sebagai cara mengajar mereka.
MAT 13:35 Hal ini menggenapi apa yang dikatakan oleh nubuatan para nabi: “Aku akan mengajar dengan menggunakan kisah-kisah, dan Aku akan menjelaskan pengajaran-pengajaran yang tersembunyi sejak dari dunia ini diciptakan.”
MAT 13:36 Kemudian Yesus meninggalkan keramaian dan masuk ke sebuah rumah. Murid-muridnya datang kepada-Nya dan berkata, “Tolong jelaskan kepada kami arti dari kisah-kisah tentang rumput-rumput liar yang ada di padang.”
MAT 13:37 “Orang yang menabur benih yang baik adalah Anak Manusia,” kata Yesus.
MAT 13:38 “Sementara ladang adalah orang-orang di dunia ini. Benih-benih yang baik adalah anak-anak Kerajaan Surga. Benih rumput liar adalah anak-anak kejahatan.
MAT 13:39 Musuh yang menabur benih rumput itu adalah si Iblis. Waktu panen adalah ketika dunia ini berakhir. Dan para penuai adalah para malaikat.
MAT 13:40 Sama seperti rumput-rumput liar itu dipanen dan dibakar, demikian juga yang akan terjadi ketika dunia ini berakhir.
MAT 13:41 Anak Manusia akan mengirim para malaikatnya, dan mereka akan mengumpulkan setiap perbuatan-perbuatan yang jahat dan para pelakunya,
MAT 13:42 dan akan melemparkan mereka ke dalam tungku menyala, di mana akan terdengar ratapan dan suara gemeletuk gigi.
MAT 13:43 Kemudian mereka yang selama hidupnya melakukan perbuatan-perbuatan yang benar akan bersinar seperti matahari di kerajaan Bapa mereka. Biarlah mereka yang punya telinga, memperhatikan!
MAT 13:44 Kerajaan Surga sama seperti harta yang tersembunyi di sebuah ladang. Seseorang menemukannya, menguburnya kembali, lalu dengan penuh sukacita pergi dan menjual semua miliknya untuk membeli ladang itu.
MAT 13:45 Kerajaan Surga juga sama seperti seorang pedagang yang mencari butiran mutiara yang berharga.
MAT 13:46 Ketika dia menemukan sebutir mutiara yang sangat mahal, maka pergilah dia dan menjual semua miliknya.
MAT 13:47 Satu hal lagi, Kerajaan Surga sama seperti sebuah jala ikan yang ditebarkan ke lautan untuk menangkap semua jenis ikan.
MAT 13:48 Ketika jala itu sudah penuh, jaring ditariklah ke arah pantai. Ikan-ikan yang bagus diletakkan ke dalam keranjang sementara yang buruk dibuang.
MAT 13:49 Demikianlah semua ini akan terjadi ketika dunia sudah mencapai akhir masanya. Para malaikat akan datang dan memisahkan mereka yang suka melakukan perbuatan-perbuatan jahat dengan mereka yang suka melakukan perbuatan-perbuatan baik,
MAT 13:50 dan melemparkan para pelaku kejahatan itu ke dalam tungku menyala di mana akan terdengar ratapan dan gemeletuk gigi.
MAT 13:51 Apakah kalian mengerti arti semua ini sekarang?” “Ya, Guru,” jawab mereka.
MAT 13:52 “Setiap pengajar-pengajar agama yang mempelajari tentang Kerajaan Surga adalah seperti seorang pemilik rumah yang mengeluarkan dari ruang simpanannya semua harta miliknya, baik yang baru maupun yang lama,” kata Yesus.
MAT 13:53 Sesudah Yesus selesai mengajarkan hal-hal ini melalui kisah-kisah, maka Yesus pergi.
MAT 13:54 Yesus kembali ke Nazaret, kota asalnya, dan mengajar di rumah-rumah ibadat di sana. Orang-orang sangat takjub, dan berkata, “Dari mana Dia mendapatkan kebijaksanaan dan kuasa untuk melakukan segala perbuatan ajaib ini?
MAT 13:55 Bukankah Dia anak si tukang kayu? Bukankah Maria adalah ibu-Nya, dan saudara-saudara-Nya adalah Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
MAT 13:56 Bukankah saudara-saudara perempuannya juga disini bersama-sama dengan kita? Jadi dari mana Dia mendapatkan semua ini?”
MAT 13:57 Jadi mereka menolak untuk percaya kepada-Nya. “Seorang nabi dihormati di mana saja kecuali di kota asalnya dan dalam keluarganya,” kata Yesus kepada mereka.
MAT 13:58 Karena mereka tidak bisa percaya kepada-Nya, maka Yesus tidak banyak melakukan perbuatan-perbuatan ajaib disitu.
MAT 14:1 Pada waktu itu, Herodes, penguasa daerah Galilea mendengar tentang perbuatan-perbuatan Yesus
MAT 14:2 dan berkata kepada para pelayannya, “Dia itu pasti Yohanes Pembaptis yang bangkit dari kematian, dan itulah sebabnya Dia begitu berkuasa!”
MAT 14:3 Herodes sudah menahan Yohanes, merantainya dan memasukkan dia ke dalam penjara oleh karena Herodia, istri Filipus, saudara Herodes.
MAT 14:4 Sebab Yohanes berkata kepadanya, “Tidak sah bagimu untuk menikah dengannya.”
MAT 14:5 Herodes sesungguhnya ingin membunuh Yohanes, tetapi dia takut kepada reaksi rakyat sebab rakyat menganggap Yohanes seorang nabi.
MAT 14:6 Namun, Herodes merasa senang sekali ketika putri Herodias menari di pesta ulang tahunnya.
MAT 14:7 Maka Herodes bersumpah untuk memberikan kepada anak perempuan itu apapun permintaannya.
MAT 14:8 Didesak oleh ibunya, anak itu berkata, “Berikanlah kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di atas sebuah nampan.”
MAT 14:9 Menyesallah Herodes dengan janji yang sudah diucapkannya, tetapi karena sumpah yang dia ucapkan di hadapan para tamunya, maka diperintahkanlah agar Yohanes dibunuh dan kepalanya dipancung.
MAT 14:10 Perintah itu dilaksanakan dan Yohanes Pembaptis dipancung di dalam penjara.
MAT 14:11 Dan kepalanya diletakkan di atas nampan dan diberikan kepada anak perempuan itu yang langsung membawanya kepada ibunya.
MAT 14:12 Murid-murid Yohanes datang dan mengambil tubuhnya serta menguburkan dia. Lalu mereka pergi kepada Yesus dan memberitahukan apa yang sudah terjadi.
MAT 14:13 Ketika Yesus mendengar kabar itu, pergilah Dia ke suatu tempat yang sunyi dengan memakai perahu, tetapi ketika orang banyak mengetahui tempat yang dituju oleh Yesus, mereka mengikuti Dia dengan berjalan kaki dari kota-kota kecil.
MAT 14:14 Ketika Yesus turun dari perahu dan melihat kumpulan orang itu, maka Yesus merasa kasihan dengan mereka, dan menyembuhkan banyak yang sakit dari antara mereka.
MAT 14:15 Ketika hari sudah menjelang malam, datanglah murid-murid-Nya dan berkata, “Tempat ini sangat jauh dari manapun, dan sudah mulai malam. Mintalah agar orang-orang ini pergi ke desa-desa, sehingga mereka bisa membeli makanan untuk diri mereka.”
MAT 14:16 Tetapi jawab Yesus kepada murid-murid-Nya, “Mereka tidak perlu pergi. Kalianlah yang harus memberi mereka makan!”
MAT 14:17 “Kami hanya punya lima potong roti dan dua ekor ikan,” kata mereka.
MAT 14:18 “Berikanlah mereka kepada-Ku,” kata Yesus.
MAT 14:19 Lalu Dia meminta agar orang banyak itu duduk di atas rumput. Dan kemudian diambil-Nya lima roti dan dua ekor ikan itu, menengadahkan kepala-Nya ke langit dan memberkati makanan itu. Sesudah itu Yesus membelah-belah roti into menjadi potongan-potongan kecil dan memberikannya kepada para murid-Nya, dan murid-murid-Nya memberikan potongan itu kepada orang banyak.
MAT 14:20 Setiap orang makan sampai kenyang. Lalu para murid-Nya mengumpulkan sisa makanan itu yang jumlahnya sampai dua belas keranjang.
MAT 14:21 Yang ikut makan jumlahnya 5.000 laki-laki, belum terhitung wanita dan anak-anak.
MAT 14:22 Segera sesudah mereka makan, Yesus menyuruh murid-murid-Nya naik ke dalam perahu dan menyeberangi danau sementara Dia menyuruh orang banyak itu pulang.
MAT 14:23 Sesudah itu, naiklah Yesus seorang diri ke atas bukit untuk berdoa. Saat itu sudah malam, dan Yesus berdoa seorang diri.
MAT 14:24 Sementara itu perahu yang ditumpangi oleh murid-murid-Nya sudah jauh dari daratan, sedang diombang ambingkan oleh ombak sebab angin sedang bertiup kencang.
MAT 14:25 Sekitar pukul 3 pagi, Yesus menyusul mereka, berjalan di atas laut.
MAT 14:26 Ketika para murid-Nya melihat Dia berjalan di atas laut, mereka menjadi ketakutan. Berteriaklah mereka, “Itu hantu!”
MAT 14:27 Tetapi dengan segera Yesus menjawab mereka, “Ini Aku, jangan kuatir! Jangan takut!”
MAT 14:28 “Tuhan, jika itu benar-benar diri-Mu, biarlah saya datang kepada-Mu, berjalan di atas air,” jawab Petrus.
MAT 14:29 “Mari sini jika demikian,” kata Yesus, dan Petrus keluar dari dalam perahu dan berjalan di atas air menuju Yesus.
MAT 14:30 Tetapi ketika dia menyadari betapa kuatnya angin itu, dia menjadi takut, dan mulai tenggelam, “Tuhan! Tolong aku!” Petrus berseru.
MAT 14:31 Dengan segera Yesus mengulurkan tangan-Nya dan memegang Petrus, dan berkata, “Kamu memiliki sedikit kepercayaan pada saya. Mengapa kamu ragu?”
MAT 14:32 Ketika mereka masuk ke dalam perahu, angin tiba-tiba menjadi tenang,
MAT 14:33 dan mereka yang ada di dalam perahu menyembah Dia, dan berkata, “Engkau ini benar-benar Anak Allah!”
MAT 14:34 Mereka tiba di pantai Genesaret sesudah menyeberangi danau.
MAT 14:35 Ketika orang banyak menyadari bahwa Yesus ada di sana, mereka mengabarkan berita ini ke seluruh daerah yang mereka kenal. Mereka membawa banyak orang sakit kepada-Nya,
MAT 14:36 dan memohon agar Dia mengijinkan orang-orang sakit itu menyentuh ujung jubah-Nya agar mereka sembuh. Setiap orang yang memegang ujung jubah-Nya menjadi sembuh.
MAT 15:1 Lalu beberapa orang Farisi dan guru-guru agama dari Yerusalem datang kepada Yesus dan bertanya,
MAT 15:2 “Mengapa murid-murid-Mu melanggar tradisi dari nenek moyang kita dengan tidak mencuci tangan mereka sebelum makan?”
MAT 15:3 “Lalu mengapa kalian melanggar perintah Allah karena tradisi nenek moyang kita?” jawab Yesus.
MAT 15:4 “Sebab Allah berfirman, ‘Hormatilah ayahmu dan ibumu,’ dan ‘Mereka yang mengutuk ayah dan ibu mereka haruslah dihukum mati.’
MAT 15:5 Tetapi kalian berkata siapa pun yang mengatakan kepada ayah atau ibunya, ‘Apa yang seharusnya menjadi bagian untuk kalian dariku, sudah saya serahkan sebagai hadiah kepada Allah,’ maka
MAT 15:6 orang itu tidaklah wajib menghormati orangtuanya. Dengan cara ini kalian membatalkan perintah Allah demi tradisi kalian.
MAT 15:7 Dasar orang-orang munafik! Sungguh benar yang dikatakan Yesaya ketika dia bernubuat:
MAT 15:8 ‘Orang-orang ini hanya menghormati Aku dalam ucapan mereka saja, tetapi sesungguhnya mereka tidak peduli pada ajaran-Ku.
MAT 15:9 Penyembahan yang mereka berikan tidak berguna. Ajaran yang mereka ajarkan hanyalah aturan-aturan manusia.’”
MAT 15:10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berakta, “Dengar dan pahamilah ini:
MAT 15:11 bukan apa yang masuk ke dalam diri kamu melalui mulut yang menajiskan kamu. Apa yang keluar dari mulutmu itulah yang menajiskanmu.”
MAT 15:12 Kemudian murid-murid Yesus datang kepada-Nya dan berkata, “Guru, tentu Engkau menyadari bahwa orang-orang Farisi itu tersinggung dengan perkataan-Mu.”
MAT 15:13 Tetapi Yesus menjawab mereka, “Setiap pohon yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku akan dicabut sampai ke akarnya.”
MAT 15:14 “Lupakan tentang mereka, mereka seumpama penuntun jalan yang buta. Jika seorang buta menuntun orang buta lainnya, maka mereka berdua akan jatuh ke dalam lubang.”
MAT 15:15 Petrus kemudian berkata, “Jelaskan kepada kami arti dari kisah itu.”
MAT 15:16 “Bahkan kalian juga tidak mengerti artinya?” Yesus bertanya.
MAT 15:17 “Apakah kalian tidak tahu bahwa apapun yang masuk ke dalam mulut akan masuk ke dalam perut, dan keluar sebagai melalui sistem pembuangan air besar dari tubuh?
MAT 15:18 Tetapi apapun juga yang keluar dari mulut adalah hasil dari buah pikiran, dan itulah yang menajiskan kalian.
MAT 15:19 Sebab apa yang keluar dari pikiran bisa saja pikiran-pikiran jahat, pembunuhan, perselingkuhan, amoralitas seksual, mencuri, berbohong, dan penghujatan,
MAT 15:20 dan itulah yang menajiskan kalian. Makan dengan tangan yang belum dicuci tidaklah membuat kalian menjadi najis.”
MAT 15:21 Kemudian Yesus berangkat menuju daerah Tirus dan Sidon.
MAT 15:22 Seorang perempuan Kanaan datang dari daerah itu dan berteriak, “Tuhan, anak Daud! Kasihanilah saya, sebab anak perempuanku menderita kerasukan setan!”
MAT 15:23 Namun Yesus tidak menjawab perempuan itu. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya, “Katakan padanya untuk berhenti mengikuti kita. Karena teriakan-teriakannya sungguh menjengkelkan!”
MAT 15:24 “Aku hanya dikirim untuk menolong mereka yang berasal dari Israel,” kata Yesus kepada perempuan itu.
MAT 15:25 Tetapi perempuan itu datang dan bersujud dihadapan-Nya, dan berkata, “Tuhan, tolonglah saya!”
MAT 15:26 “Tidaklah benar untuk mengambil makanan yang disediakan untuk anak-anak dan melemparkannya kepada anjing peliharaan,” kata Yesus kepada perempuan itu.
MAT 15:27 “Benar, Tuhan, tetapi bahkan anjing-anjing pun diijinkan untuk makan remah-remah roti yang jatuh dari meja tuannya,” jawab perempuan itu.
MAT 15:28 “Kamu sangat percaya pada saya,” jawab Yesus. “Aku mengabulkan keinginanmu!” Dan anak perempuannya sembuh seketika itu juga.
MAT 15:29 Sesudah itu Yesus kembali melalui Laut Galilea. Dia pergi ke sebuah bukit di dekat sana dan duduk.
MAT 15:30 Segera orang banyak datang kepada-Nya, dan membawa dengan mereka orang-orang yang lumpuh, buta, cacat, bisu, dan yang sedang sakit. Orang-orang ini meletakkan mereka yang sakit di tanah di dekat kaki-Nya, dan Yesus menyembuhkan mereka.
MAT 15:31 Orang banyak itu kagum dengan apa yang sedang mereka saksikan: orang bisu bisa berbicara, orang cacat disembuhkan, orang lumpuh berjalan, dan orang buta bisa kembali melihat. Dan mereka memuji Allah orang Israel.
MAT 15:32 Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Aku merasa sangat kasihan kepada orang-orang ini, sebab mereka sudah mengikuti Aku selama tiga hari sampai hari ini, dan mereka tidak memiliki apa-apa untuk dimakan. Aku tidak ingin mengirim mereka pergi sementara mereka merasa lapar, sebab bisa-bisa mereka pingsan ketika dalam perjalanan pulang.”
MAT 15:33 “Dimana kita bisa menemukan cukup roti di padang gurun ini untuk memberi makan orang sebanyak ini?” jawab murid-murid-Nya.
MAT 15:34 “Berapa potong roti yang ada pada kalian?” kata Yesus. “Ada tujuh, dan beberapa ekor ikan kecil,” jawab mereka.
MAT 15:35 Lalu Yesus meminta orang banyak itu duduk.
MAT 15:36 Dia mengambil ke tujuh potong roti dan ikan itu, dan sesudah memberkati makanan itu, Dia memecahkan mereka menjadi potongan-potongan dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, dan para murid-Nya memberikan makanan itu kepada orang banyak.
MAT 15:37 Setiap orang makan sampai mereka merasa kenyang, lalu mereka mengumpulkan sisanya sebanyak tujuh keranjang.
MAT 15:38 Ada 4.000 orang laki-laki yang ikut serta makan makanan itu, belum termasuk perempuan dan anak-anak.
MAT 15:39 Kemudian Yesus mengirim orang banyak itu pulang, sedangkan Dia sendiri masuk ke dalam perahu dan berlayar ke daerah Magdala.
MAT 16:1 Orang-orang Farisi dan Saduki datang untuk menguji Yesus, menuntut agar Dia menunjukkan kepada mereka suatu tanda dari surga.
MAT 16:2 Yesus menjawab mereka, “Ketika senja tiba, kalian berkata, ‘Besok hari akan cerah, sebab langit senja berwarna merah,’
MAT 16:3 dan di pagi hari kalian berkata, ‘Hari ini cuaca tidak bagus, karena langit berwarna merah dan mendung.’ Kalian tahu cara meramalkan cuaca dengan melihat kondisi langit, tetapi kalian tidak bisa mengenali tanda-tanda zaman!
MAT 16:4 Orang-orang jahat yang tidak mempercayai Allah adalah mereka yang mencari tanda-tanda ajaib, tetapi tidak akan ada satu tanda pun yang akan diberikan kepada mereka selain tanda seperti tanda nabi Yunus.” Lalu Dia pergi meninggalkan mereka.
MAT 16:5 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke seberang danau, murid-murid-Nya lupa membawa roti.
MAT 16:6 “Berhati-hatilah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki,” kata Yesus kepada mereka.
MAT 16:7 Para murid mulai berdebat di antara mereka. “Dia berkata seperti ini karena kita tidak membawa roti,” demikian kesimpulan mereka.
MAT 16:8 Yesus tahu apa yang menjadi perdebatan mereka dan berkata, “Sungguh sedikit sekali rasa percaya kalian kepada-Ku! Mengapa kalian saling berdebat tentang ketiadaan roti?
MAT 16:9 Apakah kalian masih belum menyadari? Tidakkah kalian ingat lima potong roti yang bisa memberi makan 5.000 orang? Berapa keranjang sisanya yang kalian kumpulkan?
MAT 16:10 Bagaimana dengan tujuh potong roti yang menyediakan makanan untuk 4.000 orang? Berapa banyak keranjang sisa yang kalian kumpulkan?
MAT 16:11 Belum paham juga kah kalian bahwa Aku tidak berbicara tentang roti kepada kalian? Berhati-hatilah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki!”
MAT 16:12 Akhirnya mereka menyadari bahwa Yesus sedang memperingati mereka tentang ajaran yang diajarkan oleh orang-orang Farisi dan Saduki, dan bukan tentang ragi yang ada di dalam tepung.
MAT 16:13 Ketika Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, bertanyalah Dia kepada murid-murid-Nya, “Apa yang dikatakan orang-orang tentang siapa Anak Manusia itu?”
MAT 16:14 “Ada yang bilang Yohanes Pembaptis, ada yang bilang Elia, dan ada yang bilang Yeremia atau salah satu nabi lainnya,” jawab mereka.
MAT 16:15 “Tetapi bagaimana dengan kalian?” tanya-Nya. “Menurut kalian, Aku ini siapa?”
MAT 16:16 “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup,” jawab Simon Petrus.
MAT 16:17 “Sungguh Engkau diberkati, hai Simon anak Yohanes,” kata Yesus kepadanya. “Sebab bukan secara manusia yang memberi pengertian, tetapi oleh karena Bapa-Ku yang di surga.
MAT 16:18 Saya juga memberi tahu kamu bahwa kamu adalah Petrus, dan di atas batu karang ini saya akan membangun gereja saya dan kuasa kematian tidak akan mengalahkannya.
MAT 16:19 Aku akan memberikan kunci-kunci kerajaan surga kepadamu, dan apapun yang kamu larang di bumi ini, akan terlarang juga di surga, dan yang kamu ijinkan terjadi di bumi ini, akan diijinkan juga di surga.”
MAT 16:20 Lalu Yesus memperingati murid-murid-Nya untuk tidak mengatakan kepada siapapun bahwa Dia adalah Mesias.
MAT 16:21 Sejak dari saat itu, Yesus mulai menjelaskan kepada murid-murid-Nya bahwa suatu hari Dia harus pergi ke Yerusalem, dan mengalami penderitaan yang sangat luar biasa di tangan para tua-tua, iman-iman kepala dan guru-guru agama; dan Dia juga akan dibunuh, tetapi Dia juga akan bangkit kembali dari kematian pada hari yang ke tiga.
MAT 16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus dan mulai memberitahu-Nya untuk tidak berbicara seperti itu. “Allah melarang, Tuhan, bahwa ini akan pernah terjadi pada Engkau!” katanya.
MAT 16:23 Yesus berpaling kepada Petrus dan berkata, “Menjauhlah dariku, Setan! Kamu adalah jebakan untuk menjebak saya, karena kamu berpikir dengan cara manusia, dan bukan seperti yang Allah pikirkan!”
MAT 16:24 Lalu kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Jika kalian ingin menjadi pengikut-Ku, kalian harus rela meninggalkan kehendak kalian sendiri, dan mau mengikut Aku bahkan sampai mati sekalipun.
MAT 16:25 Sebab jika kamu ingin menyelamatkan hidup kamu, kamu akan kehilangannya, dan jika kamu kehilangan hidup kamu demi saya, kamu akan menyelamatkannya.
MAT 16:26 Keuntungan apa yang akan kalian dapat jika kalian memiliki seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawa kalian? Apa yang akan kalian serahkan sebagai ganti menyelamatkan nyawa kalian?
MAT 16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dengan penuh kemuliaan penuh dari Bapa, bersama para malaikat-Nya. Kemudian setiap orang akan mendapat imbalan sesuai dengan perbuatan yang sudah dilakukannya.
MAT 16:28 Ada beberapa orang yang berdiri di sini yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang dalam kerajaannya.”
MAT 17:1 Enam hari kemudian, Yesus membawa Petrus, Yakobus dan saudaranya, Yohanes naik ke atas gunung yang tinggi untuk menyendiri.
MAT 17:2 Ketiga murid-Nya bertiga melihat Yesus berubah. Wajah-Nya menjadi bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya berubah seputih dan seterang cahaya.
MAT 17:3 Tiba-tiba, Musa dan Elia muncul di hadapan mereka, sedang berbicara dengan Yesus.
MAT 17:4 Lalu Petrus berbicara kepada Yesus, “Tuhan, alangkah baiknya bisa berada di sini. Jika Tuhan mau, saya akan mendirikan tiga pondok — satu untuk-Mu, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.”
MAT 17:5 Sementara Petrus masih berkata-kata, ada awan terang yang membungkus mereka. Dan sebuah suara keluar dari awan itu dan berkata, “Inilah Anak-Ku yang Aku kasihi, Anak yang menyenangkan Aku. Dengarkanlah Dia.”
MAT 17:6 Ketika mereka mendengar ini, para murid jatuh tersungkur, benar-benar ketakutan.
MAT 17:7 Yesus menghampiri dan menyentuh mereka. “Bangunlah,” kata-Nya. “Jangan takut.”
MAT 17:8 Ketika mereka mengangkat kepala mereka, tidak seorang pun yang mereka lihat kecuali Yesus.
MAT 17:9 Ketika mereka turun dari gunung itu, Yesus memberi mereka peringatan keras. “Jangan beritahukan kepada siapapun apa yang kalian lihat sampai Anak Manusia sudah bangkit dari kematian,” kata-Nya.
MAT 17:10 “Jadi, mengapa para guru agama berbicara bahwa Elia harus datang terlebih dahulu sebelum Penyelamat yang dijanjikan tiba?” tanya murid-murid Yesus.
MAT 17:11 “Memang benar bahwa Elia datang agar segala sesuatunya tepat pada tempatnya,” jawab Yesus,
MAT 17:12 “tetapi Aku katakan sejujurnya kepada kalian, Elia sudah datang, tetapi orang-orang tidak mengenali dia. Mereka memperlakukannya sesuka hati mereka. Dan dengan cara yang sama, Anak Manusia juga akan menderita di tangan mereka.”
MAT 17:13 Lalu murid-murid Yesus menyadari bahwa Yesus sedang berbicara tentang Yohanes Pembaptis.
MAT 17:14 Ketika mereka menghampiri orang banyak, seorang laki-laki menemui Yesus, dan bersujud di hadapan-Nya.
MAT 17:15 “Ya Tuhan, kasihanilah anak laki-lakiku,” katanya. “Dia sudah kehilangan akal sehatnya dan sangat menderita sehingga dia sering jatuh ke dalam api maupun air.
MAT 17:16 Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan dia.”
MAT 17:17 “Kalian benar-benar orang yang tidak percaya kepada-Ku, dan sangat jahat!” kata Yesus. “Berapa lama Aku harus bersama dengan kalian? Berapa lama Aku harus bersabar dengan kalian? Bawa anak itu kepada-Ku!”
MAT 17:18 Lalu Yesus dihadapkan setan itu dan setan itu meninggalkan anak laki-laki itu. Dan anak itu langsung sembuh.
MAT 17:19 Beberapa saat kemudian, murid-murid Yesus datang kepada-Nya dan bertanya, “Mengapa kami tidak bisa mengusir setan itu keluar?”
MAT 17:20 “Sebab kalian kurang yakin akan kuasa Allah,” kata Yesus kepada mereka. “Aku katakan sejujurnya kepada kalian, bahkan jika kalian sungguh-sungguh percaya kepada-Ku sedikit saja, kalian bisa katakan kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari sini ke sana,’ dan gunung itu akan pindah. Tidak akan ada yang menjadi tidak mungkin bagi kalian.”
MAT 17:21 
MAT 17:22 Dan ketika mereka sedang berjalan bersama melalui daerah Galilea, Yesus berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan dikhianati dan orang-orang akan mengalahkan Dia.
MAT 17:23 Mereka akan membunuh Dia, tetapi pada hari yang ketiga Dia akan hidup kembali.” Dan murid-murid-Nya merasa sangat sedih mendengar hal ini.
MAT 17:24 Ketika mereka tiba di daerah Kapernaum, orang-orang yang bertugas memungut pajak setengah syikal untuk rumah Tuhan mendatangi Petrus dan bertanya, “Tentu Gurumu membayar pajak etengah syikal, bukan?”
MAT 17:25 “Ya, tentu saja,” jawab Petrus. Ketika dia kembali ke tempat mereka menginap, Yesus menjawab persoalan itu. “Bagaimana menurutmu, Simon?” tanya Yesus. “Apakah penguasa dunia ini memungut pajak dari penduduk mereka atau dari orang asing?”
MAT 17:26 “Dari orang asing,” jawab Petrus. Maka Yesus berkata kepadanya, “Jika demikian, seharusnya penduduknya tidak perlu membayar pajak.
MAT 17:27 Tetapi agar tidak menyinggung seorangpun, pergilah ke danau, dan lemparkanlah tali pancing dengan kail. Tariklah ikan pertama yang kamu tangkap. Dan saat kamu membuka mulutnya di sana, kamu akan menemukan koin stater. Ambil koin stater itu dan berikan kepada mereka untuk saya dan kamu.”
MAT 18:1 Pada waktu itu, murid-murid Yesus datang kepada-Nya dan bertanya, “Siapakah yang paling hebat dalam kerajaan surga?”
MAT 18:2 Yesus memanggil seorang anak kecil mendekat, dan meminta anak itu berdiri di hadapan para murid-Nya.
MAT 18:3 “Aku katakan sejujurnya kepada kalian. Hanya jika kalian mengubah cara berpikir kalian dan menjadi seperti anak-anak, kalian tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga,” kata-Nya kepada mereka.
MAT 18:4 “Tetapi siapa pun yang merendahkan hati mereka dan menjadi seperti anak kecil ini adalah yang terhebat dalam kerajaan surga.
MAT 18:5 Dan siapa pun yang menyambut anak kecil ini dalam nama-Ku, mereka menyambut Aku.
MAT 18:6 Tetapi siapapun yang membuat anak-anak kecil yang percaya kepada-Ku ini berdosa, maka lebih baik bagi diri mereka, jika mereka diikatkan sebuah batu besar pada leher mereka dan ditenggelamkan ke lautan dalam.
MAT 18:7 Betapa bencana yang akan datang di dunia karena semua godaannya untuk berbuat dosa! Pencobaan pasti akan datang, tetapi itu akan menjadi bencana bagi orang yang melaluinya pencobaan itu datang!
MAT 18:8 Jika tangan atau kakimu membuat kamu jatuh ke dalam dosa, potonglah dan buanglah itu. Lebih baik kamu masuk ke dalam kehidupan kekal sebagai orang cacat atau lumpuh dibandingkan jika tubuhmu utuh tetapi dilemparkan ke dalam api abadi.
MAT 18:9 Dan jika matamu menyebakan kamu jatuh ke dalam dosa, cungkillah dan buanglah. Lebih baik bagimu untuk masuk ke dalam kehidupan kekal dengan hanya satu mata dibandingkan kedua matamu utuh tetapi kamu dilemparkan ke dalam api Gehena.
MAT 18:10 Pastikanlah kalian tidak memandang rendah anak-anak kecil ini. Saya memberitahu kalian bahwa di surga malaikat mereka selalu bersama Bapa surgawi saya.
MAT 18:11 
MAT 18:12 Bagaimana menurut kalian tentang hal ini? Seorang laki-laki memiliki seratus ekor domba, dan satu dari domba-domba itu tersesat. Apakah dia tidak akan meninggalkan ke 99 domba lainnya di bukit dan pergi mencari satu ekor yang hilang itu?
MAT 18:13 Dan jika dia menemukannya, Aku beritahu kalian, dia akan benar-benar bersukacita mendapati domba yang hilang itu dari pada ke 99 ekor yang tidak hilang.
MAT 18:14 Demikian juga Bapa-Ku yang di Surga yang tidak ingin satupun dari anak-anak kecil ini tersesat.
MAT 18:15 Jika saudaramu bersalah terhadap kamu, pergi dan tunjukkanlah kesalahannya kepadanya, hanya berdua dengan dia. Jika dia mendengarkanmu, kalian sudah memenangkan saudara kalian kembali.
MAT 18:16 Tetapi jika dia tidak mendengarkan, bawalah satu atau dua orang lagi bersama kalian, jadi dengan dua atau tiga orang saksi, kebenaran bisa dipastikan.
MAT 18:17 Namun, jika dia menolak mendengarkan mereka, maka beritahukanlah kepada jemaat. Dan jika dia juga tidak mau mendengarkan jemaat, maka perlakukanlah dia sebagai seorang asing atau seorang penagih pajak.
MAT 18:18 Aku katakan kepada kalian sejujurnya, apa pun yang kalian larang terjadi di bumi, akan terlarang juga terjadi di surga, dan apapun yang kalian ijinkan terjadi di bumi, akan terjadi juga di surga.
MAT 18:19 Aku katakan juga kepadamu, jika dua orang di bumi ini sepakat tentang sesuatu yang kalian doakan, maka Bapa-Ku yang di Surga akan melakukannya untukmu.
MAT 18:20 Sebab dimana ada dua atau tiga orang berkumpul bersama dalam nama-Ku, Aku ada bersama dengan mereka.”
MAT 18:21 Lalu Petrus datang kepada Yesus dan bertanya, “Guru, berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku yang bersalah kepadaku? Tujuh kali?”
MAT 18:22 “Bukan, bukan tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh,” jawab Yesus kepadanya.
MAT 18:23 “Hal kerajaan Sorga seumpama seorang majikan yang hendak menyelesaikan perhitungan hutang antara pekerja-pekerjanya dengan dirinya.
MAT 18:24 Ketika sang majikan mulai memperhitungkan hutang-hutang pekerjanya, seorang pekerja dibawa menghadap dia. Pekerja ini berhutang kepadanya sekitar 300.000 kg koin emas.
MAT 18:25 Karena pekerja ini tidak sanggup membayar hutangnya, maka sang majikan memerintahkan agar pekerja ini dijual, bersama dengan istri dan anak-anaknya serta segala harta miliknya, agar hutangnya bisa dilunasi.
MAT 18:26 Si pekerja ini pun bersujud dan berkata kepada majikannya, ‘Tolonglah bersabar! Saya pasti akan melunasi semuanya!’
MAT 18:27 Karena merasa kasihan, maka sang majikan melepaskan si pekerja dan menghapus hutangnya.
MAT 18:28 Tetapi ketika pekerja ini keluar, dia bertemu dengan seorang rekan kerjanya yang berhutang kepadanya sekitar 100 koin perak. Dia mencengkeram lehernya dan mencekiknya, sambil berkata, ‘Bayarkan utangmu padaku!’
MAT 18:29 Rekannya bersujud di hadapannya dan memohon, ‘Bersabarlah kawan! Aku pasti akan melunasi semua hutangku!’
MAT 18:30 Tetapi pekerja ini menolak bersabar, dan membawa rekannya serta memasukkannya ke dalam penjara, sampai rekannya ini bisa melunasi hutangnya.
MAT 18:31 Ketika rekan sekerjanya yang lain melihat kejadian itu, mereka kaget dan kecewa. Lalu mereka pergi ke majikan mereka dan menceritakan segala sesuatu yang sudah terjadi.
MAT 18:32 Lalu sang majikan memanggil kembali orang itu dan berkata, ‘Kamu pekerja yang jahat! Aku sudah menghapus hutangmu karena kamu memohon kesabaranku.
MAT 18:33 Tidakkah seharusnya kamu juga berbelas kasihan kepada rekan kerjamu juga, sama seperti yang aku lakukan kepadamu?!’
MAT 18:34 Majikannya menjadi marah dan menyerahkannya kepada petugas penjara sampai pekerja itu bisa melunasi hutangnya.
MAT 18:35 Inilah yang akan Bapa-Ku yang di Surga lakukan kepada setiap kalian jika kalian tidak dengan tulus mengampuni saudara-saudra kalian.”
MAT 19:1 Ketika Yesus selesai berbicara, Dia dan murid-murid-Nya meninggalkan Galilea dan pergi ke daerah Yudea di seberang sungai Yordan.
MAT 19:2 Orang banyak mengikuti Dia, dan Dia menyembuhkan banyak orang sakit di sana.
MAT 19:3 Datanglah beberapa orang Farisi datang untuk mengujinya. “Bolehkah seorang laki-laki menceraikan istrinya dengan alasan apapun juga?” tanya mereka.
MAT 19:4 Jawab Yesus kepada mereka, “Belum pernahkah kalian baca bahwa Allah yang menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan dari awalnya?”
MAT 19:5 Lalu kata-Nya lagi, “Inilah alasan seorang laki-laki akan meninggalkan orangtuanya, dan menjadi satu dengan istrinya, dan mereka menjadi satu.
MAT 19:6 Jadi mereka bukan lagi dua, tetapi satu. Dan apa yang sudah disatukan oleh Allah tidak boleh dipisahkan oleh manusia.”
MAT 19:7 “Lalu mengapa Musa memberikan aturan bahwa seorang laki-laki boleh menceraikan istrinya dengan memberikan kepada perempuan itu surat cerai, dan mengusirnya keluar?” kata mereka.
MAT 19:8 “Oleh sebab kekerasan hatimu, Musa dengan mengijinkan kalian untuk menceraikan istri kalian, tetapi tidak demikian pada awalnya,” jawab Yesus.
MAT 19:9 “Aku katakan kepada kalian, siapapun yang menceraikan istrinya kecuali karena perselingkuhan, dan lalu menikah kembali, maka dia melakukan perselingkuhan.”
MAT 19:10 “Jika kehidupan suami dan istri seperti itu, lebih baik tidak usah menikah saja!” kata murid-murid Yesus kepada-Nya.
MAT 19:11 “Tidak semua orang bisa memahami perkataan ini, hanya untuk mereka yang sudah ditentukan oleh Allah,” jawab Yesus kepada mereka.
MAT 19:12 “Beberapa orang ditetapkan Allah untuk tidak menikah, beberapa karena keputusan yang dibuat oleh orang lain, dan beberapa memilih untuk tidak menikah demi kerajaan surga. Mereka yang bisa memahami perkataan ini, haruslah menerimanya.”
MAT 19:13 Lalu orang-orang membawa anak-anak kecil kepada-Nya agar Yesus bisa memberkati anak-anak itu dan mendoakan mereka. Tetapi para murid menyuruh mereka untuk tidak melakukannya.
MAT 19:14 Tetapi Yesus berkata, “Biarkan anak-anak kecil itu datang kepada-Ku. Janganlah menghentikan mereka. Sebab kerajaan Surga adalah milik orang-orang yang seperti mereka!”
MAT 19:15 Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya atas mereka dan memberkati mereka, kemudian Yesus berangkat.
MAT 19:16 Seorang laki-laki datang kepada Yesus dan bertanya, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus aku lakukan agar aku bisa hidup sampai selamanya?”
MAT 19:17 “Mengapa kamu bertanya kepada-Ku tentang perbuatan baik?” jawab Yesus. “Hanya ada satu pribadi yang baik. Tetapi jika kamu ingin hidup selamanya, maka lakukanlah perintah-perintah ini.”
MAT 19:18 “Perintah yang mana yang Guru maksudkan?” tanya laki-laki itu. “Jangan membunuh, jangan berselingkuh, jangan mencuri, jangan memfitnah,
MAT 19:19 hormatilah ayahmu dan ibumu, dan kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri,” jawab Yesus.
MAT 19:20 “Aku sudah melakukan semua perintah-perintah itu,” jawab si laki-laki muda itu. “Perbuatan apa lagi yang harus aku lakukan?”
MAT 19:21 Jawab Yesus, “Jika kamu ingin sempurna dan utuh dalam melakukan perbuatan baik agar bisa mendapat kehidupan kekal, pergilah dan juallah harta milikmu, dan bagikanlah uangnya kepada orang miskin, dan kamu akan menyimpan harta di surga. Kemudian datanglah dan ikutlah Aku.”
MAT 19:22 Ketika laki-laki muda itu mendengar jawaban Yesus, pergilah dia dengan sangat sedih, sebab hartanya banyak.
MAT 19:23 “Aku katakan sejujurnya kepada kalian,” kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Akan sukar bagi orang kaya untuk masuk ke dalam surga.
MAT 19:24 Bahkan Aku katakan kepada kalian ini: Jauh lebih mudah bagi seekor unta untuk melewati lubang jarum dibandingkan seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Allah.”
MAT 19:25 Ketika para murid mendengar hal ini, tercenganglah mereka, dan bertanya, “Jadi, siapa yang bisa diselamatkan?”
MAT 19:26 Yesus menatap mereka dan berkata, “Dari sudut pandang manusia memang tidak mungkin, tetapi segala sesuatunya mungkin untuk Allah.”
MAT 19:27 Lalu Petrus menjawab Yesus, “Guru, kami sudah meninggalkan segala sesuatunya dan mengikuti Engkau. Apa yang akan kami dapatkan?”
MAT 19:28 Jawab Yesus, “Aku katakan kepada kalian sesungguhnya, ketika segala sesuatu di perbaharui dan Anak Manusia duduk di atas tahta yang penuh dengan kemuliaan-Nya, kalian yang mengikuti Aku akan duduk juga bersama di dua belas takhta, menghakimi ke dua belas suku Israel.
MAT 19:29 Bagi semua orang yang meninggalkan rumah, saudara, saudari, orangtua, anak-anak dan ladang mereka demi Aku, maka mereka akan menerima kembali semuanya itu seratus kali lipat bahkan lebih, dan juga mereka akan hidup untuk selama-lamanya.
MAT 19:30 Sebab banyak orang yang dianggap penting akan menjadi orang yang tidak penting, dan yang dianggap tidak penting menjadi orang penting.
MAT 20:1 Sebab kerajaan surga adalah seperti seorang pemilik tanah yang pergi ketika hari masih pagi sekali, untuk mencari pekerja agar bekerja di ladang anggur miliknya.
MAT 20:2 Dan dia setuju untuk membayar para pekerja itu satu keping uang perak sehari dan mengirim mereka untuk bekerja di ladang anggurnya.
MAT 20:3 Sekitar jam 9 pagi, si pemilik kebuh anggur keluar dan melihat ada pengangguran sedang berdiri di pasar.
MAT 20:4 ‘Pergilah bekerja di kebun anggurku juga, dan saya akan membayar kalian dengan upah yang benar,’ katanya kepada mereka. Jadi pergilah mereka ke kebun anggur miliknya.
MAT 20:5 Sekitar tengah hari dan jam 3 sore hari, si pemilik kebun juga keluar dan kembali melakukan tindakan yang sama.
MAT 20:6 Lalu si pemilik kebun kembali keluar pada pukul 5 sore dan bertemu dengan para pengangguran sedang berdiri saja. ‘Mengapa kalian hanya berdiri saja dan tidak melakukan apa-apa?’ tanya orang itu kepada mereka.
MAT 20:7 ‘Sebab tidak ada seorangpun yang mau mempekerjakan kami,’ jawab mereka. ‘Pergilah ke kebun anggurku dan bekerjalah di sana,’ kata si pemilik kebun kepada mereka.
MAT 20:8 Ketika sore hari tiba, si pemilik kebun memanggil pengawas pekerja untuk memanggil para pekerjanya. Mereka akan diberi upah untuk pekerjaan mereka selama satu hari. Dipanggilnya mereka mulai dari yang masuk belakangan sampai kepada mereka yang pertama kali dia sewa untuk bekerja.
MAT 20:9 Ketika mereka yang dipekerjakan mulai pukul 5 sore masuk, setiap mereka mendapatkan upah satu keping uang perak.
MAT 20:10 Jadi ketika para pekerja yang pertama kali dipekerjakan masuk untuk menerima upah mereka, mereka berpikir, tentu mereka akan menerima lebih, tetapi ternyata mereka juga menerima satu keping uang perak sebagai upah mereka.
MAT 20:11 Maka bersungut-sungutlah mereka kepada pemilik kebun itu.
MAT 20:12 ‘Mereka yang bapak pekerjakan terakhir hanya bekerja selama satu jam, dan bapak membayar mereka sama seperti upah kami yang sudah bekerja selama satu hari penuh di bawah teriknya matahari,’ protes mereka.
MAT 20:13 Pemilik kebun itu menjawab mereka, ‘Teman, aku memperlakukan kalian dengan adil. Bukankah kita sepakat kalian akan bekerja untukku dengan upah satu keping perak selama sehari?
MAT 20:14 Ambillah upah kalian dan pergilah. Aku sudah membuat keputusan untuk memberikan upah yang sama kepada mereka yang bekerja paling akhir.
MAT 20:15 Tidak bisakah saya memilih untuk melakukan apa yang saya inginkan dengan uang saya sendiri? Mengapa kalian harus memberi saya tatapan jahat karena saya ingin berbuat baik?’
MAT 20:16 Dengan demikian, yang paling akhir menjadi yang pertama, dan yang paling awal menjadi yang terakhir.”
MAT 20:17 Dalam perjalanan menuju ke kota Yerusalem, Yesus mengumpulkan kedua belas murid-Nya secara tersendiri dan berkata kepada mereka,
MAT 20:18 “Dengar, kita akan pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan dikhianati dan diserahkan ke imam-imam kepala dan guru-guru agama. Dan mereka akan menghukum mati Aku,
MAT 20:19 dan menyerahkan Aku ke tangan orang asing untuk mengejek, menyiksa dan menyalibkan Aku. Tetapi pada hari yang ke tiga Aku akan bangkit dari antara orang mati.”
MAT 20:20 Laku ibu dari Yakobus dan Yohanes datang menemui Yesus. Dia bersujud di hadapan-Nya dan menyatakan permintaannya.
MAT 20:21 “Apakah yang kamu inginkan?” tanya Yesus kepadanya. “Tolong tunjuk kedua putra saya untuk duduk di samping kamu di kerajaan kamu, satu di kanan kamu dan yang lainnya di kiri kamu,” pintanya.
MAT 20:22 “Kalian tidak tahu apa yang kalian minta,” kata Yesus kepada mereka. “Apa kalian sanggup mengalami penderitaan yang akan Aku alami?” “Ya, kami sanggup melakukannya,” jawab mereka.
MAT 20:23 “Kalian memang akan mengalaminya,” kata-Nya kepada mereka, “tetapi kehormatan untuk duduk di kedua sisi-Ku bukanlah Aku yang berhak menentukannya. Bapa-Ku yang di surga yang sudah menentukan siapa orangnya.”
MAT 20:24 Ke sepuluh murid lainnya merasa jengkel kepada ke dua bersaudara itu ketika mendengar permintaan mereka.
MAT 20:25 Yesus memanggil mereka semua berkumpul dan berkata, “Kalian tahu bahwa penguasa asing memerintah atas taklukan mereka, dan penguasa yang kuat menekan taklukan mereka.
MAT 20:26 Tetapi hal itu tidaklah berlaku untuk kalian. Setiap orang yang ingin menjadi orang yang paling penting haruslah menjadi pelayan bagi orang lain.
MAT 20:27 Dan siapa yang ingin menjadi orang nomor satu haruslah melayani seperti seorang budak untuk orang lain.
MAT 20:28 Sebab demikian juga Anak Manusia bukan datang untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawanya sebagai tebusan bagi banyak orang.”
MAT 20:29 Ketika mereka meninggalkan kota Yeriko, orang banyak mengikuti mereka.
MAT 20:30 Dan ada dua orang buta yang duduk di tepi jalan. Ketika mereka mendengar bahwa Yesus sedang melewati jalan itu, berteriaklah mereka, “Berbelas kasihanlah kepada kami, hai Anak Daud!”
MAT 20:31 Orang banyak itu menyuruh agar orang-orang buta ini untuk diam, tetapi mereka bahkan berteriak lebih keras lagi, “Berbelas kasihanlah kepada kami, Tuhan, Anak Daud!”
MAT 20:32 Maka berhentilah Yesus dan memanggil mereka, kata-Nya, “Apa yang kalian inginkan untuk Aku lakukan?”
MAT 20:33 “Ya Tuhan, buatlah agar kami bisa melihat,” jawab mereka.
MAT 20:34 Lalu Yesus menyentuh mata mereka. Dengan segera mereka dapat melihat dan mereka mengikuti Dia.
MAT 21:1 Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke kota Yerusalem. Ketika mereka sudah dekat dengan kota, mereka tiba di desa Betfage yang terletak di Bukit Zaitun. Yesus mengirim dua orang murid-Nya untuk pergi mendahului mereka,
MAT 21:2 dan berkata, “Masuklah ke desa itu. Di sana kalian akan menemukan seekor keledai betina yang diikat bersama dengan anaknya. Lepaskanlah ikatan mereka dan bawalah mereka kepada-Ku.
MAT 21:3 Jika ada yang bertanya apa yang sedang kalian lakukan, katakan saja kepada mereka, bahwa Aku membutuhkan hewan-hewan itu, dan orang itu akan melepaskan mereka.”
MAT 21:4 Hal ini untuk menggenapi ucapan yang dinubuatkan oleh nabi:
MAT 21:5 “Katakan kepada putri-putri Sion, ‘Lihat, Rajamu datang kepadamu. Dia sangat rendah hati, dan menunggang seekor keledai betina, dan anaknya.’”
MAT 21:6 Maka pergilah kedua murid itu dan melakukan perintah Yesus.
MAT 21:7 Dan membawa keledai betina beserta anaknya itu. Mereka meletakkan jubah mereka di atas kedua hewan itu, dan Yesus duduk di atasnya.
MAT 21:8 Banyak di antara rombongan yang menggelar jubah mereka di atas jalan, sementara yang lainnya memotong ranting-ranting yang penuh daun dari pohon-pohon dan menebarkannya di jalan.
MAT 21:9 Baik yang berjalan mendahului Yesus maupun yang ada di belakang Yesus berteriak, “Hosana bagi Anak Daud! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Hosana di tempat yang paling tinggi!”
MAT 21:10 Ketika Yesus tiba di Yerusalem, seluruh kota penuh kegemparan. “Siapa ini?” mereka bertanya-tanya.
MAT 21:11 “Dia ini Yesus, nabi dari kota Nazaret yang ada di daerah Galilea,” jawab orang banyak itu.
MAT 21:12 Lalu Yesus masuk ke rumah Tuhan, dan mengusir semua penjual dan pembeli yang sedang melakukan transaksi di rumah Tuhan. Ditunggangbalikkan-Nya meja-meja penukar uang dan kursi-kursi para penjual burung merpati.
MAT 21:13 Kata-Nya kepada mereka, “Bukankah tertulis di Kitab Suci, ‘Rumah-Ku akan disebut rumah doa,’ tetapi kalian sudah mengubahnya menjadi sarang pencuri.”
MAT 21:14 Orang-orang buta dan orang-orang lumpuh datang menemui Yesus di rumah Tuhan, dan Dia menyembuhkan mereka.
MAT 21:15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan guru-guru agama melihat perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan Yesus, dan anak-anak berteriak di rumah Tuhan, “Hosana bagi Anak Daud,” tersinggunglah mereka. “Apa kamu dengar yang dikatakan anak-anak itu?” tanya mereka kepada-Nya.
MAT 21:16 “Ya,” jawab-Nya. “Apakah kalian belum pernah membaca di Kitab Suci bahwa, ‘Engkau menaruh pujian yang sempurna di mulut bayi-bayi dan anak-anak’?”
MAT 21:17 Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota untuk bermalam di kota Betania.
MAT 21:18 Keesokan paginya, Yesus kembali ke dalam kota, dan dia merasa lapar.
MAT 21:19 Dan dilihat-Nya sebuah pohon ara di sisi jalan, jadi dihampiri-Nya pohon itu, tetapi tidak ditemukan buah satupun pada pohon itu, hanya daun-daun saja. Maka kata Yesus, “Kamu tidak akan pernah berbuah lagi!” Dengan segera pohon ara itu mengering.
MAT 21:20 Para murid tercengang melihat ini. “Bagaimana pohon ara itu tiba-tiba layu?” mereka bertanya.
MAT 21:21 “Sejujurnya Aku beritahukan kepada kalian,” kata Yesus, “Jika kalian benar-benar percaya kepada Allah, dan tidak ragu kepada-Nya sedikitpun, kalian bukan hanya sanggup melakukan keajaiban seperti yang sudah Aku lakukan, bahkan lebih lagi. Jika kalian berkata kepada gunung ini, ‘Bangun dan lemparkanlah dirimu ke dalam lautan,’ maka hal itu akan terjadi!
MAT 21:22 Kalian akan menerima segala sesuatu yang kalian minta dalam doa kalian, selama kalian percaya pada Allah.”
MAT 21:23 Lalu Yesus masuk ke dalam rumah Tuhan. Para imam kepala dan tua-tua pemimpin orang Israel datang kepada-Nya sementara Yesus masih mengajar dan bertanya, “Dengan wewenang apa Engkau melakukan semua ini? Siapa yang memberi-Mu wewenang ini?”
MAT 21:24 “Aku juga akan mengajukan pertanyaan kepada kalian,” jawab Yesus. “Jika kalian bisa menjawabnya, maka Aku juga akan mengatakan dengan wewenang apa Aku melakukan semua perbuatan ajaib ini.
MAT 21:25 Dari mana asal baptisan Yohanes? Apakah dari surga, atau dari manusia?” Para imam kepala dan guru-guru agama itu saling berdebat, “Jika kita katakan bahwa ‘baptisan Yohanes berasal dari surga,’ maka Dia akan berkata, mengapa kita tidak percaya kepada Dia.
MAT 21:26 Tetapi jika kita berkata, ‘baptisan Yohanes berasal dari manusia,’ maka kita takut orang banyak ini akan melawan kita, sebab mereka semua menganggap Yohanes adalah seorang nabi.”
MAT 21:27 Maka jawab mereka kepada Yesus, “Kami tidak tahu.” “Jika demikian, Aku juga tidak akan mengatakan kepada kalian dengan wewenang apa Aku melakukan perbuatan-perbuatan ajaib ini,” jawab Yesus.
MAT 21:28 “Tetapi bagaimana menurut kalian kisah ini? Suatu waktu ada seorang laki-laki yang memiliki dua orang putra. Dia mendatangi putra sulungnya dan berkata, ‘Nak, pergilah bekerja di ladang anggur hari ini.’
MAT 21:29 Dan si anak menjawab, ‘Tidak mau,’ tetapi kemudian si anak ini menyesali perkataannya dan dia pergi ke kebun anggur untuk bekerja di sana.
MAT 21:30 Lalu pergilah si laki-laki ini kepada anak bungsunya dan meminta si anak untuk pergi bekerja di kebun anggurnya. Si bungsu menjawab, ‘Baik, ayah. Aku akan pergi ke sana,’ tetapi sesungguhnya si bungsu sama sekali tidak pergi.
MAT 21:31 Dari mana di antara ke dua putra ini yang melakukan kehendak ayahnya?” “Yang pertama,” jawab para imam kepala dan guru-guru agama. “Aku katakan yang sebenarnya kepada kalian: para penagih pajak dan perempuan tuna susila akan masuk ke dalam kerajaan Allah bahkan sebelum kalian,” Kata Yesus kepada mereka.
MAT 21:32 “Yohanes pembaptis datang untuk menunjukkan kepada kalian cara hidup yang benar dengan Allah, dan kalian tidak mempercayainya, tetapi para penagih pajak dan perempuan tuna susila mempercayai dia. Kemudian, ketika kalian melihat apa yang sudah terjadi, kalian masih tetap tidak mau bertobat dan mempercayai dia.”
MAT 21:33 “Dengarkanlah kisah yang lain,” kata Yesus. “Terdapatlah seorang pemilik tanah yang menanam sebidang kebun anggur, mendirikan pagar di sekeliling kebun itu, menggali sebuah lubang tempat memeras anggur, dan mendirikan sebuah menara pengawas. Lalu disewakannya kebun anggur itu kepada para pekerja dan pergi meninggalkan rumah dalam suatu perjalanan.
MAT 21:34 Ketika tiba waktunya untuk memanen anggur-anggur tersebut, tuan pemilik kebun itu mengirim para pembantunya kepada para penyewa kebun untuk menerima bagiannya dari hasil panen itu.
MAT 21:35 Tetapi para penyewa itu mengambil para pembantunya. Sebagian dari para pembantu itu ada yang dipukuli, dibunuh dan ada yang dilempari dengan batu oleh para penyewa kebun ini.
MAT 21:36 Lalu pemilik kebun itu kembali mengirimkan para pembantunya, lebih banyak dari yang datang pertama, dan para penyewa ini kembali melakukan hal yang sama kepada para pembantunya.
MAT 21:37 Akhirnya dikirimlah olehnya anak laki-lakinya kepada mereka. ‘Tentunya mereka akan menghormati anakku,’ katanya.
MAT 21:38 Tetapi ketika para penyewa kebun itu melihat sang anak, berkatalah mereka kepada sesamanya, ‘Ini anak si pemilik datang. Ayo, mari bunuh dia, dan kita akan mendapatkan kebun ini sebagai milik kita!’
MAT 21:39 Jadi mereka menangkap anak itu, melemparkannya keluar dari kebun anggur serta membunuhnya.
MAT 21:40 Sekarang, ketika pemilik kebun itu datang, apa yang akan dia lakukan kepada para penyewa itu?” tanya Yesus.
MAT 21:41 “Pastilah dia akan membunuh para orang jahat itu,” jawab mereka, “dan menyewakan kebun itu kepada para penyewa lainnya, yang akan memberikan bagian dari hasil panennya di waktu yang seharusnya.”
MAT 21:42 Kata Yesus kepada mereka, “Belum pernahkah kalian membaca yang tertulis di Kitab Suci? ‘Batu yang ditolak oleh tukang bangunan karena dianggap tidak berharga, ternyata menjadi batu yang paling penting. Hal ini dilakukan oleh Tuhan, dan itu indah di mata kita!’
MAT 21:43 Itu sebabnya saya memberi tahu kalian bahwa kerajaan Allah akan diambil dari kalian. Itu akan diberikan kepada orang-orang yang menghasilkan jenis buah yang tepat.
MAT 21:44 Setiap orang yang jatuh ke atas batu ini akan rusak, tetapi batu ini akan menghancurkan siapapun yang ditimpanya.”
MAT 21:45 Ketika para imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar cerita ini, mereka sadar bahwa Yesus berbicara tentang mereka.
MAT 21:46 Maka mereka berusaha agar Yesus ditangkap, tetapi mereka takut dengan apa yang orang-orang akan lakukan sebab banyak orang percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi.
MAT 22:1 Yesus berbicara kepada mereka menggunakan lebih banyak lagi cerita.
MAT 22:2 “Kerajaan surga adalah seperti seorang raja yang mengadakan pesta pernikahan untuk putranya,” kata Yesus.
MAT 22:3 “Dikirimnya para pelayannya kepada setiap orang yang diundang ke pernikahan untuk segera menghadirinya, tetapi orang-orang itu menolak untuk datang.
MAT 22:4 Jadi sang raja mengirim lebih banyak lagi pelayan dengan perintah, ‘Katakan kepada semua tamu undangan bahwa aku sudah menyiapkan makanan pesta. Sapi-sapi jantan dan anak-anak sapi gemuk sudah disembelih — segala sesuatunya sudah siap. Jadi, ayo datanglah ke pestanya!’
MAT 22:5 Tetapi para undangan tetap tidak menghiraukan undangan itu dan masing-masing pergi mengurus pekerjaannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang mengurus usahanya.
MAT 22:6 Sisanya menangkap para pelayan raja, menganiaya dan membunuh mereka.
MAT 22:7 Raja menjadi sangat marah. Dikirimnya para prajuritnya untuk menghancurkan para pembunuh itu dan membakar kota mereka.
MAT 22:8 Lalu berkatalah raja kepada para pelayannya yang lain, ‘Makanan pesta sudah siap, tetapi mereka yang diundang tidak layak untuk menghadirinya.
MAT 22:9 Pergilah ke jalan-jalan dan undanglah setiap orang yang kalian temui untuk datang ke pesta pernikahan ini.’
MAT 22:10 Jadi para pelayan raja keluar ke jalan-jalan dan membawa serta setiap orang yang bisa mereka temui, baik orang yang berperilaku baik maupun orang yang berperilaku jahat. Ruangan pesta pernikahan itu menjadi penuh.
MAT 22:11 Tetapi ketika raja datang untuk bertemu dengan para undangannya, dia dapati ada satu orang laki-laki yang tidak mengenakan pakaian yang layak untuk pesta pernikahan.
MAT 22:12 Bertanyalah raja kepada orang itu, ‘Kawan, bagaimana bisa kamu masuk ke sini tanpa pakaian yang layak untuk pesta pernikahan?’ Tetapi laki-laki ini tidak bisa memberi jawaban.
MAT 22:13 Lalu berkatalah raja kepada para pelayannya, ‘Ikatlah kedua tangan dan kakinya, dan lembarkanlah dia keluar ke tempat yang paling gelap, di amana akan ada tangisan dan gemeletuk gigi.’
MAT 22:14 Sebab banyak mereka yang diundang, tetapi hanya sedikit yang dipilih.”
MAT 22:15 Lalu orang-orang Farisi itu pergi, berkumpul bersama dan membuat rencana agar mereka bisa menjebak Yesus melalui ucapan-ucapan-Nya.
MAT 22:16 Mereka mengirimkan murid-murid mereka kepadanya, beserta dengan beberapa pendukung Herodes. “Guru, kami tahu Engkau adalah seorang yang jujur, dan ajaran Allah yang Engkau ajarkan adalah tentang kebenaran,” kata mereka. “Engkau tidak dipengaruhi oleh siapapun, dan Engkau tidak peduli tentang tingkatan ataupun status.
MAT 22:17 Jadi bolehkan kami minta pendapatmu? Apakah benar untuk membayar pajak kepada Kaisar?”
MAT 22:18 Tetapi Yesus tahu bahwa mereka ingin menjebak Dia. Kata-Nya, “Mengapa kalian bersepakat ingin menjebak Aku, hai orang-orang munafik?
MAT 22:19 Tunjukkanlah kepadaku uang koin yang digunakan untuk membayar pajak.” Dan mereka memberikan mata uang perak senilai satu dinarius kepada Yesus.
MAT 22:20 “Gambar siapa dan nama siapa yang tertulis di sini?” tanya Yesus kepada mereka.
MAT 22:21 “Gambar dan nama Kaisar,” jawab mereka. “Maka kalian haruslah mengembalikan kepada Kaisar apa yang menjadi haknya, dan kepada Allah apa yang menjadi hak-Nya,” kata Yesus kepada mereka.
MAT 22:22 Ketika mereka mendengar jawaban Yesus, tertegunlah mereka. Lalu mereka semua pergi meninggalkan Yesus.
MAT 22:23 Kemudian pada hari yang sama beberapa orang Saduki datang menemuinya. (Mereka adalah orang-orang yang mengatakan tidak ada kebangkitan.)
MAT 22:24 Bertanyalah mereka kepada Yesus, “Guru, Musa berkata jika seorang laki-laki menikah tanpa memiliki anak, maka saudara laki-lakinya haruslah menikahi janda laki-laki itu dan memberikan keturunan untuk saudaranya yang sudah meninggal itu.
MAT 22:25 Sekarang, ada tujuh orang bersaudara yang ada bersama kami di sini. Yang pertama menikah, lalu meninggal, dan karena dia tidak mendapatkan keturunan, maka saudaranya yang selanjutnya yang harus menikahi jandanya.
MAT 22:26 Hal yang sama terulang kembali kepada saudara yang nomor dua, tiga sampai kepada saudara yang nomor tujuh.
MAT 22:27 Akhirnya perempuan yang mereka nikahi juga meninggal.
MAT 22:28 Jadi ketika hari kebangkitan tiba, perempuan itu akan menjadi istri siapa, sebab dia menikah dengan semua tujuh bersaudara ini?”
MAT 22:29 Yesus menjawab, “Kesalahan kalian adalah kalian tidak memahami Kitab Suci dan apa yang sanggup Allah lakukan.
MAT 22:30 Sebab pada hari kebangkitan manusia tidak menikah ataupun dinikahkan — melainkan mereka sama seperti para malaikat yang di surga.
MAT 22:31 Sedangkan untuk orang mati yang hidup kembali — tidakkah kalian baca apa yang sudah Allah katakan kepada kalian,
MAT 22:32 ‘Akulah Allah Abraham, Isak dan Yakub’. Dia bukanlah Allah orang mati, tetapi Allah orang hidup.”
MAT 22:33 Ketika orang banyak mendengar perkataan-Nya, mereka terpesona dengan pengajaran-Nya.
MAT 22:34 Ketika orang-orang Farisi mendengar bahwa Yesus membuat orang-orang Saduki terdiam dan tidak dapat membalas ucapan-Nya, maka berkumpullah mereka dan kembali kepada Yesus untuk mengajukan beberapa pertanyaan.
MAT 22:35 Salah seorang dari mereka, sebagai seorang pengacara, mengajukan pertanyaan untuk menjebak Yesus:
MAT 22:36 “Guru, apakah yang menjadi perintah yang terbesar di Kitab Suci?”
MAT 22:37 Kata Yesus kepada mereka, “‘Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap pikiranmu, perasaanmu, dan dalam segala perbuatanmu.’
MAT 22:38 Inilah perintah pertama dari yang paling utama.
MAT 22:39 Yang kedua adalah, ‘Kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.’
MAT 22:40 Kedua perintah ini adalah dasar dari semua hukum Taurat dan tulisan para nabi.”
MAT 22:41 Sementara orang Farisi berkumpul di sana, bertanyalah Yesus kepada mereka.
MAT 22:42 “Menurut kalian, Mesias itu bagaimana?” tanya-Nya. “Keturunan siapakah Dia?” “Keturunan raja Daud,” jawab mereka.
MAT 22:43 “Tetapi bagaimana bisa Daud di bawah ilham memanggil Dia ‘Tuan’?” tanya Yesus kepada mereka. “Daud berkata,
MAT 22:44 ‘Tuhan berkata kepada Tuanku, duduklah di sisi kananku sampai Aku mengalahkan semua musuhmu.’
MAT 22:45 Jika Daud memanggil Dia Tuan, bagaimana bisa Dia menjadi anak Daud?”
MAT 22:46 Tidak seorangpun yang dapat menjawab Yesus, dan sejak saat itu tidak seorangpun yang berani mengajukan pertanyaan kepada-Nya.
MAT 23:1 Lalu Yesus berkata kepada orang banyak dan murid-murid-Nya:
MAT 23:2 “Para guru agama dan orang Farisi bertanggung jawab sebagai penerjemah dari hukum Taurat,
MAT 23:3 jadi taatilah mereka dan lakukanlah segala yang mereka katakan kepada kalian. Tetapi jangan ikuti perbuatan mereka, sebab mereka tidak melakukan apa yang mereka ajarkan.
MAT 23:4 Mereka memberikan beban yang berat dan meletakkannya ke atas bahu orang-orang, tetapi mereka sendiri tidak sedikitpun menolong orang itu untuk meringankan beban mereka.
MAT 23:5 Segala yang mereka lakukan hanyalah untuk mencari perhatian. Mereka membuat kotak doa yang besar bagi diri mereka untuk dipakai dan rumbai panjang pada pakaian mereka.
MAT 23:6 Mereka suka mencari tempat-tempat kehormatan di perjamuan-perjamuan dan tempat-tempat duduk terbaik di rumah-rumah ibadah.
MAT 23:7 Mereka suka jika disapa dengan hormat di pasar-pasar, dan suka jika orang-orang memanggil mereka, ‘Guru.’
MAT 23:8 Janganlah seorangpun memanggil kalian dengan sebutan ‘Guru’. Hanya satu orang Guru kalian, sementara kalian semua adalah saudara.
MAT 23:9 Dan jangan seorangpun memanggil kalian dengan sebutan ‘Bapa’ di bumi ini. Karena hanya ada satu saja Bapa kita, yaitu Bapa yang di surga.
MAT 23:10 Dan jangan biarkan orang-orang memanggil kalian dengan sebutan ‘Pengajar.’ Sebab hanya ada satu Pengajar kalian, yaitu Sang Mesias.
MAT 23:11 Yang paling hebat di antara kalian akan menjadi hamba kalian.
MAT 23:12 Mereka yang meninggikan diri mereka akan direndahkan oleh Allah, dan mereka yang merendahkan diri akan ditinggikan oleh Allah.
MAT 23:13 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian menutup pintu kerajaan surga tepat di depan mata orang yang ingin memasukinya. Kalian sendiri tidak masuk, namun kalian tidak mengijinkan siapapun yang mencoba masuk ke dalamnya.
MAT 23:14 
MAT 23:15 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian menutup pintu kerajaan surga tepat di depan mata orang yang ingin memasukinya. Kalian sendiri tidak masuk, namun kalian tidak mengijinkan siapapun yang mencoba masuk ke dalamnya, para guru agama dan orang Farisi, kalian orang munafik! Karena kamu melakukan perjalanan melalui darat dan laut untuk membuat satu orang yang bertobat, dan ketika kamu melakukannya, kamu membuatnya menjadi dua kali putra Gehena seperti kamu sendiri.
MAT 23:16 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian menutup pintu kerajaan surga tepat di depan mata orang yang ingin memasukinya. Kalian sendiri tidak masuk, namun kalian tidak mengijinkan siapapun yang mencoba masuk ke dalamnya., ‘Jika kamu bersumpah demi rumah Tuhan, sumpahmu itu tidak berlaku, tetapi jika kamu bersumpah demi emas rumah Tuhan, maka kamu harus menepati sumbahmu itu.’ Betapa bodoh dan butanya kamu!
MAT 23:17 Yang mana yang lebih berkuasa — emas itu, atau rumah Tuhan yang membuat emas itu kudus?
MAT 23:18 Kalian berkata, ‘Jika kamu bersumpah demi mezbah, maka sumpah itu tidak berlaku, tetapi jika kamu bersumpah demi persembahan yang ada di atas mezbah, maka kamu harus menepati sumpahmu itu.’
MAT 23:19 Betapa butanya kamu! Mana yang menurutmu lebih punya kuasa — kurban itu, atau mezbah yang membuat kurban itu suci?
MAT 23:20 Jika kamu bersumpah atas nama mezbah itu, kamu bersumpah demi mezbah sekaligus semua yang ada di dalamnya.
MAT 23:21 Jika kamu bersumpah demi rumah Tuhan, kamu bersumpah demi rumah Tuhan itu berikut dengan siapapun yang tinggal di dalamnya.
MAT 23:22 Jika kamu bersumpah demi surga, maka kamu bersumpah demi tahta Allah dan Dia yang duduk di atas tahta itu.
MAT 23:23 Besar sekali bencana yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian menyerahkan perpuluhan mint, adas manis dan jintan, tetapi kalian mengabaikan bagian paling penting dari hukum itu — melakukan baik, menunjukkan pengampunan, dan dapat dipercaya. Ya, kalian memang harus menyerahkan perpuluhan kalian, tetapi jangan lupakan juga hal-hal lain.
MAT 23:24 Hai kalian pemimpin yang buta — kalian bertingkah seakan-akan kalian menyaring minuman kalian agar kalian tidak menelan nyamuk, tetapi kemudian seakan-akan kalian menelan seekor masuk seekor unta!
MAT 23:25 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Tampak luar kalian, kalian bersihkan seperti bagian luar cangkir dan gelas, tetapi di dalamnya, kalian busuk, penuh dengan keserakahan dan pemuasan diri.
MAT 23:26 Kalian orang Farisi yang buta! Bersihkanlah bagian dalam kalian, yaitu hati dan pikiran kalian, dulu, agar bagian luar kalianpun, yaitu perbuatan dan perkataan kalian, ikut bersih.
MAT 23:27 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian menutup pintu kerajaan surga tepat di depan mata orang yang ingin memasukinya. Kalian sendiri tidak masuk, namun kalian tidak mengijinkan siapapun yang mencoba masuk ke dalamnya, guru-guru agama dan orang-orang Farisi yang munafik!
MAT 23:28 Kalian pun sama. Penampilan luar kalian tampak seperti orang baik bagi banyak orang, tetapi di dalam, kalian penuh dengan kemunafikan dan kejahatan.
MAT 23:29 Bencana apa yang akan menimpa kalian, hai orang Farisi dan guru-guru agama yang munafik! Kalian membangun makam sebagai tugu peringatan untuk mengenang nabi-nabi kalian, dan menghiasi kuburan orang-orang baik,
MAT 23:30 dan kalian berkata, ‘Jika kita sudah hidup di jaman leluhur kita, kita tidak akan bergabung dengan mereka untuk membunuhi para nabi.’
MAT 23:31 Tetapi dengan mengatakan ini, sesungguhnya kalian menjadi saksi untuk melawan diri kalian sendiri, membuktikan bahwa kalian adalah keturunan orang-orang yang membunuhi para nabi!
MAT 23:32 Jadi, selesaikanlah pekerjaan yang sudah dimulai oleh leluhur kalian!
MAT 23:33 Dasar licik, keturunan orang-orang licik, kalian pikir kalian akan lolos dari hari penghukuman Gehena?
MAT 23:34 Itu sebabnya Aku mengirim kepada kalian para nabi, orang-orang bijak, dan guru-guru pengajar. Beberapa dari mereka akan kalian bunuh, beberapa kalian salibkan, beberapa akan kalian siksa di rumah-rumah ibadah kalian, kalian akan kejar mereka dari kota ke kota.
MAT 23:35 Sebagai akibatnya, kalian harus bertanggung jawab untuk pembunuhan atas orang-orang baik yang terjadi di negeri ini, mulai dari darah Habel, yang melakukan hal yang benar, sampai kepada darah Zakaria anak Barakia, yang kalian bunuh di antara rumah Tuhan dan mezbah.
MAT 23:36 Aku katakan kepada kalian, akibat dari semua ini akan menimpa generasi ini.
MAT 23:37 Yerusalem, Yerusalem, kalian yang membunuh para nabi dan melempari mereka yang dikirimkan kepadamu dengan batu! Begitu sering Aku ingin mengumpulkan anak-anakmu seperti seorang induk ayam yang mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mengijinkan aku.
MAT 23:38 Sekarang lihat, rumahmu akan sunyi sepi ditinggalkan.
MAT 23:39 Aku katakan kepada kalian, kalian tidak akan bertemu dengan-Ku lagi sampai kalian berkata, ‘Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.’”
MAT 24:1 Ketika Yesus meninggalkan rumah Tuhan, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan dengan bangga menunjuk kepada bangunan Ruman Tuhan.
MAT 24:2 Tetapi Yesus menjawab mereka, “Kalian lihat bangunan-bangunan ini? Aku katakan kepada kalian sejujurnya: tidak ada satu batupun akan dibiarkan ada di atas batu lainnya. Setiap batu ini akan runtuh!”
MAT 24:3 Ketika Yesus duduk di Bukit Zaitun, para murid-Nya datang kepada-Nya, dan bertanya, “Tolong beritahukan kepada kami kapankah hal itu akan terjadi. Apakah yang akan menjadi tanda kedatangan-Mu dan tanda dunia ini akan berakhir?”
MAT 24:4 “Pastikan tidak seorangpun yang menyesatkan kalian,” jawab Yesus.
MAT 24:5 “Banyak orang yang akan datang dan mengaku sebagai diri-Ku, dengan berkata, ‘Akulah sang Mesias,’ dan mereka akan menipu banyak orang.
MAT 24:6 Kalian akan mendengar berita tentang peperangan, dan desas desus tentang peperangan, tetapi janganlah kuatir. Hal-hal ini harus terjadi, tetapi ini juga bukanlah yang tanda akhir dunia.
MAT 24:7 Bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan akan saling berperang. Akan ada bencana kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat,
MAT 24:8 tetetapi semua ini barulah awal, seperti seorang perempuan yang sedang akan melahirkan bayinya.
MAT 24:9 Lalu mereka akan menangkap, menganiaya dan membunuh kalian. Dan banyak orang akan membenci kalian karena kalian percaya kepada-Ku.
MAT 24:10 Ketika waktu itu tiba, banyak orang berhenti percaya kepada-Ku. Mereka akan saling menghianati dan saling membenci.
MAT 24:11 Banyak nabi-nabi palsu juga akan datang dan menipu banyak orang.
MAT 24:12 Kejahatan yang meningkat akan menyebabkan cinta banyak orang menjadi dingin,
MAT 24:13 tetapi mereka yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan.
MAT 24:14 Kabar baik tentang kerajaan surga akan diberitakan ke seluruh dunia agar setiap orang bisa mendengarnya, barulah datang waktu bagi akhir dunia.
MAT 24:15 Jadi ketika kalian melihat ‘pemujaan berhala yang mengotori’ ada di tempat kudus seperti yang dinubuatkan oleh Daniel (pembaca yang membaca kitab tolong pertimbangkan dengan hati-hati),
MAT 24:16 maka orang-orang yang tinggal di Yudea haruslah lari ke arah gunung-gunung.
MAT 24:17 Siapa pun yang sedang duduk di atas atap, janganlah turun dan mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah.
MAT 24:18 Siapapun yang sedang ada di ladang janganlah pulang untuk mengambil pakaian.
MAT 24:19 Celakalah para perempuan yang mengandung, dan mereka yang masih menyusui ketika masa itu tiba!
MAT 24:20 Berdoalah agar ketika hari itu tiba, bukanlah jatuh di musim dingin ataupun hari Sabat.
MAT 24:21 Sebab pada masa itu, akan terjadi penganiayaan yang mengerikan — lebih berat dari yang pernah terjadi sejak dunia dijadikan sampai sekarang ini, dan tidak akan pernah terjadi lagi.
MAT 24:22 Hanya jika waktu-waktu itu diperpendek, maka tidak ada satu orangpun yang akan tinggal hidup, tapi demi orang-orang pilihan, waktu itu akan dipersingkat.
MAT 24:23 Jadi, jika ada yang mengatakan kepada kalian, ‘Lihat, Mesias ada di sini,’ atau ‘Itu Dia ada di sana,’ janganlah percaya berita itu.
MAT 24:24 Sebab mesias-mesias dan nabi-nabi palsu akan bermunculan, dan akan melakukan tanda-tanda yang luar biasa dan ajaib untuk menipu orang-orang percaya jika memungkinkan.
MAT 24:25 Perhatikanlah bahwa Aku sudah memperingatkan kalian sebelum peristiwa-peristiwa ini terjadi.
MAT 24:26 Jika mereka katakan, ‘Lihat, Dia ada di padang gurun,’ janganlah kalian pergi mencarinya ke sana; atau jika mereka berkata, ‘Lihat, Dia bersembunyi di sini,’ janganlah mempercayainya.
MAT 24:27 Sebab ketika Anak Manusia datang, Dia akan datang seperti kilat yang bersinar dengan terang dari arah timur ke barat.
MAT 24:28 ‘Burung nasar berkumpul di tempat bangkai berada.’
MAT 24:29 Tetapi tepat setelah hari-hari penganiayaan itu, matahari akan menjadi gelap, bulan tidak lagi bersinar, dan bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan kuasa kegelapan akan diguncang.
MAT 24:30 Kemudian tanda kedatangan Anak Manusia akan muncul di langit, dan semua orang di bumi akan meratap. Mereka akan melihat Anak Manusia datang di atas awan-awan dengan kuasa dan kemuliaan.
MAT 24:31 Dengan suara tiupan terompet Dia akan mengirimkan para malaikat-Nya untuk mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari seluruh tempat, dari ujung langit dan bumi ke ujung lainnya.
MAT 24:32 Belajarlah dari kisah pohon ara. Ketika tunasnya menjadi lembut dan daunnya mulai tumbuh, kalian tahu bahwa hampir tiba waktunya musim panas.
MAT 24:33 Dengan cara yang sama ketika kalian melihat semua hal ini terjadi, kalian tahu bahwa waktu kedatangan Tuhan sudah dekat, bahkan Dia sudah ada di ambang pintu!
MAT 24:34 Aku katakan kepada kalian sesungguhnya: generasi ini tidak akan berlalu sampai semua peristiwa-peristiwa ini sudah terjadi.
MAT 24:35 Surga dan bumi boleh lenyap, tetapi perkataan-Ku tidak akan lenyap.
MAT 24:36 Tetapi tidak seorangpun tahu hari atau waktunya kapan peristiwa ini akan terjadi, tidak para malaikat, ataupun sang Anak. Hanya Bapa di surga yang tahu.
MAT 24:37 Ketika Anak Manusia datang, hari itu akan seperti ketika zaman Nuh.
MAT 24:38 Harinya akan seperti ketika hari-hari sebelum terjadinya banjir bandang, ketika mereka makan dan minum, menikah dan dinikahi, sampai tepat ketika hari Nuh masuk ke dalam perahu besar itu.
MAT 24:39 Mereka tidak menyadari apa yang akan terjadi sampai banjir datang dan menyapu mereka. Jadi itu akan terjadi ketika saatnya tiba untuk kedatangan Anak Manusia.
MAT 24:40 Jika ada dua orang sedang bekerja di ladang, yang satu orang akan diangkat, sedangkan yang lain ditinggalkan.
MAT 24:41 Dan dua orang perempuan sedang menggiling gandum di tempat pengirikan, yang seorang akan diangkat, dan yang seorang akan ditinggalkan.
MAT 24:42 Jadi tetaplah waspada, sebab kalian tidak tahu kapan saatnya Tuhanmu datang.
MAT 24:43 Tetapi pertimbangkan hal ini: jika seorang pemilik rumah tahu saatnya seorang pencuri akan datang, dia pasti akan berjaga-jaga. Dia tidak akan membiarkan rumahnya dibobol dan dirampok.
MAT 24:44 Kalian pun harus bersiap-siap, sebab Anak Manusia datang di waktu yang tidak pernah kalian harapkan.
MAT 24:45 Sebab siapa pekerja yang bisa dipercaya dan bijaksana? Itu adalah orang yang ditugaskan tuannya untuk mengurus rumah tangganya untuk memberi mereka makanan pada waktu yang tepat.
MAT 24:46 Sungguh baik jika pekerja itu ditemukan melakukan apa yang seharusnya dia lakukan ketika tuannya kembali!
MAT 24:47 Aku katakan kepadamu sejujurnya: tuannya akan membuat pekerja itu menjadi kepala untuk segala milik kepunyaannya.
MAT 24:48 Tetapi jika dia adalah pekerja yang jahat, dia akan mengatakan ini kepada dirinya sendiri, ‘Tuanku akan pergi lama,’
MAT 24:49 dan mulai memukuli para pekerja lainnya, berpesta dan minum-minum dengan para pemabuk.
MAT 24:50 Lalu pulanglah tuannya akan di waktu yang tidak diduga oleh si pekerja.
MAT 24:51 Maka tuannya itu akan membuat nasib si pekerja sama seperti orang-orang munafik, mengirimnya ke tempat di mana orang akan selalu menangis dan penggilingangigi.
MAT 25:1 Kerajaan surga seumpama seperti sepuluh orang gadis, yang membawa pelita mereka untuk pergi menemui pengantin laki-laki.
MAT 25:2 Lima orang dari mereka adalah gadis yang bodoh, dan lima orangnya lagi adalah gadis yang bijak.
MAT 25:3 Gadis-gadis yang bodoh membawa pelita mereka, tetapi mereka tidak membawa serta minyak persediaannya,
MAT 25:4 sementara gadis-gadis yang bijak membawa masing-masing sekendi minyak berikut dengan pelita mereka.
MAT 25:5 Tetapi sang pengantin laki-laki tidak kunjung datang dan semua gadis itu menjadi mengantuk dan jatuh tertidur.
MAT 25:6 Ketika tengah malam tiba terdengarlah pengumuman yang dinantikan, ‘Perhatikan, pengantin laki-laki sudah datang! Mari keluar dan temui dia!’
MAT 25:7 Ke sepuluh gadis itu bangun dan mengatur nyala pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijak,
MAT 25:8 ‘Bagilah sedikit minyak kalian, sebab pelita kami hampir padam.’ Tetapi gadis-gadis yang bijak berkata,
MAT 25:9 ‘Tidak, sebab jika demikian tidak akan ada cukup minyak untuk kalian dan kami. Pergilah ke toko dan belilah minyak untuk kalian sendiri.’
MAT 25:10 Sementara kelima gadis bodoh itu membeli minyak, datanglah si pengantin laki-laki, dan mereka yang sudah siap, masuk bersama dia ke dalam pesta pernikahan, dan pintu itu lalu dikunci.
MAT 25:11 Kelima gadis bodoh itu datang terlambat. ‘Tuan, Tuan,’ panggil mereka, ‘Bukakanlah pintu bagi kami!’
MAT 25:12 Tetapi akan dia katakan kepada mereka, ‘Aku tidak pernah mengenal kalian. Pergilah kalian, para pelaku kejahatan!’
MAT 25:13 Jadi tetap waspada, sebab kalian tidak tahu waktu dan saatnya.
MAT 25:14 Kerajaan surga adalah seperti seorang laki-laki yang sedang pergi dalam suatu perjalanan. Dipanggilnya para pekerjanya dan kepada mereka diberikannya miliknya.
MAT 25:15 Kepada yang seorang dia memberikan lima kantong koin perak, kepada yang satu dia memberikan dua kantong koin perak, dan kepada yang lain dia memberikan satu kantong koin perak, sesuai dengan kemampuan mereka. Lalu pergilah si tuan ini.
MAT 25:16 Dengan segera pekerja yang mendapat lima kantong koin perak pergi dan menggunakan uangnya untuk membangun sebuah usaha, dan mendapatkan lima kantong koin perak lagi sebagai keuntungannya.
MAT 25:17 Demikian juga dengan pekerja yang mendapat kantong koin perak. Dia mendapatkan keuntungan dua kantong koin perak dari usaha yang dilakukannya.
MAT 25:18 Tetapi pekerja yang hanya mendapat satu kantong koin perak pergi menggali lubang dan menguburkan uang milik tuannya.
MAT 25:19 Sesudah lama berselang, sang tuan dari ketiga pekerja itu pulang, dan meminta pertanggungjawaban dari mereka.
MAT 25:20 Pekerja yang mendapat lima kantong koin perak datang dan membawakan untuk tuannya tambahan lima kantong koin perak lagi. ‘Tuan,’ katanya, ‘Tuan memberikan kepada saya lima kantong koin perak. Lihat, saya sudah mendapatkan keuntungan sebanyak lima kantong koin perak.’
MAT 25:21 Kata tuannya kepadanya, ‘Kamu sudah bekerja dengan baik — kamu pekerja yang baik dan setia. Kamu sudah membuktikan bahwa kamu bisa dipercaya untuk hal-hal kecil, maka sekarang saya akan mempercayakan kamu untuk bertanggung jawab dengan hal-hal besar. Berbahagialah, sebab saya sungguh-sungguh berkenan kepadamu!’
MAT 25:22 Pekerja yang menerima dua kantong koin perak juga datang. ‘Tuan,’ katanya, ‘Tuan memberikan kepada saya dua kantong koin perak. Lihat, saya sudah mendapatkan keuntungan sebanyak dua kantong koin perak.’
MAT 25:23 Kata tuannya kepadanya, ‘Pekerjaanmu sangat baik — kamu adalah pekerja yang baik dan setia. Kamu terbukti bisa dipercaya mengurus hal-hal yang kecil, maka sekarang saya memberimu tanggung jawab untuk mengurus hal-hal yang besar. Bersukacitalah, sebab saya sungguh berkenan kepada kamu!’
MAT 25:24 Lalu datanglah seorang yang mendapat satu kantong koin perak, ‘Tuan,’ katanya, ‘Saya tahu bahwa tuan adalah seorang laki-laki yang kejam. Tuan menuai apa yang tuan tidak tabur, dan memanen di tempat yang tuan tidak tanam.
MAT 25:25 Maka karena saya takut kepada tuan, saya pergi dan menyembunyikan uang kantong koin perak tuan di dalam tanah. Ini, tuan bisa mengambil kembali milik tuan.’
MAT 25:26 Tetapi jawab tuannya kepadanya, ‘Dasar kamu pekerja yang jahat dan malas! Jika menurutmu saya menuai di tempat saya tidak menabur, dan memanen apa yang tidak saya tanam,
MAT 25:27 maka seharusnya kamu menyimpan uang itu di bank sehingga ketika saya kembali, saya bisa mendapat uang sekaligus dengan bunga simpanannya.
MAT 25:28 Ambillah satu uang kantong koin perak yang ada padanya, dan berikanlah itu untuk orang yang sudah memegang sepuluh kantong.
MAT 25:29 Sebab setiap orang yang setia berusaha kepadanya akan diberikan lagi sampai dia berkelimpahan, dan setiap orang yang tidak mau berusaha, apa pun yang ada padanya akan diambil dari dia.
MAT 25:30 Sekarang, lemparkanlah pekerja yang tidak berguna ini ke tempat yang paling gelap, di mana hanya ada tangisan dan penggilingangigi.’
MAT 25:31 Tetapi ketika Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya, bersama dengan seluruh malaikat-Nya, Dia akan duduk dalam tahta-Nya yang mulia.
MAT 25:32 Dan setiap orang akan dibawa ke hadapan-Nya. Dan Dia akan memisahkan mereka satu per satu, seperti seorang gembala yang memisahkan kambing-kambing dari domba-domba.
MAT 25:33 Dia akan meletakkan domba-domba di sebelah kanan, dan kambing-kambing di sebelah kiri.
MAT 25:34 Lalu sang Raja akan berkata kepada mereka yang ada di sebelah kanannya, ‘Mari, kalian yang mendapat berkat dari Ayah-Ku, dan mewarisi kerajaan yang disiapkan untuk kalian sejak dari dunia ini dibentuk.
MAT 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kalian memberiku makanan untuk dimakan. Dan ketika Aku haus, kalian memberi Aku air untuk diminum. Sekalipun Aku orang asing, kalian mengundang-Ku untuk masuk.
MAT 25:36 Ketika Aku tidak memiliki pakaian, kalian memakaikannya untuk-Ku. Ketika Aku sakit, kalian merawat-Ku. Dan ketika Aku ada dalam penjara, kalian mengunjungi Aku.’
MAT 25:37 Maka mereka yang ada di sisi kanan-Nya berkata, ‘Tuhan, kapankan kami melihat Engkau lapar dan memberi Engkau makan, atau haus dan memberi Engkau minum?
MAT 25:38 Kapankah kami melihat Engkau seperti orang asing dan mengundang-Mu masuk, atau Engkau tidak berpakaian dan memakaikan baju kepada-Mu?
MAT 25:39 Kapankah kami melihat Tuhan sakit, atau dipenjara dan menjenguk-Mu?’
MAT 25:40 Sang Raja memberitahu mereka, ‘Kukatakan sejujurnya kepadamu, apapun yang kalian lakukan kepada salah satu dari mereka yang dianggap paling tidak penting dari saudara-saudara saya, kalian melakukannya untuk kau.’
MAT 25:41 Kepada mereka yang ada di sebelah kiri-Nya, Dia berkata, ‘Pergilah dari hadapan-Ku, kalian yang dikutuk, masuk ke dalam api abadi yang disiapkan bagi iblis dan para malaikatnya!
MAT 25:42 Sebab ketika Aku lapar kalian tidak memberiku apapun untuk dimakan. Ketika Aku haus, kalian tidak memberiku minum.
MAT 25:43 Ketika saya datang sebagai orang asing, kalian tidak mengundang saya masuk. Aku telanjang namun kalian tidak memberiku pakaian. Aku sakit dan dipenjara, namun kalian tidak menjengukku.’
MAT 25:44 Dan mereka juga menjawab, ‘Tuhan, kapan kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang, atau sakit, atau dipenjara dan tidak merawat Engkau?’
MAT 25:45 Maka berkatalah Dia, ‘Aku katakan kepadamu sejujurnya: apapun yang tidak kalian lakukan kepada orang-orang yang dianggap paling tidak penting dari saudara-saudara saya, kalian tidak melakukannya kepada-Ku.’
MAT 25:46 Dan mereka akan pergi ke penghakiman kekal, tetapi mereka yang baik akan masuk dalam kehidupan kekal.”
MAT 26:1 Sesudah Yesus mengatakan semua ini, berkatalah Dia kepada murid-murid-Nya,
MAT 26:2 “Kalian tahu bahwa hari raya Paskah akan diadakan dua hari lagi, dan Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan.”
MAT 26:3 Lalu imam kepala dan para pemimpin suku Israel berkumpul di halaman rumah Kayafas, sang Imam Besar.
MAT 26:4 Di sana mereka merencanakan untuk menangkap Yesus dengan dalih penipuan dan membunuh Dia.
MAT 26:5 Tapi mereka berkata, “Janganlah kita lakukan ini selama hari raya agar orang-orang tidak menimbulkan kerusuhan.”
MAT 26:6 Sementara Yesus menginap di rumah Simon si kusta di Betania,
MAT 26:7 seorang perempuan datang kepada-Nya membawa sebotol pualam parfum yang sangat mahal. Dan menuangkannya ke atas kepala Yesus sementara Dia sedang duduk makan.
MAT 26:8 Tetapi ketika para murid melihat perbuatannya, mereka menjadi kecewa. “Sungguh suatu kesia-siaan yang sangat keterlaluan!” kata mereka.
MAT 26:9 “Padahal parfum ini bisa dijual dengan harga yang sangat mahal dan uangnya bisa diberikan kepada orang-orang miskin!”
MAT 26:10 Yesus menyadari apa yang sedang terjadi dan memberitahukan mereka, “Mengapa kalian marah dengan perempuan ini? Dia sudah melakukan sesuatu yang luar biasa untuk-Ku!
MAT 26:11 Orang-orang miskin akan selalu ada bersama dengan kalian, sedangkan Aku tidak.
MAT 26:12 Dengan menuangkan parfum ini ke atas tubuh-Ku, sesungguhnya perempuan ini sedang menyiapkan penguburan-Ku.
MAT 26:13 Aku katakan sejujurnya kepada kalian: kemanapun di bumi ini berita tentang kabar baik disiarkan, kisah tentang perbuatan perempuan ini juga akan diceritakan sebagai pengingat akan dia.”
MAT 26:14 Lalu Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid, pergi menemui para imam kepala
MAT 26:15 dan bertanya kepada mereka, “Berapa yang akan kalian berikan kepadaku jika aku menyerahkan Yesus kepada kalian?” Mereka setuju untuk memberikan Yudas 30 keping uang perak.
MAT 26:16 Sejak saat itu Yudas mencari sebuah kesempatan untuk mengkhianati Yesus.
MAT 26:17 Pada hari pertama dari Hari Raya Roti tidak beragi, para murid datang kepada Yesus dan bertanya, “Dimanakah Guru mau kami siapkan perjamuan Perayaan Paskah?”
MAT 26:18 Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah ke kota dan temukan seorang laki-laki ini, dan katakan padanya bahwa Guru berkata, ‘Waktuku sudah hampir tiba. Aku datang untuk merayakan Perjamuan Paskah dengan murid-murid-Ku di rumahmu.’”
MAT 26:19 Para murid melakukan apa yang Yesus katakan kepada mereka, dan menyiapkan Perjamuan Paskah di sana.
MAT 26:20 Ketika senja tiba, Yesus duduk dan makan dengan kedua belas murid-Nya.
MAT 26:21 Sementara mereka sedang makan, Dia memberitahu mereka, “Aku katakan kepada kalian sejujurnya: salah satu dari kalian akan mengkhianati-Ku.”
MAT 26:22 Mereka sangat bermasalah. Satu per satu bertanya kepada Yesus, “Tuhan, apakah itu saya?”
MAT 26:23 “Dia yang mencelupkan tangannya ke dalam makanan bersamaan dengan-Ku yang akan menghianati Aku,” Jawab Yesus.
MAT 26:24 “Anak Manusia akan mati seperti yang sudah dinubuatkan tentang Dia, tetapi celakalah dia yang mengkhianati Anak Manusia! Lebih baik bagi orang itu jika dia tidak pernah dilahirkan!”
MAT 26:25 Yudas, yang akan mengkhianati Yesus, berakta, “Bukan saya kan, Rabi?” “Kamu mengatakannya,” jawab Yesus.
MAT 26:26 Sementara mereka sedang makan, Yesus mengambil roti dan memberkatinya. Lalu Dia memecah-mecahkan-Nya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya. “Ambillah dan makanlah roti ini, sebab roti ini melambangkan tubuh-Ku,” kata Yesus.
MAT 26:27 Lalu diangkatnya cangkir-Nya, memberkatinya, dan memberikannya kepada mereka. “Minumlah darinya, kalian semua,” kata-Nya kepada mereka.
MAT 26:28 “Sebab minum ini melambangkan darah-Ku, yang adalah darah perjanjian, yang dicurahkan bagi banyak orang sebagai pengampunan dosa.
MAT 26:29 Bagaimanapun, Aku katakan kepada kalian, Aku tidak akan minum air anggur ini sampai ketika Aku meminumnya yang baru bersama dengan kalian di dalam Kerajaan Bapa-Ku.”
MAT 26:30 Setelah menyanyikan sebuah lagu, mereka pergi menuju Bukit Zaitun.
MAT 26:31 “Kalian semua akan meninggalkan Aku malam ini,” kata Yesus kepada mereka. “Seperti yang tertulis di Kitab Suci, ‘Aku akan menyerang sang Gembala, dan kawanan dombanya akan tercerai berai.’
MAT 26:32 Tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kalian ke Galilea.”
MAT 26:33 Tetapi Petrus keberatan, “Sekalipun yang lainnya meninggalkan Engkau, aku tidak akan pernah melakukannya.”
MAT 26:34 “Sejujurnya Aku katakan kepadamu,” kata Yesus kepadanya, “Malam ini juga, sebelum ayam jantan berkokok, kamu akan menyangkal Aku tiga kali.”
MAT 26:35 “Sekalipun saya harus mati bersama-Mu, saya tidak akan pernah menyangkal Engkau!” kata Petrus bersikeras. Dan semua murid juga mengatakan hal yang sama.
MAT 26:36 Lalu Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke suatu tempat yang dinamakan Getsemani. Kata-Nya kepada mereka, “Duduklah di sini sementara Aku pergi ke arah sana dan berdoa.”
MAT 26:37 Lalu Yesus membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus bersama dengan-Nya, dan dia mulai menderita kesedihan dan kesusahan yang menyiksa.
MAT 26:38 Lalu kata-Nya kepada mereka, “Saya sangat diliputi kesedihan sehingga itu membunuh saya. Tunggulah dan berjaga-jagalah dengan-Ku di sini.”
MAT 26:39 Lalu Yesus maju sedikit, sujud dengan muka ke atas tanah, dan berdoa, “Bapa-Ku, tolonglah, jika memungkinkan, biarlah penderitaan ini tidak harus Aku alami,” doa Yesus. “Meskipun demikian, biarlah itu karena kehendak-Mu, dan bukan kehendak-Ku.”
MAT 26:40 Lalu kembalilah Yesus kepada murid-murid-Nya dan mendapati bahwa mereka sedang tidur. Berkatalah Yesus kepada Petrus, “Apa, tidak bisakah kalian tetap terjaga bersama-Ku hanya satu jam saja?
MAT 26:41 Tetaplah berjaga dan berdoalah, agar kalian tidak jauh ke dalam pencobaan. Ya, roh memang penurut, tetapi tubuh ini lemah.”
MAT 26:42 Lalu pergilah Yesus berdoa untuk yang kedua kalinya. “Bapa, jika tidak mungkin penderitaan ini diambil dari pada-Ku, kecuali Aku mengalamina, maka jadilah sesuai kehendak-Mu,” kata-Nya.
MAT 26:43 Kembalilah Yesus kepada murid-murid-N ya dan menemukan bahwa mereka sedang tertidur, sebab mereka sudah sangat mengantuk.
MAT 26:44 Maka ditinggalkan-Nya mereka sekali lagi, dan pergi serta berdoa untuk ketiga kalinya, mengulangi doa yang sama.
MAT 26:45 Lalu kembalilah Yesus kepada para murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Bagaimana bisa kalian masih tidur dan beristirahat? Dengar, waktunya sudah tiba. Anak Manusia akan dikhianati kepada orang-orang yang berdosa!
MAT 26:46 Ayo bangun, mari pergi! Lihat, dia yang mengkhianati Aku sudah tiba.”
MAT 26:47 Sesudah Yesus selesai mengatakan ini, salah satu dari dua belas rasul tiba bersama dengan kumpulan besar orang yang bersenjata pedang dan tongkat yang dikirim oleh para imam kepala dan pemimpin orang Israel.
MAT 26:48 Si pengkhianat sudah mengatur sebuah tanda dengan mereka, yaitu, “Dia yang saya beri salam dengan mencium pipinya, itulah Dia — tangkaplah Dia,” katanya kepada mereka.
MAT 26:49 Yudas dengan segera menghampiri Yesus dan berkata, “Salam, Guru,” dan mengecup pipi-Nya.
MAT 26:50 “Kawan, lakukanlah apa yang hendak kamu lakukan,” kata Yesus kepada Yudas. Jadi mereka datang dan memegang Yesus serta menangkap Dia.
MAT 26:51 Salah satu murid yang mengikuti Yesus mengambil pedang dan mengeluarkannya dari sarungnya. Dia menyerang pelayan imam besar dan memotong sebelah telinga orang itu.
MAT 26:52 Tetapi Yesus berkata kepada orang itu, “Sarungkan kembali pedangmu. Setiap orang yang menggunakan pedang untuk bertarung, akan mati juga oleh pedang.
MAT 26:53 Apakah menurutmu Aku tidak bisa minta kepada Bapa-Ku, dan Dia tidak akan segera mengirim dua belas legiun malaikat?
MAT 26:54 Tetapi bagaimana bisa nubuatan kitab Suci akan tergenapi jika tidak terjadi seperti ini?”
MAT 26:55 Lalu berkatalah Yesus kepada gerombolan orang itu, “Apakah kalian datang dengan membawa pedang dan tongkat untuk menangkap-Ku seakan-akan Aku ini penjahat berbahaya? Setiap hari Aku duduk mengajar di rumah Tuhan, dan kalian tidak menangkap-Ku ketika itu.
MAT 26:56 Tetapi semua ini terjadi sebagai penggenapan yang sudah ditulis oleh para nabi.” Lalu semua murid-Nya meninggalkan Dia dan melarikan diri.
MAT 26:57 Mereka yang menangkap Yesus membawa Dia ke rumah Imam Besar Kayafas, di mana pengajar-pengajar agama dan para pemimpin sudah berkumpul.
MAT 26:58 Petrus mengikuti Yesus dari jauh, dan masuk ke halaman rumah imam kepala. Di sana dia duduk bersama dengan para penjaga untuk mencari tahu bagaimana segala sesuatunya ini akan berakhir.
MAT 26:59 Para imam kepala dan seluruh hakim sedang mencari beberapa tuduhan palsu yang bisa diarahkan kepada Yesus agar mereka bisa menghukum mati Dia.
MAT 26:60 Tetapi mereka tidak dapat menemukan satu bukti pun, sekalipun begitu banyak saksi palsu yang sudah maju memberikan kesaksian. Pada akhirnya, majulah dua orang saksi
MAT 26:61 dan melaporkan, “Orang ini berkata, ‘Aku bisa menghancurkan rumah Tuhan, dan membangunnya kembali dalam waktu tiga hari.’”
MAT 26:62 Sang imam kepala berdiri dan bertanya kepada Yesus, “Apakah Engkau tidak memiliki jawaban? Apa yang menjadi pembelaan-Mu?”
MAT 26:63 Tetapi Yesus tetap berdiam diri dan tidak mengucapkan satu katapun. Imam kepala itu berkata kepada Yesus, “Demi Allah yang hidup, saya meminta Engkau menjawab dengan jujur. Katakan kepada kami, apakah Engkau benar-benar Mesias, anak Allah?!”
MAT 26:64 “Engkau sendiri yang mengatakannya,” jawab Yesus. “Dan Aku katakan juga kepadamu, kalian akan melihat di masa yang akan datang, Anak Manusia akan duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa, dan akan datang kembali di atas awan-awan.”
MAT 26:65 Mendengar ucapan Yesus, sang Imam Besar merobek pakaiannya, dan berkata, “Dia berhujat! Untuk apa lagi kita membutuhkan saksi? Dengar, kalian sendiri sudah mendengar hujatan-Nya!
MAT 26:66 Jadi, apa keputusan kalian?” “Bersalah! Dia layak dihukum mati!” jawab mereka.
MAT 26:67 Lalu mereka menampar wajah Yesus dan memukuli Dia. Beberapa menampar Yesus dengan tangan mereka,
MAT 26:68 dan berkata, “Bernubuatlah, hai ‘Mesias’! Siapa yang baru saja memukuli Engkau?”
MAT 26:69 Sementara Petrus duduk di luar di pekarangan, seorang gadis pelayan datang menemuinya, dan berkata, “Kamu kan bersama Yesus si orang Galilea itu!”
MAT 26:70 Tetapi Petrus menyangkali hal itu di depan banyak orang. “Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan,” katanya.
MAT 26:71 Ketika Petrus kembali ke pintu masuk pekarangan, seorang gadis pelayan melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ, “Orang ini juga bersama dengan Yesus yang dari Nazaret itu.”
MAT 26:72 Sekali lagi Petrus menyangkali hal itu, bahkan dengan bersumpah dia berkata, “Aku tidak mengenal orang itu.”
MAT 26:73 Beberapa saat kemudian, orang-orang yang sedang berdiri di sana menghampiri Petrus dan berkata, “Kamu sudah pasti salah satu dari mereka. Bisa terdengar dari logatmu berbicara.”
MAT 26:74 Maka Petrus mulai bersumpah, “Terkutuklah saya, jika saya berbohong! Aku tidak mengenal orang itu!” Dengan segera ayam jantan berkokok.
MAT 26:75 Lalu Petrus ingat bahwa Yesus sudah berkata kepadanya, “Sebelum ayam jantan berkokok, kamu sudah tiga kali menyangkal bahwa kamu mengenal Aku.” Lalu Petrus pergi ke luar dan menangis dengan sangat sedih.
MAT 27:1 Pagi-pagi sekali keesokan harinya, seluruh imam kepala dan para pemimpin Israel berunding dan bersepakat untuk membunuh Yesus.
MAT 27:2 Mereka mengikat Dia, membawa-Nya, dan menyerahkan-Nya kepada sang Gubernur, Pilatus.
MAT 27:3 Ketika Yudas, yang mengkhianati Yesus, melihat bahwa Yesus akan dihukum mati, menyesallah dia akan tindakannya, dan mengembalikan tiga puluh keping perak itu kepada para imam kepala dan pemimpin orang Israel.
MAT 27:4 “Aku sudah berdosa! Aku sudah mengkhianati orang yang tidak bersalah!” katanya kepada mereka. “Tidak ada urusannya dengan kami!” jawab imam kepala dan para pemimpin Israel. “Itu masalahmu!”
MAT 27:5 Yudas lalu melempar ke tiga puluh uang perak itu ke rumah Tuhan dan meninggalkan mereka. Lalu Yudas pergi menggantung dirinya.
MAT 27:6 Para imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata, “Ini adalah uang darah, jadi tidak halal untuk memasukkan ini ke dalam perbendaharaan rumah Tuhan.”
MAT 27:7 Maka mereka sepakat untuk membeli sebidang tanah dari seorang tukang periuk dan menjadikannya kuburan untuk mengubur orang-orang asing.
MAT 27:8 Itulah mengapa ladang itu masih disebut sampai sekarang sebagai “Lapangan Darah.”
MAT 27:9 Hal ini untuk menggenapi nubuatan yang dikatakan oleh nabi Yeremia: “Mereka mengambil tiga puluh keping uang perak — yaitu harga yang ditetapkan untuk menebus salah satu orang Israel —
MAT 27:10 dan menggunakannya untuk membayar sebidang tanah tukang periuk, seperti yang Tuhan perintahkan untuk aku lakukan.”
MAT 27:11 Yesus dibawa ke hadapan Gubernur Pilatus yang bertanya kepada-Nya, “Apakah Engkau Raja orang Yahudi?” “Engkau yang mengatakannya,” jawab Yesus.
MAT 27:12 Tetapi ketika para imam kepala dan pemimpin orang Israel membawa tuduhan kepada Yesus, Dia sama sekali tidak menjawab tuduhan mereka.
MAT 27:13 “Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan yang mereka bawa kepada-Mu?” tanya Pilatus kepada Yesus.
MAT 27:14 Tetapi Yesus tidak mengatakan apa pun, satu katapun tidak. Hal ini sangat mengejutkan sang Gubernur.
MAT 27:15 Sekarang sudah menjadi kebiasaan Gubernur untuk melepaskan seorang tahanan kembali ke masyarakat bila ada perayaan sesuai keinginan orang banyak.
MAT 27:16 Ketika itu ada seorang tawanan yang terkenal sangat jahat, yang bernama Barabas.
MAT 27:17 Jadi bertanyalah Pilatus kepada orang banyak yang sedang berkumpul itu, “Siapa yang kalian kehendaki untuk saya bebaskan? Barabas, atau Yesus, yang disebut Mesias?”
MAT 27:18 (Pilatus sadar bahwa karena iri hatilah orang-orang ini menyerahkan Yesus kepadanya untuk diadili.)
MAT 27:19 Sementara Pilatus sedang duduk di kursi hakim, istrinya mengirimkan seorang pengirim pesan dengan perkataan, “Jangan lakukan apapun kepada orang yang tidak berdosa ini, sebab aku sangat menderita karena mimpi yang aku alami hari ini tentang orang ini.”
MAT 27:20 Tetapi para imam kepala dan pemimpin Israel sudah menyakinkan orang banyak itu agar Barabas dibebaskan, dan agar Yesus dihukum mati.
MAT 27:21 Ketika Gubernur bertanya kepada mereka, “Jadi siapa dari antara kedua orang ini yang kalian ingin aku dibebaskan?” mereka, menjawab, “Barabas.”
MAT 27:22 “Lalu, apa yang harus aku lakukan terhadap Yesus, sang Mesias?” tanya Pilatus kepada orang-orang itu. Mereka semua berteriak, “Salibkan Dia!”
MAT 27:23 “Tetapi kenapa? Kejahatan apa yang sudah dia lakukan?” tanya Pilatus. Tetapi orang banyak itu bahkan berteriak lebih keras lagi, “Salibkan Dia!”
MAT 27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa tidak mungkin baginya untuk membebaskan Yesus, dan bahwa akan ada kerusuhan yang timbul, maka Pilatus mengambil air dan mencuci tangannya di hadapan orang banyak itu. “Aku tidak bersalah atas nyawa orang ini. Nyawa orang ini adalah tanggung jawab kalian!” katanya kepada mereka.
MAT 27:25 Semua orang itu menjawab, “Biarlah kesalahan atas kematiannya ditanggung oleh kami, dan juga oleh anak-anak kami!”
MAT 27:26 Maka Pilatus melepaskan Barabas bagi mereka, tetapi ia menyuruh agar Yesus dicambuk dan diserahkan untuk disalibkan.
MAT 27:27 Prajurit-prajurit yang bekerja untuk Pilatus membawa Yesus ke markas militer dan seluruh pasukan mengelilingi Dia.
MAT 27:28 Mereka melucuti pakaian-Nya dan memakaikan jubah berwarna merah ke atas-Nya.
MAT 27:29 Juga membuat sebuah mahkota dari tanaman berduri dan meletakkannya di atas kepala-Nya, serta memaksa-Nya memegang sebatang tongkat. Lalu mereka bersujud di hadapan-Nya dan mengejek Dia, “Kami salut padamu, hai Raja orang Yahudi!”
MAT 27:30 Lalu mereka meludahi Dia, mengambil tongkat yang ada di tangan-Nya, dan memukul kepala-Nya dengan tongkat itu.
MAT 27:31 Ketika mereka selesai mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan jubah yang mereka letakkan dan mengembalikan pakaian-Nya kembali. Lalu membawa Dia untuk disalibkan.
MAT 27:32 Dalam perjalanan menuju tempat penyaliban, mereka menemukan seorang yang bernama Simon, yang berasal dari Kirene, dan memaksanya untuk memikul salib yang akan dipakai untuk menyalibkan Yesus.
MAT 27:33 Ketika mereka tiba Golgota, yang berarti “Tempat Tengkorak,”
MAT 27:34 mereka memberi Yesus anggur yang dicampur dengan sesuatu yang pahit seperti empedu. Ketika Yesus mencicipinya, Dia menolak untuk meminumnya.
MAT 27:35 Sesudah mereka selesai menyalibkan Dia, mereka membuang undi untuk membagi-bagikan pakaian-Nya di antara mereka.
MAT 27:36 Lalu mereka duduk dan terus menjaga Dia di situ.
MAT 27:37 Mereka memasang tanda di atas kepalanya dengan tuduhan terhadapnya. Di situ tertulis, “Yesus, Raja orang Yahudi.”
MAT 27:38 Ada dua penjahat yang juga disalibkan bersama-sama dengan Yesus, satu di sebelah kanan-Nya, dan satu di sebelah kiri-Nya.
MAT 27:39 Orang-orang yang lewat di situ juga meneriakkan kata-kata hinaan kepada Yesus dan menggelengkan kepala mereka,
MAT 27:40 serta berkata, “Engkau berkata bahwa Engkau sanggup menghancurkan rumah Tuhan dan membangunnya kembali dalam waktu tiga hari, lalu mengapa Engkau tidak menyelamatkan diri-Mu sendiri?! Jika Engkau benar-benar Anak Allah yang sejati, turunlah dari salib itu.”
MAT 27:41 Para imam kepala juga mengejek Dia, bersama-sama dengan para pengajar dan pemimpin orang Israel.
MAT 27:42 “Dia sudah menyelamatkan orang lain, tetapi diri-Nya sendiri tidak bisa Dia selamatkan!” kata mereka. “Jika Dia benar-benar Raja orang Israel, biarlah Dia turun dari salib itu, dan kita akan percaya kepada-Nya!
MAT 27:43 Karena Dia sangat percaya kepada Allah — biarlah Allah saja yang menyelamatkan Dia sekarang, jika Allah mau, sebab Dia sudah menyatakan, ‘Aku adalah Anak Allah.’”
MAT 27:44 Para penjahat yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus juga menghina-Nya.
MAT 27:45 Dari tengah hari sampai jam tiga sore kegelapan meliputi seluruh negeri.
MAT 27:46 Sekitar jam tiga sore, Yesus tiba-tiba berseru dengan suara keras, “Eli, Eli, lama sabaktani?” yang artinya, “Allahku, Allaku, mengapa Engkau meninggalkan aku?”
MAT 27:47 Ketika mereka yang sedang ada di sekitar situ mendengarnya, mereka berkata, “Dia berseru memanggil Elia!”
MAT 27:48 Dengan segera salah seorang dari mereka berlari dan mengambil spons, mencelupkannya ke dalam larutan cuka, menusukan spons itu ke sebuah tongkat, dan menjulurkannya kepada Yesus.
MAT 27:49 Tetapi yang lain berkata, “Tinggalkan dia sendiri. Mari lihat apakah Elia akan datang dan menyelamatkan Dia.”
MAT 27:50 Yesus kembali berseru dengan suara keras, dan menghembuskan nafas-Nya yang terakhir.
MAT 27:51 Tepat ketika itu juga, kain pembagi yang membagi ruangan kudus dengan maha kudus yang ada di rumah Tuhan robek dari atas sampai ke bawah. Tanah bergoncang, bumi terbelah,
MAT 27:52 dan kubur-kubur banyak yang terbuka. Banyak dari mereka yang dahulunya hidup dengan baik dan sudah meninggal, dibangkitkan dari kematian.
MAT 27:53 Sesudah kebangkitan Yesus mereka yang keluar dari kuburnya masing-masing masuk ke kota Yerusalem dan orang banyak yang menyaksikan mereka.
MAT 27:54 Ketika kepala pasukan dan para prajurit yang bersama dengan dia menjaga Yesus, melihat gempa bumi dan kejadian yang sedang berlangsung, mereka ketakutan dan berkata, “Sungguh Dia ini memang Anak Allah!”
MAT 27:55 Banyak wanita yang juga mengamati peristiwa itu dari kejauhan, mereka yang mengikuti dan mendukung Yesus mulai dari Galelia.
MAT 27:56 Termasuk Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan istri dari Zebedeus.
MAT 27:57 Ketika sore tiba, seorang kaya yang bernama Yusuf, yang berasal dari Arimatea, yang juga salah seorang murid Yesus,
MAT 27:58 pergi menemui Pilatus dan minta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan agar mayat Yesus diserahkan keapda Yusuf.
MAT 27:59 Yusuf mengambil mayat itu dan membungkusnya dengan kain linen yang masih baru,
MAT 27:60 dan meletakkan mayat itu dalam sebuah kubur yang baru, yang dipotong dari batu padat. Lalu Yusuf memerintahkan agar sebuah batu besar digulingkan ke mulut gua itu, lalu dia pulang.
MAT 27:61 Maria Magdalena dan Maria yang lainnya sedang ada disitu, duduk di seberang kuburan itu.
MAT 27:62 Keesokan harinya, setelah hari Persiapan, sesudah hari persiapan, para imam kepala dan orang Farisi pergi menemui Pilatus.
MAT 27:63 Berkatalah mereka kepada dia, “Pak, kami ingat bahwa si penghasut itu berkata, ketika Dia masih hidup, ‘Sesudah tiga hari, Aku akan bangkit kembali.’
MAT 27:64 Maka berikanlah perintah agar kuburan itu dijaga sampai pada hari yang ketiga. Dengan demikian murid-murid-Nya tidak bisa datang dan mencuri tubuh-Nya, dan mengatakan kepada orang-orang bahwa Dia sudah bangkit dari antara yang mati, dan penipuan ini pada akhirnya akan menjadi lebih buruk dari awalnya.”
MAT 27:65 “Aku akan memberimu penjaga tentarat,” kata Pilatus kepada mereka. “Sekarang pergilah, dan lakukanlah segala sesuatu yang kalian perlukan untuk mengamankan kuburan itu.”
MAT 27:66 Jadi mereka pergi ke kuburan itu, memberi segel di bagian pintu masuk, dan meletakkan prajurit untuk berjaga-jaga di situ.
MAT 28:1 Setelah Sabat, saat fajar pada hari pertama minggu itu, Maria Magdalena dan Maria yang lain pergi mengunjungi kuburan itu.
MAT 28:2 Tiba-tiba terjadi gempa bumi yang dahsyat, sebab seorang malaikat Tuhan turun dari surga dan menggulingkan batu itu serta duduk di atasnya.
MAT 28:3 Wajahnya bersinar seperti kilat, dan pakaiannya seputih salju.
MAT 28:4 Para penjaga gemetar ketakutan, jatuh rebah seakan-akan mereka sudah mati.
MAT 28:5 Malaikat itu berkata kepada para perempuan itu, “Jangan takut! Aku tahu kalian mencari Yesus yang sudah disalibkan itu.
MAT 28:6 Dia tidak ada disini. Dia sudah bangkit dari kematian, seperti yang sudah Dia katakan. Mari dan lihatlah tempat Tuhan dahulu diletakkan.
MAT 28:7 Sekarang, pergilah cepat, dan katakan kepada murid-murid-Nya bahwa Dia sudah bangkit dari kematian dan Dia akan pergi mendahului kalian ke Galilea. Kalian akan bertemu dengan Dia disana!”
MAT 28:8 Dengan segera mereka meninggalkan kuburan itu, merasa takut sekaligus gembira, berlari memberitahu kejadian itu kepada murid-murid Yesus.
MAT 28:9 Tiba-tiba Yesus datang menemui dan menyapa mereka. Dengan segera mereka menghampiri Yesus, memegang kaki-Nya dan menyembah Dia.
MAT 28:10 Berkatalah Yesus kepada mereka, “Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku untuk berangkat ke Galilea, dan mereka akan bertemu dengan-Ku di sana.”
MAT 28:11 Sementara mereka pergi, beberapa penjaga masuk ke kota dan melaporkan kepada para imam kepala segala sesuatu yang sudah terjadi.
MAT 28:12 Sesudah para imam kepala bertemu dengan para pemimpin bangsa Israel, mereka bersepakat menjalankan sebuah rencana. Mereka menyuap para penjaga itu dengan banyak uang.
MAT 28:13 “Sebarkanlah berita ini, bahwa murid-murid Yesus datang di waktu malam dan mencuri mayat-Nya ketika kami sedang tertidur,” kata mereka kepada para prajurit.
MAT 28:14 “Dan jika Gubernur mendengar berita ini, kami akan bicara dengan dia, kalian tidak perlu kuatir.”
MAT 28:15 Jadi para prajurit itu menerima uang suap itu, dan melakukan apa yang diperintahkan. Cerita inilah yang menyebar di antara orang Yahudi bahkan sampai ke hari ini.
MAT 28:16 Tetapi ke sebelas murid Yesus pergi ke Galilea, ke tempat yang sudah Yesus katakan kepada mereka di atas sebuah gunung.
MAT 28:17 Ketika mereka melihat Dia, sujudlah mereka menyembah-Nya, sekalipun ada di antara mereka yang ragu-ragu.
MAT 28:18 Yesus menghampiri mereka yang masih ragu-ragu dan berkata, “Semua kuasa yang ada di bumi dan di surga sudah diserahkan kepada-Ku.
MAT 28:19 Maka itu pergilah, dan muridkanlah orang-orang dari segala bangsa, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
MAT 28:20 Ajarlah mereka untuk mengikuti semua perintah yang sudah Aku berikan kepada kalian. Dan ingatlah ini, bahwa Aku selalu bersama dengan kalian, sampai dunia ini berakhir.”
MAR 1:1 Inilah awal dari Kabar Baik tentang Yesus Kristus, Anak Allah.
MAR 1:2 Seperti yang nabi Yesaya menulis, “Aku mengirim utusan-Ku sebelum Kamu untuk mempersiapkan jalan-Mu.
MAR 1:3 Ada suara yang berseru di padang gurun, ‘Persiapkan jalan Tuhan! Buat jalan agar lurus bagi-Nya.’”
MAR 1:4 Yohanes datang dan membaptis di padang gurun, dan berseru, “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis supaya dosa-dosamu diampuni.”
MAR 1:5 Setiap orang dari negara Yudea dan dari Yerusalem pergi kepada Yohanes. Mereka mengakui dosa mereka di depan umum dan dia membaptis mereka di Sungai Yordan.
MAR 1:6 Yohanes memakai pakaian yang terbuat dari bulu unta, dengan sabuk kulit di pinggangnya. Dia makan belalang dan madu liar.
MAR 1:7 Inilah yang dia katakan: “Sesudah saya, akan datang seseorang yang lebih besar dari saya. Saya tidak pantas untuk membungkuk dan melepaskan ikatan sandalnya.
MAR 1:8 Saya membaptis kamu dengan air, tetapi Dia akan membaptis dengan Roh Kudus.”
MAR 1:9 Kemudian Yesus datang dari Nazaret di Galilea dan Yohanes membaptis-Nya di Sungai Yordan.
MAR 1:10 Sesudah Yesus keluar dari air, Dia melihat langit terbelah dan Roh seperti seekor merpati turun ke atas-Nya.
MAR 1:11 Terdengar suara dari surga berkata, “Engkau adalah Anak-Ku yang Ku-kasihi, Aku senang kepada-Mu.”
MAR 1:12 Sesudah itu Roh Allah membawa Yesus ke padang gurun.
MAR 1:13 Yesus dicobai oleh Satan selama empat puluh hari. Dia tinggal di antara binatang liar, dan para malaikat melayani Dia.
MAR 1:14 Kemudian, sesudah Yohanes Pembaptis dipenjarakan, Yesus pergi ke Galilea dan mengajar tentang Kabar Baik di sana.
MAR 1:15 Yesus berkata, “Bertobatlah dan percayalah kepada Kabar Baik, karena kerajaan Allah sudah datang.”
MAR 1:16 Ketika Yesus berjalan di pinggir danau Galilea, Dia melihat Simon dan saudaranya Andreas sedang melemparkan jala ke air, karena mereka mencari nafkah dengan memancing.
MAR 1:17 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Mari ikut Aku. Kamu akan Ku-jadikan penjala manusia.”
MAR 1:18 Mereka meninggalkan jala dan langsung mengikuti Yesus.
MAR 1:19 Yesus berjalan sedikit jauh dan melihat Yakobus dan saudaranya Yohanes, anak-anak Zebedeus. Mereka sedang memperbaiki jala dalam perahu.
MAR 1:20 Lalu Yesus memanggil mereka untuk mengikut Dia, dan mereka meninggalkan bapak mereka di dalam perahu, dan mengikut Yesus.
MAR 1:21 Kemudian mereka pergi ke Kapernaum, dan pada hari Sabat Yesus masuk ke rumah pertemuan orang Yahudi dan mengajar di situ.
MAR 1:22 Semua orang yang mendengar pengajaran-Nya merasa kagum pada-Nya, karena Yesus berbicara dengan otoritas, tidak seperti yang diajarkan oleh guru-guru agama Yahudi.
MAR 1:23 Tiba-tiba, di rumah pertemuan, seorang laki-laki yang dikuasai roh jahat mulai berteriak,
MAR 1:24 “Yesus dari Nasaret, mengapa kamu mengganggu kami? Apakah kamu datang untuk menghancurkan kami? Saya tahu siapa kamu! Kamu adalah Yang Kudus dari Allah!”
MAR 1:25 Yesus menyela roh jahat itu, mengatakan kepadanya, “Diam! Keluarlah dari orang itu.”
MAR 1:26 Roh jahat itu menjerit, membuat laki-laki itu kejang-kejang, dan keluar dari dirinya.
MAR 1:27 Semua orang yang melihat kejadian itu menjadi heran dan bertanya satu sama lain, “Apa ini? Ajaran baru apakah yang memiliki otoritas seperti itu? Bahkan roh jahat melakukan apa yang diperintahkan!”
MAR 1:28 Berita tentang Yesus menyebar dengan cepat ke seluruh wilayah Galilea.
MAR 1:29 Kemudian mereka meninggalkan rumah pertemuan orang Yahudi dan pergi ke rumah Simon dan Andreas, bersama dengan Yakobus dan Yohanes.
MAR 1:30 Ibu mertua Simon sedang terbaring di tempat tidur karena sakit demam, jadi mereka memberitahu Yesus tentang dia.
MAR 1:31 Kemudian Yesus datang kepadanya dan memegang tangannya, lalu membantunya untuk berdiri. Pada waktu itu juga demamnya hilang. Lalu dia membuatkan mereka makanan.
MAR 1:32 Ketika hari mulai sore, saat matahari mulai terbenam, penduduk di kota itu membawa orang-orang yang sakit dan kerasukan setan kepada Yesus.
MAR 1:33 Seluruh penduduk di kota itu berkumpul di depan rumah.
MAR 1:34 Lalu Yesus menyembuhkan banyak orang yang menderita berbagai penyakit, dan mengusir setan-setan yang menguasai banyak orang. Yesus tidak mengizinkan setan-setan berbicara, karena roh-roh itu tahu siapa Dia.
MAR 1:35 Pagi-pagi sekali, saat hari masih gelap, Yesus bangun dan pergi sendirian ke tempat yang sunyi untuk berdoa.
MAR 1:36 Waktu Simon dan yang lain melihat Yesus tidak ada di dalam rumah itu, mereka pergi mencari-Nya.
MAR 1:37 Ketika mereka menemukan Yesus, mereka mengatakan kepada-Nya, “Semua orang mencari-Mu.”
MAR 1:38 Tetapi Yesus menjawab, “Kita harus pergi ke kota-kota lain di sekitar sini agar Aku mengajarkan Kabar Baik juga kepada mereka, karena untuk itulah Aku datang.”
MAR 1:39 Jadi Yesus pergi ke seluruh Galilea, dan mengajar di rumah-rumah pertemuan orang Yahudi dan mengusir banyak setan dari orang-orang di situ.
MAR 1:40 Pada waktu itu ada seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus. Dia berlutut di hadapan Yesus dan berkata, “Kalau Bapa mau, tolong sembuhkan saya!”
MAR 1:41 Dengan hati yang penuh belas kasihan, Yesus mengulurkan tangan-Nya dan menjamah laki-laki itu, lalu berkata, “Saya bersedia. Sembuhlah!”
MAR 1:42 Saat itu juga penyakit kusta hilang, dan orang itu sembuh.
MAR 1:43 Lalu Yesus menyuruh orang itu pergi dan dengan tegas melarangnya, kata-Nya,
MAR 1:44 “Pastikan bahwa kamu tidak memberitahu siapa pun tentang apa yang terjadi kepadamu. Pergi ke pendeta dan tunjukkan dirimu padanya. Berikan persembahan yang diwajibkan dalam hukum Taurat untuk setiap orang yang sudah disembuhkan dari penyakit kusta, supaya setiap orang yang melihatmu tahu bahwa kamu benar-benar sudah sembuh.”
MAR 1:45 Tetapi orang yang sudah sembuh dari sakit kusta itu keluar dan menceritakan kepada semua orang apa yang sudah terjadi. Akibatnya Yesus tidak bisa lagi secara terbuka pergi ke kota-kota, tetapi Yesus harus tinggal di luar kota-kota, dan orang-orang datang kepada-Nya dari mana-mana.
MAR 2:1 Beberapa hari kemudian Yesus kembali lagi ke Kapernaum, dan dengan cepat tersebar berita bahwa Yesus sudah kembali.
MAR 2:2 Begitu banyak orang datang dan berkumpul di dalam rumah untuk mendengar Yesus mengajar tentang Kabar Baik, sehingga penuh sesak, bahkan di depan pintu juga tidak ada tempat untuk berdiri.
MAR 2:3 Sementara itu, ada empat orang membawa orang lumpuh,
MAR 2:4 tetapi mereka tidak dapat mendekati Yesus karena orang banyak. Jadi mereka naik ke atap dan membongkarnya. Setelah mereka membuat lubang di atas Yesus, mereka menurunkan tikar dengan orang lumpuh itu berbaring di atasnya.
MAR 2:5 Ketika Yesus melihat iman yang dimiliki orang-orang ini, Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Teman, dosamu sudah diampuni.”
MAR 2:6 Tetapi ada beberapa guru agama Yahudi yang duduk di sana berpikir,
MAR 2:7 “Kenapa dia berbicara seperti ini? Dia menghina Allah! Siapa yang bisa mengampuni dosa? Hanya Allah yang bisa melakukan itu!”
MAR 2:8 Yesus langsung tahu apa yang mereka pikirkan. Dia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berpikir seperti ini?
MAR 2:9 Apa yang lebih mudah: mengatakan kepada orang lumpuh, ‘Dosa-dosamu sudah diampuni,’ atau ‘Bangun, angkatlah tikarmu dan pulanglah’?
MAR 2:10 Tetapi untuk meyakinkan kalian bahwa Anak Manusia berhak untuk mengampuni dosa,
MAR 2:11 Aku berkata kepadamu (orang yang lumpuh), ‘Bangunlah, ambil tikarmu, dan pulanglah ke rumahmu.’”
MAR 2:12 Orang itu berdiri, dia mengambil tikarnya, dan berjalan keluar di depan semua orang di sana. Mereka semua terheran-heran sambil memuji Allah, dan berkata “Kami belum pernah melihat yang seperti ini!”
MAR 2:13 Waktu Yesus kembali lagi ke pantai Danau Galilea, banyak orang yang datang kepada-Nya, lalu Dia mengajar mereka.
MAR 2:14 Saat Yesus berjalan, dia melihat Lewi anak laki-laki Alfeus, duduk di tempat pemungut cukai, keturunan Lewi sedang duduk di tempat kerjanya. Lalu Yesus mendekati dia dan berkata, “Mari, ikutlah Aku.” Waktu itu juga Matius berdiri dan mengikut Yesus.
MAR 2:15 Malam itu Yesus makan malam di rumah Lewi. Banyak pemungut cukai dan “orang berdosa,” bergabung dengan Yesus dan murid-murid-Nya untuk makan, karena ada banyak dari orang-orang ini yang mengikuti Yesus.
MAR 2:16 Ketika para pemimpin agama dari orang-orang Farisi melihat Yesus makan dengan orang-orang seperti itu, mereka bertanya kepada murid-murid Yesus, “Mengapa Dia makan dengan pemungut pajak dan orang berdosa?”
MAR 2:17 Ketika Yesus mendengar hal ini, Dia berkata kepada mereka, “Bukan orang sehat yang membutuhkan dokter, tetapi mereka yang sakit. Aku tidak datang untuk mengundang mereka yang melakukan apa yang benar, tetapi Aku datang untuk orang-orang berdosa supaya mereka bertobat.”
MAR 2:18 Pada waktu itu murid-murid Yohanes dan orang Farisi sedang berpuasa. Jadi beberapa dari mereka datang kepada Yesus, dan bertanya kepada-Nya, “Mengapa murid-murid Yohanes dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”
MAR 2:19 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Tidak ada tamu-tamu dalam pesta pernikahan yang berpuasa saat pengantin laki-laki masih bersama mereka. Begitu juga selama Aku masih bersama murid-murid-Ku, mereka tidak akan berpuasa.
MAR 2:20 Tetapi akan tiba saatnya mempelai laki-laki akan diambil dari mereka, dan kemudian mereka akan berpuasa.
MAR 2:21 Kalau orang yang mempunyai baju lama yang robek, dia tidak bisa menambal baju itu dengan kain yang baru. Karena kain baru itu akan menyusut dari yang lama ketika dicuci, dan bagian yang robek itu akan semakin robek lagi.
MAR 2:22 Tidak ada yang memasukkan anggur baru ke dalam kantong kulit yang lama. Kalau tidak, anggur itu akan mengoyak kantong-kantong anggur, dan anggur dan kantong-kantong itu akan terbuang sia-sia. Tidak. Kalian memasukkan anggur baru ke dalam kantong kulit yang baru.”
MAR 2:23 Kemudian pada hari Sabat ketika Yesus berjalan bersama murid-murid-Nya melalui ladang gandum, murid-murid-Nya merasa lapar lalu mereka mulai memetik bulir-bulir gandum saat mereka berjalan.
MAR 2:24 Pada waktu orang-orang Farisi melihat hal itu, mereka bertanya kepada Yesus, “Kenapa murid-murid-Mu melakukan apa yang tidak diizinkan pada hari Sabat?”
MAR 2:25 Lalu Yesus menjawab mereka, “Pernahkah kamu membaca apa yang Daud lakukan ketika dia dan orang-orang yang mengikutinya merasa lapar dan membutuhkan makanan?”
MAR 2:26 Dia pergi ke rumah Tuhan ketika Abyatar menjadi imam besar, dan makan roti yang dikuduskan yang tidak boleh dimakan oleh siapa pun kecuali para imam, dan juga memberikannya kepada anak buahnya.
MAR 2:27 “Sabat dibuat untuk manfaat kalian. Itu tidak dibuat bagi kalian untuk memberi manfaat hari Sabat,” katanya kepada mereka.
MAR 2:28 “Jadi Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”
MAR 3:1 Yesus pergi ke rumah pertemuan orang Yahudi lagi. Ada seorang laki-laki yang salah satu tangannya lumpuh.
MAR 3:2 Beberapa dari mereka di sana melihat Yesus untuk melihat apakah Dia akan menyembuhkan orang pada hari Sabat karena mereka sedang mencari alasan untuk menuduh-Nya melanggar hukum.
MAR 3:3 Yesus memanggil laki-laki yang tangannya lumpuh itu, “Mari berdiri di depan sini.”
MAR 3:4 Kemudian Yesus bertanya kepada mereka, “Apakah diperbolehkan melakukan yang baik pada hari Sabat, atau melakukan yang jahat? Apakah kamu harus menyelamatkan hidup orang, atau membunuh?” Tetapi mereka tidak menjawab-Nya.
MAR 3:5 Yesus melihat ke sekeliling mereka dengan kejengkelan, dan merasa sangat kesal dengan sikap mereka yang keras kepala. Kemudian Yesus berkata kepada laki-laki itu, “Ulurkan tanganmu.” Laki-laki itu mengulurkan tangannya, dan tangannya menjadi sembuh.
MAR 3:6 Lalu orang-orang Farisi itu pergi dari rumah pertemuan itu, dan segera mereka mulai mengatur rencana dengan kelompok Herodes tentang bagaimana caranya untuk membunuh Yesus.
MAR 3:7 Sesudah itu Yesus dan para murid-Nya pergi Danau Galilea. Banyak orang yang mengikuti mereka. Mereka datang dari Galilea, Yudea,
MAR 3:8 Yerusalem, Idumea, dan dari sebelah timur Sungai Yordan. Ada juga yang datang dari daerah sekitar Tirus dan Sidon. Begitu banyak orang yang datang karena mereka sudah mendengar tentang semua hal luar biasa yang Yesus sudah lakukan.
MAR 3:9 Begitu banyak orang datang sehingga Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyiapkan perahu agar Ia dapat mengajar dari perahu,
MAR 3:10 karena Ia telah menyembuhkan begitu banyak orang sehingga semua orang sakit terus mendesak ke arah-Nya agar dapat menyentuh-Nya.
MAR 3:11 Setiap kali roh-roh jahat melihat-Nya, mereka akan sujud di hadapan-Nya dan berteriak, “Engkau adalah Anak Allah!”
MAR 3:12 Tetapi Yesus melarang roh-roh jahat itu untuk tidak memberitahukan tentang siapa Dia.
MAR 3:13 Kemudian Yesus naik ke bukit. Lalu Dia memanggil dua belas orang yang sudah dipilih-Nya.
MAR 3:14 Yesus memilih dua belas murid untuk bersama-Nya, dan mengangkat mereka sebagai rasul-rasul-Nya. Mereka akan bersama dengan Yesus, dan mereka akan diutus untuk memberitakan Kabar Baik,
MAR 3:15 dan dengan kuasa untuk mengusir setan.
MAR 3:16 Ini adalah nama-nama kedua belas rasul yang dipilih itu, Simon, yang dipanggil Petrus,
MAR 3:17 Yakobus anak Zebedeus dan saudaranya Yohanes yang disebut Boanerges, yang berarti “anak-anak guntur”
MAR 3:18 Dan juga ada Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Thomas, Yakobus anak dari Alfeus, Tadeus, dan Simon orang Kanaan,
MAR 3:19 dan Yudas Iskariot yang kemudian mengkhianati Yesus.
MAR 3:20 Yesus pulang, tetapi begitu banyak orang berkumpul lagi sehingga Dia dan murid-murid-Nya bahkan tidak punya waktu untuk makan.
MAR 3:21 Ketika keluarga Yesus mendengar tentang hal itu, mereka datang untuk membawanya pergi, dengan mengatakan, “Dia kehilangan akal sehatnya!”
MAR 3:22 Tetapi ada para pemimpin agama yang datang dari Yerusalem, berkata, “Dia dirasuki oleh iblis yaitu Beelzebul, pemimpin para setan yang memberi kuasa untuk mengusir setan-setan!”
MAR 3:23 Tetapi Yesus memanggil orang banyak itu berkumpul, dan mulai mengajar mereka dengan menggunakan beberapa ilustrasi. “Bagaimana setan bisa mengusir setan?
MAR 3:24 Jika satu negara saling berperang, maka negara itu akan hancur.
MAR 3:25 Rumah tangga yang terpecah akan hancur.
MAR 3:26 Jika setan terpecah belah dan bertarung melawan dirinya sendiri, dia tidak akan bertahan lama — dia akan segera berakhir.
MAR 3:27 Begitu juga, jika ada orang yang mau mencuri di rumah seseorang yang kuat dan mencoba untuk mengambil barang-barangnya, dia tidak akan masuk langsung tetapi sebelumnya dia harus mengikat terlebih dahulu orang yang kuat itu.”
MAR 3:28 “Apa yang Aku katakan ini benar, semua dosa dan penistaan bisa diampuni,
MAR 3:29 tetapi orang yang melakukan penistaan dengan menolak Roh Kudus tidak akan pernah diampuni. Mereka bersalah atas dosa abadi.”
MAR 3:30 Yesus berkata begitu karena orang-orang telah berkata, “Dia sudah dikuasai oleh roh jahat.”
MAR 3:31 Waktu itu ibu dan saudara-saudara Yesus tiba di rumah itu. Mereka menunggu di luar dan mengiriminya pesan, memintanya untuk keluar.
MAR 3:32 Yesus sedang duduk di rumah itu dan dikeliling orang banyak. Lalu ada orang yang menyampaikan kepada-Nya, “Ibu dan saudara-saudari-Mu mau bertemu, mereka sedang menunggu di luar.”
MAR 3:33 Tetapi Yesus menjawab, “Siapa ibuku? Siapa saudara-saudaraku?”
MAR 3:34 Lalu Yesus memandang orang-orang yang duduk di sekitar-Nya dan berkata, “Orang-orang seperti ini yang Aku anggap sebagai ibu-Ku dan saudara-saudari-Ku!
MAR 3:35 Setiap orang yang melakukan apa yang Allah inginkan, mereka adalah saudara-Ku, dan saudari-Ku, dan ibu-Ku.”
MAR 4:1 Yesus mulai mengajar lagi di pinggir pantai. Dan banyak sekali orang yang datang untuk mendengarkan pengajaran-Nya sehingga Dia harus naik ke perahu dan mulai mengajar, sementara orang banyak mendengarkan dari pantai.
MAR 4:2 Yesus mengajar banyak hal dengan menggunakan ilustrasi.
MAR 4:3 “Dengarkan baik-baik,” kata Yesus. “Pada suatu hari seorang penabur pergi untuk menabur bibit di ladang.
MAR 4:4 Ketika dia sedang menabur bibit, sebagian jatuh di jalan, dan burung-burung datang lalu memakannya sampai habis.
MAR 4:5 Bibit lain jatuh di tanah berbatu di mana tidak ada banyak tanah. Lalu tunas bibit itu tumbuh dengan cepat, karena tanahnya tipis.
MAR 4:6 Waktu sinar matahari mulai panas, tunas-tunas itu menjadi layu dan kering karena akarnya tidak masuk dalam tanah.
MAR 4:7 Bibit lainnya jatuh di antara rumput berduri. Rumput duri itu tumbuh dan menghambat tunas itu, sehingga tidak menghasilkan buah.
MAR 4:8 Bibit lain jatuh di tanah yang subur, bibit itu bertunas, tumbuh dan berbuah. Pohonnya menghasilkan buah sekitar tiga puluh, enam puluh, dan seratus.
MAR 4:9 Jika kamu memiliki telinga untuk mendengar, dengarkan apa yang Aku katakan.”
MAR 4:10 Ketika Yesus sedang sendirian, kedua belas murid-Nya dan orang lain yang bersama-Nya bertanya kepada Nya apa arti ilustrasi itu.
MAR 4:11 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Rahasia tentang kerajaan Allah sudah diberikan kepada kalian untuk dipahami. Tetapi orang lain, Aku mengajarkan lewat ilustrasi,
MAR 4:12 sehingga meskipun mereka melihat, mereka tidak benar-benar ‘melihat’, dan meskipun mereka mendengar, mereka tidak mengerti, supaya jangan sampai mereka berbalik kepada-Ku dan Aku mengampuni dosa-dosa mereka.”
MAR 4:13 “Apakah kalian tidak mengerti cerita ini?” Yesus bertanya kepada mereka. “Jika kalian tidak bisa mengerti, bagaimana kalian akan mengerti ilustrasi yang lainnya?
MAR 4:14 Penabur menabur Firman.
MAR 4:15 Bibit yang jatuh di jalan, gambaran orang-orang yang mendengar pesan, tetapi iblis datang dan mencuri Firman itu dari hati mereka.
MAR 4:16 Begitu juga dengan bibit yang jatuh di atas tanah berbatu, gambaran orang-orang yang mendengar Firman itu, dan dengan senang hati menerimanya segera.
MAR 4:17 Tetapi karena Firman itu tidak berakar dengan baik dalam hati mereka, jadi mereka tidak dapat bertahan lama ketika menghadapi masalah atau penganiayaan, mereka akan cepat menyerah.
MAR 4:18 Yang ditabur di antara rumput berduri, gambaran orang-orang yang mendengar Firman,
MAR 4:19 tetapi kekuatiran dunia ini, godaan kekayaan, dan gangguan lain menghambat pertumbuhan Firman, dan menjadi tidak produktif.
MAR 4:20 Tetapi bibit yang ditabur di tanah yang baik, gambaran orang-orang yang mendengar Firman, menerimanya dengan sepenuh hati, dan mereka produktif — seperti tanah yang subur, yang menghasil buah yang banyak, tiga puluh, enam puluh, dan seratus kali lipat.”
MAR 4:21 Lalu Yesus mengajar lagi kata-Nya, “Tidak ada orang yang menaruh pelita yang menyala di bawah ember, atau di atas tempat tidur.
MAR 4:22 Segala sesuatu yang tersembunyi akan terbuka, dan segala sesuatu yang rahasia akan disingkapkan.
MAR 4:23 Jika kalian mempunyai telinga, dengarkan apa yang Aku katakan!
MAR 4:24 Perhatikan apa yang kalian dengar,” kata Yesus kepada mereka, “Karena kalian akan diberikan sesuai dengan seberapa banyak yang kalian berikan kepada orang lain, demikian juga Allah akan menambahkan lebih banyak lagi kepadamu.
MAR 4:25 Lebih banyak akan diberikan kepada mereka yang sudah memiliki pemahaman, tetapi mereka yang tidak ingin tahu akan memiliki sedikit pemahaman yang sudah mereka peroleh diambil dari mereka.
MAR 4:26 Kerajaan Allah seperti orang yang menabur bibit tanaman di tanah,” kata Yesus.
MAR 4:27 “Sesudah menabur, dia pergi dan hidup seperti biasa, hari demi hari, tetapi orang itu tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana bibit tanaman itu bisa bertunas dan tumbuh.
MAR 4:28 Bumi mengeluarkan hasil buah dengan sendirinya. Pertama-tama muncul pucuk, kemudian bulir biji-bijian, dan kemudian bulir biji-bijian matang.
MAR 4:29 Ketika buahnya sudah matang, petani akan menuai dengan sabit, karena panennya sudah siap.”
MAR 4:30 Kemudian Yesus bertanya kepada mereka, “Dengan apa kita bisa membandingkan kerajaan Allah? Perumpamaan apa yang akan kami gunakan?”
MAR 4:31 “Kerajaan Allah seperti biji sawi, benih terkecil dari semuanya.
MAR 4:32 Waktu ditanam, tumbuhan itu akan menjadi tanaman yang lebih besar dari tanaman lain. Dia memiliki cabang yang cukup besar sehingga burung dapat bertengger di tempat teduh.”
MAR 4:33 Yesus memakai banyak ilustrasi untuk mengajarkan kepada orang-orang sehingga mereka akan mengerti sebanyak yang mereka bisa.
MAR 4:34 Yesus selalu memakai ilustrasi untuk mengajar orang banyak. Tetapi waktu sendiri, Yesus menjelaskan arti ilustrasi itu kepada para murid-Nya.
MAR 4:35 Di hari yang sama, ketika sudah malam, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita menyeberang ke seberang danau.”
MAR 4:36 Lalu Yesus dan murid-murid-Nya meninggalkan orang banyak itu dan naik ke perahu. Sementara itu, ada juga perahu-perahu yang lain mengikuti mereka.
MAR 4:37 Tiba-tiba angin kencang dan ombak besar datang dan menghantam perahu itu, sehingga perahu itu kemasukan air sampai penuh.
MAR 4:38 Waktu itu Yesus sedang tidur di bagian belakang perahu, dengan kepala Dia atas bantal. Murid-murid membangunkan-Nya, sambil berteriak, “Guru, apakah kamu tidak peduli kita akan tenggelam?”
MAR 4:39 Lalu Yesus bangun. Dia memerintahkan angin danau, “Berhenti dan diamlah!” Saat itu juga angin kencang berhenti dan danau menjadi tenang sekali.
MAR 4:40 Kemudian Yesus berkata kepada para murid-Nya, “Kenapa kamu begitu ketakutan? Apakah kamu tidak belajar untuk percaya kepada-Ku?”
MAR 4:41 Mereka tertegun dan benar-benar ketakutan. Dan saling bertanya, “Siapakah orang ini? Bahkan angin dan ombak pun taat kepada-Nya!”
MAR 5:1 Yesus dan para murid-Nya tiba di seberang danau di daerah Gadara.
MAR 5:2 Waktu Yesus turun dari perahu, seorang laki-laki yang dikuasai oleh roh jahat datang dari kuburan yang ada di dekat pantai itu, untuk menemui Yesus.
MAR 5:3 Laki-laki itu tinggal di antara kuburan, dan sudah tidak mungkin lagi mengikat dia, bahkan dengan rantai sekalipun.
MAR 5:4 Dia sering diikat dengan rantai dan belenggu, tetapi dia bisa memutuskan rantai dan mematahkan belenggu menjadi beberapa bagian. Tidak ada yang memiliki kekuatan untuk menahannya.
MAR 5:5 Siang dan malam orang itu selalu berteriak di antara kuburan dan bukit di dekat situ. Dia sering melukai dirinya sendiri dengan batu tajam.
MAR 5:6 Waktu dia melihat Yesus dari kejauhan dia berlari dan berlutut di depan-Nya.
MAR 5:7 Dengan suara keras orang itu berteriak, “Apa hubungan-Mu dengan saya, Yesus, Anak Allah Yang Mahakuasa? Demi Allah, berjanjilah bahwa kau tidak akan menyiksa saya!”
MAR 5:8 Karena Yesus sudah menyuruh roh jahat untuk meninggalkan orang itu.
MAR 5:9 Kemudian Yesus bertanya kepadanya, “Siapa namamu?” Lalu roh-roh jahat yang ada dalam diri orang itu menjawab, “Nama saya Legiun, karena kami banyak!”
MAR 5:10 Dan roh-roh jahat itu berulang kali memohon kepada Yesus untuk tidak mengusir mereka keluar jauh dari situ.
MAR 5:11 Waktu itu ada sekelompok besar babi sedang makan di lereng bukit di dekat situ.
MAR 5:12 Lalu roh-roh jahat itu memohon kepada Yesus, “Izinkan kami masuk ke dalam babi-babi itu.”
MAR 5:13 Yesus setuju dan mengizinkan roh-roh jahat itu keluar dari laki-laki itu dan masuk ke dalam babi-babi itu. Jumlah bai-babi itu kira-kira dua ribu ekor. Babi-babi itu lari dengan cepat lalu terjun dari pinggir jurang ke dalam danau dan mati tenggelam.
MAR 5:14 Waktu para penjaga babi itu melihat apa yang terjadi, mereka melarikan diri, dan menceritakan kejadian itu ke seluruh kota dan daerah sekitarnya. Lalu orang-orang yang mendengar berita itu keluar untuk melihat apa yang sudah terjadi.
MAR 5:15 Ketika mereka tiba di tempat Yesus berada, mereka melihat orang yang dulu dikuasai roh jahat sedang duduk tenang dan dia sudah berpakaian, dan pikirannya sudah sehat kembali. Melihat kejadian itu mereka pun menjadi takut kepada Yesus!
MAR 5:16 Para penjaga babi yang sudah melihat apa yang sudah terjadi pada orang yang dikuasai roh jahat itu, menceritakan kepada orang-orang yang baru datang.
MAR 5:17 Sesudah itu, mereka memohon kepada Yesus untuk meninggalkan daerah mereka.
MAR 5:18 Pada waktu Yesus naik ke perahu, laki-laki yang dulu dikuasai oleh roh jahat itu meminta kepada Yesus supaya dia bisa ikut bersama-Nya.
MAR 5:19 Tetapi Yesus menolak dan berkata kepada orang itu, “Pulanglah dan ceritakan kepada keluargamu dan orang-orang di kampungmu, berapa banyak yang telah Tuhan lakukan untukmu dan betapa dia telah berbelas kasih kepadamu.”
MAR 5:20 Lalu orang itu pergi dan mulai memberitakan kepada orang-orang di Sepuluh Kota segala sesuatu yang sudah Yesus lakukan untuknya. Dan semua orang yang mendengarkan kesaksian orang itu menjadi heran.
MAR 5:21 Sesudah itu, Yesus dan para murid-Nya kembali lagi dengan perahu ke sebelah barat Danau Galilea. Waktu mereka tiba, banyak orang datang berkumpul di sekeliling Dia di pinggir danau.
MAR 5:22 Seorang pemimpin rumah pertemuan orang Yahudi yang bernama Yairus, datang kepada Yesus. Ketika dia melihat Yesus, dia berlutut di depan kaki-Nya
MAR 5:23 dan memohon kepada Yesus, katanya, “Anak perempuan saya yang kecil sakit parah dan hampir mati. Tolong Bapa datang ke rumah saya! Letakkanlah tangan-Mu di atasnya supaya dia sembuh dan tidak mati.”
MAR 5:24 Jadi Yesus dan para murid-Nya pergi bersamanya. Tetapi semua orang mengikuti mereka bahkan saling berdesakan di sekeliling Yesus.
MAR 5:25 Di situ ada seorang perempuan yang sakit pendarahan selama dua belas tahun.
MAR 5:26 Dia sudah menghabiskan banyak uang untuk bertobat ke banyak dokter. Tetapi tidak ada yang dapat sembuhkan dia, bahkan sakitnya menjadi lebih parah.
MAR 5:27 Perempuan itu sudah mendengar tentang Yesus. Jadi dia mengikuti Yesus dari belakang bersama orang banyak dan menyentuh jubah-Nya.
MAR 5:28 Dia berkata pada dirinya sendiri, “Jika saya bisa menyentuh saja jubah-Nya, saya pasti sembuh.”
MAR 5:29 Waktu dia melakukannya, pendarahannya langsung berhenti, dan dia merasakan tubuhnya sudah sembuh dari penyakitnya.
MAR 5:30 Seketika itu Yesus langsung merasakan bahwa ada kekuatan yang keluar dari diri-Nya. Jadi Dia berbalik dan bertanya kepada orang banyak itu, “Siapa yang sudah menyentuh jubah-Ku?”
MAR 5:31 Tetapi murid-murid-Nya menjawab, “Bapa lihat sendiri, terlalu banyak orang yang berdesak-desakan. Kenapa Bapa tanya siapa yang menyentuh jubah-Mu?”
MAR 5:32 Tetapi Yesus terus melihat dan mencari orang yang sudah menyentuh jubah-Nya.
MAR 5:33 Perempuan itu menyadari bahwa dia sudah sembuh. Lalu dengan gemetar dan takut dia datang dan sujud di depan kaki Yesus dan menceritakan apa yang sudah dia lakukan.
MAR 5:34 Maka Yesus berkata kepadanya, “Anak-Ku, karena kamu percaya penuh kepada-Ku, kamu menjadi sembuh. Jadi sekarang, pulanglah dalam damai karena kamu benar-benar sudah sembuh dari penyakitmu itu.”
MAR 5:35 Ketika Yesus masih berbicara dengan perempuan itu, beberapa orang datang dari rumah Yairus dan berkata kepadanya, “Anak perempuanmu sudah meninggal. Jadi kamu tidak perlu mengganggu Guru lagi.”
MAR 5:36 Tetapi Yesus tidak peduli apa yang mereka katakan kepada Yairus. Jadi Yesus berkata kepada Yairus, “Jangan takut, tetap saja percaya pada-Ku.”
MAR 5:37 Dan Yesus tidak mengizinkan orang lain ikut bersama-Nya, kecuali Petrus, Yakobus, dan Yohanes, saudara laki-laki Yakobus.
MAR 5:38 Ketika mereka tiba di rumah Yairus, Yesus melihat keadaan di situ sangat ribut karena orang-orang yang sedang menangis dan meratap.
MAR 5:39 Lalu Yesus masuk dan berkata kepada mereka, “Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak itu tidak mati, dia hanya tidur.”
MAR 5:40 Orang-orang itu menertawakan Dia. Tetapi Yesus menyuruh semua orang keluar. Kemudian Dia mengajak orang tua anak itu dan ketiga murid-Nya masuk ke dalam kamar di mana anak itu terbaring.
MAR 5:41 Kemudian Yesus memegang tangan anak itu dan berkata dalam bahasa mereka, “Talita kum,” yang berarti, “Anak perempuan, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”
MAR 5:42 Anak perempuan itu langsung bangun dan berjalan. Umur anak itu dua belas tahun. Dan semua orang yang berada di situ benar-benar heran dengan apa yang sudah terjadi.
MAR 5:43 Tetapi Yesus dengan keras melarang mereka untuk tidak menceritakan hal itu kepada orang lain. Lalu Yesus menyuruh orang tua anak itu memberi dia makanan untuk dimakan.
MAR 6:1 Lalu Yesus meninggalkan dan pulang ke Nazaret bersama murid-murid-Nya.
MAR 6:2 Pada Hari Sabat, Yesus mulai mengajar di rumah pertemuan mereka. Banyak orang merasa heran mendengar Dia mengajar. Lalu mereka berkata satu sama lain, “Dari mana Dia mendapatkan hikmat untuk mengajar kita? Siapa yang memberi kuasa kepada-Nya untuk melakukan banyak keajaiban?
MAR 6:3 Bukankah Dia ini tukang kayu, anaknya Maria — saudara laki-lakinya Yakobus, Yusuf, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara perempuan-Nya tinggal di sini bersama kita?” Karena mereka sudah tahu siapa Dia, mereka tidak mau percaya dan menolak-Nya.
MAR 6:4 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi selalu dihormati di mana-mana kecuali di kota asalnya, di antara saudara-saudarinya, dan di dalam keluarganya sendiri,”
MAR 6:5 Karena mereka tidak percaya kepada-Nya, Yesus tidak bisa melakukan mujizat di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit.
MAR 6:6 Yesus sangat heran karena mereka tidak percaya kepada-Nya. Lalu Yesus pergi berjalan dari desa yang satu ke desa yang lain di sekitar daerah itu untuk mengajar.
MAR 6:7 Dia memanggil kedua belas murid, dan mulai mengutus mereka berdua demi dua, memberi mereka otoritas atas roh-roh jahat.
MAR 6:8 Dia berpesan kepada mereka untuk tidak membawa apapun, baik makanan, tas, maupun uang, kecuali satu tongkat untuk berjalan.
MAR 6:9 Mereka bisa memakai sandal, tetapi mereka tidak boleh membawa baju ekstra.
MAR 6:10 “Waktu kamu masuk ke salah satu desa dan ada keluarga yang mengundang kamu untuk menginap di rumahnya, tinggallah di sana sampai kamu pergi meninggalkan desa itu”.
MAR 6:11 “Tetapi kalau kamu tidak diterima dan tidak didengarkan, kebaskanlah debu dari kaki sebagai tanda peringatan kepada mereka.”
MAR 6:12 Lalu murid-murid-Nya pergi berkeliling menyampaikan kepada orang-orang untuk bertobat.
MAR 6:13 Mereka mengusir banyak setan, dan menyembuhkan banyak orang sakit dengan mengurapi mereka dengan minyak.
MAR 6:14 Lalu, Raja Herodes mendengar tentang Yesus karena nama-Nya sudah terkenal di mana-mana. Pada waktu itu, Herodes baru saja membunuh Yohanes Pembaptis. Jadi ada orang yang berkata, “Dia ini adalah Yohanes Pembaptis yang sudah bangkit dari kematian. Itulah mengapa Dia melakukan banyak keajaiban.”
MAR 6:15 Tetapi ada orang lain yang berkata, “Dia adalah nabi Elia.” Dan yang lain lagi berkata, “Dia adalah seorang nabi yang baru, seperti salah satu nabi di masa lalu.”
MAR 6:16 Tetapi ketika Herodes mendengar tentang hal itu, dia berkata, “Itu pasti Yohanes Pembaptis, orang yang dulu kupotong kepalanya! Sekarang dia sudah hidup kembali!”
MAR 6:17 Karena Herodes sudah merampas Herodias, istri saudaranya sendiri, Filipus.
MAR 6:18 Yohanes Pembaptis sudah menegur dia berulang-ulang, “Menikah dengan istri saudara laki-lakimu sendiri adalah melanggar hukum.”
MAR 6:19 Jadi karena itu Herodias menyimpan dendam terhadap Yohanes Pembaptis dan berusaha mengatur rencana untuk membunuh dia. Tetapi dia tidak bisa mengaturnya
MAR 6:20 karena Herodes tahu bahwa Yohanes Pembaptis adalah orang suci yang melakukan apa yang benar. Herodes melindungi Yohanes dan meskipun apa yang dikatakan Yohanes membuatnya kesal, Herodes tetap senang mendengarkan Yohanes.
MAR 6:21 Akhirnya Herodiasmendapat kesempatan pada hari ulang tahun Herodes. Dia memberikan jamuan makan untuk para bangsawan, perwira militer, dan orang-orang penting yang ada di Galilea.
MAR 6:22 Dalam pesta itu anak perempuan Herodias menari di hadapan Herodes dan semua tamunya. Mereka semua yang makan bersamanya sangat senang dengan penampilannya, jadi Herodes memberi tahu gadis itu,
MAR 6:23 “Mintalah padaku apa pun yang kamu suka, dan aku akan memberikannya padamu.” Herodes menegaskan janjinya dengan sumpah, “Aku akan memberikan apa pun yang kamu minta, sekalipun itu setengah dari kerajaanku.”
MAR 6:24 Lalu perempuan itu keluar dan bertanya kepada ibunya, “Apa yang harus saya minta?” Ibunya berkata, “Kepala Yohanes Pembaptis.”
MAR 6:25 Langsung perempuan itu cepat-cepat kembali kepada raja Herodes dan berkata, “Saya minta kepala Yohanes Pembaptis sekarang juga, ditaruh di atas piring dan dibawa kemari.”
MAR 6:26 Raja sangat sedih, tetapi karena janji yang dibuatnya di depan para tamunya, dia tidak dapat menolaknya.
MAR 6:27 Jadi Herodes segera menyuruh tentara untuk memotong dan membawa kepala Yohanes di dalam penjara,
MAR 6:28 tentara itu membawa kepala Yohanes di atas sebuah piring dan memberikannya kepada perempuan itu, dan perempuan itu menyerahkannya kepada ibunya.
MAR 6:29 Ketika murid-murid Yohanes mendengar apa yang terjadi, mereka datang dan mengambil mayatnya lalu dikuburkan.
MAR 6:30 Waktu para murid yang Yesus utus itu kembali dari perjalanan mereka mengelilingi desa-desa dan menyampaikan Kabar Baik dan berkumpul bersama Yesus, mereka menceritakan semua yang sudah mereka lakukan dan ajarkan.
MAR 6:31 “Mari bersama-Ku, hanya kita saja. Mari kita pergi ke sebuah tempat yang tenang, dan beristirahat untuk sejenak,” kata Yesus kepada mereka, karena begitu banyak orang yang datang dan pergi sehingga tidak cukup waktu bagi mereka bahkan untuk makan.
MAR 6:32 Jadi mereka pergi dengan perahu ke tempat yang sepi untuk menyendiri.
MAR 6:33 Tetapi ada orang-orang yang melihat Yesus dan para murid-Nya pergi dan orang-orang itu tahu ke mana tujuan mereka. Jadi orang-orang dari kota-kota sekitarnya berlari dan sampai duluan di sana sebelum Yesus dan para murid-Nya tiba.
MAR 6:34 Ketika Yesus turun dari perahu dia melihat banyak sekali orang yang sudah kumpul di sana. Dan Yesus merasa kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak punya gembala. Lalu Yesus mulai mengajari mereka tentang banyak hal.
MAR 6:35 Ketika hari mulai gelap, murid-murid Yesus datang dan berkata kepada-Nya, “Sekarang hari sudah mulai gelap, dan tempat ini adalah daerah terpencil.
MAR 6:36 Jadi lebih baik kita menyuruh mereka untuk pergi dan membeli sendiri sesuatu di rumah-rumah dan desa terdekat, untuk dimakan.”
MAR 6:37 Tetapi Yesus berkata kepada para murid-Nya, “Kalian yang harus memberi mereka makan.” Tetapi para murid-Nya menjawab, “Kami membutuhkan gaji lebih dari enam bulan untuk membeli makanan bagi semua orang ini.”
MAR 6:38 Jadi Yesus bertanya, “Berapa banyak roti yang kamu punya? Pergi dan lihat.” Sesudah mereka melihat, lalu berkata kepada-Nya, “Ada lima roti dan dua ikan.”
MAR 6:39 Kemudian Yesus menyuruh orang banyak itu duduk berkelompok di rumput hijau.
MAR 6:40 Mereka duduk dalam beberapa kelompok yang terdiri dari seratus orang dan lima puluhan orang.
MAR 6:41 Kemudian Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu. Memandang ke langit dan mengucap syukur kepada Allah untuk makanan itu. Lalu memecahkan roti menjadi beberapa bagian. Kemudian dia menyerahkan roti kepada para murid-Nya untuk dibagikan kepada orang-orang, dan dia membagi ikan di antara mereka semua.
MAR 6:42 Semua orang makan sampai kenyang.
MAR 6:43 Kemudian mereka mengumpulkan sisa roti dan ikan — ada dua belas keranjang.
MAR 6:44 Jumlah orang yang ikut makan kira-kira lima ribu orang laki-laki, belum terhitung perempuan dan anak-anak.
MAR 6:45 Sesudah itu, Yesus langsung menyuruh para murid-Nya untuk naik ke perahu. Mereka harus pergi ke Betsaida di seberang danau sementara itu Yesus menyuruh orang-orang itu pulang.
MAR 6:46 Begitu Yesus mengucapkan selamat tinggal kepada mereka, Dia pergi ke bukit untuk berdoa.
MAR 6:47 Ketika hari sudah malam, para murid-Nya berada dalam perahu itu di tengah danau. Sementara itu Yesus masih di darat sendirian.
MAR 6:48 Dia sudah melihat mereka susah mendayung karena angin bertiup kencang ke arah mereka. Lalu waktu dini hari Yesus datang kepada mereka, berjalan di atas air. Dia akan melewati mereka,
MAR 6:49 tetapi ketika mereka melihat-Nya berjalan di atas air, mereka berteriak karena mereka mengira Dia adalah hantu.
MAR 6:50 Waktu mereka semua bisa melihat-Nya, mereka sangat ketakutan. Yesus langsung memberi tahu mereka: “Jangan khawatir, ini Aku. Jangan takut!”
MAR 6:51 Yesus naik ke perahu, dan angin pun berhenti. Dan mereka sangat heran,
MAR 6:52 karena mereka belum mengerti tentang keajaiban yang Yesus perbuat waktu Dia memberi makan lima ribu orang. Mereka sulit mengerti karena pikiran mereka yang keras kepala masih tertutup.
MAR 6:53 Sesudah Yesus dan para murid-Nyamenyeberangi danau, mereka tiba di Genesaret dan mengikat perahu.
MAR 6:54 Saat mereka turun, orang-orang itu segera mengenali Yesus.
MAR 6:55 Lalu orang-orang berlari ke setiap daerah untuk menyampaikan bahwa Yesus sudah kembali. Jadi mereka membawa semua orang yang sakit di atas tikar mereka ke tempat di mana mereka mendengar Yesus berada.
MAR 6:56 Ke mana pun Yesus pergi, di kampung, di kota, atau di pedesaan, mereka meletakkan orang sakit di tempat-tempat umum dan memohon kepada Yesus untuk membiarkan orang sakit menyentuh ujung jubah-Nya saja. Dan setiap orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh.
MAR 7:1 Pada suatu hari orang Farisi dan pemimpin agama Yahudi datang dari Yerusalem untuk bertemu Yesus.
MAR 7:2 Mereka melihat beberapa muridnya makan dengan tangan “najis” (artinya tidak dicuci).
MAR 7:3 Orang Farisi dan semua orang Yahudi tidak makan sampai mereka mencuci tangan, mengikuti tradisi nenek moyang mereka.
MAR 7:4 Dengan cara yang sama, mereka tidak makan ketika kembali dari pasar sampai mereka mandi. Mereka menjalankan banyak aturan, seperti mencuci cangkir, cerek, dan kuali.
MAR 7:5 Jadi orang Farisi dan pemimpin agama bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak mengikuti aturan nenek moyang kita? Mereka makan makanan dengan tangan yang tidak bersih.”
MAR 7:6 Tetapi Yesus menjawab, “Benar sekali apa yang Yesaya katakan tentang kamu yang hanya berpura-pura sebagai orang baik, katanya, ‘Bangsa ini berkata bahwa mereka menghormati Aku, tetapi hati mereka jauh dari Aku.
MAR 7:7 Percuma saja mereka menyembah Aku, karena mereka mengajar orang tentang peraturan-peraturan manusia, dan bukan peraturan-peraturan-Ku.’”
MAR 7:8 Kata Yesus lagi kepada mereka, “Kalian meninggalkan perintah-perintah Allah, dan sebaliknya kalian hanya mengikuti peraturan manusia dengan hati-hati.”
MAR 7:9 Lalu kata Yesus kepada mereka, “Kalian sangat pintar mengabaikan peraturan-peraturan Allah dengan berpura-pura, supaya dapat melakukan peraturan manusia!
MAR 7:10 Sebagai contoh, Musa berkata, ‘Hormatilah ibu dan bapakmu,’ dan ‘Kalau ada orang yang menghina ibu dan bapaknya, dia harus dihukum mati.’
MAR 7:11 Tetapi kalian berkata, kalau seseorang memberitahu ibu dan bapaknya, ‘Apa pun yang seharusnya saya berikan kepada ibu dan bapak, tetapi sekarang saya tidak bisa berikan lagi, karena saya sudah berjanji untuk memberikannya sebagai kurban kepada Allah,’
MAR 7:12 dengan demikian, kalian mengajarkan orang lain untuk tidak lagi menolong orang tua mereka.
MAR 7:13 Dengan mengikuti peraturan yang diajarkan oleh nenek moyang kita, kalian membuat firman Allah menjadi batal demi hukum. Dan masih banyak lagi yang kalian lakukan seperti ini.”
MAR 7:14 Yesus memanggil orang banyak itu lagi dan mengatakan kepada mereka, “Tolong, semua orang dengarkan Aku dan mengerti.
MAR 7:15 Bukan apa yang masuk ke dalam tubuh kalian yang membuat kalian najis di hadapan Allah. Tetapi, apa yang keluar dari dalam dirimu, itulah yang membuat kamu najis di hadapan Allah.”
MAR 7:16 
MAR 7:17 Waktu Yesus meninggalkan orang banyak itu dan masuk ke dalam satu rumah, murid-murid-Nya bertanya tentang arti ilustrasi itu.
MAR 7:18 “Apa kamu juga tidak mengerti?” dia bertanya kepada mereka. “Tidakkah kamu melihat bahwa apa yang kamu makan tidak membuat kamu najis?
MAR 7:19 Makanan itu tidak masuk ke dalam hati dan pikiran kalian, tetapi ke perut kalian, dan kemudian keluar dari tubuh. Jadi semua makanan itu bersih secara seremonial.”
MAR 7:20 “Tetapi apa yang keluar dari mulut itulah yang membuat seseorang najis!
MAR 7:21 Karena dari dalam dirimu yaitu, dari hati dan pikiranmu berasal segala macam keinginan, yaitu: mencuri, membunuh, seks bebas, berzinah, atau perbuatan jahat yang lain.
MAR 7:22 Juga iri hati, rakus, suka berbuat jahat, suka menipu, suka menghina, sombong, dan keras kepala.
MAR 7:23 Semua kejahatan ini datang dari dalam hati dan pikiran manusia, dan menajiskan orang.”
MAR 7:24 Lalu Yesus meninggalkan tempat itu dan pergi ke daerah Tirus dan Sidon. Dia tidak ingin ada yang tahu Dia tinggal di sebuah rumah di sana, tetapi Dia tidak bisa menyembunyikan diri-Nya.
MAR 7:25 Di situ ada seorang ibu yang anak perempuannya sedang dikuasai roh jahat. Waktu ibu itu mendengar berita bahwa Yesus sudah datang, dia langsung datang dan berlutut di depan kaki Yesus.
MAR 7:26 Ibu itu bukan orang Yahudi. Dia berasal dari daerah Fenisia di provinsi Siria dan dia berbahasa Yunani. Dia memohon kepada Yesus untuk mengusir roh jahat dari anaknya.
MAR 7:27 Tetapi kata Yesus kepadanya, “Biarlah anak-anak makan dahulu sampai mereka kenyang. Tidak benar mengambil makanan anak-anak dan membuangnya kepada anjing.”
MAR 7:28 “Benar, Pak,” kata ibu itu, “Tetapi biasanya anjing di bawah meja memakan sisa makanan yang ditinggalkan anak-anak.”
MAR 7:29 Lalu Yesus berkata kepadanya, “Karena ibu menjawab seperti itu, ibu boleh pergi. Karena roh jahat itu sudah keluar dari anakmu.”
MAR 7:30 Ibu itu pulang ke rumah dan melihat anaknya terbaring dengan tenang di tempat tidur, karena roh jahat sudah keluar dari dia.
MAR 7:31 Sesudah itu Yesus meninggalkan daerah Tirus. Yesus dan murid-murid-Nya berjalan melalui kota Sidon dan pergi ke daerah di dekat Danau Galilea yang disebut Sepuluh Kota.
MAR 7:32 Di sana beberapa orang membawa seorang laki-laki yang tuli dan juga tidak bisa berbicara dengan baik. Mereka meminta Yesus untuk meletakkan tangan-Nya ke atas orang itu supaya dia sembuh.
MAR 7:33 Lalu Yesus membawa orang itu menjauh dari orang banyak. Yesus meletakkan jarinya di telinga orang tuli itu. Kemudian Yesus mengoles ludah-Nya di lidah laki-laki itu.
MAR 7:34 Lalu Yesus melihat ke atas ke langit dan sambil menghela nafas Dia berkata, “Efata,” yang berarti, “Terbukalah!”
MAR 7:35 Saat itu juga telinga laki-laki itu terbuka dan dia bisa mendengar, dan lidahnya menjadi baik sehingga dia mulai berbicara dengan jelas.
MAR 7:36 Kemudian Yesus dengan tegas memberi mereka perintah supaya tidak memberitahu siapa pun. Tetapi semakin Dia melarang, semakin mereka menyebarkan berita itu.
MAR 7:37 Semua orang yang mendengar hal itu menjadi sangat heran dan berkata, “Semua yang Yesus lakukan luar biasa. Dia bahkan membuat orang tuli mendengar, dan orang bisu berbicara.”
MAR 8:1 Pada hari yang sama, banyak orang datang kembali berkumpul bersama Yesus. Mereka tidak punya apa-apa untuk dimakan. Jadi Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata kepada mereka,
MAR 8:2 “Aku merasa kasihan sekali kepada orang banyak karena mereka sudah tinggal bersama-Ku selama tiga hari dan mereka tidak punya apa-apa untuk dimakan.
MAR 8:3 Kalau Aku menyuruh mereka pulang dalam keadaan lapar, mereka bisa pingsan di jalan, karena ada beberapa orang datang dari jauh.”
MAR 8:4 Tetapi jawab murid-murid-Nya, “Di tempat sepi seperti ini, tidak mungkin kita bisa membeli roti untuk orang sebanyak ini?”
MAR 8:5 Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Ada berapa banyak roti yang kamu punya?” Jawab mereka, “Ada tujuh saja.”
MAR 8:6 Yesus menyuruh orang banyak untuk duduk di tanah. Kemudian dia mengambil tujuh potong roti, dan mengucap syukur. Dia memecahkan roti dan menyerahkan potongan-potongan itu kepada murid-murid-Nya untuk diberikan kepada orang banyak.
MAR 8:7 Mereka juga memiliki sedikit ikan, jadi sesudah Yesus mengucap syukur atas ikan itu lalu Dia berkata, “Ambil ikan ini dan bagikan juga.”
MAR 8:8 Mereka makan sampai kenyang, dan kemudian mengumpulkan tujuh keranjang sisa makanan.
MAR 8:9 Orang-orang yang makan kira-kira empat ribu. Sesudah itu Yesus menyuruh mereka pulang.
MAR 8:10 Lalu Yesus naik ke perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.
MAR 8:11 Orang-orang Farisi datang dan mulai berdebat dengan-Nya, menginginkan Dia memberi mereka tanda ajaib dari surga, mencoba membuat Dia membuktikan diri-Nya.
MAR 8:12 Yesus menghela nafas dalam-dalam, dan bertanya, “Mengapa kalian semua menginginkan tanda? Aku mengatakan yang sebenarnya: Aku tidak akan memberi tanda apapun kepada kalian.”
MAR 8:13 Sesudah berkata begitu Yesus meninggalkan mereka, dan naik ke perahu bersama para murid-Nya dan kembali ke seberang danau.
MAR 8:14 Tetapi waktu itu para murid-Nya lupa membawa makanan. Yang mereka miliki di perahu hanyalah satu roti.
MAR 8:15 Lalu Yesus memberitahu mereka, “Hati-hati terhadap ragi orang Farisi dan Herodes!”
MAR 8:16 “Dia mengatakan itu karena kita tidak punya roti,” mereka menyimpulkan.
MAR 8:17 Tetapi Yesus sudah tahu apa yang mereka bicarakan. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berbicara tentang kekurangan roti!? Apakah kalian masih tidak mengerti? Pikiran kalian sangat tertutup!
MAR 8:18 Kalian punya mata untuk melihat, bukan? Dan telinga untuk mendengar?
MAR 8:19 Apakah kamu tidak ingat ketika Aku membagikan lima roti di antara lima ribu orang? Berapa banyak sisa makanan yang kalian ambil?” “Dua belas keranjang,” jawab mereka.
MAR 8:20 “Dan ketujuh roti itu dibagi di antara empat ribu orang. Berapa banyak sisa makanan yang kalian ambil?” “Tujuh keranjang penuh,” jawab mereka.
MAR 8:21 “Apakah kamu masih belum mengerti?” Yesus bertanya kepada para murid-Nya.
MAR 8:22 Waktu Yesus dan murid-murid-Nya sampai di Betsaida, ada beberapa orang membawa seorang yang buta kepada Yesus. Mereka memohon kepada Yesus untuk menjamah dia supaya menjadi sembuh.
MAR 8:23 Yesus memegang tangan orang buta itu dan menuntun ke luar desa. Yesus mengoles mata laki-laki itu dengan ludah-Nya dan menaruh tangan-Nya di mata orang itu. Kemudian Yesus bertanya kepadanya, “Bisakah kamu melihat sesuatu?”
MAR 8:24 Laki-laki itu melihat sekeliling, dia berkata, “Saya bisa melihat orang, tetapi mereka terlihat seperti pohon yang berjalan.”
MAR 8:25 Jadi Yesus meletakkan tangan-Nya lagi pada mata laki-laki itu. Dia bisa melihat dengan baik — dia sembuh dan penglihatannya jernih.
MAR 8:26 Lalu Yesus menyuruh laki-laki itu pulang ke rumahnya, dan berkata kepadanya, “Jangan kembali melalui kampung ini.”
MAR 8:27 Sesudah itu Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Dalam perjalanan Dia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapa Aku?”
MAR 8:28 Jawab mereka, “Ada yang mengatakan Engkau sebagai Yohanes Pembaptis, ada beberapa mengatakan Engkau sebagai nabi Elia, yang lain mengatakan Engkau adalah salah satu nabi.”
MAR 8:29 Lalu Dia bertanya kepada mereka, “Tetapi menurutmu Aku ini siapa?” Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias!”
MAR 8:30 Yesus melarang mereka supaya tidak memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.
MAR 8:31 Kemudian Yesus mulai mengajarkan kepada para murid-Nya bahwa Anak Manusia akan mengalami banyak penderitaan dan ditolak oleh para penatua, imam-imam kepala, dan guru-guru agama. Dia akan dibunuh, tetapi tiga hari kemudian akan bangkit kembali.
MAR 8:32 Yesus mengajarkan dengan jelas hal ini kepada mereka. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan mulai menegur Yesus atas apa yang dikatakan-Nya.
MAR 8:33 Tetapi Yesus berbalik dan memandang murid-murid-Nya, lalu menegur Petrus. “Menjauhlah dari hadapan-Ku, hai Iblis. Kamu tidak berpikir seperti yang Allah pikirkan, tetapi seperti yang dilakukan manusia.”
MAR 8:34 Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya kepada-Nya, dan berkata kepada mereka, “Jika ada di antara kamu yang ingin mengikut Aku, kamu harus menyangkal dirimu, pikul salibmu, dan ikutlah Aku.
MAR 8:35 Jika kamu ingin menyelamatkan hidup kamu, kamu akan kehilangannya, tetapi jika kamu kehilangan hidup kamu karena saya dan kabar baik kamu akan menyelamatkannya.
MAR 8:36 Apa gunanya bagimu memiliki kekayaan di seluruh dunia, tetapi kehilangan hidupmu?
MAR 8:37 Apa yang akan kamu berikan kepada Allah sebagai ganti hidupmu?
MAR 8:38 Kalau kalian malu untuk mengakui Aku dan apa yang Aku katakan kepada orang-orang yang tidak setia dan berdosa ini, maka Anak Manusia juga malu untuk mengakui kalian ketika Dia datang dalam kemuliaan Bapa-Nya bersama para malaikat surgawi.”
MAR 9:1 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Aku mengatakan yang sebenarnya: beberapa orang yang berdiri di sini tidak akan mati sebelum mereka melihat kerajaan Allah datang dengan kuasa.”
MAR 9:2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes bersama-Nya, dan memimpin mereka mendaki gunung untuk menyendiri. Tubuh dan pakaian Yesus berubah.
MAR 9:3 Pakaian-Nya bersinar putih cemerlang. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang bisa membuat kain seputih itu.
MAR 9:4 Tiba-tiba ketiga murid itu melihat Elia dan Musa sedang berbicara dengan Yesus.
MAR 9:5 Lalu Petrus berkata kepada Yesus, “Guru, senang sekali kita berada di sini! Kami akan membuat tiga tempat berlindung — masing-masing untuk Engkau, Musa, dan Elia.”
MAR 9:6 (Petrus benar-benar tidak tahu harus berkata apa karena mereka semua sangat ketakutan!)
MAR 9:7 Kemudian awan menutupi mereka, dan terdengar suara dari awan itu, berkata, “Inilah Anak-Ku yang sangat Ku-kasihi. Dengarkanlah Dia.”
MAR 9:8 Lalu, tiba-tiba mereka tidak melihat orang lain, kecuali Yesus sendiri.
MAR 9:9 Saat mereka turun dari gunung itu, Yesus melarang mereka untuk tidak memberitahu siapa pun tentang apa yang mereka lihat sampai Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.
MAR 9:10 Mereka menyimpan ini untuk diri mereka sendiri, tetapi mereka berdebat satu sama lain tentang apa artinya bangkit dari kematian.
MAR 9:11 “Mengapa para guru agama menyatakan bahwa Elia harus didahulukan?” mereka bertanya padanya.
MAR 9:12 Jawab Yesus, “Memang benar bahwa Elia datang lebih dulu untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum Anak Manusia datang.” “Tetapi mengapa dikatakan dalam Kitab Suci bahwa Anak Manusia harus begitu menderita dan diperlakukan dengan hina?
MAR 9:13 Namun, saya memberi tahu kalian bahwa Elia telah datang, dan mereka melecehkannya dengan cara apa pun yang mereka inginkan, seperti yang dikatakan Kitab Suci.”
MAR 9:14 Ketika Yesus dan ketiga murid-Nya kembali, mereka melihat orang banyak sedang mengelilingi murid-murid-Nya yang lain. Di situ ada juga beberapa guru agama sedang berdebat dengan mereka.
MAR 9:15 Tetapi ketika orang banyak itu melihat Yesus, mereka alam kekaguman penuh, dan berlari untuk menyambut Dia.
MAR 9:16 “Apa yang kalian perdebatkan dengan mereka?” Yesus bertanya kepada mereka.
MAR 9:17 Lalu salah satu orang di antara banyak orang itu menjawab, “Guru, saya datang membawa anak saya kepada-Mu. Dia dikuasai roh jahat yang membuat sehingga dia tidak bisa berbicara.
MAR 9:18 Setiap kali roh jahat itu menyerang, dia mengalami kejang lalu jatuh, dan mulutnya berbusa, menggertakkan giginya, dan badannya menjadi kaku. Saya sudah meminta murid-murid-Mu untuk mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak bisa melakukannya.”
MAR 9:19 Lalu Yesus berkata kepada para murud-Nya, “Kamu orang yang tidak percaya! Berapa lama Aku harus tinggal di sini bersama kalian? Berapa lama Aku harus bersabar dengan kalian? Bawa anak itu ke sini!”
MAR 9:20 Jadi mereka membawanya kepada Yesus. Ketika roh jahat itu melihat Yesus, dia segera membuat anak laki-laki itu kejang dan melemparkannya ke tanah, di mana dia berguling-guling, dan mulutnya berbusa.
MAR 9:21 Yesus bertanya kepada bapak anak ini, “Sudah berapa lama dia begini?” Lalu bapak itu menjawab, “Sejak dia masih kecil.
MAR 9:22 Seringkali melemparkannya ke dalam api untuk membakarnya sampai mati, atau melemparkannya ke dalam air untuk menenggelamkannya. Tolong kasihanilah kami dan bantu, kalau Engkau bisa.”
MAR 9:23 Tetapi Yesus berkata kepada bapak itu, “Mengapa kamu mengatakan, ‘Kalau Engkau bisa?’ Siapa percaya, pasti memiliki kuasa!”
MAR 9:24 Saat itu juga bapak itu berkata, “Saya benar-benar percaya kepada-Mu. Tolong saya supaya saya lebih percaya lagi.”
MAR 9:25 Waktu Yesus melihat orang-orang semakin bertambah banyak, Dia menyuruh roh jahat itu, “Hei, roh yang membuat anak ini bisu dan tuli, Aku perintahkan kamu keluar dari dia dan jangan pernah kembali lagi.”
MAR 9:26 Roh itu berteriak dan membuat anak itu kejang-kejang lalu keluar. Anak itu kelihatan seperti orang mati — jadi orang banyak yang menyaksikan berkata, “Dia sudah mati.”
MAR 9:27 Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membantunya berdiri.
MAR 9:28 Waktu Yesus dan murid-murid-Nya sendiri dalam rumah itu, mereka bertanya kepada-Nya, “Mengapa kami tidak bisa mengusir roh jahat itu?”
MAR 9:29 Jawab Yesus kepada mereka, “Roh jahat sejenis ini hanya bisa diusir dengan berdoa dan berpuasa.”
MAR 9:30 Lalu Yesus dan para murid-Nya pergi dan melewati Galilea menuju ke Kapernaum. Yesus tidak ingin ada orang yang tahu di mana mereka berada,
MAR 9:31 karena Dia sedang mengajar murid-murid-Nya seperti ini: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan orang-orang jahat,” kata Yesus kepada mereka. “Mereka akan membunuh Dia, tetapi pada hari ketiga Dia akan hidup kembali.”
MAR 9:32 Mereka tidak mengerti apa yang Yesus maksudkan, tetapi mereka takut untuk menanyakan hal itu kepada-Nya.
MAR 9:33 Mereka tiba di Kapernaum, dan begitu mereka berada di dalam rumah tempat mereka tinggal, Yesus bertanya kepada mereka, “Apa yang kalian bicarakan dalam perjalanan tadi?”
MAR 9:34 Tetapi mereka tidak berani menjawab karena dalam perjalanan mereka berdebat tentang siapakah yang paling tinggi kedudukannya di antara mereka.
MAR 9:35 Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata, “Kalau ada yang ingin menjadi yang nomor satu, dia harus menjadi yang paling terakhir, dan siap untuk menjadi pelayan bagi semua orang.”
MAR 9:36 Yesus mengajak seorang anak kecil dan menyuruh anak itu berdiri di tengah-tengah mereka. Kemudian Dia mengangkat dan memeluk anak itu, lalu berkata kepada mereka,
MAR 9:37 “Barangsiapa menyambut anak seperti ini atas namaku, ia menyambutku, dan siapa pun yang menyambutku, tidak menyambutku melainkan yang mengutusku.”
MAR 9:38 Lalu Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami melihat seseorang yang mengusir setan dengan memakai nama-Mu. Kami mencoba menghentikannya karena dia bukan salah satu dari kami.”
MAR 9:39 Tetapi Yesus berkata, “Jangan larang dia.” Karena orang yang melakukan keajaiban dengan memakai nama-Ku, dia tidak bisa langsung berbalik dan menghina Aku.
MAR 9:40 Siapapun yang tidak melawan kita adalah untuk kita.
MAR 9:41 Siapa pun yang memberikan secangkir air kepada kalian atas nama saya, karena kalian adalah milik Kristus, tidak akan kehilangan upahnya, percayalah.
MAR 9:42 Lalu Yesus berkata lagi, “Tetapi kalau ada orang yang membuat salah satu dari anak-anak kecil yang percaya kepada-Ku ini melakukan dosa, akan lebih baik bagi mereka kalau mereka dibuang ke laut dengan sebuah batu kilangan besar diikatkan di leher mereka.
MAR 9:43 Kalau tanganmu menyebabkan kamu berbuat dosa, potong dan buang saja! Lebih baik kamu masuk kepada hidup kekal sebagai orang cacat daripada masuk dengan kedua tangan ke dalam Gehena, ke dalam api yang tidak bisa dipadamkan.
MAR 9:44 
MAR 9:45 Begitu juga kalau kakimu menyebabkan kamu berdosa, potong saja kaki itu! Lebih baik kamu masuk kepada hidup kekal dengan kaki yang pincang daripada kamu dilemparkan ke dalam Gehena dengan kakimu yang masih lengkap.
MAR 9:46 
MAR 9:47 Dan kalau matamu menyebabkan kamu berbuat dosa, cungkil dan buang saja! Lebih baik kamu masuk ke dalam kerajaan Allah hanya dengan satu mata daripada kamu dilemparkan ke dalam Gehena dengan kedua matamu yang masih utuh,
MAR 9:48 di mana cacing tidak mati dan apinya tidak pernah padam.
MAR 9:49 Semua orang akan ‘diasinkan’ oleh api.
MAR 9:50 Garam itu enak, tetapi kalau rasanya hilang, bagaimana bisa dia asin lagi? Kalian harus menjadi seperti garam, dan hidup dalam damai satu sama lain.”
MAR 10:1 Yesus meninggalkan Kapernaum dan pergi ke Sungai Yordan di provinsi Yudea. Banyak orang datang kepada-Nya, dan seperti biasanya, Yesus mulai mengajar.
MAR 10:2 Waktu itu ada beberapa orang Farisi datang kepada-Nya. Mereka mencoba mengujinya dengan mengajukan pertanyaan, “Apakah perceraian itu sah?”
MAR 10:3 Lalu jawab Yesus, “Apa yang Musa perintahkan untuk kalian lakukan?”
MAR 10:4 Jawab mereka, “Musa mengizinkan seorang suami menceraikan istrinya dengan memberikan surat cerai kepadanya.”
MAR 10:5 Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Musa menuliskan peraturan ini untukmu karena sikapmu yang keras hati.
MAR 10:6 Namun, pada mulanya, sejak penciptaan, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan.
MAR 10:7 Itulah sebabnya dalam pernikahan, seorang laki-laki meninggalkan bapak dan ibunya dan bersatu dengan istrinya,
MAR 10:8 dan keduanya menjadi satu tubuh. Mereka bukan lagi dua tetapi satu.
MAR 10:9 Janganlah seorang pun memisahkan apa yang telah dipersatukan Allah.”
MAR 10:10 Ketika mereka kembali ke dalam rumah, murid-murid mulai bertanya kepada-Nya tentang perceraian itu.
MAR 10:11 Kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Setiap suami yang menceraikan istrinya dan menikah lagi dengan perempuan lain, dia sudah melakukan perselingkuhan terhadap istrinya.
MAR 10:12 Begitu juga kalau seorang istri menceraikan suaminya dan menikah lagi dengan laki-laki lain, dia melakukan perselingkuhan terhadap suaminya.”
MAR 10:13 Kemudian ada beberapa orang yang membawa anak-anak mereka kepada Yesus agar Dia bisa menjamah dan memberkati mereka. Tetapi para murid menyuruh mereka pergi dan berusaha menjauhkan anak-anak itu dari Yesus.
MAR 10:14 Tetapi ketika Yesus melihat apa yang mereka lakukan, Dia marah dan berkata kepada mereka, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku! Jangan melarang mereka, karena Kerajaan Allah adalah milik mereka yang seperti anak-anak ini.
MAR 10:15 Aku berkata yang sebenarnya, siapa pun yang tidak menyambut kerajaan Allah seperti anak kecil ini, dia tidak akan masuk ke dalamnya.”
MAR 10:16 Dia memeluk anak-anak itu, meletakkan tangan-Nya di atas mereka, dan memberkati mereka.
MAR 10:17 Saat Yesus keluar dari rumah itu, ada seorang laki-laki datang berlari dan berlutut di hadapan Yesus. Lalu dia bertanya, “Guru yang baik, apa yang harus saya lakukan untuk memastikan saya memiliki kehidupan kekal?”
MAR 10:18 “Mengapa kamu menyebut-Ku baik?” Yesus bertanya padanya. “Tidak ada yang baik, hanya Allah saja yang baik.
MAR 10:19 Kamu sudah tahu perintah ini: ‘Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan memberikan kesaksian palsu, jangan menipu, hormati bapak dan ibumu…’”
MAR 10:20 Jawab orang itu kepada-Nya, “Guru, saya sudah mematuhi semua perintah ini sejak saya masih kecil.”
MAR 10:21 Yesus memandang dia dengan cinta dan lalu berkata, “Kamu hanya kehilangan satu hal. Pergi dan jual semua yang kamu miliki, berikan uangnya kepada orang miskin, dan kamu akan memiliki harta di surga. Lalu kamu datang dan mengikut Aku.”
MAR 10:22 Mendengar Yesus berkata begitu, orang itu kecewa, dan dia pergi dengan perasaan sangat sedih, karena dia sangat kaya.
MAR 10:23 Yesus melihat sekeliling, dan berkata kepada murid-murid-Nya, “Orang-orang kaya sulit sekali masuk ke dalam Kerajaan Allah!”
MAR 10:24 Para murid-Nya heran mendengar perkataan-Nya. Tetapi Yesus berkata lagi, “Teman-teman-Ku, sulit untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.
MAR 10:25 Lebih mudah bagi seekor unta untuk melewati lubang jarum daripada bagi orang kaya untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.”
MAR 10:26 Para murid-Nya semakin heran dan bingung dan bertanya satu sama lain. “Kalau begitu siapa yang bisa diselamatkan?”
MAR 10:27 Sambil melihat ke arah mereka, Yesus berkata, “Bagi manusia itu tidak mungkin — tetapi bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin. Karena Allah sanggup melakukan segala sesuatu.”
MAR 10:28 Lalu Petrus berkata kepada-Nya, “Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan segalanya untuk mengikuti-Mu.”
MAR 10:29 Jawab Yesus, “Aku berkata yang sebenarnya, siapa saja yang sudah meninggalkan rumah atau saudara atau saudari atau ibu atau bapak atau anak atau tanah karena mengikut Aku, dan juga karena Kabar Baik,
MAR 10:30 akan menerima balasan pada waktunya seratus kali lebih banyak dari rumah dan saudara lelaki dan perempuan serta anak-anak dan negeri — serta penganiayaan. Di dunia yang akan datang mereka akan menerima kehidupan kekal.
MAR 10:31 Tetapi banyak orang yang sekarang mempunyai kedudukan tinggi, akan mendapat kedudukan yang rendah dikemudian hari. Dan orang yang sekarang mempunyai kedudukan yang rendah, akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di kemudian hari.”
MAR 10:32 Mereka melanjutkan perjalanan ke Yerusalem. Yesus berjalan di depan mereka. Murid-murid-Nya merasa kuatir dan pengikut lainnya merasa takut. Jadi Yesus mengajak murid-Nya secara tersendiri dan mulai menjelaskan kepada mereka apa yang akan terjadi pada diri-Nya.
MAR 10:33 “Kita akan pergi ke Yerusalem,” kata Yesus kepada mereka, “dan Anak Manusia akan diserahkan kepada para imam kepala dan guru-guru agama. Mereka akan menghukum mati Dia dan menyerahkan Dia kepada para pembesar yang orang asing.
MAR 10:34 Mereka akan mengejek, meludahi, mencambuk, dan membunuh-Dia. Tetapi tiga hari kemudian Dia akan bangkit kembali.”
MAR 10:35 Yakobus dan Yohanes, anak Zebedeus, datang kepada Yesus dan berkata, “Guru, kami ingin Engkau melakukan untuk kami apa pun yang kami minta.”
MAR 10:36 Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Jadi, apa yang kalian ingin Aku lakukan untukmu?”
MAR 10:37 Kata mereka kepada Yesus, “Waktu Engkau menjadi Raja dan duduk di atas takhta kerajaan-Mu, izinkan kami berdua duduk di samping-Mu, satu di kanan, yang lain di kiri.”
MAR 10:38 Tetapi jawab Yesus kepada mereka, “Kalian tidak mengerti apa yang kalian minta. Apakah kalian bisa menerima penderitaan seperti yang akan Aku alami? Apakah kalian dibaptis dengan baptisan rasa sakit yang akan saya derita?”
MAR 10:39 “Ya, kami bisa,” jawab mereka. “Memang kalian akan menderita dan kalian akan dibaptis dengan baptisan rasa sakit yang sama seperti Aku,” kata Yesus kepada mereka.
MAR 10:40 “Tetapi Aku tidak berhak untuk memilih siapa yang akan duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku. Karena kedua tempat itu sudah disediakan bagi mereka yang sudah dipersiapkan.”
MAR 10:41 Ketika sepuluh murid lainnya mendengar tentang ini, mereka mulai marah kepada Yakobus dan Yohanes.
MAR 10:42 Yesus memanggil semua murid-Nya dan memberitahu mereka, “Kalian sudah tahu bahwa para pemimpin bangsa-bangsa menganggap dirinya pembesar dan memerintah bangsa serta menindas rakyat mereka. Para penguasa bertindak dengan keras.
MAR 10:43 Tetapi kalian tidak boleh seperti ini. Siapapun dari kalian yang mau menjadi penguasa, dia harus menjadi seperti seorang hamba,
MAR 10:44 dan siapa pun yang ingin menjadi yang pertama di antara kalian harus menjadi hamba untuk kalian semua.
MAR 10:45 Karena Anak Manusia tidak datang untuk dilayani tetapi untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang.”
MAR 10:46 Lalu Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yeriko. Dan ketika mereka meninggalkan kota itu, ada seorang pengemis buta bernama Bartimeus, sedang duduk di pinggir jalan.
MAR 10:47 Ketika dia mendengar bahwa Yesus dari Nazaret sedang lewat, dia mulai berteriak, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah saya!”
MAR 10:48 Banyak orang menyuruhnya diam, tetapi itu hanya membuatnya semakin berteriak, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah saya!”
MAR 10:49 Yesus berhenti, dan berkata, “Bawa dia kemari.” Jadi mereka memanggilnya, berkata kepadanya, “Kabar baik! Bangun. Dia memanggilmu.”
MAR 10:50 Bartimeus melompat dan melepaskan jubahnya, dan datang kepada Yesus.
MAR 10:51 “Apa yang kamu ingin Aku lakukan untukmu?” Yesus bertanya padanya. “Guru,” katanya kepada Yesus, “Saya ingin melihat!”
MAR 10:52 Yesus berkata kepada orang itu, “Kamu bisa pergi. Imanmu pada-Ku sudah menyembuhkanmu.” Bartimeus segera bisa melihat dan dia mengikuti Yesus saat Dia melanjutkan perjalanannya.
MAR 11:1 Ketika mereka mendekati Yerusalem, mereka tiba di Betfage dan Betania, yang berada di dekat Bukit Zaitun. Lalu Yesus menyuruh dua murid-Nya berjalan lebih dulu.
MAR 11:2 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah ke desa di depan itu. Sesudah kamu masuk, kamu akan menemukan seekor keledai muda yang diikat yang belum pernah ditunggangi siapa pun. Lepaskan ikatannya dan bawa kemari.
MAR 11:3 Dan kalau ada yang bertanya apa yang kamu lakukan, katakan kepada mereka, ‘Tuhan membutuhkannya dan akan segera kembalikan.’”
MAR 11:4 Jadi kedua murid itu pergi, dan menemukan seekor keledai muda diikat ke pintu, di jalan dekat sebuah rumah, lalu mereka melepaskannya.
MAR 11:5 Ada beberapa orang yang berdiri di sekitar situ bertanya, “Kenapa kalian melepaskan keledai itu”?
MAR 11:6 Kedua murid itu menjawab tepat seperti yang Yesus perintahkan, dan orang-orang itu membiarkan mereka pergi.
MAR 11:7 Mereka membawa keledai itu kepada Yesus, mengenakan jubah mereka di atas punggungnya, dan Yesus duduk di atasnya.
MAR 11:8 Banyak orang mengalas jubah mereka di jalan, sementara yang lain meletakkan dahan dan daun-daun yang mereka potong di ladang.
MAR 11:9 Semua orang yang mengikuti Yesus dari belakang berseru, “Hosana! Pujilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.
MAR 11:10 Memberkati kerajaan ayah kita Daud yang akan datang! Hosana di tempat tertinggi!”
MAR 11:11 Waktu Yesus memasuki Yerusalem dan masuk ke rumah Tuhan. Dia melihat sekelilingnya, mengamati segalanya, dan kemudian, karena hari sudah larut, Dia kembali ke Betania bersama kedua belas murid-Nya.
MAR 11:12 Keesokan harinya, ketika mereka meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
MAR 11:13 Dari kejauhan Dia melihat pohon ara dengan daun di atasnya. Jadi Dia mendekati pohon itu untuk melihat apakah ada buahnya. Tetapi ternyata tidak ada buahnya, hanya daun saja, karena itu belum musim buah ara.
MAR 11:14 Lalu Yesus berkata kepada pohon itu, “Mulai sekarang tidak akan ada orang yang makan buahmu.” Murid-murid-Nya mendengar kata-kata-Nya.
MAR 11:15 Ketika mereka tiba kembali di Yerusalem, Yesus masuk ke rumah Tuhan. Dia mulai mengusir orang-orang yang membeli dan menjual di rumah Tuhan. Dia membalikkan meja penukar uang dan kursi penjual merpati.
MAR 11:16 Dia melarang orang yang membawa barang melalui teras rumah Tuhan.
MAR 11:17 Dia menjelaskan kepada mereka, “Bukankah Kitab Suci mengatakan, ‘Rumah-Ku akan disebut rumah doa untuk semua bangsa’? Tetapi kamu sudah mengubahnya menjadi sarang pencuri!”
MAR 11:18 Waktu para imam kepala dan guru-guru agama Yahudi mendengar apa yang terjadi, mereka mencoba menemukan cara untuk membunuh Yesus. Tetapi mereka takut kepada Yesus, karena semua orang sangat terkesan dengan ajaran-Nya.
MAR 11:19 Ketika malam tiba, Yesus dan murid-murid-Nya meninggalkan kota.
MAR 11:20 Keesokan paginya ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali, mereka melihat pohon ara itu sudah layu dari akarnya sampai ke atas.
MAR 11:21 Petrus teringat apa yang sudah Yesus lakukan, lalu dia berkata kepada-Nya, “Guru, lihat, pohon ara yang Engkau kutuk itu sudah menjadi kering.”
MAR 11:22 “Percaya pada Allah,” jawab Yesus.
MAR 11:23 “Percayalah ketika Aku berkata kepadamu bahwa jika kamu perintahkan gunung ini, ‘Keluarlah dari sini dan terbuanglah ke laut,’ dan kamu tidak ragu dalam hati, tetapi yakin tentang apa yang kamu minta, maka itu akan terjadi!
MAR 11:24 Aku berkata kepadamu bahwa apa pun yang kamu doakan, apa pun yang kamu minta, percayalah bahwa kamu sudah menerimanya, dan kamu akan menerimanya.
MAR 11:25 Tetapi ketika kamu berdoa, dan kalau kamu memiliki sesuatu yang melawan seseorang, ampunilah mereka, sehingga Bapamu yang di surga juga dapat mengampuni dosa-dosamu.”
MAR 11:26 
MAR 11:27 Waktu Yesus dan murid-murid-Nya kembali ke Yerusalem, dan ketika Dia sedang berjalan keliling teras rumah Tuhan, para imam kepala, guru-guru agama Yahudi, dan para pemimpin Yahudi datang kepada-Nya.
MAR 11:28 Lalu mereka bertanya kepada-Nya, “Dengan otoritas apa Engkau melakukan semua ini?” Siapa yang memberi-Mu hak?
MAR 11:29 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Izinkan Aku mengajukan pertanyaan. Kalau kalian menjawab-Ku, maka Aku akan memberitahukan kepadamu dengan otoritas siapa Aku melakukan hal-hal ini.
MAR 11:30 Baptisan Yohanes — apakah itu datang dari surga, atau dari manusia?”
MAR 11:31 Lalu mereka mendiskusikannya di antara mereka sendiri. Mereka berkata, “Jika kita mengatakan Allah yang berikan, Dia akan menjawab, ‘Jadi mengapa kamu tidak percaya kepada Yohanes?’
MAR 11:32 Tetapi jika kita mengatakan, itu berasal dari manusia, yah…” Mereka takut pada orang banyak, karena semua orang percaya bahwa Yohanes sebagai seorang nabi sejati.
MAR 11:33 Jadi mereka menjawab Yesus, “Kami tidak tahu.” “Kalau begitu, Aku tidak akan memberitahumu dengan otoritas siapa Aku melakukan hal-hal ini,” jawab Yesus.
MAR 12:1 Kemudian Yesus mulai berbicara kepada mereka menggunakan ilustrasi: “Suatu ketika ada seorang laki-laki yang membuat kebun anggur. Dia memasang pagar di sekelilingnya, menggali lubang untuk memeras buah anggur, dan membangun menara pengawas. Kemudian dia menyewakannya kepada beberapa petani, lalu dia pergi melakukan perjalanan.
MAR 12:2 Ketika waktu panen tiba, dia mengirim salah satu hambanya ke petani penyewa untuk mengambil beberapa buah anggur dari kebun anggur.
MAR 12:3 Tetapi mereka menangkapnya, memukulinya, dan mengirimnya pergi tanpa apa-apa.
MAR 12:4 Lalu orang itu mengirim seorang hamba yang lain. Mereka memukul kepalanya dan menyiksanya.
MAR 12:5 Dia mengirim pelayan lain, dan yang ini mereka bunuh. Dia mengirim banyak pelayan lain, dan mereka memukuli beberapa dari mereka dan membunuh yang lain.
MAR 12:6 Pada akhirnya satu-satunya yang tersisa adalah anak laki-lakinya yang dia cintai, dan akhirnya dia mengirimnya, dia berpikir ‘pasti mereka akan menghormati anak saya sendiri.’
MAR 12:7 Tetapi para petani berkata satu sama lain, ‘Ini ahli waris pemiliknya — jika kita membunuhnya, kita bisa mendapatkan apa yang akan dia warisi!’
MAR 12:8 Jadi mereka membawanya dan membunuhnya, dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu.
MAR 12:9 Sekarang apa yang akan dilakukan oleh pemilik kebun anggur itu? Dia akan datang dan membunuh para petani itu, dan kemudian dia akan menyewa kebun anggur itu kepada orang lain.
MAR 12:10 Pernahkah kalian membaca Kitab Suci ini: ‘Batu yang dianggap tidak berguna oleh tukang-tukang bangunan, sudah menjadi batu fondasi yang utama.
MAR 12:11 Ini dari Tuhan, dan sungguh menakjubkan untuk dilihat!’”
MAR 12:12 Para pemimpin Yahudi berusaha agar Yesus ditangkap karena mereka menyadari bahwa ilustrasi itu ditujukan kepada mereka, tetapi mereka takut pada orang banyak. Jadi mereka meninggalkan-Nya sendirian dan pergi.
MAR 12:13 Kemudian mereka mengirim beberapa orang Farisi dengan beberapa pendukung Herodes kepada Yesus dalam upaya untuk menjebak-Nya dengan apa yang Dia katakan.
MAR 12:14 Mereka datang dan berkata, “Guru, kami tahu Engkau orang yang jujur dan Engkau tidak peduli dengan pendapat orang lain. Sebaliknya Engkau mengajarkan kehendak Allah tanpa memandang kedudukan orang. Jadi apakah menurut Hukum Taurat, boleh atau tidak kita membayar pajak kepada pemerintah Romawi?
MAR 12:15 Haruskah kami membayar, atau haruskah kami menolak?” Yesus, menyadari betapa munafiknya mereka, lalu Dia bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu mencoba untuk menjebak-Ku dengan pertanyaan seperti itu? Coba bawakan kemari satu keping uang perak yang biasa dipakai untuk bayar pajak.”
MAR 12:16 Mereka memberi-Nya uang itu. Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Gambar dan tulisan siapa ini?” “Kaisar,” jawab mereka.
MAR 12:17 Lalu kata Yesus, “Kalau begitu kembalikan kepada Kaisar apa yang menjadi miliknya, dan berikan kembali kepada Allah apa yang menjadi milik-Nya,” Mereka heran dengan jawaban-Nya.
MAR 12:18 Kemudian orang Saduki, yang tidak percaya dengan kebangkitan, datang dan mengajukan pertanyaan:
MAR 12:19 “Guru, Musa memberitahu kami bahwa jika seorang laki-laki yang sudah beristri meninggal tanpa memiliki anak, maka jandanya harus menikah dengan saudara laki-lakinya, dan meneruskan keturunan bagi saudaranya itu.
MAR 12:20 Dulu ada tujuh orang laki-laki bersaudara. Yang pertama menikah, lalu meninggal tanpa punya anak.
MAR 12:21 Yang kedua menikahi jandanya, dan kemudian meninggal, tanpa anak. Yang ketiga melakukan hal yang sama.
MAR 12:22 Faktanya ketujuh orang itu meninggal tanpa memiliki anak. Akhirnya perempuan itu mati juga.
MAR 12:23 Jadi nanti waktu kebangkitan, dia akan menjadi istri siapa, karena dia adalah istri dari ketujuh bersaudara?”
MAR 12:24 Yesus berkata kepada mereka, “Ini membuktikan bahwa kalian keliru, dan bahwa kalian tidak mengetahui Kitab Suci atau kuasa Allah.
MAR 12:25 Ketika orang mati bangkit, mereka tidak menikah, dan tidak dikawinkan. Mereka seperti malaikat di surga.
MAR 12:26 Tetapi mengenai kebangkitan, bukankah kalian membaca dalam tulisan-tulisan Musa kisah tentang semak yang terbakar, di mana Allah berbicara kepada Musa dan berkata kepadanya, ‘Akulah Allah Abraham, Allah Isak, dan Allah Yakub.’
MAR 12:27 Dia bukan Allah orang mati, tetapi Allah yang hidup. Kalian sudah sangat keliru!”
MAR 12:28 Kemudian salah satu guru agama datang dan mendengar mereka berdebat. Dia menyadari bahwa Yesus sudah memberi mereka jawaban yang bagus. Jadi dia bertanya kepada-Nya, “Perintah mana yang paling penting dari semuanya?”
MAR 12:29 Yesus menjawab, “Perintah pertama adalah, ‘Dengarlah, hai umat Israel, Tuhan Allah kita adalah satu-satunya Allah.
MAR 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap pikiranmu, dan dengan segenap kekuatanmu.’
MAR 12:31 Yang kedua adalah, ‘Kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.’ Tidak ada perintah yang lebih penting daripada ini.”
MAR 12:32 “Benar, Guru,” jawab laki-laki itu. “Memang benar seperti yang Engkau katakan bahwa Allah itu satu, dan tidak ada yang lain.
MAR 12:33 Kita harus mengasihi-Nya dengan segenap hati kita, semua pengertian kita, dan seluruh kekuatan kita, dan kita harus mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri. Ini jauh lebih penting daripada persembahan dan kurban.”
MAR 12:34 Yesus melihat bahwa dia memberikan jawaban yang bijaksana, dan berkata, “Kamu tidak jauh dari kerajaan Allah.” Sesudah ini tidak ada yang cukup berani untuk bertanya lebih banyak lagi pada Yesus.
MAR 12:35 Ketika Yesus sedang mengajar di rumah Allah, Dia bertanya, “Mengapa para guru agama menyatakan bahwa Kristus adalah Anak Daud?
MAR 12:36 Sebagaimana Daud sendiri menyatakan, ketika dikuasai oleh Roh Allah berkata, ‘Tuhan Allah berkata kepada Tuhanku, “Duduklah di sebelah kanan-Ku sampai Aku menyerahkan musuhmu di bawah kakimu.”’
MAR 12:37 Karena Daud sendiri memanggil-Nya Tuan, bagaimana Dia bisa menjadi anak Daud?” Orang banyak mendengarkan apa yang Yesus katakan dengan sangat senang.
MAR 12:38 Yesus terus mengajar mereka dengan mengatakan, “Hati-hatilah terhadap para pemimpin agama! Mereka suka berjalan-jalan di pasar dan tempat-tempat umum dengan jubah panjang supaya dihormati.
MAR 12:39 Mereka senang duduk di kursi paling depan di rumah pertemuan orang Yahudi, dan tempat terbaik di pesta-pesta makan.
MAR 12:40 Mereka biasa menipu janda-janda dengan merampas harta mereka, dan untuk menutupi kejahatan mereka, mereka selalu berdoa panjang-panjang, supaya orang lain mengira mereka orang baik. Akibat perbuatan mereka itu, mereka akan menerima hukuman yang berat dalam penghakiman.”
MAR 12:41 Yesus duduk di dekat peti persembahan sambil memperhatikan orang-orang yang mengisi uang di kotak persembahan. Banyak dari orang kaya memberi uang dalam jumlah yang banyak.
MAR 12:42 Kemudian seorang janda miskin datang dan memasukkan hanya dua uang logam yang kecil nilainya.
MAR 12:43 Yesus memanggil murid-murid-Nya dan mengatakan kepada mereka, “Aku berkata yang sebenarnya: janda miskin ini sudah memberi persembahan yang nilainya lebih besar dari semua yang lain.
MAR 12:44 Karena mereka semua memberi dari kekayaan mereka, tetapi janda itu memberi dari apa yang dia miliki. Dia memberikan semua biaya hidup yang dia punya.”
MAR 13:1 Saat Yesus meninggalkan rumah Tuhan, salah satu murid-Nya berkata kepada-Nya, “Guru, lihatlah batu-batu besar dan bangunan-bangunan megah ini!”
MAR 13:2 Jawab Yesus, “Kalian perhatikan baik-baik semua bangunan besar ini? Tidak satu pun batu yang akan tersusun di atas batu yang lain. Semuanya akan dirobohkan.”
MAR 13:3 Saat Yesus duduk di Bukit Zaitun menghadap rumah Tuhan, Petrus, Yakobus, Yohanes, dan Andreas bertanya secara pribadi,
MAR 13:4 “Guru, tolong beritahukan kepada kami kapan ini akan terjadi. Apa tanda bahwa semua ini akan segera terpenuhi?”
MAR 13:5 Yesus mulai memberitahukan mereka, kata-Nya, “Kalian harus hati-hati supaya tidak ada yang menipu kalian.
MAR 13:6 Banyak orang akan datang dan berkata, ‘Aku adalah Kristus.’ Mereka akan menipu banyak orang.
MAR 13:7 Jangan kuatir jika kalian mendengar tentang perang di sekitar dan perang di tempat yang jauh. Hal-hal ini harus terjadi tetapi ini bukanlah akhir.
MAR 13:8 Bangsa akan berperang melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada gempa bumi di berbagai tempat, dan kelaparan juga. Ini baru awal, seperti ibu hamil yang rasa sakit untuk melahirkan.
MAR 13:9 Hati-hati dengan dirimu sendiri! Mereka akan menyerahkan kalian ke pengadilan untuk diadili. Kalian akan dipukuli di tempat pertemuan orang Yahudi. Karena Aku, kalian harus berdiri di hadapan para gubernur dan raja, dan kalian akan menjadi saksi-Ku.
MAR 13:10 Sebelum akhir dunia ini, Kabar Baik tentang Aku harus disampaikan ke semua suku bangsa di seluruh dunia.
MAR 13:11 Saat mereka datang untuk menangkap dan mengadilimu, jangan kuatir tentang apa yang harus kamu jawab. Katakan saja apa yang kamu katakan pada saat itu, karena itu bukan kamu yang berbicara, tetapi Roh Kudus.
MAR 13:12 Saudara laki-laki akan menyerahkan saudaranya sendiri untuk dibunuh, dan seorang bapak akan menyerahkan anaknya untuk dibunuh. Anak-anak akan berbalik melawan orang tua mereka dan membuat mereka dihukum mati.
MAR 13:13 Kamu akan dibenci oleh semua orang karena Aku, tetapi siapapun yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan.
MAR 13:14 Tetapi ketika kalian melihat ‘penyembahan berhala yang menajiskan’ berdiri di tempat yang tidak seharusnya (biar pembaca mengerti), maka mereka yang ada di Yudea harus lari ke gunung.
MAR 13:15 Dan untuk mereka yang sedang ada di atap rumah — janganlah turun untuk mengambil barang apapun juga yang ada di dalam rumah.
MAR 13:16 Mereka yang bekerja di ladang — jangan pulang untuk mengambil jubahmu.
MAR 13:17 Pada waktu bencana itu terjadi, benar-benar sulit bagi ibu-ibu yang sedang hamil atau menyusui pada saat itu, karena mereka akan sulit untuk melarikan diri!
MAR 13:18 Berdoalah supaya kesusahan besar itu tidak terjadi selama musim dingin.
MAR 13:19 Karena ini akan menjadi hari-hari penuh kesulitan yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak awal penciptaan Allah hingga sekarang, dan kesusahan yang seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi.
MAR 13:20 Jika Allah tidak mempersingkat hari ini, tidak ada yang akan selamat. Namun demi mereka yang sudah Allah pilih, maka kesusahan itu tidak akan berlangsung lama.
MAR 13:21 Jadi, jika ada yang memberitahu kalian, ‘Lihat, inilah Kristus,’ atau ‘lihat, Dia ada di sana,’ jangan kalian percaya.
MAR 13:22 Karena Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul, dan mereka akan melakukan tanda-tanda dan mujizat-mujizat untuk menipu orang-orang pilihan Allah, jika itu mungkin.
MAR 13:23 Karena itu kalian harus hati-hati! Aku sudah memberitahukan segalanya kepada kalian sebelum hal-hal itu terjadi.
MAR 13:24 Inilah yang akan terjadi setelah masalah itu: ‘matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bersinar lagi,
MAR 13:25 bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan kekuatan surgawi akan terguncang.’
MAR 13:26 Pada waktu itu semua orang akan melihat Anak Manusia datang di antara awan-awan, dengan kuasa dan kemuliaan yang besar dari surga.
MAR 13:27 Dia akan mengutus para malaikat, dan mengumpulkan semua orang pilihan-Nya dari mana pun mereka berada, dari bagian terjauh di bumi hingga titik terjauh di surga.
MAR 13:28 Ambil pelajaran dari pohon ara. Ketika ranting-rantingnya sudah menjadi lunak dan tunas-tunasnya mulai mengeluarkan daun, kalian tahu bahwa musim panas sudah dekat.
MAR 13:29 Ketika kalian melihat tanda-tanda itu mulai terjadi, kalian harus tahu bahwa waktu kedatangan-Ku kembali sudah dekat!
MAR 13:30 Saya katakan yang sebenarnya, generasi ini tidak akan berakhir sampai semua hal ini terjadi.
MAR 13:31 Langit dan bumi akan berakhir, tetapi perkataan-Ku tetap berlaku untuk selama-lamanya.
MAR 13:32 Tidak ada yang tahu hari atau jam kapan ini akan terjadi — para malaikat di surga pun tidak tahu, dan Anak pun tidak; hanya Bapa sendiri yang tahu.
MAR 13:33 Jadi kalian harus berhati-hati, tetap berjaga-jaga dan berdoa! Karena kamu tidak tahu kapan ini akan terjadi.
MAR 13:34 Ini seperti seorang pria yang pergi dalam perjalanan. Sebelum dia meninggalkan rumahnya, dia membagi tugas kepada setiap pelayannya dan menjelaskan tanggung jawab mereka masing-masing. Dia juga menyuruh penjaga pintu untuk menjaga baik-baik sampai dia kembali.
MAR 13:35 Jadi tetap bersiap-siap dan berjaga-jaga, karena kamu tidak tahu kapan pemilik rumah akan kembali. Mungkin di sore hari, di tengah malam, sebelum matahari terbit, atau di pagi hari.
MAR 13:36 Jangan sampai waktu pemilik rumah datang, ternyata kalian sedang tidur.
MAR 13:37 Apa yang saya katakan, saya memberitahu semua orang: Perhatikan!”
MAR 14:1 Itu dua hari sebelum Paskah dan Pesta Roti Tidak Beragi. Para imam kepala dan para pemimpin agama mencoba mencari cara yang sembunyi-sembunyi untuk menangkap Yesus dan membunuh-Nya.
MAR 14:2 Lalu kata mereka satu sama lain, “Jangan kita melakukannya selama Paskah berlangsung, karena kalau tidak, orang banyak bisa marah dan membuat kekacauan.”
MAR 14:3 Sesudah itu Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke Betania. Mereka makan di rumah Simon si penderita kusta. Waktu itu seorang perempuan datang dengan botol pualam yang berisi parfum narwastu murni yang sangat mahal. Dia memecahkan stoples dan menuangkan parfum ke kepala Yesus.
MAR 14:4 Tetapi ada beberapa orang dari mereka yang ada di sana menjadi kesal dan berkata, “Mengapa memboroskan minyak wangi seperti ini?
MAR 14:5 Itu bisa saja dijual dengan harga yang mahal dan uangnya bisa diberikan kepada orang miskin.” Mereka marah padanya.
MAR 14:6 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Biarkan dia sendiri! Mengapa kalian tegur dia karena melakukan sesuatu yang baik kepada-Ku.
MAR 14:7 Karena kesempatan untuk menolong orang miskin selalu ada, dan kalian dapat membantu mereka kapan pun kalian mau. Tetapi Aku tidak akan selalu ada bersama kalian.
MAR 14:8 Sebenarnya perempuan ini sudah melakukan apa yang dia bisa: dia mengurapi tubuh-Ku untuk mempersiapkan penguburan-Ku.
MAR 14:9 Apa yang Aku katakan ini benar: di mana pun Kabar Baik tersebar di dunia, orang akan mengingat apa yang dia lakukan.”
MAR 14:10 Kemudian Yudas Iskariot, salah satu dari dua belas murid Yesus, pergi ke imam-imam kepala dan mengatur untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.
MAR 14:11 Ketika mereka mendengar ini, mereka sangat senang, dan berjanji akan membayarnya dia. Jadi Yudas mulai mencari kesempatan untuk mengkhianati Yesus.
MAR 14:12 Pada hari pertama Pesta Roti Tidak Beragi, saat domba Paskah dikurbankan, murid-murid Yesus bertanya kepada-Nya, “Guru, di mana Engkau mau kami pergi dan menyiapkan perjamuan Paskah untuk-Mu?”
MAR 14:13 Yesus menyuruh dua murid-Nya, dan berkata, “Pergilah ke kota dan di sana kamu akan bertemu dengan seorang laki-laki yang membawa kendi air. Ikuti dia,
MAR 14:14 dan ketika dia masuk ke sebuah rumah, tanyakan kepada pemiliknya di mana tempat Aku dan murid-murid-Ku dapat merayakan perjamuan Paskah.
MAR 14:15 Dia akan membawa kalian ke ruang besar di lantai atas yang sudah dilengkapi dengan meja dan perabot lainnya. Kalian dapat membuat persiapan untuk perjamuan Paskah kita di sana.”
MAR 14:16 Maka kedua murid itu pergi ke kota, dan menemukan hal-hal seperti yang Yesus katakan. Lalu mereka menyiapkan perjamuan Paskah.
MAR 14:17 Pada malam hari Yesus pergi ke sana dengan kedua belas murid-Nya.
MAR 14:18 Saat mereka duduk makan, Yesus berkata, “Aku berkata kepada kalian yang sebenarnya: salah satu dari kalian akan mengkhianati-Ku; orang yang makan dengan-Ku sekarang.”
MAR 14:19 Mereka terkejut, dan mereka masing-masing bertanya, “Pasti bukan saya, Yesus?”
MAR 14:20 “Itu salah satu dari Dua Belas, salah satu dari kalian berbagi makanan ini denganku,” jawabnya.
MAR 14:21 “Anak Manusia akan mati, seperti yang sudah ditulis dalam Kitab Suci. Tetapi betapa mengerikannya bagi orang yang mengkhianati Anak Manusia! Akan lebih baik bagi dia jika dia tidak pernah dilahirkan.”
MAR 14:22 Saat mereka sedang makan, Yesus mengambil roti. Dia memberkatinya, dan memberikannya kepada mereka. “Ambil. Ini adalah tubuh saya,” katanya kepada mereka.
MAR 14:23 Lalu dia mengambil cangkir itu. Dia memberkatinya, dan memberikannya kepada mereka. Mereka semua meminumnya.
MAR 14:24 Kata Yesus kepada mereka, “Inilah darah-Ku, menjadi tanda perjanjian yang dicurahkan bagi banyak orang.
MAR 14:25 Saya mengatakan yang sebenarnya, saya tidak akan minum anggur sampai hari saya meminumnya segar di kerajaan Allah.”
MAR 14:26 Lalu mereka menyanyikan lagu pujian kepada Allah, Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke Bukit Zaitun.
MAR 14:27 Dalam perjalanan Yesus berkata kepada mereka, “Kalian semua akan meninggalkan-Ku. Karena seperti yang dikatakan Kitab Suci, ‘Aku akan memukul Gembala, dan domba-domba-Nya akan lari tercerai berai.’
MAR 14:28 Tetapi sesudah Aku bangkit dari antara orang mati, Aku akan mendahului kalian ke Galilea.”
MAR 14:29 Lalu kata Petrus kepada Yesus, “Aku tidak akan meninggalkan Engkau bahkan jika semua orang melakukannya.”
MAR 14:30 Yesus menjawabnya, “Aku mengatakan yang sebenarnya bahwa hari ini, malam ini, sebelum ayam berkokok dua kali, kamu akan menyangkal Aku tiga kali.”
MAR 14:31 Tetapi Petrus menjawab lagi dengan tegas dan berkata, “Bahkan jika saya harus mati bersama-Mu, saya tidak akan pernah menyangkal-Mu.” Semuanya mengatakan hal yang sama.
MAR 14:32 Mereka tiba di sebuah tempat bernama Getsemani, di mana Yesus memberitahu murid-murid-Nya, “Duduklah di sini sementara Aku pergi untuk berdoa.”
MAR 14:33 Yesus mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes ikut bersama-Nya. Dia membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes bersamanya. Dia mulai sangat sedih dan bermasalah.
MAR 14:34 Yesus mengatakan kepada mereka, “Penderitaan saya sangat menyakitkan rasanya seperti saya sekarat. Tolong, tetap di sini dan tetap terjaga.”
MAR 14:35 Dia pergi sedikit lebih jauh dan kemudian jatuh ke tanah. Dia berdoa, meminta untuk dijauhkan dari waktu yang akan datang, jika memungkinkan.
MAR 14:36 Lalu Yesus berdoa, “Abba, Bapa! Engkau dapat melakukan segala sesuatu. Tolong, ambillah cawan penderitaan ini dari-Ku. Tetapi jangan menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang jadi.”
MAR 14:37 Kemudian Yesus kembali dan menemukan murid-murid-Nya tertidur. Lalu Yesus bertanya kepada Petrus, “Simon, apakah kamu sedang tidur? Tidak bisakah kamu tetap terjaga satu jam?
MAR 14:38 Tetap terjaga, dan berdoalah supaya kamu tidak jatuh ke dalam godaan. Semangat memang rela, tapi raga lemah.”
MAR 14:39 Yesus meninggalkan mereka sekali lagi, dan kembali berdoa dengan hal yang sama.
MAR 14:40 Kemudian Yesus kembali, dan sekali lagi Dia menemukan mereka sedang tidur karena mereka sangat mengantuk. Mereka tidak tahu harus berkata apa!
MAR 14:41 Sesudah itu Yesus kembali untuk ketiga kalinya, dan waktu Dia kembali, Dia bertanya kepada mereka, “Apakah kamu masih tidur? Apakah kamu masih istirahat? Itu sudah cukup, karena waktunya sudah tiba! Lihat, Anak Manusia akan diserahkan ke tangan orang berdosa.
MAR 14:42 Bangunlah! Mari kita pergi! Lihat, orang yang menyerahkan Aku sudah datang.”
MAR 14:43 Waktu Yesus masih bicara, Yudas — salah satu dari kedua belas murid-Nya — datang dengan segerombolan orang yang membawa pedang dan pentungan, yang dikirim oleh para imam kepala, pemimpin agama, dan para pemimpin orang Yahudi.
MAR 14:44 Sebelumnya Yudas sudah memberitahukan kepada mereka: “Dia yang saya peluk, itulah Yesus. Tangkap Dia, dan bawa Dia pergi dengan penjagaan.”
MAR 14:45 Yudas langsung mendekati Yesus dan berkata. “Guru,” lalu memeluk-Nya.
MAR 14:46 Dan orang-orang itu langsung menangkap Yesus.
MAR 14:47 Tetapi salah satu murid Yesus mengeluarkan parangnya dan menyerang pelayan imam besar, dan memotong salah satu telinganya sampai putus.
MAR 14:48 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Apakah kalian pikir Aku ini pemberontak sehingga kalian datang untuk menangkap Aku dengan menggunakan pedang dan pentungan?”
MAR 14:49 “Padahal Aku ada di sana bersama kalian, mengajar di rumah Tuhan setiap hari. Mengapa kalian tidak menangkap Aku? Tetapi ini terjadi untuk menggenapi apa yang sudah tertulis dalam Kitab Suci.”
MAR 14:50 Kemudian semua murid Yesus meninggalkan Dia dan melarikan diri.
MAR 14:51 Salah satu pengikut-Nya adalah seorang pemuda yang hanya mengenakan pakaian linen.
MAR 14:52 Mereka menangkapnya, tetapi dia lari telanjang, meninggalkan pakaiannya.
MAR 14:53 Mereka membawa Yesus ke rumah imam besar tempat semua imam kepala, para pemimpin Yahudi, dan guru-guru agama berkumpul.
MAR 14:54 Petrus mengikuti Yesus dari kejauhan, dan sampai ke halaman rumah imam besar. Dia duduk bersama para penjaga dan menghangatkan diri di dekat api.
MAR 14:55 Di dalam para imam kepala dan seluruh dewan pemerintahan mencoba mencari cara untuk membuktikan Yesus bersalah supaya mereka bisa membunuh Yesus. Tetapi mereka tidak menemukan bukti apa pun.
MAR 14:56 Banyak yang memberikan kesaksian palsu terhadap Yesus, tetapi pernyataan mereka tidak setuju.
MAR 14:57 Beberapa dari mereka berdiri memberi kesaksian palsu untuk melawan Yesus.
MAR 14:58 “Kami mendengar Dia berkata, ‘Aku akan menghancurkan rumah Tuhan yang dibangun oleh tangan manusia ini, dan dalam tiga hari Aku akan membangun kembali yang baru.’”
MAR 14:59 Tetapi meski begitu kesaksian mereka tidak ada yang sama.
MAR 14:60 Kemudian imam besar berdiri di depan majelis, dan bertanya kepada Yesus, “Apakah kamu tidak punya apa-apa untuk dikatakan sebagai tanggapan atas tuduhan yang dibuat terhadap kamu ini?”
MAR 14:61 Tetapi Yesus tetap diam dan tidak menjawab. Jadi imam besar bertanya lagi, “Apakah kamu Mesias, Anak Allah Yang diberkati?”
MAR 14:62 Dan jawab Yesus, “Aku, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa, dan akan datang dari surga di antara awan-awan.”
MAR 14:63 Maka imam besar merobek pakaiannya dan berkata, “Buat apa kita mencari saksi-saksi lain lagi?
MAR 14:64 Kalian telah mendengar penghujatan! Jadi bagaimana menurut kalian?” Mereka semua menganggapnya bersalah dan menghukumnya mati.
MAR 14:65 Kemudian beberapa dari mereka mulai meludahi Dia. Mereka juga menutup mata-Nya, memukul-Nya dengan tinju, dan berkata, “Kalau kamu seorang nabi, coba tebak, siapa yang baru memukul kamu!” Para penjaga membawanya pergi dan memukulinya.
MAR 14:66 Sementara semua itu terjadi, Petrus ada di bawah, di halaman. Salah satu perempuan pembantu imam agung lewat,
MAR 14:67 dan melihat Petrus sedang menghangatkan tubuhnya dekat api, menatap lurus ke arahnya dan berkata, “Kamu juga bersama Yesus dari Nazaret!”
MAR 14:68 Tetapi Petrus berkata, “Saya tidak tahu apa yang kamu bicarakan dan apa maksud kamu.” Kemudian dia pergi ke halaman depan, dan saat itu juga ayam jantan berkokok.
MAR 14:69 Waktu pelayan perempuan itu melihat Petrus lagi, dia berkata kepada mereka yang berdiri di sekitar situ, “Orang ini adalah salah satu dari mereka yang mengikut Yesus!”
MAR 14:70 Sekali lagi Petrus menyangkalnya. Beberapa saat kemudian mereka berkata kepada Petrus lagi, “Kamu pasti salah satu dari mereka karena kamu juga orang Galilea!”
MAR 14:71 Lalu Petrus mulai berkata pada dirinya sendiri dan dia bersumpah, “Saya tidak tahu orang yang kalian bicarakan ini.”
MAR 14:72 Pada waktu ayam jantan berkokok untuk kedua kalinya. Lalu Petrus teringat apa yang Yesus katakan kepadanya: “Sebelum ayam berkokok dua kali, kamu akan menyangkal Aku tiga kali.” Ketika Petrus menyadari apa yang sudah dia lakukan, dia menangis dengan sangat sedih.
MAR 15:1 Keesokan paginya, imam kepala, pemimpin-pemimpin Yahudi, dan guru-guru agama — seluruh dewan pemerintahan — sampai pada sebuah keputusan. Lalu mereka mengikat Yesus dan membawa-Nya pergi untuk diserahkan kepada Pilatus.
MAR 15:2 Pilatus bertanya kepada-Nya, “Apakah kamu raja orang Yahudi?” “Kamu mengatakannya,” jawab Yesus.
MAR 15:3 Para imam kepala terus melontarkan banyak tuduhan terhadap-Nya.
MAR 15:4 Pilatus kembali bertanya kepada Yesus, “Tidakkah Engkau akan menjawab tuduhan itu? Dengar betapa banyak tuduhan yang mereka berikan kepada-Mu!”
MAR 15:5 Tetapi Yesus tidak memberikan jawaban lagi, sehingga Pilatus sangat heran.
MAR 15:6 Setiap tahun ada kebiasaan bahwa gubernur Pilatus selalu membebaskan seorang tahanan pada pesta Paskah, sesuai dengan permintaan banyak orang.
MAR 15:7 Pada waktu itu, salah satu tawanannya adalah seorang laki-laki bernama Barabas yang termasuk dalam kelompok pemberontak yang sudah melakukan pembunuhan selama pemberontakan.
MAR 15:8 Orang banyak datang kepada gubernur Pilatus dan memintanya untuk membebaskan seorang tahanan mengikuti kebiasaan mereka.
MAR 15:9 Lalu Pilatus menjawab mereka, “Apakah kalian mau supaya saya membebaskan raja orang Yahudi untuk kalian?”
MAR 15:10 Karena Pilatus menyadari bahwa para imam kepala iri hati kepada Yesus sehingga mereka menyerahkan Yesus kepadanya.
MAR 15:11 Tetapi para imam kepala menghasut orang banyak supaya Pilatus melepaskan Barabas untuk mereka sebagai ganti Yesus.
MAR 15:12 Lalu Pilatus bertanya sekali lagi kepada mereka, “Apa yang harus saya lakukan dengan orang yang kalian sebut raja orang Yahudi?”
MAR 15:13 Tetapi mereka berteriak, “Salibkan dia!”
MAR 15:14 “Mengapa? Kejahatan apa yang sudah dia lakukan?” Pilatus bertanya pada mereka. Tetapi mereka semakin keras berteriak, “Salibkan dia!”
MAR 15:15 Karena Pilatus ingin orang banyak itu senang kepadanya, maka dia melepaskan Barabas untuk mereka. Pertama dia menyuruh Yesus dicambuk dan kemudian menyerahkannya untuk disalibkan.
MAR 15:16 Lalu tentara-tentara membawa Yesus pergi ke halaman istana gubernur, lalu mereka memanggil semua tentara berkumpul di sana.
MAR 15:17 Sesudah mereka mencambuk Yesus, mereka memakaikan jubah ungu kerajaan pada-Nya dan membuat mahkota duri dan memakaikan di kepala-Nya.
MAR 15:18 Kemudian mereka pura-pura memberi hormat dan berkata, “Salam raja orang Yahudi!”
MAR 15:19 Mereka berulang kali memukul kepala-Nya dengan tongkat, meludahi Dia, dan berlutut di hadapan-Nya seolah-olah sedang memberi hormat kepada raja.
MAR 15:20 Sesudah mereka selesai mengejek Yesus, mereka melepaskan jubah ungu itu dan mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri. Kemudian mereka membawa-Nya pergi untuk disalibkan.
MAR 15:21 Dalam perjalanan mereka bertemu dengan seorang yang sedang lewat dan memaksa dia untuk memikul salib. Orang itu adalah Simon dari Kirene, yang datang dari pedesaan. Simon adalah bapak dari Alexander dan Rufus.
MAR 15:22 Mereka membawa Yesus ke tempat yang disebut Golgota, yang berarti “Tempat Tengkorak”.
MAR 15:23 Mereka memberikan air anggur yang dicampur dengan mur, tetapi Yesus menolaknya.
MAR 15:24 Kemudian mereka menyalibkan Dia. Mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan cara membuang undi untuk memutuskan siapa yang akan mendapat bagian yang ditentukan.
MAR 15:25 Mereka menyalibkan Yesus sekitar jam sembilan pagi.
MAR 15:26 Lalu mereka memasang sebuah papan dibagian atas salib-Nya dengan tulisan yang menyatakan tuduhan terhadap-Nya yang berbunyi: “Raja orang Yahudi.”
MAR 15:27 Bersama Yesus mereka menyalibkan dua orang penjahat, satu di kiri dan satu di kanan.
MAR 15:28 
MAR 15:29 Orang-orang yang melewati tempat itu menghina Dia. Mereka menggelengkan kepala, dan berkata. “Hei! Kamu yang dulu berkata bahwa kamu akan menghancurkan rumah Tuhan dan membangunnya kembali dalam tiga hari;
MAR 15:30 selamatkan dirimu dan turunlah dari salib!”
MAR 15:31 Demikian pula para imam kepala dan guru-guru agama mengejek-ejek Yesus dengan suara keras, “Dia menyelamatkan orang lain, tetapi dia tidak bisa selamatkan dirinya sendiri.
MAR 15:32 Jika dia benar-benar Mesias, Raja Israel, mengapa dia tidak turun dari salib agar kita bisa melihat dan percaya!” Bahkan mereka yang disalibkan bersamanya menghina dia.
MAR 15:33 Pada jam dua belas siang, kegelapan menutupi seluruh negeri sampai jam tiga sore.
MAR 15:34 Pada jam tiga, Yesus berseru dengan suara keras, “Eloi, Eloi, lama sabaktani,” yang artinya, “Ya Allah, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”
MAR 15:35 Beberapa orang yang berdiri di sana mendengar ini, dan mereka berkata, “Dia memanggil Elia.”
MAR 15:36 Seorang laki-laki berlari dan mengambil spons dan mencelupkannya ke dalam air anggur yang asam, menaruhnya di atas tongkat, dan mencoba memberikannya kepada Yesus untuk diminum. “Tinggalkan dia sendiri,” katanya. Mari kita lihat apakah Elia akan datang untuk menurunkan dia dari salib ini.
MAR 15:37 Kemudian Yesus berteriak dengan keras, dan mati.
MAR 15:38 Waktu Yesus mati, gorden rumah Tuhan robek dari atas sampai ke bawah menjadi dua bagian.
MAR 15:39 Ketika perwira yang berdiri di depan salib Yesus melihat bagaimana Yesus mati, dia berkata, “Orang ini benar-benar Anak Allah.”
MAR 15:40 Di situ ada beberapa perempuan yang berdiri dan melihat dari jauh termasuk Maria Magdalena, Maria ibu dari Yakobus Muda dan Yoses, dan Salome.
MAR 15:41 Mereka sudah mengikuti Yesus dan menjaganya selama dia di Galilea. Banyak perempuan lain yang ikut bersama-Nya ke Yerusalem juga ada di sana.
MAR 15:42 Saat itu hari Jumat, sehari sebelum hari Sabat.
MAR 15:43 Karena itu Yusuf dari Arimatea, seorang anggota dewan pimpinan yang menunggu kerajaan Allah, memiliki keberanian untuk pergi ke Pilatus dan meminta jenazah Yesus.
MAR 15:44 Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati begitu cepat, jadi dia memanggil perwira itu dan bertanya apakah Yesus sudah mati.
MAR 15:45 Sesudah Pilatus mendengar laporan dari perwira itu, Pilatus memberikan izin kepada Yusuf untuk mengambil jenazah Yesus.
MAR 15:46 Lalu Yusuf membeli kain putih. Kemudian dia menurunkan tubuh Yesus dari salib dan membungkusnya dengan kain itu, dan menaruh jenazah Yesus di dalam kuburan yang sudah digali dari batu. Lalu dia menggulingkan batu besar sebagai penutup pintu kubur.
MAR 15:47 Maria Magdalena dan Maria ibu dari Yoses melihat tempat Yesus dibaringkan.
MAR 16:1 Sesudah Sabat berakhir, pagi-pagi sekali Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome membeli minyak yang harum agar mereka bisa pergi dan meminyaki tubuh Yesus.
MAR 16:2 Sangat awal pada hari pertama minggu itu, tepat saat matahari terbit, mereka pergi ke kuburan.
MAR 16:3 Mereka bertanya satu sama lain, “Siapa yang akan menggulingkan batu itu dari kubur untuk kita?”
MAR 16:4 Tetapi ketika mereka tiba di kuburan, mereka melihat bahwa batu yang sangat besar dan berat sudah terguling.
MAR 16:5 Ketika mereka pergi ke kuburan, mereka melihat seorang pemuda duduk di dalam gua sebelah kanan, mengenakan jubah putih panjang. Mereka menjadi sangat ketakutan.
MAR 16:6 Tetapi malaikat itu berkata kepada mereka, “Jangan takut! Kalian mencari Yesus, Orang Nazaret yang sudah disalibkan itu. Dia sudah bangkit dari kematian. Dia tidak ada di sini.
MAR 16:7 Lihat, ini adalah tempat mereka membaringkan-Nya untuk beristirahat. Sekarang pergi, dan beritahu murid-murid-Nya dan Petrus bahwa Dia akan mendahului kalian ke Galilea. Kalian akan melihat Yesus di sana seperti yang Dia pernah katakan.”
MAR 16:8 Mereka pergi dan berlari dari kuburan itu, karena gemetar dan bingung. Mereka tidak bicara apa-apa kepada siapa pun karena mereka terlalu takut.
MAR 16:9 Ketika Yesus bangkit dari kematian pada hari pertama minggu itu, Dia pertama-tama Yesus menampakkan diri kepada Maria Magdalena, yang pernah Yesus mengusir tujuh roh jahat.
MAR 16:10 Lalu Maria memberitahukan hal itu kepada orang-orang yang dulu bersamanya saat mereka masih berduka dan menangis.
MAR 16:11 Ketika mereka mendengar bahwa Yesus sudah hidup kembali dari kematian dan bahwa dia sudah melihat-Nya, mereka tidak percaya.
MAR 16:12 Kemudian Yesus menampakkan diri dalam bentuk yang berbeda kepada dua murid lainnya yang akan pergi ke sebuah desa.
MAR 16:13 Kedua murid itu kembali dan memberitahukan kepada yang lain, tetapi mereka tidak percaya juga.
MAR 16:14 Akhirnya Yesus memperlihatkan diri kepada sebelas murid-Nya saat mereka sedang makan. Dia menegur mereka karena mereka kurang percaya dan keras kepala, karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihatnya setelah dia bangkit.
MAR 16:15 Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, dan beritakanlah Kabar Baik kepada semua orang.
MAR 16:16 Siapa pun yang percaya kepada-Ku dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa pun yang memilih untuk tidak percaya akan dihukum.
MAR 16:17 Dan tanda-tanda berikut akan menyertai mereka yang percaya kepada-Ku: dalam nama-Ku mereka akan mengusir setan; mereka akan berbicara bahasa baru;
MAR 16:18 mereka akan memegang ular dengan tangan mereka; jika mereka meminum sesuatu yang beracun mereka tidak akan sakit dan mati; mereka akan meletakkan tangan pada orang sakit dan menjadi sembuh.”
MAR 16:19 Kemudian, Tuhan Yesus, sesudah Dia selesai berbicara dengan murid-murid-Nya, Dia terangkat ke surga, di mana Dia duduk di sebelah kanan Allah.
MAR 16:20 Lalu para murid Yesus pergi dan memberitakan Kabar Baik ke mana-mana, dan Tuhan Yesus menyertai mereka dan melakukan banyak keajaiban sebagai bukti bahwa Kabar Baik itu benar. Amin.
LUK 1:1 Seperti yang kamu tahu, banyak orang telah mencoba menuliskan segala sesuatu yang telah terpenuhi melibatkan kami.
LUK 1:2 Mereka mendasarkan laporan mereka pada bukti dari saksi mata yang paling awal dan pelayan Firman,
LUK 1:3 maka sayapun memutuskan sebab saya juga mengikuti peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi mulai dari awalnya, maka merupakan ide yang baik untuk menuliskannya dengan akurat.
LUK 1:4 Saya melakukan ini Teofilus terkasih agar kamu bisa yakin bahwa apa yang diajarkan kepadamu benar-benar bisa dipercaya.
LUK 1:5 Ketika masa Herodes menjadi Raja di Yudea, ada seorang imam yang bernama Zakaria, dari keluarga Abia. Zakaria menikah dengan Elisabet, yang juga adalah keturunan dari Imam Harun.
LUK 1:6 Mereka berdua melakukan apa yang benar di hadapan Allah, dengan hati-hati mengikuti semua perintah dan peraturan Tuhan.
LUK 1:7 Mereka tidak memiliki anak sebab Elisabet mandul, dan mereka berdua sudah lanjut usia.
LUK 1:8 Ketika Zakaria sedang bertugas sebagai imam di hadapan Allah, sebagai wakil dari kelompok imamnya
LUK 1:9 Zakaria dipilih berdasarkan undian menurut adat keimaman untuk masuk ke dalam rumah Tuhan dan membakar dupa.
LUK 1:10 Selama waktu persembahan dupa, kerumunan masyarakat sedang berdoa di luar.
LUK 1:11 Seorang malaikat Tuhan muncul di hadapan Zakaria, berdiri di sebelah kanan mezbah dupa.
LUK 1:12 Ketika Zakaria melihat malaikat itu, tertegunlah dia dan merasa takut sekali.
LUK 1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya, “Janganlah takut, hai Zakaria. Allah sudah mendengar doamu. Elisabet, istrimu itu, akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan kamu akan memberi nama anak itu, Yohanes.
LUK 1:14 Dia akan memberikan kamusukacita dan kebahagiaan, dan banyak yang akan merayakan kelahirannya.
LUK 1:15 Anakmu itu akan menjadi luar biasa di hadapan Tuhan. Dia tidak akan mau minum air anggur ataupun minuman yang memabukkan lainnya. Dan dia akan dipenuhi oleh Roh Allah bahkan sebelum dia dilahirkan.
LUK 1:16 Dia akan membuat banyak orang Israel kembali percaya kepada Tuhan Allah mereka.
LUK 1:17 Dia akan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia, untuk mengembalikan hati para ayah kepada anak-anak mereka, dan mereka yang memberontak kembali ke jalan yang benar — untuk mempersiapkan orang-orang menerima Tuhan.”
LUK 1:18 “Bagaimana saya bisa yakin hal itu akan terjadi?” tanya Zakaria kepada malaikat. “Aku sudah tua, demikian juga istriku.”
LUK 1:19 “Aku adalah Gabriel,” jawab sang Malaikat. “Aku berdiri di hadapan Allah, dan dikirim untuk berbicara kepadamu dan memberitakan kepadamu kabar baik ini.
LUK 1:20 Tetapi karena kamu tidak percaya pada perkataanku, kamu akan menjadi bisu, tidak dapat berkata-kata, sampai pada waktunya ketika setiap ucapanku menjadi kenyataan.”
LUK 1:21 Sementara di luar orang-orang sedang menunggu Zakaria, dan bertanya-tanya mengapa dia begitu lama ada di dalam rumah Tuhan.
LUK 1:22 Ketika akhirnya Zakaria keluar, dia tidak bisa mengucapkan perkataan apa pun kepada mereka. Mereka menyadari bahwa tentunya Zakaria mendapat penglihatan di rumah Tuhan, sebab sekalipun dia bisa memberi bahasa isyarat, tetapi Zakaria benar-benar menjadi bisu.
LUK 1:23 Sesudah selesai masa bertugasnya, kembalilah Zakaria ke rumah.
LUK 1:24 Beberapa waktu kemudian, Elisabet, istri Zakaria mengandung. Dan dia tinggal di rumah selama lima bulan lamanya.
LUK 1:25 “Tuhan yang melakukan ini kepadaku,” katanya, “Tuhan sudah mengambil aibku di mata orang lain.”
LUK 1:26 Pada bulan ke enam di masa kehamilan Elisabet, Allah mengirim malaikat Gabriel kepada seorang perempuan muda yang bernama Maria, yang tinggal di kota Nazaret di Galilea.
LUK 1:27 Maria bertunangan dengan seorang pemuda yang bernama Yusuf.
LUK 1:28 Sang malaikat menyapa Maria. “Sungguh dirimu ini diberkati, Maria,” kata malaikat. “Tuhan beserta denganmu.”
LUK 1:29 Maria sangat bingung dengan apa yang dia katakan, dan bertanya-tanya apa arti salam ini.
LUK 1:30 “Janganlah kuatir, Maria,” lanjut malaikat itu, “sebab Allah menunjukkan kebaikan hati-Nya kepadamu.
LUK 1:31 Kamu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Dan kamu akan memberi nama Yesus kepada anak itu.
LUK 1:32 Dia akan menjadi sangat hebat, dan dia akan disebut Anak Yang Mahatinggi. Tuhan Allah akan memberinya takhta Daud, ayahnya,
LUK 1:33 dan Dia akan memerintah atas bangsa Israel selamanya. Kerajaan-Nya tidak akan pernah berakhir.”
LUK 1:34 “Bagaimana mungkin hal itu terjadi?” kata Maria. “Saya ini seorang perawan.”
LUK 1:35 Jawab malaikat itu, “Roh Kudus akan datang ke atasmu, dan kuasa dari Yang Mahatinggi akan menguasaimu. Bayi yang ada dalam kandunganmu itu kudus, dan akan dipanggil dengan sebutan Anak Allah.
LUK 1:36 Dan sepupumu, Elisabet, bahkan dia hamil di usia tuanya. Wanita yang dikatakan orang tidak bisa punya anak itu sudah hamil enam bulan.
LUK 1:37 Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin bagi Allah.”
LUK 1:38 “Aku ini pelayan Tuhan,” kata Maria. “Terjadilah padaku sesuai dengan perkataanmu.” Lalu malaikat itu meninggalkan Maria.
LUK 1:39 Beberapa waktu kemudian, Maria menyiapkan dirinya, dan pergi ke daerah perbukitan Yudea, ke kota kecil tempat
LUK 1:40 Zakaria tinggal. Maria memanggil Elisabet ketika dia masuk ke rumah mereka.
LUK 1:41 Segera ketika Elisabet mendengar suara Maria, bayi yang ada dalam kandungannya seakan-akan melompat kegirangan di dalam perutnya. Dan Elisabet penuh dengan Roh Kudus,
LUK 1:42 dan berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah kamu di antara para perempuan, dan diberkatilah anak yang akan kamu lahirkan itu!
LUK 1:43 Mengapa saya begitu terhormat bahwa ibu Tuhan saya harus mengunjungi saya?
LUK 1:44 Segera sesudah saya mendengar salammu, bayi saya melompat kegirangan di dalam diri saya.
LUK 1:45 Betapa beruntungnya kamu, sebab kamu percaya bahwa Tuhan akan melakukan apa yang Dia janjikan kepadamu!”
LUK 1:46 Jawab Maria, “Sungguh saya memuji Tuhan!
LUK 1:47 Aku bersukacita karena Allah penyelamatku,
LUK 1:48 sebab Dia sudah memutuskan bahwa saya, hamba-Nya, layak mendapat perhatian-Nya, meskipun latar belakangku hanya orang biasa saja. Mulai dari sekarang, setiap generasi akan berkata bahwa saya sungguh diberkati.
LUK 1:49 Allah yang Mahakuasa sudah melakukan perbuatan-perbuatan yang luar biasa untukku, kuduslah nama-Nya.
LUK 1:50 Belas kasihan-Nya dari generasi ke generasi terus selamanya kepada mereka yang hormat kepada Dia.
LUK 1:51 Dengan kuasa-Nya Dia telah menghancurkan orang-orang yang dengan sombongnya berpikir bahwa mereka sangat pintar.
LUK 1:52 Tuhan meruntuhkan orang-orang yang berkuasa dari tahta mereka, dan menaikkan orang-orang yang rendah hati.
LUK 1:53 Dan memberi makan orang-orang yang lapar dengan makanan yang enak, dan mengirim orang-orang kaya pergi dengan tangan kosong.
LUK 1:54 Tuhan menolong hamba-Nya Israel, mengingat dia dalam belas kasihan-Nya,
LUK 1:55 seperti janji-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya sampai selamanya.”
LUK 1:56 Dan Maria tinggal di rumah Elisabet tiga bulan lamanya, lalu dia kembali pulang.
LUK 1:57 Sementara itu, tibalah waktunya bagi Elisabet untuk melahirkan bayinya.
LUK 1:58 Para tetangga dan keluarga besarnya mendengar bagaimana Tuhan menunjukkan kebaikan yang sangat besar kepadanya, dan bersama-sama mereka bersukacita.
LUK 1:59 Delapan hari kemudian mereka datang untuk menyunat anak itu. Bermaksud menamakan anak itu Zakaria seperti nama ayahnya.
LUK 1:60 “Bukan,” jawab Elisabet. “Namanya adalah Yohanes.”
LUK 1:61 “Tetapi tidak seorangpun di antara keluargamu yang memiliki nama itu,” kata mereka kepadanya.
LUK 1:62 Mereka bertanya kepada Zakaria, ayah anak itu, dengan menggunakan bahasa isyarat, “Bapak hendak memberi nama apa kepada anak bapak?”
LUK 1:63 Zakharia memberi isyarat untuk menulis sesuatu, dan menulis, “Namanya adalah Yohanes.” Dan semua orang heran membacanya.
LUK 1:64 Dengan segera Zakaria bisa berbicara kembali, dan dia mulai memuji Allah.
LUK 1:65 Mereka yang tinggal di sekeliling rumah itu kagum dengan apa yang sudah terjadi, dan berita itu tersebar sampai ke seluruh bagian perbukitan di Yudea.
LUK 1:66 Setiap orang yang mendengar berita itu bertanya-tanya apa yang sesungguhnya akan terjadi. “Akan menjadi apa anak ini jika besar nanti?” tanya mereka, sebab mereka tahu bahwa Allah menyertai anak ini.
LUK 1:67 Zakaria, ayah anak itu, oleh karena dipenuhi Roh Kudus mulai menubuatkan perkataan ini:
LUK 1:68 “Tuhan, Allah orang Israel, sungguh ajaib sebab Dia datang dan membebaskan umat-Nya.
LUK 1:69 Sudah diberikan oleh-Nya seorang Juruselamat dari garis keturunan Daud,
LUK 1:70 seperti yang sudah Dia janjikan melalui para nabi-Nya yang kudus dari masa lampau.
LUK 1:71 Dia berjanji akan menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita, dari orang-orang yang membenci kita.
LUK 1:72 Dia bermurah hati kepada nenek moyang kita sebab Dia ingat perjanjian kudus-Nya —
LUK 1:73 janji yang Dia buat dengan Abraham, bapak leluhur kita.
LUK 1:74 Dia membebaskan kita dari rasa takut dan menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,
LUK 1:75 agar kita bisa melayani Dia dengan cara melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan benar selama hidup kita.
LUK 1:76 Sekalipun kamu masih kecil, kamu akan dikenal sebagai nabi dari Allah yang Mahatinggi, sebab kamu akan berjalan di depan Tuhan dan membuka jalan bagi-Nya,
LUK 1:77 dengan memberikan pengetahuan tentang keselamatan melalui pengampunan atas dosa-dosa manusia kepada umat-Nya.
LUK 1:78 Melalui kasih sayang Allah atas kita, keselamatan yang dari surga akan turun atas kita
LUK 1:79 untuk menyinari mereka yang hidup dalam kegelapan dan bayang-bayang kematian dan untuk membimbing kita sepanjang jalan yang membawa damai.”
LUK 1:80 Yohanes bertambah besar dan bertambah kuat rohaninya. Dia hidup di padang gurun sampai tiba saatnya untuk dia melayani umat Israel dengan terbuka.
LUK 2:1 Itu adalah waktu ketika Kaisar Agustus mengeluarkan sebuah perintah untuk diadakannya perhitungan jumlah penduduk di seluruh Kerajaan Romawi.
LUK 2:2 Sensus ini adalah sensus pertama di bawah pemerintahan Gubernur Kirenius di wilayah Siria.
LUK 2:3 Maka setiap penduduk pergi ke kota kelahiran mereka untuk mendaftarkan dirinya.
LUK 2:4 Oleh karena Yusuf adalah keturunan dari Raja Daud, maka dia berangkat dari Nazaret yang terletak di daerah Galilea menuju ke Betlehem, yang dikenal sebagai kota Daud, di daerah Yudea.
LUK 2:5 Dia pergi mendaftarkan dirinya di kota itu bersama dengan Maria, yang sudah bertunangan dengannya dan sedang menantikan kelahiran bayinya.
LUK 2:6 Sementara mereka di sana, tiba waktunya bagi Maria untuk melahirkan bayinya.
LUK 2:7 Dan Maria melahirkan anak laki-laki sulungnya. Dia membungkusnya dengan kain dan membaringkannya di palungan karena penginapan tidak memiliki kamar lagi.
LUK 2:8 Di dekat daerah itu, beberapa orang gembala menghabiskan malam hari dengan menggembalakan domba-domba mereka di padang rumput.
LUK 2:9 Seorang malaikat Tuhan muncul di hadapan mereka, dan kemuliaan Tuhan bersinar mengelilingi mereka. Mereka sangat ketakutan.
LUK 2:10 “Jangan takut!” kata malaikat itu kepada mereka. “Aku di sini untuk membawakan kabar baik kepada kalian yang akan membuat seluruh umat manusia bersukacita.
LUK 2:11 Seorang Juruselamat sudah lahir bagi kalian hari ini, di kota Daud. Dia adalah Mesias, Tuhan.
LUK 2:12 Kalian akan mengenali Dia dengan tanda ini, yaitu, kalian akan menemukan seorang anak yang dibungkus dengan kain dan diletakkan di dalam palungan.”
LUK 2:13 Tiba-tiba banyak sekali malaikat yang muncul, memuji Allah dan berkata,
LUK 2:14 “Kemuliaan bagi Allah yang di surga, dan damai di bumi kepada mereka yang menyenangkan Dia.”
LUK 2:15 Sesudah para malaikat meninggalkan mereka dan kembali ke surga, para gembala itu saling berkata, “Mari kita pergi ke Betlehem dan lihat kejadian yang sudah terjadi seperti yang sudah diceritakan oleh Tuhan kepada kita.”
LUK 2:16 Mereka dengan bergegas pergi ke Betlehem dan menemukan Maria, Yusuf, serta bayi itu, yang sedang berbaring di palungan.
LUK 2:17 Sesudah mereka melihat Dia dengan mata mereka sendiri, mereka menyebarkan berita tentang segala sesuatu yang terjadi dan tentang si bayi yang sudah mereka dengar.
LUK 2:18 Dan mereka yang mendengar berita ini kagum dengan apa yang para gembala ceritakan kepada mereka.
LUK 2:19 Tetapi Maria mengingat dan merenungkan segala kejadian yang sudah terjadi.
LUK 2:20 Para gembala kembali menjaga ternak-ternak mereka, memuji dan bersyukur kepada Allah untuk segala berita yang sudah mereka dengar dan lihat, sebab sama seperti yang sudah pernah diberitahukan kepada mereka.
LUK 2:21 Sesudah Yesus berumur delapan hari, tiba waktunya bagi bayi itu untuk disunat, dan diberi nama Yesus.
LUK 2:22 Ketika tiba waktunya penyucian sesuai dengan hukum Taurat selesai dilaksanakan, Yusuf dan Maria membawa Yesus ke Yerusalem untuk diserahkan kepada Tuhan,
LUK 2:23 seperti yang Tuhan sudah perintahkan, “Setiap anak laki-laki sulung haruslah diserahkan kepada Tuhan.”
LUK 2:24 Lalu di sana mereka memberikan kurban persembahan, seperti hukum Allah perintahkan, berupa “sepasang burung tekukur atau dua ekor burung merpati muda.”
LUK 2:25 Pada masa itu hiduplah seorang laki-laki bernama Simeon di Yerusalem. Simeon melakukan perbuatan yang benar dan sangat berbakti kepada Allah. Dia sangat menanti-nantikan janji Tuhan akan keselamatan bagi Israel, dan Roh Kudus ada di atasnya.
LUK 2:26 Roh Kudus sudah ditunjukkan kepadanya bahwa dia tidak akan mati sebelum dia bertemu dengan Tuhan sang Mesias.
LUK 2:27 Dengan mengikuti arahan Roh Kudus, Simeon datang ke Rumah Allah ketika orangtua Yesus membawanya untuk diserahkan kepada Tuhan sesuai dengan ketentuan Hukum Taurat.
LUK 2:28 Simeon menggendong Yesus, mengucap syukur kepada Allah, dan berkata,
LUK 2:29 “Tuhanku, sekarang ijinkanlah hamba-Mu ini meninggal dengan tenang seperti yang sudah Engkau janjikan,
LUK 2:30 sebab sudah kulihat dengan mataku sendiri bagaimana Engkau akan menyelamatkan umat-Mu,
LUK 2:31 yang sudah Engkau persiapkan bagi semua orang.
LUK 2:32 Dia akan menjadi seperti terang yang akan menerangi bangsa-bangsa lain, Dia akan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu orang Israel.”
LUK 2:33 Ayah dan ibu Yesus terkejut mendengar perkataan Simeon tentang Yesus.
LUK 2:34 Lalu Simeon memberkati mereka, dan berkata kepada Maria, ibu Yesus, “Anak ini ditakdirkan untuk menyebabkan banyak orang di Israel yang jatuh dan yang bangkit. Anak ini adalah tanda dari Allah bahwa banyak dari mereka yang akan menolak,
LUK 2:35 sebab Dia akan menyatakan pikiran-pikiran yang tersembunyi dalam benak mereka. Hal itu akan terasa seperti sebuah pedang yang menembus jantungmu, Ibu.”
LUK 2:36 Lalu nabiah Hana juga tinggal di Yerusalem. Dia adalah anak perempuan dari Fanuel dari suku Asyer, dan sudah sangat tua. Dia sudah menikah selama tujuh tahun,
LUK 2:37 namun sesudah itu dia menjadi janda, sebab suaminya meninggal dunia. Usianya sudah 84 tahun. Dia menghabiskan waktunya dengan menyembah, berpuasa dan berdoa di rumah Tuhan.
LUK 2:38 Dia juga menghampiri mereka kala itu, dan mulai memuji Allah. Dia berbicara tentang Yesus kepada semua yang menanti-nantikan waktunya Allah untuk membebaskan Yerusalem.
LUK 2:39 Sesudah mereka menyelesaikan segala sesuatu yang diperinthakan oleh hukum Allah, mereka kembali ke rumah mereka di kota Nazaret di Galilea.
LUK 2:40 Anak itu tumbuh bertambah kuat dan sangat bijak. Berkat Allah ada bersama Dia.
LUK 2:41 Orang tua Yesus pergi ke Yerusalem setiap tahun untuk merayakan Paskah.
LUK 2:42 Ketika Yesus berusia 12 tahun, Yesus ikut mereka ke perayaan tersebut.
LUK 2:43 Ketika perayaan sudah selesai dan sudah tiba waktunya kembali ke kota asal, Yesus yang masih kanak-kanak itu tetap tinggal di Yerusalem, namun orang tua-Nya tidak menyadari hal ini.
LUK 2:44 Orang tua Yesus berpikir kalau Yesus bersama dengan rombongan anak-anak yang juga sedang kembali pulang. Sehari perjalanan sudah berlalu sebelum mereka mulai mencari Dia diantara teman dan keluarga mereka.
LUK 2:45 Ketika mereka tidak bisa menemukan-Nya, kembalilah mereka ke Yerusalem untuk mencari Dia di sana.
LUK 2:46 Sudah berlalu tiga hari sebelum mereka berhasil menemukan Yesus di rumah Tuhan. Yesus sedang duduk di antara para guru-guru agama, mendengarkan mereka dan bertanya kepada mereka.
LUK 2:47 Semua yang mendengarkan cara Yesus berbicara terkejut dengan pemahaman dan jawaban-jawaban-Nya.
LUK 2:48 Orangtua-Nya sungguh-sungguh bingung ketika mereka melihat apa yang sedang dilakukan-Nya. Ibu-Nya bertanya kepada-Nya, “Putraku, mengapa Kamu memperlakukan kami seperti ini? Ayah-Mu dan aku — kami sudah sangat kuatir! Kami mencari-Mu kemana-mana!”
LUK 2:49 “Mengapa Ibu mencari Aku?” jawab Yesus. “Tidakkah Ibu tahu bahwa Aku harus ada di rumah Bapa-Ku?”
LUK 2:50 Tetapi mereka tidak mengerti arti perkataan-Nya.
LUK 2:51 Lalu kembalilah Dia bersama mereka ke Nazaret, dan taat kepada kedua orangtuanya. Ibu-Nya menyimpan setiap kejadian yang sudah terjadi dan sering merenungkannya.
LUK 2:52 Dan Yesus semakin kuat dan semakin bijak, dan disukai oleh Allah dan manusia.
LUK 3:1 Saat ini adalah tahun ke lima belas Tiberius menjadi Kaisar di Roma. Pontius Pilatus menjadi Gubernur di wilayah Yudea. Herodes adalah penguasa Galilea, dan Filipus adalah penguasa Iturea dan Trakonitis, serta Lisanias sebagai penguasa daerah Abilene.
LUK 3:2 Hanas dan Kayafas adalah imam besar yang bertanggung jawab. Pada masa inilah Firman Allah datang kepada Yohanes, anak Zakaria, yang hidup di padang gurun.
LUK 3:3 Yohanes pergi ke seluruh wilayah Sungai Yordan, mengumumkan kepada setiap orang bahwa mereka harus dibaptis sebagai tanda pertobatan dan bahwa dosa-dosa mereka sudah diampuni.
LUK 3:4 Seperti yang sudah ditulis oleh nabi Yesaya: “Terdengar suara di padang gurun yang berteriak, ‘Persiapkanlah jalan bagi Tuhan: luruskanlah jalan-Nya.
LUK 3:5 Setiap lembah akan ditinggikan, setiap gunung dan bukit akan diratakan. Jalan yang bengkok akan diluruskan, dan jalan yang berbatu-batu akan dihaluskan.
LUK 3:6 Dan setiap orang akan melihat keselamatan yang datang dari Allah.’”
LUK 3:7 Tetapi ketika Yohanes melihat banyak orang Farisi dan Saduki yang datang dan minta diri untuk dibaptis, berkatalah dia kepada mereka, “Dasar kalian keturunan ular berbisa! Siapa yang bilang kalian bisa melarikan diri dari penghukuman yang akan datang?
LUK 3:8 Tunjukkan dengan perbuatan kalian bahwa kalian sungguh-sungguh bertobat. Jangan sekali-kali membenarkan diri kalian dengan mengatakan, ‘Kami ini keturunan Abraham.’ Biar saya katakan kepada kalian, Allah bisa menciptakan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini.
LUK 3:9 Kapak diatur untuk mulai menebang di pangkal pohon. Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang ke dalam api.”
LUK 3:10 “Jadi, apa yang harus kami lakukan?” tanya orang banyak kepadanya.
LUK 3:11 “Jika kalian punya dua jubah, maka bagilah dengan mereka yang tidak punya. Jika kalian punya makanan, maka berbagilah kepada mereka yang tidak punya,” katanya kepada mereka.
LUK 3:12 Dan beberapa penagih pajak juga datang untuk dibaptis. “Guru, apakah yang harus kami lakukan?” tanya mereka.
LUK 3:13 “Janganlah menagih pajak lebih dari yang seharusnya,” jawab Yohanes.
LUK 3:14 “Bagaimana dengan kami?” beberapa prajurit bertanya. “Apa yang harus kami lakukan?” “Jangan meminta uang dengan ancaman kekejaman. Jangan membuat tuduhan yang tidak benar. Cukupkanlah dirimu dengan gajimu,” jawab Yohanes.
LUK 3:15 Orang-orang menantikan dengan penuh harap, dan bertanya-tanya apakah Yohanes adalah Mesias itu sendiri.
LUK 3:16 Yohanes menjawab dan menjelaskan kepada semua orang, “Benar, saya membaptis kalian dengan air. Tetapi Dia yang akan datang lebih penting dariku, dan saya bahkan tidak layak untuk melepaskan sandal-Nya. Dia akan membaptis kalian dengan Roh Kudus dan dengan api.
LUK 3:17 Alat penampi sudah ada di tangan-Nya dan dia siap untuk memisahkan gandum dari kulitnya pada tempat pengirikan. Dia akan mengumpulkan biji-biji gandum di gudang penyimpanan, sedangkan kulitnya akan dibakar dengan api yang tidak bisa padam.”
LUK 3:18 Yohanes memberikan banyak peringatan seperti ini ketika dia memberitakan tentang kabar baik itu kepada orang-orang.
LUK 3:19 Tetapi ketika Yohanes menegur Herodes sang penguasa karena menikah dengan Herodias yang adalah istri saudaranya, dan tentang segala kejahatan yang sudah dilakukan Herodes,
LUK 3:20 maka Herodes menambahkan kejahatannya dengan memasukan Yohanes ke dalam penjara.
LUK 3:21 Ternyata terjadi ketika sesudah semua orang dibaptis, Yesuspun dibaptis juga. Dan ketika Dia berdoa, surga terbuka,
LUK 3:22 dan Roh Kudus turun ke atas-Nya, dengan mengambil wujud seekor burung merpati. Dan terdengar suara dari surga, berkata, “Engkaulah anak-Ku, yang Ku kasihi. Aku sungguh berkenan kepada-Mu.”
LUK 3:23 Yesus berumur sekitar tiga puluh tahun ketika memulai pelayanan-Nya secara umum. Orang-orang menduga bahwa Dia adalah anak Yusuf. Yusuf adalah anak Eli,
LUK 3:24 anak Matat, anak Lewi, anak Malki, anak Yanai, anak Yusuf,
LUK 3:25 anak Matatias, anak Amos, anak Nahum, anak Esli, anak Nagai,
LUK 3:26 anak Maat, anak Matatias, anak Simei, anak Yosek, anak Yoda,
LUK 3:27 anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,
LUK 3:28 anak Malki, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,
LUK 3:29 anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,
LUK 3:30 anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,
LUK 3:31 anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,
LUK 3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,
LUK 3:33 anak Aminadab, anak Aram, anak Hesro, anak Peres, anak Yehuda,
LUK 3:34 anak Yakub, anak Isak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,
LUK 3:35 anak Serug, anak Ragau, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,
LUK 3:36 anak Kenan, anak Arfaksad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamek,
LUK 3:37 anak Metusalah, anak Henok, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,
LUK 3:38 anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.
LUK 4:1 Jesus, yang dipenuhi oleh Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan dan dipimpin oleh Roh itu ke padang gurun,
LUK 4:2 tempat di mana Dia dicobai oleh Iblis selama empat puluh hari. Dia tidak makan ataupun minum selama itu, sehingga ketika hari terakhir puasa, Yesus merasa kelaparan.
LUK 4:3 Lalu Iblis berkata kepada-Nya, “Jika Engkau anak Allah, perintahkanlaha agar batu ini berubah menjadi roti.”
LUK 4:4 “Ada tertulis, ‘Janganlah kamu hidup hanya dari roti saja,’” jawab Yesus.
LUK 4:5 Lalu Iblis memimpin-Nya naik ke tempat yang tinggi, dan dengan cepat menunjukkan kepada-Nya seluruh kerajaan yang ada di dunia ini.
LUK 4:6 Lalu berkatalah Iblis kepada Yesus, “Aku akan memberikan kepada-Mu kekuasaan atas mereka semua, dan juga kemuliaan yang mereka miliki. Kekuasaan ini sudah diberikan kepadaku, dan aku bisa memberikannya kepada siapapun yang aku mau.
LUK 4:7 Sujudlah dan sembahlah saya, dan Engkau bisa memiliki semua ini.”
LUK 4:8 “Sudah tertulis dalam Kitab Suci, ‘Haruslah kamu menyembah hanya kepada Tuhan Allahmu, dan hanya Dialah yang harus kamu layani,’” jawab Yesus.
LUK 4:9 Lalu Iblis membawa Yesus ke Yerusalem, menempatkan dia di atas rumah Tuhan, dan berkata, “Jika Engkau anak Allah, lompatlah!
LUK 4:10 Sebab tertulis di Kitab Suci, ‘Dia akan memerintahkan para malaikat-Nya untuk menjaga Engkau,
LUK 4:11 mengangkat Engkau untuk melindungi-Mu sehingga Engkau tidak akan tersandung batu.’”
LUK 4:12 “Ada tertulis, ‘Janganlah kamu mencobai Tuhan Allahmu,’” jawab Yesus.
LUK 4:13 Ketika Iblis sudah selesai mencobai, mundurlah dia dan menunggu waktu yang tepat.
LUK 4:14 Lalu Yesus kembali ke Galilea, penuh dengan kuasa Roh Kudus. Berita tentang diri-Nya tersebar ke seluruh wilayah.
LUK 4:15 Yesus mengajar mereka di rumah-rumah ibadah mereka, dan semua orang memuji Dia.
LUK 4:16 Ketika Dia tiba di Nazaret, tempat Dia tumbuh besar, pergilah Yesus ke rumah ibadah di situ pada suatu hari Sabat seperti biasanya.
LUK 4:17 Gulungan kitab nabi Yesaya diserahkan kepada-Nya. Yesus membuka gulungan itu dan menemukan tempat tertulis:
LUK 4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, sebab Dia sudah mengurapi Aku untuk memberitakan kabar baik kepada mereka yang berkekurangan. Dia mengirimku untuk menyatakan pembebasan kepada orang-orang yang tertawan, membuat orang-orang yang buta bisa melihat kembali, dan mereka yang tertekan bisa terlepas,
LUK 4:19 dan menyatakan masa kemurahan Tuhan.”
LUK 4:20 Lalu Dia digulung kembali gulungan itu dan memberikannya kepada sang petugas. Kemudian duduklah Yesus. Setiap orang yang hadir di rumah ibadah itu menatap-Nya.
LUK 4:21 “Kitab Suci yang baru saja kalian dengar ini telah digenapi hari ini!” kata-Nya kepada mereka.
LUK 4:22 Setiap orang menyatakan persetujuan atas ucapan-Nya, kagum dengan setiap perkataan yang diucapkan Yesus. “Bukankah Dia ini anak Yusuf?” tanya mereka.
LUK 4:23 Jawab Yesus, “Aku yakin kalian akan mengatakan peribahasa ini kepada-Ku, ‘Hai dokter, sembuhkanlah dirimu sendiri!’ dan berkata, ‘Lakukanlah perbuatan-perbuatan ajaib yang Engkau lakukan di sini seperti yang kami dengar Engkau lakukan di kota Kapernaum!’
LUK 4:24 Biar Aku katakan sejujurnya kepada kalian, tidak ada nabi yang diterima di kotanya sendiri.
LUK 4:25 Seperti yang terjadi pada masa nabi Elia, ketika kelaparan melanda seluruh negeri Israel selama tiga setengah tahun. Ada begitu banyak janda yang tinggal di Isreal.
LUK 4:26 Namun Elia tidak dikirim kepada satupun di antara mereka. Elia dikirim kepada seorang janda di Sarfat di wilayah Sidon!
LUK 4:27 Dan sekalipun ada begitu banyak orang yang menderita penyakit kusta di Israel pada masa hidup Elisa, namun hanya satu orang yang disembuhkan, yaitu Naaman, si orang Siria!”
LUK 4:28 Mereka yang ada di rumah ibadah itu menjadi murka mendengar ucapan-Nya.
LUK 4:29 Maka berdirilah mereka dan mengusir-Nya keluar kota. Lalu mereka menyeret-Nya ke puncak bukit tempat kota itu berdiri untuk melemparkan Dia dari tebing.
LUK 4:30 Tetapi Dia berjalan melewati mereka dan melanjutkan perjalanan-Nya.
LUK 4:31 Lalu Yesus pergi ke kota Kapernaum di daerah Galilea. Pada hari Sabat Dia mulai mengajar mereka.
LUK 4:32 Orang-orang di sana kagum akan pengajaran-Nya, sebab Yesus mengajar mereka dengan otoritas.
LUK 4:33 Di rumah ibadah itu ada seorang yang dirasuki oleh roh jahat. Dan dia berteriak,
LUK 4:34 “Apa yang ingin Engkau lakukan kepada kami, Yesus dari Nazaret? Apakah Engkau ingin membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah!”
LUK 4:35 Yesus memotong ucapannya dengan berkata, “Diam!” Lalu Dia memerintahkan setan itu, “Keluar dari orang ini!” Melemparkan orang ini ke tanah di hadapan mereka, setan itu keluar dari tubuh orang itu tanpa melukai dia.
LUK 4:36 Mereka semua menjadi terkejut dan heran serta saling bertanya, “Pengajaran apa ini? Dengan kuasa dan otoritas Dia memerintahkan roh-roh jahat untuk pergi — dan mereka taat!”
LUK 4:37 Berita tentang Yesus tersebar ke seluruh wilayah itu.
LUK 4:38 Yesus pergi mengunjungi Simon sesudah pulang dari rumah ibadah itu. Ibu mertua Simon sedang sakit terkena demam tinggi dan mereka yang ada disana datang kepada Yesus dan minta tolong kepada-Nya.
LUK 4:39 Yesus datang dan berdiri di atasnya, memerintahkan agar sakit itu meninggalkan perempuan itu — dan sakit itu pergi. Dengan segera perempuan itu bangun dan menyiapkan makanan untuk mereka.
LUK 4:40 Dan ketika matahari sudah terbenam, mereka membawa kepada-Nya semua orang yang sakit, yang menderita dari berbagai penyakit. Yesus menumpangkan tangan-Nya ke atas mereka, satu demi satu, dan menyembuhkan mereka.
LUK 4:41 Banyak setan yang keluar dari banyak orang dan berteriak, “Engkau anak Allah.” Tetapi Yesus menghentikan dan menolak membiarkan mereka berbicara, sebab setan-setan itu tahu bahwa Dia adalah Kristus.
LUK 4:42 Keesokan harinya, ketika hari masih subuh, Yesus pergi untuk menemukan tempat yang tenang dan damai. Tetapi orang-orang banyak keluar dan mencari Dia, dan akhirnya menemukan-Nya. Mereka mencoba menghentikan Dia agar tidak pergi meninggalkan mereka.
LUK 4:43 Tetapi berkatalah Dia kepada mereka, “Aku harus pergi ke kota-kota lain untuk menyatakan kepada mereka kabar baik tentang Kerajaan Allah juga, sebab untuk tujuan inilah Aku diutus.”
LUK 4:44 Maka Yesus berkeliling ke seluruh Yudea, mengajarkan tentang kabar baik di rumah-rumah ibadah di sana.
LUK 5:1 Suatu hari Yesus sedang berdiri di tepi laut Galilea, dan orang banyak mengelilingi Dia untuk mendengarkan perkataan Allah.
LUK 5:2 Yesus memperhatikan dua buah perahu yang ada di tepi pantai, tertinggal disana oleh para nelayan yang sedang mencuci jala-jala mereka.
LUK 5:3 Lalu naiklah Yesus ke atas salah satu perahu, yang ternyata kepunyaan seorang bernama Simon, dan memintanya untuk mendorong perahu itu masuk ke perairan dangkal. Lalu Yesus duduk di dalam perahu dan mengajar orang-orang dari sana.
LUK 5:4 Sesudah Yesus selesai berbicara, berkatalah Dia kepada Simon, “Pergilah ke perairan yang lebih dalam, dan tebarkanlah jala-jalamu untuk menangkap ikan.”
LUK 5:5 “Guru, kami bekerja keras sepanjang malam, dan tidak ada satu ekorpun yang berhasil kami tangkap. Tetapi karena Engkau yang mengatakannya, aku akan menebarkan jala-jalaku,” jawab Simon.
LUK 5:6 Sesudah menebarkan jala-jala mereka, begitu banyak ikan yang mereka tangkap, begitu penuh jala mereka sampai-sampai hampir robek.
LUK 5:7 Mereka melambaikan tangan kepada rekan-rekan mereka yang ada di perahu yang lain, meminta agar mereka mau datang menolong. Rekan-rekan mereka datang dan bersama-sama mereka memenuhi kedua perahu itu dengan ikan. Bahkan begitu penuhnya sampai-sampai kedua perahu itu hampir tenggelam.
LUK 5:8 Ketika Simon Petrus melihat kejadian ini, berlututlah dia di hadapan Yesus. “Tuhan, menjauhlah dariku, sebab saya ini orang berdosa!” katanya.
LUK 5:9 Sebab dia dan setiap orang yang bersamanya benar-benar kagum dengan hasil tangkapan ikan yang sudah mereka bawa ke darat.
LUK 5:10 Yakobus dan Yohanes, anak-anak laki-laki Zebedeus, yang adalah rekan-rekan Simon, merasakan perasaan yang sama. “Jangan takut,” kata Yesus kepada Simon. “Mulai sekarang kamu akan memancing untuk menangkap orang!”
LUK 5:11 Jadi mereka menarik perahu-perahu mereka ke pantai, meninggalkan segala sesuatunya, dan mengikut Yesus.
LUK 5:12 Sekali waktu, ketika Yesus sedang mengunjungi salah satu kota, Dia bertemu dengan seorang yang menderita sakit kusta parah. Orang itu bersujud hingga wajahnya menyentuh tanah dan memohon kepada Yesus, “Tolonglah Tuhan, jika Engkau mau, sembuhkanlah saya agar saya bisa diterima kembali oleh sekelilingku.”
LUK 5:13 Dan Yesus mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh orang itu. “Aku mau,” kata Yesus. “Sembuhlah!” Dengan segera penyakit kusta itu menghilang.
LUK 5:14 “Jangan ceritakan kepada seorangpun mengenai hal ini,” kata Yesus kepada orang yang baru saja sembuh itu. “Tetapi pergilah dan tunjukkanlah dirimu kepada imam. Berilah persembahan yang diperintahkan oleh Musa untuk menyatakan bahwa dirimu sudah sembuh.”
LUK 5:15 Namun berita tentang Yesus tersebar lebih luas lagi. Banyak orang datang untuk mendengarkan Dia dan disembuhkan sakit mereka oleh-Nya.
LUK 5:16 Namun Yesus sering mengundurkan diri dari mereka dan pergi ke tempat yang sunyi dan sepi untuk berdoa.
LUK 5:17 Suatu hari, ketika Yesus sedang mengajar, orang Farisi dan para pengajar agama yang datang dari seluruh wilayah Galilea, Yudea dan Yerusalem sedang duduk di sana. Kuasa kesembuhan dari Tuhan menyertai Yesus sehingga Yesus bisa menyembuhkan.
LUK 5:18 Beberapa orang tiba membawa seorang yang sedang lumpuh di atas sebuah tilam. Mereka mencoba membawanya masuk dan membaringkan orang itu di depan Yesus.
LUK 5:19 Tetapi mereka tidak bisa menembus orang banyak itu, sehingga akhirnya mereka naik ke atas atap dan membuat sebuah lubang. Lalu mereka menurunkan orang itu dengan tilamnya, tepat ke dalam kerumunan itu di hadapan Yesus.
LUK 5:20 Ketika Yesus melihat kenyakinan yang mereka miliki kepada Dia, berkatalah Dia kepada orang yang lumpuh itu, “Dosamu sudah diampuni.”
LUK 5:21 Para guru agama dan orang Farisi mulai berdebat dengan perkataan-Nya, “Siapa yang berbicara dengan menghujat itu?” tanya mereka. “Siapa yang bisa mengampuni dosa? Hanya Allah saja yang bisa melakukan hal itu!”
LUK 5:22 Yesus mengetahui perdebatan mereka, maka bertanyalah Dia kepada mereka, “Mengapa kalian mempertanyakan hal ini?
LUK 5:23 Yang mana yang lebih mudah? Mengatakan bahwa dosamu sudah diampuni, atau bangun dan berjalanlah?
LUK 5:24 Namun, Aku akan membuktikan kepada kalian bahwa Anak Manusia memiliki kuasa di bumi ini untuk mengampuni dosa.” Lalu berkatalah dia kepada orang lumpuh ini, “Aku berkata kepadamu, bangun, angkat tempat tidurmu, dan pulanglah.”
LUK 5:25 Dengan segera, orang itu berdiri di hadapan mereka. Dia mengangkat matras tempat dia berbaring, dan pulang, memuji Allah sepanjang perjalanan.
LUK 5:26 Semua orang benar-benar kagum dengan peristiwa yang baru saja terjadi, dan begitu kagumnya mereka memuji Allah dengan berkata, “Peristiwa yang kita lihat hari ini sungguh sangat menakjubkan!”
LUK 5:27 Sesudah itu, ketika Yesus meninggalkan kota itu, dia melihat seorang petugas penagih pajak yang bernama Lewi sedang duduk di dalam stannya. “Ikutlah Aku,” kata Yesus kepadanya.
LUK 5:28 Maka Lewipun berdiri, meninggalkan segalanya, dan mengikut Yesus.
LUK 5:29 Lewi mengadakan pesta perjamuan yang besar di rumahnya untuk menghormati Yesus. Banyak penagih pajak dan yang lainnya yang bersama-sama dalam kerumuman orang yang duduk dan makan bersama. Tetapi orang-orang Farisi dan guru-guru agama berkeluh kesah kepada para murid Yesus dan berkata,
LUK 5:30 “Mengapa kalian makan dam minum dengan para penagih pajak dan orang-orang berdosa?”
LUK 5:31 “Orang yang sehat tidak perlu pergi ke dokter — tetapi orang sakit yang pergi,” jawab Yesus.
LUK 5:32 “Saya tidak datang untuk memanggil mereka yang hidup benar untuk pertobatan — Aku datang untuk memanggil orang-orang yang berdosa.”
LUK 5:33 “Bukan begitu, murid-murid Yohanes dan para pengikut orang Farisi sering sekali berpuasa dan berdoa. Tetapi para pengikut-Mu tidak, mereka terus makan dan minum,” kata mereka.
LUK 5:34 “Apakah pengiring dari mempelai laki-laki berpuasa ketika mempelai itu ada bersama dengan mereka?” tanya Yesus.
LUK 5:35 “Tentu tidak — tetapi akan tiba ketika mempelai laki-laki itu akan dimabil dari mereka. Maka barulah mereka berpuasa.”
LUK 5:36 Lalu Yesus memberi mereka sebuah kisah sebagai contoh: “Kalian tidak merobek kain dari pakaian yang baru untuk menambal pakaian yang lama. Jika kalian melakukannya, kalian hanya merusak kedua pakaian itu.
LUK 5:37 Kalian juga tidak memasukkan air anggur yang baru jadi ke dalam kantong tempat penyimpannan air anggur yang lama, sebab air anggur yang baru itu akan merusak kantong tempat penyimpanannya yang lama. Dan baik air anggur maupun kantong itu, keduanya akan terbuang sia-sia.
LUK 5:38 Pastilah kalian menaruh air anggur yang baru ke dalam kantong anggur yang baru juga.
LUK 5:39 Dan tidak seorangpun yang mau minum air anggur yang baru jadi sesudah mereka mencicipi air anggur yang lama, sebab katanya, ‘air anggur yang lama rasanya lebih enak.’”
LUK 6:1 Pada suatu hari Sabat ketika Yesus sedang melintasi ladang gandum, murid-murid-Nya mulai memetik bulir-bulir gandum, menggosokkannya dengan tangan mereka untuk melepaskan kulit gandumnya, dan memakannya.
LUK 6:2 Beberapa orang Farisi bertanya kepada-Nya, “Mengapa kalian melakukan perbuatan yang dilarang dilakukan pada hari Sabat?”
LUK 6:3 Yesus menjawab, “Belum pernahkah kalian baca dalam kitab suci perbuatan Daud ketika dia dan para pengikutnya lapar?
LUK 6:4 Bagaimana dia masuk ke rumah Tuhan dan mengambil roti yang sudah dikuduskan? Dia memakannya dan memberikannya kepada para pengikutnya. Itu perbuatan yang terlarang. Roti yang sudah dikuduskan adalah roti yang dikhususkan bagi para imam.”
LUK 6:5 Kata-Nya kepada mereka, “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”
LUK 6:6 Pada hari sabat yang lain, Yesus masuk ke sebuah rumah ibadah untuk mengajar. Di sana hadir seorang laki-laki yang lumpuh tangan tangannya.
LUK 6:7 Para pengajar guru agama dan orang-orang Farisi memperhatikan Yesus dengan seksama untuk melihat jika Yesus akan menyembuhkan pada hari Sabat. Mereka ingin menemukan sesuatu untuk bisa mendakwa Dia.
LUK 6:8 Tetapi Yesus tahu apa yang mereka pikirkan. Berkatalah Yesus kepada orang yang lumpuh tangannya itu, “Bangunlah, dan berdirilah di hadapan semua orang.” Dan orang itu bangun dan berdiri di sana.
LUK 6:9 Lalu Yesus berpaling kepada mereka dan berkata, “Mari saya tanya kepada kalian. Apakah sah berbuat baik pada hari Sabat, atau berbuat jahat? Untuk menyelamatkan hidup, atau menghancurkannya?”
LUK 6:10 Yesus menatap setiap orang yang hadir di sana. Lalu berkatalah Dia kepada laki-laki itu, “Ulurkanlah tanganmu.” Orang itu melakukan perintah-Nya, dan tangannya menjadi seperti baru.
LUK 6:11 Tetapi para pengajar kitab suci dan orang-orang Farisi menjadi sangat marah. Mereka mulai berdiskusi, “Apa yang harus kita lakukan terhadap Yesus?”
LUK 6:12 Suatu hari tak lama setelah itu, Yesus naik gunung untuk berdoa. Dia tinggal di sana sepanjang malam, berdoa kepada Allah.
LUK 6:13 Ketika pagi hari tiba, Dia memanggil murid-murid-Nya berkumpul, dan memilih dua belas orang dari antara mereka. Inilah nama-nama para rasul:
LUK 6:14 Simon (Yesus memberi nama Petrus kepadanya), Andreas, saudara Simon, Yakobus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus,
LUK 6:15 Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Simon sang Revolusioner,
LUK 6:16 Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian mengkhianati Yesus.
LUK 6:17 Yesus turun dari gunung bersama dengan mereka, dan berhenti di sebuah tempat yang datar. Ada sana kerumunan yang terdiri dari murid-murid-Nya dan juga orang-orang yang berasal dari seluruh Yudea, Yerusalem, pesisir laut Tirus dan Sidon, berkumpul untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari sakit penyakit mereka.
LUK 6:18 Mereka yang dirasuki roh-roh jahat juga disembuhkan.
LUK 6:19 Semua orang yang ada dalam rombongan mencoba menyentuh Dia, sebab kuasa mengalir keluar dari diri-Nya dan menyembuhkan mereka semua.
LUK 6:20 Menatap murid-murid-Nya, Yesus berkata,
LUK 6:21 “Betapa senangnya kalian yang miskin, sebab kerajaan Allah adalah milikmu. Betapa senangnya kalian yang lapar, sebab kalian akan dikenyangkan. Betapa senangnya kalian yang sekarang menangis, sebab kalian akan tertawa.
LUK 6:22 Betapa bahagianya kalian jika orang-orang membenci kalian, mengucilkan, menghina dan mengutuk nama kalian sebagai kejahatan oleh karena Aku, Anak Manusia.
LUK 6:23 Ketika tiba waktunya, bersukacitalah. Berlompatlah dengan penuh sukacita, sebab besarlah upahmu di surga. Jangan lupa nenek moyang mereka menganiaya para nabi seperti ini.
LUK 6:24 Tetapi betapa sedihnya kalian yang kaya, sebab kalian telah menerima upahmu.
LUK 6:25 Betapa sedihnya kalian yang sekarang kenyang, sebab kalian akan menjadi lapar. Betapa sedihnya kalianyang sekarang tertawa, sebab kalian akan meratap dan menangis.
LUK 6:26 Betapa sedihnya kalian ketika semua orang memuji kalian. Janganlah lupa bahwa nenek moyang merekapun memuji nabi-nabi palsu seperti ini.
LUK 6:27 Tetapi kepada kalian yang memperhatikan, Aku perintahkan: Kasihilah musuhmu. Berbuatlah baiklah kepada mereka yang membenci kamu.
LUK 6:28 Berkatilah mereka yang mengutuk kamu. Berdoalah bagi mereka yang suka menganiaya kamu.
LUK 6:29 Jika ada yang menampar pipi kananmu, berikanlah juga pipi kirimu. Jika seseorang meminta jubahmu, jangan halangi mereka untuk mengambil bajumu.
LUK 6:30 Berikanlah kepada mereka yang meminta kepadamu. Jika seorang mengambil sesuatu darimu, janganlah memintanya untuk mengembalikannya.
LUK 6:31 Perlakukanlah orang lain seperti kamu sendiri ingin diperlakukan.
LUK 6:32 Jika kalian mengasihi mereka yang mengasihi kalian, mengapa kalian harus mendapat imbalan untuk itu? Bahkan orang-orang berdosapun mencintai orang yang mencintai mereka.
LUK 6:33 Jika kalian berbuat baik kepada mereka yang berbuat baik kepada kalian, mengapa kalian harus mendapat imbalan? Orang-orang berdosapun melakukannya juga.
LUK 6:34 Jika kalian memberi hutang dengan mengharapkan akan dikembalikan, mengapa kalian harus mendapat imbalan untuk itu? Orang-orang berdosapun juga meminjamkan uang kepada pendosa lain, berharap akan dilunasi apa yang mereka pinjamkan.
LUK 6:35 Tidak: kasihilah musuhmu, berbuat baiklah kepada mereka, dan pinjamkan tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Maka kamu akan menerima imbalah yang besar, dan kamu akan menjadi anak-anak dari Allah yang Mahatinggi, sebab Dia baik bahkan kepada mereka yang tidak tahu berterima kasih dan yang jahat.
LUK 6:36 Berbelaskasihanlah, sebab Bapamu juga penuh dengan belas kasihan.
LUK 6:37 Janganlah menghakimi, dan kamupun tidak akan dihakimi, janganlah menuduh, dan kamupun tidak akan dituduh, maafkanlah, dan kamupun akan mendapatkan pengampunan,
LUK 6:38 berilah, dan kamupun akan mendapatkan pemberian yang melimpah. Sebab ketika pemberianmu diukur, hasilnya akan ditekan agar lebih banyak lagi yang bisa ditambahkan, bahkan begitu luar biasanya melimpah, sampai tumpah keluar. Sebab jumlah yang kamu beri akan menentukan jumlah yang kamu terima.”
LUK 6:39 Lalu Yesus memberikan contoh dengan sebuah cerita: “Bisakah seorang buta menuntun seorang buta lainnya? Tidakkah mereka berdua akan jatuh ke dalam lubang?
LUK 6:40 Apakah seorang murid mengetahui banyak hal lebih dari pada gurunya? Hanya ketika mereka telah mempelajari segalanya maka mereka akan menjadi seperti guru mereka.
LUK 6:41 Mengapa kalian kuatir dengan serbuk kayu yang ada di mata saudaramu, ketika kalian bahkan tidak menyadari balok kayu yang ada di matamu sendiri?
LUK 6:42 Bagaimana bisa kalian berkata kepada saudara kalian, ‘Saudaraku, ijinkan aku mengeluarkan serbuk dari matamu,’ sementara kalian bahkan tidak melihat balok kayu yang ada di matamu? Dasar orang munafik! Keluarkanlah dahulu balok kayu dimatamu itu, maka kamu akan dengan jelas bisa melihat dengan baik serbuk kayu yang ada di mata saudaramu itu.
LUK 6:43 Pohon yang baik pasti akan menghasilkan buah yang baik juga, dan pohon yang buruk akan menghasilkan buah yang buruk.
LUK 6:44 Kalian akan mengenali sebuah pohon dari buah yang dihasilkannya. Kalian tidak bisa memetik buah ara dari semak berduri, ataupun buah anggur dari semak belukar.
LUK 6:45 Orang-orang baik akan mengeluarkan hal-hal baik dari segala apa yang sudah diajarkan kepada mereka. Orang-orang jahat mengeluarkan hal-hal jahat dari segala apa yang sudah diajarkan kepada mereka. Perkataan orang adalah buah pikiran orang itu.
LUK 6:46 Jadi mengapa kalian memanggilku, ‘Tuhan, Tuhan,’ ketika kalian tidak melakukan perintah-Ku?
LUK 6:47 Akan Aku beritahu seperti apa seorang yang datang kepada-Ku, mendengarkan perintah-Ku dan mengikutinya.
LUK 6:48 Dia sama seperti seseorang yang membangun rumahnya. Dia menggali dalam-dalam dan meletakkan landasan pada batu yang kokoh. Ketika sungai meluap keluar dan banjirnya menghantam rumah itu, rumah itu tetap berdiri sebab dibangun dengan sangat baik.
LUK 6:49 Tetapi seseorang yang mendengar perkataan-Ku tapi tidak melakukannya, sama seperti seseorang yang membangun rumahnya tanpa landasan. Ketika banjir menyerang rumah itu, robohlah rumah itu, sampai rata dengan tanah.”
LUK 7:1 Sesudah Yesus selesai mengajar orang banyak itu, berangkatlah Dia ke kota Kapernaum.
LUK 7:2 Ada seorang kepala pasukan yang tinggal di sana yang memiliki seorang pelayan yang sangat dia hargai yang sedang sakit dan hampir meninggal.
LUK 7:3 Ketika kepala pasukan ini mendengar tentang Yesus, dia mengirim beberapa pemimpin orang Yahudi, meminta Yesus untuk datang dan menyembuhkan pelayannya.
LUK 7:4 Para pemimpin itu datang menemui Yesus, dan memohon dengan sangat kepada-Nya, dan berkata, “Tolong segera datang dan lakukanlah permintaannya. Dia layak mendapatkan pertolongan-Mu,
LUK 7:5 sebab dia mengasihi bangsa kita dan membangun rumah ibadah bagi kita.”
LUK 7:6 Yesus pergi bersama mereka dan ketika mereka hampir mencapai rumah itu, kepala pasukan mengirimkan beberapa temannya untuk bertemu dengan Yesus dan memberitahu-Nya, “Tuhan, tidak perlu repot dengan masuk ke dalam rumahku, sebab saya tidak layak menerima Engkau.
LUK 7:7 Aku bahkan tidak berpikir bahwa saya layak untuk datang dan bertemu dengan-Mu. Cukup katakan satu perintah saja, dan pelayanku pasti akan sembuh.
LUK 7:8 Sebab saya sendiri juga di bawah atasanku, dan saya mempunyai para prajurit sebagai bawahanku. Jika saya memerintahkan satu orang untuk pergi, maka orang itu akan pergi, dan kepada yang lain untuk datang, maka dia akan datang. Aku memerintahkan pelayanku untuk melsayakan sesuatu, maka dia akan menurutinya.”
LUK 7:9 Ketika Yesus mendengar hal ini, terheran-heranlah Dia. Berkatalah Dia kepada mereka yang mengikuti Dia, “Aku katakan kepada kalian, belum pernah Aku jumpai rasa percaya seperti ini bahkan di antara orang Israel.”
LUK 7:10 Lalu pulanglah teman-teman kepala pasukan itu ke rumah dan menemukan bahwa pelayan itu sudah sembuh.
LUK 7:11 Sesudah itu Yesus pergi ke kota Nain, dengan ditemani oleh murid-murid-Nya dan diikuti oleh orang banyak.
LUK 7:12 Ketika Yesus mencapai gerbang kota, ada upacara penguburan yang sedang berlangsung dari arah yang berlawanan. Seorang pemuda, anak satu-satunya seorang janda, baru saja meninggal, dan ada banyak orang dari kota itu yang bersama dengan si janda.
LUK 7:13 Ketika Tuhan melihat ibu sang pemuda, Dia merasa kasihan kepadanya. “Janganlah menangis,” kata Yesus kepadanya.
LUK 7:14 Yesus menghampiri usungan tempat mayat itu dibawa dan menyentuhnya, dan para pengusungnya berhenti berjalan. Yesus berkata, “Hai pemuda, Aku katakan kepadamu, bangunlah.”
LUK 7:15 Bangunlah si pemuda yang sudah meninggal itu dan mulai berbicara, dan Yesus membawanya kembali kepada ibunya.
LUK 7:16 Semua orang merasa kagum melihat kejadian itu dan memuji Allah serta berkata, “Seorang nabi besar sudah diutus ke tengah-tengah kita!” dan “Allah sudah datang di antara kita.”
LUK 7:17 Berita tentang Yesus tersebar ke seluruh Yudea dan sekitarnya.
LUK 7:18 Murid-murid Yohanes memberitahukan kepada Yohanes peristiwa-peristiwa yang terjadi.
LUK 7:19 Dan Yohanes memanggil kedua muridnya, meminta mereka untuk pergi dan bertemu Yesus serta bertanya, “Apakah Engkau yang dinanti-nantikan itu, atau haruskah kami menunggu orang lain?”
LUK 7:20 Ketika mereka bertemu dengan Yesus, berkatalah mereka, “Yohanes Pembaptis mengirim kami kepada-Mu untuk bertanya, ‘Apakah Engkau orang yang dinanti-nantikan atau haruskah kami menantikan orang lain lagi?’”
LUK 7:21 Tepat waktu itu Yesus sedang menyembuhkan banyak orang dari segala sakit penyakit, roh-roh jahat dan membuat mata mereka yang buta bisa melihat kembali.
LUK 7:22 Yesus menjawab murid-murid Yohanes, “Kembalilah dan beritahu Yohanes semua yang sudah kalian lihat dan dengar. Orang-orang buta bisa melihat kembali, orang-orang lumpuh bisa berjalan, orang-orang yang sakit kusta disembuhkan, orang-orang yang tuli mendengar, orang-orang yang mati jadi hidup kembali, dan mereka yang kekurangan menerima kabar baik.
LUK 7:23 Diberkatilah mereka yang tidak menjadi ragu karena Aku!”
LUK 7:24 Sesudah murid-murid Yesus meninggalkan mereka, Yesus mulai berkata kepada orang banyak tentang Yohanes, “Apa yang kalian harapkan untuk kalian temui ketika pergi ke padang gurun? Buluh yang ditiup oleh angin?
LUK 7:25 Jadi apa yang akan kalian lihat? Seseorang yang mengenakan pakaian yang indah dan mewah? Orang-orang yang berpakaian indah dan mewah tinggalnya di istana raja-raja.
LUK 7:26 Apakah kalian mencari seorang nabi dari Tuhan? Ya, dan Aku katakan kepada kalian, orang ini lebih dari sekedar nabi.
LUK 7:27 Tertulis tentang dia di dalam Kitab Suci: ‘Dengar, Aku mengutus seorang pembawa pesan untuk menyiapkan jalan bagimu.’
LUK 7:28 Aku beritahu kalian, tidak seorangpun yang dilahirkan dari seorang wanita yang lebih besar daripada Yohanes, tetapi bahkan orang yang dianggap paling tidak penting dalam Kerajaan Allah menjadi orang yang lebih penting daripada Yohanes!”
LUK 7:29 Ketika mereka mendengar hal ini, setiap orang — bahkan para pemungut pajak — mengakui bahwa yang Allah katakan adalah sesuatu yang benar, sebab mereka semua sudah dibaptis oleh Yohanes.
LUK 7:30 Tetapi orang-orang Farisi dan para guru agama menolak apa yang Allah ingin mereka lakukan, karena mereka telah menolak untuk dibaptis oleh Yohanes.
LUK 7:31 “Dengan apakah Aku harus membandingkan orang-orang ini?” tanya Yesus. “Seperti apakah mereka?”
LUK 7:32 “Mereka seperti anak-anak yang duduk di pasar yang saling berkata, ‘Kami bermain suling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami bernyanyi lagu sedih, tetapi kamu tidak menangis.’
LUK 7:33 Ketika Yohanes Pembaptis datang, dia tidak makan roti ataupun minum anggur, namun kalian katakan dia dirasuki setan.
LUK 7:34 Sekarang Anak Manusia ada di sini, dan makan dan minum dengan orang-orang, tetapi kalian berkata, ‘Lihat, dia menghabiskan waktunya dengan makan terlalu banyak makanan dan minum terlalu banyak anggur. Ditambah lagi dia adalah teman pemungut cukai dan orang berdosa.’
LUK 7:35 Namun, cara Allah yang bijaksana terbukti benar oleh semua yang mengikuti Dia!”
LUK 7:36 Salah seorang dari kaum Farisi mengundang Yesus untuk datang dan makan bersama dia. Maka pergilah Yesus menghadiri undangan itu.
LUK 7:37 Seorang perempuan di kota itu yang telah menjalani kehidupan yang tidak bermoral mendapat kabar bahwa Yesus sedang makan di rumah orang dari kaum Farisi tersebut. Dia pergi ke sana, membawa toples alabaster berisi minyak wangi-wangian.
LUK 7:38 Berlututlah perempuan itu di sisi Yesus dan dengan air matanya, dia membasahi kaki Yesus, serta mengeringkannya dengan rambutnya. Perempuan itu mencium kaki Yesus, dan menuang minyak wangi-wangian itu di atas mereka.
LUK 7:39 Ketika sang tuan rumah melihat kejadian itu, berkatalah dia kepada dirinya sendiri, “Jika pria ini benar-benar seorang nabi, dia akan tahu siapa perempuan ini yang menyentuhnya, dan perempuan macam apa dia, seorang perempuan tidak bermoral!”
LUK 7:40 Berkatalah Yesus kepada sang tuan rumah, “Simon, Aku hendak mengatakan sesuatu kepadamu.” “Katakanlah, Guru,” jawab Simon.
LUK 7:41 “Suatu ketika ada dua orang yang berhutang kepada seorang tukang kredit. Yang satu meminjam sebanyak lima ratus keping uang perak, yang satu lagi sebanyak lima puluh keping uang perak.
LUK 7:42 Tidak seorangpun yang sanggup membayar kembali hutang mereka, sehingga akhirnya sang tukang kredit memutuskan untuk menghapus hutang mereka dan mengampuni mereka. Menurutmu, siapa di antara kedua orang ini yang akan lebih mengasihi dia?”
LUK 7:43 “Orang yang memiliki hutang yang paling banyak, menurutku,” jawab Simon. “Kamu benar sekali, Simon,” kata Yesus.
LUK 7:44 Berpaling melihat perempuan itu, Yesus berkata kepada Simon, “Kamu lihat perempuan ini? Ketika Aku masuk ke rumahmu, kamu tidak memberi-Ku air untuk mencuci kaki-Ku. Tetapi perempuan ini mencuci kaki-Ku dengan air matanya, dan menyeka mereka dengan rambutnya.
LUK 7:45 Kamu tidak memberiku salam, tetapi sejak Aku masuk, perempuan ini tidak henti-hentinya menyiumi kaki-Ku.
LUK 7:46 Kamu tidak mengurapi kepala-Ku dengan minyak, tetapi perempuan ini menuangkan minyak wangi-wangian ke atas kakiku.
LUK 7:47 Jadi, Aku katakan kepadamu, dosanya yang begitu banyak sudah diampuni — itu sebabnya dia begitu mengasihi. Tetapi siapa pun yang diampuni sedikit, hanya mencintai sedikit.”
LUK 7:48 Lalu berkatalah Yesus kepada perempuan itu, “Dosa-dosamu sudah diampuni.”
LUK 7:49 Mereka yang sedang duduk makan bersama Yesus mulai saling berkata, “Siapakah orang ini sehingga bisa mengampuni dosa?”
LUK 7:50 Tetapi kata Yesus kepada perempuan itu, “Kepercayaanmu telah menyelamatkanmu, pergilah dengan damai.”
LUK 8:1 Yesus berkeliling ke seluruh wilayah, mengunjungi kota-kota kecil dan desa-desa. Dia mengajar dalam rumah ibadah-rumah ibadah mereka, memberitahu mereka tentang kabar baik Kerajaan Allah, serta menyembuhkan mereka dari segala macam sakit penyakit.
LUK 8:2 Beserta dengan Yesus adalah beberapa perempuan yang sudah Yesus sembuhkan dari roh-roh jahat dan sakit penyakit: Maria Magdalena yang pernah dirasuki oleh tujuh roh jahat;
LUK 8:3 Yohana, istri Kuza — pengurus rumah tangga Herodes, Susana, dan banyak lagi yang memberikan dukungan dengan dana mereka sendiri.
LUK 8:4 Sesudah banyak orang berkumpul, yang datang dari berbagai kota untuk bertemu dengan Yesus, berbicaralah Yesus kepada mereka, menggunakan cerita sebagai ilustrasi.
LUK 8:5 “Ada seorang petani yang keluar untuk menabur benih. Ketika dia menabur benih itu, beberapa jatuh ke jalan, yang kemudian diinjak-injak orang dan burung-burung memakannya.
LUK 8:6 Beberapa jatuh di tanah yang berbatu, dan ketika benih itu tumbuh, mereka segera menjadi layu, sebab kurangnya kelembaban.
LUK 8:7 Benih-benih lainnya ada yang jatuh di antara semak berduri, dan ketika mereka tumbuh, semak-semak itu menghambatnya sampai mati.
LUK 8:8 Beberapa benih jatuh ke tanah yang subur dan sesudah mereka bertumbuh, mereka menghasilkan 100 kali lipat dari ketika mereka ditabur.” Sesudah Yesus mengatakan ini kepada mereka, berserulah Dia, “Jika kalian memiliki telinga, perhatikanlah!”
LUK 8:9 Tetapi para murid-Nya bertanya kepada-Nya, “Apa arti dari kisah tadi?”
LUK 8:10 Jawab Yesus, “Kalian diberi pemahaman tentang rahasia kerajaan Allah, tetapi kepada yang lain hanya diberikan kisah, jadi ‘Sekalipun mereka melihat, tetapi mereka tidak benar-benar melihat, dan sekalipun mereka mendengar, mereka tidak benar-benar mengerti.’
LUK 8:11 Inilah arti dari kisah itu: Benih itu adalah Firman Allah.
LUK 8:12 Benih yang jatuh di jalan adalah mereka yang mendengarkan pesan itu, tetapi kemudian si Iblis datang dan merampas kebenaran dari pikiran mereka, sehingga mereka tidak percaya kepada Allah dan diselamatkan.
LUK 8:13 Benih yang jatuh ke tanah yang berbatu adalah mereka yang mendengarkan pesan itu serta menyambutnya dengan gembira, tetapi tidak memiliki akar. Rasa percaya mereka hanya sekejap saja, dan ketika mereka ditimpa kesulitan, mereka menyerah.
LUK 8:14 Benih yang jatuh di antara semak berduri adalah mereka yang mendengarkan pesan itu, tetapi rasa percaya mereka terhimpit oleh kesulitan dalam hidup ini — kekuatiran, kekayaan, kesenangan diri — sehingga tidak ada buah-buah pertobatan yang mereka hasilkan.
LUK 8:15 Benih-benih yang jatuh ke tanah yang subur adalah mereka yang jujur dan melakukan perbuatan-perbuatan yang benar. Mereka mendengar pesan tentang kebenaran, berpegang teguh kepadanya, dan melalui keteguhan mereka menghasilkan tuaian yang bagus.
LUK 8:16 Kalian tidak menyalakan lilin lalu menutupnya dengan ember, ataupun menyembunyikannya di bawah tempat tidur. Tidak, kalian akan meletakkan lilin itu di atas tempat lilin, agar setiap orang yang datang bisa melihat cahayanya.
LUK 8:17 Sebab tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan disingkapkan, dan tidak ada rahasia yang tidak akan dibongkar dan dibuat jelas.
LUK 8:18 Jadi perhatikanlah bagaimana kalian ‘mendengar.’ Kepada mereka yang telah menerima, akan diberikan lebih banyak; dari mereka yang tidak menerima, bahkan apa yang mereka pikir mereka miliki akan diambil!”
LUK 8:19 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus, tetetapi mereka tidak dapat menembus orang banyak itu untuk bertemu dengan-Nya.
LUK 8:20 Kepada Yesus diberitahukan, “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu sedang di luar. Mereka ingin bertemu dengan-Mu.”
LUK 8:21 “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku adalah mereka yang mendengar firman Allah, dan melakukan apa yang dikatakannya,” jawab Yesus.
LUK 8:22 Suatu hari Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita menyeberang ke sisi lain danau.” Maka naiklah mereka semua ke dalam perahu dan berangkat berlayar.
LUK 8:23 Ketika mereka sedang berlayar, tertidurlah Yesus, dan angin ribut melanda danau itu. Perahu yang mereka tumpangi mulai terisi air dan mereka terancam tenggelam.
LUK 8:24 Maka datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan membangunkan-Nya. “Guru, Guru, kita akan tenggelam!” kata mereka. Yesus bangun dan memerintahkan angin dan gelombang untuk berhenti. Mereka berhenti, dan keadaan menjadi tenang.
LUK 8:25 “Dimana rasa percaya kalian?” tanya-Nya kepada mereka. Dengan takjub dan penuh ketakutan, murid-murid-Nya saling berkata, “Siapa orang ini sebenarnya? Dia memberi perintah, dan angin serta air taat kepada-Nya!”
LUK 8:26 Mereka berlayar menyeberang menuju wilayah Gerasa yang terletak di seberang Galilea.
LUK 8:27 Ketika Yesus melangkah keluar dari perahu ke pantai, seorang yang dirasuki setan datang dari arah kota menemui Dia. Sudah sejak lama laki-laki itu tidak mengenakan pakaian atau tinggal di rumah. Dia tinggal di kuburan.
LUK 8:28 Ketika laki-laki itu melihat Yesus, berteriaklah dia, jatuh di depan kaki Yesus, dan bertanya dengan suara keras, “Apa yang Engkau inginkan dengan saya, Yesus, hai Anak Allah yang Mahatinggi? Kumohon, jangan siksa saya!”
LUK 8:29 Sebab Yesus sudah memerintahkan roh jahat itu untuk keluar dari tubuh laki-laki itu. Roh itu seringkali menangkap dia, dan sekalipun diikat dengan rantai dan belenggu, dan dijaga oleh penjaga, dia akan memutuskan rantai itu dan akan dikendalikan oleh setan menuju ke daerah padang gurun.
LUK 8:30 “Siapa namamu?” tanya Yesus. “Legion,” jawabnya, sebab banyak setan sudah masuk ke dalam tubuhnya.
LUK 8:31 Para setan itu memohon kepada Yesus untuk tidak memerintahkan mereka pergi ke jurang maut.
LUK 8:32 Di dekat sana ada sekelompok ternak babi yang sedang diberi makan, dan setan-setan itu memohon kepada-Nya untuk mengijinkan mereka masuk ke dalam babi-babi itu. Yesus memberikan ijin kepada mereka,
LUK 8:33 maka setan-setan itu meninggalkan si laki-laki itu dan masuk ke dalam babi-babi itu. Kumpulan ternak itu bergegas lari ke arah tebing dan melompat ke dalam danau serta tenggelam.
LUK 8:34 Ketika para penjaga babi-babi itu melihat apa yang sudah terjadi, mereka kabur dan menyebarkan berita itu ke seluruh kota dan daerah-daerah sekelilingnya.
LUK 8:35 Orang-orang keluar dari kota untuk melihat apa yang sesungguhnya sudah terjadi. Ketika mereka menemui Yesus, mereka temukan juga laki-laki itu sudah bebas dari setan-setan. Dia sedang duduk di dekat kaki Yesus, memakai baju dan pikirannya waras. Hal ini membuat orang-orang itu merasa takut.
LUK 8:36 Mereka yang telah melihat apa yang terjadi menjelaskan bagaimana orang yang kerasukan setan itu telah disembuhkan.
LUK 8:37 Maka semua orang dari wilayah Gerasi memihon agar Yesus meninggalkan daerah itu sebab mereka sangat ketakutan. Maka masuklah Yesus dan murid-murid-Nya ke dalam perahu dan berlayar pulang.
LUK 8:38 Laki-laki yang sudah dibebaskan dari iblis itu memohon agar boleh mengikuti Yesus, tetapi Yesus mengirimnya pergi.
LUK 8:39 “Kembalilah ke rumahmu, dan ceritakanlah kepada orang-orang segala yang sudah Allah lakukan untukmu,” kata Yesus kepadanya. Maka pulanglah dia, memberitahukan ke seluruh kota apa yang sudah Yesus lakukan kepadanya.
LUK 8:40 Sekelompok besar orang berkumpul untuk menyambut Yesus ketika Dia kembali, semua orang sangat menanti-nantikan Dia.
LUK 8:41 Yairus, seorang pemimpin rumah ibadah di sana, datang dan bersujud di depan kaki Yesus. Dia memohon agar Yesus ikut ke rumahnya
LUK 8:42 sebab anak perempuan satu-satunya sedang sekarat. Umurnya sekitar dua belas tahun. Sementara Yesus sedang di jalan menuju ke rumahnya, orang-orang sedang berkelompok mengelilingi Dia.
LUK 8:43 Dan di antara orang-orang itu ada seorang perempuan yang menderita sakit pendarahan sudah selama dua belas tahun. Uangnya sudah habis untuk berobat ke dokter, tetapi tidak satupun dari mereka yang bisa menyembuhkan dia.
LUK 8:44 Maka dengan diam-diam perempuan ini mendekati Yesus dari belakang dan menyentuh bagian bawah jubah-Nya. Dengan segera pendarahannya berhenti.
LUK 8:45 “Siapa yang menyentuh-Ku?” Yesus bertanya. Setiap orang di sekeliling-Nya tidak ada yang mengakuinya. “Tetapi, Guru,” jawab Petrus, “ada banyak orang yang mengelilingi Engkau, dan mereka terus menerus mendorong Engkau.”
LUK 8:46 “Seseorang baru saja menyentuh-Ku,” jawab Yesus. “Aku tahu karena ada kuasa yang keluar dari-Ku.”
LUK 8:47 Ketika perempuan itu menyadari bahwa dia tidak bisa luput dari perhatian, majulah dia, dengan gemetar, dan sujud di dekat kaki Yesus. Di hadapan semua orang dia menjelaskan alasan dia harus menjamah Yesus, dan bahwa dia sudah disembuhkan.
LUK 8:48 Kata Yesus kepadanya, “Anak-Ku, rasa percayamu kepadaku sudah menyembuhkan kamu, pulanglah dengan damai.”
LUK 8:49 Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seseorang dari rumah Yairus untuk memberitahu kepadanya, “Anak perempuanmu sudah mati. Kamu sudah tidak perlu merepotkan Guru lagi.”
LUK 8:50 Tetapi ketika Yesus mendengar perkataan itu, berkatalah Dia kepada Yairus, “Jangan takut. Jika kamu percaya, anakmu akan sembuh.”
LUK 8:51 Ketika Yesus tiba di rumah Yairus, Dia tidak mengijinkan siapapun untuk ikut masuk kecuali Petrus, Yohanes, Yakobus dan kedua orang tua anak itu.
LUK 8:52 Semua orang disitu sedang menangis dan berkabung untuknya. “Jangan menangis,” kata Yesus kepada mereka. “Anak itu tidak mati, dia hanya tidur saja.”
LUK 8:53 Tetapi orang banyak itu menertawakan Dia, sebab mereka tahu dengan pasti bahwa anak perempuan itu sudah mati.
LUK 8:54 Tetapi Yesus memegang tangan anak perempuan itu, dan berkata dengan suara keras, “Anak-Ku, bangun!”
LUK 8:55 Gadis itu hidup kembali, dan dengan segera dia bangun. Yesus menyuruh mereka untuk memberinya sesuatu untuk dimakan.
LUK 8:56 Orang tuanya tertegun dengan kejadian ini, tetapi Yesus melarang mereka untuk tidak menceritakan kepada siapapun mengenai hal ini.
LUK 9:1 Yesus kemudian memanggil kedua belas murid-Nya berkumpul. Dia memberikan kepada mereka kuasa dan otoritas atas semua setan, dan kemampuan untuk menyembuhkan penyakit.
LUK 9:2 Lalu Dia mengutus mereka untuk memberitakan tentang Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang sakit.
LUK 9:3 “Jangan membawa apapun juga dalam perjalanan kalian,” kata-Nya kepada mereka. “Baik tongkat, tas, roti, uang, ataupun juga baju ganti.
LUK 9:4 Pada rumah manapun yang kalian masuki, tinggallah di sana, dan ketika kalian melanjutkan perjalanan, berangkatlah dari tempat itu juga.
LUK 9:5 Jika orang-orang menolak untuk menerima kalian, kibaskanlah debu dari kaki kalian sebagai tanda peringatan terhadap mereka.”
LUK 9:6 Dan mereka pergi berkeliling ke desa-desa, memberitakan tentang kabar baik itu dan menyembuhkan banyak orang, kemanapun mereka pergi.
LUK 9:7 Raja Herodes sudah mendengar segala sesuatu yang terjadi, dan dia sangat kebingungan. Beberapa orang berkata bahwa Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari kematian;
LUK 9:8 ada yang mengatakan Elia telah muncul; ada juga yang berkata, Yesus adalah salah satu nabi jaman dulu yang hidup kembali.
LUK 9:9 Herodes berkata, “Aku sudah memenggal kepala Yohanes Pembaptis. Jadi siapa orang ini? Aku mendengarkan segala perbuatan yang dilakukan orang ini.” Herodes mulai mencari cara untuk bertemu dengan Yesus.
LUK 9:10 Ketika para rasul itu kembali dari perjalanan mereka, mereka memberitahu Yesus segala sesuatu yang sudah mereka lakukan. Lalu Yesus pergi bersama mereka menuju kota Betsaida.
LUK 9:11 Namun, orang menemukan itu tahu kemana tujuan Yesus dan mengikuti Dia. Yesus menyambut mereka dan menjelaskan kepada mereka tentang Kerajaan Allah, serta menyembuhkan banyak orang yang sakit.
LUK 9:12 Ketika hari hampir gelap, datanglah murid-murid-Nya kepadanya dan berkata, “Guru, Engkau harus mengirim orang banyak ini pergi agar mereka bisa datang ke desa-desa dan pertanian-pertanian di sekitar sini. Dengan demikian mereka bisa menemukan tempat untuk bermalam serta makanan untuk mereka makan — kita tidak punya apa-apa dengan kita.”
LUK 9:13 “Kalian lah yang harus memberi mereka makan!” kata Yesus. “Kita hanya punya lima bongkah roti dan dua ekor ikan — kecuali Engkau ingin kami pergi dan membeli makanan untuk semua orang,” kata mereka.
LUK 9:14 Di situ ada sekitar lima ribu orang laki-laki yang hadir. “Kumpulkan mereka per lima puluh orang dalam satu kelompok, dan mintalah agar mereka duduk,” kata Yesus kepada murid-murid-Nya.
LUK 9:15 Para murid-Nya melakukan yang diperintahkan kepada mereka, dan setiap orang duduk berkelompok.
LUK 9:16 Yesus mengambil kelima roti dan dua ekor ikan itu, menengadah ke surga, memberkati makanannya dan memecah-mecahkannya menjadi potongan-potongan. Yesus terus menerus memberikan makanan kepada murid-murid-Nya untuk dibagikan kepada orang-orang.
LUK 9:17 Semua orang makan sampai mereka kenyang, dan masih ada sisa dua belas bakul makanan yang tersisa ketika dikumpulkan.
LUK 9:18 Pada suatu ketika, saat Yesus sedang berdoa bersama dengan ke dua belas rasulnya, bertanyalah Dia kepada mereka, “Menurut orang-orang banyak ini — siapakah Aku ini?”
LUK 9:19 “Beberapa berkata Engkau adalah Yohanes Pembaptis, ada yang berkata bahwa Engkau adalah Elia, dan beberapa lagi berkata Engkau adalah salah satu nabi dari jaman dahulu yang bangkit dari kematian,” jawab mereka.
LUK 9:20 “Tetapi bagaimana dengan kalian?” tanya Yesus. “Menurut kalian, siapa Aku ini?” “Engkau adalah Mesias Allah,” jawab Petrus.
LUK 9:21 Dan Yesus melarang murid-murid-Nya untuk menceritakan hal ini kepada siapapun.
LUK 9:22 “Anak manusia harus mengalami penderitaan yang luar biasa,” kata-Nya. “Dia akan ditolak oleh para pemimpin, imam kepala, dan para pengajar agama. Dia akan dibunuh, tetapi pada hari yang ketiga dia akan bangkit kembali.”
LUK 9:23 “Jika ada di antara kamu yang ingin mengikuti Aku, kamu harus menyangkal dirimu sendiri, memikul salibmu setiap hari, dan mengikuti Aku,” kata Yesus kepada mereka.
LUK 9:24 “Sebab jika kamu ingin menyelamatkan hidup kamu, kamu akan kehilangannya; dan jika kamu kehilangan hidup kamu demi saya, kamu akan menyelamatkannya.
LUK 9:25 Keuntungan apa yang kalian dapat sekalipun kalian memiliki seluruh dunia ini, tetapi pada akhirnya kalian kalah dan dihancurkan?
LUK 9:26 Jika kamu malu tentang Aku dan pengajaran-Ku, maka Aku juga akan malu mengakui kamu ketika Aku datang dalam kemuliaan-Ku, dan dalam kemuliaan Bapa-Ku dengan para malaikat-Nya.
LUK 9:27 Sejujurnya Aku katakan kepada kalian. Beberapa dari antara kalian yang berdiri di sini akan masih hidup sampai mereka melihat kerajaan Allah.”
LUK 9:28 Sekitar delapan hari kemudian, sesudah Yesus mengatakan semua ini, Dia membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus bersama-Nya untuk berdoa di gunung.
LUK 9:29 Sementara Yesus berdoa, tampilan wajah-Nya berubah, dan pakaian-Nya menjadi putih berkilauan.
LUK 9:30 Dan dua orang hadir dengan kemuliaan yang terang benderang. Mereka adalah Musa dan Elia, dan mereka mulai berbicara dengan Yesus.
LUK 9:31 Mereka sedang berbicara tentang kematian Yesus, yang akan segera terjadi di Yerusalem.
LUK 9:32 Petrus dan kedua lainnya sedang tertidur. Ketika mereka terbangun, mereka melihat Yesus dalam kemuliaannya, dan juga kedua orang yang berdiri di sisi-Nya.
LUK 9:33 Ketika kedua orang itu hendak berangkat, berkatalah Petrus kepada Yesus, “Guru, sungguh luar biasa bisa ada di sini. Mari buat beberapa tempat penampungan, satu untuk-Mu, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” (Dia benar-benar tidak tahu apa yang dia katakan.)
LUK 9:34 Sementara dia sedang berkata-kata, ada awan datang dan menyelimuti mereka. Mereka menjadi ketakutan ketika berada di dalam awan itu.
LUK 9:35 Ada suara yang terdengar berbicara dari dalam awan, berkata, “Inilah Anak-Ku, yang Kupilih. Dengarkanlah Dia!”
LUK 9:36 Ketika suara itu selesai berbicara, Yesus ada di sana sendirian. Mereka menyimpan peristiwa ini di antara mereka sendiri dan tidak menceritakannya kepada siapapun apa yang sudah mereka lihat pada waktu itu.
LUK 9:37 Keesokan harinya ketika mereka sudah turun dari gunung, sekelompok besar orang sedang menunggu untuk bertemu dengan Yesus.
LUK 9:38 Seorang laki-laki di antara mereka berteriak, “Guru, tolong tengok anak laki-lakiku satu-satunya.
LUK 9:39 Roh jahat menguasai dia dan dengan segera dia berteriak. Roh itu membuatnya kejang dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Itu hampir tidak pernah meninggalkannya sendirian dan itu menyebabkan dia sangat kesakitan.
LUK 9:40 Aku sudah memohon kepada murid-murid-Mu untuk mengusir setan itu, tetapi mereka tidak bisa melakukannya.”
LUK 9:41 “Sungguh kalian orang yang tidak punya rasa percaya dan jahat! Berapa lama lagi Aku harus bersama dengan kalian, dan bersabar dengan kalian?!” kata Yesus. “Bawa anakmu ke sini.”
LUK 9:42 Bahkan ketika anak itu dibawa, iblis membuat anak itu kejang, dan melemparkan dia ke atas tanah. Tetapi Yesus campur tangan, menghardik setan itu dan menyembuhkan si anak laki-laki, lalu mengembalikannya kepada ayahnya.
LUK 9:43 Setiap orang terheran-heran dengan pembuktian kuasa Allah ini. Namun demikian, sekalipun semua orang kagum dengan segala perbuatan-Nya, Yesus memperingati murid-murid-Nya,
LUK 9:44 “Dengarkan baik-baik perkataan-Ku: Anak Manusia akan dikhianati dan diserahkan ke tangan manusia.”
LUK 9:45 Tetapi ketika itu murid-murid-Nya tidak memahami perkataan-Nya dan mereka terlalu takut untuk bertanya kepada-Nya apa arti perkataan-Nya itu.
LUK 9:46 Lalu timbulah perdebatan di antara murid-murid-Nya tentang siapa di antara mereka yang terhebat.
LUK 9:47 Tetapi Yesus, mengetahui perdebatan mereka, mengangkat dan memangku seorang anak kecil.
LUK 9:48 Lalu berkatalah Dia kepada mereka, “Siapaun yang menerima anak kecil ini demi nama-Ku, maka dia menerima Aku, dan siapapun yang menerima Aku menerima Dia yang mengutus Aku. Siapapun yang menjadi yang terkecil di antara kalian, dialah yang akan menjadi yang terbesar.”
LUK 9:49 Yohanes berkata, “Guru, kami melihat seseorang mengusir setan demi nama-Mu dan kami mencoba menghentikan dia, sebab dia tidak termasuk dalam kelompok kita.”
LUK 9:50 “Jangan hentikan dia,” jawab Yesus. “Siapapun yang tidak menentang kalian adalah untuk kalian.”
LUK 9:51 Ketika waktunya semakin dekat baginya untuk naik ke surga, Yesus bertekad untuk pergi ke Yerusalem.
LUK 9:52 Lalu Yesus mengirim pesan ke sebuah desa di Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya.
LUK 9:53 Tetapi orang-orang di desa itu tidak menyambut Dia sebab ternyata Dia hanya ingin melewati desa mereka dalam perjalanan-Nya menuju Yerusalem.
LUK 9:54 Ketika Yakobus dan Yohanes melihat hal ini, bertanyalah mereka kepada Yesus, “Guru, apakah Engkau ingin kami memanggil api dari surga untuk membakar mereka?”
LUK 9:55 Tetapi Yesus berbalik dan menghardik mereka.
LUK 9:56 Lalu mereka melanjutkan perjalanan ke desa selanjutnya.
LUK 9:57 Sementara mereka dalam perjalanan, seorang laki-laki berkata kepada Yesus, “Guru, saya akan mengikuti-Mu kemanapun Engkau pergi!”
LUK 9:58 Berkatalah Yesus kepada laki-laki itu, “Rubah-rubah memiliki lubang, demikian juga burung-burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak memiliki tempat untuk berbaring dan beristirahat,” kata Yesus kepadanya.
LUK 9:59 Berkatalah Yesus kepada yang lainnya, “Ikutlah Aku.” Tetapi laki-laki itu menjawab, “Guru, ijinkan saya pulang dan menguburkan ayahku.”
LUK 9:60 “Biarlah mereka yang mati menguburkan orang-orang mati mereka,” jawab Yesus. “Tetapi kamu, pergilah dan beritakanlah tentang Kerajaan Allah.”
LUK 9:61 Lalu seorang lagi berkata, “Tuhan, saya akan mengikuti Engkau! Tetapi biarkanlah saya pulang dahulu untuk berpamitan dahulu kepada keluarga saya.”
LUK 9:62 Tetapi berkatalah Yesus kepadanya, “Mereka yang mulai membajak tetapi lalu melihat ke belakang tidak layak untuk kerajaan Allah.”
LUK 10:1 Sesudah itu Yesus memilih 70 orang murid lainnya, dan mengutus mereka sepasang-sepasang ke setiap kota-kota kecil dan tempat-tempat yang Dia akan mengunjungi.
LUK 10:2 “Hasil panen melimpah, tetapi orang yang bisa memanennya sedikit,” kata Yesus kepada mereka. “Berdoalah kepada Tuhan pemilik hasil panen ini agar Dia segera mengirim pekerja-pekerjanya untuk memanen di ladang-ladang.
LUK 10:3 Sekarang, pergilah! Ketahuilah bahwa Aku mengirim kalian seperti seekor domba ke tengah-tengah gerombolan serigala.
LUK 10:4 Jangan membawa uang ataupun tas ataupun sandal pengganti, dan jangan menghabiskan waktu kalian dengan mengobrol bersama orang-orang yang kalian temui.
LUK 10:5 Ke rumah manapun yang kalian masuki, pertama-tama katakanlah, ‘Semoga damai memenuhi rumah ini.’
LUK 10:6 Dan jika di sana ada orang yang menyukai damai hidup di sana, maka salam penuh damaimu akan mereka terima, jika tidak, salam itu akan kembali kepadamu.
LUK 10:7 Tinggallah di rumah itu, makan dan minum apa pun yang mereka berikan kepadamu, karena seorang pekerja layak dibayar. Janganlah pergi dari rumah ke rumah.
LUK 10:8 Jika kalian memasuki suatu kota dan orang-orang di sana menyambut kalian, maka makanlah makanan yang disajikan di hadapan kalian
LUK 10:9 dan sembuhkan mereka yang sakit. Katakanlah kepada mereka, ‘Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.’
LUK 10:10 Tetapi jika kalian memasuki sebuah kota dan orang-orang di sana tidak menyambut kalian, lewatilah jalan-jalan mereka sambil berkata,
LUK 10:11 ‘Kami bahkan menghapus debu dari kota kalian yang menempel pada kaki kami untuk menunjukkan ketidaksetujuan kami. Tetapi kalian harus menyadari ini: Kerajaan Allah sudah datang.’
LUK 10:12 Aku berkata kepadamu, pada Hari Pembalasan akan lebih baik bagi Sodom daripada kota seperti itu.
LUK 10:13 Malu pada kalian pendudu Korazim! Malu pada kalian penduduk Betsaida! Karena jika mujizat yang kalian lihat terjadi di kota Tirus dan Sidon, penduduk mereka sudah lama bertobat, dan akan duduk di kain karung dan abu.
LUK 10:14 Itulah sebabnya dalam penghakiman itu akan lebih baik bagi Tirus dan Sidon daripada bagimu.
LUK 10:15 Dan kamu, penduduk Kapernaum, kamu tidak akan ditinggikan ke surga; kamu akan diturunkan ke Hades.
LUK 10:16 Siapapun yang mendengarkan kalian, dia akan mendengarkan Aku, dan siapapun yang menolak kalian, dia menolak Aku. Dan siapapun yang menolak Aku, menolak Dia yang mengutus Aku.”
LUK 10:17 Ketujuh puluh murid itu kembali dengan penuh sukacita dan berkata, “Tuhan, bahkan setan-setan taat kepada kami dalam nama-Mu!”
LUK 10:18 Jawab Yesus, “Aku melihat setan jatuh seperti kilat dari langit.
LUK 10:19 Ya, saya telah memberi kalian kekuatan untuk menginjak ular dan kalajengking, dan untuk mengatasi semua kekuatan musuh, dan tidak ada yang akan membahayakan kalian.
LUK 10:20 Tetapi jangan senang bahwa roh melakukan apa yang kalian katakan kepada mereka — tetapi bergembiralah karena nama kalian tercatat di surga.”
LUK 10:21 Maka penuhlah Yesus dengan sukacita yang berasal dari Roh Kudus, dan berkata, “Aku bersyukur, Bapa, Tuhan penguasa bumi dan surga, sebab Engkau menyembunyikan hal-hal ini dari mereka yang menganggap diri bijak dan pandai, dan menyatakan pengertian-pengertian ini kepada anak-anak! Ya, Bapa, cara ini menyenangkan diri-Mu.
LUK 10:22 Bapa-Ku sudah menyerahkan segalanya kepada-Ku. Tidak seorangpun yang mengerti tentang Anak kecuali Bapa, dan tidak seorangpun yang memahami Bapa kecuali Anak, dan kepada siapa sang Anak memutuskan untuk memperkenalkan Bapa kepadanya.”
LUK 10:23 Ketika hanya mereka saja, berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya dan bertanya kepada mereka, “Mereka yang melihat segala sesuatu yang kalian lihat akan bener-benar berbahagia!
LUK 10:24 Aku beritahu kalian, banyak nabi dan raja yang ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak dapat mereka lihat, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak bisa mereka dengar.”
LUK 10:25 Sekali, seorang pengajar hukum Taurat berdiri dan mencoba untuk menjebak Yesus. “Guru,” katanya, “Apa yang harus aku lakukan untuk bisa hidup selamanya?”
LUK 10:26 “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kamu baca?” tanya Yesus.
LUK 10:27 “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan seluruh hatimu, seluruh jiwamu, seluruh kekuatanmu, dan seluruh pikiranmu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” jawab orang itu.
LUK 10:28 “Benar katamu,” jawab Yesus kepada orang itu. “Lakukanlah itu, dan kamu akan beroleh hidup selamanya.”
LUK 10:29 Namun orang itu ingin membenarkan dirinya, maka dia kembali bertanya kepada Yesus, “Dan siapakah sesamaku itu?”
LUK 10:30 Yesus menjawab dia dengan cerita ini, “Ada seorang laki-laki yang pergi dari kota Yerusalem menuju ke kota Yeriko. Di tengah jalan dia diserang oleh para perampok yang merampas pakaiannya, memukulinya, dan meninggalkannya agar mati di jalan.
LUK 10:31 Kebetulan sekali, saat itu ada seorang imam yang melewati jalan yang sama. Imam itu melihat si laki-laki itu, tetapi melewatinya dari sisi seberang jalan.
LUK 10:32 Lalu lewatlah seorang keturunan suku Lewi. Tetapi ketika dia melihat laki-laki itu, dia pun melewatinya dari sisi seberang jalan.
LUK 10:33 Akhirnya lewatlah seorang Samaria. Ketika dia tiba di tempat itu, dilihatlah laki-laki itu dan merasa kasihan padanya.
LUK 10:34 Orang Samaria itu menghampiri si laki-laki itu dan mengobati lukanya dengan minyak dan air anggur, serta membalut mereka. Lalu dia meletakkan laki-laki itu di atas keledainya, serta membawanya ke sebuah penginapan untuk merawat dia.
LUK 10:35 Keesokkan harinya, orang Samaria itu memberikan dua keping uang perak kepada pemilik penginapan dan berkata kepadanya, ‘Rawatlah orang ini, dan jika anda harus membelanjakan lebih dari jumlah ini untuk merawatnya, maka saya akan membayarnya ketika saya kembali.’
LUK 10:36 Yang mana dari ketiga orang ini menurutmu adalah sesama dari laki-laki yang mengalami perampokan itu?”
LUK 10:37 “Orang yang menunjukkan kebaikan kepadanya,” jawab orang itu. “Pergilah dan lakukanlah hal yang sama,” kata Yesus kepadanya.
LUK 10:38 Sementara mereka melanjutkan perjalanan ke Yerusalem, Yesus tiba di sebuah desa, dan seorang wanita yang bernama Marta mengundang Yesus untuk bertamu ke rumahnya.
LUK 10:39 Marta memiliki seorang saudara perempuan bernama Maria, yang duduk di sebelah kaki Yesus dan mendengarkan pengajaran-Nya.
LUK 10:40 Marta kuatir dengan semua hal yang harus dikerjakan untuk menyiapkan sajian, maka datanglah dia kepada Yesus dan berkata, “Guru, tidakkah Engkau peduli bahwa saudara perempuanku meninggalkanku seorang diri mengurus semua pekerjaan ini? Suruhlah agar dia mau membantu saya!”
LUK 10:41 “Marta, Marta,” jawab Tuhan, “kamu kuatir dan kecewa dengan semua ini.
LUK 10:42 Tetapi hanya satu hal yang paling diperlukan. Maria sudah memilih tindakan yang benar untuk dilakukan, dan hal itu tidak akan diambil oleh siapapun juga darinya.”
LUK 11:1 Suatu ketika, Yesus berdoa di tempat yang biasanya. Ketika Dia sudah selesai, bertanyalah salah seorang murid-Nya kepada-Nya, “Guru, ajarlah kami untuk berdoa, sama seperti Yohanes mengajarkan murid-muridnya untuk berdoa.”
LUK 11:2 Kata Yesus kepada mereka, “Ketika kalian berdoa, katakanlah, ‘Bapa, biarlah nama-Mu dihormati sebab nama-Mu kudus. Datanglah kerajaan-Mu.
LUK 11:3 Berilah kami makanan yang kami butuhkan setiap hari.
LUK 11:4 Ampunilah dosa-dosa kami, seperti kami mengampuni orang-orang yang berdosa kepada kami. Jauhkan kami dari pencobaan.’”
LUK 11:5 Yesus menjelaskan kepada mereka, “Seandainya kalian harus pergi ke tempat teman kalian pada tengah malam hari dan minta kepadanya, ‘Kawan, tolong pinjamkan tiga bongkah roti kepada saya
LUK 11:6 sebab seorang kawanku datang mengunjungi rumahku, dan saya tidak punya makanan untuk diberikan kepadanya.’
LUK 11:7 Kawan kalian mungkin akan menjawab dari dalam rumah, ‘Jangan ganggu saya — saya sudah mengunci pintu, dan saya serta anak-anakku sudah tidur. Aku tidak bisa bangun hanya untuk memberimu sesuatu.’
LUK 11:8 Aku katakan kepada kalian, sekalipun dia menolak untuk bangun dan memberikan sesuatu kepada kalian, sekalipun kalian adalah temannya, jika kalian memintanya terus menerus, kawan kalian akan bangun dan memberikan segala yang kamu butuhkan.
LUK 11:9 Aku katakan kepada kalian, mintalah, dan kamu akan menerima, carilah, maka kamu akan menemukan, ketuklah, maka pintu akan dibukakan untukmu.
LUK 11:10 Sebab bagi mereka yang meminta, akan menerima, bagi mereka yang mencari, akan menemukan, dan bagi mereka yang mengetuk, pintu akan dibukakan.
LUK 11:11 Siapakah di antara kalian, hai para ayah, jika anak laki-laki kalian minta makan ikan, kalian malah memberinya seekor ular?
LUK 11:12 Atau jika dia minta sebutir telur, kalian memberinya seekor kalajengking?
LUK 11:13 Jadi jika kamu, sekalipun kamu jahat, masih tahu untuk memberikan pemberian yang baik untuk anak-anakmu, betapa lebih lagi Bapa di Surga memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya?”
LUK 11:14 Yesus mengusir setan yang membuat seseorang menjadi bisu. Ketika setan itu sudah pergi, orang bisu itu berbicara kembali, dan orang banyak menjadi kagum.
LUK 11:15 Tetapi beberapa dari mereka berkata, “Dia mengusir setan dengan kuasa Belzebul, penguasa setan.”
LUK 11:16 Yang lain mencoba menguji Yesus dengan meminta tanda ajaib dari surga.
LUK 11:17 Yesus tahu pikiran mereka dan berkata, “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah karena perang saudara pasti akan hancur. Sebuah keluarga yang saling melawan pasti akan runtuh.
LUK 11:18 Jika kerajaan setan terbagi-bagi dan saling melawan, bagaimana kerajaannya bisa bertahan? Kamu berkata bahwa Aku mengusir setan menggunakan kuasa Belzebul.
LUK 11:19 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Belzebul, dengan kuasa siapa pengikut kalian mengusir mereka? Pengikut kalian sendiri yang membuktikan bahwa kalian salah!
LUK 11:20 Bagaimanapun, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka ini adalah bukti bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Itu ada di sini di antara kalian!
LUK 11:21 Ketika seorang yang kuat yang memiliki persenjataan lengkap menjada rumahnya, maka seluruh miliknya aman.
LUK 11:22 Tetapi jika ada orang yang lebih kuat datang dan mengalahkan dia, mengambil semua persenjataan yang amat diandalkannya, makan orang itu akan bisa mengambil seluruh harta milik orang yang pertama.
LUK 11:23 Siapapun yang tidak ada di pihak-Ku, berarti melawan Aku, dan siapapun yang tidak membangun bersama-Ku sedang menghancurkan semuanya.
LUK 11:24 Ketika satu roh jahat meninggalkan seseorang, roh itu mengembara di daerah padang pasir mencari tempat untuk menetap. Ketika dia tidak menemukan tempat di manapun, maka berkatalah dia, ‘Aku akan kembali ke rumah yang dulu saya tinggalkan.’
LUK 11:25 Ketika dia sampai, dilihatnya rumah itu bersih dan rapi.
LUK 11:26 Maka pergilah setan itu dan menemukan tujuh setan yang lebih jahat dari dirinya, dan masuklah mereka semua serta tinggal di sana. Pada akhirnya orang itu lebih buruk daripada keadaan dia yang sebelumnya.”
LUK 11:27 Ketika Yesus sedang berbicara, berserulah salah seorang wanita, “Diberkatilah rahim yang mengandung Engkau dan buah dada yang menyusui Engkau.”
LUK 11:28 Tetapi Yesus berkata, “Diberkatilah mereka yang mendengar Firman Allah, dan melakukannya.”
LUK 11:29 Ketika orang-orang mengelilingi Dia, Yesus mulai berbicara kepada mereka, “Generasi yang jahat ini meminta tanja ajaib, tetapi mereka tidak akan mendapatkan tanda apapun kecuali tanda nabi Yunus.
LUK 11:30 Dengan cara yang sama Yunus menjadi tanda bagi orang Niniwe, demikianlah Anak Manusia menjadi tanda bagi generasi ini.
LUK 11:31 Ratu Selatan akan bangkit pada hari penghakiman bersama-sama dengan orang-orang dari generasi ini dan akan mendakwa mereka, sebab dia datang dari ujung bumi untuk mendengarkan kebijaksanaan Salomo, dan saat ini ada seseorang yang lebih besar dari pada Salomo di tempat ini!
LUK 11:32 Penduduk Niniwe akan bangkit pada hari penghakiman bersama-sama dengan angkatan ini, dan akan mendakwa mereka, sebab mereka bertobat ketika mereka mendengar pesan Yunus, dan ada orang yang lebih besar dari pada Yunus saat ini di sini!
LUK 11:33 Tidak ada yang menyalakan lilin lalu menutupinya dengan mangkuk. Kalian akan menaruhnya di atas tempat lilin agar siapapun yang masuk ke dalam rumah bisa melihat cahayanya.
LUK 11:34 Mata adalah cahaya bagi tubuhmu. Jika matamu baik, seluruh tubuhmu akan penuh dengan cahaya. Tetapi ketika matamu buruk, tubuhmu juga penuh dengan kegelapan.
LUK 11:35 Jadi pastikanlah cahaya yang kamu miliki benar-benar cahaya dan bukannya kegelapan.
LUK 11:36 Jadi jika seluruh tubuhmu penuh dengan kebaikan, tanpa adanya kejahatan, maka tubuhmu benar-benar membawa cahaya, seperti lampu yang memberimu terang.”
LUK 11:37 Sesudah Yesus selesai berbicara, seorang Farisi mengundang Dia untuk datang dan makan bersamanya. Maka Yesus pergi dan duduk untuk makan.
LUK 11:38 Orang Farisi itu terkejut sebab Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
LUK 11:39 Maka berkatalah Tuhan kepadanya, “Kalian orang Farisi hanya membersihkan bagian luar dari cangkir dan piring, tetapi bagian dalam kalian penuh dengan keserakahan dan kejahatan.
LUK 11:40 Kalian orang-orang bodoh! Kalian pikir Pencipta bagian luar tidak menciptakan bagian dalam?!
LUK 11:41 Jika perbuatan baik kalian kepada orang lain adalah karena ketulusan hati kalian, maka segalanya akan menjadi bersih bagimu.
LUK 11:42 Malu pada kalian hai orang Farisi! Kalian membayar persembahan perpuluhan akan rempah-rempah dan tumbuhan, tetapi kalian mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Kalian perlu memperhatikan yang terakhir, sementara tidak membiarkan hal-hal sebelumnya dibatalkan.
LUK 11:43 Malu pada kalian hari roang Farisi! Kalian senang mendapatkan tempat duduk terbaik di sinagoga, dan disambut dengan hormat ketika kalian pergi ke pasar.
LUK 11:44 Malu pada kalian! Kalian seperti kubur yang tidak ada tandanya, sehingga orang-orang yang lewat di atasnya tidak menyadarinya.”
LUK 11:45 Salah seorang yang ahli dalam hukum Taurat berkata, “Guru, perkataanmu juga menghina kami!”
LUK 11:46 Yesus menjawab, “Malu pada juga kalian para pengajar ahli Taurat! Kalian memberikan orang-orang peraturan yang sulit untuk dijalani dan tidak mau menolong mereka sedikitpun untuk menjalaninya.
LUK 11:47 Malu pada kalian! Kalian membangun kuburan-kuburan untuk menghormati para nabi, tetapi nenek moyang kalianlah yang membunuhi para nabi itu!
LUK 11:48 Dengan melakukan hal itu, kalian sendiri menjadi saksi bahwa kalian setuju dengan tindakan nenek moyang kalian. Mereka membunuhi para nabi dan kalian yang membangun kuburan bagi nabi-nabi itu!
LUK 11:49 Itu sebabnya dalam kebijaksanaan-Nya, Allah berkata, ‘Aku akan mengirimkan kepada mereka para nabi dan rasul; beberapa dari antara mereka akan mereka bunuh, dan yang lain akan mereka hukum mati.’
LUK 11:50 Sebagai akibatnya, generasi ini harus bertanggung jawab atas darah semua nabi yang tertumpah sejak awal dunia dijadikan,
LUK 11:51 mulai dari darah Habel sampai darah Zakaria yang dibunuh di antara mezbah dan ruang kudus. Ya, Aku katakan kepadamu sejujurnya, angkatan ini harus bertanggungjawab untuk semua itu.
LUK 11:52 Malu pada juga kalian para pengajar ahli Taurat! Kalian telah menghilangkan kunci pengetahuan. Kalian tidak masuk ke dalamnya, dan kalian melarang orang untuk masuk juga.”
LUK 11:53 Ketika Yesus meninggalkan mereka, para pengajar agama dan orang Farisi mulai menyerang dia dengan agresif, memberi pertanyaan-pertanyaan untuk mencobai Dia.
LUK 11:54 Mereka berusaha menjebak-Nya, mencoba agar Yesus mengatakan sesuatu yang bisa mereka gunakan untuk melawan Dia.
LUK 12:1 Sementara itu begitu banyak orang yang berkumpul sehingga mereka saling menginjak. Yesus mulai berbicara kepada murid-murid-Nya terlebih dahulu. “Berhati-hatilah terhadap ragi orang Farisi — kemunafikan.
LUK 12:2 Sebab tidak ada satupun yang tersembunyi yang tidak akan disingkapkan, tidak ada rahasia yang tidak akan dibukakan.
LUK 12:3 Apa pun yang kalian katakan dalam kegelapan akan terdengar dalam terang,, dan apapun yang kalian bisikan dengan diam-diam, akan diumumkan ke mana-mana.
LUK 12:4 Saya beritahu kalian, kawan-kawan, janganlah takut kepada mereka yang hanya bisa membunuh tubuh kalian saja, sebab sesudah mereka melakukannya, tidak ada perbuatan lain lagi yang bisa mereka lakukan.
LUK 12:5 Biar Aku perjelas kepada kalian kepada siapa kalian harus takut. Kalian harus takut pada orang yang setelah dia membunuh memiliki kekuatan untuk menghancurkan mereka di Gehenna.
LUK 12:6 Bukankah lima burung pipit dijual dengan harga dua penni? Tetapi Allah tidak melupakan satu ekorpun dari mereka.
LUK 12:7 Bahkan rambut di atas kepalamu pun sudah dihitung-Nya. Jangan takut — kalian jauh lebih berharga dibandingkan burung pipit!
LUK 12:8 Saya katakan yang sebenarnya, mereka yang menyatakan bahwa mereka adalah milik saya, Anak manusia juga akan menyatakan bahwa mereka adalah miliknya di hadapan para malaikat Allah,
LUK 12:9 tetapi mereka yang menyangkal saya akan ditolak di hadapan para malaikat Allah.
LUK 12:10 Setiap orang yang berbicara melawan Anak Manusia akan dimaafkan, tetapi setiap orang yang menghujat Roh Kudus tidak akan dimaafkan.
LUK 12:11 Apabila kalian dibawa ke pengadilan di hadapan para penguasa, pemimpin agama dan pemerintahan, janganlah kuatir tentang cara membela dirimu sendiri, ataupun apa yang harus kamu katakan.
LUK 12:12 Roh Kudus akan mengajarkan kamu langsung pada saat itu juga hal-hal penting yang harus kamu katakan.”
LUK 12:13 Seseorang di dalam kerumunan itu bertanya kepada Yesus, “Guru, tolong beri tahu saudara laki-laki saya untuk berbagi warisan dengan saya.”
LUK 12:14 “Teman,” jawab Yesus, “Siapakah yang menunjuk Aku menjadi hakim bagi kalian untuk membagikan warisan yang kalian dapatkan?” Katanya kepada orang-orang yang ada di sana,
LUK 12:15 “Waspadalah, dan berjaga-jagalah dari setiap pikiran dan tindakan yang memperlihatkan keserakahan, sebab hidup seseorang tidaklah diukur dengan banyaknya barang yang mereka miliki.”
LUK 12:16 Lalu Yesus menceritakan kepada mereka sebuah kisah. “Ada seorang kaya yang memiliki sebidang tanah yang sangat memberikan hasil yang melimpah.
LUK 12:17 Orang itu berkata kepada dirinya sendiri, ‘Apa yang harus aku lakukan? Aku sudah tidak punya tempat untuk menyimpan hasil panenku.’
LUK 12:18 ‘Aku tahu apa yang harus aku lakukan,’ katanya sendiri. ‘Aku akan meruntuhkan tempat penyimpanan yang lama dan membangun kembali tempat penyimpanan yang lebih besar, maka aku akan bisa menyimpan seluruh hasil panenku dan segala kepunyaanku.
LUK 12:19 Dan saya akan bisa berkata kepada diriku sendiri: Kamu punya cukup banyak bekal untuk hidup dengan nyaman selama bertahun-tahun, karena itu santai saja: makan, minum, dan nikmatilah hidupmu!’
LUK 12:20 Tetapi Allah berkata kepadanya, ‘Hai orang bodoh! Hidupmu akan diambil malam ini juga, maka siapa yang akan mendapatkan segala milikmu yang kamu simpan?’
LUK 12:21 Inilah yang akan terjadi kepada mereka yang menumpuk harta bagi diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menjadi kaya di hadapan Allah.”
LUK 12:22 Kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Itu sebabnya Aku katakan kepada kalian untuk tidak kuatir tentang hidup ini, tentang makanan, ataupun pakaian yang harus kalian pakai.
LUK 12:23 Hidup itu lebih dari sekedar makanan, dan tubuh lebih dari sekedar pakaian.
LUK 12:24 Lihatlah burung gagak itu. Mereka tidak menabur ataupun menuai, mereka tidak memiliki tempat untuk menyimpan makanan mereka, namun Allah memberi mereka makan. Dan kalian jauh lebih berharga dibandingkan dengan burung-burung itu!
LUK 12:25 Bisakah kalian menambah masa hidup kalian satu jam dengan menguatirkan hal-hal itu?
LUK 12:26 Jika kalian tidak dapat melakukan apa pun tentang hal-hal kecil seperti itu, mengapa khawatir tentang sisanya?
LUK 12:27 Lihatlah bunga lili dan cara mereka bertumbuh. Mereka tidak bekerja, dan mereka tidak memintal benang untuk pakaian mereka, tetapi Aku katakan kepada kalian, bahkan Salomo pun dalam segala kemegahannya tidaklah berpakaian seindah dari salah satu bunga itu.
LUK 12:28 Jadi jika Allah mendandani padang-padang dengan bunga-bunga yang indah, yang hari ini ada dan besok hilang karena dibakar dalam api untuk menghangatkan tungku, betapa lebih lagi Allah akan mendandani kalian, hai orang yang kurang percaya!
LUK 12:29 Janganlah kuatir tentang apa yang akan kalian makan atau minum — jangan kuatir tentang itu.
LUK 12:30 Hal-hal ini adalah yang dikuatirkan oleh mereka yang tidak percaya, tetapi Bapamu yang di surga tahu kamu membutuhkan semua ini.
LUK 12:31 Carilah kerajaan Allah, dan kalian akan diberikan hal-hal ini juga.
LUK 12:32 Janganlah takut, para pengikut-Ku, sebab Bapamu dengan senang hati memberikan kepada kalian kerajaan itu.
LUK 12:33 Jualah harta milikmu, dan berikanlah uangnya kepada orang miskin. Dapatkan sendiri dompet yang tidak aus — tempat penyimpanan harta yang tidak pernah rusak, yaitu harta di surga yang tidak akan pernah habis, dimana pencuri tidak bisa mencurinya, dan ngengat tidak bisa merusaknya.
LUK 12:34 Sebab apa yang paling kamu hargai menunjukkan siapa kamu sebenarnya.
LUK 12:35 Bersiaplah selalu, dan biarkan lilinmu menyala,
LUK 12:36 seperti seorang pelayan yang menunggu kepulangan tuannya dari tempat pesta, bersiap untuk membukakan pintu dengan cepat baginya, ketika majikannya pulang dan mengetuk pintu.
LUK 12:37 Betapa baiknya untuk pelayan yang ketika tuannya kembali melihat mereka berjaga-jaga. Aku katakan sejujurnya kepada kalian, majikannya itu akan bersiap-siap, membuat mereka duduk di meja, dan pada akhirnya melayani mereka seperti mereka melayani dia!
LUK 12:38 Bahkan ketika dia pulang saat tengah malam, ataupun sebelum subuh — betapa baik bagi mereka jika tuannya menemukan mereka berjaga-jaga dan siap sedia!
LUK 12:39 Tetapi ingatlah ini: jika tuannya tahu waktunya seorang pencuri akan datang, dia pasti akan berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dimasuki oleh pencuri itu.
LUK 12:40 Demikian juga kalian harus siap, sebab Anak Manusia datang di waktu yang paling tidak kalian harapkan.”
LUK 12:41 “Apakah kisah ini Engkau ceritakan khusus untuk kami, atau untuk semua orang?” tanya Petrus.
LUK 12:42 Jawab Yesus, “Siapakah pengawas yang bijak dan bisa diandalkan, bukankah dia adalah orang yang tuannya percayakan untuk mengelola makanan yang bisa dibagikan pada waktu yang tepat?
LUK 12:43 Betapa baiknya bagi pelayan itu jika ketika tuannya kembali dan menemukan dia bekerja seperti yang seharusnya.
LUK 12:44 Aku katakan sejujurnya kepada kalian, tuannya itu akan mengangkat pelayannya menjadi pengawas untuk mengelola harta miliknya.
LUK 12:45 Tetapi apa jadinya jika pelayan itu berkata kepada dirinya sendiri, ‘Tuanku akan pergi sangat lama,’ dan mulai memukuli pelayan-pelayan lain, baik laki-laki maupun perempuan, berpesta dan mabuk-mabukan?
LUK 12:46 Ketika tuannya kembali di saat yang tidak dia duga, dia akan menghukumnya dengan kejam, memperlakukan dia sebagai orang yang benar-benar tidak dapat dipercaya.
LUK 12:47 Pelayan yang memahami kehendak tuannya, namun tidak bersiap-siap ataupun mengikuti perintah tuannya, akan dipukuli dengan kejam,
LUK 12:48 tetapi pelayan yang tidak tahu kehendak tuannya, dan melakukan pelanggaran-pelanggaran, hanya akan mendapatkan hukuman ringan. Kepada mereka yang diberikan banyak hal, akan diminta memberi yang besar juga, dan kepada mereka yang dipercayakan dengan banyak hal, akan diminta pertanggungjawaban yang lebih besar juga.
LUK 12:49 Aku datang untuk menyalakan api di dunia ini, dan Aku benar-benar berharap api itu sudah menyala!
LUK 12:50 Namun Aku harus menghadapi sebuah baptisan, dan Aku sangat kesakitan, berharap semua itu berakhir!
LUK 12:51 Kalian pikir Aku datang untuk membawa damai ke dunia ini? Tidak, saya membawa perpecahan di antara orang-orang.
LUK 12:52 Mulai saat ini, jika ada lima anggota keluarga, maka tiga orang akan melawan yang dua orang.
LUK 12:53 Mereka akan saling bertentangan — ayah menentang anak laki-laki, anak laki-laki menentang ayahnya, ibu menentang anak perempuan, dan anak perempuan menentang ibunya, mertua perempuan menentang menantu perempuan, dan menantu perempuan menentang mertua perempuannya.”
LUK 12:54 Lalu Yesus berbicara kepada orang banyak itu. “Ketika kalian melihat awan naik di sebelah barat, dengan segera kalian berkata, ‘akan turun hujan hari ini,’ dan itu terjadi.
LUK 12:55 Ketika angin bertiup dari arah selatan, kalian berkata, ‘hari ini akan terasa panas,’ dan memang demikian terjadi.
LUK 12:56 Hai orang munafik, bagaimana bisa kalian tahu dengan benar untuk mengartikan cuaca tetapi kalian tidak tahu cara mengartikan saat-saat ini?
LUK 12:57 Mengapa kalian tidak berpikir untuk diri kalian sendiri dan memilih jalan yang benar?
LUK 12:58 Kalau penuduhmu mengadukan kamu ke pengadilan, buatlah kesepakatan sebelum hukum dijalankan. Jika tidak, kalian akan diseret ke hadapan hakim, dan hakim itu akan menyerahkan kalian kepada petugasnya yang akan memasukan kalian ke dalam penjara.
LUK 12:59 Aku katakan sejujurnya kepada kalian, kalian tidak akan keluar dari penjara itu sebelum kalian melunasi denda kalian.”
LUK 13:1 Sekitar waktu ini beberapa orang memberitahukan Yesus mengenai Pilatus yang membunuh beberapa orang Galilea sementara mereka sedang memberikan kurban persembahan di rumah Tuhan.
LUK 13:2 “Apakah menurut kalian orang-orang Galilea yang mengalami penderitaan seperti ini memiliki dosa yang lebih besar dibandingkan dengan orang-orang Galilea lainnya?” kata Yesus kepada mereka.
LUK 13:3 “Tidak, Aku katakan sejujurnya. Tetapi kecuali kalian bertobat, kalian semua juga akan binasa.
LUK 13:4 Bagaimana dengan 18 orang yang terbunuh ketika menara di Siloam jatuh menimpa mereka? Apakah menurut kalian mereka orang-orang yang paling jahat dari antara seluruh penduduk Yerusalem?
LUK 13:5 Tidak. Tetapi kecuali kalian bertobat, kalian juga akan binasa.”
LUK 13:6 Lalu Yesus memberikan kisah ini sebagai gambaran bagi mereka. “Suatu ketika ada seorang laki-laki yang memiliki pohon ara di kebun anggurnya. Datanglah dia ke kebun itu untuk mencari buah ara, tetapi tidak didapatinya.
LUK 13:7 Maka berkatalah si laki-laki ini kepada tukang kebunnya, ‘Dengar, sudah tiga tahun saya mengharapkan buah dari pohon ara ini, namun saya tidak mendapatkannya. Tebanglah pohon itu! Mengapa harus memakan tempat?’
LUK 13:8 ‘Tuan,’ jawab si tukang kebun, ‘Tolonglah bersabar satu tahun lagi. Aku akan menggali tanah di sekeliling pohon itu dan memberinya pupuk lebih banyak.
LUK 13:9 Semoga pohon itu bisa berbuah. Tetapi jika tidak, maka akan kita tebang saja.’”
LUK 13:10 Pada suatu hari Sabat, Yesus sedang mengajar di rumah ibadah,
LUK 13:11 dan di sana ada seorang perempuan yang menjadi cacat karena dirasuki oleh setan selama delapan belas tahun. Tubuhnya menjadi bungkuk, dan dia tidak bisa berdiri tegak.
LUK 13:12 Ketika Yesus melihat perempuan itu, Dia memanggilnya, dan berkata, “Kamu sudah sembuh.”
LUK 13:13 Lalu diletakkan-Nya tangan-Nya atas perempuan itu, dan dengan segera perempuan itu menegakkan tubuhnya, dan memuji Allah.
LUK 13:14 Namun demikian, sang pemimpin rumah ibadah gundah sebab Yesus menyembuhkan seseorang pada hari Sabat. Katanya kepada orang banyak, “Ada enam hari untuk bekerja. Datang dan disembuhkanlah pada hari-hari itu, tidak pada hari Sabat.”
LUK 13:15 Tetapi Tuhan menjawab dia, “Dasar munafik! Bukankah setiap kalian membuka ikatan lembu atau keledai kalian dari kandang dan membawanya untuk minum?
LUK 13:16 Mengapa tidak perempuan ini, anak perempuan Abraham yang sudah diikat setan selama delapan belas tahun, dilepaskan pada hari Sabat?”
LUK 13:17 Perkataan Yesus membuat malu para lawannya, tetapi mereka yang ada dalam kerumunan senang dengan segala perbuatan ajaib yang dia lakukan.
LUK 13:18 Lalu Yesus bertanya, “Jadi seperti apakah Kerajaan Allah itu? Dengan apa Aku harus membandingkannya?
LUK 13:19 Kerajaan Allah seumpama benih sesawi yang ditanam seorang petani di kebunnya. Benih itu tumbuh menjadi sebuah pohon, dan burung-burung datang dan membangun sarang pada cabang-cabangnya.”
LUK 13:20 Yesus bertanya lagi, “Dengan apakah Aku harus membandingkan Kerajaan Allah?
LUK 13:21 Kerajaan Allah itu seperti ragi yang dimasukkan seorang perempuan ke dalam tiga belas liter tepung agar seluruh adonan mengembang.”
LUK 13:22 Yesus mengajar ke kota-kota kecil dan ke desa-desa, sambil melanjutkan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
LUK 13:23 Ada yang bertanya kepada-Nya, “Tuhan, apakah hanya sedikit orang yang akan diselamatkan?” Jawab Yesus,
LUK 13:24 “Cobalah dengan sekuat tenagamu untuk masuk melalui pintu yang sempit itu, sebab sejujurnya Aku katakan, banyak yang akan mencoba untuk melewatinya, tetapi sedikit yang berhasil.
LUK 13:25 Ketika pemilik rumah bangun dan menutup pintu, kalian hanya akan berdiri di luar rumah dan berseru, ‘Tuan, tolong bukakan pintu bagi kami.’ Tetapi dia hanya akan menjawab, ‘Aku tidak mengenal kalian ataupun asal kalian.’
LUK 13:26 Dan kalian akan berkata, ‘Tetapi kami makan dan minum bersamamu, dan kamu mengajar di jalan-jalan kami!’
LUK 13:27 Jawabnya, ‘Aku sudah katakan, aku tidak mengenalmu ataupun asalmu. Pergilah dariku, hai kalian semua yang tidak melakukan perbuatan yang benar!’
LUK 13:28 Akan ada tangisan dan kertakan gigi ketika kalian melihat Abraham, Ishak, Yakub dan semua nabi di kerajaan Allah tetapi kalian diusir.
LUK 13:29 Orang-orang akan datang dari ke empat penjuru angin, dan mereka kan duduk dan makan dalam Kerajaan Allah.
LUK 13:30 Sebab yang terakhir akan menjadi yang pertama, dan yang pertama akan menjadi yang terakhir.”
LUK 13:31 Pada saat itu, beberapa orang Farisi datang menemui Yesus dan berkata, “Engkau harus meninggalkan tempat ini. Raja Herodes ingin membunuh-Mu!”
LUK 13:32 Yesus menjawab mereka, “Pergi dan beritahu rubah itu bahwa Aku akan terus mengusir setan dan menyembuhkan orang-orang pada hari ini dan esok hari, dan pada hari yang ke tiga, Aku sudah menyelesaikan maksud-Ku datang ke sini.
LUK 13:33 Bagaimanapun juga Aku harus meneruskan perjalanan-Ku untuk hari ini, besok dan lusa. Sebab tidak benar tempatnya jika seorang nabi mati di luar kota Yerusalem!
LUK 13:34 Yerusalem, Yerusalem, kamu yang membunuhi para nabi dan menimpuki dengan batu orang-orang yang dikirm kepadamu! Betapa sering Aku ingin mengumpulkan anak-anakmu seperti seekor induk ayam yang mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu menolaknya.
LUK 13:35 Dengar, rumahmu ditinggalkan, dan sejujurnya Aku katakan kepadamu, bahwa kamu tidak akan melihat Aku lagi, sampai kamu berkata, ‘Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.’”
LUK 14:1 Suatu hari Sabat Yesus pergi makan di salah satu rumah seorang pemimpin kaum Farisi di mana mereka dengan ketat mengawasi Dia.
LUK 14:2 Ada seorang laki-laki yang lengan dan kakinya bengkak.
LUK 14:3 Jadi bertanyalah Yesus kepada para ahli hukum Taurat dan orang Farisi, “Apakah hukum Taurat mengijinkan menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?”
LUK 14:4 Tetapi mereka diam saja. Lalu Yesus menyentuh orang itu, menyembuhkannya dan menyuruhnya pulang.
LUK 14:5 Lalu berkatalah Yesus kepada mereka, “Jika anak laki-laki atau lembu kalian terjatuh di dalam sebuah sumur pada hari Sabat, tidakkah kalian akan segera pergi dan menariknya keluar dengan segera?”
LUK 14:6 Mereka tidak sanggup menjawab Yesus.
LUK 14:7 Maka Yesus menceritakan sebuah cerita lain kepada para tamu, menyadari bagaimana mereka memilih untuk duduk di tempat terhormat dalam perjamuan makan ini.
LUK 14:8 “Ketika kalian diundang ke sebuah pesta pernikahan, janganlah mengambil tempat yang terhormat, sebab mungkin seseorang yang lebih penting dari kalian sudah diundang,” kata-Nya memulai kisah.
LUK 14:9 “Tuan rumah yang mengundang kalian berdua akan datang dan berkata kepadamu, ‘Berikanlah kepada orang ini tempatmu.’ Dan dengan penuh rasa malu, kamu harus pindah ke tempat duduk tersisa yang ada di daerah manapun.
LUK 14:10 Sebaliknya, jika kalian diundang, duduklah di tempat yang dianggap paling tidak terhormat, sehingga ketika tuan rumah datang, dia berkata kepadamu, ‘Teman, mari pindah ke kursi yang lebih baik.’ Maka kalian akan dihormati di hadapan semua tamu undangan yang duduk bersama dengan kalian.
LUK 14:11 Sebab mereka yang meninggikan dirinya akan direndahkan, dan mereka yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.”
LUK 14:12 Lalu berkatalah Yesus kepada tuan rumah-Nya, “Ketika kamu mengadakan jamuan makan siang atau malam, janganlah mengundang teman-temanmu, ataupun saudara-saudramu, ataupun tetanggamu yang kaya, sebab mereka sanggup mengundangmu kembali, dan kamu sudah mendapat balasan perbuatan baikmu.
LUK 14:13 Sebaliknya, jika kamu mengadakan suatu jamuan makan, undanglah mereka yang miskin, yang cacat, yang lumpuh, yang buta,
LUK 14:14 dan kamu akan diberkati, sebab mereka tidak bisa membalas perbuatan baikmu, dan kamu akan mendapatkan hadiahmu pada hari ketika orang-orang benar dibangkitkan kembali.”
LUK 14:15 Ketika salah satu tamu undangan mendengar Yesus mengatakan hal ini, berkatalah dia, “Berbahagialah mereka yang berpesta dalam kerajaan Allah!”
LUK 14:16 “Suatu ketika ada seorang laki-laki yang menyiapkan suatu jamuan makan yang besar, dan mengundang banyak tamu,” jawab Yesus.
LUK 14:17 “Lalu orang itu mengirim para pelayannya ketika sudah tiba waktunya untuk berpesta dan mengatakan kepada mereka yang sudah menerima undangan, ‘Mari, jamuan makan sudah siap.’
LUK 14:18 Tetapi para tamu yang diundang itu mulai membuat berbagai alasan agar tidak perlu hadir di pesta. Yang pertama berkata, ‘Aku baru saja membeli sebidang ladang. Aku harus pergi dan melihatnya. Mohon maafkan saya.’
LUK 14:19 Yang lainnya berkata, ‘Aku baru saja membeli lima ekor lembu dan harus pergi serta mencoba mengendalikan mereka. Mohon maafkan saya.’ Dan yang lainnya lagi berkata,
LUK 14:20 ‘Aku baru saja menikah, jadi aku tidak bisa datang.’
LUK 14:21 Para pelayan orang itu kembali dan memberi tahu tuan mereka apa yang sudah dikatakan oleh para tamu yang diundang. Pemilik rumah menjadi sangat marah dan berkata kepada para pelayannya, ‘Cepat, pergilah ke jalan-jalan dan gang-gang kota ini, dan bawalah mereka yang miskin, dan cacat, dan buta, dan lumpuh.’
LUK 14:22 Lalu pelayannya berkata, ‘Tuan, aku sudah melakukan perintah tuan, tetapi masih banyak terdapat ruang kosong di pesta ini.’
LUK 14:23 Jadi sang tuan berkata kepada pelayannya, ‘Pergilah ke jalan-jalan di pedesaan, juga di persimpangan-persimpangan, dan buatlah orang-orang pada datang — Aku ingin rumahku ini penuh.
LUK 14:24 Aku katakan kepada kalian, tidak seorangpun dari orang-orang yang saya undang akan mencicipi jamuan makanku.’”
LUK 14:25 Sejumlah besar orang mengelilingi Yesus. Berpalinglah Dia kepada mereka dan berkata,
LUK 14:26 “Jika kalian ingin mengikuti Aku, tetapi kalian tidak menganggap Aku lebih berharga dari pada orang tua kalian, pasangan dan anak-anak kalian, saudara-saudara kalian, bahkan nyawa kalian sendiri, maka kalian tidak bisa menjadi murid-Ku.
LUK 14:27 Jika kalian tidak memikul salib kalian dan mengikuti saya, kalian tidak dapat menjadi murid saya.
LUK 14:28 Jika kalian ingin membangun sebuah menara, tidakkah kalian akan duduk dan membuat rencana biaya yang harus dikeluarkan, dan menghitung apakah kalian memiliki cukup biaya untuk menyelesaikan pembangunan itu?
LUK 14:29 Jika tidak, sesudah kalian meletakkan pondasinya, kalian tidak akan bisa menyelesaikannya, dan setiap orang yang melihatnya akan menertawakan kalian, dan berkata,
LUK 14:30 ‘Lihat dia. Dia mulai membangunnya, tetapi tidak dapat menyelesaikannya.’
LUK 14:31 Raja mana yang jika ingin berperang dengan negara lain tidak lebih dulu duduk bersama para penasihatnya untuk mencari tahu apakah dia bersama sepuluh ribu tentaranya bisa mengalahkan mereka yang membawa dua puluh ribu tentara?
LUK 14:32 Jika sesudah dihitungnya, dia tahu bahwa dia akan kalah, maka dia akan mengirim utusan untuk bisa berdamai sementara lawannya masih ada di tempat yang jauh.
LUK 14:33 Dengan cara yang sama, setiap kalian yang tidak menyerahkan segalanya, tidak bisa menjadi murid-Ku.
LUK 14:34 Garam itu baik, tetapi apabila garam itu sudah kehilangan rasanya, kalian tidak bisa membuatnya asin kembali.
LUK 14:35 Garam itu sudah tidak lagi berguna, baik untuk tanah maupun untuk pupuk — kamu hanya bisa melemparnya keluar. Siapapun yang memiliki telinga, maka dengarkan!”
LUK 15:1 Para penagih pajak dan “orang-orang berdosa” lainnya sering kali datang dan mendengarkan pengajaran Yesus.
LUK 15:2 Sebagai hasilnya, para orang Farisi dan pengajar hukum Taurat mengeluh, “Orang ini menyambut orang-orang berdosa, dan seringkali makan bersama mereka.”
LUK 15:3 Maka Yesus menceritakan suatu kisah kepada mereka.
LUK 15:4 “Bayangkan seseorang yang memiliki seratus ekor domba dan dia kehilangan satu ekor dari antara mereka. Tidakkah dia akan meninggalkan yang 99 ekor di padang terbuka, dan mencari satu yang hilang itu sampai dia bisa menemukannya?
LUK 15:5 Dan ketika dia menemukannya, dengan gembira, dia akan mengangkat domba itu ke atas bahunya.
LUK 15:6 Sesudah orang itu tiba di rumah, dia memanggil teman-teman dan tetangganya berkumpul, dan berkata, ‘Mari datang dan rayakan bersamaku! Aku sudah menemukan dombaku yang hilang!’
LUK 15:7 Aku katakan kepada kalian, ada lebih banyak sukacita di surga karena satu orang berdosa bertobat dibandingkan 99 orang baik yang tidak memerlukan pertobatan.
LUK 15:8 Bayangkan seorang perempuan yang kehilangan satu keping uang perak dari antara sepuluh keping miliknya. Tidakkah dia akan menyalakan lilin dan menyapu rumah, dengan berhati-hati mencari uang itu sampai menemukannya?
LUK 15:9 Sesudah dia menemukannya, dia akan memanggil teman-teman dan tetangganya berkumpul serta berkata, ‘Mari datang dan bersukacitalah bersamaku! Aku sudah menemukan uang perakku yang hilang.’
LUK 15:10 Demikian juga ada sukacita yang besar di hadapan para malaikat di Surga karena satu orang berdosa yang bertobat.
LUK 15:11 Suatu ketika ada seorang laki-laki yang mempunyai dua orang anak laki-laki,” kata Yesus memulai kisahnya.
LUK 15:12 “Anak yang lebih muda berkata kepada ayahnya, ‘Ayah, berikanlah bagian warisanku sekarang.’ Jadi laki-laki itu membagi harta miliknya kepada kedua anaknya itu.
LUK 15:13 Beberapa hari kemudian, anak yang lebih muda mengemas semua barang-barangnya dan pergi merantau ke daerah yang jauh. Di sana dia menghambur-hamburkan semua uang yang dimilikinya dengan menjalani kehidupan liar.
LUK 15:14 Sesudah dia kehabisan segala miliknya, negeri itu mengalami masa kelaparan yang luar biasa, dan si dia ini merasa kelaparan.
LUK 15:15 Maka pergilah dia dan mendapat pekerjaan di salah seorang pemilik pertanian yang menyewanya sebagai salah seorang penjaga untuk memberi makan ternak babinya.
LUK 15:16 Dia merasa begitu lapar sehingga jika bisa dia ingin makan makanan babi, tetapi tidak seorangpun memberinya apapun untuk di makan.
LUK 15:17 Ketika dia akhirnya menyadari keadaannya, berkatalah dia kepada dirinya sendiri, ‘Seluruh pekerja ayahku memiliki lebih dari cukup untuk dimakan — mengapa saya harus mati kelaparan di tempat ini?
LUK 15:18 Aku akan kembali pulang ke rumah ayahku! Aku akan berkata kepadanya, Ayah, aku sudah berdosa terhadap surga dan ayah.
LUK 15:19 Aku sudah tidak layak lagi dipanggil sebagai anak ayah. Tolong perlakukan aku sebagai salah satu pekerja sewaanmu.’
LUK 15:20 Maka pergilah dia dan kembali ke rumah ayahnya. Sekalipun dia masih jauh dari rumah, ayahnya melihat kedatangannya, dan hati sang ayah penuh dengan belas kasihan kepada anaknya. Maka berlarilah sang ayah menyambut anaknya, memeluk dan menciumi dia.
LUK 15:21 Kata sang anak kepada ayahnya, ‘Ayah, aku sudah berdosa terhadap surga dan bapa. Aku tidak layak lagi disebut anak bapa.’
LUK 15:22 Tetapi sang bapak berkata kepada para pekerjanya, ‘Cepat — bawa jubah yang terbaik dan pakaikan itu kepadanya. Pakaikan cincin di jarinya dan sandal di kakinya.
LUK 15:23 Bawalah anak kambing yang sudah digemukkan dan sembelihlah itu. Mari kita mengadakan pesta untuk merayakan
LUK 15:24 sebab anakku yang saya pikir sudah mati, ternyata masih hidup dan kembali, dia yang sudah hilang, sekarang ditemukan kembali.’ Maka mereka mulai mengadakan perayaan.
LUK 15:25 Lalu datanglah anak yang lebih tua baru saja selesai bekerja dari ladang. Ketika dalam perjalanan pulang, dia mendengar suara musik dan tari-tarian.
LUK 15:26 Jadi dia memanggil salah satu pelayan dan bertanya apa yang terjadi.
LUK 15:27 ‘Adik tuan sudah kembali,’ jawabnya, ‘dan ayah tuan sudah menyembeli anak kambing yang digemukkan, sebab adik tuan sudah kembali pulang dengan selamat.’
LUK 15:28 Anak yang lebih tua itu menjadi marah, Dan dia menolak masuk ke dalam rumah. Maka sang ayah datang keluar untuk berbicara kepada dia.
LUK 15:29 Katanya kepada ayahnya, ‘Selama bertahun-tahun saya sudah melayani ayah, dan tidak pernah tidak taat kepada ayah, tetapi tidak sekalipun ayah memberiku seekor kambing muda agar saya bisa berpesta bersama dengan teman-temanku.
LUK 15:30 Sekarang anakmu sudah kembali, menghabiskan semua uang ayah dengan perempuan murahan, dan ayah malah menyembelih anak kambing gemukan untuk dia!’
LUK 15:31 ‘Nak,’ jawab ayahnya, ‘kamu selalu bersama-sama dengan ayah. Segala milik ayah adalah milikmu.
LUK 15:32 Tetapi tentulah kita harus senang dan mengadakan perayaan! Ini adikmu, yang dikira sudah mati, ternyata masih hidup, dia hilang tapi sekarang dia ditemukan!!’”
LUK 16:1 Yesus memberikan cerita ini kepada murid-murid-Nya. “Tersebutlah ada seorang kaya yang pengurus rumahnya dituduh menghambur-hamburkan kekayaannya.
LUK 16:2 Maka si orang kaya ini memanggil pengurus rumahnya, dan bertanya, ‘Apa ini yang saya dengar tentang kamu? Bawa akun kamu, karena kamu tidak akan melanjutkan sebagai manajer.’
LUK 16:3 Si pengurus rumah berkata kepada dirinya sendiri, ‘Apa yang harus aku lakukan sebab tuanku akan memecat aku? Aku tidak kuat untuk menjadi penggali lubang, dan aku tidak mau menjadi pengemis.
LUK 16:4 Baiklah, aku tahu apa yang harus aku lakukan ketika aku dipecat sebagai pengurus rumah, orang-orang masih akan menerima aku di rumah mereka.’
LUK 16:5 Jadi dia mengundang semua orang yang sedang berhutang kepada tuannya untuk datang dan menemui dia. Dan dia bertanya kepada yang pertama, ‘Berapa banyak hutangmu kepada tuanku?’
LUK 16:6 Orang itu menjawab, ‘dua puluh dua liter minyak.’ Kata si pengurus rumah kepadanya, ‘Duduklah cepat. Ambil tagihanmu, dan ubahlah menjadi sebelas liter.’
LUK 16:7 Lalu katanya kepada yang lain, ‘Berapa hutangmu?’ Orang itu menjawab, ‘tiga ratus sembilan puluh liter gandum.’ Kata si pengurus rumah keapdanya, ‘Ambillah tagihanmu dan gantilah menjadi tiga ratus dua belas liter.’
LUK 16:8 Orang kaya itu memuji manajernya yang tidak jujur karena idenya yang licik. Sungguh, orang-orang yang hanya mengurusi urusan duniawi memang lebih licik terhadap satu sama lain dibandingkan mereka yang anak-anak cahaya.
LUK 16:9 Aku beritahu kepada kalian, gunakan kekayaan dunia ini untuk mencari teman bagi dirimu sendiri sehingga ketika semuanya berakhir, kalian akan disambut di rumah abadi.
LUK 16:10 Jika kalian bisa dipercaya untuk hal yang paling kecil, kalian juga bisa dipercaya untuk hal yang besar; jika kalian tidak jujur dengan hal yang sangat kecil, kalian juga tidak akan jujur dengan hal yang besar.
LUK 16:11 Jadi, jika kalian tidak bisa dipercaya dengan harta dunia ini, bagaimana kalian bisa dipercaya dengan kekayaan sejati?
LUK 16:12 Dan jika kalian tidak bisa dipercaya dengan harta milik orang lain, siapa yang akan mempercayai kalian dengan harta milik kalian sendiri?
LUK 16:13 Tidak ada pelayan yang bisa melayani dua tuan. Entah dia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau dia akan berbakti dengan yang seorang dan mengabaikan yang lain. Kalian tidak bisa melayani Allah dan Uang.”
LUK 16:14 Orang Farisi yang sangat menyukai uang, mendengar perkataan Yesus dan menertawakan Dia.
LUK 16:15 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalian memang tampak seperti orang saleh di hadapan orang-orang, tetapi Allah tahu apa yang kalian pikirkan. Dan apa yang sangat dihargai manusia ini dibenci oleh Allah.
LUK 16:16 Semua yang tertulis di dalam hukum Taurat dan kitab para nabi berlangsung sampai pada masa tampilnya Yohanes Pembaptis. Sejak itu berita tentang Kerajaan Allah disebarluaskan, dan setiap orang mencoba memaksa masuk.
LUK 16:17 Namun demikian, lebih mudah bagi surga dan bumi untuk lenyap dibandingkan titik terkecil dari Hukum Taurat dibatalkan.
LUK 16:18 Setiap laki-laki yang menceraikan istrinya untuk menikah dengan perempuan lain sudah melakukan perselingkuhan, dan setiap laki-laki yang menikahi perempuan yang diceraikan juga melakukan perselingkuhan.
LUK 16:19 Ada seorang laki-laki yang sangat kaya. Dia mengenakan pakaian berwarna ungu dengan kain halus, dan menikmati hidup yang mewah.
LUK 16:20 Lalu ada seorang pengemis bernama Lasarus yang biasa duduk di depan pintu gerbang rumah si orang kaya. Seluruh tubuhnya dipenuhi luka bernanah,
LUK 16:21 menunggu untuk mendapatkan makanan sisa dari meja si orang kaya. Bahkan anjing-anjing datang dan menjilati luka-lukanya.”
LUK 16:22 “Kemudian si pengemis itu mati, dan para malaikat membawanya kepada Abraham. Si orang kaya juga mati dan dikuburkan.
LUK 16:23 Di dalam Hades, di mana si orang kaya menderita penyiksaan, dia menengadahkan kepalanya dan melihat Abaraham di kejauhan, bersama Lazarus di sampingnya.
LUK 16:24 ‘Bapa Abaraham,’ serunya, ‘Berbelas kasihanlah kepadaku dan kirimkanlah Lazarus untuk mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan memberiku minum untuk mendinginkan lidahku, sebab aku terbakar kesakitan.’
LUK 16:25 Tetapi Abaraham menjawab, ‘Anakku, ingatlah bahwa kamu sudah menikmati kehidupan yang baik, sementara Lazarus mengalami hidup yang sangat buruk. Sekarang Lazarus sudah hidup damai, sementara kamu menderita siksaan.
LUK 16:26 Selain itu, ada jurang besar yang membentang antara kami dan kamu. Tak seorang pun yang ingin menyeberang dari sini ke kamu dapat melakukannya, dan tak seorang pun dapat menyeberang dari sana ke kami.’
LUK 16:27 Jawab si orang kaya itu, ‘Jika demikian, bapa, saya mohon, tolong kirim Lazarus kepada keluarga ayahku.
LUK 16:28 Sebab saya masih punya lima saudara, dan dia bisa memperingati mereka agar mereka tidak berakhir di tempat penyiksaan ini.’
LUK 16:29 Tetapi Abaraham menjawab dia, ‘Mereka bisa mendengarkan Musa dan para nabi.’
LUK 16:30 ‘Mereka tidak akan mendengarkan Musa dan para nabi, Bapa Abaraham,’ kata orang itu. ‘Tetapi mereka akan bertobat jika ada seseorang yang bangkit dari kematian mengunjungi mereka!’
LUK 16:31 Jawab Abaraham kepada orang itu, ‘Jika mereka tidak mendengarkan perkataan Musa dan para nabi, maka mereka juga tidak akan diyakinkan bahwa oleh orang yang dibangkitkan dari kematian.’”
LUK 17:1 Berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Pencobaan tidak dapat dihindari, tetapi itu akan menjadi bencana bagi mereka yang melaluinya mereka datang!
LUK 17:2 Sebab orang-orang seperti itu, akan lebih baik jika sebuah batu kilangan digantungkan pada lehernya dan dibuang ke laut daripada menyebabkan anak-anak kecil ini berbuat dosa.
LUK 17:3 Jadi berhati-hatilah dengan perbuatanmu. Jika saudaramu berdosa, peringatilah dia, dan jika dia bertobat, ampunilah dia.
LUK 17:4 Bahkan jika dia berdosa kepada kalian sebanyak tujuh kali dalam sehari, dan dia datang kepada kalian meminta maaf sebanyak tujuh kali, ‘Aku sungguh menyesal,’ ampunilah dia.”
LUK 17:5 Para rasul itu berkata kepada Tuhan, “Tolong agar kami bisa lebih percaya lagi kepada-Mu!”
LUK 17:6 Tuhan menjawab mereka, “Bahkan jika rasa percaya kalian sebesar biji sesawi, kalian bisa berkata kepada pohon murbai ini, ‘Pindahlah dirimu ke dalam laut,’ maka hal itu akan terjadi.
LUK 17:7 Katakanlah kalian mempunyai seorang pekerja yang membajak di ladang atau mengembalakan ternakmu. Ketika dia kembali dari pekerjaan, apakah kalian berkata kepadanya, ‘Mari masuk dan makanlah!?’
LUK 17:8 Tidak. Yang kalian katakan adalah, ‘Siapkanlah makananku, berpakaian dan layanilah sampai saya selesai makan. Sesudah itu barulah kamu makan.’
LUK 17:9 Dan apakah kalian mengucapkan terima kasih karena dia taat kepada kalian? Tidak.
LUK 17:10 Demikian juga kalian, jika kalian sudah selesai mengerjakan tugas yang dibebankan kepada kalian, cukup katakan, ‘Kami hanyalah seorang pekerja. Kami hanya melakukan tugas kami.’”
LUK 17:11 Ketika Yesus melanjutkan perjalanannya menuju kota Yerusalem, dia melewati perbatasan antara daerah Samaria dan Galilea.
LUK 17:12 Ketika Dia memasuki sebuah desa, ada sepuluh orang kusta yang menemui Dia, berdiri di kejauhan.
LUK 17:13 Mereka berseru, “Yesus, kasihanilah kami.”
LUK 17:14 Ketika Yesus melihat mereka, berkatalah Dia, “Pergi dan tunjukkanlah diri kalian kepada para imam.” Dan dalam perjalanan mereka menuju ke tempat para imam, orang-orang kusta ini disembuhkan.
LUK 17:15 Salah seorang dari mereka menyadari bahwa mereka sudah disembuhkan, kembalilah dia kepada Yesus, sambil berseru memuji Allah.
LUK 17:16 Tersungkurlah dia di kaki Yesus, berterima kasih kepada-Nya. Orang yang disembuhkan ini adalah seorang Samaria.
LUK 17:17 “Bukankah ada sepuluh orang yang disembuhkan?” tanya Yesus. “Dimana sembilan orang lainnya?
LUK 17:18 Apakah tidak ada yang lain yang kembali untuk memuji Allah selain dari orang asing ini?”
LUK 17:19 Kata Yesus kepada orang itu, “Bangun dan pulanglah. Karena kamu percaya kepada-Ku, maka kamu sudah disembuhkan.”
LUK 17:20 Suatu ketika, pada saat orang-orang Farisi datang dan bertanya kapan Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab mereka, “Kerajaan Allah tidak datang dengan disertai tanda-tanda yang bisa kalian lihat dan amati.
LUK 17:21 Orang-orang tidak akan berkata, ‘Lihat, itu dia disana’ atau ‘Lihat, dia disini,’ sebab Kerajaan Allah itu ada di antara kamu.”
LUK 17:22 Lalu berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Waktunya sudah dekat ketika kalian akan merindukan untuk melihat hari kedatangan Anak Manusia, tetapi kalian tidak akan melihatnya.
LUK 17:23 Mereka akan memberitahu kepada kalian, ‘Lihat, Dia ada di sana,’ atau ‘lihat, Dia disini,’ tetapi janganlah pergi ke tempat-tempat yang mereka sebutkan itu.
LUK 17:24 Hari kedatangan Anak Manusia seumpama seperti kilat yang memancar, menerangi langit dari sisi yang satu ke sisi lainnya.
LUK 17:25 Tetapi Anak Manusia haruslah mengalami banyak penderitaan, dan akan ditolak oleh angkatan ini.
LUK 17:26 Hari kedatangan Anak Manusia akan seperti hari-hari ketika masa hidup Nuh.
LUK 17:27 Manusia akan makan dan minum, menikah dan dinikahi sampai tiba harinya Nuh masuk ke dalam perahu besar. Lalu datanglah banjir dan menghancurkan mereka semua.
LUK 17:28 Hari kedatangan Anak Manusia juga seperti pada masa hidup Lot. Orang-orang makan dan minum, membeli dan menjual, bertanam dan membangun.
LUK 17:29 Tetapi pada hari ketika Lot meninggalkan kota Sodom, hujan api dan batu belerang turun dari surga dan menghancurkan mereka semua.
LUK 17:30 Demikianlah hari kedatangan Anak Manusia.
LUK 17:31 Jika kalian ada di atas atap, janganlah turun ke bawah untuk membereskan barang-barang kalian, dan jika kalian ada di tengah ladang, janganlah kalian kembali ke rumah.
LUK 17:32 Ingatlah kejadian yang menimpa istri Lot!
LUK 17:33 Jika kalian mencoba menyelamatkan nyawa kalian, kalian akan kehilangan nyawa kalian, tetapi jika kalian kehilangan hidup kalian, kalian akan menyelamatkannya.
LUK 17:34 Aku katakan kepada kalian, jika ada dua orang di atas tempat tidur malam itu, yang seorang akan diangkat dan yang lain akan ditinggalkan.
LUK 17:35 Jika ada dua orang perempuan sedang menggiling gandum, yang seorang akan diangkat dan yang seorang akan ditinggalkan.”
LUK 17:36 
LUK 17:37 “Ke mana, Tuhan?” tanya murid-murid Yesus. “Dimana ada bangkai, di situlah burung-burung pemakan bangkai berkumpul,” jawab Yesus.
LUK 18:1 Yesus memberikan kisah ini untuk memberikan semangat agar murid-muridnya mau terus menerus berdoa dan tidak menjadi patah semangat.
LUK 18:2 “Suatu ketika ada seorang hakim di sebuah kota yang tidak menghormati Allah dan tidak peduli kepada siapapun,” kata Yesus memulai.
LUK 18:3 “Di kota itu hidup juga seorang janda yang dari waktu ke waktu pergi menemui hakim itu dan berkata, ‘Berilah keadilan dalam perkaraku terhadap lawanku!’
LUK 18:4 Selama beberapa saat, si hakim tidak ingin melakukan apapun juga tentang perkara si janda, tetapi pada akhirnya si hakim berkata kepada dirinya sendiri, ‘Sekalipun aku tidak menghormati Allah ataupun peduli dengan orang lain,
LUK 18:5 janda ini sangat mengesalkan, maka saya akan pastikan dia menerima keadilan. Sehingga dia tidak menyusahkanku dengan mendatangiku begitu sering.’”
LUK 18:6 “Perhatikanlah kata-kata yang diucapkan hakim yang tidak adil itu,” kata Tuhan.
LUK 18:7 “Apakah menurut kalian Allah tidak akan memastikan orang-orang pilihan-Nya menerima keadilan, mereka yang berseru kepada-Nya siang dan malam? Menurut kalian, Dia akan membuat mereka menunggu?
LUK 18:8 Tidak, Aku katakan kepada kalian. Dia pasti akan dengan segera memutuskan perkara mereka dengan adil. Namun demikian, ketika Anak Manusia datang, apakah Dia akan menemukan masih ada orang-orang di dunia ini yang percaya kepada-Nya?”
LUK 18:9 Yesus juga menceritakan kisah tentang orang-orang yang merasa yakin bahwa dirinya sudah hidup benar, dan membuat orang lain merasa diri mereka tidak hidup dengan benar.
LUK 18:10 “Ada dua orang yang datang ke rumah Tuhan untuk berdoa. Yang seorang adalah orang Farisi, dan yang lain adalah seorang penagih pajak.
LUK 18:11 Si orang Farisi berdiri dan berdoa kepada dirinya sendiri, ‘Allah, saya bersyukur sebab saya tidak seperti orang-orang lain — tukang tipu, penjahat, tukang selingkuh — atau bahkan seperti penagih pajak ini.
LUK 18:12 Aku berpuasa dua kali dalam seminggu, dan aku juga memberikan persembahan sebesar sepuluh persen dari upahku.’
LUK 18:13 Tetapi si penagih pajak berdiri di kejauhan. Dia bahkan tidak menengadahkan kepalanya menatap langit. Sebaliknya, dia memukuli dadanya dan berdoa, ‘Allah, kasihanilah saya. Aku ini orang berdosa.’
LUK 18:14 Aku katakan sejujurnya kepada kalian, si penagih pajak inilah yang pulang ke rumah yang diterima oleh Allah, dan bukan si orang Farisi. Mereka yang suka meninggikan dirinya akan direndahkan, dan mereka yang suka merendahkan dirinya akan ditinggikan.”
LUK 18:15 Kemudian para orang tua membawa bayi-bayi mereka kepada Yesus agar Yesus memberkati anak-anak mereka. Ketika para murid melihat apa yang sedang terjadi, mereka mencoba menghentikan mereka.
LUK 18:16 Tetapi Yesus memanggil anak-anak itu untuk mendekat kepada-Nya. “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku,” kata-Nya. “Jangan menghentikan mereka, sebab kerajaan Allah adalah milik mereka yang seperti mereka.
LUK 18:17 Sejujurnya Aku katakan kepada kalian, siapapun yang tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil tidak akan bisa memasukinya.”
LUK 18:18 Salah satu pemimpin datang kepada Yesus dan bertanya, “Guru yang baik, apakah yang harus aku lakukan agar aku bisa hidup selamanya?”
LUK 18:19 “Mengapa kamu menyebut-Ku baik?” jawab Yesus. “Hanya Allah saja yang baik, tidak seorangpun baik.
LUK 18:20 Kamu sudah tahu perintah-perintahnya: jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan memberi kesaksian palsu, hormatilah ayahmu dan ibumu.”
LUK 18:21 “Aku sudah menaati semua perintah-perintah ini sejak saya masih kanak-kanak,” jawab orang itu.
LUK 18:22 Ketika Yesus mendengar jawaban ini, berkatalah Dia kepada laki-laki ini, “Masih ada satu hal yang belum kamu lakukan. Pergilah dan jualah segala milik kepunyaanmu, berikanlah uangnya kepada orang-orang miskin, dan kamu akan mendapat harta bagi dirimu di surga. Lalu datang ke mari dan ikutlah Aku!”
LUK 18:23 Ketika laki-laki muda ini mendengar perkataan Yesus, dia pun merasa sedih, sebab dia sangat kaya.
LUK 18:24 Melihat reaksi laki-laki ini, Yesus berkata, “Betapa sulitnya bagi orang kaya untuk masuk Kerajaan Allah!
LUK 18:25 Lebih mudah bagi seekor unta untuk melewati lubang jarum jahit, dibandingkan bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.”
LUK 18:26 Mereka yang mendengar perkataan-Nya saling bertanya, “Jika seperti itu keadaannya, siapa yang bisa diselamatkan?”
LUK 18:27 Jawab Yesus, “Segala sesuatu yang tidak mungkin bagi manusia, menjadi bisa dilakukan oleh Allah.”
LUK 18:28 Peter berkata, “Kami sudah meninggalkan segala sesuatunya untuk mengikut Engkau!”
LUK 18:29 “Sejujurnya Aku katakan kepada kalian!” kata Yesus. “Siapapun yang sudah meninggalkan rumah mereka ataupun sanak keluarga mereka serta milik mereka demi Aku, dan demi kabar baik yang harus diberitakan,
LUK 18:30 akan menerima lebih banyak lagi dalam kehidupan sekarang ini, dan dalam kehidupan untuk selamanya di dunia yang akan datang.”
LUK 18:31 Kemudian Yesus berkumpul dengan murid-murid-Nya, terpisah dari kerumunan orang banyak, dan memberi tahu mereka, “Kita akan berangkat ke kota Yerusalem, dan semua yang sudah dinubuatkan oleh para nabi secara tertulis tentang Anak Manusia akan digenapi.
LUK 18:32 Anak Manusia akan diserahkan kepada orang Romawi; Dia akan diejek, dihina, dan diludahi.
LUK 18:33 Mereka akan memecut-Nya dan membunuh Dia, tetapi pada hari yang ke tiga Dia akan bangkit kembali.”
LUK 18:34 Tetapi mereka tidak mengerti apapun yang sudah Yesus katakan kepada mereka. Makna perkataan itu tersembunyi dari mereka, dan mereka tidak menangkap apa yang dikatakan-Nya.
LUK 18:35 Ketika mereka tiba di kota Yeriko, seorang laki-laki yang buta sedang duduk di pinggir jalan mengemis.
LUK 18:36 Dia mendengar orang banyak lewat, jadi bertanyalah dia kepada seseorang apa yang sedang terjadi.
LUK 18:37 Kata mereka kepadanya, “Yesus si orang Nazaret akan lewat.”
LUK 18:38 Maka berserulah laki-laki itu, “Yesus, anak Daud, kasihanilah saya!”
LUK 18:39 Mereka yang berada di bagian depan kerumunan meminta orang buta itu berhenti berteriak dan berdiam, namum si laki-laki itu berteriak lebih keras lagi, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah saya!”
LUK 18:40 Yesus berhenti dan memberitahu mereka untuk membawa si orang buta kepada-Nya. Ketika orang itu tiba, bertanyalah Yesus,
LUK 18:41 “Apa yang kamu ingin untuk Aku lakukan bagimu?” “Tuhan, tolong, aku ingin bisa melihat,” kata orang itu memohon.
LUK 18:42 “Kalau begitu, melihatlah!” kata Yesus kepadanya. “Kamu disembuhkan sebab kamu percaya kepada-Ku.”
LUK 18:43 Dengan segera si laki-laki itu bisa melihat. Dia mengikuti Yesus, memuji Allah. Dan setiap orang yang melihat kejadian itu secara langsung juga memuji Allah.
LUK 19:1 Yesus masuk ke kota Yeriko dan melintasi kota itu.
LUK 19:2 Di sana ada seorang bernama Zakeus, seorang kepala penagih pajak. Dia sangat kaya.
LUK 19:3 Dia ingin melihat siapa Yesus itu, tetapi karena tubuhnya pendek, dia tidak bisa melihat melalui kerumunan orang.
LUK 19:4 Jadi dia berlari mendahului kerumunan orang, dan memanjat pohon ara untuk melihat Yesus ketika Yesus lewat.
LUK 19:5 Ketika Yesus tiba di bawah pohon ara, Dia menengadah ke atas dan berkata, “Zakeus, mari turun cepat! Aku perlu menginap di rumahmu hari ini.”
LUK 19:6 Dengan segera Zakeus turun dan begitu gembira menyambut Yesus ke dalam rumahnya.
LUK 19:7 Ketika orang-orang melihat ini, mereka menggerutu, “Dia akan menginap di rumah orang yang sangat berdosa!”
LUK 19:8 Tetapi Zakeus berdiri dan berkata di hadapan Tuhan, “Lihat, saya akan memberikan setengah dari seluruh harta milikku kepada orang miskin, dan jika saya pernah curang kepada siapapun, saya akan membayar mereka empat kali lipat!”
LUK 19:9 Dan Yesus menjawab perkataan Zakeus dengan mengatakan, “Hari ini, keselamatan sudah tiba atas keluarga ini, sebab sekarang, laki-laki ini pun sudah menunjukkan bahwa dia adalah keturunan Abraham.
LUK 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
LUK 19:11 Sementara orang-orang masih mendengarkan, Yesus memceritakan sebuah kisah sebab mereka sudah dekat dengan kota Yerusalem, dan orang-orang itu berpikir bahwa Kerajaan Allah akan segera menjadi sebuah kenyataan.
LUK 19:12 “Tersebutlah seorang yang terhormat yang meninggalkan rumahnya untuk pergi ke negeri yang jauh dan menjadi raja di sana, lalu akan kembali lagi ke rumah.
LUK 19:13 Sebelum dia berangkat, dipanggillah olehnya tiga orang pekerjanya, dan membagi uang sejumlah seratus hari upah pekerja dan berkata, ‘Usahakanlah uang ini sampai saya kembali.’
LUK 19:14 Tetapi rakyatnya membenci orang ini, dan mengirim seorang utusan kepadanya dengan berkata, ‘Kami tidak ingin orang ini menjadi raja atas kami.’
LUK 19:15 Sesudah orang ini dinobatkan menjadi raja, kembalilah dia ke rumahnya. Dia memerintahkan agar para pekerjanya dibawa menghadap dia. Dia ingin tahu keuntungan apa yang sudah mereka buat dengan mengusahakan uang yang dia berikan kepada mereka.
LUK 19:16 Pekerja yang pertama masuk dan berkata, ‘Tuan, uang tuan sudah menghasilkan sepuluh kali lipat.’
LUK 19:17 ‘Baik sekali! Kamu pekerja yang baik,’ kata sang raja. ‘Karena kamu sudah membuktikan dirimu layak dipercaya untuk hal yang kecil, maka saya memberimu tanggung jawab untuk mengurus sepuluh kota.’
LUK 19:18 Pekerja yang kedua masuk dan berkata, ‘Tuan, uang tuan sudah menghasilkan lima kali lipat.’
LUK 19:19 ‘Aku mempercayakan kamu untuk mengurus lima kota,’ kata sang raja.
LUK 19:20 Datanglah pekerja yang terakhir dan berkata, ‘Tuan, ini ambil kembali uangmu. Aku sudah menyimpannya di tempat yang aman, membungkuskan dalam kain.
LUK 19:21 Aku takut kepada tuan, sebab tuan seorang yang kejam. Tuan mengambil barang yang bukan milik tuan, dan menuai dari tanaman yang tidak tuan tanam.’
LUK 19:22 ‘Sesuai dengan perkataanmu,’ jawab sang raja. ‘Kamu tahu saya tuan yang kejam, yang “mengambil apa yang bukan milikku, dan menuai di tempat saya tidak menanam.”
LUK 19:23 Jika begitu, mengapa tidak kamu taruh uangku di bank, sehingga ketika saya kembali, saya bisa mendapatkannya kembali berikut dengan bunga simpanannya?’
LUK 19:24 Sang raja memberi perintah kepada mereka yang berdiri di sampingnya, ‘Ambillah uang itu darinya, dan berikan kepada dia yang bisa menghasilkan sepuluh kali lipat.’
LUK 19:25 ‘Tetapi Tuan, orang itu sudah punya sepuluh kali lebih banyak,’ mereka menjawab.
LUK 19:26 Jawab sang raja, ‘Aku katakan kepada kalian, kepada siapa yang punya, akan diberikan lebih lagi, tetapi kepada siapa yang tidak punya, bahkan apa ang mereka miliki akan diambil dari mereka.
LUK 19:27 Dan kepada musuh-musuhku yang tidak ingin saya menjadi raja atas mereka, bawa mereka ke mari dan bunuh mereka di hadapanku.’”
LUK 19:28 Sesudah Yesus selesai menceritakan kisah ini, Yesus melanjutkan perjalanan menuju kota Yerusalem.
LUK 19:29 Ketika Yesus hampir tiba di Betsfage dan Betania di Bukit Zaitun, dia mengirim dua orang murid-Nya, dan memberitahu mereka:
LUK 19:30 “Pergilah jauh ke dalam desa. Ketika kalian masuk ke desa itu, kalian akan menemukan seekor keledai betina yang belum pernah ditunggangi oleh seorangpun. Bukalah ikatannya dan bawalah hewan itu ke sini.
LUK 19:31 Jika ada yang bertanya kepada kalian, ‘Mengapa kalian melepaskan ikatan hewan itu?’ katakan saja, ‘Tuhan memerlukan hewan ini.’”
LUK 19:32 Maka kedua murid itu pergi dan menemukan segala yang baru saja Yesus katakan.
LUK 19:33 Ketika mereka melepaskan ikatan keledai betina itu, pemiliknya bertanya kepada mereka, “Mengapa kalian melepaskan ikatan keledai betina itu?”
LUK 19:34 Murid-murid itu menjawab, “Tuhan memerlukannya.”
LUK 19:35 Mereka membawa keledai betina itu kepada Yesus. Lalu mereka menutupi punggung keledai itu dengan jubah-jubah mereka, dan Yesus duduk di atas punggung hewan itu.
LUK 19:36 Orang-orang mulai melepaskan jubah-jubah mereka ke atas jalan ketika Yesus lewat mengendarai keledai itu.
LUK 19:37 Ketika Yesus mendekati kota Yerusalem, tepat ketika jalan menurun dari Bukit Zaitun, rombongan murid-murid-Nya mulai menyerukan sorakan pujian kepada Allah sekeras mungkin untuk semua keajaiban yang sudah mereka lihat.
LUK 19:38 “Diberkatilah raja yang datang dalam nama Tuhan,” seru mereka. “Damai di surga dan kemuliaan di tempat yang paling tinggi.”
LUK 19:39 Beberapa orang Farisi yang ada di antara kerumunan itu berkata kepada Yesus, “Guru, minta murid-murid-Mu untuk tidak berkata-kata seperti itu.”
LUK 19:40 Tetapi Yesus menjawab mereka, “Aku katakan kepada kalian, bahkan jika mulut mereka diam, batu-batu inilah yang akan bersorak!”
LUK 19:41 Namun ketika Yesus semakin mendekati Yerusalem, menangislah Yesus ketika Dia melihat kota itu.
LUK 19:42 “Saya sangat berharap bahwa hari ini kalian, bahkan kalian, telah mengetahui jalan menuju perdamaian!” Dia berkata. “Tetapi sekarang hal itu tersembunyi dari kalian.
LUK 19:43 Waktunya sudah hampir tiba atasmu ketika musuh-musuhmu akan mengepung kamu, membangun lereng untuk menyerang kamu, mengelilingi kamu dan mengepung kamu dari segala sisi.
LUK 19:44 Mereka akan menghancurkanmu ke atas tanah, baik kamu maupun anak-anakmu. Tidak akan dibiarkan ada satu batupun yang akan tumpah tindih dari reruntuhanmu, sebab kamu menolak menerima keselamatan ketika keselamatan itu datang kepadamu.”
LUK 19:45 Yesus lalu memasuki rumah Tuhan dan mulai mengusir semua pedagang yang ada di sana.
LUK 19:46 Kata-Nya kepada mereka, “Bukankah ada tertulis bahwa rumah-Ku akan menjadi Rumah doa, tetapi kalian sudah mengubahnya menjadi sarang pencuri.”
LUK 19:47 Yesus mengajar di rumah Tuhan setiap hari. Para imam kepala, pengajar-pengajar agama, dan para pemimpin orang Israel mencoba membunuh Dia.
LUK 19:48 Tetapi mereka tidak bisa menemukan cara untuk melakukannya, sebab setiap orang menghormati Yesus, percaya pada setiap perkataan-Nya.
LUK 20:1 Suatu ketika saat Yesus sedang mengajar orang banyak di rumah Tuhan, menceritakan kepada mereka tentang Kabar Baik, beberapa imam kepala dan pengajar-pengajar agama datang bersama dengan para pemimpin Israel.
LUK 20:2 Dan mereka bertanya kepada-Nya, “Beritahukan kepada kami, dengan otoritas siapa Engkau melakukan perbuatan-perbuatan ini? Siapa yang memberi-Mu hak untuk melakukan ini?”
LUK 20:3 “Jika begitu, biarkan Aku bertanya juga kepada kalian,” jawab Yesus. “Beritahu aku:
LUK 20:4 baptisan Yohanes — apakah itu berasal dari surga, atau itu hanya perbuatan manusia?”
LUK 20:5 Maka mereka merundingkan jawaban untuk pertanyaan Yesus: “Jika kita katakan itu berasal dari surga, Dia akan bertanya, ‘Lalu mengapa kalian tidak percaya kepadanya?’
LUK 20:6 Dan jika kita katakan berasal dari manusia, setiap orang akan menimpuki kita dengan batu sebab mereka yakin bahwa Yohanes adalah seorang nabi.”
LUK 20:7 Maka jawab mereka kepada Yesus, “Kami tidak tahu dari mana asal baptisan Yohanes.”
LUK 20:8 Dan Yesus menjawab mereka, “Jika demikian, Aku juga tidak akan mengatakan dengan otoritas siapa Aku melakukan perbuatan-perbuatan ajaib.”
LUK 20:9 Lalu Yesus mulai menceritakan sebuah kisah: “Suatu ketika ada seseorang yang menanam kebun anggur, menyewakannya kepada beberapa orang petani, dan pergi tinggal di negara lain untuk sementara waktu.
LUK 20:10 Ketika tiba waktunya memanen, dia mengirim pekerjanya kepada para petani sewaan itu untuk mengambil hasil panen yang menjadi bagiannya, tetapi para petani itu memukuli pekerjanya dan mengirimnya pulang dengan tangan kosong.
LUK 20:11 Maka si pemilik kebun mengirim pekerja yang lain, tetapi pekerja inipun mereka pukuli juga dan mempermalukan dia, lalu mengirimnya pulang dengan tangan kosong.
LUK 20:12 Lalu dikirimnya pekerja yang ketiga, tetapi mereka melukainya dan melemparkannya keluar.”
LUK 20:13 “Pemilik kebun itu berpikir, ‘Apa yang harus aku lakukan? Aku tahu, aku akan mengirimkan anak yang sangat aku sayangi, karena berpikir, mereka tentu akan menghormati anakku.’
LUK 20:14 Namun ketika para penyewa kebun itu melihat anak pemilik kebun yang datang, mereka berkata, ‘Ini si pewaris kebun ini. Mari kita bunuh dia! Dengan demikian kebun ini akan menjadi warisan kita.’
LUK 20:15 Mereka lalu melemparkan anak itu keluar kebun anggur dan membunuhnya. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh si pemilik kebuh kepada para penyewa ini?
LUK 20:16 Pastilah si pemilik ini akan datang dan membunuh para penyewa kebun anggurnya dan memberikannya kepada para penyewa lainnya.” Ketika mereka mendengar cerita ini, berkatalah mereka, “Semoga hal ini tidak pernah terjadi!”
LUK 20:17 Tetapi Yesus menatap mereka dan berkata, “Lalu mengapa tertulis dalam Kitab Suci, ‘Batu yang sudah ditolak oleh tukang bangunan sekarang menjadi batu penjuru’?
LUK 20:18 Dan siapapun yang jatuh ke atas batu itu akan jatuh berkeping-keping, dan ke atas siapa batu itu jatuh, maka orang itu akan hancur.”
LUK 20:19 Segera sesudah para pengajar agama dan para imam kepala mendengar kisah itu, mereka ingin segera menangkap Yesus, sebab mereka menyadari bahwa kisah yang Yesus ceritakan tertuju kepada mereka, tetapi mereka takut kepada orang banyak itu.
LUK 20:20 Mereka menunggu kesempatan yang tepat untuk menangkap Yesus dengan mengirimkan mata-mata yang berpura-pura menjadi orang yang tulus. Mereka mencoba melawan Yesus dengan memakai perkataan-Nya sendiri agar mereka bisa menyerahkan Dia ke tangan kuasa dan otoritas gubernur setempat.
LUK 20:21 Kata mereka, “Guru, kami tahu bahwa Engkau selalu berkata tentang kebenaran dan mengajarkan pengajaran yang benar, dan Engkau tidak terombang-ambingkan dengan pendapat orang lain. Engkau sungguh-sungguh mengajar tentang jalan Allah.
LUK 20:22 Haruskah kami membayar pajak kepada Kaisar?”
LUK 20:23 Tetapi Yesus melihat dengan jelas rancangan jahat mereka, dan berkata,
LUK 20:24 “Tunjukkan kepada-Ku uang logam yang kalian pakai untuk membayar pajak. Gambar dan ukiran wajah siapa yang ada pada koin ini?” “Kaisar,” jawab mereka.
LUK 20:25 “Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar segala yang memang hak Kaisar, dan berikanlah kepada Allah segala yang adalah hak Allah,” kata-Nya kepada mereka.
LUK 20:26 Mereka tidak dapat menjerat Dia dengan apa yang Dia sampaikan kepada orang-orang. Mereka tertegun mendengar jawaban-Nya, dan terdiam.
LUK 20:27 Lalu datanglah beberapa orang Saduki, kelompok orang yang menolak adanya kebangkitan sesudah kematian, kepada Yesus dengan pertanyaan:
LUK 20:28 “Guru,” kata mereka, “Musa memberikan kami sebuah perintah bahwa jika seorang laki-laki menikah lalu meninggalkan istrinya tanpa anak, maka saudara laki-laki itu harus menikahi janda yang ditinggalkan dan memberikan keturunan untuk kakaknya yang sudah meninggal.
LUK 20:29 Bagaimana jika ada tujuh orang bersaudara. Yang sulung menikah, dan kemudian meninggal tanpa memiliki keturunan.
LUK 20:30 Yang kedua
LUK 20:31 dan yang ketiga juga menikahi janda yang pertama. Pada akhirnya ketujuh kakak beradik itu menikahi si perempuan, dan kemudian meninggal tanpa memiliki anak.
LUK 20:32 Akhirnya yang perempuan meninggal juga.
LUK 20:33 Jika seperti ini, perempuan itu akan menjadi istri siapa pada masa kebangkitan, sebab semua laki-laki itu menikahi dia?”
LUK 20:34 “Di masa ini, orang-orang memang menikah dan dinikahkan,” Yesus menjelaskan kepada mereka.
LUK 20:35 “Tetapi mereka yang dianggap layak untuk berbagi di masa yang akan datang dan di masa kebangkitan tidaklah menikah ataupun dinikahkan.
LUK 20:36 Mereka tidak lagi bisa mati, mereka seperti malaikat dan menjadi anak-anak Allah sebab mereka adalah orang-orang yang dibangkitkan.
LUK 20:37 Tetapi pertanyaan tentang kebangkitan dari kematian, bahkan Musa membuktikan ini ketika dia menulis tentang semak yang terbakar, ketika dia menyebut Tuhan sebagai ‘Allah Abraham, Allah Isak, dan Allah Yakub.’
LUK 20:38 Dia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab bagi Dia mereka semua masih tetap hidup.”
LUK 20:39 Beberapa pengajar agama menjawab, “Itu jawaban yang bagus, Guru.”
LUK 20:40 Sesudah itu tidak seorangpun berani bertanya lagi padanya.
LUK 20:41 Lalu bertanyalah Yesus kepada mereka, “Mengapa dikatakan bahwa Kristus itu keturunan Daud?
LUK 20:42 Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: ‘Tuhan berkata kepada Tuanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku
LUK 20:43 sampai Aku menempatkan semua musuh-Mu di bawah kaki-Mu.’
LUK 20:44 Daud menyebut-Nya ‘Tuan,’ jadi bagaimana bisa Dia menjadi keturunannya Daud?”
LUK 20:45 Sementara banyak orang masih memperhatikan, berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya,
LUK 20:46 “Berhati-hatilah kepada para pengajar hukum taurat yang suka berkeliling dengan memakai jubah yang panjang, dan suka dihormati di pasar-pasar, dan suka duduk di tempat yang terhormat di rumah-rumah ibadah dan pesta-pesta.
LUK 20:47 Mereka menipu janda dari apa yang mereka miliki, dan menutupi orang seperti apa mereka sebenarnya dengan doa yang bertele-tele. Mereka akan menerima hukuman yang berat pada hari penghakiman nanti.”
LUK 21:1 Melihat ke sekelilingnya, Yesus memperhatikan orang-orang kaya yang melemparkan uang logam mereka ke kotak persembahan.
LUK 21:2 Lalu Yesus juga melihat seorang janda yang sangat miskin memasukkan dua keping uang logam yang bernilai sangat kecil.
LUK 21:3 “Sejujurnya Aku katakan kepada kalian,” kata Yesus, “Janda ini memberikan pesembahan lebih banyak dari jumlah seluruh persembahan dijadikan satu.
LUK 21:4 Setiap mereka memberikan sebagian dari kekayaan mereka, tetapi dia memberi dari kemiskinannya semua yang dia miliki untuk hidupnya.”
LUK 21:5 Beberapa dari murid-murid berbicara tentang kemegahan rumah Tuhan, keindahan pekerjaan bangunannya dan hadiah-hadiah indah yang sudah diberikan. Tetapi Yesus berkata,
LUK 21:6 “Mengenai semua hal yang sedang kalian lihat ini. Waktunya sudah hampir tiba ketika tidak ada satu batu pun yang akan menumpuk di atas batu yang lain, segala sesuatunya akan dihancurkan!”
LUK 21:7 “Guru, kapankah hal itu akan terjadi?” tanya murid-murid kepada-Nya. “Apa tanda-tandanya bahwa segala sesuatu akan segera terjadi?”
LUK 21:8 “Pastikanlah kalian tidak tertipu,” kata Yesus memperingatkan mereka. “Banyak orang akan datang mengaku sebagai saya, mengatakan, ‘Ini saya!’ dan, ‘Waktunya telah tiba!’ tetapi jangan ikuti mereka.
LUK 21:9 Ketika kalian mendengar berita tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah takut, sebab hal-hal itu haruslah terjadi lebih dahulu, tetapi masa akhir belumlah akan datang.”
LUK 21:10 “Bangsa akan berperang melawan bangsa, dan kerajaan akan berperang melawan kerajaan,” kata Yesus.
LUK 21:11 “Akan terjadi gempa bumi yang dahsyat, kelaparan, dan wabah penyakit di banyak negeri, juga tanda-tanda menyeramkan di langit.
LUK 21:12 Tetapi sebelum hal-hal ini terjadi, mereka akan menangkap kalian dan menganiaya kalian. Mereka akan menyeret kalian ke depan rumah-rumah ibadah dan memasukkan kalian ke dalam penjara, dan mengadili kalian di hadapan raja-raja dan gubernur-gubernur karena Aku.
LUK 21:13 Namun hal ini akan memberikan kepada kalian kesempatan untuk berbicara sebagai perwakilan-Ku di hadapan mereka.
LUK 21:14 Jadi putuskanlah di dalam pikiranmu sebelumnya, untuk tidak kuatir bagaimana caramu membela diri,
LUK 21:15 sebab Aku akan memberikan kata-kata bijaksana yang tidak bisa dibantah ataupun disanggah oleh lawan-lawanmu.
LUK 21:16 Kalian akan dikhianati bahkan oleh orang tua kalian, saudara-saudara sekandung, sanak keluarga, dan teman-teman kalian, dan beberapa akan membunuh kalian.
LUK 21:17 Dan setiap orang akan membenci kalian karena Aku.
LUK 21:18 Tetapi tidak satu helai rambutmu akan hilang.
LUK 21:19 Dengan tetap berdiri teguh pada pendirianmu, kalian menyelamatkan nyawa kalian.
LUK 21:20 Namun, ketika kalian melihat Yerusalem sudah dikepung oleh banyak pasukan, maka kalian tahu bahwa kehancuran sudah semakin dekat.
LUK 21:21 Mereka yang tinggal di Yudea haruslah melarikan diri ke arah pegunungan, dan mereka yang tinggal di Yerusalem haruslah pergi, dan yang tinggal di pinggiran negeri janganlah masuk ke dalam kota.
LUK 21:22 Sebab hari-hari itu adalah hari penghukuman, unutk menggenapi semua yang sudah dituliskan sebelumnya.
LUK 21:23 Sungguh sulit bagi mereka yang sedang dalam kondisi hamil ataupun menyusui pada masa-masa itu! Sebab kesulitan yang mengerikan datang ke atas negeri dan hukuman atas orang-orang ini.
LUK 21:24 Mereka akan dibunuh oleh pedang dan diangkut sebagai tawanan ke seluruh bangsa. Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa asing sampai waktunya terpenuhi.
LUK 21:25 Akan ada tanda-tanda pada matahari, bulan dan bintang-bintang, dan bangsa-bangsa di bumi akan tertekan, bingung akan laut yang bergelora dan menggelegar.
LUK 21:26 Orang-orang akan pingsan ketakutan, ngeri tentang apa yang terjadi dengan dunia ini, sebab kuasa surga akan diguncangkan.
LUK 21:27 Lalu mereka akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan penuh kuasa dan kemuliaan yang besar.
LUK 21:28 Tetapi ketika peristiwa-peristiwa ini terjadi, berdirilah tegap dan menengadah, sebab itu tanda bahwa kalian akan segera diselamatkan.”
LUK 21:29 Lalu Yesus mengisahkan kepada mereka cerita ini. “Lihatlah pohon ara, ataupun pohon-pohon yang sejenis.
LUK 21:30 Ketika kalian melihat daun-daun yang baru bertunas, kalian langsung tahu bahwa musim panas sudah dekat.
LUK 21:31 Demikian juga, ketika kalian melihat hal ini terjadi, kalian tidak perlu lagi diberi tahu bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.
LUK 21:32 Aku katakan kepada kalian sesungguhnya, generasi ini tidak akan berakhir sebelum semua ini terjadi.
LUK 21:33 Surga dan bumi akan berakhir, tetapi Firman-Ku adalah tetap untuk selama-lamanya.
LUK 21:34 Waspadalah sehingga perhatian kalian tidak dialihkan oleh pesta pora ataupun mabuk-mabukkan ataupun kesulitan di dunia ini, sehingga kalian menjadi terkejut ketika hari tiba.
LUK 21:35 Sebab hari ini akan dialami oleh semua orang yang hidup di permukaan bumi.
LUK 21:36 Teruslah berjaga-jaga dan berdoalah, agar kalian mampu meloloskan diri dari semua yang akan terjadi dan tetap berdiri di hadapan Anak Manusia.”
LUK 21:37 Setiap hari Yesus mengajar di rumah Tuhan, dan setiap sore Dia pergi dan menginap di Bukit Zaitun.
LUK 21:38 Semua orang datang pada pagi hari ke rumah Tuhan untuk mendengarkan Dia.
LUK 22:1 Sudah waktunya Hari Raya Roti Tidak Beragi atau yang disebut juga Paskah.
LUK 22:2 Para Imam kepala dan pengajar-pengajar Hukum Taurat sedang mencari cara untuk membunuh Yesus, tetapi takut akan reaksi orang banyak.
LUK 22:3 Setan masuk ke dalam Yudas, bermarga Iskariot, salah satu dari dua belas murid.
LUK 22:4 Dia pergi dan berbicara dengan para imam kepala dan petugas penjaga tentang cara dia bisa mengkhianati Yesus.
LUK 22:5 Para mereka sangat bersukacita dan menawari dia sejumlah uang.
LUK 22:6 Yudas setuju, dan mulai mencari sebuah kesempatan untuk menyerahkan Yesus ketika kerumunan orang tidak ada di sana.
LUK 22:7 Hari Raya Roti Tidak Beragi tiba ketika domba Paskah harus dikorbankan.
LUK 22:8 Maka Yesus mengirim Petrus dan Yohanes, memberitahu mereka, “Pergilah dan siapkanlah perjamuan Paskah, agar kita bisa makan bersama.”
LUK 22:9 “Dimana Guru ingin kita menyiapkan semua itu?” tanya Yesus.
LUK 22:10 Jawab-Nya, “Ketika kalian masuk ke dalam kota, kalian akan bertemu seorang laki-laki yang sedang membawa sebuah kendi berisi air. Ikutilah dia dan masuklah ke dalam rumah yang dia masuki.
LUK 22:11 Katakan kepada pemilik rumah, ‘Guru bertanya: Dimanakah ruang makan agar Aku bisa makan perjamuan paskah dengan murid-murid-Ku?’
LUK 22:12 Dan orang itu akan memperlihatkan kepada kalian ruangan atas yang besar yang sudah ada perabotan yang lengkap. Siapkanlah perjamuan itu di sana.”
LUK 22:13 Pergilah kedua murid itu dan menemukan segala sesuatu yang sudah dikatakan Yesus kepada mereka, dan mereka menyiapkan perjamuan Paskah di sana.
LUK 22:14 Ketika waktunya tiba, duduklah Yesus bersama dengan rasul-rasul-Nya. Katanya,
LUK 22:15 “Aku sungguh-sungguh menantikan perjamuan Paskah ini bersama kalian sebelum masa penderitaan-Ku dimulai.
LUK 22:16 Aku beritahu kalian bahwa Aku tidak akan makan perjamuan ini lagi sampai tiba waktunya digenapi dalam Kerajaan Allah.”
LUK 22:17 Lalu Yesus mengangkat cangkirnya, dan sesudah mengucap syukur, Dia berkata, “Ambillah ini dan bagikanlah.
LUK 22:18 Aku beritahu kalian, bahwa Aku tidak akan meminumnya lagi air anggur itu sampai Kerajaan Allah datang.”
LUK 22:19 Lalu Yesus mengambil roti, dan sesudah mengucap syukur, dia memisah-misahkan roti itu menjadi potongan-potongan kecil dan memberikannya kepada mereka. “Roti ini melambangkan tubuh-Ku yang diberikan untuk kalian, lakukanlah ini untuk mengingat tentang Aku,” kata Yesus kepada mereka.
LUK 22:20 Dengan cara yang sama sesudah mereka selesai makan, Yesus mengangkat cangkir dan berkata, “Cangkir ini menjadi sebuah kesepakatan baru dalam darah-Ku yang akan mencurahkan demi kalian.”
LUK 22:21 “Meskipun demikian, orang yang akan mengkhianati Aku duduk bersama-Ku pada perjamuan ini.
LUK 22:22 Sebab sudah ditentukan bahwa Anak Manusia pasti akan mati, tetapi sungguh betapa buruknya itu bagi orang yang mengkhianati Dia!”
LUK 22:23 Mereka mulai berdebat di antara mereka sendiri tentang siapa ini dan siapa yang bisa melakukan ini.
LUK 22:24 Pada saat yang sama, mereka juga bertengkar di antara mereka tentang siapa di antara mereka yang paling penting.
LUK 22:25 Yesus berkata kepada mereka, “Raja-raja bangsa-bangsa lain menindas rakyatnya, dan bahkan mereka yang punya otoritas ingin orang-orang memanggil mereka ‘penolong.’
LUK 22:26 Tetapi tidaklah demikian dengan kalian! Siapapun yang paling penting di antara kalian haruslah menjadi yang paling tidak penting, dan sang pemimpin haruslah menjadi seperti pelayan.
LUK 22:27 Siapakah yang paling hebat — mereka yang duduk pada meja atau mereka yang melayani? Bukankah dia yang duduk pada meja? Tetapi Aku ada bersama dengan kalian sebagai salah seorang yang melayani.
LUK 22:28 Kalian sudah bersama-Ku menghadapi melalui setiap ujian yang Aku hadapi.
LUK 22:29 Dan Aku memberi kalian otoritas untuk memerintah, sama seperti yang diberikan Bapa di Surga kepadaku,
LUK 22:30 agar kalian boleh ikut serta dalam perjamuan yang akan diadakan dalam Kerajaan-Ku, dan duduk di atas tahta menghakimi ke dua belas suku Israel.”
LUK 22:31 “Simon, Simon — Setan sudah minta agar bisa memiliki kalian seperti menyaring gandum,
LUK 22:32 tetapi Aku sudah berdoa agar kamu dalam rasa percayamu kepada-Ku tidak gagal. Dan ketika kamu sudah kembali ke kebenaran itu, berilah semangat kepada saudara-saudaramu.”
LUK 22:33 Petrus berkata, “Tuhan, saya siap untuk masuk penjara bersama dengan Engkau, dan untuk mati bersama dengan Engkau!”
LUK 22:34 Tetapi Yesus menjawab, “Sejujurnya Aku katakan kepadamu, Petrus, sebelum ayam jantan berkokok hari ini, kamu sudah akan mengatakan kepada orang lain bahwa kamu tidak mengenal Aku sebanyak tiga kali.”
LUK 22:35 Bertanyalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Ketika Aku mengirim kalian tanpa membawa uang, tas, bahkan sandal untuk berganti, apakah kalian ada yang mengalami kekurangan?” “Tidak, kami tidak kekurangan apa-apa,” jawab mereka.
LUK 22:36 “Tetapi sekarang, dengarkan ini, jika kalian punya uang, bawalah bersama dengan kalian, demikian juga tas. Bahkan jika kalian tidak punya pedang, maka juallah jubahmu untuk bisa membeli sebuah pedang.
LUK 22:37 Sejujurnya Aku katakan kepada kalian bahwa kalimat di dalam Hukum Taurat tentang Aku haruslah digenapi: ‘Dia akan terhitung bersama orang-orang jahat.’ Tulisan tentang Aku sekarang mulai digenapi.”
LUK 22:38 “Tuhan, lihat, di sini sudah ada dua pedang,” kata mereka. “Cukuplah,” jawab-Nya.
LUK 22:39 Yesus lalu berangkat ke Bukit Zaitun seperti biasa bersama-sama dengan para murid-murid-Nya.
LUK 22:40 Ketika tiba di situ, berkatalah Dia kepada mereka, “Berdoalah agar kalian tidka jatuh ke dalam pencobaan.”
LUK 22:41 Lalu menyingkirlah Yesus dari antara mereka dan maju kira-kira satu lemparan batu jauhnya, di mana Dia berlutut dan berdoa.
LUK 22:42 “Bapa,” kata-Nya, “jika Engkau ingin, tolong ambillah penderitaan ini dari-Ku. Tetapi Aku ingin melakukan apa yang menjadi keinginan-Mu, bukan keinginan-Ku.”
LUK 22:43 Lalu ada malaikat yang menampakkan diri di hadapan Yesus untuk menguatkan Dia.
LUK 22:44 Dalam penderitaan yang mengerikan, Yesus bahkan berdoa lebih keras lagi, sehingga keringatnya seakan-akan seperti tetesan darah yang jatuh ke atas tanah.
LUK 22:45 Sesudah Yesus selesai berdoa, Dia berdiri, dan pergi kepada para rasulnya. Dia menemukan mereka sudah tertidur, lelah karena kesedihan.
LUK 22:46 “Mengapa kalian tidur?” tanya-Nya kepada mereka. “Bangun dan berdoalah agar kalian tidak jatuh ke dalam pencobaan.”
LUK 22:47 Sementara Yesus masih berbicara, ada segerombolan orang datang yang dipimpin oleh Yudas, salah seorang dari dua belas rasul. Yudas menghampiri Yesus untuk memberi salam dengan cara mencium Dia.
LUK 22:48 Tetapi Yesus bertanya kepadanya, “Yudas, apakah kamu mengkhianati Anak Manusia dengan sebuah ciuman?”
LUK 22:49 Pengikut Yesus lainnya bertanya, “Tuhan, apakah kami harus menyerang mereka dengan pedang kami?”
LUK 22:50 Salah satu dari mereka menyerang pelayan iman besar, memotong telinga bagian sebelah kanan.
LUK 22:51 “Hentikan! Cukup sampai disini!” kata Yesus. Lalu Dia menyentuh telinga orang itu dan menyembuhkan dia.
LUK 22:52 Lalu Yesus berbicara kepada para imam kepala, dan petugas penjaga rumah Tuhan serta para pemimpin. “Apakah Aku seperti seorang penjahat sehingga kalian datang dengan pedang dan tongkat?” tanya-Nya.
LUK 22:53 “Kalian tidak pernah menangkap Aku sebelumnya, sekalipun Aku bersama-sama dengan kalian di rumah Tuhan setiap hari. Tetapi ini adalah momenmu sekarang, ketika kegelapan sedang berkuasa.”
LUK 22:54 Mereka lalu menangkap Dia dan membawa Dia ke rumah imam kepala. Dan Petrus mengikuti dari jarak jauh.
LUK 22:55 Mereka menyalakan api unggun di tengah-tengah halaman dan duduk di situ. Petrus duduk di antara mereka.
LUK 22:56 Ketika dia sedang duduk di sana, seorang gadis pelayan menyadari dia dalam terang api unggun, dan menatapnya langsung serta berkata,
LUK 22:57 “Orang ini bersama-sama dengan Orang itu.” Tetapi Petrus menyangkalinya. “Hai perempuan, saya tidak mengenal Dia!” katanya.
LUK 22:58 Beberapa waktu kemudian seseorang lainnya melihat Petrus dan berkata, “Kamu juga salah seorang dari mereka.” “Tidak, bukan!” jawab Petrus.
LUK 22:59 Sekitar satu jam kemudian, ada orang lain yang berkata, “Aku yakin dia bersama dengan-Nya juga — dia seorang Galilea.”
LUK 22:60 “Aku tidak mengerti apa maksudmu!” jawab Petrus. Seketika itu juga, sementara Petrus masih berkata-kata, ayam jantan berkokok. Tuhan berpaling dan menatap Petrus.
LUK 22:61 Dan Petrus teringat akan perkataan Yesus, “Sebelum ayam berkokok hari ini, kamu sudah akan menyangkal Aku tiga kali.”
LUK 22:62 Petrus keluar dan menangis dengan sangat sedih.
LUK 22:63 Para penjaga Yesus mulai mengejek dan memukuli Dia.
LUK 22:64 Mereka membuat penutup mata dan bertanya, “Jika Engkau bisa bernubuat, beritahu kami, siapa yang memukul-Mu saat itu!”
LUK 22:65 dan menghina dengan sebutan-sebutan lain.
LUK 22:66 Keesokan paginya, para pemimpin bangsa Israel berkumpul bersama para imam kepala dan pengajar-pengajar hukum Taurat. Yesus diadili di hadapan mereka.
LUK 22:67 “Jika Engkau sungguh-sungguh Mesias, beritahukan kami.” “Sekalipun Aku mengatakannya kepada kalian, kalian tidak akan mempercayai Aku,” jawab Yesus.
LUK 22:68 “Dan jika Aku bertanya pertanyaan kepada kalian, kalianpun tidak akan menjawab.
LUK 22:69 Tetapi mulai dari sekarang Anak Manusia akan duduk di sebelah kanan Allah yang Mahakuasa.”
LUK 22:70 Mereka semua bertanya, “Jadi Engkau ini Anak Allah?” “Kalianlah yang mengatakannya,” jawab Yesus.
LUK 22:71 “Kita sudah tidak memerlukan saksi!” kata mereka. “Kita mendengarnya dari mulut-Nya sendiri!”
LUK 23:1 Seluruh anggota sidang itu bangkit dan membawa Yesus kepada Pilatus.
LUK 23:2 Mereka mulai menyampaikan tuduhan mereka. “Kami temukan bahwa Orang ini menipu bangsa kita, mengatakan bahwa orang-orang tidak harus membayar pajak kepada Kaisar, dan menyatakan bahwa diri-Nya adalah Mesias, sang raja,” kata mereka.
LUK 23:3 “Apakah Engkau Raja orang Yahudi?” tanya Pilatus kepada Yesus. “Seperti perkataanmu,” jawab Yesus.
LUK 23:4 Lalu Pilatus berkata kepada para imam kepala dan kerumunan orang itu, “Saya tidak menemukan orang ini bersalah atas kejahatan apa pun.”
LUK 23:5 Tetapi mereka tetap memaksa, katanya, “Dia menghasut orang-orang di seluruh Yudea untuk memberontak dengan pengajaran-Nya, mulai dari Galilea sampai ke Yerusalem.”
LUK 23:6 Ketika Pilatus mendengar hal ini, bertanyalah dia, “Apakah orang ini orang Galilea?”
LUK 23:7 Ketika Pilatus mengetahui bahwa Yesus ada di bawah wilayah kekuasaan Raja Herodes, maka dikirimnya Yesus kepada Herodes yang saat itu juga sedang ada di Yerusalem.
LUK 23:8 Herodes sangat senang sebab dia akhirnya bisa bertemu dengan Yesus, sebab dia sudah sangat menanti-nantikan hal ini sejak lama. Herodes sudah lama mendengar tentang Yesus dan berharap untuk bisa melihat Yesus melakukan suatu perbuatan ajaib.
LUK 23:9 Dia memberikan banyak pertanyaan kepada Yesus, tetapi Yesus tidak memberikan satu jawabanpun kepadanya.
LUK 23:10 Para imam kepala dan pengajar hukum taurat berdiri di sana, dengan marah melemparkan tuduhan kepada Yesus.
LUK 23:11 Herodes dan para prajuritnya mengejek dan menghina Yesus. Mengenakan jubah kerajaan kepada-Nya dan mengirim-Nya kembali kepada Pilatus.
LUK 23:12 Sejak hari itu Herodes dan Pilatus menjadi sahabat — sebab sebelumnya mereka saling bermusuhan.
LUK 23:13 Pilatus memanggil seluruh imam kepala, penguasa-penguasa dan masyarakat,
LUK 23:14 dan memberitahu mereka, “Kalian membawa orang ini ke hadapanku, menuduh Dia menghasut orang-orang untuk memberontak. Aku sudah memeriksa-Nya dengan teliti di hadapan kalian, dan tidak menemukan Dia bersalah atas tuduhan yang kalian sampaikan.
LUK 23:15 Demikian juga Herodes, sebab dia mengirim Yesus kembali kepada kita. Yesus tidak melakukan perbuatan apapun yang membuat Dia layak menerima hukuman mati.
LUK 23:16 Jadi aku hanya akan memerintahkan agar Yesus menerima hukuman cambuk dan melepaskan dia.”
LUK 23:17 
LUK 23:18 Tetapi mereka semua berteriak, “Bunuh orang ini, dan lepaskan saja Barabas untuk kami.”
LUK 23:19 (Barabas telah dimasukkan ke dalam penjara karena ikut serta dalam pemberontakan di kota, dan karena pembunuhan.)
LUK 23:20 Pilatus ingin membebaskan Yesus, jadi dia berbicara lagi kepada mereka.
LUK 23:21 Tetapi mereka terus berteriak, “Salibkan Dia! Salibkan Dia!”
LUK 23:22 Pilatus bertanya kepada mereka untuk ketiga kalinya, “Tetapi kenapa? Kejahatan apa yang sudah Dia lakukan? Aku tidak menemukan alasan apapun untuk menghukum mati Dia. Jadi aku hanya akan minta agar Dia dicambuk dan lalu melepaskan Dia.”
LUK 23:23 Tetapi mereka terus memaksa dengan suara keras, meminta agar Yesus disalibkan. Suara teriakan mereka begitu keras,
LUK 23:24 dan Pilatus mengabulkan permintaan mereka.
LUK 23:25 Dia membebaskan tawanan yang dipenjara karena pemberontakan dan pembunuhan, dan mengirim Yesus untuk di hukum mati sesuai dengan tuntutan mereka.
LUK 23:26 Ketika para prajurit membawa Yesus pergi, mereka menangkap seorang laki-laki yang berasal dari Kirene bernama Simon. Mereka memaksanya untuk membawakan salib Yesus.
LUK 23:27 Gerombolan besar orang mengikuti Dia, bersama dengan para perempuan yang menangisi dan meratapi penderitaan-Nya.
LUK 23:28 Dan Yesus berpaling kepada mereka serta berkata, “Hai, perempuan-perempuan Yerusalem, janganlah menangis karena Aku. Menangislah karena diri kalian dan anak-anak kalian.
LUK 23:29 Sebab sudah dekat waktunya ketika mereka akan berkata, ‘Diberkatilah mereka yang tidak memiliki anak, dan yang tidak pernah melahirkan, dan mereka yang tidak pernah menyusui.’
LUK 23:30 Mereka aakn berkata kepada pegunungan, ‘Jatuhlah menimpa kami,’ dan kepada perbukitan, ‘Tutupilah kami.’
LUK 23:31 Sebab jika mereka melakukan hal ini pohon yang masih muda, apa yang terjadi kepada pohon itu jika ia sudah menjadi tua?”
LUK 23:32 Mereka juga membawa serta dua orang yang akan dihukum mati bersama-sama dengan Yesus.
LUK 23:33 Ketika mereka tiba di tempat yang disebut Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus bersama-sama dengan para penjahat, satu di sebelah kanan-Nya, dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
LUK 23:34 Lalu Yesus berkata, “Bapa, tolong maafkan mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.” Lalu mereka melemparkan undian untuk mendapatkan pakaian-Nya.
LUK 23:35 Orang-orang berdiri dan memperhatikan sementara para pemimpin menatap Yesus dengan sinis. “Orang lain Dia selamatkan, biarkan Dia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Dia memang benar-benar Mesias, Yang Terpilih,” kata mereka.
LUK 23:36 Para prajurit mengolok-olok Dia, mendatangi dan menawari-Nya cuka anggur, dan berkata,
LUK 23:37 “Jika Engkau Raja orang Yahudi, maka selamatkanlah diri-Mu.”
LUK 23:38 Di atas kepala Yesus ada tulisan yang berbunyi, “Inilah Raja orang Yahudi.”
LUK 23:39 Salah seorang penjahat yang tergantung di salib juga menghina Yesus. “Bukankah Engkau Mesias?” tanyanya. “Kalau begitu selamatkanlah diri-Mu — dan juga kami!”
LUK 23:40 Tetapi penjahat yang satu tidak setuju dan berdebat dengan sesamanya, “Tidakkah kamu punya rasa hormat kepada Allah sekalipun kamu menderita hukuman yang sama?” tanyanya.
LUK 23:41 “Hukuman yang kita terima sudah layak sebab kita dihukum sesuai dengan perbuatan kita, tetapi Orang ini tidak melakukan kejahatan apapun.”
LUK 23:42 Lalu dia berkata, “Yesus, tolong ingat aku ketika Engkau masuk ke dalam kerajaan-Mu.”
LUK 23:43 Yesus menjawab, “Aku berjanji kepadamu hari ini kamu akan ada bersama-Ku dalam kerajaan-Ku.”
LUK 23:44 Saat itu waktu sudah sekitar tengah hari, tiba-tiba kegelapan menutupi seluruh wilayah itu sampai pukul tiga sore.
LUK 23:45 Matahari berhenti bersinar, dan horden di Rumah Allah robek menjadi dua.
LUK 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara keras, “Bapa, ke dalam tangan-Mu Aku serahkan diri-Ku.” Sesudah selesai mengatakan ini, Yesus menghembuskan napas terakhirnya.
LUK 23:47 Ketika kepala pasukan melihat kejadian yang baru saja berlangsung, dia memuji Allah dan berkata, “Orang ini pastilah tidak bersalah.”
LUK 23:48 Ketika semua orang banyak yang datang untuk menonton melihat apa yang terjadi, mereka pulang sambil memukuli dada mereka dengan sedih.
LUK 23:49 Tetapi mereka yang mengenal Yesus, termasuk para perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, memperhatikan dari jarak jauh.
LUK 23:50 Di situ ada seorang laki-laki bernama Yusuf yang adalah seorang yang baik dan jujur. Dia juga salah seorang anggota sidang jemaat Yahudi,
LUK 23:51 tetapi dia tidak sepakat dengan keputusan dan tindakan mereka. Dia datang dari kota Arimatea di daerah Yudea, dan sedang menantikan datangnya Kerajaan Allah.
LUK 23:52 Yusuf pergi menemui Pilatus dan meminta ijin untuk mengambil tubuh Yesus.
LUK 23:53 Ketika dia sudah menurunkannya, Yusuf membungkusnya dengan kain lenan, dan membaringkan Yesus dalam sebuah kuburan dari batu yang belum pernah dipakai.
LUK 23:54 Hari itu adalah hari persiapan menjelang hari Sabat.
LUK 23:55 Para perempuan yang datang bersama Yesus dari Galilea sudah mengikuti Yusuf dan sudah melihat kuburan tempat tubuh Yesus dibaringkan.
LUK 23:56 Mereka pulang dan menyiapkan rempah dan balsam untuk mengurapi tubuh Yesus. Tetapi pada hari Sabat mereka beristirahat, mengikuti perintah.
LUK 24:1 Ketika hari masih subuh, pada hari pertama minggu itu, para perempuan pergi ke kuburan Yesus, membawa rempah-rempah yang sudah mereka siapkan.
LUK 24:2 Mereka temukan bawa batu penutup kubur sudah terguling dari bagian pintu masuk kubur,
LUK 24:3 tetapi ketika mereka masuk ke dalam kubur Yesus, mereka tidak menemukan tubuh Tuhan.
LUK 24:4 Sementara mereka sedang bingung, dua orang laki-laki tiba-tiba muncul di hadapan mereka mengenakan pakaian yang bersinar sangat terang.
LUK 24:5 Para perempuan itu sangat ketakutan dan bersujud, wajah mereka menyentuh tanah. Kata mereka kepada para perempuan ini, “Mengapa kalian mencari orang yang hidup di antara orang mati?
LUK 24:6 Dia tidak ada di sini, Dia sudah bangkit dari antara orang mati! Ingatlah yang dikatakan-Nya sementara kalian masih di Galilea:
LUK 24:7 ‘Anak Manusia haruslah dikhianati dan diserahkan ke tangan orang-orang jahat, disalibkan, dan pada hari yang ketiga akan bangkit kembali.’”
LUK 24:8 Lalu teringatlah mereka akan perkataan Yesus.
LUK 24:9 Ketika mereka kembali dari kuburan itu, para perempuan ini menceritakan semua yang sudah terjadi kepada kesebelas rasul dan semua yang ada di sana.
LUK 24:10 Mereka yang memberitahukan kisah ini kepada para rasul adalah Maria Magdalena, Yohana, Maria ibu Yakobus, dan juga perempuan-perempuan lain yang bersama mereka.
LUK 24:11 Tetapi kisah ini terdengar tidak masuk di akal oleh para rasul, sehingga mereka tidak mempercayai para perempuan ini.
LUK 24:12 Namun demikian Petrus berdiri dan berlari ke arah kubur. Membungkuk, dia melihat ke dalam dan hanya melihat kain linen kuburan. Jadi dia kembali ke rumah, bertanya-tanya apa yang terjadi.
LUK 24:13 Pada hari yang sama, dua orang murid sedang dalam perjalanan menuju ke desa Emaus, sekitar sebelas kilometer dari kota Yerusalem.
LUK 24:14 Mereka sedang membicarakan segala sesuatu yang sudah terjadi.
LUK 24:15 Ketika mereka sedang berdiskusi dan berdebat, Yesus datang dan melangkah bersama dengan mereka.
LUK 24:16 Tetapi mereka tidak dapat mengenali Dia.
LUK 24:17 “Apa yang sedang kalian diskusikan sepanjang perjalanan?” tanya-Nya kepada mereka. Kedua murid itu menghentikan langkah mereka, wajah mereka tampak sedih.
LUK 24:18 Salah seorang dari mereka yang bernama Kleopas berkata, “Apakah kamu baru saja datang ke Yerusalem? Kamu pastilah satu-satunya orang yang tidak tahu segala kejadian yang baru saja terjadi akhir-akhir ini.”
LUK 24:19 “Kejadian apa?” kata Yesus. “Tentang Yesus dari Nazaret,” jawab mereka. “Dia adalah seorang nabi yang berbicara dengan penuh kuasa dan melakukan banyak perbuatan ajabi di hadapan Allah dan manusia.
LUK 24:20 Tetapi para imam besar dan pemimpin kami menyerahkan Dia agar dihukum mati, dan mereka menyalibkan Dia.
LUK 24:21 Kita sudah berharap bahwa Dialah yang akan menyelamatkan bangsa Israel. Sudah tiga hari berlalu sejak semua hal ini terjadi.”
LUK 24:22 “Tetapi lalu beberapa perempuan dari kelompok kami mengejutkan kami.
LUK 24:23 Ketika subuh, mereka berangkat ke kuburan dan tidak menemukan tubuh-Nya. Mereka kembali dan berkata mereka mendapat penglihatan tentang para malaikat yang memberitahu mereka bahwa Yesus hidup.
LUK 24:24 Beberapa dari kami pergi ke kuburan, dan menemukan seperti yang dikatakan para perempuan itu — tetapi mereka tidak melihat Dia.”
LUK 24:25 Yesus berkata kepada mereka, “Pikiran kalian dangkal sekali! Mengapa kalian sangat lambat untuk percaya semua yang sudah ditulis oleh para nabi?!
LUK 24:26 Bukankah Mesias harus menderita sebelum Dia bisa masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”
LUK 24:27 Yesus mulai menjelaskan kepada mereka, mulai dari kitab yang ditulis oleh Musa sampai semua kitab yang ditulis oleh para nabi, segala hal yang dituliskan oleh Kitab Suci tentang diri-Nya sendiri.
LUK 24:28 Ketika mereka tiba di desa tempat tujuan, Yesus berbuat seolah-olah Dia akan melanjutkan perjalanan.
LUK 24:29 Tetapi mereka mendesak Dia, dan berkata, “Mari datang dan bergabung dengan kami. Ini sudah malam — hari sudah hampir berakhir.” Maka tinggallah Yesus bersama mereka.
LUK 24:30 Ketika Yesus duduk untuk makan bersama mereka, Dia mengambil roti, membelahnya, dan memberikannya kepada mereka.
LUK 24:31 Mata mereka terbuka, dan mereka mengenalinya. Kemudian dia menghilang dari pandangan.
LUK 24:32 Kedua murid itu saling berkata, “Bukankah pikiran kita terbakar ketika dia berbicara kepada kita, saat dia menjelaskan Kitab Suci kepada kita?”
LUK 24:33 Mereka segera bangun dan kembali ke Yerusalem. Di sana mereka menemukan sebelas rasul dan juga semua orang yang sedang berkumpul bersama,
LUK 24:34 yang berkata, “Tuhan sudah benar-benar bangkit! Dia muncul di hadapan Simon.”
LUK 24:35 Lalu kedua murid yang baru tiba itu menjelaskan kepada para murid yang sedang berkumpul tentang apa yang baru saja mereka alami dalam perjalanan, dan bagaimana mereka mengenali Yesus ketika Dia membagi-bagikan roti.
LUK 24:36 Sementara mereka masih berbicara, Yesus sendiri yang menunjukkan diri kepada mereka, dan berkata, “Damai bagi kalian!”
LUK 24:37 Mereka tertegun dan ketakutan, berpikir kalau yang mereka lihat adalah hantu.
LUK 24:38 “Mengapa kalian takut? Mengapa kalian ragu?” kata Yesus kepada mereka.
LUK 24:39 “Lihatlah tangan dan kaki-Ku — kalian bisa melihat ini Aku. Sentuhlah Aku agar kalian yakin, sebab hantu tidak memiliki daging dan tulang, sementara Aku punya.”
LUK 24:40 Sesudah mengatakan ini, Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
LUK 24:41 Tetapi mereka masih sulit mempercayainya, sebab mereka begitu gembira dan kagum. Kata-Nya kepada mereka, “Adakah sesuatu yang bisa Aku makan?”
LUK 24:42 Dan mereka memberinya sepotong ikan yang sudah dimasak,
LUK 24:43 dan Yesus mengambil serta memakannya di hadapan mereka.
LUK 24:44 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Inilah yang Aku jelaskan kepada kalian ketika Aku masih bersama dengan kalian. Segala yang tertulis tentang Aku di hukum Taurat, kitab para nabi, dan kitab Mazmur, haruslah digenapi.”
LUK 24:45 Kemudian Ia membuka pikiran mereka sehingga mereka dapat memahami Kitab Suci.
LUK 24:46 Kata-Nya kepada mereka, “Demikian tertulis seperti ini: Mesias akan menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ke tiga, dan dalam nama-Nya
LUK 24:47 pertobatan akan pengampunan dosa akan diberitakan kepada segala bangsa, dimulai dari Yerusalem.
LUK 24:48 Kalian adalah saksi dari semua ini.
LUK 24:49 Sekarang Aku akan mengirimkan kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku — tetapi tunggulah di kota ini sampai kalian menerima kuasa dari surga.”
LUK 24:50 Lalu Yesus memimpin mereka keluar sampai mereka tiba di dekat kota Betania, dan dengan mengangkat tangan-Nya, Dia memberkati mereka.
LUK 24:51 Sementara Dia memberkati mereka, Dia terangkat ke surga dan meninggalkan mereka.
LUK 24:52 Mereka menyembah Dia, dan kemudian dengan penuh sukacita mereka kembali ke Yerusalem.
LUK 24:53 Mereka menghabiskan waktu mereka di rumah Tuhan memuji Allah.
JOH 1:1 Pada mulanya Firman itu adalah. Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah.
JOH 1:2 Dari permulaan, Dia bersama Allah.
JOH 1:3 Allah menciptakan segala sesuatu melalui Dia; tidak ada satu pun yang diciptakan tanpa Firman.
JOH 1:4 Di dalam Firman ada kuasa yang memberi hidup kepada semua ciptaan-Nya, dan hidup yang menjadi terang bagi setiap orang.
JOH 1:5 Cahaya bersinar dalam kegelapan, dan kegelapan tidak memadamkannya.
JOH 1:6 Allah mengutus seorang bernama Yohanes.
JOH 1:7 Yohanes datang sebagai saksi untuk memberitakan tentang Terang itu agar semua orang menjadi percaya melalui Dia.
JOH 1:8 Yohanes sendiri bukanlah Terang itu, tetapi dia datang untuk memberitakan tentang Terang itu kepada manusia.
JOH 1:9 Terang yang sesungguhnya sedang datang ke dunia untuk memberikan cahaya kepada semua orang.
JOH 1:10 Firman itu sudah ada di dunia, dan meskipun dunia diciptakan melalui Dia, tetapi dunia tidak tahu siapa Dia.
JOH 1:11 Dia datang kepada bangsanya pilihan-Nya sendiri, tetapi mereka tidak menerima-Nya.
JOH 1:12 Tetapi kepada semua orang yang menerima-Nya dan percaya pada-Nya, Dia memberikan hak untuk menjadi anak-anak Allah.
JOH 1:13 Mereka adalah anak-anak yang lahir bukan dengan cara biasa, dan bukan karena keinginan manusia atau keputusan seorang laki-laki, tetapi mereka lahir dari Allah.
JOH 1:14 Firman menjadi manusia dan tinggal di antara kita, dan kita melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan Anak tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
JOH 1:15 Yohanes memberikan kesaksiannya tentang Firman itu, dengan suara keras dia berkata kepada orang-orang, “Inilah Dia yang saya ceritakan kepada kalian ketika saya berkata, ‘Dia yang datang sesudah saya lebih penting daripada saya, karena sebelum saya ada Dia sudah ada.’”
JOH 1:16 Kita semua sudah menerima sifat kemurahan hati-Nya, yang terus-menerus bertambah dalam hidup kita.
JOH 1:17 Allah memberikan Hukum melalui Musa; tetapi belas kasihan dan kebenaran datang melalui Yesus Kristus.
JOH 1:18 Meskipun tidak ada yang pernah melihat Allah, Allah yang satu-satunya, yang dekat kepada Bapa, telah menunjukkan kepada kita seperti apa Allah itu.
JOH 1:19 Inilah yang dikatakan Yohanes secara terbuka ketika para pemimpin Yahudi mengirim para imam dan orang Lewi dari Yerusalem untuk bertanya kepada-Nya, “Siapa kamu?”
JOH 1:20 Yohanes menyatakan dengan jelas dan mengaku, “Saya bukanlah Mesias.”
JOH 1:21 “Jadi, siapa kamu?” mereka bertanya. “Apakah kamu pengganti nabi Elia?” “Bukan, saya bukan Elia,” jawabnya. “Apakah kamu sang Nabi?” “Bukan,” jawabnya.
JOH 1:22 “Kalau begitu, siapa kamu?” mereka bertanya. “Kami harus memberikan jawaban kepada mereka yang menyuruh kami datang kepadamu. Apa yang kamu katakan tentang dirimu?”
JOH 1:23 “Saya adalah suara yang berseru-seru di padang gurun, ‘Persiapkanlah jalan untuk Tuhan!’” seperti yang dikatakan nabi Yesaya.
JOH 1:24 Para imam dan orang Lewi diutus oleh orang-orang Farisi
JOH 1:25 untuk bertanya kepadanya, “Lalu mengapa kamu membaptis orang, jika kamu bukan Mesias, atau Elia, atau Nabi?”
JOH 1:26 Kemudian Yohanes menjawab, “Saya membaptis dengan air, tetapi Seorang yang berdiri di tengah-tengah kamu adalah seseorang yang belum kamu kenal.
JOH 1:27 Dia adalah Orang yang datang sesudah saya. Saya tidak pantas untuk melayani Dia, bahkan sekalipun hanya untuk melepaskan sandal-Nya.”
JOH 1:28 Semua ini terjadi di Betania di seberang Sungai Yordan, tempat Yohanes membaptis.
JOH 1:29 Keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya. Lalu berkatalah Yohanes kepada orang-orang yang ada di situ, “Lihat, Anak Domba Allah, yang menghapus dosa manusia di dunia ini!
JOH 1:30 Inilah yang saya maksudkan ketika saya berkata, ‘Seorang yang datang sesudah saya lebih penting daripada saya, karena sebelum saya ada Dia sudah ada.’
JOH 1:31 Saya sendiri tidak tahu siapa dia, tapi saya datang membaptis dengan air agar dia bisa diwahyukan ke Israel.”
JOH 1:32 Yohanes menjelaskan tentang Dia, dan berkata, “Saya melihat Roh Kudus turun dari surga seperti burung merpati dan hinggap di atas Dia.
JOH 1:33 Saya tidak akan mengenalnya kecuali Dia yang mengirim saya untuk membaptis dengan air sudah mengatakan kepada saya, ‘Orang yang kamu lihat Roh Kudus turun dan hinggap di atas-Nya, Dialah yang akan membaptis dengan Roh Kudus.’
JOH 1:34 Saya melihat itu terjadi dan saya menyatakan bahwa ini adalah Anak Allah.”
JOH 1:35 Keesokan harinya Yohanes Pembaptis berdiri lagi di tempat itu bersama dua muridnya.
JOH 1:36 Waktu dia melihat Yesus lewat, dan berkata, “Lihat! Ini adalah Anak Domba Allah!”
JOH 1:37 Ketika kedua murid itu mendengar apa yang dia katakan, mereka pergi dan mengikuti Yesus.
JOH 1:38 Yesus berbalik dan melihat mereka mengikuti Dia, “Apa yang kalian cari?” tanya-Nya kepada mereka, “Rabi (yang artinya ‘Guru’), dimanakah Guru tinggal?” jawab mereka dengan pertanyaan.
JOH 1:39 “Mari ikut,” kata-Nya kepada mereka. Maka mereka mengikuti Dia menuju tempat tinggalnya. Hari itu menjelang pukul 4 sore, dan mereka menghabiskan sisa hari bersama dengan Dia.
JOH 1:40 Andreas, saudara dari Simon Petrus, adalah satu dari dua orang murid yang sudah mendengar perkataan Yohanes Pembaptis dan mengikuti Yesus.
JOH 1:41 Dia segera menemui saudaranya Simon dan berkata, “Kami sudah bertemu dengan Mesias!” (yang artinya “Kristus atau Yang diurapi”).
JOH 1:42 Andreas membawa Simon menemui Yesus. Menatap langsung kepada Simon, Yesus berkata, “Kamu Simon, anak Yohanes. Tetapi sekarang kamu akan dipanggil dengan nama Kefas atau Petrus.” (Kedua nama ini memiliki arti “batu”).
JOH 1:43 Keesokan harinya Yesus memutuskan untuk pergi ke Galilea. Yesus bertemu dengan Filipus di sana, dan berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.”
JOH 1:44 Filipus berasal dari kota Betsaida, kota yang sama dengan asal Andreas dan Petrus.
JOH 1:45 Filipus mencari Natanael dan berkata kepadanya, “Kami bertemu dengan Dia yang Musa tulis di dalam hukum Taurat dan yang ditulis oleh para nabi juga — Yesus dari Nazaret, anak Yusuf.”
JOH 1:46 “Dari kota Nazaret?! Mana pernah ada seseorang yang baik berasal dari kota itu?” kata Natanael. “Datang dan lihatlah sendiri,” jawab Filipus.
JOH 1:47 Yesus melihat Natanael mendekat, dan kata-Nya tentang Natanael, “Lihat, inilah orang Israel sejati! Tidak ada yang palsu tentang dia.”
JOH 1:48 “Bagaimana Bapa bisa tahu tentang saya?” tanya Natanael. “Aku melihat kamu di bawa pohon ara, sebelum Filipus memanggil kamu,” jawab Yesus.
JOH 1:49 “Guru, Engkau sungguh Anak Allah, raja Israel!” Natanael berseru.
JOH 1:50 “Kamu percaya hanya karena Aku berkata Aku melihat kamu di bawah pohon ara?” jawab Yesus. “Kamu akan melihat lebih banyak hal lagi dibandingkan itu!”
JOH 1:51 Lalu Yesus berkata, “Aku berkata kepada kalian, kalian semua akan melihat surga terbuka, dan malaikat Allah naik dan turun atas Anak Manusia.”
JOH 2:1 Dua hari kemudian, ada pesta perkawinan di desa Kana, di daerah Galilea.
JOH 2:2 Yesus dan murid-muridnya juga hadir di sana karena mereka juga diundang.
JOH 2:3 Saat pesta perkawinan sedang berlangsung, persediaan minuman anggur habis, jadi ibu Yesus berkata kepada-Nya, “Mereka kehabisan anggur.”
JOH 2:4 Jawab Yesus, “Mengapa hal itu menjadi urusan ibu dan saya? Waktuku belum tiba.”
JOH 2:5 Ibunya berkata kepada pelayan-pelayan yang ada di situ, “Lakukanlah apa saja yang Dia katakan padamu.”
JOH 2:6 Di tempat itu ada enam tempat toples penyimpanan air yang terbuat dari batu. Air yang ditampung di situ biasanya dipakai untuk mencuci tangan dan kaki mereka, sesuai dengan adat Yahudi. Masing-masing toples penyimpanan air itu bisa menampung sekitar 75 sampai dengan 115 liter.
JOH 2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan, “Isilah air ke dalam setiap toples penyimpanan air itu sampai penuh.”
JOH 2:8 Lalu Dia berkata kepada mereka, “Timbahlah beberapa dan berilah kepada pengurus pesta.” Pelayan-pelayan itu melakukan sesuai dengan apa yang Yesus katakan.
JOH 2:9 Bahwa pengurus pesta acara tidak tahu dari mana asalnya, hanya pelayan-pelayan saja yang tahu. Tetapi ketika dia mencicipi air yang telah berubah menjadi anggur, dia memanggil mempelai laki-laki.
JOH 2:10 “Orang lain biasanya menyajikan minum anggur terbaik pada awal pesta,” katanya. “Lalu sesudah tamu undangan sudah banyak minum barulah dia mengeluarkan air anggur yang biasa. Tetapi kamu menyimpan air anggur terbaik untuk dikeluarkan paling akhir.”
JOH 2:11 Apa yang terjadi di desa Kana, di daerah Galilea merupakan kali pertama Yesus melakukan keajaiban. Di sini Ia menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya menaruh kepercayaan mereka kepada-Nya.
JOH 2:12 Sesudah itu, Yesus pergi ke Kapernaum untuk beberapa hari bersama ibunya, saudara-saudaranya dan jua murid-muridnya.
JOH 2:13 Tiba waktunya untuk orang Yahudi merayakan hari keagamaan yang disebut Paskah, jadi Yesus pergi ke Yerusalem.
JOH 2:14 Di rumah Allah, Yesus mendapatkan orang-orang yang sedang berjualan lembu, domba dan burung merpati. Di sana juga ada orang-orang penukar uang yang sedang duduk.
JOH 2:15 Yesus membuat cambuk dari beberapa potong tali, dan mengusir orang-orang itu bersama dengan domba dan lembu mereka, dan membalikkan meja-meja orang-orang penukar uang sampai uang-uang koin mereka terhambur ke mana-mana.
JOH 2:16 Dan Dia berkata kepada penjual-penjual burung merpati, “Keluarkanlah semua burung ini dari sini. Jangan jadikan Rumah Bapa-ku ini seperti pasar!”
JOH 2:17 Murid-muridnya ingat Kitab Suci yang mengatakan, “Pengabdianku untuk rumahmu seperti api yang menyala-nyala di dalam diriku!”
JOH 2:18 Pemimpin-pemimpin Yahudi menentang Yesus, “Hak apa yang kamu miliki untuk melakukan ini? Tunjukkan pada kami beberapa tanda ajaib untuk membuktikannya!”
JOH 2:19 Jawab Yesus, “Hancurkanlah rumah Allah ini dan Aku akan membangunnya kembali dalam tiga hari saja!”
JOH 2:20 “Apa?” jawab mereka, “Memakan waktu empat puluh enam tahun untuk membangun rumah Allah ini, dan kamu bilang akan membangunnya kembali hanya dalam tiga hari!”
JOH 2:21 Tetapi yang Yesus maksudkan dengan rumah Allah adalah tubuh-Nya sendiri.
JOH 2:22 Di kemudian hari, saat Yesus hidup kembali dari kematian, barulah murid-murid-Nya mengingat kembali apa yang dikatakan-Nya itu. Murid-muridnya benar-benar percaya dengan apa yang dikatakan dalam Kitab Suci dan juga apa yang dikatakan Yesus.
JOH 2:23 Ketika Yesus berada di Yerusalem selama perayaan Paskah, banyak orang menjadi percaya kepada-Nya, karena mereka melihat keajaiban-keajaibanyang dilakukan Yesus.
JOH 2:24 Walaupun demikian, karena Yesus sudah mengetahui sifat manusia yang sebenarnya, Dia tetap menjaga jarak dengan mereka.
JOH 2:25 Dia tidak membutuhkan siapa pun untuk memberitahunya tentang sifat manusia karena Dia tahu cara orang berpikir.
JOH 3:1 Ada seorang dari kelompok agama Yahudi yang disebut Farisi bernama Nikodemus. Dia juga salah satu dari pemimpin mereka.
JOH 3:2 Pada suatu malam, dia pergi bertemu Yesus dan berkata, “Guru, kami tahu engkau adalah seorang guru yang diutus oleh Allah, karena tidak ada seorang pun yang bisa melakukan keajaiban-keajaiban seperti yang engkalu lakukan kecuali Allah bersamanya.”
JOH 3:3 Jawab Yesus kepadanya, “Dengan sungguh-sungguh Aku berkata kepadamu, tidak ada yang bisa melihat kerajaan Allah kalau dia tidak dilahirkan kembali.”
JOH 3:4 Nikodemus lalu bertanya, “Mana mungkin ada orang yang bisa dilahirkan lagi kalau dia sudah dewasa? Mana mungkin dia bisa masuk kembali ke dalam kandungan ibunya lalu dilahirkan lagi!”
JOH 3:5 Yesus kembali menjawab, “Engkau tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah kecuali engkau dilahirkan dari air dan Roh.
JOH 3:6 Manusia hanya bisa dilahirkan oleh orang tua secara jasmani, tetapi secara rohani, manusia harus dilahirkan oleh Roh Kudus.
JOH 3:7 Oleh karena itu, jangan merasa heran kalau Aku berkata, ‘Kalian semua harus dilahirkan kembali.’
JOH 3:8 Hanya Roh Kudus yang memberi hidup baru. Roh Kudus seperti angin yang bertiup ke arah mana saja yang diinginkan. Kita hanya bisa mendengar bunyinya, tetapi tidak tahu angin itu datang dari mana, atau angin itu mau pergi ke mana. Seperti itu cara Roh Kudus bekerja dalam hati manusia.”
JOH 3:9 “Bagaimana mungkin hal-hal itu bisa terjadi?” tanya Nikodemus.
JOH 3:10 Jawab Yesus, “Engkau adalah seorang guru agama yang dihormati di Israel, namun engkau sendiri tidak mengerti hal-hal ini?
JOH 3:11 Dengan sungguh-sungguh aku berkata kepadamu, kami mengajar tentang hal-hal yang sudah kami tahu. Kami pun bersaksi tentang apa yang sudah kami lihat, tetapi kalian tidak mau terima kesaksian kami.
JOH 3:12 Kalau kalian tidak percaya ketika Aku mengajar tentang hal-hal yang terjadi di bumi, bagaimana bisa kalian percaya ketika Aku mengajar mengenai hal-hal yang terjadi di surga?
JOH 3:13 Tidak ada seorang pun yang naik ke surga, tetapi Anak Manusia turun dari surga.
JOH 3:14 Sama seperti Musa mengangkat ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
JOH 3:15 sehingga setiap orang yang percaya padanya akan memiliki hidup yang kekal.
JOH 3:16 Karena Allah mencintai dunia, dan begini caranya: Dia memberikan Anak satu-satu-Nya, supaya masing-masing orang yang percaya kepada Anak-Nya, tidak akan mati, tetapi akan menerima hidup untuk selama-lamanya.
JOH 3:17 Allah tidak mengirim Anak ke dunia untuk menghukum dunia, tetapi untuk menyelamatkan dunia melalui Dia.
JOH 3:18 Mereka yang percaya kepada-Nya tidak dihukum, sedangkan mereka yang tidak percaya kepada-Nya sudah dihukum karena mereka tidak percaya kepada Anak Allah yang tunggal.
JOH 3:19 Beginilah keputusan dibuat: terang datang ke dunia, tetapi orang-orang lebih menyukai kegelapan daripada terang, karena tindakan mereka jahat.
JOH 3:20 Semua orang yang melakukan hal-hal jahat membenci terang, dan mereka tidak akan pernah datang kepada terang itu. Terang itu akan memperlihatkan semua perbuatan mereka yang jahat.
JOH 3:21 Tetapi bagi setiap orang yang hidup dengan benar akan datang kepada terang, sehingga apa yang Allah capai di dalam mereka dapat dinyatakan.”
JOH 3:22 Sesudah hal itu terjadi, Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke daerah Yudea. Di sana Dia tinggal bersama mereka untuk beberapa waktu dan Dia membaptiskan orang di sana.
JOH 3:23 Pada waktu itu, Yohanes Pembaptis sedang membaptiskan orang-orang di Ainon, dekat Salem, karena di tempat itu ada banyak air.
JOH 3:24 (Ini terjadi sebelum dia dipenjara.)
JOH 3:25 Pada suatu waktu, ada orang-orang yang mulai bertengkar dengan murid-murid Yohanes tentang syarat-syarat pembersihan diri sesuai dengan adat Yahudi.
JOH 3:26 Jadi, mereka pergi untuk bertemu Yohanes sambil berkata, “Guru, orang yang bersama-sama denganmu di seberang Sungai Yordan, orang yang pernah engkau bicara tentang dia — saat ini dia sedang membaptis orang-orang dan hampir semua orang pergi kepadanya.”
JOH 3:27 Jawab Yohanes kepada mereka, “Tidak ada yang menerima apa pun kecuali mereka diberikan dari surga.
JOH 3:28 Kalian sendiri sudah mendengar ketika saya berkata, ‘Saya bukan Mesias yang sudah dijanjikan itu. Saya dikirim Allah hanya untuk menyiapkan jalan untuk Dia.’
JOH 3:29 Pengantin wanita milik mempelai pria. Saya sama seperti sahabat dari seorang pengantin laki-laki. Saya berdiri sambil menunggu pengantin laki-laki itu datang. Sahabat dari pengantin laki-laki sangat bahagia saat dia mendengar suara pengantin laki-laki saat dia tiba — dengan cara yang sama kebahagiaan saya sekarang lengkap.
JOH 3:30 Dia harus menjadi lebih terkenal, dan saya harus menjadi semakin tidak terkenal.”
JOH 3:31 Dia yang datang dari atas lebih besar dari semuanya; dia yang datang dari bumi adalah milik bumi dan berbicara tentang hal-hal duniawi. Dia yang datang dari surga lebih besar dari semuanya.
JOH 3:32 Dia membagikan tentang hal-hal yang sudah Dia lihat dan dengar di surga, tetapi tidak banyak orang yang bisa terima apa yang Dia sampaikan itu.
JOH 3:33 Tetapi bagi mereka yang bisa terima apa yang Dia sampaikan itu mengakui bahwa Dia bisa dipercaya karena dia datang dari Allah.
JOH 3:34 Kita tahu bahwa apa yang disampaikan itu adalah benar, karena Dia dikirim Allah ke dalam dunia ini sesungguhnya menyampaikan ajaran dari Allah sendiri. Sudah jelas bahwa Allah sudah memberikan Roh-Nya sepenuhnya kepada Dia.
JOH 3:35 Allah Bapa mengasihi Anak-Nya dan sudah serahkan segala sesuatu kepada Dia.
JOH 3:36 Siapa pun yang percaya kepada Anak memiliki hidup yang kekal, tetapi siapa pun yang menolak untuk percaya kepada Anak tidak akan mengalami hidup yang kekal tetapi tetap berada di bawah penghukuman Allah.
JOH 4:1 Ketika Yesus menyadari bahwa orang-orang Farisi telah mengetahui bahwa Ia memperoleh dan membaptis lebih banyak murid daripada Yohanes,
JOH 4:2 (sebenarnya Yesus sendiri tidak yang membaptis mereka, tetapi murid-muridnya yang melakukan hal itu),
JOH 4:3 Dia tinggalkan Yudea dan kembali ke Galilea.
JOH 4:4 Dalam perjalanannya ke sana Yesus harus melewati daerah Samaria.
JOH 4:5 Di Samaria, Yesus dan murid-muridnya sampai di sebuah kota bernama Sikar yang berada di dekat tanah yang dulu diberikan Yakub kepada anaknya, Yusuf.
JOH 4:6 Sumur Yakub berada di sana. Yesus merasa lelah karena perjalanannya jauh, jadi dia duduk di pinggir sumur itu. Waktu itu sekitar jam dua belas siang.
JOH 4:7 Lalu ada seorang perempuan Samaria yang datang ke sumur itu untuk menimba air. Yesus berkata kepadanya, “Bisa tolong berikan Aku air untuk minum.”
JOH 4:8 (Murid-muridnya sedang ke kota untuk membeli makanan.)
JOH 4:9 Perempuan itu menjawab, “Bukankah engkau adalah orang Yahudi? Saya adalah orang Samaria, jadi bagaimana mungkin engkau meminta aku memberimu air untuk minum?” (Karena orang Yahudi jangan bergaul dengan orang Samaria.)
JOH 4:10 Jawab Yesus, “Kalau saja engkau tahu, hadiah apa yang Allah mau berikan kepadamu, dan kalau saja engkau mengenal siapa yang meminta air darimu, engkau pasti akan minta air hidup kepada Aku, dan Aku akan memberikannya kepadamu.”
JOH 4:11 Kata perempuan itu, “Bapak tidak mempunyai timba. Sumur ini sangat dalam. Dari maka Bapak bisa mendapatkan air hidup itu?
JOH 4:12 Apakah Bapak lebih besar daripada nenek moyang kami, Yakub? Bagaimana Bapak bisa menawarkan air yang lebih baik daripada air ini yang dulu sudah Yakub, anak-anaknya dan juga semua ternaknya nikmati dari sumur ini?”
JOH 4:13 Jawab Yesus, “Setiap orang yang minum air sumur ini pasti akan menjadi haus lagi.
JOH 4:14 Tetapi bagi siapa saja yang minum air yang Aku berikan, untuk selama-lamanya mereka tidak akan pernah merasa haus. Air yang Aku berikan itu akan menjadi seperti mata air dari dalam diri mereka sendiri, dan akan mengalis terus menerus dan memberikan hidup untuk selama-lamanya.”
JOH 4:15 Perempuan itu berkata, “Bapak, berikanlah air itu kepada saya, supaya saya tidak merasa haus lagi dan tidak perlu kembali untuk menimba air di sini.”
JOH 4:16 Yesus lalu berkata kepadanya, “Pergilah, panggilah suamimu dan bawalah dia kembali ke sini.”
JOH 4:17 Jawab perempuan itu, “Saya tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya, “Memang betul apa yang Ibu jawab. Ibu memang tidak mempunyai suami
JOH 4:18 karena Ibu sudah kawin lima kali dengan laki-laki yang berbeda-beda. Saat ini laki-laki yang hidup bersamamu juga bukanlah suamimu.”
JOH 4:19 Perempuan itu pun menjawab, “Bapak, saya menyadari bahwa Bapak adalah seorang nabi.
JOH 4:20 Nenek moyang kami menyembah di gunung ini, tetapi mengapa kalian orang Yahudi mengatakan bahwa orang hanya bisa menyembah Allah di Yerusalem?”
JOH 4:21 Jawab Yesus, “Percayalah waktunya akan datang ketika kalian tidak akan menyembah Bapa baik di gunung ini atau di Yerusalem.
JOH 4:22 Kalian orang Samaria memang menyembah Allah, tetapi sebenarnya tidak mengenal-Nya. Tetapi kami orang Yahudi tahu bahwa kami menyembah Allah, karena keselamatan datang dari orang Yahudi.
JOH 4:23 Tetapi waktunyaakan tiba, dan sebenarnya sudah tiba saat ini ketika orang-orang yang sembah dengan sungguh-sungguh akan menyembah dia dengan persatuan dengan Roh Kudus, dan sesuai dengan ajaran benar yang dari Allah. Allah menginginkan orang-orang yang sungguh-sungguh menyembah Dia.
JOH 4:24 Karena Allah adalah Roh, jadi setiap orang yang mau menyembah dia harus dengan cara mempersatukan diri dengan Roh Kudus dan sesuai dengan ajaran benar yang dari Allah.”
JOH 4:25 Perempuan itu berkata, “Saya sudah tahu bahwa Mesias, yaitu Kristus akan datang. Ketika Dia datang Dia akan menjelaskan semuanya kepada kita.”
JOH 4:26 Yesus lalu menjawabnya, “Aku, yang sedang berbicara denganmu, adalah Mesias.”
JOH 4:27 Murid-murid Yesus pada saat iu tiba. Mereka merasa heran melihat Yesus seang berbicara engan seorang perempuan, tetapi tidak satupun dari mereka bertanya “Apa yang Engkau lakukan?” atau “Mengapa Engkau berbicara dengannya?”
JOH 4:28 Perempuan itu meninggalkan tempat airnya yang terbuat dari tanah liat, dan kembali ke kotanya sambil memberitahu semua orang,
JOH 4:29 “Ayo, ketemulah dengan seseorang yang sudah memberitahukan sayasemua yang pernah saya lakukan. Apakah benar dia itu Mesias?”
JOH 4:30 Jadi orang-orang itu meninggalkan kota mereka dan pergi menemui Yesus.
JOH 4:31 Sementara itu, murid-murid Yesus mengajak-Nya makan.
JOH 4:32 “Tidak,” jawabnya, “Aku mempunyai makanan yang kalian tidak tahu.”
JOH 4:33 Murid-muridnya bertanya satu sama yang lain, “Apakah ada orang yang sudah membawa makanan untuk Dia?”
JOH 4:34 Jawab Yesus, “Makanan-Ku itu adalah melakukan apa yang menjadi kehendak Allah! Dialah yang sudah mengutus Aku, dan Aku harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah Dia serahkan kepada-Ku.
JOH 4:35 Bukankah kalian mengatakan ‘ada empat bulan sampai panen’? Bukalah mata kalian dan lihat sekeliling dan kalian akan menemukan panaman di ladang sudah matang dan siap panen.
JOH 4:36 Bahkan pada saat ini, para pekerja ladang sedang menerima imbalan merek dengan memanen apa yang memberikan hidup untuk selama-lamanya. Oleh karena itu, semua orang yang sudah menanam benih dan semua orang yang sudah memanen akan merayakannya bersama-sama.
JOH 4:37 Jadi perkataan yang biasa kami dengarkan ini adalah benar: ‘Ada orang yang bertugas menanam, dan ada juga yang bertugas untuk memanen.’
JOH 4:38 Aku menyuruh kalian untuk memanen hasil di ladang-Ku, di mana sebelumnya orang lain sudah melakukan pekerjaan berat. Saat ini kalian tinggal menerima keuntungan dari pekerjaan mereka.”
JOH 4:39 Banyak orang Samaria di kota itu sudah percaya kepada Yesus karena perempuan itu sudah katakan, “Orang ini sudah memberitahu saya semua yang pernah saya lakukan.”
JOH 4:40 Mereka datang kepada-Nya, dan meminta Dia untuk tinggal bersama mereka, jadi Dia tinggal di sana selama dua hari.
JOH 4:41 Lebih banyak lagi orang Samaria menjadi percaya kepada Yesus karena mereka sendiri mendengar apa yang Dia ajarkan.
JOH 4:42 Mereka berkata kepada perempuan itu, “Kami tidaklagi percaya kepada Yesus hanya berdasarkan apa yang sudah kamu katakan. Kamu sudah mendengar sendiri, dan kami yakin bahwa Dia benar-benar adalah Raja Penyelamat manusia.”
JOH 4:43 Sesudah tinggal selama dua hari di Sikar, Yesus melanjutkan perjalanan ke Galilea bersama murid-murid-Nya.
JOH 4:44 Sebelumnya Yesus sendiri pernah mengatakan bahwa seorang nabi biasanya tidak dihormati di negerinya sendiri,
JOH 4:45 tetapi ketika dia tiba di Galilea, banyak orang menyambut Dia dengan baik. Mereka sebelumnya sudah menghadiri perayaan keagamaan di Yerusalem dan sudah melihat semua yang Dia lakukan di sana.
JOH 4:46 Saat berada di Galilea, Dia kembali ke desa Kana, tempat di mana Dia mengubah air menjadi anggur. Ada seorang pejabat raja yang tinggal di kota Kapernaum, yang berjarak tidak terlalu jauh dari desa itu. Anak laki-laki pejabat itu sedang sakit,
JOH 4:47 dan hampir mati. Ketika pejabat itu mendengar bahwa Yesus sedang berkunjung ke Galilea dari Yudea dia pergi menemui Yesus di Kana dan memohon kepadanya, “Tolong datang dan sembuhkanlah anak saya. Dia hampir mati!”
JOH 4:48 Yesus berkata kepadanya, “Kecuali jika kalian melihat tanda-tanda dan keajaiban, kalian orang-orang tidak akan percaya kepada saya.”
JOH 4:49 Pejabat itu berkata, “Bapak, ikutlah denganku sekarang, sebelum anak saya meninggal.”
JOH 4:50 Jawab Yesus, “Pulanglah, anakmu sudah sembuh!” Orang itu percaya kepada Yesus, dan dia pulang.
JOH 4:51 Saat dia masih dalam perjalanan pulang, ada beberapa orang pelayannya yang menyambut dia dengan berita yang gembira, bahwa anaknya sudah sembuh!
JOH 4:52 Dia bertanya kepada mereka, “Jam berapa dia sembuh?” Jawab mereka, “Kemarin sore, sekitar jam satu siang, demamnya tiba-tiba menghilang!”
JOH 4:53 Lalu dia teringat kembali, bahwa pada saat itulah, Yesus berkata, “Anakmu sudah sembuh.” Pejabat itu dan semua yang tinggal bersama dia menjadi percaya kepada Yesus.
JOH 4:54 Itulah hal ajaib kedua yang Yesus lakukan di Galilea sesudah kembali dari Yudea.
JOH 5:1 Waktu pun berlalu, dan Yesus pergi ke Yerusalem untuk mengikuti salah satu perayaan orang Yahudi.
JOH 5:2 Di dekat pintu gerbang kota Yerusalem yang diberi nama Gerbang Domba, ada sebuah kolam yang disebut Betesda (dalam bahasa Ibrani). Di sebelah kolam itu ada lima teras yang beratap.
JOH 5:3 Kerumunan orang sakit berbohong di teras-teras ini — mereka yang buta, lumpuh, atau lumpuh.
JOH 5:4 
JOH 5:5 Salah satu orang yang terbaring di situ sudah menderita sakit selama tiga puluh delapan tahun.
JOH 5:6 Yesus melihat dia terbaring di situ dan menyadari bahwa dia sudah menderita sakit untuk waktu yang lama. Yesus berkata kepaa orang itu, “Apakah kamu mau sembuh?”
JOH 5:7 Orang itu menjawab, “Saya tidak memiliki siapa-siapa untuk mengangkat saya ke dalam kolam ketika air digoncangkan. Saya sudah berusaha, tetapi selalu saja orang lain yang lebih dulu.”
JOH 5:8 Yesus berkata kepadanya, “Berdirilah! Angkatlah tikarmu dan berjalanlah!”
JOH 5:9 Saat itu juga, orang itu sembuh! Dia mengangkat tikarnya dan berjalan. Kejadian ajaib ini terjadi pada hari Sabat.
JOH 5:10 Ketika pemimpin-pemimpin Yahudi melihat orang itu mengangkat tikarnya, mereka berkata kepada dia, “Inilah hari Sabat! Tidak ada seorang pun yang boleh mengangkat tikar pada hari ini.”
JOH 5:11 Tetapi orang yang baru saja disembuhkan kepada mereka, “Tetapi orang yang menyembuhkan saya menyuruh untuk mengangkat tikar saya dan berjalan!”
JOH 5:12 Mereka bertanya, “Siapakah orang yang menyuruh kamu mengangkat tikarmu dan berjalan?”
JOH 5:13 Tetapi dia tidak mengenal siapa orang itu, karena Yesus sudah menghilang diantara banyak orang.
JOH 5:14 Sesudah itu, Yesus bertemu dengan orang itu di rumah Allah dan berkata kepada dia, “Sekarang kamu sudah sembuh. Berhentilah berbuat dosa kalau tidak akan hal yang lebih parah menimpa kamu.”
JOH 5:15 Orang itu pergi dan memberitahu pemimpin-pemimpin Yahudi bahwa orang yang menyembuhkannya adalah Yesus.
JOH 5:16 Jadi mereka mulai melecehkan Yesus karena Dia sudah melakukan keajaiban ajaib pada hari Sabat.
JOH 5:17 Tetapi yesus berkata kepada mereka, “Ayah saya masih bekerja, begitu juga saya.”
JOH 5:18 Inilah sebabnya mengapa orang-orang Yahudi berusaha lebih keras untuk membunuh-Nya, karena Dia tidak hanya melanggar hari Sabat tetapi juga menyebut Allah sebagai Bapa-Nya, membuat diri-Nya setara dengan Allah.
JOH 5:19 Yesus menjawab mereka, “Aku berkata yang sebenarnya. Aku, Anak Manusia tidak bisa melakukan apa-apa atas kuasa Aku sendiri. Aku hanya bisa melakukan apa yang saya melihat Bapa-Ku lakukan. Apa yang Bapa, itu juga yang dilakukan oleh Anak.
JOH 5:20 Karena Bapa mengasihi Anak, Dia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang Dia lakukan. Bapa juga menunjukkan kepada-Nya hal-hal yang lebih besar, supaya kalian menjadi heran.
JOH 5:21 Bahkan Aku akan membangkitkan dari antara orang mati siapa saja yang Aku mau sama seperti apa yang dilakukan oleh Bapa-Ku.
JOH 5:22 Bapa tidak menghakimi siapa-siapa. Dia telah memberikan kepada Anak semua otoritas untuk menghakimi,
JOH 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Tetapi jika kalian menolak untuk menghormati Anak, maka sudah pasti kalian juga tidak menghormati Bapa yang suah mengutusa Anak ke dalam dunia ini.
JOH 5:24 Dengan tegas Aku katakan kepada kalian, bahwa apa yang Aku katakan ini adalah benar. Setiap orang yang mengikuti apa yang Aku katakan dan yang percaya kepada Bapa yang sudah mengutus Aku, mereka akan memiliki hidup untuk selama-lamanya. Mereka tidak akan dihukum, tetapi telah pergi dari kematian ke kehidupan.
JOH 5:25 Aku tegaskan kepada kalian, bahwa apa yang Aku katakan ini adalah benar. Waktunya akan tiba — bahkan sudah tiba — ketika orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengar akan hidup!
JOH 5:26 Sama seperti Bapa memiliki kuasa yang memberi hidup dalam diri-Nya, demikian pula Dia telah memberikan kepada Anak kuasa yang sama yang memberi hidup di dalam diri-Nya.
JOH 5:27 Bapa juga memberikan otoritas untuk penghakiman kepadanya, karena dia adalah Anak manusia.
JOH 5:28 Jangan heran! Akan tiba saatnya di mana semua orang yang sudah mati yang sudah ada dalam kubur akan mendengar suara-Nya
JOH 5:29 dan akan bangkit kembali: mereka yang telah berbuat baik untuk kebangkitan kehidupan, dan mereka yang telah melakukan kejahatan untuk kebangkitan penghukuman.
JOH 5:30 Aku tidak bisa melakukan apa-apa sendiri. Saya menilai berdasarkan apa yang saya diberitahu, dan keputusan saya benar, karena saya tidak melakukan kehendak saya sendiri tetapi kehendak orang yang mengutus saya.
JOH 5:31 Kalau Aku memberikan kesaksian untuk diri-Ku sendiri, tidak ada cara untuk bisa membuktikan bahwa apa yang Aku katakan adalah benar,
JOH 5:32 tetapi Seseorang yang lain memberikan bukti tentang Aku, dan Aku tahu apa yang Dia katakan tentang Aku adalah benar.
JOH 5:33 Kalian bertanya kepada Yohanes Pembaptis tentang saya, dan dia mengatakan yang sebenarnya,
JOH 5:34 tetapi Aku tidak tergantung pada apa yang orang lain katakan tentang Aku. Saya menjelaskan ini kepada kalian sehingga kalian dapat diselamatkan.
JOH 5:35 John seperti cahaya yang menyala terang, dan kalian bersedia menikmati cahayanya untuk sementara waktu.
JOH 5:36 Tetapi bukti yang saya berikan lebih besar dari John, karena saya melakukan pekerjaan yang diberikan Bapa kepada saya untuk dilakukan,
JOH 5:37 dan ini adalah bukti bahwa Bapa mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dia sendiri yang berbicara atas nama-Ku. Kalian belum pernah mendengar suara-Nya ataupun melihat wajah-Nya.
JOH 5:38 Kalian tidak percaya apa yang Dia katakan, karena kalian menolak untuk percaya kepada-Ku yang sudah Dia utus.
JOH 5:39 Kalian mempelajari Kitab Suci, karena kalian yakin bahwa melaluinya kalian akan bisa hidup untuk selama-lamanya. Tetapi Kitab Suci itu menjelaskan tentang Aku,
JOH 5:40 tetapi kalian menolak untuk datang kepada Aku untuk belajar bagaimana bisa memiliki kehidupan.
JOH 5:41 Aku tidak perlu terima pujian dari manusia.
JOH 5:42 Saya mengenal kalian, dan bahwa kalian tidak memiliki kasih Allah di dalam diri kalian.
JOH 5:43 Aku datang untuk mewakili Bapa-Ku, dan kalian tidak terima Aku. Tetapi kalian akan menerima orang-orang yang datang mewakili diri mereka sendiri.
JOH 5:44 Bagaimana mungkin kalian percaya kepada-Ku? Kalian lebih suka dipuji orang lain dan tidak pedulikan akan hormat yang hanya bisa datang satu-satu-Nya Allah.
JOH 5:45 Jangan kalian berpikir bahwa Aku yang akan menuduh kalian di hadapan Bapa. Kalian menaruh harapan pada Musa, tetapi dia malah yang sudah menuduh kalian.
JOH 5:46 Musa menulis tentang Aku, dan kalau kalian percaya Musa, seharusnya kalian juga percaya apa yang Aku katakan.
JOH 5:47 Tetapi karena kalian tidak percaya apa yang ditulis Musa, mana mungkin kalian akan percaya apa yang sudah Aku katakan!”
JOH 6:1 Sesudah itu, Yesus menyeberangi Danau Galilea yang juga dikenal sebagai Danau Tiberias.
JOH 6:2 Ada banyak orang yang sudah melihat Dia melakukan perbuatan-perbuatan ajaib yang menyembuhkan orang-orang sakit, dan mereka mengikuti Dia.
JOH 6:3 Yesus naik ke sebuah gunung bersama dengan murid-muridnya duduk di sana.
JOH 6:4 Sudah hampir tiba waktunya untuk perayaan keagamaan Paskah.
JOH 6:5 Ketika Yesus memperhatikan bahwa ada banyak orang yang datang kepada-Nya, dia bertanya kepada Filipus, “Dari manakah kita akan mendapatkan cukup makanan untuk memberi makan semua orang ini?”
JOH 6:6 Yesus mengatakan hal ini untuk menguji Filipus, karena Dia sudah tahu apa yang akan dilakukan-Nya.
JOH 6:7 Jawab Filipus, “Dua ratus koin perak tidak akan cukup untuk membeli roti untuk memberi semua orang hanya sedikit.”
JOH 6:8 Lalu Andreas, yaitu saudaranya Simon Petrus berkata,
JOH 6:9 “Di sini ada seorang anak yang membawa bekal berupa lima buah roti jelai dan dua ekor ikan, tetapi apa gunanya untuk orang sebanyak ini?”
JOH 6:10 “Suruhlah semua orang duduk,” kata Yesus. Ada banyak rumput di sana, jadi mereka semua duduk, berjumlah sekitar lima ribu pria.
JOH 6:11 Lalu Yesus mengambil roti-roti itu dan mengucap syukur kepada Allah, lalu mulai membagi-bagikan roti itu. Sesudah itu, dia melakukan hal yang sama dengan kedua ekor ikan, memastikan orang-orang memiliki sebanyak yang mereka inginkan.
JOH 6:12 Setiap orang yang ada di sana makan sampai kenyang, lalu Yesus perintahkan agar semua makanan yang masih tersisa dikumpulkan supaya tidak ada yang terbuang.
JOH 6:13 Maka mereka mengumpulkan dan mengisi dua belas bakul dengan potongan-potongan dari lima roti jelai yang telah dimakan orang-orang itu.
JOH 6:14 Ketika orang-orang melihat keajaiban ini, mereka berkata, “Sesungguhnya ini adalah Nabi yang akan datang ke dunia.”
JOH 6:15 Yesus sudah tahu bahwa mereka akan berusaha memaksa Dia untuk menjadi raja mereka. Jadi Dia menaiki sebuah gunung supaya bisa menyendiri.
JOH 6:16 Hari sudah semakin sore, dan murid-murid Yesus turun ke tepi danau.
JOH 6:17 Mereka naik ke perahu, dan menyeberangi air menuju Kapernaum. Sekarang sudah malam dan Yesus belum bergabung dengan mereka. Mereka naik ke perahu, dan menyeberangi air menuju Kapernaum. Sekarang sudah malam dan Yesus belum bergabung dengan mereka.
JOH 6:18 Saat mereka sedang berdayung, angin ribut menghantam mereka dan ombak menjadi besar.
JOH 6:19 Pada saat itu terjadi, mereka sudah mendayung sekitar lima atau enam kilometer. Tiba-tiba mereka melihat Yesus sedang berjalan di atas air menuju mereka. Mereka sangat ketakutan.
JOH 6:20 Yesus berkata kepada mereka, “Jangan takut! Itu saya!”
JOH 6:21 Murid-muridnya dengan senang hati menolong Dia masuk ke dalam perahu. Dan saat itu, perahu mereka sudah tiba di tempat tujuan.
JOH 6:22 Keesokan harinya, orang banyak yang masih berada di seberang danau menyadari bahwa pada hari sebelumnya hanya ada sebuah perahu di sana. Mereka juga tahu bahwa Yesus tidak pergi menggunakan perahu itu, hanya murid-muridnya.
JOH 6:23 Kemudian beberapa perahu dari Tiberias yang berlabuh di dekat tempat orang makan roti setelah Tuhan memberkatinya.
JOH 6:24 Mereka melihat bahwa Yesus bersama murid-muridnya sudah pergi. Mereka juga masuk kedalam perahu-perahu dan pergi ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
JOH 6:25 Mereka mencari-cari-Nya dan menemukan Yesus di Kapernaum diseberang Danau Galilea. Mereka pun bertanya, “Rabi, bagaimana caranya Engkau bisa berada di sini?”
JOH 6:26 Jawab Yesus, “Aku bisa pastikan bahwa kalian tidak mencari Aku karena kalian sudah melihat perbuatan-perbuatan ajaib, tetapi karena kalian sudah bisa makan dengan kenyang.
JOH 6:27 Janganlah mencari makanan yang akan basi. Berusahalah untuk mendapatkan makanan yang akan memberikan hidup untuk selama-lamanya. Anak Manusia akan memberikan makanan itu kepada kalian, karena Allah Bapa telah memberikan meterai persetujuan-Nya kepada-Nya.”
JOH 6:28 Mereka bertanya, “Apa sih yang sebenarnya Allah inginkan dari kita?”
JOH 6:29 Jawab Yesus, “Allah menginginkan adalah kalian percaya kepada Aku, yaitu yang sudah Dia utus.”
JOH 6:30 Jadi mereka berkata kepada Dia, “Kalau begitu, perbuatan ajaib apakah yang akan Engkau lakukan supaya kami bisa percaya kepada-Mu?
JOH 6:31 Ketika nenek moyang kami berada di padang gurun mereka diberikan manna untuk makan sama seperti yang sudah tertulis di dalam Kitab Suci, ‘Allah memberikan mereka roti dari surga sebagai makanan mereka.’”
JOH 6:32 Yesus lalu katakan kepada mereka, “Aku bisa pastikan bahwa bukanlah Musa yang menyediakan kalian roti dari surga. Yang memberikan roti kepada kalian yang benar-benar aalah rot dari surga aalah Bapa-Ku.
JOH 6:33 Karena roti Allah adalah Dia yang datang dari surga dan memberi hidup kepada dunia.”
JOH 6:34 Lalu mereka berkata lagi kepada Yesus, “Tuan, berikanlah roti itu kepada kami.”
JOH 6:35 Jawab Yesus, “Akulah roti yang memberi hidup. Setiap orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar, dan setiap orang yang percaya tidak akan haus.
JOH 6:36 Tetapi Aku sudah katakan sebelumnya bahwa kalian sudah melihat Aku, tetapi kalian tetap tidak percaya.
JOH 6:37 Semua orang yang Bapa sudah percayakan kepada-Ku akana datang kepada-Ku, dan Aku tidak akan menolak satupun dari mereka.
JOH 6:38 Karena saya turun dari surga bukan untuk melakukan apa yang saya inginkan, tetapi untuk melakukan apa yang Dia yang mengutus saya ingin saya lakukan.
JOH 6:39 Apa yang Dia inginkan adalah untuk memastikan bahwa tidak ada di antara mereka yang sudah Dia serahkan kepada-Ku hilang. Dia mau supaya Aku menghidupkan mereka kembali pada hari terakhir.
JOH 6:40 Apa yang Bapa-Ku saya inginkan adalah agar setiap orang yang melihat Putra dan percaya kepada-Nya memiliki hidup yang kekal, dan bagi Saya untuk membangkitkan mereka pada hari terakhir.”
JOH 6:41 Orang-orang Yahudi yang berada di situ mulai bersungut-sungut karena Yesus berkata bahwa Dia adalah roti yang turun dari surga.
JOH 6:42 Mereka berkata kepada satu sama yang lain, “Bukannya itu Yesus, anak Yusuf? Bukannya kita mengenal bapaknya dan ibunya? Bagaimana mungkin Dia mengatakan bahwa dia turun dari surga?”
JOH 6:43 Jadi Yesus menjawab mereka, “Berhentilah bersungut-sungut!
JOH 6:44 Tidak ada yang bisa datang kepada-Ku kecuali Bapa-Ku yang mengutus Aku menarik mereka, dan Aku akan menghidupkan mereka pada hari terakhir.
JOH 6:45 Sama seperti apa yang sudah tertulis oleh salah seorang nabi, ‘Allah akan mengajar mereka semua.’ Oleh karena itu setiap orang yang mendengar dan menerima ajaran dari Bapa akan datang kepada-Ku.
JOH 6:46 Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Bapa-ku kecuali Aku, yang sudah datang dari Dia, yang sudah melihat-Nya.
JOH 6:47 Aku katakan dengan pasti, bahwa setiap orang yang percaya kepada-Ku akan memiliki hidup untuk selama-lamanya.
JOH 6:48 Akulah roti yang memberi hidup.
JOH 6:49 Nenek moyang kalian saat berada di padang gurun memang makan manna, dan kemudian mereka mati.
JOH 6:50 Tetapi ini adalah roti yang turun dari surga, dan siapa pun yang memakannya tidak akan pernah mati.
JOH 6:51 Akulah roti dari surga itu! Setiap orang yang memakannya akan hidup untuk selama-lamanya. Tubuh-Ku merupakan roti yang memberi kehidupkan yang Aku berikan kepada orang-orang di dunia ini.”
JOH 6:52 Kemudian orang-orang Yahudi itu mulai bertengkar satu sama yang lain dan bertanya, “Bagaimana Dia memberi tubuh-Nya kepada kita untuk dimakan?”
JOH 6:53 Jawab Yesus, “Aku berkata dengan sungguh-sungguh, jika kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak dapat benar-benar hidup.
JOH 6:54 Mereka yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku memiliki hidup yang kekal, dan Aku akan membangkitkan mereka pada hari terakhir.
JOH 6:55 Tubuh-Ku adalah makanan yang sebenarnya, dan darah-Ku adalah minuman yang sebenarnya.
JOH 6:56 Siapapun yang memakan tubuh-Ku dan meminum darah-Ku hidup bersatu dengan Aku dan Aku dengan dia.
JOH 6:57 Bapa-Ku adalah sumber hidup. Dialah yang sudah mengutus Aku, dan Aku hidup bersatu dengan Dia. Sama halnya bagi setiap orang yang memakan tubuh-Ku dan meminum darah-Ku juga akan hidup karena dia menjadi satu dengan Aku.
JOH 6:58 Sekarang ini adalah roti yang turun dari surga, bukan jenis yang dimakan nenek moyangmu dan masih mati. Siapapun yang makan roti ini akan hidup selamanya.”
JOH 6:59 Yesus menyampaikan hal-hal ini saat Dia sedang mengajar di rumah ibadah orang Yahudi di Kapernaum.
JOH 6:60 Banyak dari murid-muridnya mendengarkan Dia dan mengatakan, “Ini sulit diterima! Siapa yang bisa mengikuti ini?”
JOH 6:61 Yesus mengetahui bahwa murid-muridnya sedang mengeluh. Jadi Dia bertanya kepada mereka, “Apakah kalian merasa terganggu dengan apa yang sudah saya ajarkan?
JOH 6:62 Bagaiamana kalau kalian melihat Anak Manusia naik kembali ke surga?
JOH 6:63 Roh memberi hidup; tubuh fisik tidak melakukan apa-apa. Kata-kata yang saya katakan adalah roh dan kehidupan!
JOH 6:64 Akan tetapi bagi beberapa dari antara kalian menolak untuk percaya kepada-Ku.” (Yesus mengatakan hal ini karena dari awal Dia sudah tahu siapa yang akan percaya kepada-Nya dan siapa yang akan mengkhianati-Nya.)
JOH 6:65 Lalu Yesus berkata, “Inilah sebabnya saya mengatakan kepada kalian bahwa tidak ada yang bisa datang kepada saya kecuali itu dimungkinkan oleh Bapa.”
JOH 6:66 Karena apa yang Yesus katakan, banyak dari antara orang-orang yang sudah mengikuti Dia pergi meninggalkan Dia karena tidak mau mengikuti-Nya.
JOH 6:67 Lalu Yesus bertanya kepada kedua belas murid-Nya, “Apakah kalian juga akan meninggalkan-Ku?”
JOH 6:68 Jawab Simon Petrus, “Tuhan, kepada siapakah akan kami pergi? Hanya Engkaulah yang mengajarkan kami tentang hidup selama-lamanya!
JOH 6:69 Kami percaya kepada-Mu, dan kami yakin bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
JOH 6:70 Yesus jawab mereka, “Bukankah aku memilihmu, dua belas murid? Tetapi ada satu orang di antara kalian yang adalah setan.”
JOH 6:71 (Yesus sedang membicarakan Yudas, anak Simon Iskariot. Dia adalah salah satu dari dua belas murid yang akan mengkhianati Yesus.)
JOH 7:1 Setelah itu, Yesus menghabiskan waktunya untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain di Galilea. Dia tidak ingin melakukannya di Yudea karena orang-orang Yahudi berusaha membunuhnya.
JOH 7:2 Pada waktu itu, sudah hampir tiba waktunya untuk Pesta Pondok yang dirayakan orang-orang Yahudi.
JOH 7:3 Saudara-saudara Yesus berkata kepada-Nya, “Mengapa Engkau tidak ke Yudea, supaya pengikut-pengikut-Mu bisa melihat hal-hal ajaib yang kamu lakukan?
JOH 7:4 Tidak ada seorang pun yang melakukan sesuatu secara diam-diam kalau mereka ingin orang lain tahu tentang apa yang mereka buat. Jika kamu bisa melakukan keajaiban seperti itu, maka tunjukkan dirimu pada dunia!”
JOH 7:5 Saudara-saudaranya Yesus berkata seperti itu karena mereka sendiri tidak percaya kepada-Nya.
JOH 7:6 Yesus menjawab mereka, “Sekarang belum tiba waktunya untuk Aku ke Yerusalem. Tapi untuk kalian, kalian bisa pergi ke sana kapan pun kalian mau, karena setiap saat adalah waktu yang tepat untuk kalian.
JOH 7:7 Orang-orang yang hidup untuk diri mereka sendiri dan mencintai segala hal duniawi tidak akan membeci kalian. Tetapi mereka membenci Aku, karena saya menjelaskan bahwa cara mereka jahat.
JOH 7:8 Kalian saja yang pergi mengikuti perayaan itu. Waktu-Ku belum tiba, dan Aku tidak akan pergi, belum.”
JOH 7:9 Sesudah Yesus mengatakan hal ini, Dia tetap tinggal di Galilea.
JOH 7:10 Namun sesudah saudara-saudara-Nya sudah pergi mengikuti perayaan itu, Yesus diam-diam juga pergi biar tidak diketahui orang banyak.
JOH 7:11 Saat perayaan itu berlangsung, pemimpin-pemimpin Yahudi mencari-cari Yesus dan bertanya ke orang-orang, “Dimanakah Dia?”
JOH 7:12 Orang-orang yang ada di sana pun mulai bertengkar mengenai Yesus. Ada yang mengatakan, “Yesus adalah orang yang baik,” sementara yang lain mengatakan, “Tidak, dia menipu banyak orang.”
JOH 7:13 Tetapi oang-orang tidak berani bicara secara terbuka karena takut kepada pemimpin-pemimpin Yahudi.
JOH 7:14 Di tengah-tengah perayaan itu, Yesus pergi ke rumah Tuhan dan mulai mengajar.
JOH 7:15 Pemimpin-pemimpin terkejut dan berkata, “Bagaimana orang ini bisa tahu banyak hal, padahal dia tidak pernah telah dididik?”
JOH 7:16 Jawab Yesus, “Apa yang Aku ajarkan tidak berasal dari diri-Ku sendiri tetapi dari Bapa-Ku yang mengutus Aku.
JOH 7:17 Siapa pun yang memilih untuk melakukan apa yang diinginkan Allah akan tahu bahwa apa yang Aku ajarkan benar-benar datang dari Allah atau adalah pikiran-Ku sendiri.
JOH 7:18 Mereka yang berbicara sendiri ingin memuliakan diri mereka sendiri, tetapi seseorang yang memuliakan orang yang mengutusnya adalah orang yang jujur dan tidak pendusta.
JOH 7:19 Apa gunanya Musa memberikan Hukum Taurat kepada kalian? Tidak ad diantara kalian yang mengikuti Hukum Taurat itu! Mengapa kalian berusaha untuk membunuh-ku?”
JOH 7:20 Orang-orang yang berkumpul di situ menjawab, “Kamu kerasukan setan! Tidak ada yang mencoba membunuhmu!”
JOH 7:21 Jawab Yesus kepada mereka, “Aku melakukan keajaiban dan itu tersinggung kalian.
JOH 7:22 Tetapi kalian juga melakukan pekerjaan pada hari Sabat dengan melakukan sunat kepada anak laki-laki kalau anak itu lahir pada hari Sabat sebelumnya. Hal itu kalian lakukan sesuai dengan Hukum Musa, walaupun ada sunat tidak berasal dari Musa, tetapi dari nenek moyang kita.
JOH 7:23 Untuk menaati Hukum Musa, kalian kadang-kadang harus menyunat anak laki-laki pada hari Sabat. Karena itu, mengapa kalian marah kepada Aku karena sudah menyembuhkan seluruh tubuh orang sakit pada hari Sabat?
JOH 7:24 Jangan menghakimi orang berdasarkan apa yang kalian lihat. Tetapi hakimi berdasarkan apa yang benar.”
JOH 7:25 Ada beberapa orang dari Yerusalem yang berkata, “Bukankah orang ini yang mereka coba bunuh?
JOH 7:26 Namun lihatlah, Dia ada di sini dan sedang mengajarkan di depan umum, dan mereka tidak melakukan apa-apa terhadap dia! Mungkin pemimpin-pemimpin sudah tahu bahwa Dia adalah Kristus?
JOH 7:27 Tetapi tidak mungkin Dia Kristus, karena kami tahu tempat asalnya. Ketika Kristus datang, tidak akan ada seorang pun yang tahu dari mana dia berasal.”
JOH 7:28 Saat Yesus sedang mengajar di rumah Tuhan, Dia berseru, “Jadi kalian pikir kalianmengenal Aku dan dari mana Aku berasal? Namun, Aku tidak datang untuk kepentingan-Ku sendiri. Dia yang mengutus saya adalah benar. Kalian tidak mengenal Dia,
JOH 7:29 tetapi Aku mengenal Dia, karena Aku datang dari Dia. Dia yang sudah mengutus Aku.”
JOH 7:30 Ada beberapa pemimpin yang ingin menangkap Yesus saat itu juga. Tetapi tidak ada seorang pun di antara mereka yang berani melakukannya karena belum tiba waktunya untuk menangkap Dia.
JOH 7:31 Ada banyak di antara orang-orang itu yang percaya kepada-Nya. Kata mereka, “Ketika Mesias muncul, apakah dia akan melakukan lebih banyak keajaiban daripada yang dilakukan orang ini?”
JOH 7:32 Ketika orang-orang Farisi mendengar orang-orang sedang bertengkar mengenai Yesus, mereka berkumpul bersama imam-imam kepala dan menyuruh tentara penjaga rumah Tuhan untuk menangkap Dia.
JOH 7:33 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Aku akan berada bersama kalian untuk sebentar saja, lalu Aku akan kembali kepada Dia yang mengutus Aku.
JOH 7:34 Kalian akan mencari Aku, tetapi kalian tidak akan menemukan Aku. Kalian tidak bisa pergi ke tempat yang saya akan pergi.”
JOH 7:35 Pemimpin-pemimpin Yahudi bertanya satu sama yang lain, “Ke manakah bisa dia pergi di mana kita tidak bisa menemukan dia? Apakah dia berencana untuk pergi ke mereka yang tersebar di antara orang asing, dan mengajar orang asing?
JOH 7:36 Apa maksudnya dengan mengatakan, ‘Kalian akan mencariku tetapi kalian tidak akan menemukanku; dan kalian tidak bisa datang ke tempat yang saya tuju’?”
JOH 7:37 Pada hari terakhir yang juga hari yang paling penting dari perayaan, Yesus berdiri dan berkata dengan suara keras, “Kalau kamu haus, datanglah kepada-Ku untuk minum.
JOH 7:38 Percaya kepada Aku, dan kalian akan mendapatkan seperti yang tertulis di dalam Firman Allah, dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air yang memberi hidup.”
JOH 7:39 (Dia mengacu pada Roh yang nantinya akan diterima oleh mereka yang percaya padanya. Roh belum diberikan karena Yesus belum dimuliakan.)
JOH 7:40 Waktu orang banyak yang ada di situ mendengar apa yang dikatakan Yesus, ada sebagian yang berkata, “Dia ini memang benar adalah nabi yang sudah kita tunggu-tunggu!”
JOH 7:41 Sebagian lagi berkata, “Dia adalah Kristus!” Ada juga yang berkata, “Mana mungkin Kristus berasal dari Galilea?
JOH 7:42 Dalam Firman Allah sudah tertulis bahwa Kristus berasal dari keturunan Daud, dan ituberarti bahwa dia harus lahir di Betlehem, kampung di mana Daud juga lahir.”
JOH 7:43 Jadi orang berdebat tentang Yesus.
JOH 7:44 Beberapa ingin menangkapnya, tetapi tidak ada yang menyentuhnya.
JOH 7:45 Ketika tentara penjaga rumah Tuhan yang ditugaskan untuk menahan Yesus kembali kepada imama-imam kepala dan orang-orang Farisi, mereka ditanya, “Mengapa kalian tidak membawa Yesus ke sini?”
JOH 7:46 Jawab mereka, “Kami belum pernah mendengar orang yang berbicara seperti dia!”
JOH 7:47 Orang-orang Farisi menjawab, “Apakah kalian juga tertipu?
JOH 7:48 Apakah ada seseorang dari antara kami imam-imam kepala atau orang-orang Farisi yang percaya kepada Yesus?
JOH 7:49 Tetapi orang banyak ini tidak tahu apa-apa tentang ajaran hukum — mereka terkutuk!”
JOH 7:50 Nikodemus, yang sebelumnya pergi menemui Yesus, adalah salah satu dari mereka dan bertanya,
JOH 7:51 “Apakah hukum kita menghukum seseorang tanpa pemeriksaan dan tanpa mengetahui apa yang sebenarnya dia lakukan?”
JOH 7:52 Lalu mereka berkata, “Nikodemus, engkau pasti berasal dari Galilea! Bacalah Firman Allah, dan engkau akan tahu bahwa tidak ada seorang nabi pun yang berasal dari sana.”
JOH 7:53 Sesudah itu, mereka semua pulang ke rumah mereka masing-masing,
JOH 8:1 tetapi Yesus pergi ke Bukit Zaitun.
JOH 8:2 Pagi-pagi sekali pada hari berikut, Yesus pergi ke rumah Tuhan, dan orang-orang datang kepada Dia, dan Dia duduk dan mulai mengajar mereka.
JOH 8:3 Beberapa orang Farisi dan orang-orang yang ahli dalam Taurat membawa seorang perempuan kepada Yesus. Perempuan itu tertangkap basah berbuat zina, dan mereka memaksanya berdiri di depan orang banyak.
JOH 8:4 Kata mereka, “Guru, perempuan ini tertangkap basah sedang berzina.
JOH 8:5 Seperti yang diajarkan di dalam Hukum Taurat, perempuan seperti ini harus dilempari dengan batu sampai mati. Bagaimana menurutmu?”
JOH 8:6 Mereka bertanya seperti itu karena mau mencari alasan untuk bisa menuduh-Nya, tetapi Yesus hanya tunduk dan menulis dengan jari-Nya di tanah.
JOH 8:7 Mereka terus-menerus meminta Yesus memberi jawaban tentang perempuan itu. Akhirnya Dia berdiri dan berkata, “Kalau ada di antara kalian yang tidak pernah melakukan dosa, silahkan lebih dulu lempar perempuan ini dengan batu.”
JOH 8:8 Lalu Yesus tundik lagi dan tulis di tanah.
JOH 8:9 Sesudah mereka mendengar jawaban-Nya, satu demi satu dari mereka mulai dari yang paling tua, meninggalkan tempat itu. Akhirnya yang masih berdiri di sana hanya Yesus dan perempuan itu.
JOH 8:10 Yesus berdiri dan berkata kepada dia, “Di mana orang-orang itu? Apakah tidak ada siapa-siapa yang menghukum kamu?”
JOH 8:11 Jawab perempuan itu, “Tidak ada siapa-siapa, Bapak.” Lalu Yesus berkata, “Aku juga tidak menghukum kamu. Sekarang pergilah dan jangan lagi berbuat dosa.”
JOH 8:12 Sesudah itu, Yesus kembali berbicara kepada orang banyak itu. Dia berkata, “Aku adalah terang dunia. Setiap orang yang ikut Aku tidak akan hidup dalam gelap. Karena terang-Ku akan memberi kehidupan.”
JOH 8:13 Orang-orang Farisi tidak setuju dan berkata kepada-Nya, “Hanya kamu yang bicara atas nama dirimu sendiri! Apa yang kamu katakan tidak membuktikan apa-apa!”
JOH 8:14 Jawab Yesus, “Sekalipun Aku berbicara untuk diri-Ku sendiri, apa yang Aku katakan adalah benar! Aku tahu dari mana aku datang dan kemana Aku pergi. Tetapi kalian tidak tahu dari mana aku berasal atau kemana aku pergi.
JOH 8:15 Kalian menghakimi Aku sesuai dengan kebiasaan manusia, tetapi saya tidak menghakimi siapa pun.
JOH 8:16 Tetapi kalau memang Aku menghakimi orang, Aku akan melakukannya dengan adil karena Aku tidak sendiri, tetapi Bapa yang mengutus Aku ada bersama-Ku.
JOH 8:17 Tertulis dalam hukum kalian bahwa memerlukan dua orang yang mengatakan hal yang sama, untuk membenarkan sesuatu.
JOH 8:18 Aku berbicara tentang diri-Ku sendiri, dan Bapa-Ku yang mengutus aku berbicara tentang Aku.”
JOH 8:19 Mereka lalu bertanya kepada-Nya, “Di manakah Bapa-mu?” Jawab Yesus, “Kalian tidak mengenalku, dan kalian tidak mengenal Bapa-Ku. Kalau kalian mengenal Aku, maka kalian juga akan mengenal Bapa-Ku.”
JOH 8:20 Ketika Yesus mengucapkan kata-kata ini, dia sedang mengajar di rumah Allah. Dia sedang berada di tempat di mana uang disimpan. Tetapi tidak ada yang menangkap-Nya karena waktu-Nya belum tiba.
JOH 8:21 Yesus sekali lagi berbicara kepada mereka, katanya, “Aku akan pergi, dan kalian akan berusaha mencari-Ku, tetapi kalian akan mati dalam dosa-dosa kalian. Kalian tidak bisa pergi ke tempat yang Aku pergi.”
JOH 8:22 Orang-orang Yahudi lalu bertanya, “Apakah dia mau membunuh diri? Mungkin karena itu dia berkata, ‘Kalian tidak bisa datang ke tempat yang Aku akan pergi.’?”
JOH 8:23 Yesus berkata, “Kalian berasal dari bawah, tetapi Aku berasal dari atas. Kalian berasal dari dunia ini, tetapi Aku tidak berasal pada dunia.
JOH 8:24 Itulah sebabnya saya mengatakan kepada kalian bahwa kalian akan mati dalam dosa-dosa kalian. Karena jika kalian tidak percaya pada saya, ‘Aku,’ kalian akan mati dalam dosa-dosa kalian.”
JOH 8:25 Mereka bertanya lagi kepada-Nya, “Kamu siapa?” Jawab Yesus, “Aku sudah menjelaskan tentang diri-Ku dari pertama kali Aku mengajar kalian!
JOH 8:26 Ada banyak yang bisa saya katakan tentang kalian, dan banyak yang bisa saya kutuk. Tetapi orang yang mengutus saya mengatakan yang sebenarnya, dan apa yang saya katakan kepada kalian di dunia ini adalah apa yang saya dengar darinya.”
JOH 8:27 Tidak ada seorang pun dari mereka yang mengerti bahwa yang sedang Yesus sampaikan adalah tentang Bapa-Nya.
JOH 8:28 Oleh karena itu, Yesus berkata kepada mereka, “Saat kalian mengangkat Anak Manusia, barulah kalian tahu bahwa Aku-lah yang dibicarakan. Kalian akan tahu bahwa Aku tidak melakukan apa pun dengan kemauani-Ku sendiri, tetapi Aku berkata sesuai dengan apa yang sudah Bapa-Ku diajarkan kepada-Ku.
JOH 8:29 Dia yang mengutus Aku selalu berada bersama-Ku. Dia tidak meninggalkan Aku sendiri, karena Aku selalu melaksanakan apa yang Dia ingingkan.”
JOH 8:30 Saat Yesus menyampaikan semuanya ini, banyak orang percaya kepada-Nya.
JOH 8:31 Lalu Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang sudah percaya penuh kepada-Nya, “Kalau kalian tetap taat pada perkataan-Ku, kalian benar-benar adalah murid-murid-Ku.
JOH 8:32 Kalian akan mengerti kebenaran, dan kebenaran itu akan membebaskan kalian.”
JOH 8:33 Mereka lalu menjawab, “Kami adalah keturunan Abraham! Kami tidak pernah menjadi budak bagi orang lain! Bagaimana mungkin Engkau berkata, ‘Kalian akan dibebaskan?’”
JOH 8:34 “Aku berkata dengan sungguh-sungguh kepada kalian, bahwa apa yang Aku katakan adalah benar. Setiap orang yang berbuat dosa, sudah menjadi budak dari dosanya itu.
JOH 8:35 Seorang budak tidak tinggal dalam rumah tuannya untuk selama-lamanya. Tetapi seorang anak akan selama-lamanya menjadi anggota keluarga.
JOH 8:36 Kalian akan benar-benar bebas kalau Anak itu yang membebaskan kalian.
JOH 8:37 Aku tahu bahwa kalian adalah keturunan Abraham, tetapi kalian mau membunuh Aku karena kalian tidak suka apa yang Aku sampaikan.
JOH 8:38 Saya memberi tahu kalian apa yang telah diwahyukan Bapa kepada saya, sementara kalian melakukan apa yang ayah kalian katakan.”
JOH 8:39 Jawab mereka, “Abraham adalah bapak kami.” Lanjut Yesus, “Kalau kalian benar-benar adalah keturunan Abraham, kalian akan perbuat apa yang dia buat!
JOH 8:40 Tetapi sekarang kalian ingin membunuh-Ku, karena apa yang Aku ajarkan, adalah kebenaran yang Aku belajar dari Allah. Hal itu tidak dilakukan Abraham.
JOH 8:41 Kalian sedang melakukan pekerjaan bapak kalian.” Lalu mereka menjawab, “Kami tidak lahir diluar nikah. Hanya Allah Bapa kita.”
JOH 8:42 Jawab Yesus, “Kalau memang benar Allah adalah Bapa kalian, kalian akan mengasihi Aku, karena Aku datang dari Allah. Keputusan untuk datang bukanlah milikku, tetapi Dia yang mengutusku.
JOH 8:43 Mengapa kalian masih tidak mengerti apa yang Aku katakan? Alasannya adalah karena kalian tidak mau mengerti.
JOH 8:44 Kalian semua berasal dari bapak kalian yaitu iblis! Dan kalian sudah tidak sabar lagi untuk melakukan apa yang dia inginkan. Dari permulaan, dia adalah seorang pembunuh, tidak pernah tinggal dalam kebenaran karena tidak ada sesuatu yang benar tentangnya. Caranya adalah dengan tipu. Dia sendiri adalah seorang penipu dan semua dusta berasal darinya.
JOH 8:45 Tetapi karena apa yang Aku katakan adalah benar, kalian tidak mau percaya.
JOH 8:46 Siapa di antara kalian yang bisa buktikan bahwa apa yang Aku lakukan adalah jahat? Aku sampaikan kebenaran. Lalu mengapa kalian tidak percaya kepada-Ku?
JOH 8:47 Dia yang berasal dari Allah menyampaikan pesan Allah. Itulah alasan mengapa kalian tidak mau dengar, karena kalian bukan dari Allah.”
JOH 8:48 “Bukankah kami berhak menyebutmu orang Samaria yang kerasukan setan?” kata orang-orang Yahudi.
JOH 8:49 Jawab Yesus, “Tidak ada roh jahat di dalam Aku. Aku menghormati Bapa-ku, tetapi kalian tidak menghormati-Ku.
JOH 8:50 Saya di sini tidak ingin memuliakan diri saya sendiri. Tetapi ada Dia yang melakukan ini untukku dan yang menghakimi untuk kepentinganku.
JOH 8:51 Apa yang Aku katakan adalah benar. Siapa pun yang taat kepada perkataan-Ku tidak akan pernah mati.”
JOH 8:52 Jawab pemimpin-pemimpin Yahudi, “Sekarang kami sudah pasti bahwa ada roh jahat di dalammu. Abraham meninggal, demikian juga dengan nabi-nabi. Baru sekarang Engkau ada di sini dan berkata, ‘Bagi siapa saja yang taat kepada-Ku tidak akan pernah mati’!
JOH 8:53 Apakah kamu lebih hebat dari nenek moyang kami Abraham, dan nabi-nabi yang sudah lama meninggal? Jadi sebenarnya kamu ini siapa?”
JOH 8:54 Jawab Yesus, “Kalau Aku membuat diri-Ku sendiri hebat, itu berarti bahwa sebenarnya Aku tidak hebat. Tetapi Bapa-ku yang membuat Aku hebat. Kalian berkata bahwa Dia adalah Bapa kalian.
JOH 8:55 Tetapi kalian tidak mengenal Allah. Tetapi aku mengenal Dia. Kalau Aku berkata, ‘Aku tidak mengenal-Nya,’ maka Aku ada seorang pendusta, sama seperti kalian. Tetapi Aku memang kenal dan taat terhadap perkataan-Nya.
JOH 8:56 Ayahmu, Abraham, sangat senang ketika dia menantikan kedatanganku, dan sangat bahagia ketika dia melihat hal itu terjadi.”
JOH 8:57 Pemimpin-pemimpin Yahud berkata kepada dia, “Usia-Mu belum sampai lima puluh tahun. Bagaimana mungkin Engkau melihat Abraham?”
JOH 8:58 Jawab Yesus, “Apa yang Aku sampaikan adalah benar, Aku sudah ada sebelum Abraham dilahirkan!”
JOH 8:59 Mendengar ini mereka mengambil batu untuk melempari dia, tetapi Yesus disembunyikan dari mereka dan dia meninggalkan rumah Allah.
JOH 9:1 Saat Yesus sedang berjalan, Dia melihat ada seorang laki-laki yang buta sejak lahir.
JOH 9:2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, “Guru, dosa siapakah yang membuat orang ini lahir buta? Apakah dia yang berbuat dosa ataukah orang tuanya yang berbuat dosa?”
JOH 9:3 Jawab Yesus, “Dia ataupun kedua orang tuanya tidak berbuat dosa. Hal ini terjadi supaya orang banyak bisa melihat apa yang Allah akan buat dengan kuasa-Nya melalui dia.
JOH 9:4 Aku harus melakukan tugas-tugas dari Bapa yang sudah mengutus Aku selagi hari masih siang. Malam akan tiba, dan akan terlalu gelap untuk melakukan apapun.
JOH 9:5 Selama Aku masih berada di dunia ini Aku adalah terang dunia.”
JOH 9:6 Sesudah itu, Yesus membuang ludah ke tanah, lalu Dia mengambil dan menaruh tanah yang basah dari ludah-Nya itu, pada kedua mata orang buta itu.
JOH 9:7 “Pergilah,” perintah Yesus, “dan cucilah matamu di kolam Siloam.” (Dalam bahasa Ibrani arti “Siloam” adalah “Diutus.”) Orang itu pergi dan mencuci matanya Sesudah itu, dia bisa melihat.
JOH 9:8 Tetangga-tetangganya, dan orang-orang yang pernah melihat dia waktu dia buta berkata, “Bukankah orang ini yang biasanya duduk di sini dan mengemis.”
JOH 9:9 Ada beberapa orang berkata, “Benar, inilah orangnya.” Yang lain berkata, “Bukan, dia memang mirip orang itu.”
JOH 9:10 Mereka, lalu bertanya, “Bagaimana caranya kamu sekarang bisa melihat.”
JOH 9:11 Dia menjawab, “Orang yang bernama Yesus membuat lumpur dengan cara mencampur ludah-Nya dengan tanah untuk membuat lumpur. Lalu dia menaruh lumpur itu pada kelopak mata saya. Dia menyuruh saya pergi mencuci mata di kolam Siloam. Sesudah saya lakukan itu, saya bisa melihat.”
JOH 9:12 “Di mana orang itu sekarang?” tanya mereka. Dia menjawab, “Saya tidak tahu.”
JOH 9:13 Mereka membawa orang yang sebelumnya buta itu menghadap orang-orang Farisi,
JOH 9:14 karena Yesus membuat lumpur dan menyembuhkan orang buta itu pada hari Sabat.
JOH 9:15 Jadi orang Farisi bertanya kepada pria itu, “Bagaimana kamu sekarang bisa melihat?” Jawab orang itu, “Yesus yang menaruh lumpur pada mata saya, dan lalu saya pergi mencucinya, dan sekarang saya bisa melihat.”
JOH 9:16 Kemudian ada beberapa orang Farisi yang berkata, “Orang itu tidak mungkin diutus Allah. Dia tidak taat pada hukum hari Sabat.” Yang lainnya berkata, “Bagaimana mungkin dia orang jahat kalau dia melakukan hal ajaib?” Di antara orang-orang Farisi sendiri terjadi beda pendapat.
JOH 9:17 Lalu mereka bertanya kepada orang yang dilahirkan buta itu, “Apa pendapatmu tentang orang yang menyembuhkanmu?” Jawab orang itu, “Menurut saya, dia adalah seorang nabi.”
JOH 9:18 Tetapi pemimpin-pemimpin Yahudi sebenarnya tidak percaya bahwa orang itu sebelumnya buta dan sekarang bisa melihat. Jadi mereka memanggil orang tua pria itu.
JOH 9:19 Mereka bertanya kepada mereka, “Apakah ini anakmu yang kamu katakan terlahir buta? Jadi bagaimana sekarang dia bisa melihat?”
JOH 9:20 Jawab mereka, “Kami yakin bahwa dia adalah anak kami yang dilahirkan buta.
JOH 9:21 Tetapi kami tidak tahu bagaimana dia bisa melihat, dan kami juga tidak mengenal orang yang menyembuhkan matanya! Tanyakan saja padanya! Dia sudah dewasa dan bisa menjawab sendiri.”
JOH 9:22 Orang tuanya menjawab seperti itu sebab mereka takut kepada pemimpin-pemimpin Yahudi. Mereka tahu bahwa pemimpin-pemimpin itu sudah sepakat kalau ada orang yang menyatakan bahwa Yesus adalah Kristus, mereka akan menjadi dikeluarkan dari rumah pertemuan.
JOH 9:23 Itulah alasan mengapa orang tuanya menjawab, “Dia sudah cukup umur untuk bisa menjawab sendiri.”
JOH 9:24 Sekali lagi orang yang sebelumnya buta itu dipanggil untuk menghadap. Pemimpin-pemimpin itu berkata kepadanya, “Kamu harus mengucap syukur kepada Allah. Kami tahu bahwa orang yang menyembuhkanmu itu berdosa.”
JOH 9:25 Dia jawab, “Saya tidak tahu apakah orang itu baik atau jahat Yang saya tahu adalah: Dulu saya buta, tetapi sekarang saya sudah bisa melihat!”
JOH 9:26 Lalu mereka bertanya lagi, “Apa yang dia lakukan kepadamu? Bagaimana dia menyembuhkanmu?”
JOH 9:27 Dia menjawab, “Saya sudah katakan tadi, dan kalian tidak mendengar? Mengapa kalian ingin saya menceritakannya kembali? Apakah kalian juga ingin menjadi pengikutnya?”
JOH 9:28 Hal ini membuat mereka marah, dan mereka menghinanya dengan berkata, “Kamulah pengikut orang itu, tetapi kami adalah pengikut-pengikut Musa.
JOH 9:29 Kami tahu bahwa Allah berbicara dengan Musa, sedangkan orang ini, kita bahkan tidak tahu dari mana dia berasal!”
JOH 9:30 Jawaban orang itu, “Sangat mengherankan! Dia menyembuhkan saya tetapi kalian tidak tahu asal usulnya!
JOH 9:31 Kami tahu bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa Tetapi Allah mendengarkan permohonan orang yang menunjukkan rasa hormat dan taat kepada-Nya.
JOH 9:32 Sebelum hal ini terjadi, belum pernah ada orang yang menyembuhkan mata orang yang dilahirkan buta.
JOH 9:33 Kalau orang ini tidak berasal dari Allah, dia tidak akan mungkin melakukan sesuatu seperti ini.”
JOH 9:34 Jawab mereka, “Kamu dilahirkan buta! Dan sekarang kamu mau mengajar kami?!” Lalu mereka mengusir dia dari rumah pertemuan.
JOH 9:35 Yesus mendengar bahwa orang itu diusir dari rumah pertemuan Dia mencarinya dan berkata, “Apakah kamu percaya kepada Anak Allah?”
JOH 9:36 Jawab orang itu, “Bapak, siapakah Anak Allah Katakanlah, supaya saya bisa percaya kepada-Nya.”
JOH 9:37 Yesus berkata, “Kamu sudah melihat Dia Orang yang sedang bicara denganmu saat ini adalah Anak Allah.”
JOH 9:38 Jawab orang itu, “Saya percaya!” Dia lalu dia bersujud menyembah-Nya.
JOH 9:39 Yesus berkata, “Aku datang ke dunia ini untuk menghakimi orang, supaya orang buta bisa melihat, dan orang yang bisa melihat akan menjadi buta.”
JOH 9:40 Pada saat itu ada beberapa orang Farisi yang sedang berdiri bersama Yesus. Mereka mendengar apa yang Dia katakan. Lalu mereka bertanya, “Jadi yang Engkau maksudkan adalah kami juga buta?”
JOH 9:41 Jawab Yesus kepada mereka, “Kalau kalian buta, kalian tidak akan bersalah, tetapi karena sekarang kalian mengatakan bahwa ‘Kami bisa melihat,’ maka kalian tetap bersalah.”
JOH 10:1 “Apa yang Aku katakan adalah benar: siapa pun yang tidak masuk melalui gerbang kandang domba tetapi memanjat dengan cara lain adalah pencuri dan perampok.
JOH 10:2 Tetapi orang yang masuk melalui pintu, dialah orang yang memelihara domba-domba.
JOH 10:3 Penjaga pintu akan membuka pintu untuk dia, dan domba-domba mengenali suaranya. Dia memanggil nama setiap domba dan menuntun keluar domba-domba itu.
JOH 10:4 Ketika domba-domba miliknya berada di luar, dia berjalan di depan domba-dombanya Domba-domba akan mengikutinya karena mengenali suaranya.
JOH 10:5 Domba-domba itu tidak akan mengikuti orang lain, malah akan melarikan diri dari orang itu karena tidak mengenali suaranya.
JOH 10:6 Ketika Yesus memberikan ilustrasi ini, mereka yang mendengarkan dia tidak mengerti apa yang dia maksud.”
JOH 10:7 Jadi Yesus berkata lagi, “Aku mengatakan yang sesungguhnya Aku-lah pintu dari kandang domba.
JOH 10:8 Semua orang yang datang sebelum saya adalah pencuri dan perampok, tetapi domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
JOH 10:9 Akulah pintu Siapapun yang masuk melalui Aku akan disembuhkan. Dia bisa masuk keluar sesuka hatinya dan tersedia makanan untuk dia makan.
JOH 10:10 Si pencuri hanya datang untuk mencuri, membunuh dan menghabisi domba-domba itu. Aku sudah datang supaya manusia bisa hidup dan bisa benar-benar menikmati hidup.
JOH 10:11 Aku adalah gembala yang baik. Akulah yang merawat domba-domba itu. Gembala yang baik rela mati demi domba-dombanya.
JOH 10:12 Ada orang yang bekerja supaya bisa menerima upah. Siapa yang melakukan itu tidak begitu peduli karena domba-domba bukan miliknya. Kalau dia melihat ada binatang buas yang datang, dia akan melarikan diri supaya bisa selamat. Binatang buas itu akan menangkap salah satu domba, dan yang lain akan lari kemana-mana.
JOH 10:13 Pekerja itu melakukannya karena dia tidak peduli pada yang terjadi pada domba-domba dan dia hanya bekerja supaya bisa menerima upah.
JOH 10:14 Akulah Gembala yang baik. Aku mengenali domba-domba-Ku, dan domba-domba-Ku juga mengenali Aku.
JOH 10:15 Sama seperti Bapa-Ku mengenali Aku, Aku juga mengenali-Nya. Aku rela mati untuk menyelamatkan domba-domba.
JOH 10:16 Aku juga punya domba-domba lain yang tidak tergabung dengan kawanan domba ini. Saya juga akan membawa mereka juga. Domba-domba itu akan mendengarkan suara-Ku. Lalu semua domba akan berkumpul menjadi satu kawanan, dan dengan hanya satu gembala saja.
JOH 10:17 Oleh karena itu, Bapa-Ku sangat mengasihi Aku, karena Aku rela mati supaya Aku bisa hidup kembali.
JOH 10:18 Tidak seorangpun yang mengambil nyawa-Ku, Aku yang memutuskan untuk menyerahkannya. Aku mempunyai kuasa hak untuk menyerahkan nyawa-Ku dan hak untuk mengambilnya kembali. Inilah perintah yang Bapa-Ku berikan kepada-Ku.”
JOH 10:19 Lalu terjadi pertengkaran antara orang-orang Yahudi karena perkataan Yesus.
JOH 10:20 Banyak di antara mereka berkata, “Dia dikuasai roh jahat sehingga dia menjadi gila. Untuk apa mendengarkan dia?”
JOH 10:21 Ada sebagian yang mengatakan, “Orang mana yang dikuasai roh jahat yang akan berkata-kata seperti Dia. Apakah ada roh jahat yang bisa membuat orang buta melihat!”
JOH 10:22 Saat itu musim dingin, dan waktu Festival Penahbisan di Yerusalem.
JOH 10:23 Yesus sedang berjalan di bagian rumah Allah yang disebut tempat peristirahatan Salomo.
JOH 10:24 Orang-orang Yahudi mengelilingi Yesus dan berkata, “Untuk berapa lamakah Engkau akan membuat kami bertanya-tanya tentang hal ini? Kalau memang Engkau adalah Kristus, katakanlah dengan terus terang.”
JOH 10:25 Lalu Yesus berkata, “Aku sudah mengatakannya, tetapi kalian tidak percaya. Bapa-Ku sudah memberi kuasa kepada-Ku untuk melakukan hal-hal ajaib. Keajaiban yang Aku lakukan membuktikan siapa Aku yang sebenarnya.
JOH 10:26 Kalian masih tidak percaya, karena kalian tidak termasuk dari domba-dombaku. Aku sudah mengatakan hal ini sebelumnya.
JOH 10:27 Domba-dombaku mengenali suara-Ku, dan sebaliknya Aku juga mengenal mereka. Mereka akan selalu mengikuti Aku.
JOH 10:28 Aku memberikan kepada mereka hidup untuk selama-lamanya. Mereka tidak akan pernah mati. Tidak ada seorang pun yang bisa merampas mereka dari tangan-Ku.
JOH 10:29 Bapa-Ku yang sudah memberikan domba-domba itu kepada-Ku. Dia lebih berkuasa daripada dari semua yang ada. Tidak ada seorang pun yang bisa merampas mereka dari tangan Bapa-Ku.
JOH 10:30 Bapa dan Aku adalah satu.”
JOH 10:31 Lalu pemimpin-pemimpin Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus sampai mati.
JOH 10:32 Yesus berkata kepada mereka, “Aku sudah mengerjakan banyak hal baik yang datang dari Bapa-Ku. Dari banyak hal itu, untuk hal manakah kalian ingin membunuh-Ku?”
JOH 10:33 Jawab pemimpin-pemimpin Yahudi, “Kami tidak membunuh-Mu untuk hal-hal baik yang Kamu lakukan, tetapi untuk penistaan. Kamu hanya adalah manusia biasa, namun kamu katakan diri-Mu adalah Allah.”
JOH 10:34 Lalu Yesus menjawab mereka, “Bukankah sudah tertulis dalam hukummu bahwa ‘Aku berkata, Kamu adalah allah’?
JOH 10:35 Tertulis bahwa Allah berbicara kepada manusia, dan Dia menyebut mereka dengan allah-allah. Tidak ada yang bisa mengubah perkataan dalam Kitab Suci.
JOH 10:36 Jadi mengapa kalian mengatakan orang yang dipilih dan diutus Bapa ke dunia adalah penghujatan karena saya berkata ‘Aku adalah Anak Allah’?
JOH 10:37 Kalau Aku tidak melakukan pekerjaan Bapa-ku, kalian tidak usah taat kepada apa yang Aku ajarkan
JOH 10:38 Tetapi kalau Aku mengerjakan pekerjaan Allah, percayalah pada hal-hal yang Aku kerjakan itu sekalipun kalian tidak percaya kepada Aku. Dengan begitu, kalian akan ketahui dan kalian akan percaya bahwa Bapa-Ku ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam Bapa-Ku.”
JOH 10:39 Jadi mereka berusaha untuk menahan-Nya. Tetapi Yesus berhasil meloloskan diri dari mereka.
JOH 10:40 Kemudian Yesus pergi ke seberang Sungai Yordan. Dia pergi ke tempat di mana Yohanes pertama kali membaptiskan orang. Yesus tinggal di sana untuk beberapa waktu lamanya.
JOH 10:41 Banyak orang yang datang kepada-Nya di sana dan mereka berkata, “Yohanes sendiri tidak melakukan hal-hal ajaib. Tetapi segala sesuatu yang Yohanes katakan tentang orang ini memang benar.”
JOH 10:42 Di sana, banyak orang menjadi percaya kepada Yesus.
JOH 11:1 Ada seorang yang bernama Lazarus yang jatuh sakit. Dia tinggal di Betania bersama kedua saudara perempuannya bernama Maria dan Marta.
JOH 11:2 (Maria adalah perempuan yang sama yang akan menyirami minyak wangi pada kaki Yesus dan mengeringkannya dengan rambutnya.)
JOH 11:3 Jadi kedua saudara perempuan itu mengutus seseorang untuk memberitahu Yesus. Orang itu berkata, “Tuan, orang yang Engkau kasihi sedang jatuh sakit.”
JOH 11:4 Ketika Yesus menerima pesan itu, Dia berkata, “Penyakit ini tidak akan mengakibatkan kematian. Hal ini terjadi untuk membuktikan kepada manusia tentang kuasa Allah Anak Allah akan dimuliakan melalui kejadian ini.”
JOH 11:5 Yesus sangat mengasihi Marta, saudara perempuannya dan Lazarus.
JOH 11:6 Tetapi ketika Dia mendengar bahwa Lazarus sedang jatuh sakit, selama dua hari, Dia tetap tinggal di tempat di mana dia sedang berada saat itu.
JOH 11:7 Sesudah itu, Dia berkata kepada murid-muridnya, “Marilah kita balik ke Yehuda.”
JOH 11:8 Lalu murid-muridnya berkata, “Rabi, belum lama ini pemimpin-pemimpin Yahudi ingin melemparimu dengan batu sampai mati. Apakah Engkau benar-benar mau kembali ke sana?”
JOH 11:9 Jawab Yesus kepada mereka, “Bukankah dalam satu hari matahari bersinar selama dua belas jam Kalau? Seseorang berjalan pada siang hari, dia tidak akan jatuh Dia dapat melihat karena terang bagi dunia ini
JOH 11:10 Tetapi kalau seseorang berjalan pada malam hari, dia akan tersandung karena tidak ada terang.”
JOH 11:11 Sesudah Yesus berkata itu, Dia berkata, “Sahabat kita, Lazarus sedang tidur, tetapi Aku akan membangunkannya.”
JOH 11:12 Murid-muridnya berkata, “Tuhan, kalau dia sedang tidur, berarti tidak akan terjadi sesuatu.”
JOH 11:13 Murid-murid berpikir bahwa apa yang Dia maksudkan adalah tidur untuk beristirahat.
JOH 11:14 Lalu dengan terus terang Yesus berkata, “Lazarus sudah mati.
JOH 11:15 Sebenarnya, aku senang tidak berada di sana untuk menyembuhkan dia. Karena dengan kejadian ini, kalian akan benar-benar percaya pada Aku Tetapi marilah, kita pergi kepadanya.”
JOH 11:16 Lalu Tomas, yang juga disebut Si Kembar, berkata kepada murid-murid yang lain “Ayo, kita juga ikut, biarlah kita mati bersama-sama dengan Yesus.”
JOH 11:17 Jadi, waktu Yesus tiba dia menemukan bahwa Lazarus sudah dikubur selama empat hari.
JOH 11:18 (Betania jaraknya kurang lebih tiga kilometer dari Yerusalem.)
JOH 11:19 Banyak orang Yahudi sudah datang untuk melayat dan sedang mengunjungi Marta dan Maria untuk memberi penghiburan atas kematian saudara laki-laki mereka.
JOH 11:20 Ketika Marta mendengar bahwa Yesus sudah tiba, dia pergi menyambutnya. Sementara itu, Maria tinggal di rumah.
JOH 11:21 Marta berkata kepada Yesus, “Tuhan, kalau saja Engkau berada di sini, saudaraku tidak akan meninggal!
JOH 11:22 Tetapi walaupun seperti itu, saya yakin bahwa Allah akan memberi-Mu apa pun yang Engkau minta dari-Nya.”
JOH 11:23 Jawab Yesus, “Saudaramu itu akan hidup kembali.”
JOH 11:24 Marta berkata kepada-Nya, “Saya tahu bahwa dia akan bangkit pada waktu semua orang mati dibangkitkan pada di hari terakhir.”
JOH 11:25 Yesus berkata, “Aku-lah yang akan membangkitkan kembali dan memberi hidup bagi mereka. Siapa pun yang percaya kepada-Ku akan hidup, sekalipun dia sudah mati.
JOH 11:26 Dan siapa pun yang masih hidup dan percaya kepada Aku tidak akan pernah mati. Apakah kamu percaya hal ini?”
JOH 11:27 Jawabnya, “Iya, Tuhan, saya percaya bahwa Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang akan datang ke dalam dunia ini.”
JOH 11:28 Sesudah dia berkata itu, dia kembali untuk memanggil saudaranya, Maria katanya, “Maria, Guru sudah datang, dan Dia mau bertemu denganmu.”
JOH 11:29 Ketika Maria mendengar hal ini, dia langsung berdiri dan pergi untuk ketemu Yesus.
JOH 11:30 Saat itu, Yesus belum sampai di kampung Dia masih berada di tempat yang sama di mana Marta menyambut-Nya.
JOH 11:31 Orang-orang Yahudi yang sedang berada di rumah bersama Maria untuk menghiburnya melihat bahwa dia bangun dengan cepat dan pergi. Mereka mengikuti dia. Mereka berkata, “Dia akan pergi ke kubur untuk meratap.”
JOH 11:32 Saat Maria sampai di tempat di mana Yesus sedang berada, dia melihatnya, dan berlutut di hadapan-Nya sambil berkata, “Tuhan, kalau saja Engkau ada di sini, saudaraku tidak mungkin meninggal!”
JOH 11:33 Yesus melihat bahwa dia sedang menangis. Dia juga melihat bahwa orang-orang yang datang bersama dia juga sedang menangis. Yesus merasa sangat sedih dan bermasalah.
JOH 11:34 Katanya, “Di manakah kalian menguburnya?” Jawab mereka, “Ikutlah bersama kami, Tuhan dan lihatlah.”
JOH 11:35 Lalu Yesus pun menangis.
JOH 11:36 Kata orang-orang yang berada di sana, Lihatlah, Dia benar-benar mengasihi Lazarus.
JOH 11:37 Ada di antara orang-orang itu yang berkata, “Orang ini membuat orang buta melihat Mengapa dia tidak selamatkan Lazarus dari kematian.”
JOH 11:38 Yesus sangat bermasalah dan dia pergi ke kuburan yaitu sebuah goa dengan batu besar ditempatkan di pintu masuk.
JOH 11:39 Lalu Yesus berkata kepada orang-orang yang berada di situ, “Pindahkan batu itu.” Marta saudara orang yang sudah mati berkata, “Tuhan, pastilah jenazahnya sudah bau karena sudah empat hari dia dikuburkan.”
JOH 11:40 Jawab Yesus kepadanya, “Bukankah Aku sudah katakan, kalau kamu percaya Allah, kamu akan melihat kemuliaan-Nya.”
JOH 11:41 Jadi mereka mendorong batu besar yang menutupi pintu kuburan, dan Yesus melihat ke atas dan berkata, “Bapa, Aku bersyukur karena Engkau sudah mendengarkan Aku.
JOH 11:42 Aku tahu bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi Aku katakan hal ini supaya orang-orang yang sedang berdiri di sini percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku.”
JOH 11:43 Sesudah dia berkata seperti itu, dia berteriak, “Lazarus, keluarlah!”
JOH 11:44 Lalu keluarlah orang mati itu. Kain yang mereka pakai untuk menguburnya masih terikat pada tangan dan kakinya. Mukanya juga masih terikat dengan kain. Kata Yesus kepada orang-orang, “Lepaskanlah kain-kain itu supaya dia bisa bebas berjalan.”
JOH 11:45 Akibatnya banyak orang Yahudi yang datang untuk menghibur Maria dan yang melihat apa yang dilakukan Yesus menaruh kepercayaan mereka kepada-Nya.
JOH 11:46 Tetapi ada dari antara mereka yang pergi kepada orang-orang Farisi untuk menceritakan apa yang sudah dibuat Yesus.
JOH 11:47 Jadi Kepala Imam dan orang-orang Farisi berkumpul untuk rapat dewan penguasa. Mereka berkata, “Apa yang kan kami lakukan. Orang ini melakukan banyak hal ajaib.
JOH 11:48 Kalau kami tidak membuatnya berhenti, orang-orang akan percaya kepada-Nya. Nanti penguasa Romawi akan datang dan menghancurkan kota suci kita, dan juga bangsa kita.”
JOH 11:49 Pada tahun itu, Kayafas bertugas sebagai imam kepala dan dia adalah salah satu orang di antara mereka yang berada di situ Dia berkata, “Kalian tidak tahu apa-apa!
JOH 11:50 Kalian tidak mengerti, akan lebih baik bagi kita kalau ada satu orang yang mati demi bangsa kita.”
JOH 11:51 Dia tidak mengatakan ini atas namanya sendiri, tetapi sebagai imam kepala tahun itu dia menubuatkan bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu.
JOH 11:52 Dan ini bukan hanya untuk bangsa Yahudi, tetapi untuk semua anak-anak Allah yang tercerai-berai agar mereka dapat dikumpulkan dan dijadikan satu.
JOH 11:53 Jadi, pada hari itu pemimpin-pemimpin Yahudi membuat rencana untuk membunuh Yesus.
JOH 11:54 Itulah mengapa Yesus tidak lagi keluar terang-terangan di depan umum Dia pergi ke daerah yang lain dekat padang gurun, ke kota Efraim. Di sana Dia tinggal bersama murid-muridnya.
JOH 11:55 Tibalah waktunya untuk orang Yahudi merayakan Paskah, dan banyak orang pergi dari pedesaan ke Yerusalem untuk menyucikan diri mereka untuk Paskah.
JOH 11:56 Banyak orang mencari Yesus, mereka berdiri di halaman rumah Allah berbicara satu sama yang lain, “Bagaimana menurutmu? Apakah dia akan datang mengikuti perayaan?”
JOH 11:57 Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberi perintah agar siapa pun yang mengetahui di mana Yesus berada, harus melaporkannya sehingga mereka dapat menangkapnya.
JOH 12:1 Enam hari sebelum perayaan Paskah, Yesus pergi ke tempat tinggal Lazarus di Betania. Larazus ini adalah orang yang sama yang Yesus hidupkan kembali.
JOH 12:2 Di sana makan malam diatur untuk menghormati-Nya. Marta membantu menyajikan makanan sementara Lazarus duduk di meja bersama Yesus dan tamu-tamu lainnya.
JOH 12:3 Maria membawa setengah liter parfum yang sangat mahal itu dan mengoleskannya di kaki Yesus, lalu mengeringkan kaki-Nya dengan rambut panjangnya. Aroma parfum tercium di seluruh rumah.
JOH 12:4 Tetapi, salah satu dari para murid, yaitu Yudas Iskariot, yang di kemudian hari mengkhianati Yesus, berkata,
JOH 12:5 “Mengapa minyak ini tidak dijual dan uangnya diberikan untuk orang-orang miskin? Minyak itu setidaknya seharga tiga ratus dinari.”
JOH 12:6 Yudas mengatakan hal itu bukan karena dia peduli dengan orang miskin, tetapi karena dia seorang pencuri. Dia adalah orang yang menjaga uang para murid dan dia sering mengambil sebagian untuk dirinya sendiri.
JOH 12:7 Lalu Yesus menegurnya, “Jangan mencela dia. Dia melakukan ini sebagai persiapan untuk hari penguburan saya.
JOH 12:8 Orang miskin akan selalu berada di sekitar kalian, tetapi Aku tidak selamanya akan ada bersama kalian.”
JOH 12:9 Banyak orang Yahudi tahu bahwa Yesus sedang berada di Betania, jadi mereka ke sana bukan saja untuk bertemu Yesus, tetapi juga untuk bertemu Lazarus yang sudah Yesus hidupkan kembali dari kematian.
JOH 12:10 Imam-imam kepala juga membuat rencana untuk membunuh Lazarus,
JOH 12:11 karena banyak orang Yahudi meninggalkan imam-imam dan menjadi percaya kepada Yesus karena Lazarus.
JOH 12:12 Keesokan harinya orang banyak yang datang untuk perayaan Paskah mendengar bahwa Yesus sedang dalam perjalanan ke Yerusalem.
JOH 12:13 Jadi mereka membawa daun-daun palem dan pergi keluar kota untuk menyambut dia Mereka berteriak, “Pujilah Allah! Allah memberkati Raja Israel, Dia datang dalam nama Tuhan!”
JOH 12:14 Yesus menemukan seekor keledai kecil, dan menaikinya dia melakukan hal ini seperti yang sudah tertulis di dalam Firman Tuhan,
JOH 12:15 “Hai orang-orang yang tinggal di Yerusalem, Jangan takut! Lihatlah, rajamu datang, menunggangi seekor keledai muda.”
JOH 12:16 Murid-murid-Nya tidak mengerti saat peristiwa itu terjadi Tetapi waktu Yesus dimuliakan, mereka ingat kembali pada hal-hal ini yang sudah tertulis tentang Dia Mereka ingat bahwa orang-orang sudah melakukan hal-hal ini kepada-Nya.
JOH 12:17 Banyak orang yang ada bersama Yesus, waktu dia memanggil Lazarus keluar dari kubur dan menghidupkan dia kembali dari kematian dan sedang bercerita. Mereka menceritakan tenang apa yang sudah Yesus lakukan.
JOH 12:18 Itulah alasan mengapa banyak orang pergi untuk menyambut Yesus, karena mereka sudah mendengar tentang hal ajaib yang sudah Dia buat.
JOH 12:19 Orang-orang Farisi berkata yang satu kepada yang lain, “Lihatlah, kalian tidak bisa menghentikan hal ini Orang-orang dari mana-mana mengikuti Dia.”
JOH 12:20 Ada orang-orang Yunani yang juga berada di Yerusalem untuk mengikuti perayaan untuk menyembah Allah.
JOH 12:21 Mereka pergi bertemu Filipus yang berasal dari Betania, di daerah Galilea Mereka berkata, “Bapak, kami ingin bertemu Yesus.”
JOH 12:22 Filipus lalu memberitahu Andreas, dan mereka berdua pergi memberitahu Yesus.
JOH 12:23 Yesus berkata, “Waktunya sudah tiba untuk Anak Manusia dimuliakan.
JOH 12:24 Dengan pasti, Aku katakan yang sebenar-benarnya, Yang akan terjadi pada-Ku bisa disamakan seperti satu biji gandum. Kalau biji gandum tidak ditanam dalam tanah untuk mati, biji gandum itu akan tetap biji saja. Tetapi kalau biji gandum itu ditanam lalu mati, berarti biji itu akan tumbuh dan menghasilkan banyak gandum.
JOH 12:25 Siapapun yang berusaha untuk mempertahankan hidupnya akan kehilangannya. Siapapun yang merelakan hidupnya dalam dunia iniakan memiliki hidup untuk selama-lamanya.
JOH 12:26 Kalau ada yang mau mengerjakan tugas-Ku, dia harus pergi ke mana pun Aku pergi Dengan begiu, dia dan Aku akan bersama Bapa-Ku akan menghargai siapapun yang bekerja melayani Aku.
JOH 12:27 Saat ini saya sangat bermasalah. Apakah Aku harus katakan, Ya Bapa, selamatkanlah Aku dari penderitaan ini Tidak! Oleh karena Aku datang ke dunia untuk mengalami penderitaan ini.
JOH 12:28 Bapa, tunjukkan kemuliaan karaktermu.” Lalu terdengar suara dari surga yang berkata, “Saya telah menunjukkan kemuliaannya, dan saya akan menunjukkannya lagi.”
JOH 12:29 Ada orang-orang yang berdiri tidak jauh. Ketika mereka mendengar suara, mereka berkata, “Itu suara guntur.” Yang lain katakan, “Bukan, itu suara malaikat yang berbicara dengan-Nya.”
JOH 12:30 Yesus menjawab mereka, “Suara itu bukan untuk Aku dengar, tetapi supaya kalian mendengar.
JOH 12:31 Sekarang adalah penghakiman dunia ini; sekarang pangeran dunia ini akan dibuang.
JOH 12:32 Tetapi ketika saya diangkat dari bumi, saya akan menarik semua orang kepada saya.”
JOH 12:33 (Yesus menyampaikan hal itu untuk memberitahu bagaimana dia akan mati.)
JOH 12:34 Orang-orang menjawab-Nya, “Dalam Hukum Taurat kami, dikatakan bahwa Mesias akan hidup untuk selama-lamanya. Jadi bagaimana kamu bisa mengatakan Anak Manusia harus ‘diangkat’? Siapakah ‘Anak Manusia’ itu?”
JOH 12:35 Lalu Yesus katakan kepada mereka, “Terang di antara kalian tinggal sebentar saja Berjalanlah terus selagi masih ada terang, jangan sampai kalian harus berjalan dalam kegelapan, sehingga kalian tidak bisa melihat kemana kalian pergi.
JOH 12:36 Taruh kepercayaan kalian pada terang selagi kalian masih memilikinya sehingga kalian bisa menjadi anak-anak terang.” Ketika Yesus mengatakan ini kepada mereka, dia pergi dan menyembunyikan diri dari mereka.
JOH 12:37 Tetapi mereka tetap tidak mempercayai Dia sekalipun mereka sudah melihat segala perbuatan ajaib yang Dia lakukan di tengah-tengah mereka.
JOH 12:38 Apa yang dulu dikatakan nabi Yesaya menjadi nyata Dia sudah katakan, “Tuhan, siapakah yang sudah percaya apa yang sudah kami ajarkan? Kepada siapa kuasa Tuhan dinyatakan?”
JOH 12:39 Mereka tidak dapat mempercayainya, dan sebagai hasilnya mereka memenuhi apa yang juga dikatakan Yesaya:
JOH 12:40 “Dia sudah membuat mata mereka menjadi buta, dan membuat hati mereka menjadi keras, jadi mereka tidak bisa melihat dengan mata mereka, atau mengerti dengan hati merekaalau saja mereka berbalik, Dia akan menyembuhkan mereka.”
JOH 12:41 Yesaya melihat kemuliaan Yesus dan mengatakan ini tentang Dia.
JOH 12:42 Bahkan banyak dari para pemimpin yang mempercayai-Nya. Namun, mereka tidak menyatakannya dengan terus terang sebab mereka tidak ingin kelompok Farisi mengeluarkan mereka dari rumah-rumah ibadah.
JOH 12:43 Hal ini terjadi karena mereka lebih ingin dipuji manusia dibandingkan mendapatkan pujian dari Allah.
JOH 12:44 Yesus katakan dengan suara keras, “Siapapun yang percaya kepada Aku, tidak saja percaya kepada-Ku, tetapi percaya juga pada Dia yang mengutus Aku.
JOH 12:45 Siapapun yang melihat Aku juga akan melihat Dia yang mengutus Aku!
JOH 12:46 Akulah terang yang sudah datang ke dunia. Siapapun yang percaya kepada-Ku tidak akan tinggal dalam kegelapan.
JOH 12:47 Siapapun yang mendengar perkataan-Ku dan tidak percaya pada perkataan-Ku itu, Aku tidak akan menghakimi mereka. Aku tidak datang ke dunia ini untuk menghakimi Aku datang untuk menyelamatkan dunia.
JOH 12:48 Siapapun yang menolak Aku, dan tidak menghiraukan apa yang Aku ajarkan akan dihakimi pada Hari Penghakiman sesuai dengan apa yang sudah Aku katakan.
JOH 12:49 Sebab Aku tidak mengatakannya atas kuasa-Ku sendiri tetapi dari Bapa-Ku yang sudah mengutus Aku. Dialah yang memberi perintah langsung soal apa yang harus Aku katakan dan cara menyampaikannya.
JOH 12:50 Aku tahu bahwa apa yang Dia katakan kepada-Ku untuk dikatakan membawa hidup yang kekal — jadi apa pun yang Aku katakan adalah apa yang Bapa katakan kepada-Ku.”
JOH 13:1 Itu adalah hari sebelum perayaan Paskah, dan Yesus tahu bahwa waktunya telah tiba untuk meninggalkan dunia ini dan pergi kepada Bapa-Nya. Dia telah mencintai orang-orang di dunia yang adalah miliknya, dan dia sekarang menunjukkan cintanya yang sepenuhnya kepada mereka.
JOH 13:2 Saat itu saat makan malam, dan iblis telah menaruh pikiran untuk mengkhianati Yesus ke dalam pikiran Yudas, putra Simon Iskariot.
JOH 13:3 Yesus tahu bahwa Bapa-Nya sudah menyerahkan segalanya di bawah kuasa-Nya, dan Dia tahu bahwa Dia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
JOH 13:4 Saat mereka sedang makan, Yesus berdiri dan membuka jubahnya, dan Dia mengambil sebuah handuk dan mengikat handuk itu di pinggang-Nya.
JOH 13:5 Lalu Yesus mengisi air ke dalam sebuah baskom, dan mulai mencuci kaki murid-murid-Nya. Dia mengeringkan kaki mereka menggunakan handuk yang sudah Dia ikat di pinggang-Nya.
JOH 13:6 Saat Dia sampai pada Simon Petrus, Petrus berkata kepada-Nya, “Tuhan, apakah Engkau akan mencuci kaki saya?”
JOH 13:7 Jawab Yesus, “Kamu tidak mengerti sekarang apa yang sedang Aku lakukan, tetapi nanti kamu akan mengerti.”
JOH 13:8 Petrus berkata kepada-Nya, “Saya tidak mau Engkau mencuci kaki saya!” Jawab Yesus, “Kalau Aku tidak mencuci kakimu, berarti kamu bukan milik-Ku.”
JOH 13:9 Simon Petrus memprotes, “Tidak! Engkau tidak akan pernah mencuci kaki saya!”
JOH 13:10 Yesus berkata, “Mereka yang telah mandi hanya perlu membasuh kaki mereka dan kemudian mereka benar-benar bersih. Kalian bersih, tetapi beberapa dari kalian tidak bersih.”
JOH 13:11 Karena Dia tahu siapa yang akan mengkhianati Dia. Itulah alasannya itu Dia berkata, “Ada di antara kalian yang belum bersih.”
JOH 13:12 Sesudah Yesus selesai mencuci kaki mereka, Dia mengambil dan memakai jubah-Nya dan duduk kembali bersama mereka. Dia bertanya, “Apakah kalian mengerti apa yang sudah saya buat bagi kalian?”
JOH 13:13 “Kalian memanggil-Ku ‘Guru’ dan ‘Tuhan,’ dan memang benar, karena Aku adalah Guru dan Tuhan kalian.
JOH 13:14 Jadi jika Aku, Tuhan dan Guru kalian yang sudah mencuci kaki kalian, kemudian kalian juga harus mencuci kaki satu sama yang lain.
JOH 13:15 Aku sudah memberikan contoh tentang apa yang harus kalian lakukan. Sekarang lakukanlah seperti yang sudah Aku lakukan.
JOH 13:16 Aku katakan yang sesungguhnya, seorang hamba tidak lebih baik dari pada tuannya. Seorang pembawa pesan tidak lebih besar daripada yang mengirimnya.
JOH 13:17 Sekarang karena kalian sudah mengerti semua ini, kalian akan mendapatkan berkat jika kalian melakukannya.
JOH 13:18 Aku tidak bicara soal kalian semua, tetapi Aku sudah kenal benar orang-orang yang sudah Aku pilih. Namun hal ini untuk memastikan bahwa yang tertulis di dalam Firman Tuhan akan terjadi, ‘Dia yang makan bersama-Ku dia telah berbalik melawan Aku.’
JOH 13:19 Aku menyampaikan hal ini sekarang supaya kalau hal itu terjadi, kalian akan menjadi yakin tentang Aku.
JOH 13:20 Apa yang Aku katakan adalah benar. Orang yang menerima orang yang Aku utus, menerima Aku. Siapa yang menerima Aku juga menerima Bapa yang mengutus Aku.”
JOH 13:21 Ketika Yesus selesai menyampaikan hal itu, Dia menjadi sangat sedih. Dia berkata, “Aku katakan yang sebenar-benarnya, salah satu dari antara kalian akan mengkhianati aku.”
JOH 13:22 Murid-murid saling melihat satu sama yang lain. Mereka tidak tahu siapa di antara mereka yang sedang Yesus bicarakan.
JOH 13:23 Di sebelah kanan duduk murid yang dikasihi Yesus dan sedang bersandar kepada-Nya.
JOH 13:24 Simon Petrus memberi tanda dengan gerakan tangan kepada murid itu supaya dia bertanya kepada Yesus siapa yang Dia maksudkan.
JOH 13:25 Dengan mendekatkan kepala ke arah Yesus, murid itu bertanya, “Tuhan, siapa yang Kamu maksudkan itu?”
JOH 13:26 Jawab Yesus, “Orangnya adalah dia yang akan menerima sepotong roti yang Aku celupkan ke dalam mangkok.”
JOH 13:27 Begitu Yudas menerima sepotong roti itu, Iblis masuk ke dalam dirinya. Yesus berkata kepadanya, “Cepat lakukanlah apa yang kamu rencanakan.”
JOH 13:28 Tidak ada seorang pun yang ada di meja itu yang mengerti apa yang Yesus maksudkan.
JOH 13:29 Karena Yudas yang menyimpan kantong uang bersama, ada di antara mereka yang kira bahwa Yesus sedang menyuruhnya untuk membeli sesuatu untuk perayaan, atau Dia menginginkan Yudas memberi sesuatu kepada orang miskin.
JOH 13:30 Ketika Yudas menerima roti, dia langsung keluar dalam malam.
JOH 13:31 Sesudah Yudas keluar, Yesus berkata, “Sekarang Anak Manusia akan dimuliakan. Dan Allah akan dimuliakan melalui apa yang terjadi atas-Ku.
JOH 13:32 Dan kalau Allah dimuliakan melalui-Ku, Allah akan segera memuliakan Aku.
JOH 13:33 Anak-anak-Ku, waktu-Ku dengan kalian tinggal sedikit saja. Kalian akan mencari Aku, dan seperti yang sudah Saya sampaikan kepada orang-orang Yahudi, kalian tidak bisa ikut ke tempat yang Aku akan pergi.
JOH 13:34 Aku memberikan kalian perintah yang baru: Kasihilah satu sama yang lain. Sama seperti Aku sudah mengasihi kalian, oleh karena itu kalian harus saling mengasihi.
JOH 13:35 Dengan begitu, setiap orang akan tahu bahwa kalian adalah murid-murid-Ku, kalau kalian saling mengasihi.”
JOH 13:36 Simon Petrus berkata, “Kemanakah Engkau akan pergi, Tuhan?” Jawab Yesus, “Tempat ke mana Aku pergi, untuk saat ini kamu tidak bisa ikut. Tetapi nanti kamu akan menyusul-Ku.”
JOH 13:37 Petrus bertanya lagi, “Tuhan, mengapa aku tidak bisa ikut dengan-Mu sekarang? Aku rela mati untuk-Mu.”
JOH 13:38 Jawab Yesus, “Apakah kamu rela mati untuk-Ku? Inilah yang sebenarnya, sebelum ayam berkokok, kamu akan berkata bahwa kamu tidak mengenal Aku sampai tiga kali.”
JOH 14:1 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah kalian kuatir. Percayalah kepada Allah dan juga kepada-Ku.
JOH 14:2 Di rumah Ayah saya ada banyak kamar. Jika ini bukan jadi saya akan sudah memberitahu kalian. Aku akan menyiapkan tempat untuk kalian.
JOH 14:3 Kalau Aku pergi untuk menyiapkan tempat bagi kalian, Aku akan kembali. Aku akan membawa kalian supaya kalian bisa berada bersama-Ku.
JOH 14:4 Kalian sudah tahu ke mana Aku pergi, dan kalian sudah tahu jalan ke sana.”
JOH 14:5 Tomas berkata kepada Yesus, “Tuhan, kami tidak tahu kemana Engkau mau pergi. Bagaimana mungkin kami tahu jalan ke sana?”
JOH 14:6 Yesus menjawab, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa kecuali melalui Aku.
JOH 14:7 Kalau kamu mengenal Aku, kamu juga akan mengenal Bapa-Ku. Tetapi mulai sekarang, kamu sudah mengenal-Nya, karena kamu sudah melihat-Nya.”
JOH 14:8 Kata Filipus kepada-Nya, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa-Mu kepada kami, dengan begitu kami akan puas.”
JOH 14:9 Jawab Yesus, “Apakah Aku sudah lama bersamamu, Filipus, tetapi kamu masih tidak mengenal Aku? Siapapun yang telah melihat saya telah melihat Bapa. Bagaimana kamu bisa mengatakan, ‘Tunjukkan kepada kami Bapa’?
JOH 14:10 Apakah kamu masih belum percaya bahwa Aku bersatu dengan Bapa-Ku, dan Bapa-Ku bersatu dengan Aku? Apapun yang Aku katakan, Aku tidak bicara dari pikiran-Ku sendiri. Tetapi Bapa-Ku hidup bersatu di dalam Aku. Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
JOH 14:11 Kalau memang kalian tidak percaya pada perkataan-Ku, percayalah kepada-Ku karena hal-hal ajaib yang sudah kalian lihat Aku lakukan.
JOH 14:12 Aku katakan yang sebenar-benarnya. Orang yang percaya pada-Ku akan melakukan hal-hal besar yang Aku kerjakan. Dan dia akan mengerjakan hal-hal yang lebih hebat lagi karena Aku akan pergi kepada Bapa-Ku.
JOH 14:13 Apapun yang kalian minta dari Bapa-ku di dalam nama-Ku akan Aku lakukan. Dengan begitu Bapa-Ku akan dimuliakan melalui Aku, Anak-Nya.
JOH 14:14 Kalau kamu minta sesuatu di dalam nama-Ku, akan Aku lakukan.
JOH 14:15 Kalau kalian mengasihi-Ku, kalian akan taat pada perintah-Ku.
JOH 14:16 Saya akan meminta kepada Bapa, bahwa Dia akan memberi untuk kalian Penghibur yang lain.
JOH 14:17 Ini adalah Roh kebenaran, yang akan selalu bersamamu. Dunia tidak bisa menerima Roh yang sesungguhnya karena tidak melihat dan tidak mengenal-Nya Tetapi kalian akan mengenal-Nya karena Roh itu bersatu dengan kalian, dan kalian bersatu dengan-Nya.
JOH 14:18 Aku tidak akan meninggalkan seperti anak yatim: Aku sendiri akan kembali untuk kalian.
JOH 14:19 Dalam waktu yang tidak lama lagi dunia tidak akan melihat Aku lagi tetapi kalian akan melihat Aku lagi. Karena Aku hidup, kalian juga akan hidup.
JOH 14:20 Pada waktu itulah kalian akan tahu bahwa Aku bersatu dengan Bapa-Ku. Kalian akan bersatu dengan-Ku dan Aku bersatu dengan kalian.
JOH 14:21 Orang yang menuruti perintah-Ku adalah orang yang mengasihi Aku, orang yang mengasihi Aku akan dikasihi oleh Bapa-Ku. Aku akan mencintai mereka juga, dan akan mengungkapkan Diri-Ku kepada mereka.”
JOH 14:22 Lalu Yudas (bukan Iskariot) berkata, “Guru, bagaimanakah Engkau akan menunjukkan diri-Mu hanya kepada kita dan bukan kepada dunia?”
JOH 14:23 Jawab Yesus, “Semua orang yang mengasihi-Ku akan melakukan apa yang Aku katakan. Bapa-Ku akan mengasihi mereka, dan kami akan mendatangi mereka, dan hidup di dalam hati mereka.
JOH 14:24 Mereka yang tidak mencintai saya tidak melakukan apa yang saya katakan. Apa yang Aku ajarkan bukan dari-Ku, tetapi adalah Bapa-Ku. Dia-lah yang mengirim Aku.
JOH 14:25 Aku sudah mengatakan semuanya ini kepada kalian selagi Aku masih berada bersama kalian
JOH 14:26 Tetapi ketika Bapa mengirimkan Penghibur, Roh Kudus, menggantikan-Ku, Diaitu yang akan mengajarkan segala sesuatu yang sudah Aku sampaikan kepada kalian. Dia juga yang akan mengingatkan kalian tentang semua yang Aku sudah sampaikan.
JOH 14:27 Aku meninggalkan damai bersama kalian. Aku memberikan kepada kalian damai-Ku sendiri. Aku tidak memberi pemberian seperti yang diberikan dunia. Jangan biarkan hati kalian susah Jangan takut.
JOH 14:28 Kalian mendengar apa yang sudah Aku katakan kepada kalian, ‘Aku akan pergi, tetapi nanti kembali kepada kalian.’ Kalau kalian mengasihi Aku, kalian seharusnya bersukacita bahwa Aku kembali kepada Bapa-Ku, karena Bapa-Ku lebih besar daripada Aku.
JOH 14:29 Saya telah menjelaskan ini kepada kalian sekarang sebelum itu terjadi sehingga ketika itu terjadi, kalian akan diyakinkan.
JOH 14:30 Saya tidak dapat berbicara dengan kalian lebih lama lagi, karena penguasa dunia ini akan datang. Dia tidak memiliki kuasa apa pun di atas Aku,
JOH 14:31 tetapi Aku melakukan apa yang Bapa-ku perintahkan supaya orang-orang dalam dunia ini bisa tahu bahwa Aku mengasihi Bapa-Ku. Sekarang bangunlah! Kita harus pergi.”
JOH 15:1 Yesus berkata kepada murid-muridnya, “Aku adalah pohon anggur yang sesungguhnya. Bapa-Ku adalah petani yang merawatnya.
JOH 15:2 Dia memotong setiap cabang yang tidak menghasilkan buah. Dan Dia membersihkan setiap cabang yang berbuah, supaya bisa menghasilkan buah yang lebat.
JOH 15:3 Kalian telah dipangkas dan dibersihkan melalui apa yang saya ajarkan kepada kalian.
JOH 15:4 Tetapi kalian harus hidup satu dengan Aku dan Aku juga akan hidup satu dengan kalian. Sama seperti ranting tidak dapat menghasilkan buah, kecuali jika ia tetap menjadi bagian dari pokok anggur, demikian juga bagi kalian: kalian tidak dapat berbuah, kecuali jika kalian harus hidup satu dengan Aku.
JOH 15:5 Akulah pohon anggur, dan kalian adalah cabang-cabangnya. Siapa pun yang hidup di dalam Aku, dan Aku hidup di dalam dia, dia akan menghasilkan banyak buah. Karena kalau hidup terpisah aku, kalian tidak bisa berbuat apa-apa.
JOH 15:6 Kalau ada orang yang hidup terpisah dari-Ku, dia seperti cabang yang mati yang harus dipotong. Orang-orang akan mengumpulkan, membuang dan membakar cabang-cabang yang kering.
JOH 15:7 Kalau kalian hidup di dalam Aku, dan kalian mengikuti kata-kataku, apa pun yang kalian minta akan Aku berikan.
JOH 15:8 Kalau kalian menghasilkan banyak buah ditunakan menu jukkan bahwa kalian adalah murid-murid-Ku, yang memuliakan Bapa-Ku.
JOH 15:9 Sama seperti Bapa sudah mengasihi kalian, seperti itu juga Aku mengasihi kalian. Untuk itu, kalian harus selalu hidup sebagai orang-orang yang Aku kasihi.
JOH 15:10 Jika kalian melakukan apa yang saya katakan, Aku akan selalu mencintaimu. Itulah yang telah saya lakukan. Saya telah melakukan apa yang ayah saya katakan dan Dia akan selalu mengasihi saya.
JOH 15:11 Aku memberitahu semuanya ini supaya kalian bisa merasakan bersukacita yang sama seperti yang Aku rasakan dan sukacita kalian akan lengkap.
JOH 15:12 Inilah perintah yang Aku berikan kepada kalian: saling mengasihi satu sama yang lian, sama seperti Aku mengasihi kalian.
JOH 15:13 Kasih yang paling luar biasa adalah kasih seseorang yang rela mati untuk bisa menyelamatkan sahabat-sahabatnya.
JOH 15:14 Kalian adalah sahabat-sahabat-Ku, kalau kalian lakukan apa yang saya katakan.
JOH 15:15 Aku tidak lagi menyebut kalian sebagai pelayan-pelayan, karena seorang pelayan tidak tahu apa yang tuannya lakukan. Tetapi Aku sebut kalian sebagai sahabat-sahabat karena Aku memberitahu kalian semua yang Bapa-Ku katakan kepada saya.
JOH 15:16 Kalian tidak memilih Aku, tetapi Aku yang memilih kalian. Aku telah memberi kalian tanggung jawab untuk pergi dan menghasilkan buah yang langgeng. Jadi Bapa akan memberikan apa pun yang kalian minta dalam nama-Ku.
JOH 15:17 Inilah perintah yang Aku berikan: Kasihilah satu sama yang lain.
JOH 15:18 Jika orang-orang di dunia membencimu, ingatlah bahwa mereka membenci Aku sebelum mereka membenci kalian.
JOH 15:19 Jika kalian seperti orang-orang di dunia, mereka akan mencintai kalian seperti diri mereka sendiri. Tetapi kalian tidak seperti orang-orang di dunia, dan saya memilih kalian untuk meninggalkan mereka — itulah sebabnya orang-orang di dunia membenci kalian.
JOH 15:20 Ingat apa yang saya katakan: pelayan tidak lebih penting daripada tuannya. Jika mereka menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kalian. Jika mereka melakukan apa yang saya katakan, mereka juga akan melakukan apa yang kalian katakan.
JOH 15:21 Mereka akan melakukan semua hal ini kepada kalian, karena kalian adalah milik-Ku Mereka tidak mengenal Bapa-Ku yang sudah mengutus Aku.
JOH 15:22 Kalau Aku tidak datang dan bicara dengan mereka, mereka tidak akan bersalah atas dosa-dosa mereka Tetapi sekarang, mereka tidak memiliki alasan untuk dosa mereka.
JOH 15:23 Siapa pun yang membenci Aku, juga membenci Bapa-Ku.
JOH 15:24 Jika saya tidak memberi mereka demonstrasi seperti itu melalui hal-hal yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya, mereka tidak akan bersalah karena melakukan kesalahan, tetapi meskipun melihat semua ini mereka membenci saya dan Ayah saya.
JOH 15:25 Semuanya ini sudah terjadi, supaya apa yang tertulis di dalam Kitab Suci bisa menjadi nyata, ‘Mereka membenci Aku tanpa alasan.’
JOH 15:26 Aku akan mengirim mengutus Roh Kebenaran untuk menghibur kalian Roh itu datang dari Bapa-Ku Saat Dia datang, Dia akan berbicara memberikan bukti bersaksi tentang Aku.
JOH 15:27 Kalian juga akan memberikan kesaksian tentang Aku karena kalian telah bersama-Ku sejak Aku memulai pelayanan-Ku.”
JOH 16:1 “Aku sudah katakan semua ini kepada kalian, supaya kalian tidak meninggalkan kepercayaan kalian pada-Ku.
JOH 16:2 Kalian akan diusir dari rumah-rumah pertemuan. Benar, saatnya akan tiba di mana seseorang akan membunuh kalian, dan orang itu akan berpikir bahwa apa yang dia lakukan adalah melayani Allah.
JOH 16:3 Mereka akan melakukan hal-hal seperti itu karena mereka tidak mengenal Bapa-Ku atau pun Aku.
JOH 16:4 Aku sampaikan kepada kalian hal-hal ini sekarang, supaya pada waktu itu terjadi, kalian akan ingat bahwa Aku sudah memberitahu kalian. Aku tidak mengatakan hal-hal ini dari awal karena waktu itu, Aku masih berada bersama kalian.
JOH 16:5 Tetapi sekarang, Aku akan kembali kepada Bapa-Ku yang sudah mengutus aku ke dunia. Tetapi tidak ada di antara kalian yang bertanya, ‘Ke mana Engkau pergi?’
JOH 16:6 Sekarang hati kalian terasa sedih karena semua yang sudah Aku katakan.
JOH 16:7 Tetapi saya mengatakan yang sebenarnya: lebih baik bagi kalian bahwa saya pergi, karena jika tidak, Penghibur tidak akan datang kepada kalian. Jika saya pergi, saya akan mengirimnya kepada kalian.
JOH 16:8 Ketika Roh Penolong itu datang, Dia akan membuktikan bahwa seluruh dunia salah karena tiga hal — dosa, keadilan, dan penghakiman.
JOH 16:9 Soal dosa — karena mereka tidak percaya padaku.
JOH 16:10 Soal keadilan — Dia akan menunjukkan apa yang benar, karena Aku akan kembali kepada Bapa-Ku, kalian tidak lagi akan melihat-ku.
JOH 16:11 Soal penghakiman — karena penguasa dunia akan dihakimi.
JOH 16:12 Masih ada banyak hal yang Aku masih harus sampaikan kepada kalian, tetapi sekarang kamu tidak tahan.
JOH 16:13 Roh Kebenaran itu akan menunjukkan kepada kalian apa yang benar, dan Dia akan datang untuk menunjukkan jalan supaya kalian bisa tahu segala sesuatu tentang kebenaran. Dia tidak bicara untuk diri-Nya sendiri, tetapi akan menyampaikan apa yang Dia dengar dari Bapa-Ku Dia akan memberitahu kalian apa ang akan terjadi nanti
JOH 16:14 Dia akan memuliakan Aku, melalui apa yang Dia ajarkan karena dia akan memberitahu kalian semua yang Dia terima dari-Ku.
JOH 16:15 Segala sesuatu yang adalah milik Bapa-Ku juga menjadi milik-Ku. Oleh karena itu Aku berkata bahwa Roh mengajarkan kalian apa pun yang dia terima dari saya.
JOH 16:16 Sebentar lagi, kalian tidak akan melihat-Ku. Tidak lama sesudah itu, kalian akan melihat Aku lagi, karena Aku pergi kepada Bapa-Ku.”
JOH 16:17 Beberapa muridnya berkata satu sama lain, “Apa maksudnya, ‘Sebentar lagi kamu tidak akan melihatku, tetapi sebentar lagi kamu akan melihatku’? dan ‘Karena aku pergi kepada Bapa’?”
JOH 16:18 Mereka bertanya, “Apa yang dia maksud dengan ‘sebentar lagi’? Kami tidak tahu apa yang dia bicarakan.”
JOH 16:19 Yesus tahu bahwa mereka ingin bertanya tentang hal ini kepada-Nya. Jadi dia bertanya kepada mereka, “Apakah kalian bertanya-tanya tentang komentar saya, ‘Sebentar lagi kalian tidak akan melihat saya, tetapi beberapa saat setelah itu kalian akan melihat saya’?
JOH 16:20 Aku akan katakan yang sebenar-benarnya kalian akan menangis dan menjadi sangat sedih, tetapi orang-orang di dunia ini akan sangat senang Pada awalnya kalian akan sedih, tetapi rasa sedih itu kalian akan berubah menjadi bersuka cita.
JOH 16:21 Saat tiba waktunya untuk seorang perempuan melahirkan, dia kesakitan. Tetapi sesudah anaknya lahir, dia lupa rasa sakit itu Dia sangat senang karena bayinya sudah lahir dengan selamat ke dunia.
JOH 16:22 Sama seperti kalian saat ini merasa sangat sedih Tetapi Aku akan melihat kalan lagi, dan saat itu kalian akan bersuka cita Tidak ada seorang pun yang bisa mengambil rasa suka cita itu dari kalian.
JOH 16:23 Ketika hari itu tiba, kalian tidak perlu minta apa-apa dari-Ku Aku katakan dengan sungguh-sungguh Bapa-Ku akan melakukan apa saja yang kalian minta di dalam nama-Ku.
JOH 16:24 Sampai sekarang kalian belum meminta apapun dalam nama-Ku, maka mintalah maka kalian akan menerima, maka kebahagiaan kalian akan lengkap.
JOH 16:25 Aku sudah sampaikan semua ini dengan memberi contoh dalam cerita. Akan tiba waktunya ketika Aku tidak akan menyampaikan sesuatu dalam bentuk cerita Aku akan memberitahu kalian tentang Bapa-ku secara terus terang.
JOH 16:26 Pada hari itulah, kalian akan meminta dalam nama-Ku. Aku tidak akan mewakili kalian untuk meminta sesuatu kepada Bapa-Ku,
JOH 16:27 karena Bapa-Ku sendiri mengasihi kalian. Dia mengasihi kalian karena kalian sudah lebih dulu mengasihi Aku. Dan Dia mencintaimu karena kalian mencintai-Ku dan percaya bahwa Aku berasal dari Allah.
JOH 16:28 Bapa-Ku sudah mengutus Aku ke dalam dunia ini Dan sekarang Aku akan tinggalkan dunia ini untuk kembali kepada Bapa-Ku.”
JOH 16:29 Lalu murid-murid berkata kepada-Nya, “Ya, sekarang Engkau katakan dengan terus terang kepada kami dan tidak memberikan contoh dalam cerita.
JOH 16:30 Sekarang kami yakin bahwa Engkau tahu segalanya, dan untuk mengetahui pertanyaan apa yang dipikirkan orang, Engkau tidak perlu bertanya kepada mereka. Ini meyakinkan kami bahwa Engkau berasal dari Allah.”
JOH 16:31 Jawab Yesus, “Apakah sekarang kalian benar-benar percaya Aku.
JOH 16:32 Waktunya akan datang — Tidak! Sudah tiba saatnya di maa kalian akan melarikan diri. Setiap orang akan pulang ke rumahnya sendiri. Kalian akan meninggalkan Aku sendirian. Tetapi sebenarnya Aku tidak sendiri, karena Bapa-Ku berada bersama-Ku.
JOH 16:33 Saya telah mengatakan semua ini kepada kalian sehingga kalian dapat memiliki kedamaian karena kalian adalah satu dengan saya. Kalian akan menderita di dunia ini, tapi jadilah berani — aku telah mengalahkan dunia!”
JOH 17:1 Sesudah Yesus selesai mengatakan semua ini kepada murid-muridnya, Dia melihat ke langit dan berkata, “Bapa, waktunya sudah tiba. Muliakanlah Aku supaya melalui apa yang terjadi kepada Anak-Mu ini, Aku dapat memuliakan Engkau.
JOH 17:2 Karena Engkau telah memberikan kuasa kepada-Nya atas semua orang, sehingga Dia dapat memberikan hidup yang kekal kepada semua orang yang telah Engkau berikan kepada-Nya.
JOH 17:3 Hanya Engkaulah satu-satunya Allah. Kalau mereka mengenal Engkau, dan Yesus Kristus yang Engkau utus, mereka akan hidup untuk selama-lamanya.
JOH 17:4 Aku sudah memuliakan Engkau di dunia ini. Aku sudah menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku.
JOH 17:5 Sekarang Bapa, muliakan Aku di hadirat Engkau dengan kemuliaan yang kumiliki bersama Engkau sebelum awal dunia.
JOH 17:6 Aku sudah tunjukkan kepada manusia siapa Engkau yang sebenarnya. Merekalah manusia yang sudah Engkau serahkan kepada-Ku dari dunia. Mereka milik-Mu dan Engkau sudah memberikan mereka kepada-Ku, dan mereka telah melakukan apa yang Engkau katakan.
JOH 17:7 Sekarang mereka benar-benar tahu bahwa segala sesuatu yang sudah Engkau berikan kepada Aku berasal dari-Mu.
JOH 17:8 Saya telah memberi mereka pesan yang Engkau berikan kepada saya. Mereka menerimanya, sepenuhnya yakin bahwa Aku berasal dari Engkau, dan mereka percaya bahwa Engkau yang mengutus Aku.
JOH 17:9 Untuk orang-orang inilah yang Aku minta dari-Mu. Aku tidak minta semua orang di dunia ini. Tetapi Aku meminta orang-orang yang sudah Engkau berikan kepada-Ku, karena mereka adalah milik-Mu.
JOH 17:10 Setiap orang yang adalah milik-Ku adalah milik-Mu. Dan semua yang adalah milik-Mu, juga adalah milik-Ku, dan mereka sudah memuliakan Aku.
JOH 17:11 Sekarang saya meninggalkan dunia, dan merekalah yang masih tetap ada. Aku akan datang kepada-Mu. Ya Bapa, jagalah mereka dalam nama-Mu, nama yang sudah Engkau berikan kepada-Ku. Dengan begitu mereka akan menjadi satu, sama seperti Engkau dan Aku adalah satu.
JOH 17:12 Ketika saya bersama mereka, saya melindungi mereka atas nama Engkau yang Engkau berikan kepada saya. Saya menjaga mereka sehingga tidak ada yang hilang kecuali ‘anak yang hilang’, sehingga Kitab Suci digenapi.
JOH 17:13 Tetapi sekarang Aku datang kepada-Mu, dan Aku katakan hal-hal ini selagi Aku masih berada di dunia ini, supaya mereka bisa bersuka cita, sama seperti Aku.
JOH 17:14 Aku memberi mereka pesan Engkau, dan dunia membenci mereka karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
JOH 17:15 Aku tidak minta Engkau membawa mereka keluar dari dunia ini Tetapi Aku minta Engkau melindungi mereka dari si jahat.
JOH 17:16 Mereka bukan milik dunia ini sama seperti Aku bukan milik dunia ini.
JOH 17:17 Jadikan mereka kudus dengan kebenaran; Kata Engkau adalah kebenaran.
JOH 17:18 Sama seperti Engkau mengutus Aku ke dunia ini, Aku juga mengutus mereka ke seluruh dunia.
JOH 17:19 Saya mendedikasikan diri saya untuk mereka agar mereka juga benar-benar kudus.
JOH 17:20 Aku tidak berdoa hanya untuk mereka, Aku juga berdoa untuk orang-orang yang akan percaya kepada-Ku karena apa yang mereka katakan.
JOH 17:21 Aku berdoa agar mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, Bapa, hidup di dalam Aku, dan Aku hidup di dalam Engkau, sehingga mereka juga dapat hidup di dalam Kami sehingga dunia akan percaya bahwa Engkau yang mengutus aku.
JOH 17:22 Aku telah memberi mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepadaku, agar mereka menjadi satu, sama seperti Kami adalah satu.
JOH 17:23 Aku tinggal di dalam mereka, dan Engkau tinggal di dalam Aku. Semoga mereka benar-benar satu, sehingga seluruh dunia akan tahu bahwa Engkau yang mengutus Aku, dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
JOH 17:24 Ya Bapa, Saya ingin orang-orang yang telah Engkau berikan kepada saya untuk bersama saya di mana saya berada. Dengan begitu mereka bisa melihat kemuliaan yang Engkau sudah berikan kepada-Ku, sebelum Engkau menciptakan dunia, karena Engkau mengasihi Aku.
JOH 17:25 Ya Bapa yang baik, dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal-Mu dan murid-murid-Ku ini tahu bahwa Engkaulah yang sudah mengutus Aku.
JOH 17:26 Aku telah mengungkapkan karakter Engkau kepada mereka dan akan terus memberitahukannya, sehingga kasih yang Engkau miliki untuk-Ku akan ada di dalam mereka, dan Aku akan hidup di dalam mereka.”
JOH 18:1 Setelah Yesus selesai berbicara, Dia dan murid-muridnya menyeberangi sungai Kidron dan pergi ke sebuah kebun zaitun.
JOH 18:2 Yudas yang mengkhianati Yesus juga sudah tahu tentang tempat ini.
JOH 18:3 Maka Yudas membawa serta sepasukan prajurit beserta pengawal dari imam-imam kepala dan orang-orang Farisi. Mereka tiba di sana membawa obor, lentera, dan senjata.
JOH 18:4 Yesus sudah tahu semua yang akan terjadi kepada-Nya. Dia keluar untuk menerima mereka bertanya, “Siapa yang kalian cari?”
JOH 18:5 Jawab mereka, “Yesus dari Nazaret.” Jawab Yesus, “Akulah Dia.” Yudas yang sudah mengkhianati Yesus berada bersama mereka.
JOH 18:6 Ketika Yesus menjawab, “Akulah Dia,” mereka mundur beberapa langkah dan tiba-tiba jatuh ke tanah.
JOH 18:7 Yesus kembali bertanya kepada mereka, “Siapakah yang kalian cari?” Jawab mereka, “Yesus dari Nazaret.”
JOH 18:8 Yesus kemudian berkata, “Aku sudah katakan bahwa Akulah Dia.”
JOH 18:9 Dia katakan ini supaya perkataan-Nya yaitu, “Aku tidak kehilangan satu orang pun dari mereka yang sudah Engkau berikan kepada-Ku” menjadi nyata.
JOH 18:10 Kemudian Simon Petrus menghunus pedang dan memukul Malkus, hamba imam besar, memotong telinga kanannya.
JOH 18:11 Yesus berkata kepada Petrus, “Singkirkan pedang itu! Apakah menurutmu aku tidak boleh meminum cawan penderitaan yang telah diberikan Bapa kepadaku?”
JOH 18:12 Kemudian kepala pasukan, anggota pasukannya dan penjaga-penjaga menangkap dan mengikat Yesus.
JOH 18:13 Mereka pertama-tama membawa-Nya kepada Annas. Dia adalah bapa dari istri Kayafas. Kayafas menjabat sebagai imam besar tahun itu.
JOH 18:14 Kayafas adalah orang yang pernah memberi nasehat kepada pemimpin-pemimpin Yahudi bahwa lebih baik satu orang mati untuk semua.
JOH 18:15 Simon Petrus dan satu orang murid yang lain mengikuti Yesus dari belakang. Murid yang satu itu mengenal imam besar, dan dia diizinkan masuk ke dalam halaman rumah imam besar bersama dengan Yesus,
JOH 18:16 tetapi Petrus berdiri menunggu di luar pintu pagar halaman. Jadi murid yang satu, yang sudah dikenal imam besar bicara dengan pembantu perempuan yang menjaga di pintu pagar dan Petrus diberi izin untuk masuk.
JOH 18:17 Pembantu itu bertanya kepada Petrus, “Bukankah Bapak salah satu murid Yesus?” Jawab Petrus, “Bukan, saya bukan murid-Nya!”
JOH 18:18 Saat itu dingin, dan para pelayan serta penjaga berdiri di dekat api yang mereka buat, menghangatkan diri. Peter pergi dan berdiri bersama mereka, menghangatkan dirinya.
JOH 18:19 Imam besar bertanya kepada Yesus mengenai murid-murid-Nya dan juga tentang ajaran-Nya.
JOH 18:20 Jawab Yesus, “Aku sudah bicara dengan terbuka supaya semua bisa mendengar. Aku selalu mengajar di rumah-rumah pertemuan dan di rumah Tuhan di mana orang-orang Yahudi berkumpul Aku tidak pernah mengatakan sesuatu dengan sembunyi diam-diam.
JOH 18:21 Mengapa engkau bertanya saya? Orang-orang yang ada di sana mendengar Aku bicara. Tanyalah mereka apa yang Aku katakan. Mereka tahu apa yang saya dikatakan.”
JOH 18:22 Ketika Yesus menjawab seperti itu, salah satu petugas yang berdiri di situ memukul Yesus sambil berkata, “Apakah itulah caranya bicara dengan imam besar?”
JOH 18:23 Jawab Yesus, “Kalau Aku sudah membicarakan sesuatu yang salah, katakanlah dengan terus terang. Tetapi kalau Aku tidak mengatakan sesuatu yang salah, mengapa kamu memukul-Ku?”
JOH 18:24 Lalu Annas mengirim Yesus dengan tangan terikat kepada imam besar Kayafas.
JOH 18:25 Pada waktu Petrus sedang berdiri menghangatkan badan di dekat api, salah satu orang yang berdiri di situ bertanya kepadanya, “Bukankah kamu juga salah satu murid orang itu?” Tetapi Petrus menyangkal dan menjawab, “Bukan!”
JOH 18:26 Salah satu pelayan imam besar, kerabat dari pria yang telinganya dipotong Petrus, bertanya kepada Petrus, “Apakah aku tidak melihatmu di kebun zaitun bersama-Nya?”
JOH 18:27 Sekali lagi Petrus menjawab “Tidak!” Dan pada saat itu juga, ayam jantan berkokok.
JOH 18:28 Pagi-pagi sekali mereka membawa Yesus dari Kayafas ke istana gubernur Romawi. Para pemimpin Yahudi tidak memasuki istana karena jika mereka melakukannya, mereka akan menjadi najis secara seremonial dan mereka ingin dapat makan makanan Paskah.
JOH 18:29 Maka Pilatus keluar menemui mereka. “Tuduhan apa yang kamu ajukan terhadap orang ini?” dia bertanya.
JOH 18:30 Jawab mereka, “Kalau orang ini bukan penjahat, tidak mungkin kami membawa-Nya ke sini.”
JOH 18:31 Pilatus menjawab mereka, “Lalu bawalah Dia pergi dari sini dan adili Dia sesuai dengan hukum kalian.” Tetapi jawab pemimpin-pemimpin itu, “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”
JOH 18:32 Ini menggenapi apa yang Yesus katakan tentang bagaimana Dia akan mati.
JOH 18:33 Kemudian Pilatus masuk kembali ke dalam istana gubernur. Dia memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya, “Apakah Engkau adalah Raja orang Yahudi?”
JOH 18:34 Jawab Yesus, “Apakah engkau bertanya karena engkau sendiri berpikir bahwa Aku memang Raja, ataukah engkau bertanya karena itu yang dikatakan orang lain tentang diri-Ku?”
JOH 18:35 Jawab Pilatus, “Apakah saya ini orang Yahudi?! Bangsa-Mu sendiri dan pemimpin-pemimpin dan imam-imam besar Yahudi yang membawa-Mu ke sini. Katakanlah, apa yang sudah Engkau lakukan?”
JOH 18:36 Yesus menjawab, “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Jika itu dari dunia ini, rakyat-Ku akan berjuang agar Aku tidak diserahkan kepada orang-orang Yahudi. Tapi kerajaan-Ku bukan dari sini.”
JOH 18:37 Jawab Pilatus, “Oh, kalau begitu memang kamu seorang raja?” Yesus menjawab, “Engkaulah yang katakan bahwa Aku seorang Raja. Aku dilahirkan untuk ini. Aku datang ke dunia ini untuk ini, untuk memberi bukti atas kebenaran. Siapa pun yang senang mendengar tentang kebenaran akan mendengarkan apa yang Aku katakan.”
JOH 18:38 Tanya Pilatus, “Apakah kebenaran itu?” Sesudah dia berkata itu, dia keluar dan berkata kepada orang-orang Yahudi, “Saya tidak bisa mencari kesalahan-Nya, Dia tidak bersalah!”
JOH 18:39 “Kalian mempunyai kebiasaan bahwa dalam perayaan Paskah, kalian meminta saya membebaskan seorang tahanan. Jadi, bagaimana? Apakah saya membebaskan saja, Raja orang Yahudi ini?”
JOH 18:40 Semua yang berkumpul di sana berteriak, “Tidak! Jangan orang ini! Bebaskan saja Barabas!” Barabas adalah seorang yang ditahan karena adalah seorang pemberontak.
JOH 19:1 Kemudian Pilatus memberi perintah agar Yesus dibawa dan dicambuk.
JOH 19:2 Pasukannya membuat lingkaran dari duri-duri seperti mahkota dan meletakkannya di kepala Yesus, dan mengenakan jubah ungu padanya.
JOH 19:3 Kata mereka, “Hidup, hai Raja orang Yahudi!” lalu mereka menampar muka Yesus.
JOH 19:4 Kemudian Pilatus keluar lagi untuk bertemu orang-orang lagi dan berkata kepada mereka, “Lihatlah, saya membawa orang ini dihadapan kalian. Saya lakukan ini karena saya tidak bisa mencari kesalahan-Nya.”
JOH 19:5 Lalu Yesus keluar. Di atas kepala-Nya ada mahkota duri dan Dia memakai baju meungu. Pilatus berkata, “Inilah dia!”
JOH 19:6 Ketika imam-imam besar dan penjaga-penjaga rumah Tuhan melihat Yesus, mereka berteriak, “Salibkan Dia! Salibkan Dia!” Jawab Pilatus, “Pergilah dan salibkan Dia sendiri! Saya tidak mendapat bukti bahwa Dia bersalah!”
JOH 19:7 Jawab pemimpin-pemimpin Yahudi itu kepadanya, “Kami punya sebuah hukum. Hukum itu berkata dia harus mati, karena Dia menyebut diri-Nya sebagai Anak Allah.”
JOH 19:8 Ketika Pilatus mendengar apa yang mereka katakan, dia menjadi takut.
JOH 19:9 Pilatus masuk kembali ke dalam istananya dan bertanya kepada Yesus, “Engkau datang dari mana?” Tetapi Yesus tidak menjawabnya.
JOH 19:10 Pilatus bertanya lagi, “Mengapa tidak jawab? Apakah Engkau tidak tahu bahwa saya memiliki kuasa untuk salibkan atau membebaskan-Mu?”
JOH 19:11 Jawab Yesus, “Engkau tidak ada kuasa di atas Aku kalau bukan Allah yang memberimu kuasa. Oleh karena itu, orang yang sudah menyerahkan Aku kepadamu sudah membuat dosa yang lebih besar.”
JOH 19:12 Sesudah itu, Pilatus berusaha untuk bebaskan Yesus, tetapi orang-orang Yahudi berteriak, “Kalau engkau membebaskan orang ini, berarti engkau bukan sahabat Kaisar! Siapa pun orang yang menyebut dirinya raja berarti melawan Kaisar!”
JOH 19:13 Ketika Pilatus mendengar ini, dia membawa Yesus keluar dan duduk di kursi pengadilan di sebuah tempat yang disebut Perkerasan Batu (Gabbatha dalam bahasa Ibrani).
JOH 19:14 Hari sudah siang, hari sebelum perayaan Paskah. Pilatus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Lihatlah, inilah Raja kalian!”
JOH 19:15 Mereka berteriak, “Bunuh Dia! Bunuh Dia! Salibkan Dia!” Pilatus berkata kepada mereka, “Apakah kalian mau saya salibkan Dia?” Jawab imam-imam besar, “Hanya Kaisar yang adalah raja kami.”
JOH 19:16 Jadi Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan.
JOH 19:17 Mereka membawa Yesus pergi. Yesus sendiri keluar dengan memikul salib-Nya sendiri ke tempat yang disebut “Tempat Tengkorak” (“Golgota” dalam bahasa Ibrani).
JOH 19:18 Di sana mereka salibkan Yesus. Ada dua orang lain yang juga disalibkan. Satu di sebelah kanan Yesus, dan yang satunya lagi di sebelah kiri. Yesus disalibkan di antara mereka.
JOH 19:19 Pilatus sudah menyuruh untuk memasang sebuah papan dengan tulisan, “Yesus dari Nazaret, Raja orang Yahudi.”
JOH 19:20 Banyak orang membaca pemberitahuan itu karena tempat di mana Yesus disalibkan berada di dekat kota, dan itu ditulis dalam bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani.
JOH 19:21 Imam-imam kepala berkata kepada Pilatus, “Jangan menulis ‘Raja orang Yahudi’, tetapi tulislah, ‘Orang ini berkata dia adalah Raja orang Yahudi.’”
JOH 19:22 Jawab Pilatus, “Apa yang sudah saya perintahkan untuk ditulis, sudah ditulis!”
JOH 19:23 Waktu pasukan salibkan Yesus ke kayu salib, mereka mengambil pakaian-Nya dan membagi baju-Nya menjadi empat bagian. Setiap mereka mendapat satu bagian. Lalu mereka mengambil baju luar-Nya. Baju-Nya itu tidak dijahit tetapi terbuat dari satu potong kain tenun jadi tidak ada sambungan.
JOH 19:24 Mereka saling bicara, katanya, “Jangan merobeknya. Tetapi mari kita membuang undi untuk melihat siapa ya memenangkan baju itu.” Apa yang tertulis dalam Kitab Suci menjadi nyata, bahwa “Mereka akan membagi-bagikan pakaian-Ku di antara mereka dan membuang undi untuk melihat siapa yang memenangkan baju luar itu.” Jadi inilah yang mereka lakukan.
JOH 19:25 Berdiri di dekat salib adalah ibu-Nya, saudara perempuan ibu-Nya, istri Kleopas yang juga bernama Maria, dan Maria Magdalena.
JOH 19:26 Yesus melihat ibu-Nya dan juga murid-Nya yang Dia kasihi. Dia berkata kepada ibu-Nya, “Ibu, ini anakmu sekarang!”
JOH 19:27 Dan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ini ibumu! Sejak saat itu, murid Yesus membawa pulang ibu Yesus untuk tinggal di rumahnya.
JOH 19:28 Yesus sekarang menyadari bahwa Dia telah menyelesaikan semua yang harus Dia lakukan. Dalam pemenuhan Kitab Suci, Dia berkata, Aku haus.”
JOH 19:29 Sebuah botol cuka anggur berdiri di sana, jadi mereka merendam spons di dalam cuka, meletakkannya di atas sebatang hisop, dan menempelkannya ke bibir-Nya.
JOH 19:30 Yesus mengisap sedikit air cuka. Dia berkata, “Sudah selesai!” Lalu menundukkan kepala-Nya dan mati.
JOH 19:31 Itu adalah hari persiapan sebelum Sabat, yang adalah hari yang istimewa dalam perayaan Paskah. Pemimpin-pemimpin Yahudi tidak mau ada orang yang masih tergantung pada salib pada hari Sabat. Jadi mereka meminta kepada Pilatus izin untuk mematahkan kaki dari orang-orang yang disalibkan dan jenazah mereka diangkat dari tempat itu.
JOH 19:32 Pasukan datang, mematahkan kaki dari kedua orang yang disalibkan di sebelah kiri dan kanan Yesus.
JOH 19:33 Ketika gilirannya Yesus, mereka melihat bahwa Dia sudah mati, jadi mereka tidak mematahkan kaki-Nya.
JOH 19:34 Salah satu anggota pasukan menikam lambung Yesus. Dan saat itunjuga keluar darah dan air.
JOH 19:35 Orang yang melihat itu terjadi menceritakan apa yang dilihatnya upaya kalian bisa percaya. Apa yang dia katakan adalah benar dan orang itu yang tahu kebenaran.
JOH 19:36 Apa yang tertulis dalam Kitab Suci, “Tidak akan ada satu tulang pun yang patah.”
JOH 19:37 Tertulis juga, “Mereka akan melihat kepada orang yang mereka tikam dengan tombak.”
JOH 19:38 Sesudah itu, orang yang bernama Yusuf dari Arimatea yang adalah salah satu pengikut Yesus pergi menghadap Pilatus untuk meminta izin untuk memindahkan mayat Yesus. Pilatus memberikan izin, jadi Yusuf kembali dan membawa mayat-Nya untuk dikubur.
JOH 19:39 Nikodemus juga datang dan membantu Yusuf. Nikodemus adalah orang yang pernah ketemu dengan Yesus di malam hari. Dia membawa ramuan yang berbau harum Ramuan itu terbuat dari campuran mur dan gaharu seberat lebih dari tiga puluh kilogram.
JOH 19:40 Sesuai dengan adat Yahudi, mereka menggosok ramuan itu pada tubuh Yesus, lalu membungkus tubuh-Nya dengan kain linen.
JOH 19:41 Ada sebuah taman di dekat tempat Yesus disalibkan; dan di taman itu ada makam baru yang tidak terpakai.
JOH 19:42 Mereka membaringkan tubuh Yesus di situ, karena matahari sudah hampir terbenam dan sudah hampir memasuki hari Sabat.
JOH 20:1 Pagi-pagi sekali pada hari pertama minggu itu, ketika hari masih gelap, Maria Magdalena pergi ke kuburan. Dia melihat bahwa batu besar yang menutupi pintu kubur sudah dipindahkan.
JOH 20:2 Dia berlari untuk mencari Simon Petrus dan juga murid yang Yesus kasihi. Maria berkata kepada mereka, “Ada orang yang sudah mengambil mayat Tuhan dari kuburan, dan kami tidak tahu mereka membawanya ke mana.”
JOH 20:3 Saat Petrus dan muridnya itu pergi ke kuburan itu.
JOH 20:4 Mereka berdua lari, tetapi muridnya yang lain itu berlari lebih cepat dan duluan tiba di kubur.
JOH 20:5 Dia menunduk ke dalam kuburan dan melihat kain pembungkus mayat ada di situ, tetapi dia tidak masuk.
JOH 20:6 Saat Simon Petrus tiba dia masuk ke dalam. Dia juga hanya melihat kain pembungkus mayat di situ.
JOH 20:7 Dia juga melihat kain yang digunakan untuk membungkus kepala Yesus. Kain itu sudah terlipat dan ditaruh sendiri.
JOH 20:8 Kemudian murid Yesus yang pertama sampai di sana juga masuk ke dalam kubur dan saat dia sendiri melihat, dan percaya.
JOH 20:9 Saat itu, mereka belum mengerti apa yang tertulis dalam Kitab Suci bahwa Yesus akan hidup kembali.
JOH 20:10 Sesudah itu, mereka berdua pulang.
JOH 20:11 Maria Magdalena berdiri diluar kubur sambil menangis. Dia masih menangis ketika dia menunduk untuk melihat ke dalam kuburan.
JOH 20:12 Dan dia melihat ada dua malaikat yang berpakaian putih sedang duduk di tempat bekas mayat Yesus ditaruh. Yang satu duduk di bagian kepala dan yang satunya lagi di bagian kaki.
JOH 20:13 Kedua malaikat lalu bertanya kepadanya, “Mengapa kamu menangis?” Dia menjawab, “Saya menangis karena mayat Tuhan saya sudah diambil, dan saya tidak tahu mereka memindahkan dia ke mana.”
JOH 20:14 Dia lalu berbalik dan melihat bahwa Yesus sedang berdiri di situ. Tetapi Maria tidak kenal Dia.
JOH 20:15 Kata Yesus kepadanya, “Kenapa kamu menangis? Siapa yang sedang kamu cari?” Maria berpikir bahwa Orang yang sedang bicara itu adalah tukang kebun. Jadi dia jawab, “Kalau Bapak yang ambil mayat Yesus, tolong kasih tahu, di mana mayatnya dibawa, supaya saya bisa ambil dan kuburkan kembali.”
JOH 20:16 Yesus berkata kepadanya, “Maria!” Maria pun berbalik dan berkata kepada Dia, “Guru!”
JOH 20:17 Yesus berkata kepada-Nya, “Jangan berpegang kepada-Ku! Aku belum naik kepada Bapa. Tetapi carilah saudara-saudara-Ku dan katakan kepada mereka bahwa aku akan naik kepada Bapa-Ku, dan Bapamu, Allah-Ku dan Allahmu.”
JOH 20:18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku sudah melihat Tuhan!” Dia juga sampaikan kepada mereka apa yang sudah Dia katakan kepadanya.
JOH 20:19 Malam itu, pada hari pertama minggu itu, ketika para murid berkumpul bersama di balik pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, Yesus datang dan berdiri di antara mereka dan berkata, “Semoga ada kedamaian bagi kalian.”
JOH 20:20 Setelah salam ini Dia menunjukkan kepada mereka tangan dan lambung-Nya. Para murid sangat bersukacita melihat Tuhan.
JOH 20:21 Yesus lalu berkata, “Aku mengutus kalian, sama seperti Bapa-Ku sudah mengutus Aku.”
JOH 20:22 Lalu Dia meniupkan nafas-Nya kepada mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus.
JOH 20:23 Kalau kalian mengampuni dosa-dosa seseorang, mereka akan diampuni. Tetapi kalau kalian tidak mengampuni dosa-dosa, mereka tidak akan diampuni.”
JOH 20:24 Saat Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada murid-murid, ada salah satu dari mereka yang tidak hadir. Dia bernama Tomas, yang juga dipanggil “si Anak Kembar.”
JOH 20:25 Jadi murid-murid yang lain sampaikan kepada dia, “Kami sudah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas menjawab, “Saya tidak akan percaya sebelum saya melihat sendiri bekas luka paku di kedua tangan-Nya, dan memasukkan jari saya ke dalam bekas luka itu, dan juga memasukkan tanganku ke dalam bekas luka tombak pada lambung-Nya.”
JOH 20:26 Satu minggu kemudian murid-murid sekali lagi sedang berkumpul. Saat itu, Tomas juga ada bersama mereka. Ketika Yesus memasuki ruangan saat pintu-pintu ruangan itu masih dalam terkunci dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Semoga ada kedamaian bagi kalian.”
JOH 20:27 Lalu Dia berkata kepada Tomas, “Lihatlah tangan-Ku dan masukanlah jarimu. Masukan juga tanganmu ke dalam bekas luka tombak pada lambung-Ku. Jangan ragu-ragu lagi, tetapi percayalah!”
JOH 20:28 Jawab Tomas, “Engkau memang Tuhanku dan Allahku!”
JOH 20:29 Yesus berkata, “Tomas, apakah sekarang kamu percaya karena sudah melihat Aku? Allah sangat memberkati orang-orang yang percaya walaupun mereka tidak melihat Aku.”
JOH 20:30 Yesus melakukan banyak hal-hal ajaib yang lain di hadapan murid-murid-Nya, tetapi tidak semua tertulis dalam buku ini.
JOH 20:31 Yang tertulis di dalam buku ini supaya kalian bisa menjadi percaya bahwa Yesus adalah Mesias dan Dia adalah Anak Allah. Kalau kalian sungguh-sungguh percaya kepada-Nya, kalian akan mendapatkan hidup yang selama-lamanya.
JOH 21:1 Sesudah itu, Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada murid-muridnya di tepi Danau Galilea.
JOH 21:2 Murid-murid yang ada di sana adalah, Simon Petrus, Tomas (yang diberi nama panggilan, “Si Kembar”) Natanael dari Kana di Galilea, Yakobus dan Yohanes (anak-anak Zebedeus) dan juga dua orang muri Yesus yang lain.
JOH 21:3 Simon Petrus kemudian berkata, “Aku akan pergi memancing.” Jawab mereka, “Kami akan pergi denganmu.” Lalu mereka pergi naik perahu. Tetapi sepanjang malam mereka tidak berhasil menangkap seekor ikan pun.
JOH 21:4 Besok pagi ketika matahari terbit, Yesus berdiri di pantai, tetapi mereka tidak tahu bahwa yang berdiri itu Yesus.
JOH 21:5 Lalu Dia berkata kepada mereka dengan suara keras, “Hei teman-teman-Ku, apakah kalian sudah menangkap ikan?” Jawab murid-murid, “Belum.”
JOH 21:6 Kata Yesus, “Buanglah jala kalian ke sebelah kanan perahu kalian, dan kalian akan mendapatkan banyak ikan!” Jadi mereka melakukan apa yang diperintahkan-Nya, dan mereka tidak mampu menarik jala karena penuh dengan ikan.
JOH 21:7 Murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus, “Itu Tuhan!” Ketika Simon Petrus mendengar itu, dia memakai lagi jubahnya, karena sebelumnya dia sudah melepaskan jubanya saat sedang bekerja, lalu dia melompat ke dalam air dan berenang ke tepi danau.
JOH 21:8 Murid-murid yang lain tetap di dalam perahu dan menarik jala yang penuh dengan ikan ke pantai yang jaraknya sekitar seratus meter.
JOH 21:9 Ketika mereka sampai di pantai, mereka melihat ada roti dan ikan yang sedang dibakar di atas bara api.
JOH 21:10 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Bawalah kepada Aku, ikan yang baru saja kalian tangkap.”
JOH 21:11 Simon Petrus naik ke dalam perahu dan menarik jala yang penuh dengan ikan-ikan besar, berjumlah seratus lima puluh tiga ekor. Walaupun jalanya begitu penuh dengan banyaknya jumlah ikan, jalanya tidak robek.
JOH 21:12 Yesus berkata kepada mereka, “Mari makan.” Tetapi tidak ada seorang pun dari murid-muridnya yang berani bertanya, “Bapak ini siapa?” Karena mereka sudah tahu bahwa itu Tuhan.
JOH 21:13 Kemudian Yesus datang mendekat, mengambil roti dan ikan itu dan bagikan kepada mereka.
JOH 21:14 Kejadian ini adalah ketiga kalinya Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada mereka sesudah Dia hidup kembali.
JOH 21:15 Sesudah mereka makan pagi, Yesus bertanya kepada Simon yang juga dipanggil Petrus, “Simon, anak Yohanes, apakah kamu mengasihi-Ku lebih daripada mereka yang lain mengasihi Aku?” Jawab Petrus, “Ya, Tuhan, Engkau tahu aku mencintai-Mu.” Lanjut Yesus kepadanya, “Kalau begitu, berilah makan domba-domba-Ku.”
JOH 21:16 Yesus berkata lagi kepada dia, “Simon, anak Yohanes, apakah kamu mengasihiku.” Jawabnya, “Ya, Tuhan, Engkau tahu aku mencintai-Mu.” Yesus menjawab, “Kalau begitu, peliharalah domba-domba-Ku.”
JOH 21:17 Yesus bertanya lagi untuk ketiga kalinya, “Simon, anak Yohanes, apakah kamu mengasihiku?” Petrus merasa sedih karena Yesus sudah bertanya pertanyaan yang sama tiga kali. Jadi dia jawab, “Tuhan, Engkau tahu segalanya. Engkau tahu aku mencintai-Mu.” Jawab Yesus, “Berilah makan domba-dombaku.
JOH 21:18 Aku katakan kepadamu ketika kamu masih muda, kamu bisa berbuat sesukamu, pergi ke mana pun kamu suka. Tetapi ketika kamu sudah tua, kamu akan mengulurkan tanganmu, dan orang lain akan memakaikan kamu pakaian dan menuntunmu ke mana kamu tidak ingin pergi.”
JOH 21:19 Dengan berkata seperti itu, Yesus menyatakan bagaimana nanti Petrus akan mati untuk memuliakan Allah. Yesus berkata lagi kepadana, “Ikuti aku!”
JOH 21:20 Petrus berbalik dan melihat murid kesayangan Yesus sedang mengikuti mereka. Dialah orang yang sama yang duduk berseblahan dengan Yesus ketika mereka makan, dan bertanya, “Tuhan, siapakah di antara kami yang akan mengkhianati-Mu?”
JOH 21:21 Jadi waktu Petrus melihat murid itu, dia bertanya kepada Yesus, “Tuhan, bagaimana dengan dia?”
JOH 21:22 Yesus berkata kepadanya, “Jika saya ingin dia tetap hidup di sini sampai saya kembali, mengapa itu menjadi perhatian kamu? Kamu mengikuti saya!”
JOH 21:23 Sebab itu, ada berita yang teserbar di antara orang-orang seiman bahwa murid itu tidak akan mati sebelum Yesus kembali. Tetapi Yesus tidak berkata seperti itu. Dia hanya mengatakan, “Kalau Aku mau supaya dia hidup sampai Aku kembali, maka hal itu bukan urusanmu.”
JOH 21:24 Murid yang dimaksud itu yang memberikan kesaksian tentang semua kejadian ini. Dia menulisnya, dankami tahu apa yang dicatatnya itu adalah benar.
JOH 21:25 Yesus melakukan banyak hal yang lain. Kalau semua yang dilakukannya itu ditulis, maka saya rasa tidak akan ada cukup tempat untuk menyimpan semua buku itu di seluruh bumi.
ACT 1:1 Theophilus yang terhormat, dalam bukuku yang pertama, aku menulis tentang semua yang Yesus lakukan dan ajarkan sejak dari awal pelayanan-Nya
ACT 1:2 sampai pada hari Dia naik ke surga. Hal ini terjadi ketika Dia sudah memberikan instruksi melalui Roh Kudus kepada rasul-rasul pilihan-Nya.
ACT 1:3 Selama 40 hari sesudah kematian yang Dia alami, Dia menunjukkan diri-Nya kepada mereka, membuktikan bahwa Dia hidup dengan bukti yang meyakinkan. Dia muncul di hadapan mereka, dan memberitahu mereka tentang Kerajaan Allah.
ACT 1:4 Sementara Yesus masih bersama mereka, Dia memberi mereka perintah, “Janganlah meninggalkan Yerusalem. Tunggulah sampai kalian menerima apa yang dijanjikan oleh Bapa di surga, seperti yang kalian dengar dari pada-Ku.
ACT 1:5 Benar bahwa Yohanes membaptis kalian dengan air, tetapi dalam beberapa hari ke depan, kalian akan dibaptis oleh Roh Kudus.”
ACT 1:6 Jadi ketika para murid bertemu dengan Yesus, bertanyalah mereka, “Tuhan, apakah sekarang saatnya Engkau mendirikan kembali kerajaan Israel?”
ACT 1:7 “Kalian tidak perlu tahu tentang tanggal dan masa yang sudah ditetapkan oleh Bapa sesuai dengan otoritasnya,” kata Yesus kepada mereka.
ACT 1:8 “Tetapi kalian akan diberikan kuasa ketika Roh Kudus turun ke atas kalian, dan kalian akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke tempat yang paling jauh di muka bumi.”
ACT 1:9 Sesudah Yesus menyampaikan semua ini kepada mereka, Dia naik ke surga sementara mereka semua memperhatikan Dia, dan ada awan yang menutupi Dia dari pandangan mereka.
ACT 1:10 Sementara mereka masih menatap dengan seksama ke arah langit ketika Yesus naik, dua orang yang berpakaian putih tiba-tiba berdiri di sisi mereka.
ACT 1:11 “Hai orang-orang Galilea, mengapa kalian berdiri di sini sambil menatap langit?” tanya mereka. “Yesus yang sama yang naik ke surga akan datang dengan cara yang sama kalian melihat Dia naik.”
ACT 1:12 Lalu para murid kembali ke Yerusalem dari Bukit Zaitun yang jaraknya kira-kira satu kilometer dari kota itu.
ACT 1:13 Ketika mereka tiba, naiklah mereka ke ruangan atas tempat mereka tinggal: Petrus, Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus anak Alfeus, Simon orang Zelot, serta Yudas anak Yakobus.
ACT 1:14 Mereka semua bersatu dalam doa, bersama dengan para perempuan, dan juga Maria, ibu Yesus, beserta dengan saudara-saudara-Nya.
ACT 1:15 Pada waktu ini, Petrus berdiri dan menyapa sekitar 120 orang percaya yang sedang berkumpul bersama.
ACT 1:16 “Saudara dan saudariku,” katanya, “Kitab Suci, yang dikatakan oleh Roh Kudus melalui Daud, sudah tergenapi mengenai Yudas, yang memimpin mereka untuk menangkap Yesus.
ACT 1:17 Dia tadinya terhitung sebagai salah satu di antara kami, dan berbagi dalam pelayanan ini.”
ACT 1:18 (Yudas membeli sebidang tanah dari uang kejatahannya. Di tempat itu dia terjatuh dengan kepala terlebih dahulu, dan seluruh tubuhnya terbelah, sehingga isi perutnya tertumpah keluar.
ACT 1:19 Setiap orang yang hidup di Yerusalem mendengar tentang hal ini sehingga tanah itu dinamakan “Akeldama,” yang berarti, “Tanah darah.”)
ACT 1:20 Seperti yang tertulis dalam kitab Mazmur, “Biarlah rumahnya ditinggalkan, dan tidak seorangpun yang hidup di sana,” dan “Biarlah orang lain yang akan mengambil posisinya.”
ACT 1:21 “Jadi sekarang kita harus memilih seseorang di antara kita yang sudah bersama-sama dengan kita sepanjang waktu ketika Yesus sudah bersama dengan kita,
ACT 1:22 mulai dari ketika Yohanes membaptis sampai pada hari Yesus naik ke surga dari kita. Salah seorang dari mereka ini haruslah dipilih untuk bersama-sama dengan kami sebagai saksi, memberi bukti akan kebangkitan Yesus.”
ACT 1:23 Akhirnya terpilihlah dua nama: Yusuf Yustus, atau Barsabas, dan Matias.
ACT 1:24 Mereka semua berdoa bersama, “Tuhan, Engkau tahu pikiran setiap kami, tolong tunjukkan siapa dari antara kedua orang ini yang Engkau pilih
ACT 1:25 untuk menggantikan posisi Yudas sebagai salah seorang rasul dalam pelayanan ini, yang sudah ditinggalkannya untuk pergi ke tempat yang sepantasnya untuk dia.”
ACT 1:26 Mereka lalu membuang undi, dan Matias yang terpilih. Dia terhitung sebagai salah satu rasul bersama dengan kesebelas rasul lainnya.
ACT 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, mereka semua bertemu bersama dalam satu tempat.
ACT 2:2 Tiba-tiba ada suara datang dari surga seperti angin yang menderu yang memenuhi seluruh rumah tempat mereka tinggal.
ACT 2:3 Mereka melihat api yang berbentuk seperti lidah yang terpisah-pisah di atas masing-masing mereka.
ACT 2:4 Semua mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dengan bahasa yang berbeda sesuai dengan kemampuan yang diberikan Roh itu kepada mereka.
ACT 2:5 Pada waktu itu ada orang-orang beragama Yahudi yang sungguh-sungguh mencari Allah yang datang dari seluruh penjuru dunia sedang berkumpul di kota Yerusalem.
ACT 2:6 Ketika kerumunan orang ini mendengar suara ini, segerombolan orang berkumpul. Mereka bertanya-tanya sebab setiap mereka mendengar bahasa mereka sendiri diucapkan.
ACT 2:7 Mereka sungguh-sungguh terkesan, dan berkata, “Dengar, orang-orang yang berbicara ini — bukankah mereka semua orang-orang Galilea?
ACT 2:8 Jadi bagaimana mungkin kita semua mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri?
ACT 2:9 Kita ini adalah orang-orang Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia Pontus, Asia,
ACT 2:10 Frigia, Pamfilia, Mesir, daerah-daerah di wilayah Libia dekat Kirene, pendatang dari Roma, baik mereka penganut agama Yahudi maupun yang baru ikut,
ACT 2:11 orang Kreta dan orang Arab — dan kita mendengar mereka berbicara dengan bahasa kita sendiri tentang semua perbuatan ajaib yang sudah Allah lakukan.”
ACT 2:12 Mereka semua tertegun dan bingung. “Apa arti dari semua ini?” tanya mereka satu sama lain.
ACT 2:13 Tetapi ada juga yang mengejek dan berkata, “Mereka pasti minum terlalu banyak air anggur dan mabuk!”
ACT 2:14 Lalu Petrus berdiri bersama dengan ke sebelas rasul lainnya dan berbicara dengan suara keras: “Saudara-saudari orang Yahudi dan setiap mereka yang tinggal di Yerusalem: perhatikanlah aku dan aku akan menjelaskan segala kejadian ini kepada kalian!
ACT 2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti sangkaan kalian. Saat ini barulah pukul sembilan pagi!
ACT 2:16 Apa yang sedang terjadi di sini sudah dinubuatkan oleh nabi Yoel:
ACT 2:17 ‘Allah berkata: Pada hari-hari terakhir Aku akan mencurahkan Rohku kepada setiap orang. Anak-anak laki-laki dan perempuanmu akan bernubuat. Para pemuda dan pemudimu akan mendapat penglihatan. Dan orang-orang tuamu akan mendapat mimpi.
ACT 2:18 Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas para pekerja-Ku, baik laki-laki maupun perempuan, dan mereka akan bernubuat.
ACT 2:19 Aku juga akan memberikan kepada kalian tanda-tanda ajaib baik di surga maupun di bumi — darah, api dan gumpalan asap!
ACT 2:20 Matahari akan menjadi gelap, dan bulan akan berubah menjadi semerah darah sebelum tibanya hari Tuhan yang dahsyat dan mulia.
ACT 2:21 Tetapi mereka yang memanggil nama Tuhan akan diselamatkan.’
ACT 2:22 Hai orang Israel, dengarkanlah ini: Yesus orang Nazaret adalah seorang yang diutus oleh Allah kepada kalian. Hal ini terbukti dengan tanda-tanda dan perbuatan ajaib yang Allah lakukan melalui Dia, ada di antara kalian — seperti yang kalian ketahui.
ACT 2:23 Allah, sudah mengetahui sebelumnya apa yang akan terjadi, mengikuti rencana yang sudah Dia tetapkan dan memutuskan menyerahkan Yesus ke dalam tangan kalian. Dan dengan bantuan orang-orang jahat, kalian membunuh Dia dengan memaku Dia di atas kayu salib.
ACT 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia kembali, membebaskan Dia dari kuasa kematian, sebab kematian tidak lagi memiliki kuasa untuk menawan Dia.
ACT 2:25 Daud berkata tentang Dia, ‘Aku melihat Tuhan selalu ada mendahului Aku. Aku tidak akan tergoncangkan, sebab Dia ada di sisi-Ku.
ACT 2:26 Itu sebabnya hati-Ku bersukacita! Itu sebabnya ucapan-Ku riang gembira! Itu sebabnya tubuh-Ku hidup dalam pengharapan!
ACT 2:27 Sebab Engkau tidak akan meninggalkanku di dalam Hades, ataupun membiarkan Orang Kudus-Mu mengalami kehancuran.
ACT 2:28 Sudah Engkau nyatakan jalan kehidupan kepada-Ku. Dengan kehadiran-Mu Engkau memenuhiku dengan sukacita.’
ACT 2:29 Saudara dan saudariku, ijinkan aku mengatakan kepada kalian dengan terus terang, bahwa nenek moyang kita Daud, sudah mati dan dikuburkan, dan kuburannya masih ada bersama dengan kita hingga hari ini.
ACT 2:30 Tetapi Daud adalah seorang nabi, dan tahu bahwa Allah sudah berjanji dengan bersumpah untuk membuat salah satu keturunannya akan menduduki tahtanya.
ACT 2:31 Daud sudah melihat apa yang akan terjadi dan berbicara tentang kebangkitan Kristus — sebab Kristus tidak akan ditinggalkan di liang kubur ataupun Dia akan membusuk di dalamnya.
ACT 2:32 Allah sudah membangkitkan Yesus dari orang mati, dan kami semua adalah saksi dari hal itu.
ACT 2:33 Sekarang Dia sudah ditinggikan dan mendapat tempat yang paling terhormat di sebelah kanan Allah, dan sudah menerima dari Bapa di Surga, Roh Kudus yang Dia janjikan, dan sudah mencurahkan Roh itu, dan itulah yang saat ini sedang kalian lihat dan dengar.
ACT 2:34 Sebab Daud sendiri tidak naik ke surga, tetapi dia berkata, ‘Tuhan berkata kepada Tuanku, Duduklah di sebelah kanan-Ku
ACT 2:35 sampai Aku membuat musuh-musuh-Mu menjadi alat tempat Engkau mengistirahatkan kaki-Mu.’
ACT 2:36 Sekarang biarlah setiap orang yang ada di Israel benar-benar yakin akan hal ini: Allah sudah membuat Yesus, yang kalian salibkan, adalah Tuhan dan Mesias!”
ACT 2:37 Ketika orang-orang mendengar hal ini, hati nurani mereka disadarkan. Mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul lainnya, “Saudara, apa yang harus kami lakukan?”
ACT 2:38 “Bertobat!” kata Petrus kepada mereka. “Semua kalian haruslah dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosa kalian, dan kalian akan menerima Roh Kudus.
ACT 2:39 Janji ini diberikan kepada kalian, anak-anak kalian, dan juga kepada semua yang ada di tempat yang jauh — kepada semua orang yang Tuhan Allah kita panggil.”
ACT 2:40 Petrus terus berbicara, memberikan lebih banyak bukti kepada mereka. Dia memperingati mereka, “Selamatkanlah diri kalian dari generasi yang jahat ini.”
ACT 2:41 Dan mereka yang menerima ucapannya, ikut dibaptis, menambah jumlah mereka sekitar 3.000 orang percaya pada hari itu.
ACT 2:42 Mereka rajin mempelajari ajaran para rasul, juga sering berkumpul di antara para orang percaya untuk bersekutu, mengadakan Perjamuan memecahkan roti seperti yang Yesus lakukan, serta berdoa bersama.
ACT 2:43 Setiap orang terkagum-kagum, dan banyak tanda dan perbuatan ajaib yang dilakukan oleh para rasul.
ACT 2:44 Semua orang percaya berkumpul dan saling berbagi milik kepunyaan mereka.
ACT 2:45 Mereka menjual seluruh kepunyaan mereka, dan membagikan hasil penjualannya kepada setiap orang sesuai dengan kebutuhan mereka.
ACT 2:46 Setiap hari mereka terus berkumpul bersama di rumah Tuhan, dan makan bersama di rumah-rumah mereka. Mereka menikmati jamuan sederhana mereka dengan rendah hati dan penuh sukacita. Mereka memuji Allah, dan setiap orang senang kepada mereka.
ACT 2:47 Setiap hari Tuhan menambahkan jumlah orang percaya ke dalam persekutuan mereka.
ACT 3:1 Petrus dan Yohanes sedang dalam perjalanan menuju ke rumah Tuhan untuk berdoa pada pukul 3 sore.
ACT 3:2 Seorang yang lumpuh sejak lahir sedang dibawa ke sana. Setiap hari dia diletakkan di samping pintu gerbang rumah Tuhan yang dinamakan Gerbang “Indah” agar dia bisa mengemis dari orang-orang yang akan pergi ke rumah Tuhan.
ACT 3:3 Lalu orang itu melihat Petrus dan Yohanes yang akan masuk ke dalam rumah Tuhan dan meminta sedekah dari mereka.
ACT 3:4 Petrus dan Yohanes menatap orang itu. “Lihat kami!” kata Petrus.
ACT 3:5 Si orang lumpuh itu memberikan mereka perhatian penuh, berharap agar ia menerima sesuatu dari mereka.
ACT 3:6 “Aku tidak punya uang perak ataupun emas,” kata Petrus kepadanya, “tetapi aku akan memberikan kepadamu apa yang aku punya. Dalam nama Yesus Kristus orang Nazaret itu, berjalanlah!”
ACT 3:7 Petrus mengambil tangan kanan si pengemis itu dan menolong dia berdiri. Dengan segera kaki dan tumitnya menjadi kuat.
ACT 3:8 Si pengemis itu melompat, dan mulai berjalan. Dia masuk ke dalam rumah Tuhan bersama mereka, berjalan dan melompat dan memuji Allah.
ACT 3:9 Setiap orang yang di sana melihat dia berjalan berkeliling dan memuji Allah.
ACT 3:10 Mereka mengenali dia sebagai pengemis yang biasa duduk di Pintu Gerbang Indah rumah Tuhan, dan mereka terkejut dan heran dengan apa yang sudah terjadi padanya.
ACT 3:11 Orang itu terus mengikuti Petrus dan Yohanes sementara setiap orang lari menghampiri mereka di dalam teras yang disebut Serambi Salomo dengan penuh kekaguman dengan apa yang sudah terjadi.
ACT 3:12 Ketika Petrus melihat kesempatan untuk dia berbicara, berkatalah dia kepada orang banyak itu, “Hai orang Israel, mengapa kalian terkejut dengan apa yang sudah terjadi pada orang ini? Mengapa kalian menatap kami seakan-akan karena kuasa kami atau iman yang membuat kami bisa membuat dia berjalan?
ACT 3:13 Allah Abraham, Isak dan Yakub — Allah nenek moyang kita — sudah meninggikan Yesus, hamba-Nya. Dialah yang kalian khianati dan kalian tolak di hadapan Pilatus, bahkan sesudah Pilatus memutuskan untuk melepaskan dia.
ACT 3:14 Kalian sudah menolak Dia yang Kudus dan Benar, dan menuntut agar seorang pembunuh dibebaskan untuk kalian.
ACT 3:15 Kalian sudah membunuh Penulis kehidupan, yang Allah bangkitkan dari antara orang mati — dan kami adalah saksi dari semua ini.
ACT 3:16 Dengan mempercayai nama Yesus, laki-laki ini disembuhkan oleh-Nya. Kalian lihat laki-laki itu di sini, kalian mengenal dia. Melalui rasa percaya kepada Yesus, orang ini menerima kesembuhan total tepat di hadapan kalian semua.
ACT 3:17 Sekarang aku tahu, saudara dan saudariku, kalian melakukan hal ini oleh karena ketidak tahuan kalian, sama seperti pemimpin kalian.
ACT 3:18 Tetapi Allah menggenapi apa yang sudah Dia nubuatkan melalui semua nabi: yaitu bahwa Mesias akan menderita.
ACT 3:19 Sekarang bertobatlah, dan ubahkan cara hidupmu, agar dosa-dosa kalian bisa dihapuskan, agar Tuhan dapat memberikan kesempatan bagi kalian untuk disembuhkan dan dipulihkan,
ACT 3:20 dan mengirim Yesus, sang Mesias yang dipilih Allah bagi kalian.
ACT 3:21 Sebab Dia harus tetap di surga sampai tiba waktunya segala sesuatunya kembali seperti semula, seperti Allah nyatakan melalui nabi-nabinya yang kudus sejak jaman dulu.
ACT 3:22 Musa berkata, ‘Tuhan Allah akan mengirimkan kepada kalian seorang nabi dari antara bangsa kita sendiri yang seperti diriku. Kalian haruslah mendengarkan segala yang Dia katakan kepada kalian.
ACT 3:23 Siapa saja yang tidak mendengarkan Dia akan benar-benar dipisahkan dari masyarakatnya.’
ACT 3:24 Semua nabi yang sudah berbicara, mulai dari Samuel, sudah menubuatkan tentang hari ini.
ACT 3:25 Kalian adalah anak dari para nabi dan perjanjian yang Allah buat dengan nenek moyang kalian ketika Allah berkata kepada Abraham, ‘Dari keturunanmulah seluruh keluarga di seluruh dunia akan diberkati.’
ACT 3:26 Allah menyiapkan Hamba-Nya dan mengirimkan Dia lebih dahulu kepada kalian, untuk memberkati kalian dengan mengubah kalian masing-masing dari jalan-jalan kalian yang jahat.”
ACT 4:1 Sementara mereka sedang berbicara kepada orang banyak, para imam, kepala pasukan rumah Tuhan, dan kelompok Saduki mendatangi mereka.
ACT 4:2 Mereka marah sebab Petrus dan Yohanes mengajari banyak orang, memberitahu mereka bahwa melalui Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.
ACT 4:3 Maka mereka menangkap Petrus dan Yohanes dan menempatkan mereka di bawah pengawasan penjaga sampai keesokan harinya sebab saat itu hari sudah menjelang malam.
ACT 4:4 Tetapi banyak dari antara mereka yang sudah mendengarkan pesan Petrus dan Yohanes mempercayainya, dan jumlah orang percaya bertambah sampai berjumlah 5.000 orang.
ACT 4:5 Keesokan harinya, para penguasa, pemimpin-pemimpin suku, dan pengajar-pengajar agama bertemu bersama di Yerusalem.
ACT 4:6 Termasuk di antaranya adalah Imam Agung Hanas, Kayafas, Yohanes, Aleksander, dan anggota keluarga Imam besar lainnya.
ACT 4:7 Mereka membawa Petrus dan Yohanes ke hadapan mereka dan bertanya, “Dengan kuasa apa atau dengan otoritas siapa kalian melakukan hal ini?”
ACT 4:8 Petrus, penuh dengan Roh Kudus, menjawab mereka. “Para penguasa dan pemimpin rakyat:
ACT 4:9 Apakah kami ditanyai mengenai sebuah perbuatan baik yang dilakukan kepada seorang yang tidak bisa menolong dirinya sendiri, dan bagaimana dia bisa disembuhkan?
ACT 4:10 Jika memang demikian, semua kalian harus tahu, dan juga semua orang di Israel, bahwa di dalam nama Yesus Kristus orang Nasaret, yang kalian salibkan dan yang Allah bangkitkan dari antara orang mati — oleh karena Dialah orang ini berdiri di hadapan kalian dalam keadaan benar-benar sembuh.
ACT 4:11 ‘Dialah yang dikatakan sebagai batu yang sudah dibuang oleh tukang bangunan, tetapi sudah menjadi sebuah batu penjuru.’
ACT 4:12 Hanya Dia satu-satunya yang bisa menyelamatkan, tidak ada nama lain di bawah langit ini yang diberikan kepada manusia yang bisa menyelamatkan kita.”
ACT 4:13 Ketika mereka melihat rasa percaya diri Petrus dan Yohanes, dan menyadari bahwa keduanya bukanlah orang yang berpendidikan, mereka sangat terkejut. Mereka juga mengenali keduanya sebagai murid-murid Yesus.
ACT 4:14 Sebab mereka bisa melihat orang yang sudah disembuhkan itu berdiri di hadapan mereka, tidak ada satu katapun yang bisa mereka ucapkan untuk membantah apa yang sudah terjadi.
ACT 4:15 Jadi mereka memerintahkan keduanya untuk menunggu di luar sementara sidang berdiskusi mengenai masalah yang ada di antara mereka sendiri.
ACT 4:16 “Apa yang harus kita lakukan kepada orang-orang ini?” tanya mereka. “Kita tidak bisa menyangkal keajaiban yang luar biasa yang terjadi melalui mereka. Setiap orang yang tinggal di Yerusalem mengetahui hal itu.
ACT 4:17 Tetapi agar hal itu tidak tersebar lebih jauh lagi di antara masyarakat, kita harus mengancam agar mereka tidak pernah berbicara dengan siapa pun dalam nama ini lagi.”
ACT 4:18 Jadi mereka kembali memanggil kedua rasul masuk ke dalam dan memerintahkan mereka untuk tidak pernah lagi berbicara ataupun mengajar tentang Yesus lagi.
ACT 4:19 Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab, “Pikirkanlah menurut kalian, mana yang lebih benar dalam pandangan Allah, menaati kalian atau menaati Allah!
ACT 4:20 Kami tidak dapat berhenti berbicara tentang apa yang sudah kami lihat dan kami dengar!”
ACT 4:21 Sesudah mengancam kedua rasul lebih lagi, para anggota sidang melepaskan mereka. Para anggota sidang ini tidak bisa menemukan cara untuk menghukum para rasul sebab setiap orang memuliakan Allah untuk peristiwa yang terjadi.
ACT 4:22 Sebab orang yang mengalami kesembuhan secara ajaib itu usianya sudah lebih dari 40 tahun.
ACT 4:23 Sesudah para murid dilepaskan, mereka pergi ke tempat orang-orang percaya lainnya berkumpul dan menceritakan segala sesuatu yang dikatakan oleh Imam besar dan para pemimpin kepada mereka.
ACT 4:24 Ketika mereka mendengar apa yang terjadi, mereka berdoa kepada Allah bersama-sama: “Tuhan, Engkaulah yang membuat surga, bumi, laut dan segala yang ada di dalamnya.
ACT 4:25 Engkau berbicara dengan perantara Roh Kudus melalui Daud, nenek moyang kami dan pelayan-Mu, dengan perkataan, ‘Mengapa bangsa-bangsa menjadi begitu marah? Mengapa mereka berencanakan sesuatu yang bodoh melawan aku?
ACT 4:26 Raja-raja di bumi bersiap untuk berperang, para penguasa bersatu melawan Tuhan dan Dia yang Terpilih.’
ACT 4:27 Hal ini sudah benar-benar terjadi di kota ini! Baik Herodes maupun Pontius Pilatus, bersama dengan orang-orang asing dan orang Israel, berkumpul bersama melawan Hamba-Mu yang Kudus yaitu Yesus, yang sudah Engkau urapi sebagai Mesias.
ACT 4:28 Mereka melakukan apapun yang sudah Engkau putuskan sebab Engkaulah memiliki kuasa dan semua sesuai rencana-Mu.
ACT 4:29 Sekarang Tuhan, lihatlah ancaman-ancaman mereka terhadap kami! Tolong kami para pekerja-Mu untuk mengatakan Firman-Mu dengan benar-benar berani.
ACT 4:30 Ketika Engkau menunjukkan kuasa-Mu yang menyembuhkan, biarlah tanda-tanda dan keajaiban terjadi melalui nama Yesus, Hamba-Mu yang Kudus!”
ACT 4:31 Ketika mereka selesai berdoa, gedung tempat mereka berkumpul bergoncang. Semua mereka dipenuhi oleh Roh Kudus dan dengan berani mereka memberitakan Firman Allah.
ACT 4:32 Seluruh kelompok orang percaya bersatu hati dan satu pemikiran. Tidak seorangpun mengatakan sesuatu adalah milikku, tetapi membaginya dengan yang lain.
ACT 4:33 Para rasul memberikan kesaksian mereka tentang kebangkitan Tuhan Yesus dengan kuasa yang luar biasa, dan Allah sungguh-sungguh memberkati mereka semua.
ACT 4:34 Tidak seorangpun di antara mereka berkekurangan sebab mereka yang memiliki rumah atau sawah menjualnya.
ACT 4:35 Hasil penjualan itu mereka bawa dan persembahkan kepada para rasul untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
ACT 4:36 Yusuf, yang diberi nama Barnabas (artinya orang yang suka menguatkan orang lain) oleh para rasul, adalah seorang keturunan suku Lewi, yang dilahirkan di pulau Siprus.
ACT 4:37 Dia menjual ladang yang menjadi miliknya, dan membawa uangnya serta mempersembahkannya kepada para rasul.
ACT 5:1 Ada seorang bernama Ananias, dan istrinya Safira, yang menjual sebagian harta milik mereka.
ACT 5:2 Sebagian hasil penjualan dia sisihkan untuk dirinya sendiri, dan membawa sisanya ke hadapan para rasul. Istrinya tahu segala perbuatannya.
ACT 5:3 Ketika Petrus bertanya kepadanya, “Ananias, mengapa Setan memenuhi hatimu agar kamu berbohong kepada Roh Kudus dan menyimpan sebagian dari hasil penjualan tanahmu?
ACT 5:4 Bukankah itu tanah milikmu? Dan sesudah kamu menjualnya, hasilnya adalah milikmu? Mengapa kamu mengambil keputusan untuk melakukan kebohongan ini? Kamu bukan berbohong kepada manusia, tetapi kepada Allah!”
ACT 5:5 Mendengar kata-kata ini, Ananias jatuh dan mati. Setiap orang yang mendengar berita ini menjadi sangat takut.
ACT 5:6 Beberapa pemuda bangun dan membungkus dia dalam kain kafan. Lalu mereka memboyong-nya keluar dan menguburkan dia.
ACT 5:7 Sekitar tiga jam kemudian, datanglah istri Ananias, tanpa mengetahui apa yang sudah terjadi.
ACT 5:8 Petrus bertanya kepadanya, “Katakan, apakah kalian menjual tanah ini dengan harga sekian?” “Ya, benar. Memang sebesar itu nilainya,” jawab perempuan itu.
ACT 5:9 Lalu Petrus memberitahu dia, “Bagaimana bisa kalian sepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Dengar, mereka yang menguburkan suamimu baru saja kembali, dan mereka akan membawa kamu juga!”
ACT 5:10 Dengan segera Safira jatuh dan mati di dekat kaki Petrus. Para pemuda baru saja masuk dan menemukan bahwa dia sudah meninggal, maka mereka menggotongnya keluar dan menguburkan dia di sisi suaminya.
ACT 5:11 Ketakutan yang besar dirasakan oleh seluruh anggota jemaat, demikian juga di antara mereka yang mendengarkan kejadian ini.
ACT 5:12 Banyak tanda-tanda perbuatan yang ajaib terjadi di antara orang-orang yang dilakukan oleh para rasul. Semua orang percaya biasa berkumpul bersama di Serambi Salomo.
ACT 5:13 Kejadian ini membuat tidak seorangpun berani bergabung dengan mereka sekalipun orang-orang sangat menghormati mereka.
ACT 5:14 Namun demikian banyak orang yang menjadi percaya kepada Tuhan — baik laki-laki maupun perempuan.
ACT 5:15 Sebagai akibatnya, orang-orang membawa banyak orang sakit ke jalan-jalan dan membaringkan mereka di atas kasur dan matras, agar ketika Petrus lewat, bayangannya akan dapat menyembuhkan mereka.
ACT 5:16 Kerumuman orang dari kota-kota kecil di sekitar Yerusalem membawa kerabat mereka yang sakit dan yang dirasuki oleh roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan.
ACT 5:17 Namun demikian, para imam besar dan kelompok Saduki menjadi sangat iri hati dan memutuskan untuk mengambil tindakan.
ACT 5:18 Mereka menangkap para rasul itu dan memasukkan mereka ke dalam penjara.
ACT 5:19 Tetapi ketika malam tiba, ada malaikat Tuhan yang membuka pintu penjara dan memimpin mereka keluar.
ACT 5:20 “Pergilah ke rumah Tuhan dan ceritakan kepada orang-orang tentang cara hidup yang baru ini!” katanya kepada mereka.
ACT 5:21 Mereka melakukan apa yang diperintahkan dan pergi ke rumah Tuhan ketika hari masih pagi-pagi benar dan mulai mengajar. Lalu imam besar dan para pengikutnya mengadakan sidang pertemuan dengan seluruh pemimpin di Israel. Dia mengirim pesan agar para rasul itu dibawa dari penjara.
ACT 5:22 Tetapi ketika para petugas pergi ke penjara untuk menjemput para rasul, mereka tidak bisa menemukan mereka, sehingga mereka kembali ke dewan dan melaporkan,
ACT 5:23 “Pintu penjara masih terkunci, dengan para penjaga masih ada di depan pintu. Tetapi ketika kami minta pintu di buka, kami tidak menemukan siapapun di dalam.”
ACT 5:24 Ketika kepala pasukan rumah Tuhan dan para imam kepala mendengar hal ini, mereka benar-benar kebingungan, dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.
ACT 5:25 Lalu seseorang masuk dan berkata, “Dengar, orang-orang yang kalian masukkan ke dalam penjara ada di dalam rumah Tuhan sedang mengajar!”
ACT 5:26 Jadi kepala pengawal pergi bersama para prajuritnya dan membawa para rasul itu kembali ke sidang, tetapi mereka tidak menggunakan paksaan sebab mereka takut jangan sampai orang banyak yang mendengarkan para rasul itu melempari mereka dengan batu.
ACT 5:27 Para rasul dibawa masuk dan diperintahkan untuk berdiri di hadapan sidang.
ACT 5:28 “Bukankah sudah kami perintahkan kepada kalian untuk tidak mengajar dalam nama ini?” tanya Imam Besar. “Sekarang dengar — kalian sudah membawa pengajaran kalian ke seluruh Yerusalem, dan kalian mencoba menyalahkan kami sebagai penyebab kematian-Nya!”
ACT 5:29 Tetapi Petrus dan para rasul menjawab, “Kami harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.
ACT 5:30 Allah nenek moyang kita membangkitkan Yesus dari kematian — Dia yang kalian bunuh dengan cara disalibkan.
ACT 5:31 Allah meninggikan Dia dan menempatkan Dia di posisi yang paling terhormat di sebelah kanan Allah sebagai Raja dan Penyelamat. Dengan demikian Allah memberikan jalan melalui Dia agar orang-orang Israel bisa bertobat dan menerima pengampunan dosa.
ACT 5:32 Kami adalah saksi dari semua kejadian yang ada, demikian juga dengan Roh Kudus, yang Allah berikan kepada mereka yang taat kepada-Nya.”
ACT 5:33 Ketika anggota sidang mendengar hal ini, marahlah mereka dan ingin membunuh para rasul itu.
ACT 5:34 Tetapi kemudian salah satu anggota sidang berdiri dan berbicara. Dia adalah Gamaliel, seorang Farisi dan ahli hukum Taurat yang sangat dihormati oleh semua orang. Dia memerintahkan agar para rasul keluar dari ruang sidang terlebih dahulu.
ACT 5:35 Gamaliel berkata kepada para anggota sidang: “Para pemimpin Israel, berhati-hatilah dengan rencana yang hendak kalian lakukan kepada orang-orang ini.
ACT 5:36 Beberapa waktu lalu Tedeus mencoba mencari nama agar dirinya dikenal, dan sekitar 400 orang bergabung menjadi pengikutnya. Dia dibunuh dan semua pengikutnya tercerai berai dan gerakannya hilang.
ACT 5:37 Lalu sesudah dia, ada Yudas dari Galilea, yang muncul sekitar masa sensus penduduk, yang menarik cukup banyak pengikut. Dia juga mati, dan mereka yang mendengarkan dia tercerai berai.
ACT 5:38 Jadi dengan kasus yang sekarang ini, aku menasihatkan agar kalian membiarkan orang-orang ini, dan lepaskan mereka. Jika yang mereka rencanakan atau lakukan datang dari pikiran manusia, maka gerakan mereka pasti akan dikalahkan.
ACT 5:39 Tetapi jika kegerakan mereka datang dari Allah, kalian tidak akan bisa mengalahkan mereka. Kalian bahkan akan melawan Allah!”
ACT 5:40 Para anggota sidang diyakinkan oleh perkataannya. Jadi mereka kembali memanggil para rasul ke dalam ruang sidang, mencambuk mereka, dan memerintahkan agar para rasul tidak lagi mengatakan apapun dalam nama Yesus. Lalu melepaskan mereka.
ACT 5:41 Para rasul itu meninggalkan tempat sidang, gembira sebab dianggap layak untuk menderita demi nama Yesus.
ACT 5:42 Setiap hari mereka terus mengajar dan memberitakan nama Yesus sebagai Mesias, dalam rumah Tuhan dan di rumah-rumah.
ACT 6:1 Pada waktu ini, jumlah orang percaya meningkat dengan cepat. Orang percaya yang berbicara dengan bahasa Yunani mulai berdebat dengan mereka yang berbicara dengan bahasa Aram. Orang-orang yang berbahasa Yunani ini mengeluh bahwa janda-janda mereka mendapat perlakuan yang tidak adil dalam pembagian makanan setiap hari.
ACT 6:2 Kedua belas rasul memanggil kedua belah pihak untuk berkumpul, dan memberitahu mereka, “Tidak baik bagi kami untuk meninggalkan tugas memberitakan Firman Allah hanya agar kami bisa mengurus tugas pembagian makanan.
ACT 6:3 Saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antara kalian yang bisa dipercaya, penuh dengan Roh Kudus dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang bijak. Kami akan mengalihkan tanggung jawab ini kepada mereka.
ACT 6:4 Kami sendiri akan memberi perhatian penuh kepada doa dan pelayanan penyebaran Firman.”
ACT 6:5 Setiap orang senang dengan pengaturan ini, dan mereka memilih Stefanus, seorang yang sangat percaya kepada Allah dan penuh dengan Roh Kudus, Filipus, Prokorus, Nikanor, Timon, Permenas, dan Nikolaus, seorang Yahudi yang menjadi pengikut Kristus yang berasal dari Antiokia.
ACT 6:6 Orang-orang ini dihadapkan kepada para rasul yang berdoa dan menumpangkan tangan atas mereka serta memberkati mereka.
ACT 6:7 Firman Allah terus menyebar, dan jumlah murid di Yerusalem terus bertambah dengan cepat, bahkan sejumlah besar imam juga menjadi percaya kepada Yesus.
ACT 6:8 Stefanus, penuh dengan kuasa dan kemurahan Allah, banyak melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara orang banyak.
ACT 6:9 Tetapi beberapa orang mulai berdebat dengan dia. Mereka datang dari rumah-rumah ibadah yang dinamakan “Orang-orang yang Merdeka”, demikian juga orang-orang Kirene, Aleksandira, Kilikia dan Asia Kecil.
ACT 6:10 Tetapi tidak seorangpun dari mereka yang bisa menjawab hikmat yang dimiliki Stefanus sebab dia selalu dipenuhi oleh Roh Kudus.
ACT 6:11 Jadi mereka menyuap beberapa orang untuk memberikan kesaksian palsu. Mereka berkata, “Kami mendengar orang ini menghujat Musa, dan Allah juga!”
ACT 6:12 Mereka menghasut orang-orang, dan bersama dengan para pemimpin dan pengajar hukum Taurat, datang dan menangkap dia. Mereka membawanya ke sidang Mahkamah Agama,
ACT 6:13 dan memanggil saksi palsu untuk bersaksi menuduh mereka. “Orang ini selalu mengumpat tentang rumah Tuhan dan hukum Taurat,” kata mereka.
ACT 6:14 “Kami mendengar dia berkata kalau Yesus si Orang Nasaret itu akan menghancurkan rumah Tuhan, dan akan mengganti hukum Taurat yang kita terima dari Musa.”
ACT 6:15 Setiap orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap lekat kepada Stefanus, dan wajahnya bersinar seperti wajah seorang malaikat.
ACT 7:1 “Apakah seluruh tuduhan ini benar?” tanya Imam Besar.
ACT 7:2 “Saudara-saudara dan ayah-ayah sekalian, dengarkan aku!” jawab Stefanus. “Allah dalam kemuliaan-Nya menyatakan diri kepada bapa leluhur kita Abraham ketika dia masih hidup di Mesopotamia, sebelum dia pindah ke Haran.
ACT 7:3 Allah berkata kepadanya, ‘Pergilah dari negerimu dan dari sanak keluargamu, dan pergilah menuju negeri yang akan Aku tunjukkan kepadamu.’
ACT 7:4 Maka pergilah Abraham meninggalkan negeri orang Kasdim dan tinggal di Haran. Sesudah kematian ayahnya, Allah mengirim dia ke sini, ke negeri tempat di mana kita sekarang.
ACT 7:5 Allah tidak memberikan kepada Abraham satu bidang tanahpun kepadanya di sini. Tetapi yang Allah janjikan adalah Abraham akan mendapatkan hak kepemilikan atas negeri ini, dia beserta keturunannya, sekalipun saat itu Abraham tidak memiliki anak.
ACT 7:6 Allah juga memberitahu dia bahwa keturunannya akan hidup di negeri asing, dan mereka akan diperbudak di sana, dan akan ditindas selama 400 tahun.
ACT 7:7 Allah berkata, ‘Aku akan menghukum negeri yang sudah memperbudak mereka. Pada akhirnya keturunanmu akan pergi dan datang ke tempat ini untuk menyembah Aku.’
ACT 7:8 Allah juga memberikan kepada Abraham perjanjian sunat, maka, ketika Isak lahir, Abraham menyunat dia pada hari yang ke delapan. Isak, adalah ayah Yakub, dan Yakub adalah ayah dari ke dua belas kepala suku bangsa Israel.
ACT 7:9 Nenek moyang kita karena cemburu kepada Yusuf, menjualnya menjadi budak di Mesir. Tetapi Allah beserta dengan dia,
ACT 7:10 dan menyelamatkan dia dari semua kesukaran dia. Allah memberinya kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan menolongnya mendapat perkenanan Raja Mesir, yang mengangkat dia menjadi gubernur atas Mesir dan rumah tangga kerajaan.
ACT 7:11 Namun sebuah bencana kelaparan melanda seluruh Mesir dan Kanaan. Bencana ini menyebabkan penderitaan yang hebat, dan nenek moyang kita kehabisan bahan makanan.
ACT 7:12 Ketika Yakub mendengar bahwa gandum tersedia di negeri Mesir, dia mengirim nenek moyang kita dalam kunjungan pertama mereka.
ACT 7:13 Pada kunjungan kedua mereka, Yusuf memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya, dan Raja Mesir mengetahui latar belakang keluarga Yusuf.
ACT 7:14 Yusuf mengirim utusan untuk menjemput ayah dan seluruh sanak keluarganya yang berjumlah 72 orang.
ACT 7:15 Yakub akhirnya berangkat ke Mesir, dan meninggal di sana — demikian juga dengan nenek moyang kita.
ACT 7:16 Mayat-mayat mereka dibawa kembali ke Sikhem dan diletakkan di kuburan yang Abraham sudah beli dengan koin perak dari anak-anak Hamor di Sikhem.
ACT 7:17 Waktunya sudah semakin dekat untuk menggenapi janji yang Allah buat kepada Abraham, jumlah orang Israel di Mesir meningkat.
ACT 7:18 Seorang raja baru yang tidak mengenal Yusuf memerintah di negeri Mesir.
ACT 7:19 Dia memanfaatkan dan menyiksa nenek moyang kita, memaksa mereka membuang bayi-bayi mereka supaya mati.
ACT 7:20 Pada masa inilah Musa dilahirkan. Dia seorang bayi yang rupawan, dan selama tiga bulan dia dipelihara di dalam rumah ayahnya.
ACT 7:21 Ketika dia harus dibuang, putri Raja Mesir menyelamatkan dan merawatnya seperti anak laki-lakinya sendiri.
ACT 7:22 Musa menerima didikan dan ilmu bangsa Mesir, dan menjadi berkuasa, baik di dalam perkataan maupun perbuatan.
ACT 7:23 Namun ketika dia berusia 40 tahun, Musa memutuskan untuk mengunjungi saudara-saudaranya, orang Israel.
ACT 7:24 Dia melihat salah seorang dari mereka sedang dianiaya oleh orang Mesir, jadi dia membela saudaranya bangsa Israel itu. Musa memukul orang Mesir itu sampai mati.
ACT 7:25 Musa mengira bahwa bangsanya akan melihat bahwa Allah akan menyelamatnya mereka melalui dia, tetapi tidak terjadi seperti itu.
ACT 7:26 Keesokan harinya dalam kunjungannya yang kedua, dua orang Israel sedang berkelahi. Musa mencoba mendamaikan mereka dan menghentikan perkelahian. ‘Kawan, kalian ini bersaudara!’ katanya kepada mereka. ‘Mengapa kalian saling menyerang?’
ACT 7:27 Tetapi orang yang memulai perkelahian mendorong Musa. Jawab orang itu, ‘Siapa yang mengangkat kamu menjadi pengawas atas kami? Apakah kamu yang menjadi hakim kami sekarang?’
ACT 7:28 ‘Apakah kamu akan membunuhku seperti kamu membunuh orang Mesir itu kemarin?’
ACT 7:29 Ketika Musa mendengar perkataan orang itu, dia melarikan diri sebab dia tahu dia akan dihukum mati. Dia pergi dan hidup dalam pengasingan di negeri Midian, dan mendapatkan dua orang anak laki-laki sebagai keturunannya.
ACT 7:30 Sesudah lewat 40 tahun, datanglah malaikat di hadapan Musa dalam bentuk semak yang terbakar di Gunung Sinai.
ACT 7:31 Musa tertegun melihat hal ini, dan mendekat menghampirinya. Suara Tuhan berbicara kepadanya:
ACT 7:32 ‘Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham dan Isak dan Yakub.’ Musa gemetar ketakutan dan tidak berani mengangkat kepalanya.
ACT 7:33 Tuhan berkata kepadanya, ‘Lepaskanlah sendalmu, sebab tanah tempat kamu berdiri itu kudus.
ACT 7:34 Aku sudah memperhatikan dengan seksama penderitaan dari umat-Ku di negeri Mesir, dan sudah Kudengar erangan mereka. Aku turun untuk menyelamatkan mereka. Datanglah ke sini, sebab Aku akan mengirim kamu ke Mesir.’
ACT 7:35 Musa ini sama dengan Musa yang ditolak oleh orang Israel ketika mereka berkata, ‘Siapa yang mengangkat kamu menjadi penguasa dan hakim atas kami?’ Allah mengirim dia kembali baik sebagai penguasa maupun pembebas, dengan bantuan malaikat yang muncul di hadapan dia di semak.
ACT 7:36 Musa memimpin mereka keluar dengan melakukan banyak perbuatan ajaib di Mesir, di Laut Merah, dan terus melakukannya sepanjang perjalanan mereka di gurun pasir selama 40 tahun.
ACT 7:37 Musa yang sama yang berjanji kepada orang Israel, ‘Allah akan mengirimkan kepada kalian seorang nabi yang seperti diriku dari antara saudara-saudara kita sendiri.’
ACT 7:38 Musa masih bersama dengan umat Allah di gurun pasir ketika malaikat berbicara dengannya di Gunung Sinai, dan di sana, nenek moyang kita bersama dengan Musa menerima Firman Allah untuk diteruskan kepada kita.
ACT 7:39 Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dia dan memutuskan untuk kembali ke Mesir.
ACT 7:40 Mereka berkata kepada Harun, ‘Dirikanlah sebuah patung untuk kami sembah sebagai dewa yang memimpin kita, sebab kita tidak tahu apa yang terjadi pada Musa yang sudah memimpin kita keluar dari tanah Mesir.’
ACT 7:41 Lalu mereka membuat patung berbentuk anak lembu, memberikan kurban persembahan kepadanya, dan merayakan patung buatan tangan mereka sendiri!
ACT 7:42 Maka menyerahlah Allah terhadap mereka. Ditinggalkannya mereka untuk menyembah dewa-dewa di langit. Inilah yang dikatakan oleh para nabi, ‘Apakah kalian memberikan persembahan atau kurban bakaran kepada-Ku selama masa 40 tahun di gurun pasir, hai orang Israel?
ACT 7:43 Tidak! Kalian membawa kemah dewa Molok dan patung dari dewa bintang Refan, patung yang kalian buat agar kalian bisa menyembah mereka. Maka Aku akan membuang kalian ke pengasingan melewati negeri Babilonia.’
ACT 7:44 Nenek moyang kita selalu membawa Kemah Kesaksian selama di gurun pasir. Allah memberitahu Musa cara mendirikannya mengikuti rancangan yang sudah dia lihat.
ACT 7:45 Lalu, nenek moyang kita membawanya bersama mereka ketika mereka masuk bersama Yosua untuk menduduki negeri yang mereka ambil dari bangsa-bangsa yang Tuhan usir dari hadapan mereka. Dan kemah itu tetap ada di sana sampai masa Daud menjadi raja.
ACT 7:46 Daud mendapat perkenanan di mata Allah dan bertanya apakah ia boleh membangun Rumah bagi Allah Yakub.
ACT 7:47 Tetapi pada akhirnya Salomolah yang membangun Rumah itu bagi Tuhan.
ACT 7:48 Tentu saja Tuhan yang Mahakuasa tidak tinggal dalam Rumah-rumah ibadah yang kita bangun. Seperti yang dikatakan para nabi,
ACT 7:49 ‘Langit adalah tahta-Ku, dan bumi adalah tempat Aku meletakkan kaki-Ku. Rumah kediaman seperti apa yang ingin kamu bangun untuk-Ku?’ tanya Tuhan. ‘Tempat tidur seperti apa yang ingin kamu buat sebagai tempat bagi-Ku untuk beristirahat?
ACT 7:50 Akulah pencipta segalanya!’
ACT 7:51 Hai orang-orang yang sombong dan keras kepala! Kalian tidak pernah mau mendengar! Kalian selalu melawan Roh Kudus! Perbuatan kalian sama dengan perbuatan nenek moyang kalian!
ACT 7:52 Adakah nabi yang tidak dibunuh oleh nenek moyang kalian? Mereka membunuh nabi-nabi yang bernubuat tentang kedatangan Seorang yang sungguh-sungguh baik dan benar. Dia yang kalian khianati dan bunuh —
ACT 7:53 Kalian yang menerima Hukum Taurat melalui para malaikat, tetapi menolak untuk menjalankannya.”
ACT 7:54 Ketika para pemimpin orang Yahudi mendengar perkataan ini, mereka menjadi sangat murka, membelakkan mata mereka dan menggertakkan gigi kepadanya.
ACT 7:55 Tetapi Stefanus, penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit dan melihat kemuliaan Allah, dengan Yesus berdiri di sebelah kanan-Nya.
ACT 7:56 “Dengar,” katanya, “Aku melihat surga terbuka, dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”
ACT 7:57 Tetapi mereka menutup telinga mereka sambil berteriak sekeras-kerasnya. Dan mereka menyerang dia bersama-sama,
ACT 7:58 menyeretnya keluar kota, dan mulai melempari dia dengan batu. Para penuduh dia meletakkan jubah-jubah mereka di tanah dan dijaga oleh seorang pemuda yang bernama Saulus.
ACT 7:59 Ketika mereka semua melempari dia dengan batu, Stefanus berdoa, “Tuhan Yesus, terimalah rohku.”
ACT 7:60 Lalu sambil berlutut, Stefanus berseru, “Tuhan, tolong jangan pegang dosa ini terhadap mereka!” Sesudah mengatakan hal ini, matilah dia.
ACT 8:1 Saulus setuju bahwa Stefanus haruslah dibunuh. Pada hari itu penganiayaan besar mulai terjadi terhadap orang percaya di Yerusalem, dan setiap orang kecuali para rasul tersebar ke seluruh Yudea dan Samaria.
ACT 8:2 (Beberapa pengikut Allah yang setia menguburkan Stefanus, dengan berkabung yang besar.)
ACT 8:3 Tetapi Saulus sedang bersiap-siap menghancurkan kumpulan orang percaya, berangkat dari rumah ke rumah, menyeret baik laki-laki maupun perempuan ke dalam penjara.
ACT 8:4 Dan mereka yang tersebar ke seluruh daerah menyebarkan juga Firman ke manapun mereka pergi.
ACT 8:5 Filipus pergi ke kota di daerah Samaria, dan memberitahu mereka tentang Mesias.
ACT 8:6 Ketika orang banyak mendengar perkataan Filipus dan melihat perbuatan ajaib yang dilakukannya, mereka memperhatikan setiap pengajaran yang dia berikan.
ACT 8:7 Banyak di antara mereka yang dilepaskan dari kerasukan setan yang menjerit ketika keluar dari orang yang mereka jadikan tempat berdiam, dan banyak di antara mereka yang lumpuh atau cacat disembuhkan.
ACT 8:8 Orang-orang yang hidup di kota itu sangat bersukacita.
ACT 8:9 Di kota itu ada seorang bernama Simon yang mempraktekkan ilmu sihir. Dia menyatakan bahwa dia adalah seorang yang sangat penting, dan sudah membuat orang-orang Samaria terpesona,
ACT 8:10 sehingga ereka memperhatikan perkataan dia. Mulai dari orang biasa sampai ke orang penting di kota itu berkata, “Laki-laki ini adalah ‘Allah dengan Kuasa Besar.’”
ACT 8:11 Mereka terpesona karena dia sudah menawan mereka dengan sihirnya sejak lama.
ACT 8:12 Tetapi ketika mereka menjadi percaya karena ucapan Filipus tentang kabar baik Kerjaan Allah dan nama Yesus Kristus, mereka semua dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.
ACT 8:13 Simon juga menjadi orang percaya dan dibaptis. Dia mengikuti Filipus, kagum akan tanda-tanda dan perbuatan-perbuatan ajaib yang dia lihat.
ACT 8:14 Ketika para rasul yang ada di Yerusalem mendengar bahwa orang-orang di Samaria sudah menerima Firman Allah, mereka mengirim Petrus dan Yohanes untuk mengunjungi orang-orang itu.
ACT 8:15 Ketika mereka tiba di tempat itu, mereka berdoa agar orang-orang percaya yang ada di Samaria menerima Roh Kudus.
ACT 8:16 Orang-orang percaya ini memang sudah dibaptis dalam nama Yesus Tuhan, tetapi mereka belum dipenuhi oleh Roh Kudus.
ACT 8:17 Para rasul meletakkan tangan mereka ke atas orang-orang percaya ini, dan mereka menerima Roh Kudus.
ACT 8:18 Ketika Simon melihat bahwa Roh Kudus diberikan ketika para rasul meletakkan tangan mereka ke atas orang-orang, Simon menawarkan sejumlah uang kepada mereka.
ACT 8:19 “Berikan kepadaku kuasa itu juga,” katanya kepada mereka, “agar setiap orang yang aku letakkan tangan ke atas mereka menerima Roh Kudus.”
ACT 8:20 “Kiranya uangmu binasa bersama-sama dengan kamu sebab kamu memiliki pikiran bahwa pemberian Allah adalah sesuatu yang bisa dibeli dengan uang!” jawab Petrus.
ACT 8:21 “Kamu bukanlah bagian dalam pekerjaan ini. Tindakanmu benar-benar salah dalam pandangan Allah.
ACT 8:22 Berhentilah berbuat jahat dan kembalilah berbuat yang benar! Berdoalah kepada Tuhan dan mintalah pengampunan dari-Nya oleh karena pikiranmu ini.
ACT 8:23 Sudah jelas terlihat bahwa kamu penuh dengan iri hati dan kamu terjerat dalam dosa-dosamu.”
ACT 8:24 “Tolong doakan saya, agar segala yang kamu katakan tidak terjadi atas diriku!” jawab Simon.
ACT 8:25 Sesudah Petrus dan Yohanes memberikan kesaksian dan memberitakan Firman Tuhan, kembalilah mereka ke Yerusalem, menceritakan kabar baik kepada desa-desa di Samaria dalam perjalanan pulang mereka.
ACT 8:26 Pada suatu hari salah satu malaikat Tuhan berbicara kepada Filipus, “Bersiap-siaplah dan pergilah ke arah selatan ke jalan di padang pasir yang menghubungkan antara Yerusalem dan Gaza.”
ACT 8:27 Maka berangkatlah Filipus, dan bertemu dengan seorang dari Etopia, seorang kasim yang memiliki posisi yang tinggi dari Kandake, Ratu Etopia. Orang ini adalah bendahara kerajaan. Dia pergi ke Yerusalem untuk menyembah dan
ACT 8:28 sedang dalam perjalanan pulang kembali ke daerah asalnya, dan sedang duduk dalam sebuah kereta kuda. Dia membaca salah satu bagian dari ktiab Yesaya dengan suara keras.
ACT 8:29 Roh Kudus berbicara kepada Filipus, “Mendekatlah ke arah kereta itu.”
ACT 8:30 Maka Filipus berlari menghampiri, dan mendengar si laki-laki membaca dari kitab nabi Yesaya. “Apakah Engkau mengerti apa yang Engkau baca?” tanya Filipus.
ACT 8:31 “Bagaimana bisa saya mengerti jika tidak ada seorangpun yang bisa menjelaskannya kepada saya?” jawab laki-laki itu. Dia mengundang Filipus untuk naik dan duduk di selelahnya.
ACT 8:32 Bagian Kitab Suci yang dia baca adalah ini: “Dia dituntun seperti seekor domba yang hendak disembelih. Seperti anak domba yang diam di hadapan orang yang akan menggunting bulunya, tidak satu katapun yang dia ucapkan.
ACT 8:33 Dia dipermalukan dan tidak mengalami keadilan. Tidak seorangpun yang berkata apa-apa mengenai keturunannya, sebab hidupnya sudah sampai titik penghabisan.”
ACT 8:34 Sang kasim bertanya kepada Filipus, “Beritahu saya, siapa yang dimaksud oleh sang nabi? Apakah dia berbicara tentang dirinya sendiri, atau orang lian?”
ACT 8:35 Filipus mulai menjelaskan, mulai dari Kitab Suci ini, memberitahunya tentang Yesus.
ACT 8:36 Ketika mereka melanjutkan perjalanan, mereka tiba di sebuah tempat yang ada airnya. Sang kasim berkata, “Dengar, ada air di sini — mengapa aku tidak dibaptis?”
ACT 8:37 
ACT 8:38 Dia memerintahkan agar kereta itu dihentikan. Filipus dan sang kasim masuk ke dalam air dan Filipus membaptis dia.
ACT 8:39 Ketika mereka keluar dari air, Roh yang dari Tuhan membawa Filipus pergi. Sang kasim tidak pernah melihat dia lagi, tetapi sang kasim meneruskan perjalanan dengan penuh sukacita. Dan Filipus sendiri pergi ke Azotus.
ACT 8:40 Dan dia menyebarkan Kabar Baik di seluruh kota sepanjang perjalanannya menuju Kaisarea.
ACT 9:1 Sementara itu Saulus membuat ancaman kejam terhadap murid-murid Tuhan, dia ingin membunuh mereka. Saulus menghadap kepada Imam Besar,
ACT 9:2 dan minta surat otoritas untuk dia bawa kepada rumah-rumah ibadah di daerah Dasmaskus, memberikan ijin kepadanya untuk menangkap setiap orang yang percaya kepada pada Jalan yang dia temukan, baik laki-laki maupun perempuan, dan membawa mereka kembali ke Yerusalem sebagai tawanan.
ACT 9:3 Ketika Saulus mencapai kota Damsyik, tiba-tiba dia dikelilingi oleh cahaya yang memancar dari surga.
ACT 9:4 Jatuhlah Saulus ke tanah, dan mendengar ada suara berkata, “Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku?”
ACT 9:5 “Siapakah Engkau, Tuhan?” tanya Saulus. “Akulah Yesus, orang yang kamu aniaya,” jawab Tuhan.
ACT 9:6 “Bangunlah, masuklah ke dalam kota, dan kamu akan diberitahu apa yang harus kamu lakukan.”
ACT 9:7 Orang-orang yang pergi bersama dengan Saulus berdiri di sana tanpa bisa mengeluarkan suara. Mereka mendengar ada orang yang berbicara, tetapi mereka tidak bisa melihat orangnya.
ACT 9:8 Berdirilah Saulus, dan ketika dia membuka matanya, ternyata dia menjadi buta. Rekan seperjalanannya menuntunnya masuk ke kota Damsyik.
ACT 9:9 Saulus menjadi buta selama tiga hari, dan dia tidak makan atau minum sesuatu apapun selama itu.
ACT 9:10 Di kota itu ada seorang pengikut Yesus yang bernama Ananias, dan Tuhan berbicara kepadanya dalam sebuah penglihatan. “Ananias!” kata Tuhan. “Saya disini, Tuhan,” jawab Ananias.
ACT 9:11 “Bangunlah, dan pergilah ke jalan yang bernama Lurus,” kata Tuhan kepadanya. “Bertanyalah di rumah Yudas seseorang yang bernama Saulus, dari Tarsis. Dia sedang berdoa.
ACT 9:12 Saulus sudah mendapat penglihatan bahwa ada seseorang bernama Ananias yang datang dan meletakkan tangannya ke atas dia agar dia bisa kembali melihat.”
ACT 9:13 “Tetapi Tuhan,” jawab Ananias, “Aku sudah banyak mendengar tentang orang ini — tentang semua tindakan jahat yang dia lakukan kepada orang-orang percaya di Yerusalem.
ACT 9:14 Para imam kepala sudah memberikan kepada dia otoritas untuk menangkap siapa saja di sini yang menyembah dan mengikuti Engkau.”
ACT 9:15 Namun Tuhan berkata kepadanya, “Pergilah, sebab dialah orang yang sudah Aku pilih untuk mengabarkan nama-Ku ke orang-orang asing dan raja-raja, juga kepada orang Israel.
ACT 9:16 Aku sendiri yang akan menunjukkan kepadanya penderitaan yang akan dia alami demi nama-Ku.”
ACT 9:17 Maka pergilah Ananias dan masuk ke rumah itu. Dia meletakkan tangannya ke atas Saulus. “Saulus, saudaraku,” katanya, “Tuhan Yesus, yang menampakkan diri kepadamu ketika kamu dalam perjalanan menuju ke tempat ini, sudah mengirim aku agar kamu bisa kembali melihat dan dipenuhi oleh Roh Kudus.”
ACT 9:18 Dengan segera, sesuatu seperti sisik ikan jatuh dari matanya, dan penglihatannya pulih kembali. Saulus bangun dan memberi dirinya untuk dibaptis.
ACT 9:19 Saulus juga makan dan merasa lebih kuat. Dia menghabiskan waktu bersama murid-murid Yesus di Damsyik selama beberapa hari.
ACT 9:20 Dan Saulus mulai berbicara di rumah-rumah ibadat dan menyatakan, “Yesus adalah Anak Allah!”
ACT 9:21 Semua yang mendengar dia terkejut, dan bertanya, “Bukankah laki-laki ini yang menyebabkan begitu banyak kesulitan di Yerusalem bagi mereka yang percaya kepada Yesus? Bukankah dia datang ke kota ini untuk menangkap orang-orang percaya dan membawanya sebagai tawanan dengan rantai kepada para imam kepala?”
ACT 9:22 Saulus menjadi lebih percaya diri, membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias begitu meyakinkan sehingga orang-orang Yahudi yang ada di kota Damsyik tidak ada yang bisa mengalahkan dia.
ACT 9:23 Beberapa waktu kemudian orang-orang Yahudi bersekongkol untuk membunuhnya,
ACT 9:24 tetapi Saulus mendapat tahu niat mereka. Siang dan malam mereka menunggu di gerbang kota mencari kesempatan untuk membunuh dia.
ACT 9:25 Jadi suatu hari, ketika hari sudah malam, para pengikut Saulus membawanya dan menurunkan dia melalui lubang yang ada di tembok kota dalam sebuah keranjang.
ACT 9:26 Ketika Saulus tiba di Yerusalem, dia mencoba bertemu dengan para murid, tetapi mereka semua takut kepadanya karena mereka tidak yakin bahwa Saulus sudah menjadi seorang murid juga.
ACT 9:27 Namun, Barnabas membawa Saulus untuk bertemu dengan para rasul, dan menjelaskan kepada mereka bagaimana Saulus sudah melihat Tuhan di jalan dan bagaimana Tuhan sudah berbicara kepada Saulus. Barnabas juga menjelaskan bagaimana di kota Damsyik Saulus sudah berbicara dengan berani tentang Yesus.
ACT 9:28 Saulus tinggal bersama dengan para rasul dan mengikuti mereka ke seluruh Yerusalem,
ACT 9:29 serta berbicara dengan berani tentang Yesus. Dia berbicara dan berdebat dengan orang-orang Yahudi yang berbicara dengan bahasa Yunani, tetapi mereka mencoba membunuh dia.
ACT 9:30 Ketika saudara-saudara seiman mengetahui hal ini, mereka membawa Saulus ke kota Kaisarea, lalu mengirim dia ke Tarsus.
ACT 9:31 Selama waktu ini, seluruh gereja di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria ada dalam keadaan damai. Gereja menjadi kuat dan anggotanya bertambah banyak dengan cepat. Orang-orang percaya ini hidup dalam hormat kepada Tuhan,, dan mendapat semangat dari Roh Kudus.
ACT 9:32 Petrus sedang melakukan perjalanan dan pergi mengunjungi orang-orang percaya yang tinggal di Lida.
ACT 9:33 Di sana Petrus bertemu dengan seorang yang bernama Eneas yang lumpuh dan tidak bisa bangun dari tempat tidur selama delapan tahun.
ACT 9:34 Petrus berkata kepadanya, “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan kamu! Bangun dan angkat tikarmu!” Dengan segera Eneas bangun.
ACT 9:35 Setiap orang yang tinggal di Lida dan Asaron melihat dia, dan menjadi percaya kepada Tuhan.
ACT 9:36 Di Yope tinggal seorang murid yang bernama Tabita atau Dorkas dalam bahasa Yunani. Dia selalu melakukan perbuatan yang baik dan menolong orang-orang miskin.
ACT 9:37 Namun pada waktu Petrus sedang di Lida, Dorkas jatuh sakit dan meninggal. Sesudah memandikan dia, mereka membaringkan mayatnya di ruangan atas.
ACT 9:38 Kota Lida dekat dengan kota Yopa, maka para murid yang ada di kota Yopa, mendengar bahwa Petrus sedang ada di kota Lida, mengirimkan dua orang kepadanya dengan pesan, “Segeralah datang mengunjungi kami.”
ACT 9:39 Maka Petrus bersiap-siap dan berangkat bersama mereka. Ketika dia tiba, mereka membawanya ke ruangan atas. Semua janda-janda sedang menangis di sana, dan mereka menunjukkan kepada Petrus jubah dan pakaian yang dibuat oleh Dorkas ketika dia masih hidup.
ACT 9:40 Petrus minta agar mereka semua pergi, lalu dia berlutut dan berdoa. Sesudah itu berkatalah dia kepada mayat itu, “Tabita, bangunlah.” Dan perempuan itu membuka matanya, dan ketika dia melihat Petrus, dia bangun dan duduk.
ACT 9:41 Petrus memegang tangan Dorkas dan membantunya berdiri. Dia memanggil para orang percaya dan janda-janda, dan mempersembahkan kepada mereka Dorkas yang hidup.
ACT 9:42 Berita itu menyebar ke seluruh daerah Yopa, dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan.
ACT 9:43 Petrus menghabiskan waktu yang lama di kota Yopa, tinggal di rumah seorang bernama Simon, yang adalah seorang penyamak kulit binatang.
ACT 10:1 Di kota Kaisarea tinggallah seorang laki-laki bernama Kornelius yang merupakan perwira Romawi yang memimpin seratus pasukan yang bernama batalyon Italia.
ACT 10:2 Dia adalah seorang yang taat kepada agamanya, bersama dengan seluruh anggota keluarganya, menyembah Allah. Dia sangat murah hati kepada orang-orang miskin, dan dengan teratur berdoa kepada Allah.
ACT 10:3 Sekitar pukul 3 sore, suatu hari Kornelius mendapat sebuah penglihatan di mana dia sangat jelas melihat malaikat Allah datang kepadanya dan memanggil dia, “Kornelius!”
ACT 10:4 Takut, Kornelius menatap malaikat itu dan bertanya, “Apakah yang Engkau inginkan, Tuhan?” “Allah menaruh perhatian kepada doa-doamu, dan sedekahmu kepada orang miskin sudah dilihat-Nya,” kata malaikat itu kepada Kornelius.
ACT 10:5 “Sekarang, kirimlah beberapa orang ke kota Yopa, dan panggillah Simon yang juga diberi nama Petrus,
ACT 10:6 yang sedang menginap di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon di dekat tepi pantai.”
ACT 10:7 Ketika malaikat yang memberikan pesan itu sudah pergi, Kornelius memanggil dua orang pekerja rumahnya dan seorang prajurit pengawal pribadinya yang juga seorang yang menyembah Allah.
ACT 10:8 Sesudah dia menjelaskan kepada mereka segala yang sudah terjadi, dia mengirim mereka ke kota Yope.
ACT 10:9 Keesokan harinya, sementara mereka dalam perjalanan menuju kota, Petrus naik ke bagian atas rumah untuk berdoa. Hari ketika itu menjelang tengah hari,
ACT 10:10 dan Petrus mulai merasa lapar dan ingin makan. Tetapi sementara makanan sedang disiapkan, Petrus mendapatkan suatu penglihatan, dan
ACT 10:11 dia melihat surga terbuka. Dia melihat sesuatu yang seperti selembar kain yang sangat lebar dipegang oleh keempat sudutnya sedang diturunkan ke atas bumi.
ACT 10:12 Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis hewan dan binatang yang reptil dan burung-burung.
ACT 10:13 Dan dia mendengar suara berkata, “Bangunlah Petrus, bunuhlah dan makanlah!”
ACT 10:14 Tetapi Petrus menjawab, “Tidak akan, Tuhan! Aku tidak pernah makan sesuatu yang dinyatakan haram atau najis.”
ACT 10:15 Dia mendengar suara itu kembali berkata, “Jangan mengatakan sesuatu itu haram jika Allah sudah membuatnya halal!”
ACT 10:16 Hal ini terjadi sampai tiga kali, dan lalu kain itu dengan cepat terangkat kembali ke surga.
ACT 10:17 Petrus masih bertanya-tanya arti dari penglihatan yang baru saja dia terima ketika orang-orang yang dikirim oleh Kornelius sudah menemukan rumah Simon dan sedang berdiri di pintu pagar.
ACT 10:18 Mereka memanggil, dan bertanya, “Apakah seorang yang bernama Simon yang disebut juga Petrus tinggal disini?”
ACT 10:19 Sementara Petrus masih memikirkan penglihatan itu, Roh Kudus berkata kepadanya, “Dengar, ada tiga orang sedang mencari kamu.
ACT 10:20 Berdiri dan turunlah, dan pergilah bersama mereka. Jangan kuatir sebab Akulah yang mengutus mereka.”
ACT 10:21 Maka Petrus turun ke bawah dan menemui para tamu itu. “Akulah orang yang kalian cari,” katanya, “Mengapa kalian ada disini?”
ACT 10:22 “Kami adalah para pekerja Kornelius, seorang yang takut akan Allah, baik, beragama dan dihormati oleh orang Yahudi secara luas,” jawab mereka. “Seorang malaikat memerintahkan agar dia mengirim pesan untuk menjemput Bapak untuk datang ke rumahnya agar dia bisa mendengarkan pengajaran Bapak.”
ACT 10:23 Lalu Petrus mengundang mereka masuk dan mereka bermalam di rumah itu. Keesokan harinya dia bangun dan ikut pergi dengan mereka. Beberapa orang percaya dari Yope juga ikut bersama dengan mereka.
ACT 10:24 Keesokan harinya mereka tiba di kota Kaisarea dimana Kornelius sedang menunggu mereka bersama-sama dengan saudara-saudara dan teman-teman dekatnya yang dipanggilnya untuk berkumpul.
ACT 10:25 Ketika Petrus masuk ke dalam rumah itu, Kornelius menemui dia dan sujud menyembah dia.
ACT 10:26 Tetapi Petrus menariknya naik, dan berkata, “Berdirilah! Aku hanya seorang manusia!”
ACT 10:27 Petrus berbicara kepada Kornelius, dan masuk ke dalam rumah di mana dia mendapati banyak orang sedang menunggunya.
ACT 10:28 Katanya kepada mereka, “Kalian tentu tahu bahwa tidak diijinkan bagi seorang Yahudi untuk bergaul ataupun mengunjungi orang yang bukan Yahudi. Tetapi Allah sudah menunjukkan kepadaku bahwa bukanlah hakku untuk mengatakan seseorang itu najis ataupun tidak kudus.
ACT 10:29 Itu sebabnya aku datang tanpa merasa keberatan ketika aku diundang. Sekarang, aku ingin tahu alasan aku diundang ke sini.”
ACT 10:30 “Empat hari lalu, sekitar waktu ini — jam tiga di sore hari — aku sedang berdoa di dalam rumah,” kata Kornelius. “Tiba-tiba aku melihat seseorang berdiri di depanku, mengenakan pakaian yang bersinar terang.
ACT 10:31 Katanya kepadaku, ‘Kornelius, doamu sudah didengar, dan Allah sudah mengetahui kemurahan hatimu kepada orang-orang miskin.
ACT 10:32 Kirimlah seseorang ke kota Yope untuk mencari Simon Petrus. Dia sedang menginap di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon di dekat tepi pantai.’
ACT 10:33 Jadi aku segera mengirimkan utusan kepadamu, dan sungguh Bapak baik sekali mau datang. Itu sebabnya kami semua berkumpul di sini di hadapan Allah, siap mendengarkan segala yang sudah Tuhan sampaikan kepada Bapak.”
ACT 10:34 Petrus menjawab, “Aku sangat yakin bahwa Allah menganggap kita semua sama.
ACT 10:35 Dalam setiap bangsa, Allah menerima mereka yang menghormati Dia, dan lakukan apa yang baik dan benar.
ACT 10:36 Kalian tahu pesan yang Allah sampaikan kepada bangsa Israel, membagikan kabar baik tentang damai melalui Yesus Kristus, yang adalah Tuhan atas semua.
ACT 10:37 Kalian sudah tahu bahwa kabar baik ini menyebar ke seluruh Yudea, dimulai dari Galilea, dengan panggilan untuk dibaptis dari Yohanes.
ACT 10:38 Hal itu adalah berita tentang Yesus dari Nasaret — bagaimana Allah sudah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan dengan kuasa, dan bagaimana Dia melakukan perjalanan mengelilingi daerah-daerah sambil berbuat baik, menyembuhkan mereka yang ada di bawah kuasa setan, sebab Allah bersama dengan Dia.
ACT 10:39 Kami dapat menyampaikan kesaksian untuk semua yang Dia lakukan di Yudea dan di Yerusalem. Mereka membunuh Dia dengan cara menyalibkan Dia.
ACT 10:40 Tetapi Allah kembali membangkitkan Dia dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan Dia menampakkan diri,
ACT 10:41 tidak kepada semua orang, tetapi kepada para saksi yang sudah dipilih oleh Allah — termasuk kami, yang makan dan minum bersama-Nya sesudah Dia bangkit dari antara orang mati.
ACT 10:42 Dia memberikan kami tanggung jawab untuk memberitakan hal ini secara umum kepada semua orang, bersaksi bahwa Dia adalah yang Allah pilih menjadi hakim antara orang yang hidup dan yang mati.
ACT 10:43 Dialah yang diberitakan oleh para nabi, bahwa barangsiapa yang percaya kepada-Nya akan menerima pengampunan melalui nama-Nya.”
ACT 10:44 Sementara Petrus masih berbicara, Roh Kudus turun atas ke semua pendengar berita itu.
ACT 10:45 Para orang percaya yang berasal dari Yahudi yang datang bersama Petrus merasa sangat heran, sebab karunia Roh Kudus juga diberikan kepada orang-orang asing.
ACT 10:46 Orang-orang percaya ini mendengar orang-orang bukan Yahudi ini berbicara dalam berbagai macam bahasa — sesuai dengan yang diberikan Roh Kudus kepada mereka, memuji Allah.
ACT 10:47 Lalu Petrus berkata, “Adakah yang akan melarang mereka untuk dibaptis dengan air, sebab mereka sudah menerima baptisan Roh Kudus seperti yang kita dapat?”
ACT 10:48 Petrus memerintahkan agar orang-orang ini dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Lalu mereka memohon agar dia masih mau tinggal bersama-sama dengan mereka beberapa waktu lamanya.
ACT 11:1 Para rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar bahwa orang-orang bukan Yahudi juga sudah mendengar Firman Allah.
ACT 11:2 Ketika Petrus kembali ke kota Yerusalem, mereka yang percaya kepada adat istiadat sunat berdebat dengan dia.
ACT 11:3 “Kamu masuk ke rumah orang bukan Yahudi, dan mereka bahkan tidak disunat, dan makan bersama mereka,” kata orang-orang ini.
ACT 11:4 Petrus mulai menjelaskan kepada mereka tentang segala sesuatu yang sudah terjadi.
ACT 11:5 “Sementara aku sedang ada di kota Yopa, aku sedang berdoa, dan aku mendapat sebuah penglihatan. Ada sebuah kain yang sangat lebar yang sedang diturunkan dengan empat sudutnya dari surga, dan turun tepat di depan saya.
ACT 11:6 Ketika aku memeriksa isinya, aku melihat ada berbagai jenis binatang, hewan-hewan liar, binatang reptil dan berbagai jenis burung.
ACT 11:7 Lalu aku mendengar sebuah suara berkata kepadaku, ‘Bangunlah, Petrus, sembelihlah dan makanlah.’
ACT 11:8 Tetapi aku menjawab, ‘Sudah tentu tidak, Tuhan! Tidak pernah ada makanan apapun yang haram atau najis masuk dalam mulutku!’
ACT 11:9 Suara yang dari surga kembali berkata, ‘Jangan kamu menyatakan apa yang sudah Allah buat halal menjadi haram!’
ACT 11:10 Hal ini terjadi sebanyak tiga kali, dan sesudah itu semua terangkat naik ke surga.
ACT 11:11 Tepat saat itu tiga orang berdiri di depan pagar rumah tempat kami menginap. Mereka dikirim dari kota Kaisarea untuk menjemput aku.
ACT 11:12 Roh Kudus mengatakan agar aku pergi bersama mereka, dan untuk tidak merasa kuatir tentang siapa mereka. Enam orang saudara-saudara ini juga hadir bersamaku, dan kami masuk ke dalam rumah orang itu.
ACT 11:13 Kornelius menjelaskan kepada kami bagaimana malaikat muncul di hadapannya di dalam rumahnya, yang berkata, ‘Utuslah seseorang ke kota Yopa, dan jemputlah Simon, yang disebut juga Petrus,
ACT 11:14 yang akan memberitahu kepada kamu apa yang kamu perlu dengar agar kamu bisa diselamatkan — kamu dan seluruh rumah tangga kamu.’
ACT 11:15 Ketika aku mulai berbicara, Roh Kudus turun atas mereka, seperti yang terjadi kepada kita dulu.
ACT 11:16 Lalu aku ingat yang Tuhan katakan, ‘Yohanes membaptis kalian dengan air, tetapi kalian akan dibaptis dengan Roh Kudus.’
ACT 11:17 Sejak Allah memberikan mereka hadiah yang sama seperti yang Dia berikan kepada kita ketika kita menjadi percaya dalam Tuhan Yesus Kristus, otoritas apa yang aku punya hingga aku bisa menentang Allah?”
ACT 11:18 Sesudah mendengarkan penjelasan Petrus, mereka tidak lagi berdebat dengan dia, sebaliknya mereka memuji Allah dan berkata, “Sekarang Allah sudah memberikan kesempatan juga kepada orang-orang bukan Yahudi untuk bertobat dan memiliki kehidupan untuk selama-lamanya.”
ACT 11:19 Mereka yang tercerai berai oleh karena penganiayaan yang terjadi ketika Stefanus dibunuh melakukan perjalanan sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokia. Namun mereka hanya menceritakan kabar baik ini kepada sesama orang Yahudi.
ACT 11:20 Tetapi ketika beberapa dari mereka yang berasal dari Siprus dan Kirene tiba di kota Antiokia, mereka menceritakan tentang kabar baik ini kepada orang-orang Yunani juga, menceritakan kepada mereka tentang Tuhan Yesus.
ACT 11:21 Kuat kuasa Tuhan menyertai mereka dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan dan menyembah Yesus.
ACT 11:22 Berita tentang orang-orang yang baru percaya ini sampai ke kota Yerusalem dan para rasul memutuskan untuk mengutus Barnabas ke Antiokia.
ACT 11:23 Ketika Barnabas tiba di kota ini dan melihat sendiri betapa belas kasihan Allah bekerja, dia sangat bersukacita. Dia menguatkan mereka semua untuk benar-benar mendedikasikan diri mereka kepada Allah dan terus setia kepada Yesus.
ACT 11:24 Barnabas adalah seorang yang baik, penuh dengan Roh Kudus dan sangat mempercayai Allah. Banyak orang yang menjadi percaya kepada Tuhan oleh karena pelayanan Barnabas.
ACT 11:25 Lalu Barnabas pergi ke kota Tarsus untuk mencari Saulus,
ACT 11:26 dan ketika bertemu dengannya, Barnabas membawa Saulus kembali bersamanya ke kota Antiokia. Sepanjang tahun berikutnya mereka bekerja sama dengan gereja, mengajar pesan kepada orang banyak. Di kota Antiokialah orang-orang percaya pertama kali diberi nama “Kristen.”
ACT 11:27 Pada waktu inilah beberapa orang yang memiliki karunia untuk bernubuat datang dari Yerusalem ke kota Antiokia.
ACT 11:28 Salah seorang diantaranya bernama Agabus yang berdiri dan mengucapkan kata-kata peringatan oleh Roh Kudus bahwa akan ada bencana kelaparan dahsyat yang akan dialami Kerajaan Romawi. (Hal ini menjadi kenyataan pada masa pemerintahan Kaisar Klaudius.)
ACT 11:29 Orang-orang percaya memutuskan untuk mengirimkan bantuan dana untuk menolong saudara-saudara yang tinggal di Yudea, dengan setiap orang memberikan menurut kemampuan mereka.
ACT 11:30 Jadi mereka melakukan ini dan mengirim uang yang terkumpul melalui Barnabas dan Saulus kepada para pemimpin gereja yang ada di sana.
ACT 12:1 Sekitar waktu itu juga, Raja Herodes mulai menganiaya beberapa anggota gereja.
ACT 12:2 Dia memerintahkan agar Yakobus, saudara laki-laki Yohanes, dieksekusi dengan pedang.
ACT 12:3 Ketika dia melihat bahwa orang-orang Yahudi senang dengan perbuatan yang dia lakukan, dia kemudian menangkap Petrus juga. (Peristiwa ini terjadi pada Hari Raya Roti Tidak Beragi.)
ACT 12:4 Petrus ditangkap, dan dijebloskan ke dalam penjara, dengan dijaga oleh empat regu yang masing-masing terdiri dari empat tentara. Herodes berencana mengadili Petrus di muka umum sesudah perayaan Paskah.
ACT 12:5 Ketika Petrus ditahan di dalam penjara, anggota jemaat berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuknya.
ACT 12:6 Pada malam sebelum Herodes harus mengadili dia, Petrus sedang tidur di antara dua tentara, kedua tangannya diikat dengan rantai ke tangan masing-masing prajurit, dan dengan penjaga di depan pintu berjaga-jaga.
ACT 12:7 Tiba-tiba ada malaikat Tuhan muncul, dan cahaya bersinar di dalam sel. Malaikat itu membangunkan Petrus sambil berkata, “Cepat! Bangun!” Rantai-rantai itu lepas dari pergelangan tangannya,
ACT 12:8 dan malaikat itu berkata kepadanya, “Berpakaianlah, dan kenakan sandalmu.” Dan Petrus melakukannya. Kemudian malaikat itu berkata kepadanya, “Pakai mantelmu dan ikuti aku.”
ACT 12:9 Lalu Petrus mengikuti malaikat itu keluar. Dia tidak menyadari bahwa apa yang malaikat itu lakukan benar-benar terjadi — dia pikir dia sedang melihat sebuah penglihatan.
ACT 12:10 Mereka melewati pasukan penjaga pertama dan kedua, dan sampai di pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu gerbang ini terbuka untuk mereka dengan sendirinya. Mereka keluar dan melanjutkan perjalanan, ketika tiba-tiba malaikat itu meninggalkannya.
ACT 12:11 Ketika Petrus sadar, dia berkata, “Sekarang aku sadar ini benar-benar terjadi! Tuhan sudah mengutus malaikat untuk menyelamatkan aku dari kekuasaan Herodes, dan dari segala sesuatu yang sudah direncanakan oleh orang-orang Yahudi.”
ACT 12:12 Sekarang sesudah dia menyadari apa yang terjadi, Petrus pergi ke rumah Maria, ibu dari Yohanes Markus. Banyak orang percaya berkumpul di sana, dan berdoa.
ACT 12:13 Ketika dia mengetuk pintu gerbang, seorang gadis pelayan bernama Rhoda datang untuk membuka.
ACT 12:14 Namun gadis itu tidak membukakan pintu karena terlalu gembira ketika dia mengenali suara Petrus. Dia kembali berlari masuk ke dalam rumah sambil berteriak, “Petrus ada di depan pintu!”
ACT 12:15 “Kamu gila!” kata mereka. Tetapi Rhoda terus bersikeras bahwa itu benar. Jadi mereka berkata, “Itu pasti malaikatnya.”
ACT 12:16 Petrus terus mengetuk. Ketika mereka akhirnya membuka pintu, mereka melihat ternyata benar memang Petrus, dan mereka sangat terkejut.
ACT 12:17 Petrus mengangkat tangannya agar mereka diam, lalu menjelaskan kepada mereka bagaimana Tuhan sudah menuntunnya keluar dari penjara. “Katakan kepada Yakobus dan saudara-saudara lainnya tentang ini,” katanya kepada mereka, lalu pergi ke tempat lain.
ACT 12:18 Ketika fajar tiba, tentara-tentara itu sangat bingung dengan apa yang terjadi pada Petrus.
ACT 12:19 Herodes sudah memerintahkan untuk mencari dia dengan saksama, tetapi para prajurit tidak dapat menemukannya. Sesudah menginterogasi para penjaga, Herodes memerintahkan agar mereka dieksekusi.
ACT 12:20 Herodes marah kepada orang Tirus dan Sidon. Mereka bersatu mengirim pesan untuk menemuinya dan berhasil memenangkan Blastus, asisten pribadi raja, untuk berpihak kepada mereka. Mereka memohon perdamaian dengan Herodes karena mereka bergantung pada wilayah raja untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka.
ACT 12:21 Ketika harinya tiba untuk perjanjian mereka dengan raja, Herodes mengenakan jubah kerajaannya, duduk di singgasananya, dan memberikan pidato kepada mereka.
ACT 12:22 Penonton berteriak menanggapi, “Ini adalah suara dewa, bukan suara manusia!”
ACT 12:23 Seketika itu juga malaikat Tuhan memukulnya, sebab Herodes mengambil kemuliaan yang seharusnya diberikan kepada Allah. Dia dimakan oleh cacing dan mati.
ACT 12:24 Tetapi firman Tuhan menyebar, dan semakin banyak orang menjadi percaya kepada Yesus.
ACT 12:25 Barnabas dan Saul kembali dari Yerusalem sesudah mereka menyelesaikan misi mereka, membawa serta Yohanes Markus bersama dengan mereka.
ACT 13:1 Pada waktu itu ada beberapa orang di gereja di Antiokia yang memiliki karunia bernubuat dan mengajar, yaitu: Barnabas, Simeon Niger, Lucius dari Kirene, Manaen (teman masa kecil Herodes sang raja wilayah), dan Saulus.
ACT 13:2 Sementara mereka menyembah Tuhan dan berpuasa, Roh Kudus berkata, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus untuk melakukan pekerjaan yang sudah Aku rencanakan bagi mereka.”
ACT 13:3 Sesudah mereka berpuasa, berdoa, dan meletakkan tangan ke atas Barnabas dan Saulus sebagai tanda berkat, mereka mengirim keduanya untuk melakukan tugas yang Tuhan sudah tetapkan.
ACT 13:4 Jadi Barnabas dan Saulus, dipimpin oleh Roh Kudus, pergi ke Seleukia. Dari sana mereka berlayar ke Siprus.
ACT 13:5 Setibanya di Salamis, mereka memberitakan Firman Allah di rumah-rumah ibadah orang Yahudi. Yohanes Markus ikut bersama mereka sebagai asisten.
ACT 13:6 Mereka melakukan perjalanan ke seluruh pulau dan akhirnya sampai ke Pafos. Di sana mereka menemukan seorang tukang sihir Yahudi, seorang nabi palsu bernama Bar-yesus.
ACT 13:7 Ia dekat dengan gubernur, Sergius Paulus, seorang yang cerdas. Sergius Paulus mengundang Barnabas dan Saulus untuk datang mengunjunginya karena dia ingin mendengar Firman Allah.
ACT 13:8 Tetapi tukang sihir Elimas (nama Yunaninya) menentang mereka, berusaha mencegah gubernur percaya kepada Allah.
ACT 13:9 Saulus, yang juga dipanggil Paulus, dipenuhi dengan Roh Kudus, dan menatap lurus ke arah Elimas.
ACT 13:10 “Kamu penuh tipu daya dan segala macam kejahatan, hai anak iblis, hai musuh semua yang benar! Berhentilah memutar balikkan jalan Tuhan!
ACT 13:11 Lihatlah, tangan Tuhan turun atasmu dan kamu akan menjadi buta. Kamu tidak akan melihat matahari untuk sementara.” Tiba-tiba ada yang serupa dengan kabut dan kegelapan menimpanya, dan dia harus menemukan seseorang yang bisa menuntun tangannya.
ACT 13:12 Ketika gubernur melihat apa yang terjadi, dia menjadi percaya kepada Allah, dan kagum pada ajaran tentang Tuhan.
ACT 13:13 Kemudian Paulus dan orang-orang yang bersamanya berlayar dari Pafos menuju ke Perga di Pamfilia, sedangkan Yohanes Markus meninggalkan mereka dan kembali ke Yerusalem.
ACT 13:14 Mereka melewati Perga dan terus ke Antiokia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah-rumah ibadah dan duduk.
ACT 13:15 Sesudah pembacaan dari Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi, para pemimpin rumah ibadah mengirimi mereka pesan yang mengatakan, “Saudara-saudara, silakan berbagi dengan jemaat kata-kata yang bisa menguatkan kami di sini.”
ACT 13:16 Paulus berdiri, memberi isyarat dengan tangannya untuk menarik perhatian mereka, dan mulai berbicara. “Orang-orang Israel, dan kalian semua yang menghormati Allah, dengarkan aku.
ACT 13:17 Allah orang Israel memilih nenek moyang kita, dan memberikan kemakmuran kepada mereka selama tinggal di tanah Mesir. Kemudian dengan kekuatannya yang besar Dia memimpin mereka keluar dari Mesir,
ACT 13:18 dan dengan sabar Dia menangani mereka di padang gurun selama kira-kira empat puluh tahun.
ACT 13:19 Sesudah Dia menggulingkan tujuh bangsa yang tinggal di tanah Kanaan, Allah membagi tanah mereka di antara orang Israel dan memberistiwa ini memakan waktu sekitar empat ratus lima puluh tahun.
ACT 13:20 Kemudian Dia menyediakan mereka hakim-hakin sebagai pemimpin sampai zaman nabi Samuel.
ACT 13:21 Lalu bangsa Israel meminta supaya mereka dipimpin oleh seorang raja, dan Allah memberi mereka Saul, anak laki-laki Kish dari suku Benyamin, yang memerintah atas Israel selama empat puluh tahun.
ACT 13:22 Kemudian Allah menyingkirkan Saul, dan menjadikan Daud raja mereka. Allah mengakui Daud, dengan mengatakan ‘Aku mendapati Daud anak Isai sebagai seorang yang sangat memahami Aku; dia akan melakukan semua yang Aku inginkan.’
ACT 13:23 Yesus adalah keturunan Daud; Dia adalah Juruselamat yang Allah janjikan untuk menyelamatkan Israel.
ACT 13:24 Sebelum Yesus datang, Yohanes mengumumkan baptisan pertobatan kepada semua orang Israel.
ACT 13:25 Sewaktu Yohanes menyelesaikan misinya, dia berkata, ‘Menurut kalian, siapakah saya ini? Saya bukan orang yang kalian cari. Tetapi sesudah aku akan datang seseorang yang sandalnya tidak layak untuk kulepaskan.’
ACT 13:26 Saudaraku, anak-anak Abraham dan kalian semua yang menghormati Allah: pesan keselamatan ini sudah dikirim kepada kami!
ACT 13:27 Orang-orang yang tinggal di Yerusalem dan para pemimpin mereka tidak mengenali Yesus atau memahami perkataan yang diucapkan oleh para nabi yang dibacakan setiap Sabat. Nyatanya mereka menggenapi kata-kata nubuatan dengan menghukum mati dia!
ACT 13:28 Meskipun mereka tidak dapat menemukan bukti untuk menghukum mati Dia, mereka tetap meminta agar Pilatus melakukannya.
ACT 13:29 Sesudah mereka memenuhi setiap nubuatan yang tertulis oleh para nabi terhadap Dia, mereka menurunkan Dia dari salib dan menguburkan Dia di dalam kuburan batu.
ACT 13:30 Tetapi Allah membangkitkan dia dari antara orang mati,
ACT 13:31 dan selama beberapa hari Dia menampakkan diri kepada orang-orang yang sudah mengikuti dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka sekarang menjadi saksinya kepada orang banyak.
ACT 13:32 Kami di sini untuk membawakan kepada kalian kabar baik tentang janji yang Allah buat kepada nenek moyang kita,
ACT 13:33 bahwa Dia sekarang sudah menggenapi kepada kita, anak-anak mereka, dengan membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Seperti yang tertulis dalam Mazmur 2: ‘Kamu adalah Putraku; hari ini Aku sudah menjadi Ayahmu.’
ACT 13:34 Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati, tidak akan pernah mati lagi, seperti yang Dia tunjukkan dengan mengatakan, ‘Aku akan memberimu apa yang kudus dan dapat dipercaya, seperti yang Aku janjikan kepada Daud.’
ACT 13:35 Sebagaimana mazmur lain berkata, ‘Engkau tidak akan membiarkan Yang Kudusmu membusuk dalam kubur.’
ACT 13:36 Tetapi Daud mati, sesudah dia melakukan apa yang Allah inginkan pada masa hidupnya, dan dia dikuburkan bersama leluhurnya, dan tubuhnya membusuk.
ACT 13:37 Dia yang dibangkitkan Allah dari antara orang mati tidak mengalami pembusukan.
ACT 13:38 Saudaraku, saya ingin kalian memahami bahwa kami memberi tahu kalian bahwa melalui Orang ini dosa diampuni.
ACT 13:39 Melalui Dia setiap orang yang percaya kepada-Nya dibuat benar secara moral dari semua yang salah — dengan cara yang jika diatur dengan hukum Taurat, kalian tidak akan pernah dapat dianggap orang yang hidup dalam kebenaran.
ACT 13:40 Pastikan bahwa apa yang para nabi katakan tidak terjadi kepadamu:
ACT 13:41 ‘Kamu yang mencemooh, lihatlah dengan takjub, dan matilah! Sebab untuk apa yang Aku lakukan dalam hidupmu adalah sesuatu yang tidak pernah kamu bisa percaya, bahkan jika seseorang mengatakan kepadamu!’”
ACT 13:42 Ketika mereka pergi, orang-orang memohon mereka untuk memberitahu mereka lebih lagi pada hari Sabat berikutnya.
ACT 13:43 Sesudah pertemuan di rumah ibadah, banyak orang Yahudi dan orang yang pindah ke agama Yahudi mengikuti Paulus dan Barnabas yang berbicara dengan mereka, mendorong mereka untuk terus berpegang pada kasih karunia Allah.
ACT 13:44 Pada hari Sabat berikutnya hampir seluruh kota datang untuk mendengarkan firman Allah.
ACT 13:45 Akan tetapi, ketika orang-orang Yahudi melihat orang banyak itu, mereka menjadi sangat cemburu, menentang apa yang dikatakan Paulus dan mengutuknya.
ACT 13:46 Jadi Paulus dan Barnabas berbicara dengan tegas, mengatakan “Kami harus mengucapkan firman Allah kepadamu terlebih dahulu. Tetapi sekarang sesudah kamu menolaknya — kamu memutuskan bahwa kamu tidak layak untuk kehidupan kekal — sekarang kami akan mengucapkan firman Allah kepada orang-orang bukan Yahudi.
ACT 13:47 Itulah yang Tuhan perintahkan agar kita lakukan: ‘Aku sudah menjadikanmu terang bagi orang-orang bukan Yahudi, dan melalui kamu keselamatan akan sampai ke ujung bumi.’”
ACT 13:48 Ketika orang-orang bukan Yahudi mendengar perkataan ini, mereka sangat gembira, memuji firman Tuhan, dan semua orang yang dipilih untuk hidup kekal percaya kepada Allah.
ACT 13:49 Maka Firman Allah disebarkan ke seluruh wilayah.
ACT 13:50 Tetapi orang-orang Yahudi menghasut para perempuan terkemuka yang menyembah Allah dan pemimpin kota untuk menganiaya Paulus dan Barnabas, dan mengusir keduanya dari wilayah mereka.
ACT 13:51 Maka keduanya mengibaskan debu dari kaki mereka sebagai tanda peringatan, dan pergi ke Ikonium.
ACT 13:52 Dan orang-orang percaya terus dipenuhi dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.
ACT 14:1 Di kota Ikonium hal yang sama terjadi. Paulus dan Barnabas pergi ke rumah ibadah orang Yahudi dan berbicara begitu meyakinkan sehingga banyak orang Yahudi dan orang bukan Yahudi menjadi percaya kepada Yesus.
ACT 14:2 Tetapi orang-orang Yahudi yang menolak untuk percaya kepada Yesus menghasut orang-orang bukan Yahudi, supa mereka menentang orang-orang percaya itu.
ACT 14:3 Paulus dan Barnabas tinggal cukup lama di tempat itu, berbicara tentang Firman Tuhan dengan berani. Dan Tuhan menguatkan pesan mereka melalui perbuatan-perbuatan ajaib yang mereka lakukan.
ACT 14:4 Penghuni kota terbagi menjadi dua kelompok, ada yang mendukung orang-orang Yahudi dan ada yang menjadi pendukung para rasul.
ACT 14:5 Tetapi kemudian sebagian orang-orang bukan Yahudi dan orang-orang Yahudi bersama dengan pemimpin mereka, merencanakan untuk menyerang dan melempari Paulus dan Barnabas dengan batu.
ACT 14:6 Namun niat itu diketahui oleh Paulus dan Barnabas dan mereka segera pergi dari kota itu ke daerah Likaonia, menuju kota Listra dan Derbe,
ACT 14:7 di situ mereka meneruskan menyebarkan berita kabar baik.
ACT 14:8 Di kota Listra ada seorang yang cacat karena kedua kakinya lumpuh. Dia sudah cacat sejak lahir dan tidak pernah bis berjalan.
ACT 14:9 Orang itu duduk mendengarkan Paulus berbicara. Ketika Paulus menatap langsung kepadanya, Paulus menyadari bahwa orang ini memiliki rasa percaya yang kuat kepada Allah untuk bisa menyembuhkan dia,
ACT 14:10 Paulus berkata dengan suara keras, “Berdirilah dengan kakimu!” Orang itu melompat dan berdiri dan mulai berjalan.
ACT 14:11 Ketika orang banyak melihat perbuatan Paulus, mereka berseru dakam bahasa Likaonia, “Dewa-dewa sudah turun ke antara kita dalam rupa manusia!”
ACT 14:12 Mereka menganggap Barnabas sebagai Zeus dewa Yunani, dan Paulus sebagai dewa Hermes sebab dialah yang paling banyak bicara.
ACT 14:13 Imam dari kuil dewa Zeus yang letaknya dekat dengan kota, membawa lembu jantan dan karangan bunga ke gerbang kota. Dia berencana mengadakan kurban persembahan di hadapan orang banyak.
ACT 14:14 Tetapi ketika rasul Barnabas dan Paulus memahami apa yang sedang terjadi, mereka merobek jubah mereka, dan bergegas menuju ke orang banyak sambil berteriak dengan kencang,
ACT 14:15 “Teman-teman, kalian sedang apa? Kami hanya manusia biasa sama seperti kalian semua. Kami membawa kabar baik untuk kalian, agar kalian bisa berhenti percaya kepada sesembahan palsu dan mau menyembah Allah sejati yang hidup. Dialah pencipta langit, bumi, laut dan segala isi yang ada didalamnya.
ACT 14:16 Di masa lalu Dia mengijinkan bangsa-bangsa mengikuti cara mereka sendiri.
ACT 14:17 Namun demikian Dia masih membuktikan keberadaan diri-Nya dengan melakukan kebaikan, mengirimkan kepada kalian hujan dari langit, dan hasil panen pada musimnya, menyediakan segala kebutuhan makanan kalian, dan membuat hati kalian merasa gembira.”
ACT 14:18 Dengan kata-kata ini mereka hampir saja tidak bisa menghentikan orang banyak itu dari memberikan kurban persembahan kepada mereka.
ACT 14:19 Tetapi kemudian beberapa orang Yahudi dari kota Antiokia dan Ikonium tiba dan memenangkan banyak orang. Mereka melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, mengira bahwa Paulus sudah mati.
ACT 14:20 Tetapi ketika orang-orang percaya mengelilingi dia, bangunlah Paulus dan masuk kembali ke kota. Keesokan harinya, dia dan Barnabas meninggalkan Derbe.
ACT 14:21 Sesudah membagikan kabar baik dengan orang-orang di sana, dan banyak orang yang menjadi percaya, mereka kembali ke Listra, Ikonium dan Antiokia.
ACT 14:22 Mereka memberikan kata-kata yang menambah semangat kepada para orang percaya untuk tetap teguh dan terus percaya kepada Yesus. “Kita harus mengalami banyak pencobaan untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah,” kata mereka.
ACT 14:23 Sesudah menetapkan penatuapenatua untuk setiap jemaat, dan sesudah berdoa dan berpuasa bersama mereka, Paulus dan Barnabas meninggalkan mereka dalam lindungan Yesus, Tuhan yang mereka percayai.
ACT 14:24 Mereka berjalan kembali melalui daerah Pisidia, dan tiba di wilayah Pamfilia.
ACT 14:25 Mereka memberitakan Firman Allah di Perga, lalu melanjutkan perjalanan ke Attalia.
ACT 14:26 Dari Attalia mereka berlayar kembali ke tempat awal mereka memulai perjalanan, kota Antiokia, sesudah dikhususkan di sana dalam kemuliaan Allah untuk mengerjakan tugas yang sekarang sudah mereka selesaikan.
ACT 14:27 Ketika mereka tiba, mereka mengumpulkan seluruh jemaat. Mereka melaporkan segala sesuatu yang Allah lakukan melalui mereka, dan bagaimana Allah sudah membuka pintu bagi orang-orang bukan Yahudi untuk percaya kepada Dia.
ACT 14:28 Mereka tetap diam di Antiokia bersama para orang percaya untuk waktu yang lama.
ACT 15:1 Tetapi kemudian, beberapa orang tiba dari wilayah Yudea yang mulai mengajarkan orang-orang percaya demikian, “Kecuali kalian disunat sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh Musa, kalian tidak bisa diselamatkan.”
ACT 15:2 Paulus dan Barnabas banyak menyanggah dan berdebat dengan mereka. Maka Paulus dan Barnabas serta beberapa orang ditunjuk untuk pergi ke Yerusalem dan berbicara kepada para rasul dan pemimpin tentang masalah ini.
ACT 15:3 Dengan dukungan jemaat, mereka pergi ke Yerusalem, dan dalam perjalanan menuju Fenisia dan Samaria, Paulus dan Barnabas menjelaskan bagaimana orang-orang bukan Yahudi bertobat, yang membuat orang-orang percaya sangat senang.
ACT 15:4 Ketika mereka tiba di Yerusalem, mereka disambut oleh anggota jemaat, para rasul dan pemimpin-pemimpin jemaat lainnya. Mereka menjelaskan segala sesuatu yang sudah Allah lakukan melalui mereka.
ACT 15:5 Tetapi mereka ditentang oleh beberapa orang percaya yang masuk dalam kelompok Farisi. Kata mereka, “Orang-orang percaya itu harus disunat, dan diperintahkan untuk melakukan hukum Taurat.”
ACT 15:6 Para rasul dan pemimpin jemaat mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan masalah ini.
ACT 15:7 Sesudah perdebatan yang panjang, Petrus akhirnya berdiri dan berkata kepada mereka, “Saudara-saudara, kalian tahu bahwa beberapa waktu lalu Allah memilih aku dari antara kalian agar orang-orang bukan Yahudi boleh mendengarkan pesan kabar baik ini dan percaya kepada Yesus.
ACT 15:8 Allah, yang mengetahui cara berpikir kita, sudah menunjukkan bahwa Dia menerima mereka, memberikan Roh Kudus kepada mereka seperti juga kepada kita.
ACT 15:9 Allah tidak membedakan antara kita dengan mereka — Dia membersihkan hati mereka ketika mereka percaya kepada-Nya.
ACT 15:10 Jadi mengapa kalian ingin menentang Allah dan menaruh beban atas orang-orang percaya yang tidak sanggup ditanggung baik oleh kita maupun nenek moyang kita?
ACT 15:11 Kita sudah percaya bahwa kita diselamatkan melalui kasih karunia dari Tuhan Yesus, sama seperti mereka yang bukan orang Yahudi.”
ACT 15:12 Setiap orang mendengarkan dengan penuh perhatian setiap ucapan Barnabas dan Paulus ketika mereka menjelaskan berbagai perbuatan ajaib yang Allah lakukan melalui mereka di antara orang-orang bukan Yahudi.
ACT 15:13 Sesudah mereka selesai berbicara, Yakobus berkata, “Saudara-saudara, dengarkan saya.
ACT 15:14 Petrus sudah menjelaskan cara Allah menunjukkan kepedulian-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi dengan mengambil beberapa orang di antara mereka yang percaya kepada-Nya.
ACT 15:15 Dan hal ini sejalan dengan perkataan para nabi, seperti tertulis,
ACT 15:16 ‘Suatu saat Aku akan kembali, dan Aku akan membangun kembali reruntuhan keluarga Daud, Aku akan membangun kembali tembok-temboknya dan menegakkannya.
ACT 15:17 Aku akan melakukan ini agar mereka yang masih hidup bisa datang kepada Tuhan, termasuk orang-orang bukan Yahudi yang percaya kepadaku.
ACT 15:18 Inilah yang Tuhan katakan, yang menyatakan hal-hal ini jauh sebelum hal ini terjadi.’
ACT 15:19 Jadi keputusanku adalah tidak seharusnya kita menyulitkan orang-orang bukan Yahudi yang sudah menjadi percaya kepada Allah.
ACT 15:20 Kita akan menulis kepada mereka dan memberitahu mereka untuk tidak makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada dewa-dewa, tidak melakukan perselingkuhan, tidak makan daging hewan yang dibunuh dengan diputuskan lehernya, dan tidak boleh makan darah.
ACT 15:21 Sebab hukum Taurat sudah diajarkan di setiap kota sejak dari dahulu sampai sekarang — dan dibacakan di rumah-rumah ibadah setiap hari Sabat.”
ACT 15:22 Lalu para rasul dan pemimpin-pemimpin jemaat, bersama dengan seluruh anggota jemaat, memutuskan adalah baik untuk memilih beberapa orang sebagai perwakilan mereka dan mengirim orang-orang ini bersama dengan Paulus dan Barnabas ke kota Antiokia. Mereka memilih Yudas Barsabas dan Silas, para pemimpin di antara jemaat,
ACT 15:23 dan mengirim mereka dengan surat yang berisi: “Salam dari kami, para rasul, pemimpin dan saudara-saudara, kepada saudara-saudara bukan orang Yahudi yang di kota Antiokia, Siria dan Silisia:
ACT 15:24 Kami sudah mendengar bahwa beberapa orang dari kelompok kita sudah membingungkan kalian dengan pengajaran mereka dan menyusahkan kalian. Sudah pasti kami tidak memerintahkan mereka untuk melakukan hal ini!
ACT 15:25 Jadi kami sudah bersepakat untuk memilih beberapa orang perwakilan dan mengirim mereka kepada kalian bersama dengan saudara-saudara kami terkasih, Barnabas dan Paulus,
ACT 15:26 yang sudah mempertaruhkan nyawa mereka demi Tuhan kita Yesus Kristus.
ACT 15:27 Jadi kami mengirimkan kepada kalian Yudas dan Silas yang bisa memberitahukan kepada kalian secara langsung perkataan kami.
ACT 15:28 Keputusan yang terbaik bagi kalian sesuai dengan tuntunan Roh Kudus atas kami adalah untuk kami tidak menaruh beban yang tidak diperlukan kecuali untuk hal-hal ini:
ACT 15:29 yaitu, kalian haruslah menghindari apapun juga yang sudah dipersembahkan kepada berhala, darah, daging dari hewan yang dibunuh dengan cara dicekik, dan perselingkuhan. Kalian sudah benar jika kalian melakukan perbuatan-perbuatan ini. Allah memberkati kalian.”
ACT 15:30 Orang-orang ini diutus menuju ke kota Antiokia. Ketika mereka tiba di sana, mereka mengumpulkan semua orang dan menyampaikan surat yang dititipkan kepada mereka.
ACT 15:31 Orang-orang bukan Yahudi di Antiokia merasa gembira sesudah mereka membaca pesan yang menguatkan mereka.
ACT 15:32 Yudas dan Silas, yang juga memiliki karunia bernubuat, memberi semangat para saudara-saudara yang hadir, menjelaskan banyak hal, dan menguatkan mereka.
ACT 15:33 Sesudah menghabiskan beberapa waktu lamanya bersama mereka, Yudas dan Silas diutus kembali oleh jemaat kepada orang-orang percaya di Yerusalem disertai dengan doa berkat bagi mereka.
ACT 15:34 
ACT 15:35 Tetapi Paulus dan Barnabas tetap tinggal di kota Antiokia, mengajar dan memberitakan firman Allah bersama dengan orang-orang lain.
ACT 15:36 Beberapa waktu kemudian, Paulus berkata kepada Barabas, “Mari kita mengunjungi orang-orang percaya di setiap kota di mana kita pernah menyampaikan firman Tuhan, dan sekaligus melihat keadaan mereka.”
ACT 15:37 Barnabas juga berencana untuk membawa serta Yohanes Markus.
ACT 15:38 Tetapi menurut Paulus bukan ide yang baik untuk membawa serta Yohanes Markus, sebab dia meninggalkan mereka di kota Pamfilia dan tidak lagi melanjutkan pelayanan bersama mereka.
ACT 15:39 Karena ketidaksepahaman ini, Paulus dan Barnabas akhirnya berpisah. Barnabas membawa Markus bersama dengan dia dan berlayar menuju ke pulau Siprus.
ACT 15:40 Paulus membawa Silas bersama dengannya, dan sementara mereka berangkat, orang-orang percaya mendoakan mereka agar mereka ada dalam lindungan Tuhan.
ACT 15:41 Paulus melakukan perjalanan melalui daerah Siria dan Silisia, menguatkan keyakinan dari jemaat-jemaat yang ada di sana.
ACT 16:1 Awal perjalanan Paulus berangkat ke Derbe, lalu menuju ke Listra, di mana dia bertemu dengan seorang percaya bernama Timotius. Ibu Timotius adalah seorang Kristen Yahudi, sedang ayahnya adalah seorang Yunani.
ACT 16:2 Saudara-saudara di daerah Listra dan Ikonium mengatakan hal-hal yang baik tentang Timotius.
ACT 16:3 Paulus ingin Timotius untuk ikut serta dalam perjalanannya, maka Paulus menyunat Timotius sebab orang-orang Yahudi di daerah itu tahu bahwa ayah Timotius adalah seorang Yunani.
ACT 16:4 Sepanjang kunjungan mereka ke berbagai kota, mereka menyampaikan aturan-aturan yang sudah diputuskan oleh para rasul dan pemimpin di Yerusalem kepada jemaat-jemaat untuk diikuti.
ACT 16:5 Jemaat merasa dikuatkan rasa percaya mereka dalam Tuhan dan setiap hari jumlah orang yang percaya semakin bertambah.
ACT 16:6 Mereka melalui daerah Frigia dan Galatia, sebab Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan kabar baik ke provinsi Asia.
ACT 16:7 Ketika mereka tiba di perbatasan Misia, mereka mencoba masuk ke provinsi Bitinia, tetapi Roh Yesus sekali lagi mencegah mereka untuk masuk ke situ.
ACT 16:8 Jadi mereka melewati Misia dan pergi ke Troas.
ACT 16:9 Di sana Paulus melihat dalam penglihatan pada malam hari seorang yang datang dari Makedonia sedang berdiri, memohon kepadanya, “Segeralah datang ke Makedonia dan tolonglah kami!”
ACT 16:10 Sesudah Paulus mendapat penglihatan ini, kami dengan segera membuat pengaturan untuk berangkat ke Makedonia, sebab kami mengambil kesimpulan bahwa Allah sudah memanggil kami untuk membagikan kabar baik itu kepada mereka.
ACT 16:11 Kami berlayar dari Troas dan langsung menuju Samotrake. Pada keesokan harinya kami pergi ke Neapolis,
ACT 16:12 dan dari arah sana ke kota Filipi, kota yang paling penting di wilayah Makedonia, yang juga termasuk dalam wilayah Romawi. Kami tinggal di kota ini selama beberapa hari.
ACT 16:13 Pada hari Sabat kami pergi ke gerbang kota di sisi sungai di mana kami pikir orang-orang akan datang ke sana untuk berdoa. Kami duduk dan berbicara dengan perempuan-perempuan yang sedang berkumpul di tempat itu.
ACT 16:14 Salah seorang di antaranya bernama Lidia, yang menjual kain ungu dari kota Tiatira. Dia menyembah Allah, dan mendengarkan kami Tuhan memberikan pemahaman ke dalam pikirannya atas ucapan-ucapan Paulus, dan dia menerima setiap ucapan yang dikatakan oleh Paulus.
ACT 16:15 Sesudah dia dan seluruh keluarganya dibaptis, dia memohon kepada kami, “Jika kalian sungguh-sungguh merasa saya benar-benar percaya kepada Tuhan, maka datang dan tinggallah di rumahku.” Dia terus mendesak sampai kami menerima permintaannya!
ACT 16:16 Suatu hari ketika kami sedang pergi ke tempat berdoa, kami bertemu dengan seorang gadis pelayan yang dirasuki oleh roh jahat. Gadis itu menghasilkan uang yang besar bagi tuannya dengan memberikan ramalan.
ACT 16:17 Gadis ini mengikuti Paulus dan kami sambil berteriak, “Orang-orang ini adalah pelayan dari Allah yang Mahakuasa. Mereka akan menceritakan kepada kalian bagaimana kalian bisa diselamatkan!”
ACT 16:18 Dia terus melakukan hal ini selama beberapa hari. Kegiatan ini sangat mengganggu Paulus sehingga dia berbalik dan berkata kepada roh itu, “Dalam nama Yesus Kristus, aku perintahkan keluar dari gadis ini!” Dan roh itu dengan segera meninggalkan gadis itu.
ACT 16:19 Tetapi ketika tuannya melihat bahwa mereka sudah kehilangan sumber pendapatan mereka, mereka menahan Paulus dan Silas dan menyeret mereka ke hadapan pejabat kota di pasar.
ACT 16:20 Di hadapan para pejabat itu, orang-orang ini mendakwa Paulus dan Silas: “Orang-orang Yahudi ini menyebabkan kekacauan yang besar di kota kita,” kata mereka.
ACT 16:21 “Mereka mengajarkan hal-hal yang tidak sah bagi kita sebagai warga negara Romawi untuk menerima ataupun melakukannya.”
ACT 16:22 Gerombolan orang bergabung untuk menyerang mereka. Pejabat itu merobek baju Paulus dan Silas dan memerintahkan agar mereka dipukuli dengan tongkat.
ACT 16:23 Setelah memukuli mereka dengan keras, mereka melemparkan Paulus dan Silas ke dalam penjara, dan memerintahkan agar penjaga penjara menjada mereka tetap terkunci.
ACT 16:24 Penjaga penjara itu mengikuti perintahnya. Dia menempatkan Paulus dan Silas di penjara bagian dalam dan memasung kaki mereka pada balok kayu.
ACT 16:25 Sekitar tengah malam hari, Paulus dan Silas sedang berdoa dan bernyanyi memuji Allah, dan para penghuni penjara lainnya mendengarkan mereka.
ACT 16:26 Tiba-tiba terjadi gemba bumi yang dahsyat yang mengguncang pondasi bangunan penjara. Dengan segera semua pintu terbuka dan rantai yang membelenggu setiap orang di penjara terlepas.
ACT 16:27 Penjaga penjara terbangun dan melihat bahwa pintu-pintu tempat tahanan terbuka. Dia menarik pedangnya keluar dari sarungnya dan hendak membunuh dirinya sendiri, berpikir bahwa semua tahanan tentu sudah melarikan diri.
ACT 16:28 Tetapi Paulus berteriak, “Jangan menyakiti dirimu sendiri — kami semua masih ada disini!”
ACT 16:29 Petugas penjara itu minta agar dibawakan penerangan kepadanya dan bergegas masuk. Gemetar ketakutan dia sujud kepada Paulus dan Silas.
ACT 16:30 Dia membawa mereka keluar dan bertanya, “Tuan-tuan, apa yang harus aku lakukan agar aku bisa selamat?”
ACT 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus, dan kamu akan diselamatkan — kamu dan juga semua orang yang tinggal di rumahmu,” jawab Paulus dan Silas.
ACT 16:32 Lalu mereka mulai membagikan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang tinggal di dalam rumahnya.
ACT 16:33 Sekalipun hari sudah sangat larut, sang penjaga penjara membalut luka mereka, dan minta agar dia dan semua orang yang tinggal dalam rumahnya juga ikut dibaptis.
ACT 16:34 Sang penjaga penjara membawa mereka pulang dan menyiapkan makanan untuk mereka. Dia dan seluruh keluarganya bersukacita sebab mereka percaya pada Allah.
ACT 16:35 Pagi-pagi keesokan harinya, para pejabat mengirim petugas kepada penjaga penjara, dan berkata, “Lepaskanlah orang-orang itu.”
ACT 16:36 Penjaga penjara itu berkata kepada Paulus, “Para pejabat sudah mengirim pesan untuk melepaskan kalian. Jadi kalian boleh keluar dan pergi dengan selamat.”
ACT 16:37 Tetapi kata Paulus kepada mereka, “Para pejabat itu sudah menghukum kami di depan umum tanpa melalui sebuah persidangan — dan kami adalah warga negara Roma! Lalu mereka memasukkan kami ke dalam penjara. Dan sekarang mereka ingin melepaskan kami dengan diam-diam? Tidak, harus mereka sendirilah yang datang dan melepaskan kami!”
ACT 16:38 Para petugas itu kembali dan melaporkan hal ini kepada para pejabat. Ketika mereka mendengar bahwa Paulus dan Silas adalah warga negara Roma, mereka menjadi sangat kuatir,
ACT 16:39 lalu pergi dan minta maaf kepada kedua orang itu. Mereka mengawal Paulus dan Silas keluar dan memohon agar keduanya meninggalkan kota.
ACT 16:40 Jadi Paulus dan Silas meninggalkan penjara dan pergi ke rumah Lidia. Di sana mereka bertemu dengan anggota jemaat, memberi semangat kepada mereka, dan pergi melanjutkan perjalanan mereka.
ACT 17:1 Sesudah Paulus dan Silas melewati daerah Amfipolis dan Apolonia, mereka tiba di kota Tesalonika. Di kota itu ada rumah ibadah orang Yahudi.
ACT 17:2 Seperti biasa, Paulus pergi ke rumah ibadah itu dan selama tiga kali hari Sabat, dia berdebat dengan mereka tentang Kitab Suci.
ACT 17:3 Paulus menjelaskan isi Kitab Suci, membuktikan bahwa Mesias harus mati dan bangkit kembali dari kematian. “Yesus yang aku ceritakan kepada kalian — Dialah sang Mesias,” katanya kepada mereka.
ACT 17:4 Beberapa dari mereka menjadi percaya dan bergabung dengan Paulus dan Silas, bersama dengan orang-orang Yunani yang sudah menjadi penyembah Allah dan juga beberapa perempuan terpandang yang ada di kota itu.
ACT 17:5 Tetapi orang-orang Yahudi menjadi iri hati dan bersama beberapa penghasut yang mereka kumpulkan dari pasar, mereka membentuk gerombolan. Gerombolan ini menimbulkan kerusuhan di kota, dan menyerang rumah Yason. Mereka mencoba menemukan Paulus dan Silas agar mereka bisa membawa keduanya ke hadapan umum.
ACT 17:6 Ketika mereka tidak bisa menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa orang percaya ke hadapan para pemimpin kota, sambil berteriak, “Orang-orang ini terkenal karena suka menimbulkan masalah, mereka orang-orang yang menyebabkan kekacauan di seluruh dunia. Sekarang mereka datang ke kota ini,
ACT 17:7 dan Yason menyambut mereka di rumahnya. Mereka semua menentang keputusan-keputusan Kaisar, merencanakan pengkhianatan dengan mengatakan bahwa ada raja lain yang bernama Yesus.”
ACT 17:8 Orang banyak dan para pemimpin kota menjadi marah ketika mereka mendengar perkataan ini.
ACT 17:9 Maka mereka membuat Yason dan yang lainnya membayar denda sebelum melepaskan mereka.
ACT 17:10 Malam itu juga, jemaat di Tesalonika mengirim Paulus dan Silas ke kota Berea. Setibanya mereka di sana, mereka pergi ke rumah ibadah orang Yahudi.
ACT 17:11 Orang-orang Yahudi di Berea lebih baik perilakunya di bandingkan mereka yang ada di Tesalonika. Mereka dengan cepat menerima Firman, dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk memastikan bahwa perkataan yang mereka dengar adalah benar.
ACT 17:12 Sebagai hasilnya, banyak dari antara mereka bergabung menjadi orang yang percaya kepada Yesus, di antaranya adalah para laki-laki dan perempuan Yunani yang terpandang.
ACT 17:13 Tetapi ketika orang-orang Yahudi di Tesalonika mendengar bahwa Paulus juga menyebarkan firman Allah di kota Berea, mereka pergi ke sana dan menimbulkan kekacauan yang sama, menghasut orang banyak.
ACT 17:14 Dengan segera jemaat membawa Paulus ke tepi pantai, sementara Silas dan Timotius masih tinggal di kota Berea.
ACT 17:15 Mereka yang menemani Paulus membawanya sampai ke kota Atena, dan kembali dengan membawa pesan dari Paulus kepada Silas dan Timotius agar mereka segera bergabung dengan Paulus secepat mungkin.
ACT 17:16 Sementara Paulus menunggu keduanya di kota Atena, dia merasa terganggu melihat semua patung yang ada di kota itu.
ACT 17:17 Paulus berdebat dengan orang-orang Yahudi di rumah ibadah dan juga dengan orang-orang bukan Yahudi yang menyembah Allah. Dia juga berdebat di pasar-pasar dengan orang-orang yang dia temui dari hari ke hari.
ACT 17:18 Beberapa ahli filsafat dari golongan Epikuros dan Stoa mulai berdebat dengan Paulus. “Apa yang pengoceh ini bicarakan?” tanya mereka. Yang lain menyimpulkan, “Dia tampaknya mengajar tentang dewa-dewa asing,” sebab Paulus berbicara tentang Yesus dan kebangkitan-Nya.
ACT 17:19 Jadi mereka membawa Paulus ke suatu tempat yang dinamakan Areopagus, yaitu tempat berdiskusi bagi para ahli filsafat, dan bertanya kepadanya, “Tolong beritahu kami tentang ajaran baru yang kamu sampaikan.
ACT 17:20 Kami mendengarkan dari kamu hal-hal yang terdengar aneh bagi kami, jadi kami ingin tahu apa artinya.”
ACT 17:21 (Semua orang Atena, termasuk orang-orang asing yang tinggal di sana, menghabiskan waktu mereka dengan menjelaskan atau mendengarkan segala sesuatu yang baru.)
ACT 17:22 Paulus berdiri tepat di tengah Areopagus dan berkata, “Hai orang-orang Atena, saya menyadari bahwa kalian sangat mengaitkan segala sesuatunya dengan agama.
ACT 17:23 Ketika aku berjalan, melihat kepada patung-patung kalian, aku menemukan sebuah mezbah yang memiliki keterangan, ‘Kepada Allah yang tidak dikenal.’ Allah yang tidak kalian kenal yang kalian sembah inilah yang aku perkenalkan kepada kalian.
ACT 17:24 Allah yang menciptakan dunia ini dengan segala sesuatu yang ada di dalamnya, Tuhan atas langit dan bumi, yang tidak hidup di dalam bangunan-bangunan rumah ibadah yang kita dirikan.
ACT 17:25 Dia tidak butuh untuk kita layani seakan-akan Dia membutuhkan sesuatu, sebab Dia adalah sumber dari seluruh kehidupan bagi setiap mahkluk hidup.
ACT 17:26 Hanya dari satu laki-laki, Dia membuat seluruh manusia yang hidup di bumi ini, dan sudah membuat keputusan kapan dan di mana mereka akan hidup.
ACT 17:27 Tujuan Allah adalah agar mereka mencari Dia, berharap agar mereka akan menggapai dan menemukan Dia — sekalipun sebenarnya Dia tidaklah terlalu jauh dari kita masing-masing.
ACT 17:28 Dalam Dialah kita hidup, bergerak dan memiliki keberadaan. Sama seperti ungkapan dari salah seorang pujangga kalian sendiri, ‘Kita adalah keluarga-Nya.’
ACT 17:29 Karena kita adalah keluarga-Nya, tidak seharusnya kita berpikir bahwa Allah serupa dengan emas, atau perak atau batu, yang dibentuk oleh karya seni manusia dan kepandaian kita.
ACT 17:30 Dengan tidak memperhitungkan ketidaktahuan manusia di masa lampau, Dia sekarang memerintahkan agar setiap orang di segala tempat untuk bertobat.
ACT 17:31 Sebab sudah Dia tentukan waktunya ketika Dia akan menghakimi seluruh dunia dengan menunjuk satu orang yang sudah Dia tetapkan, dan Allah membuktikan kepada semua orang bahwa orang ini adalah pilihan-Nya dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”
ACT 17:32 Beberapa dari antara mereka tertawa ketika mereka mendengar tentang kebangkitan dari antara orang mati, sementara yang lain berkata, “Silahkan datang kembali agar kami bisa mendengarkan tentang hal ini lebih lagi di kemudian hari.”
ACT 17:33 Maka Paulus meninggalkan mereka.
ACT 17:34 Beberapa orang percaya kepada Yesus dan bergabung dengan dia, termasuk Dionisius, salah satu anggota Areopagus, demikian juga seorang perempuan bernama Damaris dan juga beberapa orang lainnya.
ACT 18:1 Paulus lalu meninggalkan kota Atena dan pergi ke kota Korintus.
ACT 18:2 Di sana Paulus bertemu dengan seorang Yahudi yang bernama Akwila. Akwila berasal dari Pontus, dan baru saja tiba dari Italia dengan istrinya Prisilla, sebab Klaudius yang kala itu menjabat sebagai Kaisar Roma sudah memerintahkan agar orang-orang Yahudi disingkirkan dari Roma. Paulus pergi menemui mereka,
ACT 18:3 dan karena mereka memiliki pekerjaan yang sama sebagai pembuat tenda, maka Paulus tinggal bersama dengan mereka.
ACT 18:4 Paulus pergi ke rumah-rumah ibadah orang Yahudi setiap hari sabat. Dan di sana dia mencoba meyakinkan baik orang Yahudi maupun orang Yunani.
ACT 18:5 Ketika Silas dan Timotius tiba dari Makedonia, Paulus merasa bahwa dia harus berkata dengan tegas dalam ucapannya, dan memberitahukan kepada orang-orang Yahudi bahwa Yesus adalah Mesias.
ACT 18:6 Ketika mereka menentang dan mengutuk dia, maka dia mengibaskan debu dari pakaiannya dan berkata, “Kesalahan kalian tanggung sendiri! Aku tidak bersalah, dan mulai sekarang aku akan mengabarkan berita baik ini kepada orang-orang bukan Yahudi.”
ACT 18:7 Dia pergi dan tinggal dengan Titius Yustus, yang menyembah Allah dan rumahnya bersebelahan dengan rumah ibadah.
ACT 18:8 Krispus, sang pemimpin rumah ibadah, baik dia maupun semua yang tinggal di dalam rumahnya percaya kepada Tuhan. Banyak orang Korintus yang mendengar pesan ini menjadi percaya kepada Yesus dan dibaptis.
ACT 18:9 Tuhan memberi sebuah penglihatan kepada Paulus di waktu malam: “Jangan takut. Teruslah mengajar, janganlah berdiam diri —
ACT 18:10 sebab Aku bersama dengan kamu, dan tidak seorangpun akan menyerangmu, sebab banyak orang di kota ini akan menjadi umat-Ku.”
ACT 18:11 Paulus tinggal di kota Korintus selama 18 bulan, mengajarkan kepada orang-orang tentang Firman Allah.
ACT 18:12 Namun demikian, ketika Galio menjadi Gubernur di Akaya, orang-orang Yahudi bersekutu untuk menyerang Paulus dan membawanya ke hadapan pengadilan.
ACT 18:13 “Orang ini menghasut banyak orang agar menyembah Allah dengan cara yang tidak sesuai dengan Hukum kami,” kata mereka.
ACT 18:14 Tetapi ketika Paulus hendak membela diri, Galio berkata kepada orang Yahudi, “Jika kalian orang-orang Yahudi melaporkan dia karena dia berbuat kejahatan, ada alasan bagiku untuk mendengarkan perkara kalian.
ACT 18:15 Tetapi jika kalian hanya berdebat tentang kata-kata dan nama-nama serta hukum kalian sendiri, maka bereskanlah sesuai hukum kalian. Aku tidak akan menjadi hakim untuk perkara seperti itu.”
ACT 18:16 Lalu Galio minta agar mereka dikeluarkan dari ruang sidang.
ACT 18:17 Maka kerumunan orang itu menangkap Sostenes — pemimpin rumah ibadah, dan memukuli dia tepat di luar gedung pengadilan, tetapi Galio tidak peduli dengan semua itu.
ACT 18:18 Paulus tinggal di sana sebentar saja. Lalu meninggalkan jemaat dan berlayar menuju Siria, membawa serta Prisilla dan Akwila bersama dengannya. Di Kengkrea, Paulus mencukur habis rambutnya sampai botak, sebab dia sudah bersumpah.
ACT 18:19 Mereka tiba di kota Efesus, di mana Paulus meninggalkan Prisilla dan Akwila di kota itu. Dia pergi ke rumah ibadah orang Yahudi untuk berbicara dengan mereka.
ACT 18:20 Mereka minta agar Paulus bisa tinggal lebih lama bersama mereka, tetapi dia menolaknya.
ACT 18:21 Dia mengucapkan selamat tinggal, dan berlayar dari kota Efesus, berkata kepada mereka, “Aku akan kembali dan menemui kalian jika Allah memang menghendaki.”
ACT 18:22 Sesudah berlabuh di Kaesarea, dia pergi untuk menemui anggota jemaat, dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju kota Antiokia.
ACT 18:23 Dia menghabiskan waktunya beberapa saat lamanya di kota itu, lalu pergi dari kota ke kota di seluruh wilayah Galatia dan Frigia, memberi semangat kepada semua orang yang percaya.
ACT 18:24 Sementara itu seorang Yahudi yang bernama Apolos, yang berasal dari kota Aleksandria, tiba di kota Efesus. Dia memiliki kemampuan berbicara dengan sangat baik dan dia juga sudah memahami Kitab Suci dengan baik.
ACT 18:25 Dia sudah pernah diajari tentang jalan Tuhan, dan memiliki semangat yang menyala-nyala dengan kerohanian. Cara Apolos mengajar dan berbicara tentang Yesus begitu akurat, tetapi dia hanya memahami tentang baptisan Yohanes.
ACT 18:26 Apolos mulai berbicara dengan berani di rumah-rumah ibadah. Jadi ketika Prisilla dan Akwila mendengarkan dia, mereka mengundang dia untuk bergabung dengan mereka, serta menjelaskan kepadanya jalan Allah dengan lebih lengkap lagi.
ACT 18:27 Ketika dia memutuskan untuk pergi ke Akaya, para saudara seiman memberikan semangat kepadanya, dan menulis kepada murid-murid di sana agar mereka mau menyambut Apolos. Ketika Apolos tiba di Akaya, ternyata dia sangat menolong mereka yang oleh karena kebaikan Allah percaya kepada Yesus,
ACT 18:28 sebab dia bisa dengan luar biasa menyanggah orang-orang Yahudi dalam perdebatan umum, menunjukkan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.
ACT 19:1 Sementara Apolos sedang ada di kota Korintus, Paulus mengambil jalan darat dan tiba di kota Efesus di mana dia bertemu dengan beberapa orang yang percaya kepada Yesus.
ACT 19:2 “Apakah kalian menerima Roh Kudus ketika kalian percaya?” tanya Paulus kepada mereka. “Tidak, kami belum pernah mendengar apapun tentang Roh Kudus,” jawab mereka kepadanya.
ACT 19:3 “Jadi baptisan siapa yang kalian terima?” tanya Paulus. “Baptisan Yohanes,” jawab mereka.
ACT 19:4 “Baptisan Yohanes adalah baptisan pertobatan,” kata Paulus. “Dia memberitahu mereka bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang sesudah Yohanes — yaitu, mereka seharusnya percaya kepada Yesus.”
ACT 19:5 Ketika mereka mendengar hal ini, mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
ACT 19:6 Sesudah Paulus meletakkan tangannya ke atas kepala mereka, Roh Kudus datang ke atas mereka dan mereka semua berbicara dengan berbagai bahasa — sesuai dengan bahasa yang Roh berikan kepada mereka. Dan mereka juga bernubuat.
ACT 19:7 Jumlah mereka kurang lebih dua belas orang.
ACT 19:8 Paulus pergi ke rumah-rumah ibadah dan selama tiga bulan selanjutnya dia berbicara dengan berani kepada mereka yang datang ke tempat itu, berdiskusi dengan mereka dan mencoba meyakinkan mereka tentang kerajaan Allah.
ACT 19:9 Tetapi ada di antara mereka yang berdegil, dan enggan menerima. Mereka menghina Jalan keselamatan itu di hadapan orang banyak. Jadi Paulus meninggalkan rumah ibadah itu, dengan membawa mereka yang percaya kepadanya. Lalu dia memakai balai pertemuan di Tiranus sebagai tempat pertemuan.
ACT 19:10 Hal ini terus berlanjut selama dua tahun, dengan akibat setiap orang yang tinggal di provinsi Asia, baik orang-orang Yahudi maupun orang-orang Yunani, mendengarkan Firman Tuhan.
ACT 19:11 Allah melakukan keajaiban-keajaiban yang tidak biasa melalui Paulus,
ACT 19:12 begitu luar biasa sehingga mereka mengambil sapu tangan atau kain yang pernah dijamah oleh Paulus untuk menyembuhkan orang sakit dan untuk mengusir setan.
ACT 19:13 Beberapa orang Yahudi yang mempraktekkan ilmu sihir memutuskan untuk menggunakan nama Yesus ketika mereka mengusir roh jahat. Kata mereka, “Aku perintahkan kamu untuk pergi di dalam nama Yesus yang diajarkan oleh Paulus itu.”
ACT 19:14 Mereka yang melakukan hal ini adalah ketujuh anak laki-laki Skewa, seorang keturunan Yahudi yang menyatakan dirinya sebagai imam kepala.
ACT 19:15 Tetapi suatu hari roh jahat menjawab mereka, “Aku kenal Yesus, dan aku kenal Paulus, tetapi siapa kalian?”
ACT 19:16 Orang yang dirasuki roh jahat itu melompat ke atas mereka dan mengalahkan mereka semua. Dia memukuli mereka dengan sangat kejam sehingga mereka harus keluar dari rumah itu, dalam keadaan telanjang dan luka parah.
ACT 19:17 Orang-orang yang hidup di Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani mendengar tentang hal ini. Mereka semua kagum dengan peristiwa yang terjadi, dan nama Tuhan Yesus semakin dihormati.
ACT 19:18 Banyak orang yang menjadi percaya kepada Tuhan serta mengakui dosa-dosa mereka, secara terbuka mengakui perbuatan-perbuatan buruk mereka.
ACT 19:19 Sebagian dari mereka yang dahulu melakukan praktek sihir mengumpulkan buku-buku sihir mereka dan membawanya untuk dibakar di depan umum. Mereka menghitung nilai semua buku yang dibakar itu, dan jumlahnya ternyata 50.000 keping perak.
ACT 19:20 Dengan cara ini Firman Tuhan semakin kuat dan semakin tersebar luas.
ACT 19:21 Beberapa saat sesudah semua peristiwa ini, Paulus memutuskan untuk berangkat ke Yerusalem, melewati Makedonia dan Akaya. “Setelah saya ke sana, saya harus pergi ke Roma,” katanya.
ACT 19:22 Dia mengirim dua orang yang selalu membantu dia dalam pelayanannya, yaitu Timotius dan Eratus, ke Makedonia, sementara dia tinggal sesaat lamanya di provinsi Asia.
ACT 19:23 Sekitar waktu inilah mulai timbul masalah yang besar berkaitan dengan Jalan.
ACT 19:24 Seorang pria bernama Demetrius, seorang tukang perak, sedang membuat replika perak kecil dari kuil dewi Artemis. Usaha ini memberi keuntungan besar bagi pengusahanya.
ACT 19:25 Demetrius memanggil teman-teman yang memiliki usaha yang sama untuk berkumpul dan berkata, “Rekan-rekan sekalian, kalian tahu bahwa melalui bisnis inilah kita mendapatkan penghasilan kita.
ACT 19:26 Seperti yang sudah kalian lihat dan dengar — bukan hanya di kota Efesus ini, tetapi hampir di seluruh wilayah Asia — orang yang bernama Paulus ini sudah menyakinkan dan menghasut banyak orang, mengatakan kepada mereka bahwa tidak ada dewa yang bisa dibuat oleh tangan manusia.
ACT 19:27 Jadi bukan hanya usaha kita akan berada dalam bahaya karena orang-orang tidak akan lagi menghormatinya, tetapi kuil dari dewi besar Artemis juga akan dianggap tidak berharga. Dewi Artemis sendiri juga akan disingkirkan dari posisinya sebagai dewi yang dipuja oleh setiap orang baik di Asia maupun di seluruh dunia.”
ACT 19:28 Ketika para pengusaha itu mendengar ucapan Demetrius, mereka menjadi marah dan berteriak, “Besarlah Artemis, dewi orang Efesus!”
ACT 19:29 Seluruh kota menjadi benar-benar kacau. Orang-orang bergegas menuju ke stadion, menyeret Gayus dan Aristarkus, teman seperjalanan Paulus yang berasal dari Makedonia.
ACT 19:30 Paulus berpikir untuk menemui orang banyak itu, tetapi yang lain tidak mengijinkan dia melakukannya.
ACT 19:31 Beberapa pejabat dari provinsi Asia, yang adalah kawan-kawan Paulus, juga mengirim pesan memohon agar dia tidak masuk ke dalam stadion.
ACT 19:32 Beberapa orang yang berkumpul berteriak tentang satu hal, yang lainnya berteriak tentang hal lain, sebab orang-orang yang sudah berkumpul itu sedang kebingungan — banyak dari mereka tidak paham mengapa mereka berkumpul di sana.
ACT 19:33 Orang-orang Yahudi yang ada dalam kerumunan itu mendorong agar Aleksander mau maju ke depan. Aleksander memberi tanda dengan tangannya agar mereka diam, dia ingin memberi penjelasan kepada orang banyak itu.
ACT 19:34 Tetapi ketika orang banyak menyadari bahwa Aleksander adalah seorang Yahudi, mereka semua meneriakkan lantunan perkataan, “Besarlah Artemis, dewi orang Efesus!” selama kurang lebih dua jam.
ACT 19:35 Sesudah sekretaris kota berhasil membuat gerombolan itu mereda, dia berkata kepada mereka, “Hai orang-orang Efesus, siapa yang tidak tahu bahwa kota orang Efesus adalah penjaga dari dewi besar Artemis dan tentang patungnya yang jatuh dari langit?
ACT 19:36 Karena kenyataan-kenyataan ini tidak bisa disangkal, kalian seharusnya tetap tenang — jangan melakukan tindakan yang terburu-buru.
ACT 19:37 Kalian membawa orang-orang ini ke mari, tetapi mereka tidak merampok kuil-kuil ataupun menghujat dewi kita.
ACT 19:38 Jadi jika Demetrius dan rekan-rekannya memiliki keluhan terhadap seseorang, baiklah mereka membawa pengaduan mereka ke pengadilan.
ACT 19:39 Jika ada masalah-masalah lain, bisa diselesaikan dalam sidang rakyat yang sah.
ACT 19:40 Bahkan kita sendiri sedang dalam bahaya menjadi terdakwa sebagai penanggung jawab kerusuhan yang timbul hari ini, sebab tidak ada alasan untuk menimbulkan keributan, dan kita tidak bisa memberi penjelasan tentang ini.”
ACT 19:41 Sesudah sang sekretaris selesai berbicara, dia membubarkan kerumunan itu.
ACT 20:1 Ketika kerusuhan itu sudah mereda, Paulus memanggil seluruh jemaat berkumpul dan memberi semangat kepada mereka. Lalu dia mengucapkan selamat tinggal, dan pergi ke Makedonia.
ACT 20:2 Paulus mengunjungi jemaat-jemaat yang ada di daerah itu, membagikan banyak kata-kata penguatan kepada jemaat yang di sana, lalu melanjutkan perjalanan ke Yunani.
ACT 20:3 Sesudah menghabiskan 3 bulan lamanya di sana dan ketika dia akan berlayar ke Siria, Paulus mendapat tahu bahwa orang-orang Yahudi sedang merencanakan untuk membunuh dia. Jadi dia memutuskan untuk kembali melalui Makedonia.
ACT 20:4 Inilah mereka yang ikut bersama dengan Paulus: Sopater dari Berea, anak laki-laki Firus, Aristarkus dan sekundus dari kota Tesalonika, Gayus dari Derbe, Timotius, Tikikus dan Trofimus dari provinsi Asia.
ACT 20:5 Mereka berangkat lebih dulu dan menunggu kami di Troas.
ACT 20:6 Sesudah hari Raya Roti tidak Beragi, kami berlayar dari Filipi, dan bertemu dengan mereka lima hari kemudian di Troas, di mana kami menghabiskan waktu di kota itu selama satu minggu.
ACT 20:7 Paulus sedang berbicara pada hari pertama minggu itu ketika kami berkumpul untuk memecahkan roti. Dia berencana untuk berangkat di pagi hari, sehingga dia berbicara hingga larut malam hari itu.
ACT 20:8 (Ruangan atas ketika kami mengadakan pertemuan itu diterangi oleh banyak lilin.)
ACT 20:9 Seorang pemuda bernama Eutikus sedang duduk di ambang jendlea, dan mulai merasa sangat mengantuk. Ketika Paulus masih berbicara, Eutikus tertidur dan terjatuh dari jendela yang ada di tingkat tiga. Ketika mereka mengangkat dia, mereka temukan kalau anak itu sudah mati.
ACT 20:10 Paulus turun ke bawah, membujurkan dirinya di atas tubuh pemuda itu, dan memeluknya. “Jangan kuatir, dia masih hidup,” katanya.
ACT 20:11 Paul kembali ke atas, memecahkan roti, dan makan bersama dengan mereka. Dia terus berbicara bersama mereka sampai subuh tiba, dan kemudian dia berangkat.
ACT 20:12 Mereka membawa kembali pemuda ini ke rumahnya dalam keadaan hidup dan sehat, dan sangat bersyukur atas ini.
ACT 20:13 Kami naik ke atas kapal dan berlayar menuju Asos. Di sana kami bermaksud menjemput Paulus, sebab demikianlah yang sudah direncanakan sebelumnya ketika Paulus memutuskan untuk lewat jalan darat.
ACT 20:14 Paulus bertemu dengan kami di Asos. Kami menjemputnya dan melanjutkan perjalanan menuju Mitilene.
ACT 20:15 Hari berikutnya kami melanjutkan perjalanan ke Kios, dan berhenti sebentar di Samos, melanjutkan perjalanan sampai keesokan harinya tiba di Miletus.
ACT 20:16 Paulus sudah berencana untuk terus berlayar melewati Efesus, agar dia tidak perlu menghabiskan waktu di provinsi Asia. Dia sangat ingin pergi ke Yerusalem pada waktunya untuk Hari Pentakosta.
ACT 20:17 Dari kota Miletus Paulus mengirim pesan kepada para pemimpin jemaat di kota Efesus.
ACT 20:18 Ketika mereka tiba, berkatalah Paulus kepada mereka, “Kalian tahu cara hidupku sewaktu aku masih bersama kalian mulai dari hari pertama aku tiba di provinsi Asia.
ACT 20:19 Aku melayani Tuhan dengan rendah hati dan sering menangis. Aku mengalami banyak kesusahan dan tekanan yang disebabkan oleh rencana-rencana yang disusun oleh orang-orang Yahudi terhadap aku.
ACT 20:20 Namun, tidak pernah aku menahan diri untuk berbagi segala sesuatu dengan kalian yang akan menjadi keuntungan bagi kalian, dan aku mengajar kalian di hadapan umum, berkunjung dari rumah ke rumah.
ACT 20:21 Aku memberi kesaksian baik kepada orang-orang Yahudi maupun orang-orang Yunani bahwa penting untuk bertobat dan kembali kepada Allah, dan untuk percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus.
ACT 20:22 Sekarang, Roh Kudus menyuruh aku pergi ke Yerusalem, dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi kepadaku di sana.
ACT 20:23 Aku hanya tahu satu hal, yaitu di setiap kota yang aku kunjungi Roh Kudus selalu memperingatkan aku bahwa penjara dan penderitaan akan menungguku.
ACT 20:24 Tetapi untukku, hidupku tidaklah lebih berharga dari apapun juga. Aku hanya ingin menyelesaikan misi dan pelayanan yang Tuhan Yesus berikan kepadaku, memberi kesaksian tentang kabar baik dari kasih karunia Allah.
ACT 20:25 Sekarang aku yakin bahwa kita tidak akan saling berjumpa lagi, kalian di antara mereka yang menerima berita tentang Kerajaan Allah yang aku beritakan.
ACT 20:26 Maka aku nyatakan kepada kalian bahwa hari ini aku tidak bertanggung jawab jika ada di antara kalian yang tersesat.
ACT 20:27 Aku tidak ragu-ragu mengatakan kepada kalian segala hal yang Allah ingin kalian ketahui.
ACT 20:28 Jagalah diri kalian dan jagalah seluruh jemaat, yang sudah diberikan oleh Roh Kudus untuk kalian bantu. Berilah gereja Tuhan makanan rohani yang sudah Dia beli dengan darah-Nya sendiri.
ACT 20:29 Aku tahu bahwa sesudah aku pergi akan ada orang-orang yang seperti serigala-serigala yang jahat datang ke antara kalian, dan akan mencoba membinasakan jemaat.
ACT 20:30 Bahkan dari antara kalian sendiri akan bangkit juga orang-orang yang menyelewengkan kebenaran dan sesuatu yang baik agar mereka bisa mempengaruhi jemaat agar bisa mendapatkan pengikut.
ACT 20:31 Jadi berjaga-jagalah! Janganlah lupakan bahwa selama tiga tahun aku mengajar kalian semua baik pada siang hari maupun pada malam hari, dan juga sering menangis oleh karena kalian.
ACT 20:32 Sekarang aku menyerahkan kalian dalam pemeliharaan Allah dan kepada pesan-Nya tentang kasih karunia, yang dapat membangun manusia rohani kalian dan menyediakan bagi kalian warisan yang menjadi milik mereka yang tetap melakukan perbuatan yang benar dengan Dia.
ACT 20:33 Tidak pernah ada keinginan dariku untuk mendapatkan uang baik uang perak maupun uang emas, demikian juga dengan pakaian.
ACT 20:34 Kalian tahu bahwa aku bahkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupku, dan juga untuk kebutuhan mereka yang ikut bersamaku.
ACT 20:35 Aku sudah menjadi contoh bagi kalian dalam segala hal: bekerja untuk menolong mereka yang lemah, sebab aku mengingat firman Tuhan Yesus: ‘Lebih baik memberi dari pada menerima.’”
ACT 20:36 Sesudah selesai berbicara, Paulus berlutut dan berdoa bersama mereka.
ACT 20:37 Dan mereka semua menangis ketika mereka memeluk dan mengucapkan selamat jalan.
ACT 20:38 Mereka merasa kecewa sebab dia berkata kalau dia tidak akan pernah bertemu dengan mereka lagi... Lalu mereka berjalan ke pelabuhan untuk mengantar dia.
ACT 21:1 Sesudah Paulus mengucapkan selamat berpisah dengan mereka, kami berlayar langsung ke pulau Kos, dan keesokan harinya menuju ke pulau Rodos. Dari sana kami melanjutkan perjalanan menuju ke kota Patara
ACT 21:2 dan dari sana kami menemukan kapal yang akan pergi ke kota Fenisia. Kami naik ke kapal itu dan berangkat.
ACT 21:3 Kami melewati pulau Siprus pada sisi sebelah kiri kapal, dan melanjutkan pelayaran sampai ke wilayah Siria, di mana kami berlabuh di kota Tirus, tempat muatan kapal harus diturunkan.
ACT 21:4 Kami bertemu dengan jemaat di kota Tirus dan tinggal di sana selama seminggu. Jemaat di kota tersebut melalui tuntunan Roh Kudus menasihatkan Paulus untuk tidak pergi ke Yerusalem.
ACT 21:5 Ketika sudah tiba waktunya, kami berangkat kembali dengan kapal untuk melanjutkan perjalanan kami. Seluruh jemaat, beserta dengan istri dan anak-anak mereka, mengantar kami ketika kami meninggalkan kota. Kami berlutut di tepi pantai dan berdoa, serta mengucapkan selamat tinggal.
ACT 21:6 Lalu kami naik ke atas kapal, dan mereka pulang ke rumah mereka masing-masing.
ACT 21:7 Perjalanan kami dari Tirus berakhir di kota Petolemais, dimana kami disambut oleh jemaat yang ada di sana dan kami menginap di tempat mereka malam itu.
ACT 21:8 Keesokan harinya kami berangkat ke Kaisarea. Kami tinggal di rumah Filipus penginjil (salah satu dari Tujuh).
ACT 21:9 Filipus memiliki empat anak perempuan yang mendapatkan karunia untuk bernubuat.
ACT 21:10 Sesudah kami tinggal di sana selama beberapa hari lamanya, seorang bernama Agabus yang juga memiliki karunia bernubuat tiba dari daerah Yudea.
ACT 21:11 Tiba-tiba Agabus menghampiri kami, mengambil ikat pinggang Paulus, dan mengikat tangan dan kakinya sendiri. Lalu berkatalah dia, “Demikian yang dikatakan oleh Roh Kudus, ‘Seperti inilah yang akan dilakukan oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem kepada pemilik ikat pinggang ini, dan akan menyerahkan dia ke tangan orang-orang bukan Yahudi.’”
ACT 21:12 Ketika kami mendengar perkataan ini, kami dan jemaat yang ada di sana memohon kepada Paulus agar tidak pergi ke Yerusalem.
ACT 21:13 Namun, Paulus menjawab, “Apa yang sedang kalian lakukan, menangis dan membuat hatiku hancur? Aku ini siap bukan hanya untuk diikat di Yerusalem nanti, tetapi juga untuk mati demi Tuhan Yesus.”
ACT 21:14 Karena kami tidak bisa mengubah pendiriannya, kami menyerah dan berkata, “Biarlah kehendak Allah yang terjadi.”
ACT 21:15 Sesudah itu kami bersiap-siap melanjutkan perjalanan ke Yerusalem.
ACT 21:16 Beberapa jemaat dari kota Kaesarea ikut bersama kami, dan mereka membawa kami ke rumah Manason, yang akan menjadi tempat tinggal kami selama di Yerusalem. Dia datang dari kota Siprus dan salah seorang yang pertama-tama bertobat.
ACT 21:17 Ketika kami tiba di Yerusalem, jemaat di sana menyambut kami dengan hangat.
ACT 21:18 Keesokan harinya Paulus pergi untuk menemui Rasul Yakobus, dan juga seluruh pemimpin jemaat yang ada di sana.
ACT 21:19 Sesudah menyapa mereka, Paulus menceritakan dengan rinci segala sesuatu yang Allah sudah lakukan untuk orang-orang bukan Yahudi melalui pelayanannya.
ACT 21:20 Ketika mereka mendengar apa yang terjadi, mereka memuji Allah dan berkata kepada Paulus, “Saudara, kamu sendiri bisa melihat ribuan orang Yahudi yang sudah menjadi percaya kepada Tuhan, dan mereka menaati dan menjalankan hukum Taurat dengan hati-hati.
ACT 21:21 Namun mereka diberitahu bahwa kamu mengajarkan orang-orang Yahudi yang hidup dalam perantuan di negeri orang untuk tidak lagi mengikuti hukum Taurat, memberitahu kepada mereka untuk tidak lagi menyunat anak mereka maupun mengikuti adat istiadat kita.
ACT 21:22 Jadi apa yang harus kami lakukan tentang itu? Orang-orang tentu sudah mendengar tentang kedatanganmu ke sini.
ACT 21:23 Kami sudah memikirkan suatu cara, dan inilah yang kami ingin untuk kamu lakukan: Empat orang di antara kita sudah bersumpah.
ACT 21:24 Pergilah bersama mereka dan lakukanlah upacara penyucian bersama mereka, dan bayarlah ongkos pemotongan rambut mereka. Dengan cara itu setiap orang tahu bahwa kabar yang mereka dengar hanyalah kabar bohong, dan kamu sendiri menaati Hukum Taurat dalam hidupmu.
ACT 21:25 Sedangkan untuk orang-orang bukan Yahudi yang sudah percaya kepada Tuhan, kami sudah menulis surat mengenai keputusan kami bahwa mereka harus menahan diri dari makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada dewa-dewi, dari darah, dari hewan yang dibunuh dengan cara dicekik lehernya, dan dari perselingkuhan.”
ACT 21:26 Jadi Paulus membawa ke empat orang itu bersamanya, dan keesokan harinya dia pergi untuk menyucikan dirinya bersama mereka. Lalu Paulus pergi ke rumah Tuhan untuk memberitahu kepada imam tanggal terakhir hari penyucian dan persembahan yang akan mereka berikan masing-masing.
ACT 21:27 Hari penyucian ke tujuh hampir berakhir ketika beberapa orang Yahudi dari Asia melihat Paulus di rumah Tuhan dan menghasut orang banyak untuk menangkap dia.
ACT 21:28 “Hai orang Israel, tolonglah!” teriak mereka. “Inilah orang yang mengajarkan setiap orang dimana saja untuk menentang kita, Hukum Taurat dan rumah Tuhan. Dia juga membawa orang-orang bukan Yahudi masuk ke dalam rumah Tuhan, menajiskan tempat kudus ini.”
ACT 21:29 (Mereka mengatakan ini sebab mereka pernah melihat dia di kota dengan Trofimus orang Efesus dan menyimpulkan bahwa Paulus sudah membawanya masuk ke rumah Tuhan.)
ACT 21:30 Seluruh kota terkejut karena hal ini dan orang-orang datang berlarian. Mereka menangkap Paulus dan menyeretnya keluar dari rumah Tuhan. Dengan segera pintu rumah Tuhan ditutup.
ACT 21:31 Ketika mereka mencoba membunuh dia, berita sampai kepada komandan pasukan Roma bahwa seluruh Yerusalem sedang dalam kerusuhan.
ACT 21:32 Dengan segera komandan itu membawa beberapa kepala pasukan dan tentara dan bergegas menuju kerumunan itu. Ketika kerumunan itu melihat komandan pasukan dan para tentara, mereka berhenti memukuli Paulus.
ACT 21:33 Lalu komandan datang dan menangkap Paulus, serta memerintahkan agar dia dirantai. Komandan itu bertanya tentang jati diri Paulus dan kejahatan apa yang sudah dilakukannya.
ACT 21:34 Beberapa orang di kerumunan itu berteriak satu hal, dan yang lain berteriak lain hal.
ACT 21:35 Ketika Paul sampai di tangga, dia harus diusung oleh para prajurit sebab kerumunan itu berubah menjadi kejam. Mereka berusaha menyerang Paulus.
ACT 21:36 Orang-orang yang ada di kerumunan itu mengikutin mereka sambil berteriak, “Bunuh dia!”
ACT 21:37 Ketika hampir saja Paulus dimasukkan ke dalam markas, dia bertanya kepada komandan, “Bisakah saya bicara sebentar?” “Kamu bisa berbicara dalam bahasa Yunani?” tanya komandan pasukan.
ACT 21:38 “Bukankah kamu orang Mesir yang baru saja mencetuskan pemberontakan dan memimpin 4.000 orang pembunuh bayaran ke padang gurun?”
ACT 21:39 “Aku seorang Yahudi, warga negara Tarsus di Silicia, sebuah kota yang penting,” jawab Paulus. “Ijinkanlah aku berbicara kepada mereka.”
ACT 21:40 Komandan itu memberi ijin kepada Paulus untuk berbicara. Maka Paulus berdiri di atas salah satu anak tangga dan memberi tanda agar orang-orang itu tenang. Ketika mereka sudah diam, dia berbicara kepada mereka dalam bahasa Aram.
ACT 22:1 “Saudara-saudara dan bapak-bapak sekalian,” katanya, “Mohon dengarkan saya, saya hendak memberi penjelasan di hadapan kalian.”
ACT 22:2 Ketika mereka mendengar Paulus berbicara dalam bahasa Ibrani, mereka menjadi sangat tenang.
ACT 22:3 “Aku seorang Yahudi, dilahirkan di kota Tarsis di Silicia,” katanya. “Namun, aku dibesarkan di kota ini, dan diajarkan oleh Gamaliel. Aku diajarkan untuk meneliti Hukum yang diajarkan kepada nenek moyang kita dengan tegas. Aku sangat tekun untuk pekerjaan Allah, seperti kalian semua yang ada di sini,
ACT 22:4 dan saya menganiaya orang-orang di Jalan ini — menghukum mati mereka, dan memasukkan baik laki-laki maupun perempuan ke dalam penjara.
ACT 22:5 Imam besar dan para pemimpin Yahudi bisa memberikan kesaksian mengenai hal ini. Aku menerima surat kuasa yang di alamatkan kepada saudara-saudara orang Yahudi yang ada di Damsyik, dan pergi menuju ke sana untuk menangkap orang-orang ini dan membawa mereka sebagai tawanan ke Yerusalem untuk mendapatkan hukuman.
ACT 22:6 Sekitar tengah hari, sementara aku dalam perjalanan dan mendekati kota Damsyik, tiba-tiba ada cahaya terang dari langit bersinar di sekelilingku.
ACT 22:7 Aku jatuh ke tanah, dan aku mendengar sebuah suara berkata kepadaku, ‘Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku?’
ACT 22:8 ‘Siapakah Engkau, Tuhan?’ jawabku. ‘Akulah Yesus dari Nasaret, orang yang kamu aniaya,’ kata-Nya kepadaku.
ACT 22:9 Rekan-rekan seperjalananku melihat cahaya itu, tetapi mereka tidak memahami suara yang berbicara kepadaku.
ACT 22:10 ‘Apakah yang harus saya perbuat, Tuhan?’ tanyaku kepadanya. Kata Tuhan kepadaku, ‘Berdirilah dan pergilah ke kota Damsyik, dan di sana kamu akan mendapat tahu segala sesuatu yang sudah disiapkan untuk kamu lakukan.’
ACT 22:11 Karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaikan tadi, rekan-rekan seperjalananku menuntukuku dengan cara menuntunku masuk ke kota Damsyik.
ACT 22:12 Di sana ada seorang bernama Ananias datang menemuiku. Dia adalah seorang beragama yang meneliti hukum taurat, dan sangat dihormati oleh orang-orang Yahudi yang tinggal di kota.
ACT 22:13 Dia berdiri di depanku dan berkata, ‘Saudara Saulus, terimalah kembali penglihatanmu.’ Pada saat itu juga aku bisa melihat kembali dan aku melihat kepadanya.
ACT 22:14 Katanya kepadaku, ‘Allah nenek moyang kita sudah memilih kamu untuk mengenal kehendak-Nya, untuk melihat Dia yang baik dan benar, dan mendengarkan apa yang harus dia katakan kepadamu.
ACT 22:15 Kamu akan bersaksi bagi Dia kepada setiap orang tentang apa yang sudah kamu lihat dan dengar. Jadi apalagi yang kamu tunggu?
ACT 22:16 Berdiri, berikan dirimu dibaptis, dan mintalah agar Dia membersihkan dosa-dosamu.’
ACT 22:17 Aku kembali ke Yerusalem, dan aku sedang berdoa di rumah Tuhan, ketika aku mendapat sebuah penglihatan.
ACT 22:18 Dalam penglihatan itu Tuhan berkata, ‘Cepat, tinggalkan Yerusalem, sebab mereka tidak akan menerima berita yang akan kamu berikan tentang aku.’
ACT 22:19 Aku menjawab, ‘Tuhan, tentunya mereka tahu bahwa aku pergi dari satu rumah ibadah ke rumah ibadah lainnya, memukuli dan memenjarakan mereka yang percaya kepada-Mu.
ACT 22:20 Ketika Stefanus dibunuh karena memberikan kesaksian tentang Engkau, aku berdiri di sana dan mendukung para pembunuhnya, dengan menjaga jubah-jubah mereka.’
ACT 22:21 Tuhan berkata kepadaku, ‘Berangkatlah sekarang, sebab Aku mengirim kamu ke tempat yang jauh di antara orang-orang bukan Yahudi.’”
ACT 22:22 Sampai di titik ini mereka masih mendengarkan perkataan Paulus, tetapi lalu mereka mulai berteriak, “Singkirkan orang ini dari atas bumi — dia tidak layak untuk tetap hidup!”
ACT 22:23 Mereka berteriak dan merobek jubah mereka dan melemparkan debu ke udara.
ACT 22:24 Komandan Roma itu memerintahkan agar Paulus dibawa masuk ke dalam markas, dan memberi perintah agar dia diselidiki dengan dicambuk agar si komandan bisa menemukan penyebab orang-orang berteriak begitu keras melawan Paulus.
ACT 22:25 Ketika para prajurit mengikat dia dan bersiap-siap untuk mencambuk dia, Paulus bertanya kepada kepala pasukan, “Apakah boleh untuk mencambuk seorang warga negara Roma sebelum dia diadili?”
ACT 22:26 Ketika sang kepala pasukan mendengar perkataan Paulus, dia pergi ke sang komandan dan bertanya, “Bapak hendak melakukan apa? Orang ini warga negara Roma.”
ACT 22:27 Sang komandan datang dan bertanya kepada Paulus, “Katakan kepadaku, sungguh kamu warga negara Romawi?” Jawab Paulus, “Benar.”
ACT 22:28 “Aku membayar harga yang sangat mahal untuk mendapatkan kewarganegaraan itu,” kata sang komandan. “Tetapi aku dilahirkan sebagai warga negara Roma,” jawab Paulus.
ACT 22:29 Mereka yang hendak mencambuk Paulus bergegas meninggalkannya. Sang komandan kuatir ketika dia tahu bahwa Paulus adalah seorang warga negara Roma sebab dia sudah merantai Paulus.
ACT 22:30 Keesokan harinya, karena ingin tahu alasan orang-orang Yahudi mendakwa Paulus, dia melepaskannya dan dibawa ke hadapan para imam kepala dan sidang keagamaan yang dia perintahkan untuk berkumpul. Dia membawa Paulus dan menempatkannya di hadapan mereka.
ACT 23:1 Paulus, menatap para anggota sidang, berkata, “Saudara-saudara, sampai sekarang aku selalu bertindak dengan hati nurani yang bersih di hadapan Allah.”
ACT 23:2 Imam besar Ananias memerintahkan petugas yang berdiri di sisi Paulus untuk memukul mulutnya.
ACT 23:3 Tetapi Paulus berkata kepadanya, “Allah yang akan memukul kamu, hai orang munafik! Kamu duduk di sana menghakimi aku menurut hukum Taurat, namun kamu melanggar hukum Taurat dengan memerintahkan agar aku ditampar!”
ACT 23:4 Petugas yang berdiri di sisi Paulus berkata, “Lancang sekali kamu menghina Imam Besar!”
ACT 23:5 “Saudara-saudara, saya tidak tahu bahwa dia adalah seorang Imam Besar,” jawab Paulus. “Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, ‘Janganlah kamu menghina pemimpin bangsamu.’”
ACT 23:6 Ketika Paulus menyadari bahwa anggota sidang ini terdiri dari kelompok Farisi dan Saduki, dia berteriak, “Saudara-saudara, aku ini kelompok Farisi, keturunan dari seorang Farisi! Aku diadili sebab aku memiliki pengharapan kepada kebangkitan dari orang yang sudah pernah mati!”
ACT 23:7 Sesudah dia mengatakan hal ini, perselisihan besar pecah antara orang Farisi dan Saduki yang membuat anggota sidang terbagi menjadi dua pihak.
ACT 23:8 (Hal ini terjadi sebab kelompok Saduki tidak percaya akan kebangkitan dari antara orang mati, malaikat, roh-orh jahat, tetapi kelompok Farisi justru mempercayai keberadaan semua ini.)
ACT 23:9 Keributan besar timbul dan beberapa pengajar dari kelompok Farisi berdiri dan berdebat dengan keras, katanya, “Kami nyatakan orang ini tidak bersalah! Bisa saja malaikat atau roh yang memang berbicara dengan dia!”
ACT 23:10 Perdebatan itu menjadi tidak terkendali, sehingga komandan pasukan kuatir Paulus akan dikeroyok oleh mereka. Dia memerintahkan agar para prajuritnya pergi dan membawa Paulus dengan paksa serta mengembalikannya ke markas.
ACT 23:11 Sesudah itu, ketika hari sudah malam, Tuhan berdiri di hadapan Paulus, dan berkata kepadanya, “Jangan takut, Paulus! Sama seperti kamu sudah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, kamu juga akan bersaksi tentang Aku di Roma ini.”
ACT 23:12 Keesokan harinya, beberapa orang Yahudi membuat rencana untuk membunuh Paulus. Mereka bahkan bersumpah untuk tidak makan ataupun minum sebelum mereka berhasil membunuh dia.
ACT 23:13 Ada sekitar 40 orang yang terlibat dalam persekongkolan ini.
ACT 23:14 Mereka pergi menemui Imam Besar dan para pemimpin serta berkata, “Kami sudah bersumpah untuk tidak akan makan apapun juga sebelum kami berhasil membunuh Paulus.
ACT 23:15 Jadi kalian dan anggota sidang haruslah mengirim pesan kepada komandan itu bahwa dia harus membawa Paulus untuk bertemu dengan kalian, seakan-akan kalian ingin lebih detil memeriksa kasusnya. Kami akan siap untuk membunuh Paulus dalam perjalanannya.”
ACT 23:16 Tetapi keponakan Paulus mendengar tentang rencana penyergapan mereka, dan dia pergi ke markas dan memberitahu Paulus mengenai persekongkolan itu.
ACT 23:17 Paulus memanggil salah seorang kepala pasukan, dan berkata kepadanya, “Bawalah pemuda ini kepada komandan, sebab ada informasi penting yang harus dia sampaikan kepadanya.”
ACT 23:18 Jadi kepala pasukan membawa keponakan Paulus kepada komandan dan berkata kepadanya, “Tahanan yang bernama Paulus memanggilku dan memintaku untuk membawa pemuda ini kepada Bapak. Pemuda ini memiliki informasi yang perlu disampaikan kepada Bapak.”
ACT 23:19 Sang komandan menarik pemuda itu sedikit menjauh dan berbicara dengannya dengan suara pelan. “Informasi apa yang mau kamu sampaikan?”
ACT 23:20 “Orang Yahudi sudah mengatur rencana untuk meminta agar Bapak membawa Paulus ke ruang sidang besok, seakan-akan mereka ingin memeriksa perkaranya dengan lebih rinci,” jelas si pemuda.
ACT 23:21 “Tolong jangan dengarkan mereka, sebab mereka sudah merencanakan untuk menyergam dia dengan 40 orang yang sudah bersumpah untuk tidak makan atau minum sampai mereka berhasil membunuh dia. Mereka sedang bersiap-siap sekarang, menunggu Bapak untuk meyetujui permintaan mereka.”
ACT 23:22 Komandan itu mengirim si pemuda pulang dengan pesan, “Jangan katakan kepada siapapun bahwa kamu baru saja memberitahuku tentang semua ini.”
ACT 23:23 Sang komandan memanggil dua kepala pasukan dan memberi perintah kepada mereka, “Siapkan 200 orang prajurit untuk berangkat ke Kaisarea, bersama dengan tujuh puluh pasukan berkuda dan pasukan pembawa tombak. Bersiaplah untuk berangkat pada jam 9 malam ini.
ACT 23:24 Siapkan kuda-kuda untuk dikendarai oleh Paulus untuk memastikan dia tiba di tempat Gubernur Feliks dengan selamat.”
ACT 23:25 Lalu sang komandan menulis surat yang berbunyi sebagai berikut:
ACT 23:26 “Salam kepada Yang Mulia Gubernur Feliks dari Klaudius Lisias,
ACT 23:27 Bersama surat ini saya mengirimkan satu orang tahanan. Orang ini sudah ditangkap oleh orang Yahudi dan mereka berencana untuk membunuh dia ketika saya tiba di tempat kejadian bersama dengan tentara dan menyelamatkan dia, sebab saya dapati bahwa orang ini adalah warga negara Roma.
ACT 23:28 Saya membawanya ke dalam sidang mereka agar saya bisa mengetahui lebih jelas yang menjadi dasar tuduhan mereka terhadap orang ini.
ACT 23:29 Saya dapati tuduhan terhadapnya berkaitan dengan hukum mereka, tetapi dia tidak melakukan kesalahan yang bisa membuat dia dimasukkan ke dalam penjara ataupun hukuman mati.
ACT 23:30 Lalu saya menemukan sebuah rencana untuk membunuh orang ini, maka saya mengirim dia segera kepada Bapak, dan memerintahkan para pendakwanya untuk membawa tuduhan mereka kepada Bapak.”
ACT 23:31 Maka para prajurit dengan segera melaksanakan perintah yang mereka terima dan membawa Paulus dalam waktu semalam menuju ke kota Antipatris.
ACT 23:32 Keesokan paginya Paulus dibawa oleh pasukan berkuda untuk meneruskan perjalanan, sementara sisanya kembali ke markas.
ACT 23:33 Ketika pasukan berkuda sudah tiba di Kaesarea mereka menyampaikan surat dari Komandan kepada Gubernur dan membawa Paulus menghadap dia.
ACT 23:34 Sesudah membaca surat itu, sang Gubernur bertanya dari provinsi mana asalnya. Ketika Sang Gubernur mengetahui bahwa Paulus datang dari Silisia, berkatalah dia,
ACT 23:35 “Aku akan mendengarkan perkaramu ketika para penuduhmu tiba di sini.” Lalu dia memerintahkan agar Paulus ditahan di istana Herodes.
ACT 24:1 Lima hari kemudian, Imam Besar Ananias tiba dengan beberapa pemimpin orang Yahudi, dan bersama seorang pengacara bernama Tertulus, Mereka mengajukan tuntutan resmi terhadap Paulus kepada sang Gubernur.
ACT 24:2 Ketika Paulus dipanggil, Tertulus mulai menyatakan tuduhan kepada Paulus. Katanya, “Yang Mulia Gubernur Feliks, kami mengalami masa-sama damai yang panjang di bawah pemerintahanmu, dan pertimbanganmu yang bijak sudah memberikan hasil yang membawa kebaikkan bagi bangsa ini.
ACT 24:3 Bangsa kami di seluruh negeri sangat berterima kasih kepadamu karena hal ini.
ACT 24:4 Tetapi agar kami tidak membosankan Engkau, kami minta kesediaan Engkau untuk bersedia mendengarkan kami sebentar saja.
ACT 24:5 Kami mendapati bahwa orang ini seperti wabah penyakit, menimbulkan pemberontakan di antara orang-orang Yahudi di seluruh dunia, seorang pemimpin inti dari kelompok Nazaret.
ACT 24:6 Dia mencoba menajiskan rumah Tuhan, maka kami menangkap dia.
ACT 24:7 
ACT 24:8 Jika Engkau menyelidikinya sendiri, akan Engkau temukan bahwa tuduhan kami benar adanya.”
ACT 24:9 Orang-orang Yahudi lainnya juga ikut menyuarakan persetujuan mereka.
ACT 24:10 Sang Gubernur memberi tanda agar Paulus menjawab. “Bapak Gubernur yang saya hormati, saya memahami bahwa Engkau sudah menjadi hakim yang adil atas bangsa ini selama bertahun-tahun lamanya, maka dengan senang hati saya membela diri di hadapan Engkau,” kata Paulus memulai.
ACT 24:11 “Engkau bisa dengan mudah membuktikan bahwa saya baru saja tiba di Yerusalem untuk beribadah dua belas hari lalu.
ACT 24:12 Tidak seorangpun yang bisa membuktikan bahwa saya berdebat dengan orang lain, ataupun mengundang orang untuk menimbulkan kerusuhan di rumah-rumah ibadah atau di tempat manapun di kota.
ACT 24:13 Mereka juga tidak bisa membuktikan kepada Engkau segala tuduhan mereka terhadap saya.
ACT 24:14 Tetapi saya akui kepada Engkau, saya melayani Allah yang disembah nenek moyang kami dengan mengikuti ajaran jalan keselamatan, yang mereka sebut ajaran sesat. Saya percaya kepada segala ajaran yang diajarkan oleh Hukum Taurat dan yang ditulis dalam kitab para nabi.
ACT 24:15 Saya memiliki pengharapan yang sama kepada Allah sama seperti mereka, percaya bahwa akan ada kebangkitan dari kematian bagi orang yang baik dan yang jahat.
ACT 24:16 Sebagai akibatnya, saya mencoba untuk hidup dengan hati nurani yang bersih baik di hadapan Allah maupun manusia.
ACT 24:17 Sesudah berpergian beberapa waktu lamanya, saya kembali membawa uang untuk membantu orang-orang miskin dan memberi persembahan kepada Allah.
ACT 24:18 Itulah yang sesungguhnya sedang saya lakukan ketika mereka menangkap saya di rumah Tuhan — sedang menyelesaikan upacara penyucian saya. Tidak ada kerumunan ataupun gangguan.
ACT 24:19 Tetapi beberapa orang Yahudi dari provinsi Asia ada di sana, yang seharusnya hadir di sini di hadapan Engkau hari ini untuk memberikan tuduhan mereka, jika memang ada.
ACT 24:20 Jika tidak, biarkan orang-orang di sini bisa menjelaskan kejatahan apa yang mereka temukan saya lakukan ketika saya dalam anggota sidang,
ACT 24:21 kecuali pada waktu saya berteriak kepada mereka, yaitu, ‘Saya disidang karena saya percaya pada kebangkitan orang mati.’”
ACT 24:22 Feliks yang sangat mengenal tentang Jalan memutuskan untuk menunda sidangnya. “Ketika Lisias sang komandan datang aku akan memberikan keputusanku mengenai perkaramu,” katanya.
ACT 24:23 Feliks memerintahkan agar kepala pasukan menahan Paulus, tetapi tidak mengijinkan dia untuk diikat atau dirantai dan mengijinkan teman-teman Paulus untuk berkunjung dan menerima bantuan dari mereka.
ACT 24:24 Beberapa hari kemudian Feliks kembali bersama istrinya Drusilla, yang adalah seorang Yahudi. Dia memanggil Paulus dan mendengarkan dia berbicara tentang bagaimana percaya kepada Kristus Yesus.
ACT 24:25 Paulus menjelaskan kepada mereka tentang cara hidup yang benar, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang. Feliks menjadi waspada dan berkata kepada Paulus, “Kamu bisa pergi sekarang, dan aku akan memanggilmu kembali jika aku ada waktu.”
ACT 24:26 Feliks berharap agar Paulus mau memberi uang suap kepadanya, sehingga dia sering memanggil Paulus dan berbicara dengan dia.
ACT 24:27 Dua tahun berlalu dan Feliks digantikan oleh Porkius Festus. Demi menyenangkan hati orang Yahudi, Feliks membiarkan Paulus tetap di penjara.
ACT 25:1 Tiga hari sesudah Festus tiba di Kaesarea, dia pergi ke Yerusalem.
ACT 25:2 Para imam kepala dan pemimpin orang Yahudi datang dan membawa tuduhan mereka terhadap Paulus.
ACT 25:3 Mereka memohon agar Festus berbaik hati mau mengirimkan kembali Paulus ke Yerusalem. Mereka berencana untuk membunuh dia dalam perjalanan dari sana.
ACT 25:4 Tetapi Festus menjawab mereka, “Paulus ada dalam tahanan di Kaisarea dan aku sendiri akan kembali ke sana tidak lama lagi.”
ACT 25:5 “Para pemimpin kalian bisa ikut bersamaku, dan membuat dakwaan terhadap orang ini, jika dia memang berbuat salah,” katanya kepada mereka.
ACT 25:6 Sesudah tinggal bersama mereka tidak lebih dari delapan atau sepuluh hari, lalu Festus kembali ke Kaisarea. Keesokan harinya dia mengambil posisinya sebagai hakim, dan memerintahkan agar Paulus dibawa ke hadapannya.
ACT 25:7 Sewaktu Paulus masuk ke dalam ruangan, orang-orang Yahudi yang datang dari Yerusalem berdiri dan memberikan banyak tuduhan serius yang tidak bisa mereka buktikan.
ACT 25:8 Paulus lalu memberikan pembelaan bagi dirinya, dengan berkata, “Aku tidak melakukan dosa apapun yang bertentangan dengan ajaran hukum Yahudi, rumah Tuhan maupun Kaisar.”
ACT 25:9 Tetapi Festus, yang ingin agar orang Yahudi menyukai dia, bertanya kepada Paulus, “Apakah kamu ingin ikut ke Yerusalem dan diadili disana di hadapanku mengenai masalah-masalah ini?”
ACT 25:10 “Aku berdiri di hadapan pengadilan Kaisar, dan disinilah sepantasnya saya diadili,” jawab Paulus. “Aku tidak melakukan apapun yang salah kepada orang Yahudi, seperti yang Engkau ketahui sendiri dengan baik.
ACT 25:11 Jika saya melakukan kejahatan dan sudah melakukan sesuatu yang layak mendapat hukuman mati, saya tidak akan minta untuk dimaafkan dari hukuman mati. Tetapi jika tidak ada dasar dari tuduhan-tuduhan yang mereka ajukan terhadapku, maka tidak seorangpun punya hak untuk menyerahkan aku kepada mereka. Aku naik banding kepada Kaisar!”
ACT 25:12 Festus lalu membicarakan hal itu kepada para anggota sidang, dan menjawab, “Baiklah, karena kamu mau naik banding kepada Kaisar, maka kamu akan pergi ke Roma untuk menghadap beliau.”
ACT 25:13 Beberapa hari kemudian, Raja Agripa dan saudara perempuannya Bernike tiba di kota Kaisarea dan mengunjungi Gubernur Festus.
ACT 25:14 Keduanya tinggal beberapa saat lamanya sehingga Festus menceritakan kepada raja perkara Paulus, dan berkata, “Ada satu orang tahanan yang ditinggalkan oleh Feliks di sini.
ACT 25:15 Ketika aku berkunjung ke kota Yerusalem, para imam kepada dan pemimpin Yahudi datang dan memberikan tuduhan terhadap dia dan minta agar orang ini dihukum mati.
ACT 25:16 Saya menjawab tidaklah sesuai dengan hukum Roma untuk menghukum seseorang tanpa mereka menghadapi para penuduh mereka dan memberikan mereka kesempatan untuk membela diri mereka.
ACT 25:17 Jadi ketika para penuduhnya tiba di sini, tanpa membuang waktu lagi, aku mengadakan sidang pada keesokan harinya. Saya memerintahkan agar orang itu dibawa masuk.
ACT 25:18 Namun demikian, ketika penuduhnya menyampaikan tuduhan terhadap dia, bukanlah tindakan kriminal yang disampaikan seperti dugaan saya.
ACT 25:19 Sebaliknya mereka memperkarakan tentang perbedaan ajaran agama mereka, dan tentang seorang yang bernama Yesus yang sudah mati tetapi Paulus bersikeras bahwa orang itu hidup kembali.
ACT 25:20 Oleh karena saya bingung bagaimana harus menyelidiki perkara ini, saya bertanya apakah Paulus mau diadili di Yerusalem.
ACT 25:21 Namun, Paulus malah naik banding kepada Kaisar, jadi saya memerintahkan untuk dia ditahan sampai aku bisa mengirimnya kepada Kaisar.”
ACT 25:22 “Saya ingin mendengarkan hal ini langsung dari terdakwa,” jawab Agripa kepada Festus. “Jika demikian, saya akan mengatur waktu agar Tuan dapat mendengarkan dia besok.”
ACT 25:23 Keesokan harinya Agripa tiba bersama dengan Bernike dalam kemegahan upacara dan masuk ke ruang pengadilan dengan para komandan dan pemimpin masyarakat. Lalu Festus memerintahkan agar Paulus dibawa masuk.
ACT 25:24 “Raja Agripa, dan semua yang hadir di sini bersama kami,” kata Festus, “kalian lihat orang yang hadir disini. Masyarakat di sini dan di Yerusalem sudah minta kepada saya agar orang ini tidak boleh dibiarkan hidup.
ACT 25:25 Namun, saya temukan bahwa orang ini tidak melakukan kejahatan apapun yang membuat dia layak menerima hukuman mati, dan karena dia minta naik banding kepada Kaisar, maka saya memutuskan untuk mengirim dia ke sana.
ACT 25:26 Tetapi saya tidak memiliki pernyataan apapun yang bisa saya laporkan tentang dia kepada Baginda Kaisar. Itu sebabnya saya membawa orang ini kepadamu, agar saya bisa mendapatkan keterangan yang pasti untuk bisa saya laporkan.
ACT 25:27 Tidak adil rasanya bagiku untuk mengirim seorang tahanan tanpa menjelaskan tuduhan terhadap orang itu.”
ACT 26:1 Agripa lalu berkata kepada Paulus, “Silahkan mengatakan pembelaan dirimu.” Paulus mengangkat tangannya sebagai tanda untuk berbicara dan membela dirinya.
ACT 26:2 “Yang Mulia, raja Agripa, saya senang sekali bisa menyatakan pembelaan saya di hadapan Engkau hari ini, mengenai segala sesuatu yang dituduhkan kepada saya oleh orang-orang Yahudi,
ACT 26:3 khususnya karena Tuan adalah seorang ahli dalam urusan adat istiadat bangsa Yahudi. Saya memohon untuk kesabaran Tuan dalam mendengarkan pembelaan saya.
ACT 26:4 Semua orang Yahudi mengetahui kisah hidup saya — mulai dari masa muda saya di kota kelahiran saya sendiri kemudian di kota Yerusalem.
ACT 26:5 Mereka sudah sangat lama mengenalku dan bisa bersaksi, jika mereka mau, bahwa saya sudah mengikuti sekolah agama yang menyelidiki kepercayaan kami dengan sangat teliti — saya hidup sebagai salah satu anggota kelompok Farisi.
ACT 26:6 Saat ini saya berdiri disini untuk diadili karena saya percaya kepada janji pengharapan yang Allah berikan kepada nenek moyang saya
ACT 26:7 yang diharapkan diterima oleh kedua belas suku kami sementara mereka dengan terus menerus sungguh-sungguh melayani Allah. Ya, karena harapan inilah saya menerima tuduhan oleh orang-orang Yahudi, Yang Mulia!
ACT 26:8 Mengapa menurut kalian tidak mungkin kalau Allah sanggup membangkitkan orang mati?
ACT 26:9 Sebelumnya saya sungguh-sungguh yakin kalau saya harus melakukan sebanyak mungkin yang saya bisa untuk melawan Yesus dari Nazaret itu.
ACT 26:10 Inilah yang saya lakukan di Yerusalem. Saya memasukan banyak orang yang percaya kepada Yesus ke dalam penjara, sebab saya diberi otoritas untuk melakukan tindakan ini oleh para imam kepala. Dan ketika orang-orang yang percaya kepada Yesus ini dihukum mati, saya setuju.
ACT 26:11 Saya membuat mereka mendapat hukuman dalam setiap rumah-rumah ibadah, berusaha memaksa mereka untuk menghina Yesus. Saya begitu murka kepada mereka sehingga saya pergi ke kota-kota di luar negara kami untuk menganiaya mereka.
ACT 26:12 Inilah yang membuat saya berangkat ke kota Damsyik dengan otoritas dan perintah dari para imam kepala.
ACT 26:13 Ini sudah sekitar tengah hari ketika saya sedang dalam perjalanan, Yang Mulia, saya melihat cahaya dari langit yang begitu menyilaukan melebihi matahari. Cahaya itu bersinar mengelilingiku dan rekan-rekan seperjalananku.
ACT 26:14 Kami semua jatuh ke tanah. Lalu saya mendengar suara berbicara kepada saya dalam bahasa Aram, ‘Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku? Kamu menyusahkan dirimu sendiri dengan melawan Aku!’
ACT 26:15 ‘Siapakah Engkau, Tuhan?’ tanya saya. ‘Akulah Yesus, orang yang kamu aniaya,’ jawab Tuhan.
ACT 26:16 ‘Tetapi sekarang, bangkitlah berdiri. Alasan Aku muncul dihadapanmu adalah karena Aku memilihmu untuk melayani-Ku, menjadi saksi bagi-Ku, memberitahukan kepada semua orang bagaimana kamu sudah melihat-Ku dan segala sesuatu yang akan Aku tunjukkan kepadamu.
ACT 26:17 Aku akan menyelamatkanmu dari bangsamu sendiri dan dari orang-orang asing. Aku mengirim kamu kepada mereka
ACT 26:18 untuk membuat mereka sadar sehingga mereka bisa bertobat, tidak lagi hidup dalam kegelapan, tetapi dalam terang. Mereka beralih dari kuasa Setan kepada kuasa Allah, dan agar mereka dapat menerima pengampunan dari dosa mereka dan mendapat bagian bersama-sama mereka yang dijadikan benar karena percaya kepada-Ku.’
ACT 26:19 Sudah jelas, raja Agripa, saya tidak bisa tidak menaati penglihatan dari surga itu.
ACT 26:20 Pertama-tama di kota Damsyik, lalu di kota Yerusalem, dan lalu ke seluruh Yudea, dan juga kepada orang-orang bukan Yahudi saya membagikan pesan pertobatan: bagaimana mereka harus berbalik kepada Allah, menyatakan pertobatan mereka melalui tingkah laku mereka.
ACT 26:21 Itu sebabnya orang-orang Yahudi menangkap saya di rumah Tuhan dan mencoba membunuh saya.
ACT 26:22 Allah memelihara saya sehingga saya bisa berdiri di sini hari ini sebagai saksi bagi semua orang, baik orang-orang biasa maupun orang-orang yang penting. Saya hanya mengulangi perkataan yang Musa dan para nabi katakan akan terjadi —
ACT 26:23 bagaimana Mesias harus menderita, dan dengan menjadi yang pertama bangkit dari antara orang mati, Mesias mengumumkan terang keselamatan yang dari Allah baik kepada orang-orang Yahudi maupun kepada orang-orang bukan Yahudi.”
ACT 26:24 Festus menyela Paulus ketika Paulus sedang menyatakan pembelaannya, dengan berteriak keras-keras, “Paulus, kamu gila! Seluruh pengetahuan tentang agama itu sudah membuat kamu tidak waras lagi!”
ACT 26:25 “Saya tidak gila, Yang Mulia Festus,” jawab Paulus. “Perkataan saya adalah benar dan bisa diterima oleh akal sehat.
ACT 26:26 Sang raja memahami ini, dan saya menjelaskannya dengan sangat jelas. Saya yakin raja menyadari kejadian-kejadian yang sedang berlangsung, sebab semua peristiwa ini tidak terjadi di tempat yang tersembunyi.
ACT 26:27 Raja Agripa, saya yakin raja percaya dengan yang dikatakan oleh para nabi!”
ACT 26:28 “Menurutmu, kamu bisa membuat aku menjadi seorang Kristen secepat itu?” tanya raja Agripa kepada Paulus.
ACT 26:29 “Tidak masalah waktunya cepat atau lambat,” jawab Paulus. “Tetapi doaku kepada Allah adalah bukan hanya raja, tapi setiap orang yang mendengarkanku hari ini mereka akan menjadi sama seperti saya — kecuali dalam perihal rantai besi ini!”
ACT 26:30 Sang raja berdiri, bersama dengan Gubernur dan Bernike, dan juga setiap orang yang sedang duduk bersama mereka.
ACT 26:31 Di luar mereka berkumpul. “Orang ini tidak melakukan apapun yang membuatnya layak menerima hukuman mati ataupun dimasukkan ke dalam penjara,” demikian kesimpulan mereka.
ACT 26:32 Kata Agripa kepada Festus, “Dia sudah bisa dibebaskan jika saja dia tidak naik banding kepada Baginda Kaisar.”
ACT 27:1 Ketika tiba waktunya untuk kami berlayar menuju ke Italia, Paulus dan beberapa tawanan lainnya diserahkan kepada seorang kepala perwira tentara bernama Yulius yang berasal dari pasukan kerajaan.
ACT 27:2 Kami naik ke kapal yang berasal dari kota Adramitium dan sedang berlayar menuju pelabuhan di tepi pantai provinsi Asia, kemudian kami berlayar. Aristarkus, seorang Makedonia yang berasal dari Tesalonika, ikut bersama kami.
ACT 27:3 Keesokan harinya kami berhenti sebentar di kota Sidon, dan Yulius cukup baik untuk mengijinkan Paulus pergi mengunjungi teman-temannya di kota itu, supaya mereka dapat menyediakan segala kebutuhannya.
ACT 27:4 Kami berangkat dari Sidon dan berlayar menyusuri pinggiran pulai Siprus karena angin yang bertiup kala itu datang dari arah depan kapal, sehingga kapal sulit untuk berlayar maju.
ACT 27:5 Lalu kami menyeberangi laut dari Silicia dan Pamfilia, tiba di pelaburan Mira di Likia.
ACT 27:6 Di sana perwira tentara mendapatkan sebuah kapal dari Aleksandria yang akan berlayar menuju Italia, dan dia mengatur agar kami bisa naik ke atas kapal itu.
ACT 27:7 Kami berlayar dengan perlahan selama beberapa hari dan akhirnya tiba di Kenidus. Tetapi angin terus menerus menjadi penghalang untuk kami melanjutkan pelayaran, maka kami akhirnya berlayar menyusuri pantai Kreta, dekat dengan semenanjung Salmone.
ACT 27:8 Dengan kesusahan, kami berhasil berlayar sepanjang tepi pantai sampai akhirnya kami tiba di sebuah tempat yang bernama Pelabuhan Indah, di dekat kota Lasea.
ACT 27:9 Kami sudah kehilangan banyak waktu, dan perjalanan menjadi berbahaya karena sekarang Hari Raya Puasa orang Yahudi sudah lewat. Paulus memperingati mereka,
ACT 27:10 “Kawan-kawan, saya kira perjalanan ini akan membawa kesulitan dan kerugian besar jika dilanjutkan — bukan hanya kapal dan muatannya, tetapi juga nyawa kita sendiri.”
ACT 27:11 Tetapi Yulius sang perwira tentara lebih mempercayai nasihat dari kapten kapal dan pemiliknya dibandingan dengan ucapan Paulus.
ACT 27:12 Karena pelabuhan itu bukan tempat yang baik untuk tinggal selama musim dingin, kebanyakan ingin segera pergi dan mencoba jika mungkin mencapai kota Feniks dan menghabiskan masa musim dingin di sana — sebuah pelabuhan di Pulau Kreta yang menghadap barat daya dan barat laut.
ACT 27:13 Ketika angin selatan yang sepoi-sepoi mulai bertiup, mereka berpikir rencana mereka bisa dilaksanakan. Mereka menarik jangkar dan berlayar dekat dengan pesisir pantai di sepanjang pantai Kreta.
ACT 27:14 Namun tidak lama kemudian angin ribut yang diberi nama “Timur Laut” mulai berhembus dari arah darat.
ACT 27:15 Kapal itu terjebak dalam angin ribut dan tidak dapat mengatasi angin itu. Jadi kami terpaksa menyerah dan membiarkan diri kami dan kapalnya dibawa oleh angin.
ACT 27:16 Akhirnya kami berhasil mendapatkan tempat berlindung di pulau kecil bernama Klauda, dan dengan kesulitan berhasil menyelamatkan kapal kecil yang terikat di belakang kapal itu.
ACT 27:17 Sesudah menariknya ke atas kapal besar, para pelaut terikat tali di sekeliling kapal untuk menguatkan dia. Kemudian, karena rasa kuatir bahwa mereka akan menabrak tepian Sirtis, mereka menurunkan jangkar dan membiarkan kapal berjalan perlahan mengikuti angin.
ACT 27:18 Keesokan harinya kami diombang-ambingkan dengan kejam oleh badai, beberapa anak buah kapal mulai melempar muatan kapal ke arah laut.
ACT 27:19 Pada hari yang ketiga mereka mulai membuang sebagian alat-alat kapal ke laut.
ACT 27:20 Sudah berhari-hari lamanya kami tidak melihat matahari ataupun bintang, sejak angin ribut menghantam kami, dan kami sudah tidak punya harapan bahwa kami akan selamat.
ACT 27:21 Tidak seorangpun makan sesuatu apapun untuk waktu yang lama. Lalu Paulus berdiri di hadapan mereka dan berkata, “Kawan, seandainya kalian mendengarkan saya dan tidak berlayar dari Kreta. Maka kalian tentu sudah terhindar dari segala kesulitan dan kerugian ini.
ACT 27:22 Tetapi kini, nasihatku kepada kalian adalah, tetaplah berani, sebab tidak seorangpun yang akan meninggal, hanya kita akan kehilangan kapal ini saja.
ACT 27:23 Semalam malaikat dari Allah yang saya percaya dan saya layani, berdiri di sisi saya.
ACT 27:24 ‘Jangan takut, Paulus,’ katanya. ‘Kamu harus menghadiri sidang di hadapan Kaisar. Dengar, Allah dengan murah hati akan menyelamatkan setiap orang yang ikut berlayar bersamamu.’
ACT 27:25 Jadi kawan-kawan, tetaplah berani! Saya percaya pada Allah, dan saya yakin segala sesuatu akan terjadi sesuai dengan yang sudah Dia katakan.
ACT 27:26 Tetapi, kita akan kandas di sebuah pulau.”
ACT 27:27 Sekitar tengah malam pada hari ke empat belas ketika kapal masih diombang ambing oleh badai di atas Laut Adria, para awak kapal merasa bahwa mereka semakin dekat dengan daratan.
ACT 27:28 Mereka memeriksa kedalaman laut dan dalamnya ternyata sekitar 40 meter. Sesudah maju lagi sedikit, mereka memeriksanya dan kedalamannya berkurang menjadi 30 meter.
ACT 27:29 Awak kapal kuatir kalau-kalau kapal akan kandas pada batu karang, jadi mereka menjatuhkan empat jangkar di bagian belakang kapal, dan berdoa agar pagi hari segera tiba.
ACT 27:30 Anak buah kapal mencoba meninggalkan kapal, dan sudah menurunkan sekoci ke atas air dengan alasan seakan-akan mereka ingin menjatuhkan jangkar dari bagian depan kapal.
ACT 27:31 Tetapi Paulus berkata kepada perwira tentara dan para prajurit, “Para awak kapal itu harus tetap ada di atas kapal jika kalian semua ingin selamat.”
ACT 27:32 Maka para tentara itu memotong tali-tali yang mengikat sekoci kepada kapal itu, dan membiarkannya hanyut.
ACT 27:33 Ketika subuh tiba, Paulus mendesak agar setiap orang makan sesuatu. “Sudah selama 14 hari kalian tidak makan apapun sebab kalian begitu sibuk dan kuatir,” katanya kepada mereka.
ACT 27:34 “Saya mohon saudara-saudara, makanlah sedikit makanan. Ini akan memberi kalian kekuatan. Sebab selembar rambutpun tidak akan rontok dari kepala kita!”
ACT 27:35 Sesudah Paulus selesai berbicara, dia mengambil sebongkah roti, mengucap syukur di hadapan semua orang. Lalu dia menyobek-nyobek roti itu, dan mulai makan.
ACT 27:36 Dan setiap orang menjadi bersemangat dan mulai ikut makan juga.
ACT 27:37 Ada 276 orang yang ikut dalam pelayaran ini.
ACT 27:38 Sesudah mereka makan sampai kenyang, awak kapal membuat kapal menjadi lebih ringan dengan membuang persediaan muatan gandum ke laut.
ACT 27:39 Ketika senja tiba mereka tidak mengenali garis-garis pantai, tetapi mereka melihat sebuah teluk yang berpantai. Mereka berencana untuk melayarkan kapal ke arah sana.
ACT 27:40 Jadi mereka memotong tali jangkar, membiarkan jangkar di dalam laut. Dan pada waktu yang bersamaan mereka membuka ikatan tali yang mengikat kemudi, menaikkan layar menunggu tiupan angin, dan berlayar ke arah pantai.
ACT 27:41 Tetapi kemudian mereka menabrak pasir di tempat yang dangkal dan kapal menjadi rusak. Bagian depan kapal terbentur keras sehingga kapal tidak bisa bergerak, sementara bagian belakang mulai hancur oleh hantaman ombak.
ACT 27:42 Para prajurit bermaksud untuk membunuh para tawanan agar tidak seorangpun di antara mereka dapat kabur dengan cara berenang menjauh dan melarikan diri.
ACT 27:43 Tetapi kepala pasukan, karena ingin menyelamatkan nyawa Paulus, melarang mereka melakukan tindakan itu, dan memerintahkan mereka yang bisa berenang untuk terjun ke laut dan berenang ke arah pantai.
ACT 27:44 Sedang mereka yang tidak bisa berenang akan menggunakan kayu atau sisa potongan kapal, agar setiap orang bisa sampai di pantai dengan selamat.
ACT 28:1 Ketika kami sudah ada di daratan, kami dapati bahwa kami ada di Pulau Malta.
ACT 28:2 Penduduk pulau itu sangat ramah — mereka menyalakan api dan memanggil kami semua untuk datang dan menghangatkan diri dari hujan dan hawa dingin.
ACT 28:3 Paulus mengumpulkan satu ikat kayu bakar dan melemparkannya ke dalam api. Tetapi seekor ular beracun keluar dari ikatan oleh karena panas api dan menggigit dia, mengencangkan gigitannya sampai tidak bisa lepas dari tangan Paulus.
ACT 28:4 Ketika orang-orang di sana melihat ular itu bergantung di tangannya, mereka saling berkata, “Orang ini pasti seorang pembunuh. Sebab sekalipun dia lolos dari bahaya laut, tetapi Keadilan tidak membiarkan dia hidup.”
ACT 28:5 Namun, Paulus mengibaskan tangannya sehingga ular itu jatuh ke dalam api, tetapi Paulus sendiri tidak merasa sakit apapun.
ACT 28:6 Mereka mengharapkan tangan Paulus akan menjadi bengkak, atau dia tiba-tiba terjatuh mati. Namun sesudah menunggu sekian lamanya, mereka melihat tidak ada sesuatu yang buruk menimpa dia, sehingga mereka mengubah pikiran mereka dan memutuskan bahwa Paulus adalah dewa.
ACT 28:7 Di dekat situ ada sebidang tanah milik Publius, kepala petugas di pulau itu. Dia menyambut dan mengurus kami selama tiga hari dengan sangat ramah.
ACT 28:8 Ayah Publius sedang sakit, terbaring di atas tempat tidur karena demam dan diare. Paulus masuk untuk menjenguk dia, berdoa, meletakkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia.
ACT 28:9 Sesudah hal ini terjadi, setiap orang yang sakit di pulau itu datang dan disembuhkan.
ACT 28:10 Mereka memberkati kami dengan berbagai hadiah, dan ketika kami harus kembali berlayar, mereka menyediakan segala sesuatu yang kami perlukan dalam perjalanan ini.
ACT 28:11 Sesudah tiga bulan lamanya, kami kembali naik ke kapal yang berasal dari kota Aleksandria yang memiliki hiasan kapal dewa dewi Kembar yaitu Kastor dan Polluks. Kapal ini menghabiskan waktu mereka selama musim dingin di pulau itu.
ACT 28:12 Kami berlabuh sejenak di kota Sirakusa dan tinggal di sana selama tiga hari.
ACT 28:13 Dari tempat itu kami berlayar menuju Regium. Keesokan harinya angin dari arah selatan bertiup, dan pada hari yang kedua kami tiba di pelabuhan Puteoli,
ACT 28:14 dimana kami menemukan sekelompok jemaat. Mereka meminta kami untuk tinggal bersama mereka selama satu minggu. Sesudah itu kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Roma.
ACT 28:15 Ketika beberapa jemaat dari Roma mendengar bahwa kami sudah datang, mereka datang menemui kami di Forum Apius dan Tiga penginapan. Ketika Paulus melihat mereka, dia bersyukur kepada Allah dan merasa dikuatkan.
ACT 28:16 Ketika kami memasuki kota Roma, Paulus diijinkan untuk menjadi tahanan rumah dengan seorang prajurit yang menjaga dia.
ACT 28:17 Tiga hari kemudian, Paulus mengundang beberapa pemimpin orang Yahudi yang ada di sana untuk menemui dia. Ketika mereka berkumpul, berkatalah Paulus, “Saudara-saudara, sekalipun aku tidak melakukan pelanggaran apapun terhadap masyarakat ataupun adat istiadat dari nenek moyang kita, aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan ke tangan otoritas Roma.
ACT 28:18 Sesudah mereka menyelidiki aku, mereka ingin melepaskan aku, sebab aku tidak pernah melakukan perbuatan yang membuat aku pantas dihukum mati.
ACT 28:19 Tetapi para pemimpin Yahudi menentang hal ini, maka aku terpaksa naik banding kepada Kaisar — bukan berarti saya menyalahkan bangsa saya sendiri.
ACT 28:20 Itu sebabnya aku minta kalian menemui aku, dan berbicara kepada kalian, sebab oleh karena pengharapan Israel lah, aku terpenjara seperti ini.”
ACT 28:21 “Kami belum menerima surat apapun dari Yudea tentang kamu, dan tidak seorangpun dari saudara-saudara kita datang ke mari membawa berita yang buruk tentang kamu,” kata mereka kepadanya.
ACT 28:22 “Tetapi kami ingin mendengar langsung darimu tentang kepercayaanmu itu — terutama mengenai ajaran ini, sebab kami tahu, ajaranmu ini ditentang di mana-mana.”
ACT 28:23 Mereka membuat janji untuk bertemu dengan Paulus. Pada hari itu banyak orang datang ke tempat tinggal sementara Paulus. Dari pagi sampai malam hari Paulus masih sibuk menjelaskan kepada mereka, memberi tahu mereka tentang kerajaan Allah. Dia mencoba meyakinkan mereka tentang Yesus menggunakan tulisan-tulisan yang ada dalam hukum Taurat dan kitab para nabi.
ACT 28:24 Beberapa orang mempercayai ucapan Paulus, sedang lainnya menolak untuk percaya.
ACT 28:25 Mereka tidak bisa mencapai kesepakatan di antara mereka, dan mereka pergi sesudah Paulus berkata kepada mereka, “Tepat yang dikatakan oleh Roh Kudus melalui nabi Yesaya tentang nenek moyang kalian,
ACT 28:26 ‘Katakanlah ini kepada umat-Ku: Sekalipun kamu mendengar, kamu tidak akan memahami, dan apa yang kamu lihat dengan matamu, kamu tidak akan pernah mengerti.
ACT 28:27 Sebab pikiran orang-orang ini sudah kapalan dan mengeras, telinga mereka tidak bisa mendengar, mata mereka sudah tertutup, agar jangan mereka melihat dengan mata mereka, dan mendengar dengan telinga mereka, dan mengerti dengan pikiran mereka, dan mungkin mereka akan bertobat sehingga aku harus memulihkan mereka.’
ACT 28:28 Sehingga kalian tahu, berita keselamatan yang datang dari Allah sudah dikirimkan kepada orang-orang bukan Yahudi dan mereka akan mendengar.”
ACT 28:29 
ACT 28:30 Selama dua tahun penuh Paulus tinggal di rumah yang disewanya, menyambut siapapun yang mau datang menemui dia.
ACT 28:31 Paulus berbicara tentang kerajaan Allah, dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus dengan berani. Tidak seorangpun menghentikan dia.
ROM 1:1 Dari Paulus, hamba Yesus Kristus, yang dipanggil menjadi seorang rasul oleh Allah. Allah sudah memilih saya untuk menyampaikan kabar baik
ROM 1:2 yang sudah dijanjikan-Nya melalui nabi-nabi-Nya seperti yang tertulis dalam Kitab Suci.
ROM 1:3 Kabar Baik itu adalah tentang Anak-Nya, yang dalam silsilah manusia adalah keturunan Daud,
ROM 1:4 tetapi lalu nyata sebagai Anak Allah dengan Dia hidup kembali dari antara orang mati melalui kuasa Roh Kudus. Dialah Yesus Kristus Tuhan kita.
ROM 1:5 Melalui Dialah saya menerima kehormatan menjadi seorang rasul yang diutus ke semua bangsa untuk memanggil setiap mereka agar percaya dan taat kepada Kristus.
ROM 1:6 Dan kalian termasuk di antara mereka yang dipanggil untuk menjadi milik Yesus Kristus.
ROM 1:7 Saya menulis kepada kalian yang ada di kota Roma yang dikasihi oleh Allah dan dipanggil untuk menjadi umat pilihan-Nya. Rahmat dan damai dari Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus untuk kalian!
ROM 1:8 Ijinkan saya memulai dengan menyampaikan bahwa saya sangat bersyukur kepada Allah melalui Yesus Kristus untuk kalian semua, sebab kabar tentang cara kalian mempercayai Allah sudah tersebar ke seluruh dunia.
ROM 1:9 Saya selalu berdoa bagi kalian, Allah menjadi saksi — Allah yang saya layani dengan seluruh keberadaan saya ketika saya membagikan kabar baik tentang Anak-Nya.
ROM 1:10 Dalam doa-doa saya selalu meminta agar jika memungkinkan saya pada saatnya nanti bisa datang dan menemui kalian, jika hal itu dikehendaki oleh Allah.
ROM 1:11 Saya sungguh-sungguh ingin mengunjungi kalian dan berbagi berkat rohani yang bisa menguatkan kalian.
ROM 1:12 Dengan cara ini kita dapat didorong bersama oleh kepercayaan satu sama lain kepada Allah, baik kepercayaan kalian maupun saya.
ROM 1:13 Saudara dan saudariku, saya ingin kalian tahu, seringkali saya membuat rencana untuk mengunjungi kalian, tetapi saya selalu terhalang untuk menjalankan rencana itu. Saya ingin melihat pertumbuhan kerohanian yang baik di antara kalian, sama seperti yang saya lihat pada orang-orang bukan Yahudi.
ROM 1:14 Sebab saya mempunyai tanggung jawab untuk melayani baik mereka yang memiliki budaya dan yang tidak memiliki budaya, baik yang berpendidikan maupun yang tidak berpendidikan.
ROM 1:15 Itulah sebabnya saya sangat ingin bisa datang ke Roma dan menyampaikan Kabar Baik itu kepada kalian.
ROM 1:16 Saya pastinya tidak malu dengan Kabar Baik itu, sebab Kabar Baik itu adalah kuasa Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada Allah — Kabar Baik itu pertama-tama disampaikan kepada orang Yahudi, dan lalu kepada orang-orang bukan Yahudi.
ROM 1:17 Sebab dalam Kabar Baik itu Allah dinyatakan sebagai yang baik dan benar, dapat dipercaya dari awal sampai akhir. Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Orang yang benar dengan Allah akan hidup dengan mempercayai Dia.”
ROM 1:18 Permusuhan Allah dinyatakan dari langit terhadap mereka yang tidak mau percaya kepada-Nya dan tidak hidup dengan benar secara moral, mereka yang menindas kebenaran melalui perbuatan-perbuatan jahat mereka.
ROM 1:19 Segala sesuatu yang harus diketahui manusia tentang Allah sudah jelas, sebab Allah sudah menyatakannya kepada mereka.
ROM 1:20 Sejak masa penciptaan dunia, karakter-karakter Allah yang tidak bisa dilihat oleh mata — kuasa-Nya yang kekal dan kemuliaan-Nya — tampak jelas dalam seluruh ciptaan-Nya. Orang-orang itu sesungguhnya tidak punya alasan,
ROM 1:21 sebab sekalipun mereka tahu mengenai Allah, mereka tidak memuji ataupun bersyukur kepada-Nya, tetapi sebaliknya pikiran mereka tentang Allah benar-benar berubah menjadi kebodohan, dan pikiran kosong mereka diisi dengan kegelapan.
ROM 1:22 Sekalipun menurut pengakuan mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang bijaksana, tetapi sesungguhnya mereka adalah orang-orang bodoh.
ROM 1:23 Mereka mengganti kemuliaan dari Allah yang kekal dengan berhala, patung-patung berhala yang mereka buat sendiri dalam bentuk makhluk fana: manusia, burung-burung, hewan-hewan, dan binatang-binatang melata.
ROM 1:24 Maka Allah ditinggalkan mereka dikuasai oleh keinginan jahat dari pikiran mereka yang bejat, dan mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang merendahkan serta memalukan antara satu dengan lainnya.
ROM 1:25 Mereka ditukar pengetahuan yang benar tentang Allah dengan kebohongan, menyembah dan melayani mahkluk-mahkluk ciptaan dan bukan Sang Pencipta, Dia yang layak mendapat pujian untuk selama-lamanya. Amin.
ROM 1:26 Itu sebabnya Allah ditinggalkan mereka kepada keinginan-keinginan jahat mereka. Istri-istri mereka ditukar persetubuhan yang wajar dengan yang tidak wajar,
ROM 1:27 dengan cara yang sama demikian juga para suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan istri-istri mereka dan menjadi birahi terhadap sesamanya. Mereka melakukan perbuatan yang tidak senonoh terhadap satu sama lain, dan sebagai hasilnya mereka harus menderita akibat perbuatan mereka yang menjijikkan.
ROM 1:28 Karena menurut mereka adalah sesuatu yang tidak berharga untuk mengenal Allah, maka Allah ditinggalkan mereka kepada cara berpikir mereka yang tidak bisa dipercaya dan tidak berharga, dan melakukan perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak pernah dilakukan.
ROM 1:29 Mereka mengisi diri mereka dengan semua yang salah: kejahatan, keserakahan, kebencian, iri hati, pembunuhan, pertengkaran, penipuan, pembalasan dendam dan suka menjelek-jelekkan orang lain.
ROM 1:30 Mereka penghianat dan pembenci Allah. Orang-orang yang sombong, suka memegahkan diri, dan congkak. Mereka menemukan cara-cara baru untuk berbuat dosa. Mereka memberontak terhadap orang tua mereka.
ROM 1:31 Mereka tidak mau memahami, tidak pernah menepati janji mereka, dan tidak menunjukkan perbuatan baik ataupun belas kasihan.
ROM 1:32 Sekalipun mereka menyadari dengan baik hukum Allah, mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang layak menerima mati. Bukan hanya mereka melakukan perbuatan-perbuatan itu sendiri, mereka juga mendukung orang lain dalam melakukannya.
ROM 2:1 Jadi jika kalian menghakimi orang lain, maka kalian tidak memiliki alasan apapun, siapapun kalian! Sebab dengan cara apapun kalian menghakimi orang lain, kalian sedang menghakimi diri kalian sendiri, sebab kalian juga melakukan perbuatan yang sama.
ROM 2:2 Kita tahu bahwa penghakiman Allah atas mereka yang melakukan hal-hal seperti itu didasarkan pada kebenaran.
ROM 2:3 Ketika kalian menghakimi orang lain, apakah menurut kalian, entah bagaimana caranya kalian bisa menghindari penghakiman Allah?
ROM 2:4 Atau apakah kalian memperlakukan kebaikan, toleransi, dan kesabarannya yang luar biasa dengan penghinaan, tidak menyadari bahwa Allah dalam kebaikannya sedang mencoba menuntun kalian untuk bertobat?
ROM 2:5 Tetapi karena kalian keras kepala dan menolak untuk bertobat, kalian membuat segala sesuatunya menjadi lebih buruk bagi diri kalian sendiri ketika hari penghakiman Allah dinyatakan dengan adil.
ROM 2:6 Allah akan memastikan bahwa setiap kita akan bertanggung jawab sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan.
ROM 2:7 Mereka yang terus mencoba untuk selalu melakukan perbuatan yang baik dan benar, akan menerima kemuliaan dan kehormatan, keabadian dan kehidupan untuk selamanya.
ROM 2:8 Tetapi mereka yang hanya memikirkan diri mereka sendiri, menolak kebenaran dan dengan sengaja memilih melakukan kejahatan, akan menerima hukuman dan kemurkaan yang hebat.
ROM 2:9 Setiap orang yang melakukan kejahatan akan menghadapi kesulitan dan kesukaran — pertama-tama kepada orang Yahudi, lalu kemudian orang-orang bukan Yahudi.
ROM 2:10 Tetapi semua orang yang melakukan perbuatan-perbuatan baik akan mendapatkan kemuliaan, rasa hormat dan kedamaian — pertama-tama kepada orang Yahudi lalu kepada orang bukan Yahudi.
ROM 2:11 Allah tidak membeda-bedakan dan adil.
ROM 2:12 Mereka yang berbuat dosa sekalipun mereka tidak memiliki hukum Taurat masih akan binasa, tetapi mereka yang melakukan dosa sekalipun sudah memahami hukum Taurat yang tertulis akan dihakimi oleh hukum itu.
ROM 2:13 Jadi hanya mengetahui dan memahami hukum Taurat tidaklah membuat kita menjadi orang benar di hadapan Allah. Orang-orang yang melakukan hukum Taurat lah yang dianggap benar.
ROM 2:14 Orang-orang bukan Yahudi tidak memiliki hukum Taurat yang tertulis, tetapi ketika mereka mengikuti hati nurani mereka, orang-orang itu melakukan hukum Taurat sekalipun tidak memiliki hukum yang tertulis.
ROM 2:15 Dengan cara ini mereka menunjukkan bahwa hukum Taurat sudah bekerja dengan hukum itu tersimpan dalam pikiran mereka. Ketika mereka memikirkan perilaku mereka, hati nurani mereka akan menjadi pemandu untuk mereka membedakan perbuatan yang baik dan jahat.
ROM 2:16 Kabar Baik yang ingin saya beritakan kepada kalian adalah bahwa akan tiba harinya ketika Allah akan menghakimi, melalui Yesus Kristus, setiap pikiran manusia yang paling rahasia sekalipun.
ROM 2:17 Bagaimana dengan kalian yang mengaku sebagai orang Yahudi? Kalian berpegang pada hukum Taurat yang tertulis dan berbangga hati sebagai orang-orang yang memiliki hubungan yang khusus dengan Allah.
ROM 2:18 Kalian tahu kehendak Allah, kalian lakukan perbuatan-perbuatan yang benar karena kalian diajarkan dari hukum Taurat itu.
ROM 2:19 Kalian dengan pasti berkata bahwa kalian bisa menuntun orang buta, dan kalian berkata bahwa kalian seperti terang untuk mereka yang ada dalam kegelapan.
ROM 2:20 Kalian merasa bahwa kalian bisa membuat orang-orang yang bodoh menjadi bijaksana, menjadi seorang guru bagi “anak-anak,” hanya karena kalian tahu segala kebenaran yang perlu kalian ketahui dari hukum Allah.
ROM 2:21 Jadi, jika kalian sibuk mengajar orang lain, mengapa tidak lebih dulu kalian mengajar diri kita sendiri? Kalian mengajarkan orang lain untuk tidak mencuri, tetapi mengapa kalian sendiri mencuri?
ROM 2:22 Kalian berkata kepada orang lain untuk tidak berselingkuh, tetapi mengapa kalian sendiri berselingkuh? Kalian mengajarkan kepada orang-orang untuk tidak menyembah berhala, tetapi kalian sendiri mencuri dari rumah berhala milik orang lain?
ROM 2:23 Kalian menyombongkan diri kalian karena memiliki hukum Taurat, tetapi dengan melanggarnya, kalian ini membuat Allah dihina oleh orang lain!
ROM 2:24 Seperti yang ditulis dalam Kitab Suci, “Karakter Allah dihina di antara orang-orang bukan Yahudi karena kamu.”
ROM 2:25 Disunat hanya bernilai jika kalian melakukan apa yang tertulis dalam hukum Taurat. Tetapi jika kalian melanggar hukum Taurat, sunat kalian menjadi sama tidak berharganya dengan mereka yang tidak disunat.
ROM 2:26 Jika orang yang tidak bersunat menaati hukum Taurat, dia haruslah dianggap sebagai orang yang sudah disunat, walaupun sesungguhnya dia tidak disunat.
ROM 2:27 Orang-orang bukan Yahudi yang tidak disunat yang menaati hukum Taurat akan mendakwa kalian jika kalian melanggar hukum Taurat, sekalipun kalian memiliki hukum Taurat yang tertulis dan disunat.
ROM 2:28 Bukan yang terlihat dari luar yang menjadikan kalian seorang Yahudi sejati, sunat hanyalah tanda lahiriah saja.
ROM 2:29 “Sunat hati” lah yang menjadikan kalian orang Yahudi sejati, yang mengikuti Roh Kudus, bukan hanya kata-kata yang tertulis dalam Kitab Suci. Sebab orang-orang yang seperti ini tidaklah mencari pujian dari manusia, tetapi dari Allah.
ROM 3:1 Jadi, apakah seorang Yahudi memiliki keuntungan? Apakah dengan disunat mendapatkan kelebihan?
ROM 3:2 Tentu saja ada banyak kelebihan sebagai seorang Yahudi! Pertama-tama, pesan Allah dipercayakan kepada mereka.
ROM 3:3 Bagaimana jika ada di antara mereka yang tidak percaya kepada Allah? Apakah ketidakpercayaan mereka kepada Allah membuat Allah menjadi tidak bisa dipercaya?
ROM 3:4 Tentu saja tidak! Bahkan jika setiap orang terbukti sebagai pembohong, Allah akan selalu mengatakan yang benar. Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, “Perkataan-Mu akan terbukti benar, dan Engkau akan memenangkan kasus Engkau ketika Engkau diadili.”
ROM 3:5 Tetapi jika fakta bahwa kita salah membantu menunjukkan bahwa Allah itu benar, apa yang harus kita simpulkan? Apakah itu berarti bahwa Allah salah jika Dia menghakimi kita? (Saya berbicara ini dari sudut pandang manusia)
ROM 3:6 Tentu saja tidak! Bagaimana lagi Allah bisa menghakimi dunia?
ROM 3:7 Bisa saja seseorang berkata, “Mengapa aku masih dituduh sebagai seorang berdosa, jika kebohongan yang aku lakukan membuat kebenaran dan kemuliaan Allah semakin nyata?”
ROM 3:8 Kalau ini adalah tentang “Mari kita melakukan dosa agar kebaikan lebih terlihat”, dan itu yang sering difitnahkan oleh beberapa orang tentang kita, maka mereka sudah selayaknya menerima hukuman!
ROM 3:9 Jadi apakah dengan demikian kita sebagai orang Yahudi lebih baik dari yang lainnya? Tentu saja tidak! Ingatlah bahwa kita telah menyatakan bahwa baik orang Yahudi maupun orang asing berada di bawah kendali dosa.
ROM 3:10 Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Tidak seorangpun melakukan perbuatan yang benar, tidak ada satu orangpun.
ROM 3:11 Tidak seorangpun yang memiliki pemahaman, tidak seorangpun yang mencari Allah.
ROM 3:12 Setiap orang sudah berpaling dari Allah, setiap orang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan kebenaran. Tidak seorangpun melakukan perbuatan yang baik, tidak seorangpun.
ROM 3:13 Kerongkongan mereka seakan-akan seperti lubang kubur yang terbuka, dan lidah mereka menyebarkan tipuan-tipuan, bibir mereka mengeluarkan kata-kata yang seperti racun ular.”
ROM 3:14 “Mulut mereka penuh dengan kutuk dan kata-kata jahat,
ROM 3:15 dan mereka cepat untuk menyebabkan kesakitan dan kematian.
ROM 3:16 Cara-cara mereka menuju kehancuran dan kesengsaraan,
ROM 3:17 mereka tidak tahu cara hidup berdamai dengan Allah.
ROM 3:18 Mereka tidak peduli tentang menghormati Allah sama sekali.”
ROM 3:19 Sudah jelas sekali bahwa segala sesuatu yang tertulis dalam hukum Taurat berlaku atas mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, sehingga setiap orang tidak memiliki alasan untuk mengelak, dan untuk memastikan setiap orang di seluruh dunia bisa bertanggung jawab kepada Allah.
ROM 3:20 Sebab tidak seorangpun dianggap benar di hadapan Allah hanya karena melakukan hukum Taurat. Hukum Taurat hanya membantu kita mengenali apa sebenarnya dosa itu.
ROM 3:21 Tetapi kini karakter Allah yang baik dan benar sudah dinyatakan. Karakter Allah ini tidak berhubungan dengan melakukan hukum Taurat, sekalipun disebutkan dalam hukum Taurat dan kitab para nabi.
ROM 3:22 Karakter Allah yang baik dan benar datang kepada mereka yang percaya kepada Yesus Kristus, mereka yang menaruh kepercayaan mereka kepada Dia. Tidak peduli siapapun kita:
ROM 3:23 Kita semua sudah berdosa, dan kita semua sudah jauh dari ideal yang mulia Allah.
ROM 3:24 Namun melalui pemberian cuma-cuma dari kasih karunia-Nya, Allah menjadikan kita benar melalui Kristus Yesus yang membebaskan kita.
ROM 3:25 Allah secara terbuka menghadirkan Yesus sebagai hadiah yang membawa kedamaian kepada mereka yang percaya kepada-Nya, Dia yang mencurahkan darah-Nya. Allah melakukan ini untuk menyatakan bahwa Dia sungguh-sungguh baik dan benar, sebab di masa lalu Dia akan menahan diri dan diabaikan dosa,
ROM 3:26 tetapi sekarang ini Allah membuktikan bahwa Dia adil dan melakukan perbuatan yang benar, dan Dia buat benar mereka yang percaya kepada Yesus.
ROM 3:27 Jadi apakah kita memiliki sesuatu yang bisa kita banggakan? Sama sekali tidak, tidak ada sesuatupun untuk kita banggakan! Apakah karena kita mengikuti hukum mengamati persyaratan? Tidak, kita mengikuti hukum mempercayai Allah.
ROM 3:28 Kami menyimpulkan bahwa orang-orang menjadi benar di hadapan Allah melalui kepercayaan mereka kepada-Nya, bukan karena menaati hukum Taurat.
ROM 3:29 Apakah Allah hanya Allah orang Yahudi? Tentu saja bukan, Dia juga Allah bangsa-bangsa lain!
ROM 3:30 Hanya ada satu Allah, dan Dia membuat kita benar secara moral melalui kepercayaan kita kepada-Nya, siapapun kita, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi.
ROM 3:31 Apakah itu berarti bahwa dengan percaya kepada Allah kita menyingkirkan hukum? Tentu saja tidak! Sebaliknya kita menguatkan pentingnya hukum Taurat.
ROM 4:1 Mari kita lihat Abraham, sebagai contoh. Dari sudut pandang manusia, dia adalah leluhur bangsa kita. Mari tanyakan, “Apa saja yang sudah dia alami?”
ROM 4:2 Sebab jika Abraham dianggap benar karena perbuatannya, maka dia memiliki alasan untuk menjadi sombong — tetapi tidak jika dilihat dari sudut pandang Allah.
ROM 4:3 Namun demikian, apa yang Kitab Suci katakan? “Abraham percaya kepada Allah, maka dia dianggap sebagai orang baik yang melakukan perbuatan yang benar.”
ROM 4:4 Seseorang yang bekerja pasti mendapatkan upahnya, dan hal itu tidak dihitung sebagai hadiah, tetapi sebagai hak sebab mereka sudah melaksanakan kewajiban mereka.
ROM 4:5 Tetapi Allah, yang membuat orang berdosa menjadi benar, menganggap mereka benar bukan karena mereka telah bekerja untuk itu tetapi karena mereka percaya kepada-Nya. Itu sebabnya
ROM 4:6 Daud berbicara tentang kebahagiaan dari mereka yang Allah anggap sebagai orang benar, dan bukan karena mereka berusaha menjadi orang benar:
ROM 4:7 “Betapa bahagianya orang-orang yang diampuni kesalahannya, dan ditutupi dosa-dosanya.
ROM 4:8 Betapa bahagianya orang-orang yang Allah anggap tidak berdosa.”
ROM 4:9 Apakah berkah ini khusus hanya untuk orang Yahudi, ataukah bisa juga untuk mereka yang bukan orang Yahudi? Kita baru saja menyatakan bahwa Abraham diterima sebagai orang yang benar dan baik karena dia percaya kepada Allah.
ROM 4:10 Tetapi kapankah hal ini terjadi? Sesudah Abraham menjadi orang Yahudi atau sebelumnya?
ROM 4:11 Itu sebenarnya sebelum dia menjadi seorang Yahudi dengan disunat, yang merupakan konfirmasi dari kepercayaannya kepada Allah untuk membuat dia benar. Peristiwa ini terjadi sebelum dia melakukan sunat, sehingga dia menjadi nenek moyang bagi setiap orang yang percaya kepada Allah dan dianggap benar oleh Allah, sekalipun mereka tidak menyunatkan diri mereka seperti orang Yahudi.
ROM 4:12 Abraham juga menjadi nenek moyang dari orang Yahudi yang disunat bukan hanya karena mereka disunat, tetapi karena mereka mengikuti contoh nenek moyang Abraham untuk percaya kepada Allah sebelum dia disunat.
ROM 4:13 Janji Allah kepada Abraham dan keturunannya adalah dunia akan menjadi miliknya bukan karena Abraham taat kepada hukum Taurat, tetapi karena dia dibuat benar melalui kepercayaannya kepada Allah.
ROM 4:14 Karena jika warisan yang dijanjikan itu didasarkan pada ketaatan pada hukum Taurat, maka masalah percaya kepada Allah tidak perlu, dan janji itu tidak ada gunanya.
ROM 4:15 Karena hukum Taurat menghasilkan hukuman — tetapi jika tidak ada hukum Taurat maka hukum itu tidak dapat dilanggar.
ROM 4:16 Jadi janji itu berdasarkan kita percaya kepada Allah. Diberikan sebagai hadiah, mendapatkan kepastian bagi semua anak-anak Abraham — bukan hanya untuk mereka yang mengikuti hukum Taurat, tetapi juga mereka yang percaya seperti Abraham, nenek moyang kita semua.
ROM 4:17 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Aku telah menjadikanmu bapak dari banyak bangsa.” Sebab di hadapan Allah, Abraham percaya kepada Allah yang bisa membangkitkan orang mati dan menciptakan segala sesuatu yang ada dari ketiadaan.
ROM 4:18 Sekalipun Abraham tidak memiliki harapan di mata manusia, tetapi dia tetap berharap kepada Allah, sehingga bisa menjadi ayah dari segala bangsa, seperti yang Allah janjikan kepadanya: “Sebanyak inilah jumlah keturunanmu!”
ROM 4:19 Abraham tetap percaya kepada Allah sekalipun secara jasmani dia sudah tidak mungkin memiliki keturunan (usia Abraham saat itu sudah 100 tahun), dan tahu bahwa Sarah juga sudah terlalu tua untuk memiliki anak-anak.
ROM 4:20 Abraham berpegang pada janji Allah — dan dia tidak pernah meragukannya. Sebaliknya dia semakin percaya kepada Allah, dan memberikan segala kemuliaan kembali kepada Allah.
ROM 4:21 Dia sungguh-sungguh percaya bahwa yang sudah Allah janjikan, maka Allah akan sanggup tepati.
ROM 4:22 Itu sebabnya Allah menganggap Abraham sebagai orang benar.
ROM 4:23 Perkataan “Abraham dianggap sebagai orang benar” bukan ditulis hanya untuk dia saja.
ROM 4:24 Tetapi itu juga untuk kita, bagi kita yang akan dianggap benar, sebab kita percaya kepada Allah yang sudah menghidupkan kembali Allah kita Yesus dari antara orang mati.
ROM 4:25 Yesus diserahkan untuk mati bagi dosa-dosa kita, dan dibangkitkan untuk membuat kita benar.
ROM 5:1 Sekarang kita telah dibuat benar oleh Allah dengan percaya kepada-Nya, kita telah damai dengan dia melalui Tuhan kita Yesus Kristus.
ROM 5:2 Dengan kita percaya kepada Yesuslah, kita mendapatkan jalan kepada kasih karunia Allah tempat kita ada sekarang, menanti-nantikan dengan sukacita dan penuh percaya diri untuk berbagi dalam kemuliaan Allah.
ROM 5:3 Bukan hanya ini — kita juga bisa tetap percaya ketika masalah datang, sebab kita tahu bahwa masalah akan menumbuhkan daya tahan rohani.
ROM 5:4 Daya tahan rohani menumbuhkan karakter yang dewasa, dan karakter yang dewasa ini menghasilkan pengharapan yang pasti.
ROM 5:5 Sejak kita memiliki pengharapan ini, kita tidak akan dikecewakan, sebab Allah telah mencurahkan cintanya kepada kita melalui Roh Kudus-Nya yang sudah Dia berikan kepada kita.
ROM 5:6 Saat kita benar-benar tak berdaya, tepat pada waktunya Kristus mati bagi kita orang-orang yang berdosa.
ROM 5:7 Siapa yang ingin mati untuk menggantikan orang lain, sekalipun untuk menggantikan orang yang berbuat benar? (Meskipun mungkin seseorang cukup berani mati untuk menggantikan orang yang benar-benar baik.)
ROM 5:8 Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita di dalam Kristus yang mati bagi kita ketika kita masih berdosa.
ROM 5:9 Sekarang kita dibuat benar oleh kematian-Nya, kita bisa dengan pasti bahwa kita akan diselamatkan oleh Dia dari penghakiman yang akan datang.
ROM 5:10 Sementara kita masih menjadi musuh-Nya, Allah membuat kita menjadi kawan-kawan-Nya melalui kematian Anak-Nya, sehingga kita bisa yakin bahwa Dia akan menyelamatkan kita melalui kehidupan Anak-Nya.
ROM 5:11 Bukan hanya itu saja, kita juga bersukacita dengan apa yang Allah lakukan melalui Tuhan kita Yesus Kristus untuk memperdamaikan kita dan membuat kita menjadi sahabat-sahabat-Nya.
ROM 5:12 Sebab melalui satu orang, dosa masuk ke dalam dunia, dan dosa menuntun orang kepada kematian. Dengan cara inilah kematian dialami oleh semua orang, sebab setiap orang sudah berdosa.
ROM 5:13 Bahkan sebelum hukum Taurat diberikan, dosa sudah ada di dunia, namun hal itu tidak dianggap dosa sebab hukum Taurat belum ada.
ROM 5:14 Tetapi kematian masih memerintah mulai dari jaman Adam sampai Musa, bahkan atas mereka yang tidak melakukan dosa seperti yang Adam lakukan. Adam sendiri mewakili seorang pribadi yang akan datang, yaitu Yesus.
ROM 5:15 Tetapi pemberian Yesus tidak seperti dosa Adam. Sekalipun banyak orang mati karena dosa satu orang, kasih karunia Allah jauh lebih besar dan sudah dibagikan kepada banyak orang melalui hadiah-Nya yang luar biasa dalam diri pribadi Yesus Kristus.
ROM 5:16 Hasil dari hadiah tidaklah seperti hasil dari dosa. Hasil dari dosa Adam adalah penghakiman dan penuduhan, tetapi hadiah itu membuat kita benar di hadapan Allah,, sekalipun dosa kita banyak.
ROM 5:17 Karena dosa satu orang, kematian berkuasa. Tetapi kasih karunia Allah begitu besar dan hadiah dari-Nya membuat kita menjadi orang benar, jadi setiap orang yang menerima hadiah-Nya akan memerintah dalam hidup ini melalui Yesus Kristus!
ROM 5:18 Sama seperti satu dosa membawa penghukuman pada semua orang, dengan cara yang sama satu tindakan benar memberi setiap orang kesempatan untuk hidup benar.
ROM 5:19 Sama seperti melalui ketidaktaatan satu orang banyak yang menjadi orang berdosa, dengan cara yang sama melalui ketaatan satu orang banyak orang menjadi benar di hadapan Allah.
ROM 5:20 Ketika hukum Taurat diperkenalkan, dosa menjadi semakin jelas. Tetapi sementara dosa semakin jelas, kasih karunia Allah juga semakin nyata!
ROM 5:21 Sama seperti dosa memerintah kita dan membawa kematian kepada kita, sekarang kasih karunia memerintah dengan membuat kita benar di hadapan Allah, membawa kita hidup yang kekal melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
ROM 6:1 Jadi bagaimana cara kita menanggapi kasih karunia Allah ini? Apakah kita akan terus berbuat dosa agar kasih karunia Allah terus bertambah?
ROM 6:2 Sudah tentu tidak! Karena kita sudah mati terhadap dosa, bagaimana kita bisa terus hidup dalam dosa?
ROM 6:3 Tidakkah kalian tahu bahwa setiap kita yang dibaptis dalam Kristus Yesus, kita juga disatukan dalam kematian-Nya?
ROM 6:4 Melalui baptisan itu secara rohani kita dikubur bersama dengan Dia dalam kematian-Nya. Sehingga sama seperti Kristus dihidupkan kembali dari kematian kepada kemuliaan Allah, kita juga bisa hidup dalam hidup yang baru.
ROM 6:5 Jika kita menjadi satu dengan Yesus dalam kematian-Nya, maka kita juga akan dihidupkan kembali sama seperti Dia.
ROM 6:6 Kita tahu bahwa cara hidup kita yang lama disalibkan bersama dengan Kristus untuk membuang tubuh dosa agar kita tidak lagi diperbudak oleh dosa.
ROM 6:7 Siapapun yang telah meninggal telah dibebaskan dari dosa.
ROM 6:8 Karena kita sudah mati bersama dengan Kristus, maka kita memiliki keyakinan diri bahwa kita juga akan hidup bersama dengan Dia,
ROM 6:9 sebab kita tahu bahwa karena Kristus sudah hidup kembali dari antara orang mati, Dia tidak akan pernah mati lagi, sebab kematian sudah tidak memiliki kuasa atas Dia.
ROM 6:10 Dalam kematian-Nya, Yesus mati atas dosa sekali dan untuk semuanya, tetapi sekarang Dia hidup, dan Dia hidup untuk Allah!
ROM 6:11 Dengan cara yang sama kalian harus menganggap diri kalian sudah mati terhadap dosa, tetapi hidup bagi Allah melalui Kristus Yesus.
ROM 6:12 Dan jangan biarkan dosa memerintah atas tubuh jasmani kalian, jangan menyerah terhadap godaan yang dibawanya,
ROM 6:13 dan janganlah menggunakan anggota tubuh kalian sebagai alat untuk berbuat dosa. Sebaliknya serahkanlah diri kalian sepenuhnya kepada Allah seperti selayaknya orang yang sudah dibawa kembali dari kematian kepada hidup, dan gunakan seluruh anggota tubuh kalian sebagai alat untuk melakukan pekerjaan baik bagi Allah.
ROM 6:14 Dosa tidak akan bisa memerintah atas kalian, sebab kalian sudah tidak lagi dibawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia Allah.
ROM 6:15 Jadi, haruskah kita melakukan dosa karena kita sudah tidak lagi di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia Allah? Tentu saja tidak!
ROM 6:16 Tidakkah kalian menyadari bahwa jika kalian menjadikan dirimu budak seseorang, mematuhi perintah mereka, maka kalian adalah budak dari orang yang kalian patuhi? Jika kalian menjadi budak dosa, maka hasilnya adalah kematian, jika kalian taat kepada Allah, hasilnya adalah kalian dibuat benar dengan Dia.
ROM 6:17 Bersyukurlah kepada Allah sekalipun kalian dahulu adalah budak dosa, sekarang kalian sepenuh hati memilih mengikuti kebenaran tentang Allah yang sudah kalian terima.
ROM 6:18 Sekarang kalian sudah bebas dari dosa, kalian telah menjadi budak dari melakukan apa yang benar secara moral.
ROM 6:19 Aku menggunakan contoh dari kehidupan sehari-hari sebab cara berpikir kalian sebagai manusia sangat terbatas. Sama seperti kalian pernah memperbudak diri kalian sendiri untuk amoralitas, menumpuk dosa di atas dosa, sekarang kalian harus memperbudak diri kalian sendiri untuk apa yang murni dan benar.
ROM 6:20 Ketika kalian menjadi budak dosa, kalian tidak diharuskan untuk melakukan apa yang benar.
ROM 6:21 Tetapi hasil dari perbuatan-perbuatan dosa kalian hanya membuat kalian malu dan memimpin kalian kepada kematian.
ROM 6:22 Tetapi sekarang kalian sudah bebas dari kuasa dosa, dan kalian sudah menjadi budak Allah, dan hasilnya adalah kehidupan yang kudus — dan pada akhirnya kehidupan untuk selama-lamanya.
ROM 6:23 Upah yang dibayar oleh dosa adalah kematian, tetapi pemberian cuma-cuma dari Allah adalah hidup yang kekal melalui Kristus Yesus, Tuhan kita.
ROM 7:1 Saudara dan saudari, (saya berbicara di sini kepada mereka yang mengerti tentang hukum Taurat). Tidakkah kalian lihat bahwa hukum memiliki kuasa atas seseorang hanya sementara mereka masih hidup?
ROM 7:2 Sebagai contohnya, seorang perempuan terikat secara hukum kepada suaminya ketika suaminya masih hidup, tetapi jika sang suami sudah meninggal, si perempuan dibebaskan dari hukum pernikahan terhadap suaminya.
ROM 7:3 Jadi jika perempuan itu hidup bersama laki-laki lain sementara suaminya masih hidup, maka dia melakukan perzinahan. Tetapi jika suaminya meninggal dan kemudian perempuan itu menikah dengan laki-laki lain, maka dia tidak melakukan dosa perselingkuhan.
ROM 7:4 Dengan cara yang sama, teman-teman, kalian sudah dianggap mati terhadap hukum Taurat melalui tubuh Kristus, dan sekarang kalian menjadi milik orang lain yaitu, Kristus, yang telah dibangkitkan dari kematian agar kita dapat menjalani kehidupan yang produktif bagi Allah.
ROM 7:5 Sementara kita dikendalikan oleh sifat lama kita, keinginan kita yang penuh dosa (seperti yang dinyatakan oleh hukum Taurat) bekerja di dalam kita dan membawa kita kepada kematian.
ROM 7:6 Tetapi sekarang kami telah dibebaskan dari hukum Taurat, dan telah mati terhadap apa yang membuat kami terbelenggu, sehingga kami dapat melayani dalam semangat yang baru dan bukan surat hukum Taurat yang lama.
ROM 7:7 Jadi apa yang kita simpulkan? Bahwa hukum adalah dosa? Tentu saja tidak! Saya tidak akan mengenal arti dosa sampai hukum Taurat memberitahukan artinya. Saya tidak akan menyadari bahwa mengingini milik sesamaku adalah salah jika hukum Taurat tidak berkata, “Jangan mengingini bagimu milik sesamamu.”
ROM 7:8 Tetapi melalui perintah-perintah ini dosa menemukan cara untuk membujuk saya dengan segala jenis keinginan yang egois — sebab tanpa hukum Taurat, dosa itu mati.
ROM 7:9 Dahulu saya hidup tanpa menyadari arti hukum Taurat yang sebenarnya, tetapi ketika saya mengerti akibat dari perintah-perintah itu, maka dosa itu seakan-akan menjadi hidup, sementara saya mati.
ROM 7:10 Saya temukan bahwa perintah yang seharusnya menuntunku kepada kehidupan, sebaliknya membawaku kepada kematian,
ROM 7:11 sebab dosa menemukan cara melalui perintah-perintah itu untuk menipuku, dan memakai perintah-perintah itu untuk membunuhku!
ROM 7:12 Namun demikian, hukum Taurat itu kudus, dan perintah-perintah di dalamnya kudus, benar dan baik.
ROM 7:13 Sekarang, apakah sesuatu yang baik akan membunuhku? Tentu saja tidak! Tetapi dosa menunjukkan dirinya sebagai dosa dengan memakai kebaikkan sebagai penyebab kematianku. Jadi maksud dari perintah-perintah itu adalah mereka menunjukkan betapa jahatnya sesungguhnya dosa itu.
ROM 7:14 Kami menyadari bahwa hukum itu spiritual; tapi aku terlalu manusia, budak dosa.
ROM 7:15 Saya sendiri tidak paham perbuatan-perbuatan saya. Saya melakukan perbuatan yang tidak ingin saya lakukan, dan perbuatan yang saya benci, justru itu yang saya lakukan!
ROM 7:16 Tetapi jika saya katakan saya melakukan perbuatan yang tidak ingin saya lakukan, hal ini menunjukkan bahwa saya mengakui kalau hukum Taurat itu baik dan benar.
ROM 7:17 Jadi bukan lagi saya yang melakukan perbuatan-perbuatan itu, tetapi dosa yang hidup di dalamku melakukannya —
ROM 7:18 sebab saya tahu tidak ada sesuatu yang bagus di dalamku jika berhubungan dengan sifat manusiaku yang penuh dosa. Sekalipun saya ingin melakukan perbuatan baik, saya tetap tidak mampu melakukannya.
ROM 7:19 Perbuatan baik yang ingin saya lakukan, tidak saya lakukan, sementara perbuatan jahat yang tidak ingin saya lakukan, itulah yang saya lakukan!
ROM 7:20 Namun, jika saya melakukan apa yang tidak ingin saya lakukan, maka bukan saya lagi yang melakukannya, melainkan dosa yang hidup di dalamku yang melakukan perbuatan itu.
ROM 7:21 Inilah kesimpulan yang saya dapatkan, jika saya ingin melakukan apa yang baik, kejahatan juga akan selalu ada di sana.
ROM 7:22 Diri batin saya senang dengan hukum Allah,
ROM 7:23 tetapi saya melihat satu hukum yang berbeda sedang bekerja di dalamku yang bertentangan dengan hukum yang ada di pikiranku yang sudah saya putuskan untuk ditaati, menjadikanku seorang tawanan dari hukum dosa yang ada di dalamku.
ROM 7:24 Aku benar-benar sengsara! Siapa yang akan menyelamatkanku dari tubuh yang menyebabkan kematianku ini? Syukur kepada Allah — sebab Allah sudah melakukannya melalui Yesus Kristus Tuhan kita!
ROM 7:25 Sesungguhnya inilah yang terjadi: sementara saya memutuskan dengan pikiran saya untuk menaati hukum Allah, sifat alami tubuh saya masih mengikuti hukum dosa.
ROM 8:1 Jadi tidak ada lagi dakwaan kepada mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
ROM 8:2 Hukum Roh kehidupan dalam Kristus Yesus sudah membebaskan saya dari hukum dosa dan kematian.
ROM 8:3 Apa yang hukum tidak bisa lakukan karena tidak berdaya karena sifat dosa kita, Allah mampu melakukannya! Dengan mengirimkan Anak-Nya sendiri dalam bentuk manusia, Allah menangani seluruh masalah dosa dan menghancurkan kuasa dosa dalam sifat manusia kita yang berdosa.
ROM 8:4 Dengan cara ini kita dapat memenuhi yang baik persyaratan yang diperlukan oleh hukum Taurat dengan mengikuti arahan Roh Kudus dan bukan sifat alami kita yang penuh dengan dosa.
ROM 8:5 Mereka yang mengikuti keinginan dosa mereka disibukkan dengan perbuatan-perbuatan dosa, tetapi mereka yang mengikuti Roh Kudus berfokus kepada perbuatan-perbuatan rohani.
ROM 8:6 Hasil dari pikiran manusia yang berdosa adalah kematian, tetapi memiliki pikiran yang dituntun oleh Roh Kudus menghasilkan kehidupan dan kedamaian.
ROM 8:7 Pikiran manusia yang berdosa bertentangan dengan Allah sebab pikiran itu menolak untuk taat kepada hukum Allah — bahkan sebenarnya pikiran itu tidak akan bisa taat,
ROM 8:8 dan mereka yang mengikuti sifat dosa mereka tidak akan pernah menyenangkan Allah.
ROM 8:9 Tetapi kalian tidak mengikuti sifat alami kalian yang penuh dosa, melainkan mengikuti Roh Kudus — jika benar bahwa Roh Allah hidup di dalam kalian. Bagi mereka yang tidak memiliki Roh Kristus di dalam mereka, maka mereka bukanlah milik Kristus.
ROM 8:10 Namun, jika Kristus hidup di dalam kalian, sekalipun tubuh kalian akan mati karena dosa, tetapi Roh akan memberi kalian hidup karena kalian sekarang benar dengan Allah.
ROM 8:11 Roh Allah yang menghidupkan Yesus kembali dari antara orang mati hidup di dalam kalian. Dia yang menghidupkan Yesus kembali dari kematian juga akan memberikan kehidupan dalam tubuh jasmani kalian yang bisa mati melalui Roh-Nya yang hidup di dalam kalian.
ROM 8:12 Jadi saudara dan saudari sekalian, kita tidak harus mengikuti sifat dosa kita yang bekerja menurut keinginan manusiawi kita.
ROM 8:13 Sebab jika kalian hidup di dalam kuasa dosa kalian, kalian akan mati. Tetapi jika kalian mengikuti cara-cara Roh Kudus, membunuh hal-hal jahat yang kalian lakukan, maka kalian akan hidup.
ROM 8:14 Mereka yang dipimpin oleh Roh Allah disebut anak-anak Allah.
ROM 8:15 Kalian tidak lagi diberikan roh yang memperbudak dan menakutkan kalian lagi. Roh yang kalian terima adalah Roh yang menjadikan kalian anak-anak keluarga Allah. Sekarang kita bisa berkata, “Allah adalah Ayah kita!”
ROM 8:16 Roh itu sendiri sepakat dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.
ROM 8:17 Jika kita adalah anak-anak Allah, maka kita adalah ahli waris-Nya. Kita adalah ahli waris-ahli waris Allah, dan menjadi ahli waris bersama dengan Kristus. Tetapi jika kita ingin berbagi dalam kemuliaan-Nya, kita harus berbagi dalam penderitaan-Nya.
ROM 8:18 Namun aku yakin bahwa penderitaan yang kita alami di masa sekarang ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kemuliaan masa depan yang akan disingkapkan pada kita.
ROM 8:19 Seluruh ciptakan dengan sabar dan penuh kerinduan menanti-nantikan saat Allah menyatakan anak-anak-Nya.
ROM 8:20 Sebab Allah membiarkan tujuan penciptaan digagalkan.
ROM 8:21 Tetapi ciptaan itu sendiri menunggu dengan penuh pengharapan hingga tiba waktunya ketika mereka dibebaskan dari perbudakan pembusukan dan bersama-sama berbagi kebebasan yang mulia dari anak-anak Allah.
ROM 8:22 Kita tahu betapa seluruh ciptaan mengerang seperti seorang perempuan yang akan melahirkan bahkan sampai sekarang.
ROM 8:23 Bukan hanya ciptaan saja, tetapi kita juga, yang sudah mencicipi lebih dulu karya Roh Allah, dalam diri kita mengerang sementara kita menanti-nantikan agar Allah “mengadopsi” kita — penebusan tubuh kita.
ROM 8:24 Sebab kita diselamatkan karena pengharapan. Namun pengharapan yang sudah dilihat bukanlah pengharapan sama sekali. Siapa yang berharap kepada sesuatu yang sudah mereka lihat?
ROM 8:25 Karena kita berharap kepada sesuatu yang belum kita lihat, maka kita menunggunya dengan sabar.
ROM 8:26 Demikian pula Roh Kudus menolong kita dalam kelemahan kita. Kita tidak tahu cara berbicara kepada Allah, tetapi Roh itu sendiri yang menjadi pengantara dengan dan melalui kita oleh erangan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
ROM 8:27 Dia yang memeriksa pikiran setiap orang mengenal pikiran Roh Allah, sebab Roh Allah memohon kehendak Allah mewakili orang-orang yang percaya kepada-Nya.
ROM 8:28 Kita tahu bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk memberikan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, mereka yang sudah dipanggil-Nya untuk menjadi bagian dari rencana-Nya.
ROM 8:29 Allah, lebih dahulu memilih mereka, memisahkan mereka agar mereka menjadi seperti Anak-Nya, dengan demikian Anak-Nya akan menjadi yang pertama dari banyak saudara dan saudari.
ROM 8:30 Mereka yang dipilih-Nya, mereka juga dipanggil-Nya, dan mereka yang dipanggil-Nya, dibuat benar dengan-Nya, dan mereka yang dibuat benar dengan-Nya, dimuliakan-Nya.
ROM 8:31 Jadi bagaimana tanggapan kita atas semua ini? Jika Allah ada di pihak kita, siapa yang bisa melawan kita?
ROM 8:32 Allah, yang tidak menyayangkan Anak-Nya, tetapi menyerahkan-Nya demi kita semua, tidakkah dia juga akan memberikan segala sesuatunya dengan cuma-cuma kepada kita?
ROM 8:33 Siapa yang bisa mendakwa umat pilihan Allah? Allahlah yang membuat kita menjadi orang yang benar,
ROM 8:34 jadi siapa yang bisa mendakwa kita? Kristus Yesus yang sudah mati — lebih penting lagi, yang sudah dihidupkan kembali — yang duduk di sebelah kanan Allah, yang membela kita.
ROM 8:35 Tidak seorangpun bisa memisahkan kita dari kasih Kristus! Tidak juga penindasan, tekanan atau penganiayaan, kelaparan, kemiskinan, bahaya ataupun kekejaman!
ROM 8:36 Seperti yang tertulis dalam kitab Suci, “Demi Engkau kami berada dalam bahaya akan dibunuh sepanjang waktu. Kami diperlakukan seolah-olah kami ini kawanan domba yang akan disembelih.”
ROM 8:37 Tidak — dalam segala hal yang terjadi pada kita, kita ini mendapatkan kemenangan yang sempurna melalui Dia yang mengasihi kita.
ROM 8:38 Saya sungguh-sungguh yakin bahwa tidak ada kematian ataupun kehidupan, tidak ada malaikat ataupun setan, tidak juga masa kita maupun masa depan, tidak juga kekuasaan
ROM 8:39 tidak juga ketinggian ataupun dalamnya lautan, bahkan tidak ada satupun dari yang diciptakan dapat memisahkan kita dari kasih Allah dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
ROM 9:1 Saya mengatakan yang sebenarnya bahwa saya adalah milik Kristus. Hati nuraniku dan Roh Kudus meneguhkan
ROM 9:2 betapa sangat sedih saya, betapa hatiku merasa pilu terus menerus,
ROM 9:3 memikirkan saudara dan saudariku. Saya sendiri lebih suka dikutuk, dan dipisahkan dari Kristus jika hal itu berarti keselamatan bagi mereka.
ROM 9:4 Mereka adalah saudara sebangsaku orang Israel, umat pilihan Allah. Allah menyatakan kemuliaan-Nya kepada mereka dan membuat perjanjian dengan mereka, memberikan kepada mereka hukum, penyembahan sejati dan janji-janji-Nya.
ROM 9:5 Mereka adalah nenek moyang kita — bahkan menurut padangan manusia adalah nenek moyang Kristus, yang memerintah atas segala sesuatu, Allah yang diberkati untuk selamanya. Amin.
ROM 9:6 Bukan janji Allah yang gagal. Sebab tidak setiap orang Israel adalah orang Israel sejati,
ROM 9:7 dan tidak semua keturunan Abraham adalah anak-anaknya yang sebenarnya. Sebab Kitab Suci berkata, “Yang disebut sebagai keturunanmu adalah yang lahir dari keturunan Isak,”
ROM 9:8 jadi bukan semua keturunan Abraham langsung yang dihitung sebagai anak-anak Allah, tetapi hanya mereka yang merupakan anak-anak dari perjanjian Allah dengan Abraham yang dianggap sebagai keturunan Abraham yang sejati.
ROM 9:9 Inilah yang dijanjikan: “Saya akan kembali tahun depan dan Sarah akan memiliki seorang putra.”
ROM 9:10 Selain itu, putra kembar Ribka memiliki ayah yang sama, nenek moyang kami, Ishak.
ROM 9:11 Bahkan sebelum anak-anak ini dilahirkan, dan sebelum mereka melakukan perbuatan yang benar ataupun salah, (agar maksud Allah bisa berlanjut, membuktikan panggilan Allah terhadap manusia tidak berdasarkan kinerja manusia),
ROM 9:12 kepada Ribka diberitahukan, “Kakak laki-laki akan melayani yang lebih muda.”
ROM 9:13 Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, “Aku memilih Yakub, tetapi menolak Esau.”
ROM 9:14 Jadi apa yang harus kita simpulkan? Bahwa Allah tidak adil? Tentu tidak!
ROM 9:15 Seperti yang Dia katakan kepada Musa, “Aku akan penuh pengampunan kepada mereka yang Aku kehendaki, dan Aku akan memberi belas kasihan kepada mereka yang Aku ingin Aku berikan.”
ROM 9:16 Jadi bukan bergantung kepada keinginan kita, atau usaha kita sendiri, tetapi berdasarkan sifat penuh pengampunan Allah.
ROM 9:17 Kitab Suci mencatat perkatakan Allah kepada Raja Mesir: “Aku menempatkanmu di sini karena suatu alasan agar — melalui kamu Aku bisa memperlihatkan besarnya kuasa-Ku, dan agar nama-Ku dikenal di seluruh bumi.”
ROM 9:18 Jadi Allah bersikap murah hati kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mengeraskan sikap mereka yang Dia ingini.
ROM 9:19 Kalian mungkin bertanya dan berdebat, “Jika begitu, mengapa Dia masih menyalahkan kita? Siapa yang bisa menolak kehendak Allah?”
ROM 9:20 Bukan seperti itu cara bicaranya, sebab siapa kalian — hanya manusia yang bisa mati — bisa melawan Allah? Bisakah ciptaan berkata kepada penciptanya, “Mengapa kamu menciptakan saya seperti ini?”
ROM 9:21 Tidakkah seorang tukang periuk memiliki hak untuk menggunakan tanah liat yang sama untuk membuat sebuah mangkuk yang akan dipakai untuk acara-acara khusus maupun tempat masak yang dipakai setiap hari?
ROM 9:22 Seakan-akan Allah, ingin menunjukkan penentangan-Nya terhadap dosa dan untuk mengungkapkan kekuatan-Nya, dengan sabar menanggung “keramik-keramik yang memang bertujuan untuk dirusakkan,”
ROM 9:23 sehingga Dia menyatakan kebesaran kemuliaan-Nya melalui “kendi-kendi belas kasihan-Nya” yang sudah Allah persiapkan terlebih dahulu bagi kemuliaan.
ROM 9:24 Inilah kita — yang sudah dipanggil-Nya, bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara orang-orang bukan Yahudi...
ROM 9:25 Seperti yang Allah katakan dalam kitab Hosea, “Mereka yang sebelumnya bukan umat-Ku Aku akan memanggil umat-Ku, dan mereka yang tidak dikasihi Aku akan memanggil yang Ku-kasihi,”
ROM 9:26 dan “Hal ini akan terjadi di tempat di mana mereka dahulu dikatakan, ‘Kalian bukanlah umatku,’ dan mereka akan dinamakan anak-anak dari Allah yang hidup.”
ROM 9:27 Yesaya berseru tentang bangsa Israel: “Bahkan jika orang Israel sudah seperti pasir di pantai banyaknya, tetapi hanya sedikit saja yang akan selamat.
ROM 9:28 Sebab Tuhan akan dengan cepat dan sempurna menyelesaikan penghakiman-Nya di atas bumi.”
ROM 9:29 Seperti yang dikatakan oleh nabi Yesaya, “Jika Tuhan yang Mahakuasa tidak meninggalkan kita beberapa keturunan, kita akan menjadi seperti Sodom dan Gomora.”
ROM 9:30 Jadi apa yang harus kita simpulkan? Bahwa meskipun orang asing bahkan tidak berniat untuk melakukan apa yang benar, mereka memahami apa yang benar, dan melalui kepercayaan mereka kepada Allah melakukan apa yang benar secara moral.
ROM 9:31 Tetapi orang-orang Israel, yang berpedoman kepada hukum Taurat agar mereka bisa dianggap benar oleh Allah, tidak pernah berhasil.
ROM 9:32 Sebab, mereka mengandalkan perbuatan-perbuatan mereka daripada rasa percaya mereka kepada Allah. Mereka tersandung oleh batu sandungan,
ROM 9:33 seperti yang sudah dikatakan oleh Kitab Suci: “Dengar, Aku meletakan batu sandungan di kota Sion, batu yang akan menyinggung banyak orang. Tetapi mereka yang percaya kepada-Nya tidak akan merasa kecewa.”
ROM 10:1 Saudara dan saudariku, keinginanku yang paling dalam — doaku kepada Allah — adalah keselamatan bagi orang Israel!
ROM 10:2 Saya dapat bersaksi tentang dedikasi mereka yang penuh gairah kepada Allah, tetapi itu tidak didasarkan pada mengenal Dia sebagaimana adanya.
ROM 10:3 Mereka tidak mengerti bagaimana Allah membuat kita benar dengan Dia, dan mereka mencoba untuk membuat diri mereka benar. Mereka menolak untuk menerima cara Allah membuat orang benar.
ROM 10:4 Sebab Kristuslah penggenapan hukum Taurat. Semua orang yang percaya pada-Nya dibuat benar.
ROM 10:5 Musa menulis seperti ini, “Siapapun yang melakukan perbuatan-perbuatan benar dengan menaati Hukum akan beroleh kehidupan.”
ROM 10:6 Tetapi tingkah laku untuk melakukan perbuatan yang benar yang datang dari rasa percaya kepada Allah mengatakan hal ini: “Janganlah bertanya ‘Siapa yang akan naik ke surga?’ (meminta agar Kristus turun),”
ROM 10:7 atau “‘siapa yang akan pergi ke tempat orang mati?’ (meminta untuk membawa Kristus kembali dari kematian).”
ROM 10:8 Apa yang sesungguhnya Kitab Suci katakan adalah: “Pesan sangat dekat dengan kalian — pesan inilah yang selalu kalian katakan dan yang ada dalam pikiran kalian.” Bahkan pesan yang berdasarkan rasa percaya inilah yang kami beritakan.
ROM 10:9 Sebab jika kamu menyatakan kamu menerima Yesus sebagai Tuhan, dan yakin dalam pikiranmu bahwa Allah sudah menghidupkan Dia kembali dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
ROM 10:10 Rasa percaya kamu kepada Allah yang membuat kamu dianggap benar dan baik, dan pengakuan kamu bahwa kamu menerima Allah yang menyelamatkan kamu.
ROM 10:11 Seperti yang dikatakan kitab Suci, “Mereka yang percaya kepadanya tidak akan merasa kecewa.”
ROM 10:12 Tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang bukan Yahudi — sebab Tuhan yang sama adalah Tuhan bagi semua orang, dan Dia memberikan dengan murah hati kepada semua orang yang minta kepada-Nya.
ROM 10:13 “Sebab setiap orang yang memanggil nama Tuhan, akan diselamatkan.”
ROM 10:14 Tetapi bagaimana orang bisa memanggil seseorang yang tidak mereka percaya? Bagaimana mereka bisa percaya kepada Dia yang belum pernah mereka dengar? Bagaimana mungkin mereka pernah mendengar tentang Dia, jika tidak ada seorangpun yang pernah bercerita kepada mereka?
ROM 10:15 Bagaimana mereka bisa keluar dan bercerita kepada orang lain, kecuali mereka diutus? Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Mereka yang datang dengan membawa Kabar Baik akan selalu disambut!”
ROM 10:16 Tetapi tidak semua orang sudah menerima Kabar Baik itu. Seperti yang ditanyakan Yesaya: “Tuhan, siapakah yang akan percaya berita yang kami sampaikan?”
ROM 10:17 Kepercayaan kepada Allah berasal dari mendengarkan — yaitu mendengarkan pesan tentang Kristus.
ROM 10:18 Bukan karena mereka belum pernah mendengar kabar ini. Sebaliknya: “Suara dari mereka yang berbicara bagi Allah sudah terdengar ke seluruh bumi — pesan mereka sudah menyebar ke seluruh dunia.”
ROM 10:19 Jadi pertanyaan saya, “Tidakkah orang Israel tahu?” Pertama-tama Musa berkata, “Aku akan membuat kalian cemburu melalui orang-orang yang bahkan bukanlah sebuah bangsa; Aku akan membuat kalian marah melalui orang-orang asing yang tidak peduli kepada Aku!”
ROM 10:20 Lalu Yesaya pun berkata bahkan dengan lebih tegas: “Aku ditemukan oleh orang-orang yang bahkan tidak pernah mencari Aku; dan Aku menyatakan diri kepada orang-orang yang bahkan tidak pernah menanyakan Aku.”
ROM 10:21 Seperti Allah berkata kepada Israel, “Sepanjang hari Aku mengulurkan tanganku kepada orang-orang yang tidak taat dan keras kepala.”
ROM 11:1 Tetapi lalu saya bertanya, “Apakah Allah menolak umat-Nya?” Tentu saja tidak! Saya sendiri orang Israel, dari suku Benyamin.
ROM 11:2 Allah tidak menolak umat pilihan-Nya. Tidakkah kalian ingat yang dikatakan kitab Suci tentang Elia? Tentang dia mengeluh mengenai bangsa Israel kepada Allah, dengan berkata,
ROM 11:3 “Tuhan, mereka sudah membunuh nabi-nabi-Mu dan menghancurkan mezbah-mezbah-Mu. Akulah seorang diri saja yang tersisa, dan mereka mencoba membunuh aku juga!”
ROM 11:4 Bagaimana Allah menjawabnya? “Aku masih punya 7.000 orang Israel yang tidak menyembah Baal.”
ROM 11:5 Dan hari ini pun demikian: masih ada umat pilihan Allah yang setia, yang dipilih karena kasih karunia Allah.
ROM 11:6 Dan karena melalui kasih karunia Allah, maka jelaslah bukan berdasarkan perbuatan manusia, jika tidak, maka kasih karunia Allah itu tidak ada artinya!
ROM 11:7 Jadi apa yang kita simpulkan? Bahwa tidak semua orang Israel mencapai hasil perjuangan mereka — hanya orang-orang terpilih, sementara sisanya mengeraskan hati mereka.
ROM 11:8 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Allah menumpulkan pikiran mereka sehingga mata mereka tidak dapat melihat, dan telinga mereka tidak dapat mendengar, bahkan sampai hari ini.”
ROM 11:9 Daud menambahkan, “Biarlah pesta pora mereka menjadi sebuah perangkap bagi mereka, sebuah jaring yang akan menangkap mereka, dan godaan yang membawa hukuman.
ROM 11:10 Semoga mata mereka menjadi buta sehingga mereka tidak dapat melihat, dan semoga punggung mereka selalu bungkuk karena penolakan.”
ROM 11:11 Jadi apakah aku mengatakan bahwa mereka semua tersandung dan sebagai akibatnya mereka benar-benar gagal? Tidak sama sekali! Tetapi sebagai hasil dari kesalahan mereka, keselamatan akhirnya sampai kepada bangsa-bangsa lain, untuk “membuat mereka cemburu.”
ROM 11:12 Sekarang bahkan jika kegagalan mereka menguntungkan dunia, dan kerugian mereka menguntungkan orang asing, betapa lebih bermanfaatnya jika mereka benar-benar memenuhi apa yang seharusnya mereka lakukan.
ROM 11:13 Sekarang, ijinkan saya berbicara kepada kalian yang bukan orang Yahudi. Sejauh ini, saya sebagai utusan Injil Allah kepada orang-orang bukan Yahudi, saya mengabarkan perbuatan saya
ROM 11:14 agar entah dengan cara bagaimana, saya membuat orang-orang sebangsaku agar cemburu dan menyelamatkan beberapa dari mereka.
ROM 11:15 Jika akibat dari penolakan Allah terhadap mereka adalah dunia menjadi sahabat Allah, hasil dari penerimaan Allah terhadap mereka adalah seperti orang mati yang hidup kembali!
ROM 11:16 Jika bagian adonan roti yang pertama diberikan sebagai persembahan adalah kudus, maka demikian juga sisa adonannya, jika akar dari sebuah pohon itu kudus, demikian juga ranting-rantingnya.
ROM 11:17 Sekarang, jika beberapa ranting itu patah, dan kalian — seumpama ranting dari pohon zaitun liar — dicangkokkan ke pohon utama, dan berbagi dengan mereka nutrisi dari akar pohon zaitun pilihan,
ROM 11:18 maka tidak seharusnya kalian merendahkan ranting-ranting lainnya. Jika kalian tergoda untuk menjadi pongah, ingatlah bukan kamu sebagai ranting yang menopang akar, tetapi akarlah yang menopang kamu.
ROM 11:19 Kalian boleh saja berkata, “Tetapi ranting-ranting itu patah sehingga saya bisa dicangkokkan.”
ROM 11:20 Memang demikian — tetapi mereka patah karena mereka gagal percaya kepada Allah, dan kalian tetap karena kalian percaya kepada Allah. Jadi janganlah berpikir terlalu tinggi tentang dirimu sendiri, tetapi bersikap hormatlah,
ROM 11:21 karena jika Allah tidak menyayangkan ranting-ranting aslinya, dia tidak akan menyayangkan kalian juga.
ROM 11:22 Kalian haruslah memahami baik tentang kebaikan Allah maupun ketegasan-Nya — Allah memang tegas kepada yang berdosa, tetapi Allah baik kepada kalian selama kalian percaya kepada kebaikan-Nya — jika tidak, kalian pasti akan disingkirkan juga.
ROM 11:23 Jika mereka mau menerima bahwa mereka harus percaya kepada Allah, mereka bisa dicangkokkan kembali, sebab Allah mampu melakukannya.
ROM 11:24 Jika kalian bisa dipotong dari pohon zaitun yang liar, dan lalu dicangkokkan secara buatan kepada pohon zaitun yang dibudidayakan, betapa mudahnya bagi ranting asal untuk dicangkokkan kembali kepada pohon asli mereka.
ROM 11:25 Saya tidak ingin kalian, sebagai saudara dan saudariku kehilangan kebenaran yang sebelumnya tersembunyi ini, sebab jika tidak, kalian akan menjadi angkuh. Orang-orang Israel sebagian sudah mengeraskan hati mereka, sampai proses kedatangan orang asing tersebut selesai.
ROM 11:26 Inilah cara agar seluruh orang Israel diselamatkan. Seperti yang dikatakan oleh kitab Suci, “Penyelamat akan datang dari Sion, dan dia akan mengembalikan Yakub dari pemberontakkannya kepada Allah.
ROM 11:27 Janji-Ku adalah Aku akan menghapuskan dosa-dosa mereka.”
ROM 11:28 Meskipun mereka adalah musuh dari Kabar Baik — dan ini terjadi demi keuntungan kalian yang orang bukan Yahudi — mereka masih merupakan bangsa pilihan, dan bangsa yang dikasihi oleh karena nenek moyang mereka.
ROM 11:29 Berkat dan panggilan Allah tidak bisa diambil kembali.
ROM 11:30 Dahulu, kalian memberontak terhadap Allah, tetapi sekarang Allah menunjukkan pengampunan-Nya kepada kalian karena ketidaktaatan mereka.
ROM 11:31 Dengan cara yang sama mereka sekarang tidak taat sama seperti kalian dahulu, mereka juga akan menerima pengampunan sama seperti kalian.
ROM 11:32 Sebab Allah memperlakukan setiap orang seperti seorang tawanan oleh karena ketidaktaatan mereka agar Dia bisa penuh pengampunan kepada setiap orang.
ROM 11:33 Betapa besarnya kekayaan, kebijaksanaan dan pengetahuan Allah! Betapa luar biasa keputusan yang dibuatnya, betapa tidak terbayangkan pikiran-pikiran-Nya!
ROM 11:34 Siapa yang bisa memahami pikiran Allah? Siapa yang bisa memberi-Nya nasihat?
ROM 11:35 Siapa yang pernah memberikan sesuatu kepada Allah sehingga Allah wajib untuk membayarnya kembali?
ROM 11:36 Segala sesuatu berasal dari Dia, dan segalanya hadir melalui Dia, dan segalanya adalah untuk Dia. Kemuliaan bagi Dia selamanya, Amen!
ROM 12:1 Jadi saya mendorong kalian, saudara dan saudariku, oleh karena pengampunan Allah untuk kalian, berikanlah tubuh kalian dengan penuh pengabdian sebagai suatu persembahan yang hidup, dan persembahan itu menjadi persembahan yang kudus, dan menyenangkan Allah. Ini adalah cara yang logis untuk beribadah.
ROM 12:2 Janganlah mengikuti cara-cara dunia ini; sebaliklah diperbaharui dengan permbaharuan rohani dari pikiran kaliansehingga kalian dapat mendemonstrasikan seperti apa kehendak Allah yang sebenarnya — baik, menyenangkan, dan sempurna.
ROM 12:3 Mari saya jelaskan kepada kalian semua, melalui kasih karunia yang Allah berikan kepada saya, tidak seorangpun seharusnya berpikir bahwa dirinya lebih baik dari pada yang seharusnya. Jadi kawan-kawan, kalian harus berpikir tentang diri kalian sedapat mungkin mendekati kenyataan, sesuai dengan tingkat keyakinan yang Allah berikan kepada kalian.
ROM 12:4 Sama seperti ada banyak anggota tubuh, tetapi tidak semua melakukan fungsi yang sama,
ROM 12:5 demikian juga kita adalah satu tubuh di dalam Kristus, sekalipun kita terdiri dari banyak orang — dan kita adalah milik satu sama lainnya.
ROM 12:6 Setiap kita diberikan kemampuan khusus yang berbeda sesuai dengan kasih karunia yang diberikan kepada kita. Jadi jika kita mendapatkan kemampuan khusus untuk berbicara mewakili Allah, maka kita perlu melakukannya sesuai dengan berapa banyak kita yakin kepada Allah.
ROM 12:7 Jika kemampuan khusus kita adalah melayani, maka haruslah kita melayani; jika mengajar dengan baik, maka haruslah kita mengajar;
ROM 12:8 jika kita diberi kemampuan untuk memberi semangat kepada orang lain, lakukanlah; diberi kemampuan untuk memberi, maka memberilah dengan penuh kemurahan; jika diberi kemampuan untuk memimpin, maka memimpinlah dengan sepenuh hati; jika diberi kemampuan memberi pengampunan, maka lakukanlah dengan senang hati.
ROM 12:9 Kasih itu haruslah tulus. Bencilah segala bentuk kejahatan; berpeganglah kepada segala sesuatu yang baik.
ROM 12:10 Sungguh-sungguhlah berbakti kepada sesama saudara seiman seperti layaknya saudara sedarah; hargailah orang lain lebih dari kalian menghargai diri kalian sendiri.
ROM 12:11 Janganlah segan-segan untuk bekerja keras; layanilah Tuhan dengan semangat yang menggebu-gebu.
ROM 12:12 Teruslah bersukacita dalam harapan yang kalian punya, bertahanlah menghadapi masalah yang akan datang, dan tetaplah berdoa.
ROM 12:13 Berbagilah dalam memenuhi kebutuhan sesama anak Allah, dan sambutlah orang-orang bukan percaya dengan kesopanan.
ROM 12:14 Berkatilah mereka yang menganiaya kalian — berkati dan janganlah mengutuk mereka.
ROM 12:15 Bersukacitalah dengan mereka yang sedang bersukacita dan menangislah dengan mereka yang sedang bersedih.
ROM 12:16 Hiduplah dalam damai antara satu sama lain. Jangan anggap dirimu lebih penting dibandingkan orang lain; hiduplah dengan penuh rendah hati. Jangan menipu.
ROM 12:17 Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Pastikan agar orang-orang tahu bahwa perbuatanmu adalah perbuatan baik,
ROM 12:18 dan jika itu tergantung kepada kalian, hiduplah dalam damai kepada semua orang.
ROM 12:19 Kawan-kawan, jangan membalas dendam, tetapi biarkan Allah yang melakukan penghakiman — seperti yang ditulis dalam Kitab Suci, “‘Akulah yang memberikan keadilan, Akulah yang akan membalasnya,’ kata Tuhan.”
ROM 12:20 Jika mereka yang membencimu merasa lapar, berilah mereka makan, jika mereka haus, berilah mereka minum, sebab dengan perbuatanmu itu, kamu sedang mempermalukan mereka.
ROM 12:21 Janganlah kalah oleh perbuatan jahat — kalahkanlah perbuatan jahat mereka dengan perbuatan baikmu.
ROM 13:1 Setiap orang haruslah taat kepada otoritas pemerintah, karena tidak seorangpun memiliki kuasa untuk memerintah tanpa ijin dari Allah. Allahlah yang menempatkan otoritas ini.
ROM 13:2 Siapapun yang melawan pemerintah artinya orang itu melawan Allah yang menempatkan pemerintah, dan mereka yang melakukannya akan mendapati diri mereka dihakimi sesuai dengan itu.
ROM 13:3 Sebab peraturan-peraturan tidaklah menakutkan mereka yang melakukan perbuatan yang benar, tetapi hanya bagi mereka yang melanggar peraturan. Jika kalian tidak ingin hidup dengan rasa takut terhadap pemerintah, maka lakukanlah yang benar, dan kalian akan mendapat pujian dari mereka.
ROM 13:4 Mereka yang memiliki kuasa adalah para pelayan Allah, ditempatkan demi kebaikan kalian. Jika kalian melakukan pelanggaran, memang sudah sepatutnya kalian takut — bukanlah tanpa alasan pemerintah memiliki kuasa untuk menghukum! Mereka adalah para pelayan Allah, yang menghukum para pemberontak.
ROM 13:5 Jadi penting untuk melakukan apa yang diperintahkan kepada kalian, bukan hanya karena ancaman hukuman, tetapi karena apa yang dikatakan oleh hati nurani kalian.
ROM 13:6 Itulah sebabnya wajib bagi kalian untuk membayar pajak, sebab pemerintah adalah para pelayan Allah yang mengurus hal-hal demikian.
ROM 13:7 Jadi berikanlah sesuai seperti yang ditetapkan, pajak kepada otoritas pajak, bea cukai kepada petugasnya, hormatilah mereka yang harus dihormati, hargailah mereka yang wajib dihargai.
ROM 13:8 Janganlah berhutang apapun kepada siapapun, kecuali kasih terhadap sesama — sebab siapa pun yang mengasihi sesama mereka sudah menaati hukum yang ditetapkan.
ROM 13:9 “Jangan selingkuh, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan iri hati” — hal-hal ini dan juga perintah-perintah lainnya dirangkumkan dalam kalimat, “Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.”
ROM 13:10 Kasih tidak melakukan kesalahan kepada siapapun, jadi cinta memenuhi hukum Taurat.
ROM 13:11 Kalian wajib melakukan hal ini karena kalian sadar betapa mendesaknya waktu sekarang ini — ini adalah waktu yang sangat tepat untuk bangun dari tidurmu. Sebab keselamatan sudah mendekat kepada kita saat ini dibanding ketika kita pertama kali percaya kepada Allah.
ROM 13:12 Malam hari sudah hampir berakhir, pagi hari sudah hampir tiba! Jadi mari kita singkirkan perbuatan-perbuatan jahat kita dan memakai perlengkapan senjata dari perbuatan-perbuatan yang benar.
ROM 13:13 Marilah kita menjaga sikap kita, menunjukkan bahwa kita adalah orang-orang yang hidup dalam perbuatan-perbuatan benar. Kita tidak seharusnya menghabiskan waktu kita dengan pesta pora dan mabuk-mabukkan, atau berselingkuh dan bertindak tidak sesuai dengan standar moral, ikut dalam perkelahian dan iri hati.
ROM 13:14 Sebaliknya, biarlah kita meneladani Tuhan Yesus Kristus dan melupakan keinginan mengikuti kemauan dosa-dosa kita.
ROM 14:1 Terimalah mereka yang masih sulit untuk percaya kepada Allah, dan janganlah berdebat mengenai pendapat pribadi.
ROM 14:2 Ada orang yang percaya bahwa mereka boleh makan segala sesuatu, sementara yang lain dengan keyakinan yang lebih lemah hanya ingin makan sayur-sayuran.
ROM 14:3 Mereka yang makan segala sesuatu tidak boleh merendahkan mereka yang tidak mau, dan mereka yang tidak makan tidaklah boleh menghakimi mereka yang makan — sebab Allah menerima kedua-duanya.
ROM 14:4 Kamu tidak punya hak apapun untuk menghakimi pelayan orang lain. Tuan merekalah yang boleh memutuskan apakah mereka benar atau salah. Dengan pertolongan Tuhan, mereka akan mampu untuk berdiri teguh demi melakukan yang benar.
ROM 14:5 Beberapa orang menganggap ada hari-hari tertentu lebih penting dibandingkan hari-hari lain, sementara yang lain menganggap semua hari sama saja. Setiap orang haruslah benar-benar yakin dengan pendapat mereka sendiri.
ROM 14:6 Mereka yang menghormati hari-hari tertentu melakukannya untuk menghormati Tuhan, dan mereka yang makan tanpa menguatirkan bahwa makanan itu sudah dipersembahkan kepada patung, melakukannya untuk Allah, sementara mereka yang menghindarinya juga melakukannya untuk Tuhan, dan mereka juga bersyukur kepada Allah.
ROM 14:7 Tidak seorangpun dari kita hidup atau mati demi diri kita sendiri.
ROM 14:8 Jika kita hidup, kita hidup demi Tuhan, atau jika kita mati, kita mati untuk Tuhan — jadi baik hidup ataupun mati, kita adalah milik Tuhan.
ROM 14:9 Inilah sebabnya Kristus mati dan kemudian hidup kembali — agar Dia bisa menjadi Tuhan atas manusia yang masih hidup maupun yang sudah mati.
ROM 14:10 Jadi mengapa kamu saling menghakimi sebagai sesama orang yang percaya kepada Allah? Mengapa kamu merendahkan saudara seimanmu? Semua kita akan berdiri di hadapan tahta penghakiman Allah.
ROM 14:11 Sebab Kitab Suci berkata, “‘Demi Aku sendiri yang hidup,’ kata Tuhan, ‘Setiap lutut akan bertelut di hadapan-Ku, dan setiap lidah akan mengakui bahwa Aku adalah Allah.’”
ROM 14:12 Jadi setiap kita haruslah bertanggung jawab atas perbuatan kita sendiri kepada Allah.
ROM 14:13 Oleh karena itu baiklah kita tidak lagi saling menghakimi, tetapi baiklah kita melakukan hal ini — janganlah menaruh rintangan di hadapan sesama saudara seiman ataupun menyebabkan mereka jatuh dalam pencobaan.
ROM 14:14 Saya yakin — diyakinkan oleh Tuhan Yesus — bahwa tidak ada sesuatu pun yang najis secara seremonial. Tetapi jika seseorang menganggapnya najis, bagi mereka itu najis.
ROM 14:15 Jika saudara seiman kalian sakit hati oleh kalian hanya karena masalah makanan, maka tindakan yang kalian lakukan bukanlah tindakan mengasihi dia. Janganlah membuat seseorang menolak Kristus yang baginya Kristus sudah mati hanya karena makanan yang kalian putuskan untuk kalian makan.
ROM 14:16 Janganlah perbuatan baik yang kalian lakukan disalahartikan —
ROM 14:17 sebab Kerajaan Allah bukanlah tentang makan dan minum, tetapi tentang hidup dalam damai dan sukacita di dalam Roh Kudus.
ROM 14:18 Siapapun yang melayani Kristus dengan cara ini menyenangkan Allah, dan dihargai oleh saudara seiman.
ROM 14:19 Jadi, mari kita mengejar jalan kedamaian, dan menemukan cara untuk saling menguatkan.
ROM 14:20 Janganlah merusak pekerjaan Allah dengan perdebatan karena makanan. Segala sesuatu itu kudus — tetapi salah jika karena memakannya kita membuat orang lain tersinggung.
ROM 14:21 Lebih baik untuk tidak makan daging atau minum anggur atau apapun juga yang membuat saudara seiman kita berkurang keyakinannya dalam mengikuti Kristus.
ROM 14:22 Hal-hal yang kamu percayai secara pribadi adalah urusan kamu dengan Allah. Berbahagialah mereka yang tidak menghakimi diri mereka sendiri dengan melakukan perbuatan yang menurut mereka benar!
ROM 14:23 Tetapi jika kalian ragu apakah benar atau salah dengan memakan makanan yang sudah dipersembahkan, maka sebaiknya jangan makan, sebab kalian sendiri tidak yakin itu perbuatan yang benar. Apa pun yang tidak didasarkan pada keyakinan adalah dosa.
ROM 15:1 Setiap orang di antara kita yang dewasa secara rohani haruslah mendukung mereka yang masih belum dewasa secara rohani. Janganlah kita hanya menyenangkan diri kita sendiri.
ROM 15:2 Kita memang harus saling menguatkan untuk selalu bisa melakukan perbuatan yang benar, membangun keyakinan mereka.
ROM 15:3 Kristus tidak hidup untuk menyenangkan diri-Nya sendiri, tetapi seperti yang Kitab Suci katakan tentang Dia, “Penghinaan dari mereka yang tertindas, sudah Engkau timpakan ke atas-Ku.”
ROM 15:4 Tulisan-tulisan dalam Kitab Suci ini ditulis di masa lalu untuk membantu kita dalam memahami, dan menguatkan kita agar kita dapat dengan sabar menanti dalam pengharapan.
ROM 15:5 Semoga Allah yang memberikan kesabaran dan kekuatan menolong kalian untuk selalu bersepakat di antara kalian sebagai pengikut Kristus Yesus,
ROM 15:6 sehingga kalian boleh memiliki pikiran yang serupa dan dengan satu suara memuliakan Allah, Bapa dari Tuhan kita Yesus Kristus!
ROM 15:7 Jadi terimalah satu sama lainnya, sama seperti Kristus menerima kalian, dan berilah kemuliaan pada Allah.
ROM 15:8 Saya mengatakannya sebab Kristus datang sebagai pelayan bagi orang-orang Yahudi, untuk membuktikan bahwa Allah mengatakan hal yang sebenarnya, menepati janji-Nya kepada nenek moyang mereka.
ROM 15:9 Dia juga datang agar orang-orang asing, dalam hal ini orang-orang non-Yahudi, dapat memuji Allah untuk pengampunan-Nya, seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Oleh sebab itu saya memuji Engkau di antara orang-orang bukan Yahudi; saya akan memuji-muji nama-Mu.”
ROM 15:10 Dan juga: “Hai orang-orang bukan Yahudi, rayakanlah bersama umat Allah!”
ROM 15:11 Dan lagi: “Hai semua orang bukan Yahudi, pujilah Tuhan, biarlah seluruh manusia memuji Dia.”
ROM 15:12 Lalu Yesaya berkata, “Keturunan Isai akan memerintah atas bangsa-bangsa, dan orang-orang asing akan menaruh harapan mereka di dalam Tuhan.”
ROM 15:13 Kiranya Allah yang penuh pengharapan memenuhi kalian dengan seluruh sukacita dan damai sejahtera sementara kalian percaya kepada-Nya, sehingga pengharapan yang kalian punya dalam Dia akan berkelimpahan melalui kuasa dari Roh Kudus!
ROM 15:14 Saya yakin bahwa kalian, saudara dan saudariku, penuh dengan kebaikan, dan juga dengan berbagai pengetahuan, agar kalian mampu untuk saling mengajar.
ROM 15:15 Saya berterus terang dalam cara saya menulis kepada kalian tentang beberapa hal ini, tetapi hal ini hanya untuk mengingatkan kalian. Sebab Allah memberikan kepadaku kasih karunia
ROM 15:16 untuk menjadi seorang pelayan bagi Kristus Yesus kepada orang-orang bukan Yahudi, seperti seorang imam membagikan Kabar Baik Allah, sehingga mereka bisa menjadi persembahan yang layak, dikuduskan oleh Roh Allah.
ROM 15:17 Jadi sekalipun saya memiliki sesuatu yang bisa saya banggakan oleh karena pelayanan saya bagi Allah,
ROM 15:18 (saya tidak berani berbicara tentang hal ini kecuali hal-hal yang Kristus sudah lakukan melalui saya), saya sudah menuntun para orang-orang bukan Yahudi kepada ketaatan melalui pengajaran dan tingkah laku saya,
ROM 15:19 melalui kuasa dari tanda-tanda dan perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan dengan kuasa Roh Kudus. Mulai dari kota Yerusalem sampai ke kota Ilirikum, di mana saja saya selalu membagikan dengan sepenuhnya Kabar Baik tentang Kristus.
ROM 15:20 Bahkan saya giat menyebarkan Kabar Baik di tempat-tempat yang belum pernah mendengar nama Kristus, sehingga saya tidak meneruskan pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain.
ROM 15:21 Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, “Mereka yang belum pernah diberitakan tentang kabar baik akan menemukan Dia, dan mereka yang belum pernah mendengar akan mengerti.”
ROM 15:22 Itu sebabnya saya sering terhalang untuk datang mengunjungi kalian.
ROM 15:23 Tetapi sekarang, karena sudah tidak ada lagi tempat untuk bekerja, dan karena saya sudah menanti-nantikan untuk mengunjungi kalian sejak lama,
ROM 15:24 ketika saya berangkat ke Spanyol, saya berharap bisa mengunjungi kota Roma dan menemui kalian. Mungkin kalian bisa memberiku sedikit pertolongan dalam perjalananku sesudah kita menghabiskan waktu bersama.
ROM 15:25 Ketika itu saya dalam perjalanan menuju kota Yerusalem untuk menolong orang percaya seiman yang ada di sana,
ROM 15:26 sebab saudara-saudara seiman di Makedonia dan Akaya berpikir adalah sebuah ide yang baik untuk mengirimkan bantuan kepada orang percaya yang tidak mampu di Yerusalem.
ROM 15:27 Mereka bersukacita melakukan hal ini sebab mereka merasa bahwa mereka berhutang kepada orang-orang di Yerusalem karena boleh mendengar tentang berita Injil Allah. Maka sekarang orang-orang non Yahudi itu membagikan kebaikan rohani mereka, dalam bentuk material untuk menolong saudara-saudara seiman yang orang-orang Yahudi itu.
ROM 15:28 Jadi segera sesudah saya selesai mengantarkan bantuan ini kepada orang-orang di Yerusalem, saya akan mengunjungi kalian dalam perjalanan saya menuju Spanyol.
ROM 15:29 Saya tahu, ketika saya tiba di sana, Kristus akan memberikan kepada kita berkat-Nya sepenuhnya.
ROM 15:30 Saya ingin memberi semangat, saudara dan saudariku melalui Tuhan kita Yesus Kristus dan melalui kasih Roh Kudus, untuk bersatu bersama dalam doa yang sungguh-sungguh bagiku.
ROM 15:31 Berdoalah agar saya tetap aman dari orang-orang yang belum percaya kepada Yesus di Yudea. Berdoalah agar pelayanan yang saya lakukan di Yerusalem diterima oleh saudara-saudara seiman yang tinggal di sana.
ROM 15:32 Berdoa agar ketika kedatangan saya kepada kalian akan penuh dengan sukacita, sesuai kehendak Allah, agar kita bisa saling menguatkan.
ROM 15:33 Semoga Allah sang Damai bersama dengan kalian semua. Amin.
ROM 16:1 Saya memperkenalkan kepada kalian, saudari seiman kita, Febe, yang adalah seorang pemimpin jemaat di Gereja Kengkrea.
ROM 16:2 Tolong sambut dia dalam Tuhan, seperti seharusnya sesama saudara seiman, dan bantulah dia apapun yang dia butuhkan, sebab dia sudah sangat membantu banyak orang, termasuk saya.
ROM 16:3 Sampaikan salamku kepada Priskila dan Akwila, teman sepelayananku dalam Kristus Yesus,
ROM 16:4 yang mempertaruhkan nyawa mereka demi saya. Bukan hanya saya yang sangat berterima kasih kepada mereka, tetapi juga seluruh gereja-gereja yang jemaatnya bukan orang-orang Yahudi.
ROM 16:5 Tolong sampaikan juga salamku kepada jemaat yang suka berkumpul di rumah-rumah. Sampaikan salam terbaikku kepada teman baikku Epenetus, orang pertama yang menjadi pengikut Kristus di provinsi Asia.
ROM 16:6 Sampaikan salamku kepada Maria, yang sudah bekerja keras bagi kalian,
ROM 16:7 dan juga Andronikus dan Yunias, yang berasal dari negaraku dan juga yang pernah dipenjara bersama-sama dengan aku. Mereka dikenal baik di antara para rasul, dan menjadi pengikut Kristus sebelum aku.
ROM 16:8 Berikan salamku kepada Ampliatus, teman baikku di dalam persekutuan dengan Tuhan,
ROM 16:9 juga kepada Urbanus, teman sekerja kami di dalam Kristus, dan kepada temanku Stakis.
ROM 16:10 Salamku untuk Apeles, seorang yang bisa dipercaya di dalam Kristus. Salam kepada keluarga Aristobulus,
ROM 16:11 kepada teman senegaraku Herodion, dan kepada keluarga Narkisus yang menjadi pengikut Tuhan.
ROM 16:12 Salam terbaiku untuk Trifena dan Trifosa, pekerja keras di dalam Tuhan, dan kepada temanku Persis, yang sudah melakukan banyak pekerjaan di dalam Tuhan.
ROM 16:13 Salamku kepada Rufus, seorang pekerja Tuhan yang luar biasa, dan ibunya, yang sudah kuanggap sebagai ibuku sendiri juga.
ROM 16:14 Salam kepada Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas, dan juga orang-orang seiman yang bersama dengan mereka.
ROM 16:15 Salam terbaik untuk Filologus dan Yulia, Nereus dan saudarinya, Olimpas, dan kepada saudara-saudara seiman yang bersama dengan mereka.
ROM 16:16 Berikanlah salam dengan penuh kasih kepada saudara seiman. Seluruh gereja Kristus mengirimkan salam mereka kepada kalian.
ROM 16:17 Sekarang, saya mohon kepada kalian saudara-saudari seimanku, berhati-hatilah kepada orang-orang yang suka menyebabkan perdebatan dan yang membingungkan teman-teman lainnya tentang pengajaran yang sudah kalian dapat. Menjauhlah dari mereka!
ROM 16:18 Orang-orang ini tidaklah melayani Kristus Tuhan kita, melainkan kepuasan mereka sendiri, dan dengan perkataan mereka yang manis, mereka menipu pikiran orang-orang yang tidak menaruh curiga.
ROM 16:19 Setiap orang tahu betapa setianya kalian. Berita ini sungguh-sungguh membuatku gembira. Bagaimanapun, saya ingin kalian menjadi bijak tentang apapun yang baik, dan tidak perlu mengetahui apapun tentang yang jahat.
ROM 16:20 Allah yang membawa kedamaian akan segera menghancurkan kuasa Iblis dan membuat dia tunduk kepada kalian. Biarlah kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus bersama dengan kalian.
ROM 16:21 Rekan sekerjaku, Timotius, juga mengirim salamnya, demikian juga Lukius, Yason, dan Sosipater, orang-orang sebangsa saya.
ROM 16:22 Tertius, yang menuliskan surat ini, juga mengirimkan salam kasih Tuhan kepada kalian.
ROM 16:23 Tuan rumah saya, Gayus, dan seluruh jemaat di sini, mengirimkan salam. Eratus, bendahara negara, mengirimkan salamnya, demikian juga saudara seiman kami, Kuartus.
ROM 16:24 
ROM 16:25 Bagi Dia yang bisa membuat kalian kuat melalui Kabar Baik yang saya bagikan dan pesan dari Yesus Kristus, Menurut kebenaran yang tadinya terselubung dan sekarang sudah dibukakan, Rahasia kebenaran, yang tersembunyi untuk kekekalan,
ROM 16:26 sekarang dibuat nyata; Melalui tulisan para nabi, dan Mengikuti perintah Allah yang kekal, Rahasia kebenaran yang dibukakan bagi setiap orang dimanapun mereka berada agar mereka bisa percaya dan menaati Dia;
ROM 16:27 Hanya kepada Allah yang bijak dan satu-satunya, melalui Yesus Kristus — kemuliaan bagi Dia untuk selamanya. Amin.
1CO 1:1 Surat ini berasal dari Paul, yang dipanggil oleh Kristus Yesus menjadi seorang rasul seturut kehendak Allah dan dari Sosthenes, saudara kita.
1CO 1:2 Surat ini ditujukan kepada umat Allah yang ada di kota Korintus, kepada mereka yang dibuat benar dalam Kristus Yesus, dipanggil untuk menjalani hidup dalam kekudusan dan kepada semua orang yang menyembah Kristus Yesus dimana saja, Tuhan atas mereka dan kita.
1CO 1:3 Kiranya kebaikan dan damai dari Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kalian.
1CO 1:4 Saya selalu bersyukur kepada Allah untuk kalian karena kebaikan yang Allah berikan kepada kalian dalam Kristus Yesus.
1CO 1:5 Melalui Dia kalian sudah menjadi berkelimpahan dalam segala sesuatu, dalam setiap perkataan dan dalam setiap pengetahuan.
1CO 1:6 Bahkan kesaksian Kristus terbukti benar di dalam pengalaman kalian,
1CO 1:7 sehingga kalian tidak kehilangan kemampuan khusus apapun yang Allah berikan sementara kalian menanti kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.
1CO 1:8 Kristus Yesus juga yang akan menjaga kalian agar kalian tetap teguh sampai pada akhirnya, dan kalian didapati tidak bercela pada waktu Dia datang kembali.
1CO 1:9 Allah yang bisa dipercaya memanggil kalian untuk berbagi bersama dalam persekutuan dengan anak-Nya Yesus Kristus Tuhan kita.
1CO 1:10 Saudara-saudari, saya mohon agar kalian dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus supaya kalian bersatu dan tidak tercerai-berai. Sebaliknya mengembangkan sikap dan tujuan menjadi satu.
1CO 1:11 Saya mendapat berita tentang kalian dari beberapa anggota keluarga Kloe, bahwa ada pertentangan di antara kalian.
1CO 1:12 Izinkan saya menjelaskan maksud saya. Kalian membuat pernyataan: “Saya mengikuti Paulus,” atau “Saya mengikuti Apolos,” atau “Saya mengikuti Petrus,” atau “Saya mengikuti Kristus.”
1CO 1:13 Apakah Kristus terbagi-bagi? Apakah Paulus mati di atas kayu salib bagi kalian? Apakah kalian dibaptis dengan nama Paulus?
1CO 1:14 Saya bersyukur kepada Allah karena saya tidak membaptis seorangpun kecuali Krispus dan Gayus,
1CO 1:15 jadi tidak seorangpun bisa mengatakan bahwa mereka dibaptiskan dalam namaku, Paulus.
1CO 1:16 Saya juga membaptis keluarga Stefanus, tetapi selain mereka, saya tidak ingat siapa lagi.
1CO 1:17 Sebab Kristus tidak mengutus saya untuk membaptis, tapi untuk memberitakan kabar baik, dan bukan dengan kebijakan manusia yang mengesankan, jika demikian salib Kristus tidak lagi memiliki kuasa.
1CO 1:18 Sebab pesan tentang salib itu adalah kebodohan bagi mereka yang akan menuju kebinasaan, tetapi menjadi kuasa Allah bagi kita yang diselamatkan.
1CO 1:19 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Aku akan meniadakan kebijaksanaan orang-orang bijak, dan Aku akan menghapuskan kepandaian orang-orang pintar.”
1CO 1:20 Jadi bagaimana dengan orang-orang yang bijak, yang pandai merangkai kata, dan para ahli filosofi pada masa sekarang ini? Bukankah Allah sudah membalikkan kebijaksanaan dunia ini menjadi kebodohan?
1CO 1:21 Karena Allah dalam kebijaksanaan-Nya mengizinkan dunia dalam kebijaksanaannya menjadi tidak mengenal Allah, adalah rencana Allah yang murah hati yaitu dengan kebodohan dari kabar baiklah mereka yang percaya kepada-Nya akan diselamatkan.
1CO 1:22 Orang-orang Yahudi minta tanda-tanda ajaib, sedangkan orang-orang bukan Yahudi mencari kebijaksanaan,
1CO 1:23 Tetapi pesan kami tentang Kristus yang disalibkan menyinggung orang-orang Yahudi, dan menjadi kebodohan bagi orang-orang bukan Yahudi.
1CO 1:24 Namun demikian, bagi mereka yang dipanggil oleh Allah, baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kuasa dan kebijaksanaan Allah.
1CO 1:25 Sebab kebodohan Allah lebih bijak daripada kita, dan kelemahan Allah lebih kuat daripada kita.
1CO 1:26 Saudara-saudariku, ingatlah bagaimana keadaanmu masing-masing pada waktu Allah memanggil kalian, hanya sedikit di antara kalian yang bijaksana, yang memiliki kuasa, serta tidak banyak yang berkedudukan tinggi.
1CO 1:27 Sebaliknya Allah memilih orang-orang yang dunia anggap bodoh untuk mempermalukan mereka yang berpikir diri mereka berhikmat. Allah memilih orang-orang yang dunia anggap lemah untuk mempermalukan mereka yang menganggap diri kuat.
1CO 1:28 Dia memilih orang-orang yang dianggap tidak penting dan diremehkan oleh dunia, bahkan orang-orang yang dipandang tidak ada, untuk menyatakan kepada dunia, hal-hal yang benar-benar penting,
1CO 1:29 sehingga tidak seorangpun bisa menyombongkan diri di hadapan Allah.
1CO 1:30 Karena Allah yang membuat kita bisa hidup di dalam Kristus Yesus, yang Allah jadikan sebagai sumber hikmat kita. Yesus menetapkan kita menjadi orang benar, membantu kita untuk tetap menjadi orang benar, dan membebaskan kita.
1CO 1:31 Seperti yang Kitab Suci katakan, “Siapapun yang ingin bermegah, biarlah mereka bermegah dalam Tuhan.”
1CO 2:1 Saudara-saudariku, ketika saya mengunjungi kalian, saya tidak mencoba membuat kalian terkesan dengan kata-kata yang indah atau hikmat ketika saya memberitakan pesan Allah kepada kalian.
1CO 2:2 Saya sudah memutuskan bahwa sementara saya bersama kalian, saya tidak ingin berfokus pada apapun kecuali Yesus Kristus, dan bahwa Dia sudah disalibkan.
1CO 2:3 Saya datang kepada kalian dalam keadaan lemah, penuh ketakutan dan gentar.
1CO 2:4 Saya tidak berbicara kepada kalian dengan kata-kata hikmat manusia untuk meyakinkan kalian. Saya hanya ingin berkata-kata kepada kalian dengan bukti dan kuasa Roh Kudus.
1CO 2:5 Itu sebabnya rasa percaya kita kepada Allah tidak berdasarkan kepada hikmat manusia melainkan oleh kuasa Allah.
1CO 2:6 Tetapi kami memakai kata-kata hikmat dari Allah ketika kami berbicara kepada mereka yang sudah dewasa secara rohani, namun bukan kata-kata hikmat yang berasal dari dunia ini, yang sebentar lagi akan binasa.
1CO 2:7 Sebaliknya kami menjelaskan tentang hikmat Allah sebagai sebuah misteri yang terungkap yang sebelumnya tersembunyi yang Allah rencanakan bagi kemuliaan kita sebelum dunia dijadikan.
1CO 2:8 Tidak satu pun penguasa dunia ini yang memahami tentang pengajaran ini — sebab seandainya mereka memahaminya, mereka tidak mungkin menyalibkan Tuhan yang mulia.
1CO 2:9 Seperti yang Kitab Suci katakan, “Tidak seorangpun yang pernah melihat, ataupun mendengar bahkan membayangkan segala yang sudah Allah siapkan bagi mereka yang mengasihi Dia.”
1CO 2:10 Tetapi Allah sudah menyatakannya kepada kita melalui Roh-Nya, sebab Roh Kudus itu mengetahui segala sesuatu, bahkan pikiran Allah yang terdalam.
1CO 2:11 Siapa yang paling mengenal pikiran seseorang kecuali roh orang itu sendiri? Demikian juga tidak seorangpun mengenal pikiran Allah kecuali Roh Allah.
1CO 2:12 Sebab kita sudah menerima Roh Allah, bukan roh dari dunia ini, sehingga kita dapat mengerti pemberian yang Allah berikan kepada kita dengan murah hati.
1CO 2:13 Inilah yang kami ajarkan — tidak menggunakan kata-kata yang diajarkan oleh hikmat manusia, tetapi dengan ajaran yang diajarkan oleh Roh Allah. Kami menjelaskan ajaran-ajaran rohani dengan memakai istilah rohani.
1CO 2:14 Tentu saja mereka yang tidak memahami hal-hal rohani tidak menerima pengajaran yang datang dari Roh Allah. Pengajaran ini terdengar omong kosong bagi mereka, dan mereka tidak dapat memahaminya, sebab pengajaran-pengajaran rohani haruslah diperiksa dengan benar.
1CO 2:15 Orang-orang yang memahami hal-hal rohani akan menilai segala sesuatu, tetapi mereka sendiri tidak akan dinilai.
1CO 2:16 Sebab “siapakah yang bisa memahami pikiran Tuhan, dan memberi nasihat kepada-Nya?” Kita memang diberi kemampuan untuk berpikir seperti Kristus!
1CO 3:1 Saudara saudariku, saya dahulu tidak bisa bicara dengan kalian seperti seorang yang dewasa secara rohani, tetapi sebagai seorang yang masih terikat dengan dunia — seorang bayi rohani dalam mengikuti Kristus.
1CO 3:2 Ajaran yang saya berikan ketika itu mudah dipahami, sama seperti susu yang dibutuhkan bayi. Saya tidak bisa berbicara tentang pengajaran-pengajaran yang sulit, yang seperti memberi makanan padat kepada orang dewasa, sebab kalian tidak siap untuk itu.
1CO 3:3 Bahkan saat ini, kalian tidak siap untuk pengajaran yang lebih dalam, sebab kalian masih lebih sering mengikuti cara-cara duniawi. Kalian masih sering merasa cemburu dan suka berdebat, tidakkah hal itu menunjukkan bahwa kalian masih suka terpengaruh hal-hal duniawi, kalian bersikap seperti orang yang belum percaya.
1CO 3:4 Ketika salah satu dari kalian berkata, “Saya pengikut Paulus,” sementara yang lain berkata, “Saya pengikut Apolos,” bukankah itu menunjukkan kalau kalian sangat manusiawi?
1CO 3:5 Siapa itu Apolos, dan siapa itu Paulus? Kami hanyalah para pelayan yang melalui kami, kalian menjadi percaya. Kami hanya melakukan pekerjaan yang Allah berikan kepada kami.
1CO 3:6 Jadi, saya seperti petani yang menanam bibit, sedangkan Apolos yang menyiramnya, dan Allah yang memberikan pertumbuhan kepada kalian!
1CO 3:7 Jadi pelayan yang menanam ataupun menyiram tidaklah penting. Allah yang memberikan pertumbuhanlah yang paling penting!
1CO 3:8 Mereka yang menanam dan menyiram memiliki tujuan yang sama, dan mereka akan mendapatkan upah mereka sesuai dengan pekerjaan mereka.
1CO 3:9 Kami ini sama-sama pelayan Allah, sedangkan kalian adalah ladang milik kepunyaan Allah. Rumah Allah yang baru.
1CO 3:10 Melalui kebaikan hati Allah yang Dia berikan kepada saya, saya membangun fondasi seperti seorang ahli bangunan yang meletakkan fondasi, dan orang lain yang membangun di atas fondasi itu. Siapapun yang membangun di atas fondasi itu, dia harus memperhatikan bagaimana dia membangun di atas fondasi itu.
1CO 3:11 Sebab tidak seorangpun yang dapat meletakkan dasar bangunan yang lain daripada yang sudah ada, yaitu Yesus Kristus!
1CO 3:12 Mereka yang membangun di atas dasar Yesus Kristus bisa melihat jenis bahan apa yang dipakai, apakah terbuat dari emas, perak, batu-batu berharga, kayu, rumput atau jerami —
1CO 3:13 tapi jenis bahan apapun yang dipakai kelak akan terlihat. Sebab pada hari penghakiman besar, api akan menyingkapkan dan mengujinya. Hasil pekerjaan seseorang akan terlihat sesuai dengan jenis bahan yang terbuat dari apa.
1CO 3:14 Bangunan yang tidak hancur karena ujian, orang yang mendirikannya akan menerima upah.
1CO 3:15 Mereka yang bangunan yang hancur terbakar akan rugi. Tukang bangunannya masih bisa diselamatkan, tetapi seperti orang yang hampir hangus terbakar.
1CO 3:16 Tidakkah kalian mengerti bahwa bangunan yang dimaksud di sini adalah kalian? Kalian adalah rumah Allah, dan Roh Allah hidup di dalam kalian!
1CO 3:17 Dan setiap orang yang menghancurkan rumah Allah akan dihancurkan oleh Allah, sebab rumah Allah itu kudus, dan kamulah rumah Allah itu.
1CO 3:18 Janganlah kamu menipu diri sendiri. Jika ada di antara kalian yang berpikir mereka bijaksana duniawi, mereka harus menjadi bodoh sehingga mereka bisa menjadi benar-benar bijaksana!
1CO 3:19 Kepandaian menurut dunia benar-benar kebodohan yang nyata menurut Allah. Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Dia menggunakan kepandaian dari orang-orang bijak sebagai jerat untuk menangkap mereka,”
1CO 3:20 dan “Tuhan tahu bahwa pendapat dari orang-orang bijak tidak ada artinya.”
1CO 3:21 Jadi jangan membanggakan orang. Sebab segala sesuatu adalah milik kalian,
1CO 3:22 entah itu Paulus, entah itu Apolos atau Petrus — entah itu dunia ini, kehidupan maupun kematian, baik masa kini maupun masa yang akan datang. Semuanya itu adalah milik kalian —
1CO 3:23 dan kalian adalah milik Kristus, dan Kristus adalah milik Allah.
1CO 4:1 Jadi anggaplah kami sebagai pelayan Kristus yang diberikan tanggung jawab untuk “misteri-misteri Allah.”
1CO 4:2 Bahkan lebih dari itu, mereka yang memiliki tanggung jawab seperti ini haruslah bisa dipercaya.
1CO 4:3 Bagi saya, tidak menjadi soal jika kalian ataupun orang lain menilai saya — bahkan saya tidak menilai diri saya sendiri.
1CO 4:4 Saya tidak tahu jika saya melakukan perbuatan yang salah, tetapi hal itu tidaklah membuat diriku benar. Tuhanlah yang berhak menilai saya.
1CO 4:5 Jadi janganlah menilai seseorang sebelum tiba waktu yang tepat, yaitu ketika Tuhan datang. Dialah yang akan menyatakan segala rahasia yang tersembunyi di dalam gelap, dan akan mengungkapkan motivasi setiap perbuatan manusia. Allah akan memberikan semua orang pujian yang pantas mereka terima.
1CO 4:6 Sekarang, saudara-saudariku, saya sudah menerapkan hal ini kepada Apolos dan diri saya sendiri sebagai contoh bagi kalian. Dengan demikian kalian akan belajar untuk melakukan segala yang tertulis dalam Kitab Suci, dan jangan menganggap yang seorang lebih baik dibanding yang lain.
1CO 4:7 Siapa yang mengatakan kalian itu istimewa? Bukankah semua kepunyaan kalian adalah pemberian? Karena kalian diberi, mengapa kalian dengan bangga berkata itu usaha kalian sendiri?
1CO 4:8 Kalian pikir, kalian memiliki segalanya! Kalian pikir kalian kaya! Kalian pikir kalian adalah raja, dan kalian tidak lagi membutuhkan kami. Seandainya saja kalian benar-benar raja, maka kami akan memerintah bersama kalian!
1CO 4:9 Tapi menurut saya, Allah sudah menempatkan kami para Rasul dalam akhir barisan, dihukum mati.
1CO 4:10 Kami adalah orang-orang bodoh Kristus, tetapi kalian sangat bijaksana di dalam Kristus! Kami dianggap orang lemah, tapi kalian kuat! Kalian dianggap mulia, tapi kami direndahkan!
1CO 4:11 Sampai saat ini kami merasa lapar dan haus. Kami telanjang. Kami dipukuli, dan tidak memiliki tempat untuk bisa kami sebut rumah.
1CO 4:12 Kami bersusah payah mengerjakan tugas dengan tangan kami sendiri. Sementara orang-orang mengutuk kami, kami memberkati mereka. Ketika mereka menganiaya kami, kami menerima semua itu dengan penuh sabar.
1CO 4:13 Ketika mereka menghina kami, kami membalasnya dengan kebaikan. Bahkan kini kami diperlakukan seakan-akan kami ini debu, sampah paling tidak berguna di seluruh dunia.
1CO 4:14 Saya tidak bermaksud mempermalukan kalian dengan menulis seperti ini, tapi untuk memperingatkan kalian, sebab saya sudah menganggap kalian seperti anak kandung saya sendiri yang saya kasihi.
1CO 4:15 Sekalipun kalian memiliki ribuan pengajar, kalian tidak memiliki banyak orang yang bisa kalian sebut bapa rohani kalian — hanya sayalah bapa rohani kalian dalam Kristus Yesus ketika saya membagikan kabar baik kepada kalian.
1CO 4:16 Karena itu, ikutilah teladan saya!
1CO 4:17 Inilah alasan saya mengirimkan Timotius kepada kalian, seorang yang sudah kuanggap sebagai anak saya sendiri yang bisa dipercaya dan sangat saya kasihi di dalam Tuhan. Dia akan mengingatkan kalian tentang cara saya mengikuti Kristus, seperti yang selalu saya ajarkan di setiap gereja yang saya kunjungi.
1CO 4:18 Beberapa orang di antara kalian sudah menjadi begitu sombong, berpikir aku tidak akan repot-repot datang menemuimu.
1CO 4:19 Tapi saya akan segera mengunjungi kalian, jika Allah menghendaki. Lalu saya akan mencari tahu perkataan yang diucapkan oleh orang-orang sombong ini, dan kuasa apa yang mereka miliki.
1CO 4:20 Sebab kerajaan Allah bukanlah hanya sekedar kata-kata, tapi juga kuasa.
1CO 4:21 Jadi apa yang kalian inginkan? Haruskah saya datang dengan tongkat untuk memukul kalian atau dalam cinta dan sikap yang lembu?
1CO 5:1 Saya mendengar laporan bahwa pelanggaran asusila terjadi di antara kalian, tindakan asusila yang bahkan tidak dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri!
1CO 5:2 Kalian begitu sombong dengan diri kalian sendiri! Bukankah seharusnya kalian menangis karena sedih, dan mengusir laki-laki yang melakukan hal semacam itu?
1CO 5:3 Sekalipun saya tidak secara jasmani ada bersama dengan kalian, saya ada bersama kalian secara rohani, dan seperti seakan-akan saya bersama kalian, saya sudah menghakimi orang yang melakukan hal itu.
1CO 5:4 Ketika kalian berkumpul bersama dalam nama Tuhan Yesus, saya juga hadir di sana bersama dengan kalian dalam roh dan kuasa dari Tuhan kita Yesus.
1CO 5:5 Serahkanlah laki-laki itu kepada Iblis agar sifat dosanya bisa dihancurkan, dan dia sendiri akan diselamatkan pada hari Tuhan.
1CO 5:6 Kalian tidak seharusnya bangga dengan keadaan ini. Tidakkah kalian sadar, hanya butuh sedikit ragi untuk membuat seluruh adonan berkembang, jadi hanya dibutuhkan satu dosa untuk menajiskan seluruh gereja.
1CO 5:7 Singkirkanlah ragi atau dosa yang lama ini sehingga kita bisa menjadi adonan untuk membuat roti tidak beragi. Kristus, anak domba Paskah kita sudah dikurbankan.
1CO 5:8 Jadi mari kita rayakan hari raya ini, bukan dengan ragi yang lama yaitu ragi kejahatan dan dosa, tapi dengan roti yang dibuat tanpa ragi, roti ketulusan dan kebenaran.
1CO 5:9 Dalam suratku yang terdahulu saya menulis bahwa kalian janganlah bergaul dengan orang-orang yang tidak bermoral.
1CO 5:10 Saya tidak mengacu pada orang-orang tidak bermoral di dunia ini, yang tamak dan suka menipu, atau para penyembah berhala, jika tidak, kita sudah tidak hidup di dunia ini lagi!
1CO 5:11 Maksud saya ketika saya menulis adalah bahwa kalian tidak boleh bergaul dengan siapa pun yang disebut Kristen yang tidak bermoral atau serakah atau menyembah berhala; atau yang kasar atau pemabuk atau yang menipu orang lain. Bahkan jangan duduk dalam meja perjamuan yang sama dengan mereka!
1CO 5:12 Bukanlah urusanku untuk menghakimi mereka yang bukan jemaat. Tetapi bukankah kalian harus menghakimi jemaat sendiri?
1CO 5:13 Allah menghakimi mereka yang bukan jemaat. “Usirlah orang-orang jahat dari antara kalian.”
1CO 6:1 Beraninya salah satu dari kalian mengajukan gugatan di hadapan hakim kafir jika kalian memiliki perselisihan dengan tetangga kalian! Sebaliknya kalian harus membawa ini sebelum orang-orang percaya lainnya.
1CO 6:2 Apakah kalian tidak tahu kalau para pengikut Kristus akan menjadi hakim atas orang-orang dunia ini? Jika kalian akan menghakimi dunia ini, apakah kalian tidak cocok untuk menghakimi dalam kasus-kasus yang paling kecil?
1CO 6:3 Tidakkah kalian tahu bahwa para pengikut Kristus akan menghakimi para malaikat? Apalagi hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan ini!
1CO 6:4 Jadi jika kita menjadi hakim atas perkara-perkara dunia ini, mengapa kalian pergi menemui hakim yang bukan pengikut Kristus?
1CO 6:5 Saya mengatakan hal ini agar kalian merasa malu. Apakah tidak ada satupun di antara kalian yang cukup bijak untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi?
1CO 6:6 Tetapi sekarang, yang terjadi adalah sesama saudara seiman saling menyerahkan penyelesaian pertikaian di antara kalian kepada orang-orang yang belum percaya kepada Kristus!
1CO 6:7 Fakta bahwa kalian saling menuntut satu sama lain saja sudah membuktikan bahwa kalian salah. Daripada kalian bersikeras, bukankah lebih baik kalian menerima ketidakadilan? Mengapa tidak kalian izinkan saudara seiman melakukan kesalahan terhadap kamu?
1CO 6:8 Tetapi kalian lebih suka menyebabkan ketidakadilan dan menipu bahkan rekan-rekan seiman kalian di gereja.
1CO 6:9 Tidakkah kalian tahu mereka yang tidak adil tidak akan mewarisi Kerajaan Allah? Jangan bodoh! Mereka yang tidak bermoral, penyembah berhala, tukang selingkuh, penyimpangan seksual, homoseksual,
1CO 6:10 pencuri, orang tamak, pemabuk, pemfitnah, penipu tidak akan masuk dalam Kerajaan Allah.
1CO 6:11 Beberapa orang dari antara kalian memang seperti itu dahulu, tetapi kalian sudah dibersihkan dan dikuduskan. Kalian telah dibuat benar oleh nama Tuhan kita, Yesus Kristus dan Roh Kudus.
1CO 6:12 Orang berkata, “Saya bebas melakukan apa saja” — tetapi tidak segala sesuatu berguna! “Saya bebas melakukan yang saya mau” — tetapi saya tidak akan mengizinkan apapun untuk mengendalikan saya! Orang berkata,
1CO 6:13 “Makanan adalah untuk perut, dan perut untuk makanan” — tetapi Allah akan membinasakan keduanya. Demikian juga, tubuh tidak dimaksudkan untuk digunakan untuk amoralitas, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.
1CO 6:14 Dengan kuasa-Nya Allah membangkitkan Tuhan dari antara orang mati, dan Dia juga akan membangkitkan tubuh kita dengan cara yang sama.
1CO 6:15 Tidakkah kalian tahu bahwa tubuhmu masing-masing adalah anggota dari tubuh Kristus? Bolehkah seorang pengikut Kristus mengambil anggota tubuh Kristus dan mempersatukannya dengan tubuh pelacur? Tentu saja tidak!
1CO 6:16 Tidakkah kalian menyadari bahwa mereka yang bersetubuh dengan seorang pelacur menjadi “satu tubuh” dengan dia? Ingatlah bahwa Kitab Suci berkata, “Keduanya akan menjadi satu tubuh.”
1CO 6:17 Tetapi siapapun yang menyatukan diri dengan Tuhan, bersatu dengan-Nya di dalam roh!
1CO 6:18 Jauhi amoralitas seksual! Semua dosa lain yang dilakukan orang berada di luar tubuh, tetapi amoralitas seksual adalah dosa terhadap tubuh kamu sendiri.
1CO 6:19 Tidakkah kalian sadari bahwa tubuhmu adalah rumah tempat tinggal Roh Allah yang kita terima dari Allah dan berdiam di dalam kita?
1CO 6:20 Tubuhmu bukan lagi milikmu sendiri — melainkan tubuhmu sudah dibeli dengan harga yang mahal! Karena itu, muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
1CO 7:1 Sekarang tentang apa yang kalian tulis kepada saya: “Adalah baik untuk tidak menikah.”
1CO 7:2 Namun, karena godaan untuk amoralitas seksual, lebih baik jika seorang laki-laki mempunyai istri sendiri, dan seorang perempuan mempunyai suami sendiri.
1CO 7:3 Sang suami haruslah memenuhi kebutuhan seks istrinya, demikian juga sebaliknya.
1CO 7:4 Tubuh istri bukan hanya miliknya, tetapi suaminya; dan demikian pula tubuh suami bukan hanya miliknya tetapi istrinya.
1CO 7:5 Jadi janganlah kalian memisahkan diri, kecuali dengan kesepakatan bersama untuk sementara mengambil waktu untuk berdoa. Sesudah itu haruslah kalian datang bersama kembali agar Iblis tidak menggoda kalian dan jatuh ke dalam dosa oleh karena tidak mampu mengendalikan diri.
1CO 7:6 Saya mengatakan hal ini kepada kalian sebagai suatu kelonggaran, bukan suatu perintah.
1CO 7:7 Namun, saya berharap agar setiap orang hidup seperti saya, tapi setiap orang memiliki karunianya sendiri dari Allah — yang satu mendapat karunia yang berbeda dengan yang lain.
1CO 7:8 Bagi setiap orang yang belum menikah ataupun yang sudah menjadi janda dan duda, saya akan mengatakan lebih baik jika mereka tetap seperti saya.
1CO 7:9 Tetapi jika mereka tidak mampu mengendalikan diri, maka mereka haruslah menikah — sebab lebih baik bagi mereka untuk menikah daripada mereka terbakar oleh nafsu seks.
1CO 7:10 Dan inilah perintahku kepada mereka yang sudah menikah — bahkan bukan dariku, melainkan dari Tuhan: Seorang istri tidak boleh meninggalkan suaminya,
1CO 7:11 (jika dia meninggalkan suaminya, dia harus tetap tidak menikah, lagiatau dia harus kembali ke suaminya); dan seorang suami tidak boleh meninggalkan istrinya.
1CO 7:12 Sekarang, untuk yang lainnya, (kali ini saya yang berbicara, dan bukan Tuhan), saya ingin berkata, “Jika seorang laki-laki pengikut Kristus memiliki seorang istri yang bukan pengikut Kristus dan sang istri tidak keberatan untuk tetap hidup bersama dia, janganlah laki-laki itu menceraikan istrinya.
1CO 7:13 Dan jika seorang perempuan pengikut Kristus memiliki suami yang bukan pengikut Kristus, dan suaminya masih mau hidup bersama dengan istrinya, janganlah perempuan itu menceraikan suaminya.”
1CO 7:14 Karena seorang suami yang bukan pengikut Kristus, hubungan pernikahan mereka disucikan oleh istrinya yang pengikut Kristus, demikian juga sebaliknya. Jika tidak, anak-anak kalian akan menjadi anak-anak najis, tetapi sekarang mereka menjadi anak-anak kudus.
1CO 7:15 Namun, jika pasangan yang bukan pengikut Kristus itu meninggalkan pasangannya yang pengikut Kristus, biarkan dia pergi. Dalam hal ini baik laki-laki maupun perempuan pengikut Kristus itu tidaklah terikat, sebab Allah memanggil kita untuk hidup dalam damai.
1CO 7:16 Kepada para istri, mungkin saja istri akan menyelamatkan suaminya! Dan suami, mungkin saja dia akan menyelamatkan istrinya!
1CO 7:17 Selain dari kasus-kasus di atas, hendaklah setiap kalian tetap ada dalam situasi yang sudah Tuhan tempatkan bagi kalian, dan terus menjalani kehidupan seperti ketika Allah memanggil kalian. Itulah perintahku kepada seluruh gereja.
1CO 7:18 Apakah kalian sudah disunat ketika kalian menjadi pengikut Kristus? Maka, jangan hilangkan tanda sunat kalian. Apakah kalian belum disunat ketika kalian menjadi pengikut Kristus? Maka kalian tidak perlu disunat.
1CO 7:19 Baik sudah disunat maupun tidak disunat, tidaklah penting. Melakukan perintah Allah adalah yang paling penting.
1CO 7:20 Setiap orang haruslah ada pada keadaan yang sama seperti ketika Allah memanggilnya menjadi pengikut Kristus.
1CO 7:21 Jika kamu ketika dipanggil menjadi pengikut Kristus adalah seorang budak, janganlah khawatir, tapi jika kamu mendapat kesempatan untuk bebas dari perbudakan, pakailah kesempatan itu.
1CO 7:22 Jika kamu seorang budak ketika menjadi pengikut Kristus, sekarang kamu bebas bekerja untuk Tuhan. Demikian juga jika kamu adalah orang bebas ketika kamu menjadi pengikut Kristus, sekarang kamu menjadi budak Kristus!
1CO 7:23 Kita semua sudah dibeli dan sudah dibayar lunas, jadi janganlah lagi menjadi budak siapapun.
1CO 7:24 Saudara dan saudariku, tetaplah dalam posisi kalian ketika kalian dipanggil, hidup dengan Allah.
1CO 7:25 Sekarang tentang “orang-orang yang tidak menikah,” Saya tidak memiliki perintah khusus dari Tuhan, tetapi izinkanlah saya memberikan pendapat saya sebagai seorang yang karena anugerah Allah, dianggap sebagai seorang yang dapat dipercayai.
1CO 7:26 Oleh karena kondisi sulit yang kita hadapi sekarang ini, menurut saya yang terbaik adalah tetap ada dalam kondisi seperti sekarang ini.
1CO 7:27 Jika kalian sudah menikah, janganlah bercerai. Jika kalian belum menikah, janganlah menikah.
1CO 7:28 Namun jika kalian menikah, hal itu tidaklah berarti kalian berbuat dosa. Jika seorang perempuan yang belum menikah lalu dia menikah, perempuan itu tidaklah berbuat dosa. Tetapi kalian akan mendapatkan banyak kesusahan di dalam dunia ini dan saya ingin kalian terhindar dari hal itu.
1CO 7:29 Saya katakan kepada kalian semua, saudara-saudariku, bahwa waktunya sudah singkat, dan mulai sekarang bagi yang sudah menikah mungkin terlihat seperti belum menikah,
1CO 7:30 dan mereka yang menangis seolah-olah mereka tidak menangis, dan mereka yang merayakan seolah-olah mereka tidak merayakan, dan mereka yang membeli seolah-olah mereka tidak membeli,
1CO 7:31 dan mereka yang terlibat dengan dunia seolah-olah dunia tidak memenuhi — karena tatanan dunia saat ini sedang berlalu.
1CO 7:32 Saya lebih suka jika kalian terhindar dari rasa kuatir akan hal-hal di atas. Seorang laki-laki yang tidak menikah hanya memperhatikan hal-hal yang penting bagi Tuhan, dan hidup menyenangkan hati Tuhan.
1CO 7:33 Tetapi seorang laki-laki yang sudah menikah akan lebih memperhatikan hal-hal yang penting secara duniawi, karena dia mau menyenangkan hati istrinya.
1CO 7:34 Sebagai akibatnya kesetiaannya seakan-akan terbagi. Demikian juga halnya dengan perempuan yang tidak menikah, dia hanya memperhatikan hal-hal yang penting bagi Tuhan, agar dia boleh menjalani hidup penuh pengabdian baik tubuh maupun rohnya. Tetapi seorang perempuan yang menikah akan lebih memperhatikan hal-hal yang penting secara duniawi, karena dia mau menyenangkan hati suaminya.
1CO 7:35 Saya mengatakan hal ini demi kebaikan kalian. Saya bukan ingin membatasi kalian, tetapi untuk menunjukkan kepada kalian perbuatan-perbuatan benar yang bisa kalian lakukan agar kalian bisa melayani Tuhan tanpa ada gangguan.
1CO 7:36 Tetapi jika seorang laki-laki merasa dia bersikap tidak baik dengan menunda pernikahannya dengan tunangannya, dan jika dia merasa bahwa dia akan melanggar kesucian dirinya jika tidak menikah, maka lebih baik bagi dirinya untuk menikah, dan hal itu bukanlah perbuatan dosa.
1CO 7:37 Tetapi jika seorang pria tetap setia pada prinsip-prinsipnya, dan tidak ada kewajiban untuk menikah, dan memiliki kekuatan untuk mengendalikan perasaannya dan tetap bertunangan dengannya, dia sebaiknya tidak menikah.
1CO 7:38 Jadi seorang laki-laki yang menikahi tunangannya berbuat baik, tapi seorang laki-laki yang tidak menikah berbuat lebih baik lagi.
1CO 7:39 Seorang istri terikat kepada suaminya selama suaminya itu masih hidup. Tetapi jika suaminya meninggal, dia bebas menikah dengan siapa pun yang dia inginkan di dalam Tuhan.
1CO 7:40 Tetapi menurut pendapat saya, perempuan itu akan lebih bahagia jika dia tidak menikah lagi; dan saya percaya, saya dipimpin oleh Roh Allah ketika mengatakan hal ini.
1CO 8:1 Sekarang tentang makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala. Jadi “kita semua memiliki pengetahuan” tentang masalah ini. Pengetahuan yang demikian membuat kita menjadi sombong, tetapi kasih membuat kita saling membangun setu dengan yang lain.
1CO 8:2 Jika ada yang berpikir bahwa dia sudah cukup banyak pengetahuan, dia sesungguhnya tidak tahu apa-apa!
1CO 8:3 Tetapi orang yang mengasihi Allah, Allah pasti mengenal dia.
1CO 8:4 Jadi mengenai makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala: kita tahu bahwa tidak ada yang namanya berhala di dunia ini, dan hanya ada satu Allah yang sejati.
1CO 8:5 Sekalipun ada beberapa benda yang dinamakan “allah,” entah itu ada di surga ataupun di atas bumi — bahkan ada banyak “allah-allah” dan “tuhan-tuhan.”
1CO 8:6 Tetapi bagi kita hanya ada satu Allah, yaitu Bapa, yang dari Dia segala sesuatunya berasal, dan Dialah tujuan dari hidup kita; dan satu Tuhan, yaitu Kristus Yesus, yang melalui Dia segala sesuatu dijadikan, dan kita ada melalui Dialah.
1CO 8:7 Tetapi tidak semua orang memiliki “pengetahuan ini.” Beberapa yang sampai saat ini begitu terbiasa dengan berhala sebagai suatu kenyataan sehingga ketika mereka makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala, hati nurani mereka yang lemah memberitahu mereka bahwa mereka sudah menajiskan diri mereka sendiri.
1CO 8:8 Tetapi makanan tidak membuat pandangan Allah kepada kita berubah! Menolak makanan, tidak membuat kita lebih buruk, dan menerima makanan, tidak membuat kita lebih baik.
1CO 8:9 Tetapi jagalah agar kalian tidak menggunakan kebebasan untuk makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala ini untuk menyinggung mereka yang lemah dan mudah jatuh ke dalam dosa, sebab mereka gampang merasa bersalah.
1CO 8:10 Jika ada seorang saudara seiman melihat kalian yang sudah memiliki “pengetahuan yang lebih baik” makan makanan di rumah berhala, tidakkah hati nuraninya yang lemah hanya akan mengikuti tindakan kalian, sementara dia sendiri masih percaya bahwa itu adalah dosa?
1CO 8:11 Dengan “pengetahuan kita yang lebih baik” dia yang lebih lemah imannya menjadi hancur, padahal sama seperti kita, Kristuspun sudah mati demi dia.
1CO 8:12 Dengan cara ini, kalian menjadi berdosa terhadap saudara seiman, melukai hati nurani mereka yang lemah, dan kalian berdosa terhadap Kristus.
1CO 8:13 Jadi jika dengan memakan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala membuat saudara seiman jatuh dalam dosa, saya tidak akan pernah makan itu lagi, dengan demikian saya menjaga saudara seiman saya.
1CO 9:1 Apakah saya tidak bebas? Bukankah aku seorang rasul? Apakah saya tidak melihat Yesus Tuhan kita? Bukankah kamu adalah hasil pekerjaanku di dalam Tuhan?
1CO 9:2 Bahkan jika saya tidak menjadi seorang rasul bagi orang lain, setidaknya saya menjadi rasul bagi kalian. Kalian adalah bukti bahwa saya adalah seorang rasul Tuhan!
1CO 9:3 Inilah jawaban saya kepada mereka yang mempertanyakan saya tentang kerasulan saya:
1CO 9:4 Apakah kami tidak punya hak untuk mendapatkan makanan dan minuman?
1CO 9:5 Apakah kami tidak punya hak untuk menikah, seperti para rasul lainnya, seperti adik-adik Tuhan, dan juga Petrus?
1CO 9:6 Apakah hanya saya dan Barnabas yang harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup kami?
1CO 9:7 Seorang tentara tidaklah membayar gajinya sendiri. Petani anggur pasti menikmati buah anggur hasil tanamannya. Seorang peternak pasti menikmati susu hasil perahan dari ternaknya.
1CO 9:8 Saya tidak berbicara hanya dari sudut pandang manusia saja. Bahkan hukum Tauratpun berbicara demikian.
1CO 9:9 Pada hukum Taurat ada tertulis, “Jangan menutup mulut sapi ketika sedang menginjak-injak hasil panen gandum untuk memisahkan butir-butir gandum dari tangkainya.” Apakah Allah hanya berpikir tentang sapi saja?
1CO 9:10 Sesungguhnya Allah merujuk kepada kami rasul Kristus, supaya setiap orang yang bekerja di ladang-Nya, baik yang membajak maupun yang membersihkan hasil panen, berhak menikmati hasil kerja mereka.
1CO 9:11 Jika kami menabur hal-hal rohani kepada kalian, bukankah wajar jika kami menuai keperluan hidup jasmani kami?
1CO 9:12 Jika orang lain menuntut hal ini dari kalian, kami bahkan lebih berhak lagi. Tetapi kami tidak melakukannya. Sebaliknya kami bertahan dengan segala kesusahan dari pada kami menjadi penghalang untuk injil Kristus.
1CO 9:13 Tahukah kalian bahwa mereka yang bekerja dalam rumah-rumah ibadah menerima kebutuhan mereka sehari-hari dari persembahan yang diberikan oleh jemaat, dan mereka yang melayani di mezbah menerima bagian mereka kurban persembahan?
1CO 9:14 Dengan cara yang benar-benar sama Tuhan memerintahkan agar mereka yang mengabarkan kabar baik haruslah mendapatkan kebutuhan hidup mereka dari orang-orang yang menerima kabar baik itu.
1CO 9:15 Tetapi saya tidak memakai keistimewaan ini satu pun, dan saya tidak menulis tentang hal ini agar keistimewaan ini saya terima. Saya lebih baik mati dibandingkan siapapun juga mengambil kebanggaan ini dari saya, dengan saya mengabarkan injil tanpa dibayar.
1CO 9:16 Saya tidak memiliki apapun juga yang bisa saya banggakan dalam memberitakan injil sebab memberitakan kabar baik adalah suatu kewajiban bagi saya. Bahkan saya merasa sangat sengsara jika saya tidak bisa membagikan kabar baik!
1CO 9:17 Jika saya memilih melakukan pekerjaan ini maka saya patut mendapat upah saya. Tetapi jika saya tidak memilih melakukan pekerjaan ini, dan ini adalah tugas yang dipercayakan kepada saya,
1CO 9:18 maka upah apa yang saya terima? Upah saya adalah kesempatan untuk memberitakan kabar baik tanpa mendapatkan bayaran, dengan tidak menuntuk hak-hak saya sebagai seorang pekerja untuk memberitakan kabar baik.
1CO 9:19 Sekalipun saya adalah orang bebas dan saya tidak menjadi pelayan satu orangpun, saya menjadikan diri saya sendiri sebagai pelayan bagi setiap orang agar saya bisa memenangkan lebih banyak lagi orang bagi Kristus.
1CO 9:20 Terhadap orang Yahudi, saya bersikap seperti orang Yahudi agar saya bisa memenangkan banyak orang Yahudi. Kepada mereka yang hidup di bawah Hukum taurat, saya bersikap seperti seseorang yang hidup di bawah Hukum Taurat (sekalipun saya tidak terikat oleh Hukum Taurat), agar saya boleh memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
1CO 9:21 Kepada mereka yang bukan orang Yahudi, saya bersikap seperti orang yang bukan Yahudi, (sekalipun saya tidak mengabaikan hukum Allah, tetapi saya melaksanakan hukum Kristus), agar saya boleh memenangkan mereka.
1CO 9:22 Begitu juga ketika saya bersama orang-orang yang lemah imannya, saya berbagi dalam kelemahan mereka agar saya juga bisa memenangkan orang-orang yang lemah imannya. Akhirnya saya menjadi “setiap orang” bagi semua orang agar dengan memakai segala kemungkinan saya bisa memenangkan berbagai golongan orang!
1CO 9:23 Saya melakukan semua ini agar kabar baik bisa diberitakan, sehingga saya juga bisa mendapat bagian dari berkat pekerjaan ini!
1CO 9:24 Kalian pasti setuju bahwa dalam sebuah pertandingan lari ada banyak pelari yang ikut bertanding, tetapi hanya akan ada satu orang pemenang. Jadi berlarilah sekuat tenaga, agar kalian bisa menjadi pemenang!
1CO 9:25 Setiap peserta yang ikut dalam pertandingan melakukan latihan yang keras dan penuh kedisiplinan. Mereka melakukannya dengan tujuan agar mereka bisa memenangkan hadiah yang tidak tahan lama. Tetapi hadiah yang akan kita terima adalah mahkota yang bisa bertahan selamanya!
1CO 9:26 Itu sebabnya saya berlari menuju arah yang benar. Dan saya bertarung dengan tepat, bukan hanya sekedar melayangkan pukulan di udara kosong.
1CO 9:27 Saya juga mendisiplin tubuh saya sendiri seperti seorang olahragawan, melatih diri dengan tekun sampai saya dapat menguasainya, sebab saya tidak mau dinyatakan tidak layak dan ditolak sesudah saya selesai memberitakan kabar baik kepada orang lain.
1CO 10:1 Sekarang, saya ingin menjelaskan hal ini kepada kalian, saudara-saudariku. Nenek moyang kita hidup di bawah Awan dan mereka semua melewati lautan.
1CO 10:2 Secara simbolis, mereka seperti dipermandikan menjadi pengikut Musa di Awan dan di laut.
1CO 10:3 Mereka makan makanan rohani yang sama,
1CO 10:4 dan minum minuman rohani yang sama, sebab mereka “minum dari batu besar rohani” yang menemani mereka, yaitu Kristus.
1CO 10:5 Namun demikian, Allah tidak senang dengan sebagian besar dari mereka, dan mereka dihancurkan di padang gurun.
1CO 10:6 Pengalaman-pengalaman ini hendaklah menjadi contoh bagi kita agar kita tidak menginginkan yang jahat, seperti yang mereka lakukan.
1CO 10:7 Janganlah menyembah berhala, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari antara mereka, seperti yang dicatat oleh Kitab Suci: “Orang-orang itu mengadakan pesta dan minum sampai mabuk, dan memuaskan diri dalam penyembahan berhala.”
1CO 10:8 Janganlah kita melakukan dosa seksual, seperti yang mereka lakukan, sehingga mengakibatkan kematian 23.000 orang dalam satu hari.
1CO 10:9 Janganlah kita mencobai Allah, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka sehingga dan dibunuh oleh ular-ular.
1CO 10:10 Janganlah bersungut-sungut kepada Allah, seperti beberapa orang dari mereka, dan mati di tangan malaikat penghancur.
1CO 10:11 Segala sesuatu yang terjadi atas mereka adalah contoh bagi kita dan dituliskan untuk mengingatkan kita, yang hidup di masa akhir zaman ini.
1CO 10:12 Jadi jika kalian merasa bahwa kalian cukup kuat untuk tetap berdiri teguh — berhati-hatilah agar kalian tidak jatuh!
1CO 10:13 Pencobaan yang Saudara-saudari hadapi, tidak lebih besar daripada yang dihadapi oleh orang lain, dan Allah setia kepada kita. Dia tidak akan membiarkan kamu semua menghadapi pencobaan yang tidak mampu kamu tanggung, dan ketika kamu menghadapinya, Dia akan menyediakan jalan keluar, sehingga kamu mampu menanggungnya dengan sabar.
1CO 10:14 Jadi, teman-teman baik saya, jauhkanlah dirimu dari penyembahan berhala.
1CO 10:15 Saya berbicara dengan kalian sebagai orang-orang pandai. Silahkan kalian putuskan sendiri apakah ajaran saya ini benar atau salah.
1CO 10:16 Ketika kita ikut serta dalam Perjamuan Kudus dan mengucap syukur untuk air anggur kudus, bukankah itu menjadi gambaran bahwa kita turut mengambil bagian dalam darah Kristus? Demikian juga ketika kita makan roti yang dibagi-bagikan dalam perjamuan kudus, bukankah itu merupakan gambaran bahwa kita turut mengambil bagian dalam tubuh Kristus?
1CO 10:17 Dengan makan roti bersama dari satu roti yang utuh, menunjukkan bahwa sekalipun kita banyak, tetapi kita adalah anggota satu tubuh.
1CO 10:18 Lihatlah orang Israel. Bukankah mereka yang memakan korban yang dipersembahkan di atas mezbah itu berbagi bersama?
1CO 10:19 Apa yang saya katakan kemudian? Bahwa apa pun yang dikorbankan untuk berhala berarti apa saja, atau bahwa berhala memiliki keberadaan nyata? Tentu saja tidak!
1CO 10:20 Orang-orang yang tidak mengenal Allah, sesungguhnya memberikan persembahan kepada setan, dan bukan kepada Allah. Dan saya tidak ingin kalian mengambil bagian dalam penyembahan kepada setan!
1CO 10:21 Kamu tidak boleh minum di meja Tuhan sekaligus minum di meja setan juga. Kamu tidak boleh makan di meja Tuhan sekaligus makan di meja setan juga.
1CO 10:22 Apakah kita mencoba membuat Tuhan cemburu? Apakah kita lebih kuat dari dia?
1CO 10:23 Ada di antara kalian yang berkata, “Saya bebas berbuat apa saja” — tetapi tidak semua kebebasan yang diperbuat itu berguna! “Saya boleh bertindak sesuka hati saya” — tapi tidak semuanya menguatkan orang lain.
1CO 10:24 Kamu seharusnya tidak memperhatikan diri kamu sendiri, tetapi untuk tetangga kalian.
1CO 10:25 Makanlah apa saja yang dijual di pasar tanpa bertanya karena hati nuranimu,
1CO 10:26 sebab “bumi dan segala isinya adalah milik Allah.”
1CO 10:27 Jika seorang yang bukan pengikut Kristus mengundang kamu makan di rumahnya, dan kalian setuju untuk berkunjung, makanlah apa yang disajikannya kepada kamu, tanpa mengajukan pertanyaan karena hati nurani kamu.
1CO 10:28 Tetapi jika seseorang memberitahu kepada kamu, “Makanan ini sudah dipersembahkan kepada berhala,” jangan makan makanan itu demi orang yang memberitahukan kepada kamu dan demi hati nurani orang itu.
1CO 10:29 Namun mungkin ada di antara kalian yang bertanya, mengapa saya harus diatur dan kebebasan yang saya miliki dibatasi karena pertimbangan pemahaman orang lain?
1CO 10:30 Jika saya memilih untuk makan makanan itu dengan disertai ucapan syukur, mengapa saya harus menerima kritikan dari orang lain?
1CO 10:31 Jadi pastikan bahwa ketika kita makan atau minum ataupun melakukan sesuatu, biarlah semua itu membawa kemuliaan bagi Allah.
1CO 10:32 Janganlah melakukan sesuatu yang menyinggung orang lain, baik itu orang Yahudi, orang bukan Yahudi, maupun kepada jemaat Allah —
1CO 10:33 sama seperti saya mencoba agar setiap tingkah laku saya bisa menyenangkan berbagai golongan orang. Saya tidak memikirkannya untuk mendatangkan keuntungan bagi diri saya sendiri, melainkan apa yang mendatangkan keuntungan bagi mereka, agar mereka bisa diselamatkan.
1CO 11:1 Ikutilah teladan saya, seperti saya mengikuti teladan Kristus.
1CO 11:2 Saya senang sekali karena kalian selalu mengingat saya dan mengikuti pengajaran yang saya ajarkan kepada kalian.
1CO 11:3 Saya ingin kalian mengerti bahwa Kristus adalah kepala dari setiap laki-laki. Dan laki-laki adalah kepala dari istrinya, dan Allah adalah kepala dari Kristus.
1CO 11:4 Seorang laki-laki akan kehilangan rasa hormat dari orang lain jika dia berdoa atau bernubuat dengan memakai penutup kepala.
1CO 11:5 Sementara seorang perempuan akan kehilangan rasa hormat dari orang lain bila dia berdoa atau bernubuat dengan tidak kepala memakai penutup kepala — seakan-akan kepalanya botak.
1CO 11:6 Jika kepala seorang perempuan tidak ditutupi, maka haruslah rambutnya dicukur. Jika dia merasa malu rambutnya dicukur, haruslah dia memakai penutup kepala.
1CO 11:7 Sementara seorang laki-laki tidak perlu memakai penutup kepala, sebab dia adalah gambaran dari sifat dan kemuliaan Allah, sementara perempuan adalah gambaran dari laki-laki.
1CO 11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, melainkan perempuan yang berasal dari laki-laki;
1CO 11:9 dan laki-laki tidak diciptakan untuk perempuan, tetapi perempuan diciptakan untuk laki-laki.
1CO 11:10 Itulah mengapa perempuan harus memiliki tanda otoritas ini di kepalanya untuk menghormati para malaikat yang mengawasi.
1CO 11:11 Namun ingat, di hadapan Tuhan, perempuan sama pentingnya dengan laki-laki dan laki-laki sama pentingnya dengan perempuan.
1CO 11:12 Sebagaimana perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki berasal dari perempuan — tetapi lebih penting lagi segala sesuatu datang dari Allah.
1CO 11:13 Silahkan kamu masing-masing memutuskan dengan seksama: apakah patut bagi seorang perempuan untuk berdoa kepada Allah tanpa memakai penutup kepala?
1CO 11:14 Bukankah akan memalukan jika laki-laki memiliki rambut panjang?
1CO 11:15 Namun, seorang perempuan dengan rambut yang panjang membawa kehormatan kepada dirinya sendiri, sebab rambutnya diberikan kepadanya untuk penutup kepalanya.
1CO 11:16 Tetapi jika ada yang tidak setuju, saya hanya dapat mengatakan bahwa, kami maupun jemaat-jemaat Allah lainnya, pada umumnya hanya memiliki satu kebiasaan seperti ini; lain daripada itu sama sekali tidak ada.
1CO 11:17 Untuk hal berikut ini, saya tidak dapat memuji kalian, sebab dalam pertemuan-pertemuan yang kalian adakan, tidak ada hasil yang baik, melainkan hasil yang tidak baik.
1CO 11:18 Pertama-tama, saya mendengar ketika kalian mengadakan pertemuan-pertemuan ibadah, kalian terbagi menjadi beberapa kelompok yang berbeda, dan saya percaya bahwa berita ini benar adanya.
1CO 11:19 Tentu saja perpecahan itu harus terjadi di antara kalian, sehingga mereka yang sungguh-sungguh bisa membuktikan diri mereka sendiri!
1CO 11:20 Ketika kalian bertemu bersama, kalian tidak benar-benar merayakan Perjamuan Tuhan sama sekali.
1CO 11:21 Ada yang ingin makan lebih dulu tanpa menunggu yang lainnya, sehingga ada anggota yang tidak mendapatkan makanan dan lapar. Sementara ada juga yang lain minum sampai mabuk.
1CO 11:22 Bukankah kamu punya rumah sendiri untuk makan dan minum? Apakah kalian memandang rendah gereja Allah, dan mempermalukan mereka yang miskin? Apa yang harus saya katakan? Bahwa kalian melakukannya dengan sangat baik? Saya tidak punya hal baik untuk dikatakan tentang kalian karena melakukan ini!
1CO 11:23 Sebab saya menerima dari Tuhan segala pengajaran yang saya berikan kepada kalian: Tuhan Yesus pada waktu dia dikhianati mengambil satu roti.
1CO 11:24 Sesudah mengucapkan syukur, Dia menyobek-nyobek roti itu menjadi potongan-potongan kecil dan berkata, “Roti ini melambangkan tubuh-Ku, yang diberikan demi kalian. Ingatlah Aku ketika kalian melakukan hal ini.”
1CO 11:25 Dengan cara yang sama Dia mengambil cawan anggur, setelah makan, dan berkata, “Cawan ini melambangkan perjanjian baru yang dimeteraikan dengan darah-Ku. Ingatlah Aku ketika kamu meminumnya.
1CO 11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini, kalian mengumumkan kematian Tuhan, sampai Dia kembali.”
1CO 11:27 Jadi siapa saja yang makan roti atau minum air dari cawan Tuhan dengan cara yang tidak hormat akan dianggap berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.
1CO 11:28 Biarlah setiap orang memeriksa hati nuraninya sendiri, maka biarkan mereka makan roti dan minum dari cawan.
1CO 11:29 Mereka yang makan roti dan minum air anggur tanpa menyadari hubungan mereka dengan tubuh Tuhan membawa penghakiman atas diri mereka sendiri.
1CO 11:30 Itulah sebabnya mengapa banyak dari kalian yang lemah dan sakit, bahkan ada yang meninggal.
1CO 11:31 Kalau kita sungguh-sungguh menguji hari nurani kita sendiri, maka hukuman tidak akan menimpa kita.
1CO 11:32 Namun jika kita mendapat hukuman, sesungguhnya kita sedang menerima disiplin dari Tuhan, agar kita tidak dihukum bersama-sama dengan dunia.
1CO 11:33 Jadi Saudara-saudariku, ketika kalian berkumpul untuk mengadakan Perjamuan Tuhan, biarlah kalian saling menunggu.
1CO 11:34 Supaya tidak merasa lapar, sebaiknya makanlah lebih dahulu di rumah masing-masing, sehingga ketika kalian berkumpul, pertemuan itu tidak menjadi tempat untuk kalian mendatangkan hukuman atas diri kalian sendiri. Arahan selanjutnya akan kalian terima ketika saya datang lagi untuk mengunjungi kalian.
1CO 12:1 Sekarang tentang “karunia rohani.” Saudara-saudariku, saya ingin menjelaskan tentang ini kepada kalian.
1CO 12:2 Kalian tahu, ketika kalian semua belum mengenal Allah, kalian ditipu dan disesatkan untuk menyembah berhala-berhala yang tidak bernyawa dan tidak bisa berbicara.
1CO 12:3 Izinkan saya membuat kalian mengerti: tidak seorangpun yang dalam pimpinan Roh Allah akan berkata, “Terkutuklah Yesus!” dan tidak seorangpun yang mengaku bahwa, “Yesus adalah Tuhan!” kecuali oleh Roh Kudus.
1CO 12:4 Sekarang ada berbagai jenis karunia rohani, tetapi itu berasal dari Roh yang sama.
1CO 12:5 Ada berbagai jenis pelayanan, tetapi mereka berasal dari Tuhan yang sama.
1CO 12:6 Ada cara kerja yang berbeda, tetapi semuanya berasal dari Allah yang sama, yang bekerja di semuanya.
1CO 12:7 Roh diberikan kepada kita masing-masing dan dinyatakan demi kebaikan semua.
1CO 12:8 Kepada yang seorang Roh Allah memberikan kemampuan untuk berbicara dengan penuh hikmat. Kepada yang lain, oleh Roh yang sama memberikan kemampuan untuk menyampaikan pengetahuan yang mendalam tentang Allah.
1CO 12:9 Seorang lagi menerima kemampuan untuk percaya penuh kepada Allah oleh Roh yang sama. Yang lain menerima kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit.
1CO 12:10 Yang lain diberikan kemampuan untuk melakukan mukjizat. Yang lain menerima karunia bernubuat. Yang lain diberikan karunia untuk membedakan rohani. Yang lain menerima kemampuan untuk berbicara bahasa yang berbeda sementara yang lain diberi karunia untuk menafsirkan bahasa.
1CO 12:11 Tetapi semua kemampuan-kemampuan itu adalah hasil karya dari Roh yang sama, diberikan kepada setiap orang sesuai dengan kehendak-Nya.
1CO 12:12 Jadi sama seperti tubuh manusia hanya satu, tetapi memiliki banyak anggota tubuh — demikian juga kita, sekalipun banyak anggota yang berbeda, namun satu tubuh, yaitu Kristus.
1CO 12:13 Tidak ada masalah apakah kita orang Yahudi atau bukan orang Yahudi. Apakah kita orang merdeka ataupun budak. Karena kita masing-masing sudah dibaptis dalam satu Roh yang sama. Artinya Roh yang satu itu mempersatukan kita dalam satu tubuh, yaitu tubuh Kristus.
1CO 12:14 Sebab tubuh itu tidak hanya terdiri dari satu anggota, tetapi banyak anggota.
1CO 12:15 Jika kaki berkata, “Karena saya bukan tangan, maka saya bukan anggota tubuh,” apakah pernyataan kaki benar, dia bukan lagi anggota tubuh?
1CO 12:16 Jika telinga berkata, “Karena saya bukan mata, maka saya bukan bagian dari anggota tubuh.” Pernyataan ini tidak mengubah kenyataan bahwa telinga adalah anggota tubuh.
1CO 12:17 Jika anggota tubuh mata saja, kita tidak akan bisa mendengar apa-apa. Jika seluruh tubuh adalah telinga, bagaimana kalian bisa mencium sesuatu?
1CO 12:18 Tetapi Allah sudah mengatur masing-masing anggota dalam satu tubuh dan menempatkannya sesuai kehendak-Nya.
1CO 12:19 Jika seluruh tubuh hanya terdiri dari satu anggota saja, maka tubuh itu tidak lagi bisa disebut tubuh.
1CO 12:20 Justru karena mereka terdiri dari berbagai anggota tubuh, maka mereka menjadi satu tubuh.
1CO 12:21 Mata tidak bisa berbicara kepada tangan, “Aku tidak butuh kamu,” atau kepala kepada kaki, “Aku tidak butuh kamu.”
1CO 12:22 Sebaliknya: beberapa anggota tubuh yang tampaknya paling tidak penting, justru sesungguhnya adalah anggota yang paling dibutuhkan.
1CO 12:23 Bahkan bagian-bagian tubuh yang tidak kita anggap layak untuk ditampilkan, kita menjaga mereka dengan menutupinya — apa yang tidak senonoh kami perlakukan dengan kerendahan hati yang lebih besar!
1CO 12:24 Bagian yang terhormat tidak perlu ditutup-tutupi. Allah sudah mempersatukan anggota tubuh kita, agar kehormatan diberikan lebih kepada bagian tubuh yang dianggap tidak layak untuk dipamerkan.
1CO 12:25 Hal ini Allah lakukan agar tidak terjadi perpecahan di antara seluruh anggota tubuh — setiap bagian haruslah saling menjaga satu sama lain.
1CO 12:26 Jadi ketika salah satu anggota tubuh menderita, anggota tubuh lainnya juga merasakan penderitaan yang sama, dan ketika salah satu bagian dirawat dengan baik, maka seluruh anggota tubuh akan merasa senang!
1CO 12:27 Kita semua adalah tubuh Kristus, dan setiap kalian merupakan anggota tubuh-Nya.
1CO 12:28 Di dalam gereja, Allah sudah mengatur pertama-tama untuk beberapa orang menjadi rasul, kedua orang yang menyampaikan pesan Allah, dan ketiga para guru. Kemudian ada yang bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, mereka dengan kemampuan menyembuhkan, mereka yang bisa menolong orang lain, mereka yang baik dalam mengatur, dan mereka yang bisa berkata-kata dalam berbagai bahasa.
1CO 12:29 Tidak setiap orang bisa menjadi seorang rasul, atau seorang pembawa pesan dari Allah, atau seorang guru, atau bisa melakukan perbuatan-perbuatan ajaib.
1CO 12:30 Tidak semua memiliki kemampuan untuk menyembuhkan, atau berbicara dengan berbagai bahasa, ataupun untuk menafsirkan bahasa.
1CO 12:31 Tetapi kalian haruslah mengejar kemampuan yang paling penting. Jadi sekarang saya akan memperlihatkan kepada kalian cara yang jauh lebih baik.
1CO 13:1 Jika saya diberikan kemampuan untuk berbicara dengan semua bahasa manusia — bahkan juga bahasa malaikat — tetapi saya tidak mengasihi orang lain, maka saya sama seperti gong yang bergema atau simbal yang berdentum.
1CO 13:2 Jika saya memiliki kemampuan khusus untuk menyampaikan pesan Allah, mengetahui setiap rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan dengan lengkap, dan jika saya memiliki rasa percaya kepada Allah yang begitu besar sehingga saya bisa memindahkan gunung-gunung, tetapi jika saya tidak mengasihi orang lain, maka saya tidaklah berguna.
1CO 13:3 Jika saya menyerahkan semua milik saya kepada orang miskin, atau bahkan mengorbankan diri saya dibakar menjadi seorang martir, tapi tidak mengasihi orang lain, maka semua itu tidak ada artinya.
1CO 13:4 Sifat kasih itu sabar dan baik hati. Kasih itu tidak cemburu, tidak suka memegahkan diri dan tidak sombong.
1CO 13:5 Kasih itu tidak berbuat kasar, atau memaksakan kehendaknya, tidak suka berdebat, dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
1CO 13:6 Kasih tidak bersukacita ketika melihat orang lain melakukan perbuatan jahat, tetapi bersukacita jika mereka melakukan perbuatan yang benar.
1CO 13:7 Kasih tidak pernah menyerah, terus berharap, tetap percaya, dan terus bersabar menghadapi setiap situasi yang ada.
1CO 13:8 Kasih selalu bertahan. Ramalan akan berakhir. Lidah-lidah akan menjadi sunyi. Pengetahuan akan menjadi tidak berguna.
1CO 13:9 Karena pengetahuan dan pemahaman kenabian kita tidak lengkap.
1CO 13:10 Tetapi ketika kelengkapan datang, maka apa yang tidak lengkap menghilang.
1CO 13:11 Ketika saya masih anak kecil, saya berbicara dan berpikir seperti layaknya seorang anak kecil. Dan ketika saya sudah dewasa saya meninggalkan cara saya yang seperti anak-anak.
1CO 13:12 Saat ini kita hanya melihat seperti di hadapan cermin yang samar-samar, tetapi nanti kita akan berhadapan muka dengan muka. Saat ini pengetahuan saya tidak lengkap, tetapi ada saatnya nanti saya akan mengerti semua dengan jelas dan lengkap, sama seperti saya dikenal sepenuhnya.
1CO 13:13 Hanya ada tiga hal yang akan tetap untuk selama-lamanya, yaitu: percaya, berharap dan mengasihi. Namun yang paling penting di antara ketiganya adalah kasih.
1CO 14:1 Oleh karena itu, utamakanlah kasih! Namun berusahalah sekuat tenagamu untuk menerima kemampuan rohani, terutama kemampuan untuk menyampaikan pesan Allah.
1CO 14:2 Mereka yang mendapatkan kemampuan rohani untuk berbicara “dalam bahasa lidah” lain bukanlah berbicara kepada manusia, tetapi kepada Allah, sebab tidak seorangpun dapat mengerti bahasa yang mereka ucapkan ketika mereka berbicara rahasia-rahasia yang hanya dimengerti oleh Roh Allah.
1CO 14:3 Namun orang-orang yang memiliki kemampuan khusus menyampaikan pesan Allah akan menguatkan orang lain — mereka memberikan semangat dan penghiburan.
1CO 14:4 Mereka yang mendapatkan kemampuan rohani untuk berbicara dengan bahasa-bahasa yang sesuai ketentuan Roh Kudus hanya menguatkan diri mereka sendiri, tetapi mereka yang mendapatkan kemampuan menyampaikan pesan Allah menguatkan jemaat. Saya senang jika kalian semua mendapatkan kemampuan untuk berbicara dengan bahasa-bahasa yang sesuai dengan tuntunan Roh Kudus, tetapi saya lebih suka jika kalian bisa mendapatkan kemampuan menyampaikan pesan Allah untuk orang lain.
1CO 14:5 Mereka yang mendapat kemampuan rohani bisa menyampaikan pesan Allah untuk orang lain lebih penting dari mereka yang diberi kemampuan untuk berbicara dalam berbagai bahasa, kecuali mereka bisa menjelaskan arti dari bahasa-bahasa yang mereka katakan, sehingga jemaat bisa dikuatkan.
1CO 14:6 Saudara-saudari sekalian, jika saya mengunjungi kalian dan saya berbicara dengan kemampuan rohani untuk berbicara dengan berbagai bahasa, keuntungan apa yang saya bawa untuk kalian, kecuali saya juga bisa menerangkan, memberikan pengetahuan, membawakan pesan Allah dan mengajar?
1CO 14:7 Bahkan alat musik seperti suling atau harpa; jika nada mereka tidak jelas, bagaimana kalian paham lagu apa yang dimainkan?
1CO 14:8 Demikian juga jika terompet tidak memberi suara yang jelas, bagaimana para prajurit bisa bersiap untuk peperangan?
1CO 14:9 Demikian juga halnya dengan kalian yang menerima kemampuan rohani untuk berbicara dengan berbagai bahasa — kecuali kalian berbicara menggunakan bahasa yang mudah dipahami, siapa yang akan mengerti perkataan kalian? Apa yang kalian katakan akan hilang terbawa angin.
1CO 14:10 Sudah pasti ada banyak bahasa di dunia ini, dan setiap kata dalam bahasa itu memiliki arti.
1CO 14:11 Jika saya tidak mengerti bahasa seseorang, mereka yang berbicara terdengar tidak masuk akal untuk saya, dan jika saya berbicara juga, terdengar bagi mereka tidak masuk akal.
1CO 14:12 Demikian juga dengan kalian — jika kalian merindukan kemampuan rohani dari Roh Kudus, cobalah berusaha mendapatkan kemampuan rohani yang bisa membangun jemaat.
1CO 14:13 Siapapun yang mendapat kemampuan rohani untuk berbicara dengan bahasa lain haruslah berdoa agar kepadanya juga diberikan kemampuan untuk menerjemahkan bahasa lain itu.
1CO 14:14 Sebab jika saya berdoa menggunakan kemampuan berbahasa lain dengan suara keras, rohku yang sedang berdoa, tetapi tidak demikian halnya dengan pemahamanku!
1CO 14:15 Jadi, apa yang harus saya lakukan? Saya akan berdoa “dalam Roh,” tetapi saya juga akan berdoa dengan pikiran saya. Saya akan bernyanyi “dalam Roh,” tetapi saya juga akan bernyanyi dengan pikiran saya.
1CO 14:16 Sebab jika kalian hanya berdoa dengan rohmu dengan menggunakan kemampuan rohani berbicara dengan bahasa lain, bagaimana orang biasa yang tidak mengerti bisa berkata “Amin” sesudah kalian mengucapkan doa syukur?
1CO 14:17 Kalian mungkin sudah mengucap syukur dengan cara yang sangat baik, tetapi kawan-kawan yang lain tidak merasa dikuatkan.
1CO 14:18 Saya bersyukur bahwa saya bisa menggunakan kemampuan rohani berbicara dengan bahasa lain lebih dari kalian semua.
1CO 14:19 Tetapi di antara jemaat, saya lebih suka mengucapkan lima kata yang bisa dimengerti untuk mengajar yang lain dibandingkan sepuluh ribu kata dalam bahasa lain yang tidak dimengerti oleh satu orangpun.
1CO 14:20 Saudara-saudariku, janganlah berpikir seperti anak-anak. Jadilah polos seperti bayi dalam hal kejahatan, tetapi tumbuhlah dalam pengertian kalian.
1CO 14:21 Seperti yang tertulis oleh Kitab Suci, “‘Aku, Tuhan, akan berbicara kepada umat-Ku melalui bahasa yang lain dan dari bibir orang yang bukan Yahudi, tetapi bahkan mereka tidak mau mendengarkan Aku,’ kata Tuhan.”
1CO 14:22 Kemampuan rohani berbicara dalam bahasa lain adalah sebuah tanda, bukan untuk orang yang percaya, tetapi untuk mereka yang belum percaya kepada Yesus. Sedangkan kemampuan menyampaikan pesan Allah berlaku sebaliknya, bukan untuk orang yang belum percaya, melainkan untuk orang percaya.
1CO 14:23 Seandainya ketika seluruh jemaat sedang bertemu dan kalian semua berkata-kata dengan kemampuan rohani berbicara dengan bahasa lain, lalu datang beberapa orang yang tidak mengerti, atau orang yang belum percaya, tidakkah mereka berkata bahwa kalian tidak waras?
1CO 14:24 Tetapi jika seseorang yang menyampaikan pesan Allah, dan seseorang yang belum percaya atau tidak paham datang, mereka akan diyakinkan akan dosa-dosanya, dan akan merasa bertanggung jawab dengan semua ucapan kalian.
1CO 14:25 Segala pikiran mereka bahkan yang paling tersembunyi akan disingkapkan, sehingga mereka akan berlutut sampai muka mereka menyentuh tanah dan menyembah Allah, menyatakan bahwa Allah sungguh-sungguh ada di tengah-tengah kalian.
1CO 14:26 Jadi, saudara dan saudariku sekalian, apa yang harus kalian lakukan? Ketika kalian berkumpul bersama, setiap orang akan melakukan hal yang berbeda, ada yang bernyanyi, membagikan pesan Allah, berbicara dengan bahasa lain, ataupun menerjemahkan bahasa itu. Tetapi segala sesuatu haruslah dilakukan untuk membangun dan menguatkan jemaat.
1CO 14:27 Dan jika ada yang ingin berbicara dengan memakai kemampuan rohani berbahasa lain, maka paling banyak sebaiknya tiga orang saja, bergiliran, dan seseorang haruslah menerjemahkan bahasa-bahasa itu.
1CO 14:28 Jika tidak seorangpun di antara kalian yang bisa menerjemahkan, maka mereka yang memiliki kemampuan rohani berbicara dengan bahasa lain haruslah berdiam diri di dalam kumpulan jemaat, dan hanya berbicara kepada mereka sendiri, dan Allah.
1CO 14:29 Demikian juga dengan mereka yang memiliki kemampuan rohani menyampaikan pesan Allah, biarlah hanya dua atau tiga orang saja yang berbicara, sementara yang lain memikirkan perkataan yang disampaikan mereka.
1CO 14:30 Namun demikian, jika ada seseorang yang sedang duduk mendapat pesan Allah, maka pembicara yang pertama haruslah berdiam diri dulu, sehingga pesan bisa disampaikan secara teratur.
1CO 14:31 Kalian semua bisa menyampaikan pesan Allah, bergiliran setiap orang, jadi semua orang bisa belajar dan dikuatkan.
1CO 14:32 Sebab orang-orang yang mendapat kemampuan untuk menyampaikan pesan Allah juga diberi kemampuan untuk mengatur waktu yang tepat bagi mereka untuk menyampaikan pesan itu,
1CO 14:33 Sebab Allah kita adalah yang teratur, penuh damai dan tenang. Itulah kebiasaan yang seharusnya ada di seluruh jemaat Allah.
1CO 14:34 “Para perempuan harus tetap diam di gereja — mereka tidak boleh berbicara. Mereka harus menghormati situasi mereka, seperti yang dinyatakan undang-undang.
1CO 14:35 Jika mereka ingin mengajukan pertanyaan, mereka bisa melakukannya di rumah, dengan bertanya kepada suami mereka. Jika perempuan berceloteh di gereja, itu akan melanggar kebiasaan yang ada.”
1CO 14:36 Apa? Apakah kalian yang pertama kali menerima firman Allah? Apakah firman Allah hanya disampaikan kepada kalian?
1CO 14:37 Jika di antara kalian ada yang berpikir bahwa mereka seorang yang memiliki kemampuan menyampaikan pesan Allah, atau mereka memiliki kemampuan rohani dari Allah, haruslah menyadari bahwa pesan yang saya tuliskan adalah suatu perintah dari Allah.
1CO 14:38 Siapapun yang mengabaikan pesan ini, jangan dengarkan mereka.
1CO 14:39 Jadi saudara-saudaraku, jadikan tujuanmu berbicara untuk Allah. Jangan melarang berbahasa roh.
1CO 14:40 Pastikanlah segala sesuatu berjalan dengan baik dan teratur.
1CO 15:1 Sekarang saya ingin kalian mengingat kembali akan Kabar Baik dari Allah yang sudah saya beritakan kepada kalian. Kalian sudah menerimanya dan yang sampai sekarang masih terus kalian pertahankan.
1CO 15:2 Kalian mendapat keselamatan melalui Kabar Baik yang dulu saya beritakan itu, asalkan kamu semua terus yakin dengan teguh berpegang padanya. Jika tidak, sia-sialah kepercayaan kalian!
1CO 15:3 Saya meneruskan kepada kalian apa yang sudah saya terima, sebuah pesan yang sangat penting yaitu bahwa Kristus sudah mati untuk dosa-dosa kita, seperti yang sudah tertulis dalam Kitab Suci.
1CO 15:4 Dia dikuburkan dan dibangkitkan dari kematian pada hari ketiga, sekali lagi sesuai dengan Kitab Suci.
1CO 15:5 Lalu Kristus menampakkan diri kepada Petrus, lalu kepada ke Dua Belas Rasul-Nya.
1CO 15:6 Sesudah itu, Kristus masih menampakkan diri kepada lima ratus orang lebih saudara-saudari yang percaya kepada-Nya pada waktu yang sama. Banyak dari mereka yang masih hidup ketika surat ini saya tulis, sekalipun beberapa dari antara mereka yang sudah meninggal.
1CO 15:7 Sesudah itu, Kristus menampakkan diri kepada Yakobus, lalu kepada semua rasul.
1CO 15:8 Dan kepada saya yang paling terakhir, Kristus menampakkan diri-Nya. Sebagai rasul, seolah-olah saya seperti bayi yang lahir nyaris terlambat untuk menyaksikan peristiwa itu.
1CO 15:9 Sebab saya adalah seorang yang paling tidak penting dari antara para rasul, bahkan saya tidak layak disebut sebagai rasul, sebab saya dulu penganiaya jemaat Allah.
1CO 15:10 Tetapi oleh karena kebaikan hati Allah, saya menjadi seperti sekarang ini, dan kebaikan yang Dia berikan itu saya tidak sia-siakan dengan cara bekerja keras melebihi rasul-rasul yang lain. Itu semua bukan karena saya, tapi oleh kebaikan hati Allah yang bekerja melalui saya.
1CO 15:11 Jadi apakah itu saya atau mereka, inilah pesan yang kami bagikan kepada kalian yang membuat kalian percaya kepada Allah.
1CO 15:12 Jika pesan itu sudah menyatakan bahwa Kristus sudah dihidupkan kembali oleh Allah dari antara orang mati, mengapa masih ada di antara kalian yang berkata bahwa bagi para pengikut Kristus tidak ada kebangkitan lagi dari antara orang mati?
1CO 15:13 Jika memang tidak ada orang yang dihidupkan kembali dari kematian, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
1CO 15:14 Seandainya Kristus tidak pernah bangkit dari antara orang mati, maka pesan yang kami sampaikan kepada kalian adalah sia-sia. Demikian juga kepercayaan kalian kepada Allah adalah sia-sia.
1CO 15:15 Bahkan, kami terbukti sebagai saksi palsu dari Allah ketika kami memberitakan bahwa Allah menghidupkan Kristus kembali dari antara orang mati, tapi ternyata tidak.
1CO 15:16 Jika tidak ada orang mati yang dihidupkan kembali, maka Kristus juga tidak dihidupkan kembali,
1CO 15:17 dan jika Kristus tidak dihidupkan kembali, maka sia-sia kamu percaya kepada Allah, dan kamu masih hidup dalam dosa.
1CO 15:18 Dan ini juga berarti mereka yang sudah percaya kepada Kristus dan meninggal, mereka juga sudah binasa.
1CO 15:19 Jika harapan kita kepada Kristus hanya selama kita hidup di dunia saja, maka kita adalah sekumpulan orang yang paling malang di dunia ini!
1CO 15:20 Tetapi Kristus sudah dihidupkan kembali dari antara orang mati, dan menjadi buah sulung dari seluruh orang yang sudah meninggal.
1CO 15:21 Seperti ketika kuasa kematian masuk ke dunia ini melalui satu orang, maka kuasa kehidupan kembali dari kematian masuk ke dunia ini masuk melalui satu orang juga.
1CO 15:22 Sama seperti Adam, seluruh manusia mengalami kematian, maka melalui Kristus seluruh manusia bisa mengalami dihidupkan kembali dari kematian.
1CO 15:23 Tetapi setiap orang akan dihidupkan kembali pada gilirannya: yang pertama adalah Kristus sebagai buah sulung, lalu mereka yang percaya kepada Kristus dan menjadi milik-Nya dihidupkan kembali ketika Kristus datang lagi ke dunia ini.
1CO 15:24 Sesudah peristiwa itu barulah terjadi akhir dunia ini, ketika Kristus akan membinasakan setiap pemerintahan, kerajaan dan penguasa yang lain. Sesudah itu Kristus akan menyerahkan segala sesuatu kepada Allah Bapa, supaya Allah memerintah sebagai satu-satunya Raja.
1CO 15:25 Kristus harus memerintah sampai dia meletakkan semua musuhnya di bawah kakinyat.
1CO 15:26 Dan musuh yang terakhir yang akan dikalahkan adalah kuasa kematian.
1CO 15:27 Seperti yang ditulis oleh Kitab Suci, “Dia meletakkan segalanya di bawah kaki-Nya.” (Tentu saja ketika dikatakan “segala sesuatu” ditempatkan di bawah-Nya, itu jelas tidak mengacu pada Allah Sendiri, yang menempatkan segala sesuatu di bawah otoritas Kristus.)
1CO 15:28 Ketika segala sesuatu telah ditempatkan di bawah otoritas Kristus, maka Putra juga akan menempatkan dirinya di bawah otoritas Allah, sehingga Allah yang memberi Putra otoritas atas segalanya menjadi segalanya.
1CO 15:29 Jika benar orang mati tidak dihidupkan kembali, mengapa ada orang yang minta dibaptis untuk mewakili orang dari keluarganya yang sudah mati?
1CO 15:30 Kami para rasul juga sebagai bukti yang menguatkan. Seandainya tidak ada kebangkitan dari kematian, buat apa kami mau menghadapi bahaya maut setiap saat?
1CO 15:31 Saudara-saudariku, saya mau katakan terus terang, saya selalu siap mati setiap hari! Karena rasa bangga saya terhadap kalian karena kalianlah bukti pelayanan saya dalam pimpinan Penguasa kita, Kristus Yesus.
1CO 15:32 Dari sudut pandang manusia, keuntungan apa yang saya dapat dengan melawan orang-orang ganas di kota Efesus? Jika benar orang tidak dihidupkan kembali dari kematian, maka lebih baik “Mari kita makan dan minum, dan bersenang-senang karena besok kita akan mati”!
1CO 15:33 Jangan kalian menjadi bodoh: “pergaulan yang buruk itu merusak sifat yang baik.”
1CO 15:34 Sadarlah, dan berhentilah berbuat dosa! Beberapa di antara kalian bahkan tidak mengenal Allah. Saya katakan ini kepada kalian agar kalian merasa malu.
1CO 15:35 Tentu saja akan ada yang bertanya, “Bagaimana mungkin orang yang sudah mati dihidupkan kembali? Tubuh seperti apa yang akan diberi kepada mereka?”
1CO 15:36 Sungguh sebuah pertanyaan yang bodoh! Segala sesuatu yang kalian tabur tidak akan tumbuh jika dia tidak mati terlebih dulu.
1CO 15:37 Ketika kita menabur, kita tidak menabur tumbuhan yang sudah besar, melainkan benihnya saja, entah itu gandum atau benih apapun yang kita tanam.
1CO 15:38 Allah membuat tanaman itu tumbuh menjadi bentuk yang sudah Dia tetapkan, dan benih yang berbeda menghasilkan tanaman yang berbeda untuk setiap jenis pohon.
1CO 15:39 Jenis pohon ada bermacam-macam. Demikian juga tubuh manusia memiliki jenis jaringan tubuh yang berbeda dengan binatang, burung-burung dan ikan-ikan.
1CO 15:40 Ada makhluk-makhluk surgawi dan makhluk-makhluk duniawi yang memiliki bentuk kecantikan yang berbeda.
1CO 15:41 Matahari bersinar dengan cara yang berbeda dengan bulan dan bintang-bintang bersinar. Bahkan setiap bintang bercahaya dengan caranya masing-masing.
1CO 15:42 Demikian juga dengan manusia yang dihidupkan kembali dari antara orang mati. Tubuh ditaburkan dalam pembusukan; itu dibangkitkan untuk bertahan selamanya.
1CO 15:43 Tubuh yang sekarang dikuburkan dalam kehinaan, tetapi akan dihidupkan kembali dalam kemuliaan. Dikuburkan dalam kelemahan, tetapi dihidupkan kembali dalam kekuatan.
1CO 15:44 Tubuh ini dikuburkan sebagai tubuh jasmani, tetapi akan menjadi tubuh rohani ketika dihidupkan kembali. Jika tubuh ada yang jasmani, maka tubuh juga ada yang rohani.
1CO 15:45 Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Manusia pertama, Adam, menjadi makhluk hidup;” tetapi Adam yang terakhir menjadi roh yang memberi hidup.
1CO 15:46 Tubuh jasmani yang datang terlebih dahulu, baru kemudian tubuh rohani.
1CO 15:47 Manusia pertama adalah Adam yang berasal dari debu tanah di bumi; sedangkan Dia yang digambarkan sebagai Adam kedua, yaitu Yesus yang berasal dari surga.
1CO 15:48 Manusia duniawi yang terbuat dari tanah; manusia surgawi seperti mahkluk dari surga.
1CO 15:49 Sama seperti kita mewarisi rupa dari manusia duniawi, kita juga akan mewarisi rupa dari manusia surgawi.
1CO 15:50 Namun, Saudara-saudariku, saya katakan ini kepada kalian: tubuh jasmani kita tidak bisa mewarisi kerajaan Allah. Tubuh yang membusuk ini tidak dapat mewarisi apa yang bertahan selamanya.
1CO 15:51 Dengarkan saya, saya akan mengungkapkan sebuah rahasia! Tidak semua dari kita akan mati — tetapi kita semua akan diubahkan,
1CO 15:52 dalam waktu yang singkat, sekejap mata, ketika suara terompet terakhir terdengar. Terompet ini akan berbunyi, dan orang-orang yang sudah meninggal akan dihidupkan kembali dengan tubuh baru yang tidak akan pernah mati lagi, dan setiap kita yang masih hidup pada saat itu, tubuh kita akan diubahkan menjadi seperti mereka.
1CO 15:53 Sebab tubuh yang bisa binasa ini haruslah diselubungi dengan tubuh yang tidak bisa binasa. Hidup yang bisa mati ini haruslah diganti dengan hidup yang selama-lamanya.
1CO 15:54 Ketika tubuh yang bisa binasa ini sudah diganti dengan tubuh yang tidak bisa binasa, dan hidup yang singkat ini sudah diganti dengan hidup yang selama-lamanya, maka sudah terjadilah yang tertulis dalam Kitab Suci, “Kematian telah sepenuhnya ditaklukkan dan dihancurkan.
1CO 15:55 Hai maut, dimanakah kemenanganmu? Hai maut, dimanakah sengatmu?”
1CO 15:56 Sengatan yang menyebabkan kematian adalah dosa; dan kuasa dosa adalah hukum.
1CO 15:57 Tetapi syukur kepada Allah yang memberikan kepada kita kemenangan melalui Tuhan kita Yesus Kristus!
1CO 15:58 Oleh karena itu Saudara-saudari yang saya kasihi: tetaplah kuat, berdirilah teguh, buatlah segala yang kalian bisa lakukan untuk pekerjaan Tuhan, sebab kalian tahu bahwa tidak satupun yang kita lakukan di dalam Tuhan akan menjadi sia-sia.
1CO 16:1 Tentang “mengumpulkan sumbangan untuk saudara-saudari seiman.” Saya memberikan kepada kalian perintah yang sama untuk kalian ikuti seperti yang saya lakukan kepada gereja-gereja di daerah Galatia.
1CO 16:2 Pada hari pertama dalam seminggu, setiap orang harus menyisihkan sejumlah uang yang telah kalian peroleh. Saya tidak ingin ada koleksi yang harus dibuat ketika saya bersama kalian.
1CO 16:3 Ketika saya tiba di tempat kalian, saya akan menulis surat rekomendasi untuk siapapun yang kalian pilih, dan mereka akan membawa sumbangan dari kalian kepada saudara-saudari seiman yang ada di Yerusalem.
1CO 16:4 Jika berhasil bagiku untuk pergi juga, maka mereka bisa ikut bersama saya.
1CO 16:5 Sesudah saya mengunjungi Makedonia, saya berencana untuk datang dan mengunjungi kalian. Saya melewati jalan itu melalui Makedonia,
1CO 16:6 dan saya berencana untuk tinggal bersama dengan kalian untuk sementara waktu, mungkin selama musim dingin, dan kemudian kalian bisa mengutus saya ke arah manapun saya pergi.
1CO 16:7 Saat ini saya tidak ingin datang dan mengunjungi kalian hanya untuk sekejap waktu saja. Saya harap saya bisa tinggal sementara waktu dengan kalian, jika Tuhan mengizinkan.
1CO 16:8 Namun, saya akan menghabiskan waktu saya di kota Efesus sampai hari Pentakosta,
1CO 16:9 sebab sebuah kesempatan yang besar sudah terbuka bagi saya di kota itu, sekalipun banyak orang yang menentang saya.
1CO 16:10 Jika Timotius mengunjungi kalian, pastikanlah agar dia merasa nyaman bersama dengan kalian, sebab dia juga bekerja untuk Tuhan sama seperti saya.
1CO 16:11 Janganlah biarkan seorangpun meremehkan dia. Tetapi dengan senang hati kirimkanlah dia dalam perjalanan untuk menemui saya — sebab saudara-saudari seiman yang ada di sini bersama dengan saya sudah menanti-nantikan dia.
1CO 16:12 Dan tentang Apolos, Saya mendesaknya untuk pergi dan melihat kalian bersama dengan orang percaya lainnya, tetapi dia tidak ingin pergi saat ini. Dia akan datang dan mengunjungi kalian ketika dia mendapatkan kesempatan untuk itu.
1CO 16:13 Berjaga-jagalah. Tetaplah percaya kepada Allah. Tetaplah berani. Jadilah kuat.
1CO 16:14 Apa pun yang kalian lakukan, lakukan dengan cinta.
1CO 16:15 Kalian tahu bahwa Stefanus dan keluarganya adalah salah satu orang percaya pertama yang ada di kota Akaya, dan mereka membaktikan diri mereka untuk menolong jemaat Allah. Saya mohon, saudara-saudariku,
1CO 16:16 untuk menaati kepemimpinan mereka, dan setiap orang untuk menolong pekerjaan dengan pengabdian yang seperti mereka.
1CO 16:17 Saya senang sebab Stefanus, Fortunatus, dan Akaikus sudah tiba di sini, sebab dengan adanya mereka, saya merasa bahwa saya sedang bersama-sama dengan kalian lagi.
1CO 16:18 Mereka sungguh-sungguh memberikan semangat, baik kepada saya maupun kepada kalian. Orang-orang seperti ini haruslah kalian hargai.
1CO 16:19 Gereja-gereja di provinsi Asia menyampaikan salam mereka. Akwila dan Priskila, bersama dengan jemaat yang mengadakan pertemuan-pertemuan di rumah-rumah mereka, juga menyampaikan salam hangat kepada kalian.
1CO 16:20 Seluruh saudara-saudari seiman di sini menyampaikan salam mereka. Sampaikanlah juga salam kalian satu sama lainnya dengan penuh kasih.
1CO 16:21 Saya, Paulus menulis salam ini dengan tangan saya sendiri.
1CO 16:22 Siapapun yang tidak mengasihi Tuhan harus dikeluarkan dari gereja. Ya Tuhan, datanglah segera!
1CO 16:23 Semoga kebaikan hati Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kalian semua.
1CO 16:24 Saya mengasihi kalian semua di dalam Kristus Yesus. Amin.
2CO 1:1 Surat ini datang dari Paulus, yang dipanggil menjadi seorang Rasul dari Yesus Kristus menurut kehendak Allah, dan dari saudara kita, Timotius. Surat ini ditujukan kepada gereja Allah yang ada di kota Korintus. Kami juga mengirim salam kepada yang terkasih, semua umat Allah di Yunani.
2CO 1:2 Kiranya Allah, Bapa kami dan Kristus Yesus memberkati kalian dengan kebaikan dan damai dari Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus. Dialah Bapa yang sangat amat baik kepada kita dan yang selalu memberi penghiburan dan perlindungan.
2CO 1:3 Dia selalu menolong kami di saat kami susah. Dengan begitu, kami bisa kuat dan membantu orang lain ketika mereka sedang menghadapi kesusahan. Kami dapat melakukan ini oleh karena penghiburan yang Allah berikan kepada kita.
2CO 1:4 Dia menghibur kita dalam semua permasalahan, supaya kami juga bisa menghibur orang lain yang juga sedang menghadapi berbagai tantangan dengan penghiburan yang sama dengan yang Allah mengibur kami.
2CO 1:5 Sama seperti ketika Kristus menderita di dunia ini, kita juga yang melayani Dia akan menderita. Ketika kita semakin menderita, Dia akan lebih menguatkan kita supaya kita juga bisa memberi kekuatan kepada orang lain.
2CO 1:6 Harapan kami adalah kalian tetap kuat. Kalau kalian menghadapi penderitaan yang sama seperti yang sudah kami alami, kalian akan menerima penghiburan dan pertolongan yang sama dengan kami.
2CO 1:7 Kami sangat yakin kepada kalian, karena kami tahu bahwa kalian turut merasakan penderitaan dan penghiburan yang kami alami.
2CO 1:8 Saudara-saudari, kami tidak akan menyembunyikan dari kalian masalah yang kami alami di Asia. Kami sangat kewalahan sehingga kami takut kami tidak akan memiliki kekuatan untuk melanjutkan — sedemikian rupa sehingga kami ragu kami akan melewatinya.
2CO 1:9 Sebenarnya itu seperti hukuman mati di dalam diri kita. Ini untuk menghentikan kita mengandalkan diri kita sendiri dan percaya pada Allah yang membangkitkan orang mati.
2CO 1:10 Dia menyelamatkan kita dari kematian yang mengerikan, dan dia akan melakukannya lagi. Kami memiliki keyakinan penuh kepada Allah bahwa Dia akan terus menyelamatkan kami.
2CO 1:11 Kalian membantu kami dengan mendoakan kami. Dengan cara ini, banyak orang akan berterima kasih kepada Allah untuk kita karena berkat yang Allah berikan kepada kita sebagai jawaban atas doa banyak orang.
2CO 1:12 Kami bangga dengan kenyataan — dan hati nurani kami menegaskannya — bahwa kami telah bertindak dengan benar terhadap orang-orang, dan terutama kepada kalian. Kami telah mengikuti prinsip-prinsip Allah tentang kekudusan dan ketulusan, bukan menurut kebijaksanaan duniawi tetapi melalui kasih karunia Allah.
2CO 1:13 Karena kami tidak menulis sesuatu yang rumit yang tidak dapat kalian baca dan pahami. Saya harap kalian akan mengerti pada akhirnya,
2CO 1:14 bahkan jika kalian hanya memahami sebagian darinya sekarang, sehingga ketika Tuhan datang kalian akan bangga pada kami, sama seperti kami terhadap kalian.
2CO 1:15 Karena saya sangat yakin dengan kepercayaan kalian, saya berencana untuk datang dan mengunjungikalian terlebih dahulu. Dengan begitu kalian bisa mendapat keuntungan dua kali lipat,
2CO 1:16 seperti aku pergi dari kalian ke Makedonia, dan kemudian kembali dari Makedonia ke kalian. Maka saya akan meminta kalian mengirim saya dalam perjalanan ke Yudea.
2CO 1:17 Mengapa saya mengubah rencana awal saya? Apakah kalian pikir saya membuat keputusan saya dengan mudah? Apakah kalian berpikir bahwa ketika saya berencana, saya seperti orang duniawi yang mengatakan Ya dan Tidak pada saat yang bersamaan?
2CO 1:18 Sama seperti Allah yang dapat dipercaya, ketika kami memberi kalian kata-kata kami, itu bukan Ya dan Tidak.
2CO 1:19 Kebenaran Anak Allah, Yesus Kristus, diumumkan kepada kalian oleh kami — saya, Silvanus, dan Timotius — dan itu bukan Ya dan Tidak. Di dalam Kristus jawabannya mutlak Ya!
2CO 1:20 Betapapun banyaknya janji yang Allah buat, di dalam Kristus jawabannya selalu Ya. Melalui dia kita menanggapi, mengatakan Ya untuk kemuliaan Allah.
2CO 1:21 Allah telah memberi kita dan kalian kekuatan batin untuk berdiri teguh di dalam Kristus. Allah telah mengurapi kita,
2CO 1:22 memberikan stempel persetujuan-Nya kepada kita, dan memberi kita jaminan dari Roh untuk meyakinkan kita.
2CO 1:23 Saya menyebut Allah sebagai saksi saya bahwa untuk menghindari penderitaan kalian, saya memilih untuk tidak datang ke Korintus.
2CO 1:24 Ini bukan karena kami ingin mendikte bagaimana kalian berhubungan dengan Allah, tetapi karena kami ingin membantu kalian memiliki pengalaman yang menyenangkan — karena dengan memercayai Allah kalian berdiri teguh.
2CO 2:1 Saya sudah membuat keputusan bahwa saya tidak ingin mengunjungi kalian lagi untuk membuat hati kalian susah.
2CO 2:2 Karena kalau kedatangan saya membawa kesedihan, lalu siapa yang akan membuat hati saya senang? Itu bukan orang-orang yang aku buat sedih!
2CO 2:3 Itulah alasan mengapa saya menulis surat itu. Saya tidak ingin berkunjung dan menjadi sedih, yang seharusnya kalianlah yang menjadi sumber kegembiraan saya. Saya yakin bahwa apa yang membuat hati saya senang, juga membawa rasa suka cita bagi kalian.
2CO 2:4 Ketika saya menulis surat yang sebelumnya kepada kalian, hati saya sangat berat. Sambil meneteskan air mata, saya menuliskan surat itu. Saya tidak ingin membuat kalian sedih, tetapi saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat mengasihi kalian!
2CO 2:5 Kalau ada orang yang sudah membuat kalian sedih, dia tidak melakukannya kepada saya, tetapi kepada kalian, kalau memang tidak terhadap kalian semua, paling tidak kepada sebagian dari kalian. Saya katakan ini karena tidak mau terlalu keras terhadapnya dari yang seharusnya.
2CO 2:6 Hukuman yang sudah diberikan oleh sebagian besar dari kalian kepadanya sudah cukup.
2CO 2:7 Jadi saya memohon kepada kalian untuk memaafkan dan menguatkan dia, jangan sampai dia tenggelam dalam kesedihan.
2CO 2:8 Saya memohon agar kalian mau menunjukkan bahwa kalian masih mengasihi dia.
2CO 2:9 Alasan saya mengirim surat itu kepada kalian, jadi saya bisa menemukan karakter asli kalian dan apakah kalian melakukan semua yang diperintahkan.
2CO 2:10 Siapapun yang kalian maafkan, aku juga memaafkan. Apa yang telah saya ampuni, apa pun itu, saya telah mengampuni di hadapan Kristus untuk keuntungan kalian.
2CO 2:11 Dengan cara ini Setan tidak akan bisa membawa kita masuk, karena kita tahu trik yang dia pikirkan.
2CO 2:12 Ketika saya sampai di Troas untuk mengajarkan Kabar Baik tentang Kristus, ternyata Tuhan sudah membuka suatu kesempatan yang baik bagi saya.
2CO 2:13 Pikiran saya tidak tenang, karena di sana saya tidak temukan saudara kita, Titus. Jadi saya mengucapkan selamat tinggal dan melanjutkan perjalanan ke Makedonia.
2CO 2:14 Tetapi syukur kepada Allah! Allah selalu memimpin kita ke dalam kemenangan melalui kuasa Kristus dan melalui kita, memperkenalkan Kristus kepada orang lain di mana saja. Dan pelayanan kami seperti bau harum yang bisa tercium ke mana-mana.
2CO 2:15 Pelayanan kami seperti persembahan yang berbau harum di hadapan Allah, dan juga berbau harum bagi orang-orang yang diselamatkan serta mereka yang sekarat.
2CO 2:16 Bagi mereka yang sekarat itu adalah bau pembusukan. Tetapi bagi orang-orang yang sudah diselamatan, baunya adalah bau yang harum yang menuju kehidupan. Siapakah yang mampu menjalankan tugas seperti itu?
2CO 2:17 Karena kita bukan penjual murahan yang sekedar menjual firman Allah hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi seperti yang dilakukan banyak orang. Kita dengan sungguh-sungguh menyampaikan pesan Allah karena kami diutus oleh Dia. Kami hanya mengandalkan Kristus dalam menyampaikan berita tentang keselamatan yang dari Allah.
2CO 3:1 Apakah kalian berpikir bahwa kami mulai membanggakan diri seperti guru-guru palsu itu? Atau apakah kami perlu memiliki beberapa surat rekomendasi untuk kalian, atau dari kalian, seperti yang dilakukan beberapa orang?
2CO 3:2 Kalianlah yang adalah surat rekomendasi kami. Surat ini sudah tertulis di dalam hati kami. Semua orang bisa membacanya dan mengerti isinya dengan melihat cara hidup kalian.
2CO 3:3 Kalian menunjukkan bahwa kalian adalah surat dari Kristus, disampaikan oleh kami; surat itu tidak tertulis dengan tinta, tetapi tertulis dengan Roh Allah yang hidup. Surat itu tidak diukir pada batu, tetapi dalam pengalaman hidup kita sebagai manusia.
2CO 3:4 Kita memiliki keyakinan penuh di hadapan Allah melalui Kristus.
2CO 3:5 Kami tidak pantas untuk berpikir bahwa kami mampu melakukan apa-apa sendiri — Allah yang memberi kita kemampuan ini!
2CO 3:6 Dia juga memberi kita kemampuan untuk menjadi menteri dari suatu perjanjian baru, yang tidak didasarkan pada hukum, tetapi pada semangat. Huruf hukum membunuh, tetapi roh memberi kehidupan.
2CO 3:7 Namun, cara lama berhubungan dengan Allah, yang ditulis dalam huruf-huruf yang dipahat di batu, berakhir dengan kematian, meskipun itu datang dengan kemuliaan Allah — sedemikian rupa sehingga orang Israel bahkan tidak tahan melihat wajah Musa karena itu bersinar begitu terang, meskipun kemuliaan memudar.
2CO 3:8 Jika demikian, bukankah cara baru berhubungan dengan Allah dalam Roh datang dengan kemuliaan yang lebih besar?
2CO 3:9 Jika cara lama yang menghukum kita memiliki kemuliaan, cara baru yang membuat kita benar di hadapan Allah jauh lebih mulia!
2CO 3:10 Karena yang lama yang dulunya mulia tidak memiliki kemuliaan sama sekali dibandingkan dengan kemuliaan yang luar biasa dari yang baru.
2CO 3:11 Jika yang lama yang memudar memiliki kemuliaan, yang baru yang berlanjut memiliki lebih banyak kemuliaan.
2CO 3:12 Karena kami memiliki harapan yang begitu percaya diri, kami benar-benar berani!
2CO 3:13 Kita tidak harus seperti Musa yang harus memakai kerudung untuk menutupi wajahnya agar orang Israel tidak terpesona oleh kemuliaan itu, meskipun itu memudar.
2CO 3:14 Meski begitu, mereka memiliki sikap keras kepala. Karena sampai hari ini ketika perjanjian lama dibacakan, “selubung” yang sama tetap ada. Hanya melalui Kristus hal itu dapat disingkirkan.
2CO 3:15 Bahkan hari ini, setiap kali kitab Musa dibaca, selubung menutupi pikiran mereka.
2CO 3:16 Tetapi ketika mereka berbalik dan menerima Tuhan, tabir itu disingkirkan.
2CO 3:17 Sekarang Tuhan adalah Roh, dan di mana pun Roh Tuhan berada, di situ ada kebebasan.
2CO 3:18 Jadi kita semua, dengan wajah terbuka, melihat dan memantulkan kemuliaan Tuhan seperti di cermin. Kita sedang diubah menjadi bayangan cermin yang sama, yang kemuliaannya tumbuh semakin terang. Inilah yang dilakukan oleh Tuhan Roh.
2CO 4:1 Kami menerima pelayanan ini dari Allah karena kemurahan hati-Nya. Jadi kami tidak boleh berputus asa.
2CO 4:2 Kami tidak melakukan hal-hal yang salah ataupun secara diam-diam. Kami tidak menipu orang ataupun mengubah pesan Allah. Kami menunjukkan siapa kami dengan mengungkapkan kebenaran di hadapan Allah sehingga setiap orang dapat memutuskan dalam pikiran mereka sendiri.
2CO 4:3 Apabila Kabar Baik yang kami sampaikan tidak jelas bagi sebagian orang, hal itu disebabkan karena hati dan pikiran mereka masih tertutup dengan kain selubung, sudah jelas mereka adalah orang-orang yang menuju kematian.
2CO 4:4 Dewa dunia ini telah membutakan pikiran mereka yang tidak percaya pada Allah. Mereka tidak dapat melihat cahaya kabar baik tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambar Allah.
2CO 4:5 Berita yang kami sampaikan bukan mengenai diri kami sendiri, tetapi mengenai Kristus Yesus, Tuhan kita. Kami hanya hamba yang hina bagi kalian karena hal itu sesuai dengan kehendak Yesus.
2CO 4:6 Allah sudah berkata, “Biarlah terang bersinar dalam kegelapan.” Dan Dia sudah memancarkan terang-Nya di dalam hati kita supaya kita bisa mengerti dan melihat kemuliaan-Nya. Kita dapat melihat terang ini ketika kita memandang wajah Kristus.
2CO 4:7 Hal ini merupakan harta yang sanga berharga dalam diri kita, tetapi kita sama seperti bejana yang terbuat dari tanah liat, untuk menunjukkan bahwa kekuatan tertinggi ini berasal dari Allah dan bukan dari diri kita sendiri.
2CO 4:8 Kami sudah mengalami serangan dari semua arah, tetapi kami tidak hancur. Sekalipun banyak kali kami tidak tahu jalan keluar dari masalah yang kami hadapi, kami tidak pernah putus asa.
2CO 4:9 Di saat-saat kami menghadapi masalah berat, Allah selalu beserta kita. Sekalipun kami dianiaya, dan jatuh, kita belum mati sejauh ini.
2CO 4:10 Di dalam tubuh kita, kita selalu berbagi dalam kematian Yesus, sehingga kita juga dapat menunjukkan kehidupan Yesus di dalam tubuh kita.
2CO 4:11 Walaupun kami masih hidup, tetapi kami harus selalu siap untuk mati demi Yesus supaya kuasa kehidupan Yesus bisa terlihat dalam tubuh kami yang fana ini.
2CO 4:12 Akibatnya, kami menghadapi kematian agar kalian memiliki kehidupan!
2CO 4:13 Kami memiliki roh keyakinan yang sama dengan yang bisa kalian lihat yang tertulis dalam Kitab Suci, bahwa “Saya percaya maka saya bersaksi.” Kami pun percaya, jadi kami bersaksi kepada kalian,
2CO 4:14 karena kami tahu bahwa Allah sudah membangkitkan Tuhan Yesus dan Dia juga akan membangkitkan kami bersama Yesus untuk berdiri bersama di hadapan Allah.
2CO 4:15 Semuanya ini terjadi demi kalian. Saat kasih karunia Allah menjangkau lebih banyak, rasa syukur kepada Allah akan lebih besar, untuk kemuliaan-Nya.
2CO 4:16 Jadi kami tidak menyerah. Sekalipun tubuh kami menjadi lemah, tetapi diri batin kami menerima kekuatan baru setiap hari!
2CO 4:17 Kesulitan-kesulitan sepele ini yang kita alami ini hanya berlangsung sebentar, tetapi itu menghasilkan bagi kita tingkat kemuliaan yang semakin meningkat.
2CO 4:18 Kami tidak peduli dengan apa yang terlihat, karena kami menantikan apa yang tidak terlihat. Apa yang kita lihat adalah sementara, tetapi apa yang tidak kita lihat adalah abadi.
2CO 5:1 Tubuh kita seperti kemah tempat tinggal kita di dunia ini. Tetapi ketika kemah ini dimusnahkan, kita tahu bahwa Allah akan memberi kita masing-masing tempat tinggal. Tempat tinggal ini tidak berbentuk bangunan yang dibangun, tetapi di surga, dan akan ada untuk selama-lamanya.
2CO 5:2 Kami menghela nafas dengan kerinduan akan hal ini, sangat ingin dibalut dengan rumah surgawi yang baru ini.
2CO 5:3 Saat kita memakai pakaian ini kita tidak akan terlihat telanjang.
2CO 5:4 Selama berada di dalam “tenda” ini, kita mengeluh, terbebani oleh kehidupan ini. Bukannya kita ingin menanggalkan pakaian kehidupan ini tetapi kita menantikan apa yang akan kita kenakan, sehingga apa yang fana dapat diliputi oleh kehidupan.
2CO 5:5 Allah sendirilah yang mempersiapkan kita untuk semua ini, dan yang menyediakan Roh sebagai jaminan bagi kita.
2CO 5:6 Jadi kami tetap percaya diri, mengetahui bahwa sementara kami berada di rumah di sini dalam tubuh fisik kami, kami jauh dari Allah.
2CO 5:7 (Karena kita hidup dengan percaya kepada Allah, bukan dengan melihat-Nya.)
2CO 5:8 Seperti yang saya katakan, kami yakin, ingin berada jauh dari tubuh sehingga kami dapat berada di rumah bersama Allah.
2CO 5:9 Itu sebabnya tujuan kami, baik di rumah dalam tubuh kami atau tidak, adalah untuk memastikan bahwa kami menyenangkan dia.
2CO 5:10 Karena kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus. Masing-masing dari kita akan menerima apa yang pantas kita terima atas apa yang telah kita lakukan dalam hidup ini, apakah itu baik atau buruk.
2CO 5:11 Mengetahui betapa kami kagum pada Allah, kami mencoba meyakinkan orang lain. Jelas bagi Allah siapa kita ini, dan saya harap juga jelas bagi pikiran kalian.
2CO 5:12 Kami tidak mencoba untuk berbicara baik tentang diri kami lagi, hanya mencoba memberi kalian kesempatan untuk bangga dengan kami, sehingga kalian dapat menjawab mereka yang bangga dengan penampilan luar dan bukan apa yang ada di dalamnya.
2CO 5:13 Jika kita adalah “orang gila”, itu untuk Allah. Jika kami masuk akal, itu untuk kalian.
2CO 5:14 Kasih Kristus mendorong kita untuk terus maju, karena kita benar-benar yakin bahwa Dia mati untuk semua orang, jadi semua orang mati.
2CO 5:15 Kristus mati untuk semua orang agar mereka tidak lagi hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan bangkit kembali untuk mereka.
2CO 5:16 Mulai sekarang kita tidak melihat siapa pun dari sudut pandang manusia. Meskipun kita pernah memandang Kristus dengan cara ini, kita tidak melakukannya lagi.
2CO 5:17 Itulah sebabnya setiap orang yang ada di dalam Kristus adalah makhluk baru — yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang!
2CO 5:18 Allah melakukan semua ini dengan mengubah kita dari musuh menjadi sahabat melalui Kristus. Allah memberi kita pekerjaan yang sama untuk mengubah musuh-musuhnya menjadi teman-temannya.
2CO 5:19 Karena Allah di dalam Kristus membawa dunia kembali dari permusuhan menjadi persahabatan dengan-Nya, tidak memperhitungkan dosa siapa pun terhadap mereka, dan memberi kita pesan ini untuk mengubah musuh-musuh-Nya menjadi sahabat-sahabat-Nya.
2CO 5:20 Jadi kami adalah duta-duta Kristus, seolah-olah Allah memohon melalui kami: “Tolong, maukah kamu kembali dan menjadi sahabat Allah?”
2CO 5:21 Allah membuat Yesus, yang tidak pernah berdosa secara pribadi, mengalami akibat dosa agar kita memiliki karakter yang baik dan benar sebagaimana Allah itu baik dan benar.
2CO 6:1 Sebagai pekerja bersama dengan Allah, kami juga memohon kepada kalian untuk tidak membuat penerimaan kalian terhadap anugerah Allah menjadi sia-sia.
2CO 6:2 Seperti yang Allah katakan, “Pada waktu yang tepat Aku mendengarmu, dan pada hari keselamatan Aku menyelamatkanmu.” Percayalah: sekarang adalah waktu yang tepat! Sekarang adalah hari keselamatan!
2CO 6:3 Kami tidak menempatkan apa pun dengan cara siapa pun yang akan membuat mereka tersandung, memastikan pekerjaan yang kami lakukan tidak akan dikritik.
2CO 6:4 Sebaliknya, kami berusaha menunjukkan bahwa kami adalah hamba Allah yang baik dengan segala cara yang kami bisa. Dengan banyak kesabaran, kami menghadapi semua jenis masalah, kesulitan, dan kesusahan.
2CO 6:5 Kami dianiaya, diserang dan ditahan dalam penjara. Kami bekerja keras, kadang-kadang kami tidak istirahat dan tidak mempunyai makanan.
2CO 6:6 Kami membantu kalian dengan pengetahuan kami, dan dengan menjalani hidup yang tanpa cela dengan pertolongan Roh. Kami berusaha untuk sabar dan bermurah hati. Kami bersandar kepada Roh Kudus dan berusaha mengasihi sesama dengan hati yang tulus.
2CO 6:7 Kami sudah memberitakan kebenaran dengan mengandalkan kuasa Allah. Dengan dilengkapi persenjataan rohani yang diberikan kepada orang-orang yang hidup dengan benar, kami bisa bertahan dan membela diri saat diserang.
2CO 6:8 Kami melanjutkan apakah kami dihormati atau tidak, apakah kami dikutuk atau dipuji. Orang-orang menyebut kami penipu tapi kami mengatakan yang sebenarnya.
2CO 6:9 Kami diabaikan, meskipun kami terkenal; menyerah untuk mati, tapi kita masih hidup; dicambuk, tetapi tidak dibunuh.
2CO 6:10 Terlihat sengsara, kami selalu bersukacita; sebagai miskin, tetapi kami membuat banyak orang kaya; sebagai orang miskin, tapi kami memiliki segalanya!
2CO 6:11 Kami menyampaikan dengan terus terang kepada kalian teman-teman saya di Kornitus. Kami mengasihi kalian dengan sepenuh hati.
2CO 6:12 Kami tidak pernah berhenti mengasihi kalian, tetapi kalianlah yang tidak mengasihi kami.
2CO 6:13 Saya katakan hal ini seolah-olah saya sedang berbicara kepada anak-anak saya sendiri. Sebagai balasan kasih kami yang sungguh-sungguh terhadap kalian, bukalah hati kalian untuk kami.
2CO 6:14 Jangan mengikat diri dengan orang-orang yang tidak percaya kepada Yesus. Orang yang hidup dengan benar tidak bisa bekerja sama dengan orang yang hidupnya tidak benar. Kerja sama seperti apa yang bisa terjalin antara terang dengan gelap?
2CO 6:15 Bagaimana mungkin Kristus bisa sepaham dengan iblis? Tidak mungkin orangbyang bercaya bekerja sama dengan orang yang tidak percaya kepada Allah.
2CO 6:16 Kita adalah rumah dari Allah yang hidup. Bagaimana mungkin ada hubungan antara rumah Allah dan berhala? Allah sudah berkata, “Aku hidup di dalam mereka dan berjalan bersama mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.”
2CO 6:17 Jadi pisahkanlah diri kalian dari antara mereka. Tuhan sudah berkata, “Janglah menyentuh apapun yang najis milik mereka, maka Aku akan menerimamu.”
2CO 6:18 Tuhan yang Mahakuasa berkata, “Aku akan menjadi Bapa bagi kalian, dan kalian akan menjadi anak-anak-Ku!”
2CO 7:1 Saudara-saudaraku yang terkasih, karena kita memiliki janji-janji ini, kita harus membersihkan diri kita dari semua yang mengotori tubuh dan jiwa, dengan tujuan untuk kesucian total karena rasa hormat kepada Allah.
2CO 7:2 Terimalah kami sebagai temanmu! Kami tidak melakukan kesalahan siapa pun, kami tidak merusak siapa pun, dan kami tidak mengambil keuntungan dari siapa pun.
2CO 7:3 Saya tidak mengatakan ini untuk mengutuk kalian — seperti yang sudah saya katakan, kalian sangat berarti bagi kami sehingga kami hidup dan mati bersama kalian!
2CO 7:4 Saya berbicara sangat keras untuk kalian karena saya sangat bangga dengan kalian. Kamu adalah penyemangat bagiku. Saya sangat bahagia untuk kalian terlepas dari semua masalah kami.
2CO 7:5 Ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak memiliki kedamaian satu menit pun. Kami diserang dari segala arah, dengan konflik eksternal dan ketakutan batin.
2CO 7:6 Meski begitu, Allah yang menyemangati orang yang patah semangat, menyemangati kami dengan kedatangan Titus.
2CO 7:7 Bukan hanya karena kedatangannya, tetapi juga karena dorongan yang kalian berikan padanya. Dia memberi tahu kami betapa kalian sangat ingin bertemu dengan saya, betapa menyesalnya alian, dan betapa khawatirnya kalian tentang saya, yang membuat saya semakin bahagia.
2CO 7:8 Meskipun saya membuat kalian menyesal dengan surat yang saya tulis, saya tidak menyesalinya — meskipun saya menyesalinya karena surat itu menyakiti kalian, tetapi hanya untuk sementara waktu.
2CO 7:9 Aku bahagia sekarang, bukan karena menyakiti kalian, tapi karena rasa sakit ini membuat kalian berubah pikiran. Kalian dibuat menyesal dengan cara yang Allah inginkan, dan karenanya tidak dirugikan oleh kami dengan cara apa pun.
2CO 7:10 Jenis kesedihan yang Allah inginkan dari kita membuat kita berubah pikiran dan membawa keselamatan. Kesedihan semacam ini tidak meninggalkan rasa penyesalan, tetapi kesedihan duniawi membawa kematian.
2CO 7:11 Lihat apa yang terjadi padamu ketika kamu mengalami kesedihan yang sama seperti yang Allah inginkan. Ingatlah betapa antusiasnya kalian, betapa inginnya kalian membela diri, betapa marahnya kalian atas apa yang telah terjadi, betapa seriusnya kalian menanggapinya, betapa kalian ingin melakukan yang benar, betapa khawatirnya kalian, betapa kalian ingin keadilan ditegakkan. Dalam semua ini kalian menunjukkan bahwa kalian tulus ingin memperbaiki keadaan.
2CO 7:12 Jadi ketika saya menulis surat kepada kalian, saya tidak menulis tentang siapa yang salah atau siapa yang dirugikan, tetapi untuk menunjukkan caranya berbakti kamu bagi kami di sisi Allah.
2CO 7:13 Kami sangat terdorong oleh hal ini. Selain dorongan kami sendiri, kami sangat senang melihat betapa bahagianya Titus, karena kalian menenangkan pikirannya.
2CO 7:14 Aku membual kepadanya tentang kamu, dan kamu tidak mengecewakanku. Sama seperti semua yang saya katakan itu benar, bualan saya tentang kalian kepada Titus juga terbukti benar!
2CO 7:15 Titus semakin peduli padamu saat dia mengingat bagaimana kamu melakukan apa yang dia katakan, bagaimana kamu menyambutnya dengan penuh hormat.
2CO 7:16 Saya sangat senang bahwa saya dapat sepenuhnya percaya pada kalian.
2CO 8:1 Saudara-saudara, kami ingin memberitahu kalian tentang kasih karunia Allah yang ditunjukkan kepada gereja-gereja Makedonia.
2CO 8:2 Meskipun mereka telah mengalami kesulitan yang mengerikan, mereka dipenuhi dengan kebahagiaan; dan meskipun mereka sangat miskin, mereka juga melimpah dalam kemurahan hati mereka.
2CO 8:3 Saya dapat memastikan bahwa mereka memberikan apa yang mereka bisa, bahkan lebih dari itu! Dengan pilihan mereka sendiri
2CO 8:4 mereka terus memohon kepada kami untuk mengambil bagian dalam hak istimewa untuk berbagi dalam pelayanan ini kepada umat Allah.
2CO 8:5 Mereka tidak hanya melakukan apa yang kami harapkan, tetapi mereka menyerahkan diri mereka kepada Allah, dan kemudian kepada kami, seperti yang Allah ingin mereka lakukan.
2CO 8:6 Jadi kami mendorong Titus — karena dialah yang memulai pekerjaan ini dengan kalian — untuk kembali dan menyelesaikan pelayanan kalian yang penuh kasih ini.
2CO 8:7 Karena segala sesuatunya berkelimpahan — kepercayaan kalian kepada Allah, kefasihan bicara kalian, pengetahuan spiritual kalian, dedikasi kalian sepenuhnya, dan cinta kalian kepada kami — pastikan bahwa kelimpahan kalian juga meluas ke pelayanan memberi yang murah hati ini.
2CO 8:8 Aku tidak menyuruhmu melakukan ini, tapi untuk membuktikan betapa tulus cintamu dibandingkan dengan dedikasi orang lain.
2CO 8:9 Karena kamu tahu kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus. Meskipun dia kaya, dia menjadi miskin untukmu, sehingga melalui kemiskinannya kamu bisa menjadi kaya.
2CO 8:10 Ini saran saya: alangkah baiknya jika kalian menyelesaikan apa yang kalian mulai. Tahun lalu kalian bukan hanya yang pertama memberi tetapi juga yang pertama ingin melakukannya.
2CO 8:11 Sekarang selesaikan apa yang kamu rencanakan. Bertekadlah untuk menyelesaikan seperti yang kalian rencanakan, dan berikan sebanyak yang kalian bisa.
2CO 8:12 Jika ada kemauan, tidak apa-apa memberikan apa yang kalian miliki, bukan apa yang tidak kalian miliki!
2CO 8:13 Ini bukan untuk membuat segalanya lebih mudah bagi orang lain dan lebih sulit bagi kalian, tetapi hanya untuk bersikap adil.
2CO 8:14 Saat ini kalian memiliki lebih dari cukup dan dapat memenuhi kebutuhan mereka, dan sebaliknya ketika mereka memiliki lebih dari cukup, mereka dapat memenuhi kebutuhan kalian. Dengan cara itu setiap orang diperlakukan secara adil.
2CO 8:15 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Yang berkelebihan, tidak berkelebihan, dan yang berkekurangan, tidak berkekurangan.”
2CO 8:16 Syukur kepada Allah karena dia memberikan Titus pengabdian yang sama untukmu seperti yang aku miliki.
2CO 8:17 Meskipun dia setuju untuk melakukan apa yang kami suruh, dia datang menemuimu karena dia benar-benar ingin, dan sudah memutuskan untuk melakukannya.
2CO 8:18 Kami juga mengirimkan seorang saudara yang dipuji oleh semua gereja untuk pekerjaannya dalam menyebarkan kabar baik.
2CO 8:19 Dia juga ditunjuk oleh gereja-gereja untuk pergi bersama kami saat kami memberikan persembahan yang kami bawa ini. Kami melakukan ini untuk menghormati Tuhan dan untuk menunjukkan keinginan kami untuk membantu orang lain.
2CO 8:20 Kami ingin menghindari siapa pun yang mengkritik kami tentang cara kami menggunakan karunia ini.
2CO 8:21 Kami ingin melakukan sesuatu dengan cara yang benar, tidak hanya di mata Tuhan, tetapi juga di mata semua orang.
2CO 8:22 Kami juga mengirimkan saudara lain yang telah terbukti dapat diandalkan dalam banyak kesempatan, dan sangat ingin membantu. Dia sekarang bahkan lebih bersemangat untuk membantu karena kepercayaan besar yang dia miliki pada kalian.
2CO 8:23 Jika ada yang bertanya tentang Titus, dia adalah teman saya. Dia bekerja dengan saya atas nama kalian. Saudara-saudara lainnya adalah perwakilan dari gereja-gereja dan suatu kehormatan bagi Kristus.
2CO 8:24 Jadi, sambutlah mereka di depan semua gereja dan tunjukkan kasih kalian kepada mereka, membuktikan betapa bangganya kami terhadap kalian.
2CO 9:1 Mengenai pelayanan yang sedang kalian lakukan bagi umat Allah, saya tidak perlu lagi menulis kepada kalian mengenai pelayanan kalian membantu umat Allah.
2CO 9:2 Saya tahu bahwa kalian selalu siap untuk membantu. Dengan bangga saya sampaikan tentang pelayanan kalian kepada jemaat-jemaat di Makedonia untuk mendorong mereka. Saya sampaikan bahwa kalian di Akaya sejak tahun lalu sudah memberi sumbangan. Dan apa yang sudah kalian lakukan bangkitkan semangat mereka untuk melakukan hal yang sama.
2CO 9:3 Saya mengirim saudara-saudara inikepada kalian. Saya mau kalian siap, seperti yang sudah saya katakan kepada mereka. Hal ini akan memastikan apakah kalian memang sudah mengumpulkan uang sebagai sumbangan dan saya tidak salah dalam membanggakan kalian kepada mereka.
2CO 9:4 Kalau tidak, bayangkan kalau ada anggota jemaat dari Makedonia datang bersama saya, dan mereka melihat bahwa kalian belum siap. Hal itu pasti akan memalukan baik bagi kami yang sudah membanggakan kalian dan juga kalian sendiri.
2CO 9:5 Oleh karena itu, saya merasa lebih baik saya mengutus saudara-saudara ini duluan. Mereka akan membantu kalian dalam menyiapkan uang sumbangan seperti yang sudah kalian janjikan, sebelum kami tiba. Dengan begitu, pemberian kalian sudah siap secara sukarela dan bukan karena kepaksaan.
2CO 9:6 Saya ingin mengingatkan kalian tentang ini: Jika kalian hanya menabur sedikit, kalian hanya akan menuai sedikit; jika kalian menabur banyak, kalian akan menuai banyak.
2CO 9:7 Setiap orang harus memberi seperti yang telah mereka putuskan — bukan dengan enggan, atau karena mereka harus, karena Allah mengasihi mereka yang memberi dengan semangat.
2CO 9:8 Allah dapat dengan murah hati memberi kalian segalanya, sehingga kalian akan selalu memiliki semua yang kalian butuhkan — dengan banyak untuk membantu orang lain juga.
2CO 9:9 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Dia memberi dengan murah hati kepada orang miskin; kemurahan hatinya untuk selama-lamanya.”
2CO 9:10 Allah, yang menyediakan benih bagi penabur dan memberi roti untuk makanan, akan menyediakan dan melipatgandakan “benih” kalian dan meningkatkan panen kemurahan hati kalian.
2CO 9:11 Kamu akan menjadi kaya dalam segala hal sehingga kamu selalu menjadi sangat murah hati, dan kedermawananmu akan membuat orang lain bersyukur kepada Allah.
2CO 9:12 Jika kalian melayani dengan cara ini, tidak hanya kebutuhan umat Allah terpenuhi, tetapi juga banyak orang akan bersyukur kepada Allah.
2CO 9:13 Dengan memberikan persembahan ini, kalian menunjukkan sifat sejati kalian, dan mereka yang menerimanya akan berterima kasih kepada Allah atas ketaatan kalian, karena itu menunjukkan komitmen kalian pada kabar baik Kristus dan kemurahan hati kalian dalam memberi kepada mereka dan semua orang.
2CO 9:14 Mereka akan mendoakanmu dengan penuh kasih karena kasih karunia Allah yang melimpah bekerja melaluimu.
2CO 9:15 Syukur kepada Allah atas karunia-Nya yang jauh lebih besar daripada yang bisa diungkapkan dengan kata-kata!
2CO 10:1 Ini aku Paulus, secara pribadi memohon kepadamu melalui kebaikan dan kelembutan Kristus, orang yang “pemalu” ketika aku harus menghadapimu tetapi yang “berani” ketika aku tidak ada.
2CO 10:2 Aku memohon padamu, agar lain kali aku bersamamu, aku tidak harus sekuat yang kupikirkan, dengan berani berurusan dengan mereka yang berpikir kita berperilaku duniawi.
2CO 10:3 Meskipun kita hidup di dunia ini, kita tidak bertarung seperti dunia.
2CO 10:4 Senjata kita bukan dari dunia ini, tetapi kekuatan besar Allah yang menghancurkan benteng pemikiran manusia, menghancurkan teori-teori yang menyesatkan.
2CO 10:5 Setiap tembok tinggi yang berdiri tegak dan bangga dengan pengetahuan tentang Allah dirobohkan. Setiap ide pemberontak ditangkap dan dibawa ke dalam persetujuan yang taat dengan Kristus.
2CO 10:6 Ketika kalian sepenuhnya menaati Kristus, maka kami siap menghukum setiap ketidaktaatan.
2CO 10:7 Lihat apa yang menatap wajahmu! Siapapun yang menganggap bahwa mereka adalah milik Kristus harus berpikir lagi — sama seperti mereka adalah milik Kristus, kita juga!
2CO 10:8 Meskipun saya mungkin tampak terlalu menyombongkan otoritas kami, saya tidak malu karenanya. Tuhan memberikan wewenang ini kepada kami untuk membangun kalian, bukan untuk menjatuhkan kalian.
2CO 10:9 Aku tidak bermaksud menakut-nakutimu dengan surat-suratku.
2CO 10:10 Orang-orang berkata, “Surat-suratnya keras dan berat, tetapi secara pribadi dia lemah, dan dia pembicara yang tidak berguna.”
2CO 10:11 Orang-orang seperti itu harus menyadari bahwa apa yang kita katakan melalui surat ketika kita tidak di sana, akan kita lakukan ketika kita ada di sana!
2CO 10:12 Kita tidak terlalu sombong untuk membandingkan diri kita dengan mereka yang terlalu memikirkan diri sendiri. Mereka yang mengukur diri mereka sendiri, dan membandingkan diri mereka sendiri dengan diri mereka sendiri, benar-benar bodoh!
2CO 10:13 Tapi kami tidak akan menyombongkan diri dengan cara yang berlebihan yang tidak bisa diukur. Kami hanya mengukur apa yang telah kami lakukan dengan menggunakan sistem pengukuran Allah yang Dia berikan kepada kami — dan itu termasuk kalian.
2CO 10:14 Kami tidak terlalu memaksakan wewenang kami untuk mengatakan ini, seolah-olah kami tidak mencapai kalian, karena kami telah sampai kepada kalian dan membagikan kabar baik tentang Kristus kepada kalian.
2CO 10:15 Kami tidak membual dalam istilah-istilah boros yang tidak dapat diukur, mengklaim penghargaan atas apa yang telah dilakukan orang lain. Sebaliknya, kami berharap bahwa ketika kepercayaan kalian kepada Allah tumbuh, pekerjaan kami di antara kalian akan meningkat pesat.
2CO 10:16 Kemudian kami dapat membagikan kabar baik di tempat-tempat yang jauh di luar kalian, tanpa membual tentang apa yang telah dilakukan di tempat orang lain telah bekerja.
2CO 10:17 “Jika ada orang yang ingin bermegah, bermegahlah tentang Tuhan.”
2CO 10:18 Bukan mereka yang memuji diri sendiri yang dihormati, tetapi mereka yang dipuji Tuhan.
2CO 11:1 Kuharap kau bisa menerima sedikit lebih banyak kebodohan dariku — yah, kau sudah tahan denganku!
2CO 11:2 Aku menyiksamu dengan semacam kecemburuan ilahi, karena aku berjanji padamu untuk seorang suami tunggal — Kristus — agar aku bisa menghadirkanmu sebagai perawan murni baginya.
2CO 11:3 Saya khawatir bahwa dalam beberapa hal, sama seperti ular menipu Hawa dengan kelicikannya yang licik, bahwa kalian mungkin tersesat dalam pemikiran kalian dari komitmen tulus dan murni kalian kepada Kristus.
2CO 11:4 Jika ada orang yang datang dan memberi tahu kalian tentang Yesus yang berbeda dengan yang kami bagikan dengan kalian, kalian dengan mudah mengikuti mereka, menerima semangat yang berbeda dengan yang kalian terima, dan kabar baik yang berbeda dengan yang kalian percaya.
2CO 11:5 Saya tidak percaya bahwa saya lebih rendah dari “rasul-rasul super” ini.
2CO 11:6 Meskipun saya mungkin tidak ahli dalam memberikan pidato, saya tahu apa yang saya bicarakan. Kami telah membuat ini benar-benar jelas bagi kalian dalam segala hal.
2CO 11:7 Apakah salah jika saya merendahkan diri agar kalian dapat ditinggikan, karena saya membagikan kabar baik kepada kalian secara cuma-cuma?
2CO 11:8 Aku merampok seperti gereja-gereja lain, mengambil bayaran dari mereka agar aku bisa bekerja untukmu.
2CO 11:9 Ketika saya ada di sana dengan kalian dan membutuhkan sesuatu, saya tidak membebani siapa pun karena orang percaya yang datang dari Makedonia mengurus kebutuhan saya. Saya bertekad untuk tidak pernah menjadi beban bagi kalian dan saya tidak akan pernah.
2CO 11:10 Ini sepasti kebenaran Kristus yang ada dalam diriku: tak seorang pun di seluruh Achaia akan menghentikanku untuk membual tentang ini!
2CO 11:11 Dan kenapa? Karena aku tidak mencintaimu? Allah tahu bahwa saya lakukan!
2CO 11:12 Saya akan terus melakukan apa yang selalu saya lakukan, untuk menghilangkan kesempatan bagi mereka yang ingin menyombongkan diri bahwa pekerjaan mereka sama dengan kami.
2CO 11:13 Orang-orang ini adalah rasul palsu, pekerja yang tidak jujur, yang berpura-pura menjadi rasul Kristus.
2CO 11:14 Jangan kaget karena bahkan Setan sendiri berpura-pura menjadi malaikat terang.
2CO 11:15 Maka tidak heran jika mereka yang melayaninya berpura-pura menjadi agen kebaikan. Tapi akhir mereka akan sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan.
2CO 11:16 Izinkan saya mengatakannya lagi: tolong jangan berpikir saya bodoh. Namun, bahkan jika kalian melakukannya, terimalah saya sebagai seseorang yang bodoh, dan biarkan saya juga sedikit bermegah.
2CO 11:17 Apa yang saya katakan tidak seperti yang Tuhan akan katakan — semua kemegahan yang bodoh ini.
2CO 11:18 Tetapi karena banyak orang lain yang menyombongkan diri seperti dunia, biarlah saya juga bermegah.
2CO 11:19 (Kamu senang menghadapi orang bodoh, karena kamu sangat bijaksana!)
2CO 11:20 Kamu tahan dengan orang yang memperbudakmu, yang mengambil apa yang kamu miliki, yang mengeksploitasimu, yang dengan sombong merendahkanmu, yang memukul kalian di wajah.
2CO 11:21 Maafkan kami karena kami terlalu lemah untuk melakukan hal seperti itu! Tapi apa pun yang berani dibanggakan orang, saya juga berani melakukannya. (Di sini saya berbicara seperti orang bodoh lagi.)
2CO 11:22 Apakah mereka orang Ibrani? Gerakan mengungkap kekerasan seksual demi menghapuskannya. Apakah mereka orang Israel? Gerakan mengungkap kekerasan seksual demi menghapuskannya. Apakah mereka keturunan Abraham? Gerakan mengungkap kekerasan seksual demi menghapuskannya.
2CO 11:23 Apakah mereka hamba Kristus? (Saya tahu saya akan terdengar seperti saya gila, berbicara seperti ini.) Tapi saya telah melakukan lebih banyak lagi. Saya telah bekerja lebih keras, lebih sering dipenjara, dicambuk lebih dari yang bisa saya hitung, menghadapi kematian berkali-kali.
2CO 11:24 Lima kali aku menerima dari orang Yahudi empat puluh cambukan kurang satu.
2CO 11:25 Tiga kali saya dipukul dengan tongkat, sekali saya dilempari batu, tiga kali saya karam. Suatu kali saya menghabiskan dua puluh empat jam terombang-ambing di lautan.
2CO 11:26 Selama perjalanan saya, saya telah menghadapi bahaya menyeberangi sungai, gerombolan perampok, serangan dari rekan sebangsa saya sendiri, maupun dari orang asing. Saya telah menghadapi bahaya di kota-kota, di padang pasir, dan di laut. Saya telah menghadapi bahaya dari orang-orang yang berpura-pura menjadi orang Kristen.
2CO 11:27 Saya telah menghadapi kerja keras dan perjuangan, banyak malam tanpa tidur, lapar dan haus, sering pergi tanpa makanan, kedinginan, tanpa pakaian yang cukup untuk menghangatkan diri.
2CO 11:28 Selain semua ini, saya menghadapi masalah sehari-hari dalam berurusan dengan semua gereja.
2CO 11:29 Siapa yang lemah, dan aku tidak merasa lemah juga? Siapa yang dibawa ke dalam dosa, dan saya tidak terbakar?
2CO 11:30 Jika saya harus menyombongkan diri, saya akan menyombongkan diri tentang betapa lemahnya saya.
2CO 11:31 Allah dan Bapa Tuhan Yesus — semoga terpuji selama-lamanya — tahu bahwa saya tidak berbohong.
2CO 11:32 Ketika saya berada di Damaskus, gubernur di bawah Raja Aretas menjaga kota untuk menangkap saya.
2CO 11:33 Tetapi aku diturunkan ke dalam keranjang dari jendela di tembok kota, jadi aku melarikan diri darinya.
2CO 12:1 Saya kira saya harus menyombongkan diri, meskipun itu tidak terlalu membantu. Biarkan saya pergi ke visi dan wahyu dari Tuhan.
2CO 12:2 Saya mengenal seorang pria di dalam Kristus yang empat belas tahun yang lalu diangkat ke surga ketiga (baik secara fisik di dalam tubuh, atau di luarnya, saya tidak tahu, tetapi Allah tahu).
2CO 12:3 Saya tahu bahwa orang ini (entah secara fisik diangkat ke dalam tubuh, atau terlepas darinya, saya tidak tahu, tetapi Allah tahu),
2CO 12:4 bagaimana dia diangkat ke Firdaus, dan mendengar hal-hal yang terlalu indah untuk didengar, diucapkan dengan kata-kata yang begitu suci sehingga tidak ada manusia yang diizinkan untuk mengatakannya.
2CO 12:5 Sesuatu seperti itu akan saya banggakan, tetapi saya tidak akan menyombongkan diri saya, kecuali kelemahan saya.
2CO 12:6 Saya tidak akan bodoh jika saya ingin menyombongkan diri, karena saya akan mengatakan yang sebenarnya. Tetapi saya tidak akan menyombongkan diri, sehingga tidak ada yang akan lebih memikirkan saya daripada apa yang mereka lihat saya lakukan atau dengar saya katakan.
2CO 12:7 Juga, karena wahyu-wahyu ini luar biasa hebat, dan agar saya tidak sombong, saya diberi “duri dalam daging saya” — utusan setan untuk menyakiti saya agar saya tidak sombong.
2CO 12:8 Saya memohon kepada Tuhan tiga kali untuk menyingkirkan masalah ini.
2CO 12:9 Tetapi dia berkata kepadaku, “Hanya kasih karunia-Ku yang kamu perlukan, karena kekuatanku efektif dalam kelemahan.” Itulah sebabnya saya dengan senang hati menyombongkan kelemahan saya, agar kuasa Kristus bersemayam dalam diri saya.
2CO 12:10 Jadi saya menghargai kelemahan, hinaan, masalah, penganiayaan, dan kesulitan yang saya derita demi Kristus. Karena ketika aku lemah, maka aku kuat!
2CO 12:11 Saya berbicara seperti orang bodoh, tetapi kalian membuat saya melakukannya! kalian seharusnya benar-benar berbicara baik tentang saya, karena saya sama sekali tidak kalah dengan rasul-rasul super, meskipun saya tidak menghitung apa pun.
2CO 12:12 Namun tanda-tanda seorang rasul diperlihatkan di antara kamu dengan sabar — tanda-tanda, keajaiban-keajaiban, dan mujizat-mujizat yang dahsyat.
2CO 12:13 Dalam hal apa kamu lebih rendah dari gereja-gereja lain kecuali aku tidak membebanimu? Maafkan aku karena melakukan kesalahanmu!
2CO 12:14 Sekarang aku bersiap untuk mengunjungimu untuk ketiga kalinya, dan aku tidak akan menjadi beban bagimu. Saya tidak menginginkan apa yang kalian miliki, saya menginginkan kalian sendiri! Lagi pula, anak-anak tidak harus menabung untuk orang tua mereka, tetapi orang tua harus untuk anak-anak mereka.
2CO 12:15 Dengan senang hati aku akan menghabiskan diriku, dan menghabiskannya untukmu. Jika aku sangat mencintaimu, apakah kamu akan semakin mencintaiku?
2CO 12:16 Yah, meski begitu, aku tidak membebanimu. Mungkin aku licik, dan menipumu dengan cara licikku!
2CO 12:17 Tapi apakah aku memanfaatkanmu oleh orang yang kukirim padamu?
2CO 12:18 Saya mendesak Titus untuk pergi menemui kalian, dan saya mengirim saudara lain bersamanya. Apakah Titus memanfaatkanmu? Tidak, kami berdua memiliki semangat yang sama dan menggunakan metode yang sama.
2CO 12:19 Mungkin kalian berpikir bahwa selama ini kita hanya berusaha membela diri. Tidak, kami berbicara untuk Kristus di hadapan Allah. Semua yang kami lakukan, teman, adalah untuk keuntungan kalian.
2CO 12:20 Saya khawatir ketika saya mengunjungi bahwa entah bagaimana saya tidak akan menemukan kalian seperti yang saya inginkan, dan bahwa kalian tidak akan menemukan saya seperti yang kalian inginkan! Saya takut akan ada pertengkaran, kecemburuan, kemarahan, persaingan, fitnah, gosip, kesombongan, dan kekacauan.
2CO 12:21 Saya takut ketika saya mengunjungi, Allah saya akan merendahkan saya di hadapan kalian, dan bahwa saya akan menangisi banyak dari mereka yang telah berdosa sebelumnya, dan yang masih belum bertobat dari kenajisan, percabulan, dan ketidaksenonohan tindakan yang mereka lakukan.
2CO 13:1 Ini adalah kunjungan ketiga saya ke kamu. “Setiap tuduhan harus diverifikasi oleh dua atau tiga orang saksi.”
2CO 13:2 Saya sudah memperingatkan kalian yang berdosa ketika saya mengunjunginya untuk kedua kalinya. Meskipun saya tidak di sana, saya memperingatkan mereka lagi — dan kalian semua — bahwa ketika saya berkunjung, saya tidak akan ragu untuk bertindak melawan mereka,
2CO 13:3 karena kalian menuntut bukti bahwa Kristus berbicara melalui Saya. Dia tidak lemah dalam cara dia berhubungan dengan kalian; melainkan ia bekerja dengan kuat di antara kamu.
2CO 13:4 Meskipun dia disalibkan dalam kelemahan, sekarang dia hidup dalam kuasa Allah. Kami juga lemah di dalam dia, tetapi kalian akan melihat bahwa kami hidup bersamanya melalui kuasa Allah.
2CO 13:5 Periksalah dirimu untuk melihat apakah kamu percaya pada Allah. Uji diri kalian. Tidakkah kalian sendiri menyadari bahwa Yesus Kristus ada di dalam kalian? Kecuali jika kalian gagal dalam ujian…
2CO 13:6 Namun, saya harap kalian menyadari bahwa kami tidak gagal dalam ujian.
2CO 13:7 Kami berdoa kepada Allah agar kalian tidak melakukan hal buruk — bukan agar kami dapat menunjukkan bahwa kami lulus ujian, tetapi agar kalian dapat melakukan apa yang baik, meskipun kami tampak gagal.
2CO 13:8 Kita tidak bisa melakukan apa pun untuk melawan kebenaran, hanya demi kebenaran.
2CO 13:9 Kami senang ketika kami lemah, dan kamu kuat — kami berdoa agar kamu terus meningkat.
2CO 13:10 Itulah sebabnya saya menulis tentang ini ketika saya tidak bersama kalian, sehingga ketika saya bersama kalian, saya tidak perlu memperlakukan kalian dengan kasar dengan memaksakan otoritas saya. Tuhan memberi saya wewenang untuk membangun, bukan untuk meruntuhkan.
2CO 13:11 Akhirnya, saudara-saudara, saya mengucapkan selamat tinggal. Terus tingkatkan secara rohani. Mendorong satu sama lain. Sesuai. Hiduplah dalam damai, dan Allah yang penuh kasih dan damai akan menyertai kalian.
2CO 13:12 Saling menyapa dengan kasih sayang Kristiani.
2CO 13:13 Semua orang percaya di sini mengirimkan salam mereka.
2CO 13:14 Kiranya kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.
GAL 1:1 Surat ini berasal dari Paulus, seorang rasul yang bukan diutus oleh manusia. Tetapi atas perintah Yesus Kristus dan Allah Bapa yang sudah membangkitkan Yesus dari antara orang mati.
GAL 1:2 Saudara-saudari di sini bersama saya bergabung untuk mengirimkan surat ini ke gereja-gereja di Galatia.
GAL 1:3 Semoga berkat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kamu!
GAL 1:4 Yesus menyerahkan diri-Nya untuk dosa-dosa kita untuk membebaskan kita dari dunia yang jahat saat ini, sesuai dengan kehendak Allah dan Bapa kita.
GAL 1:5 Bagi Allah sajalah kemuliaan untuk selama-lamanya! Amin.
GAL 1:6 Saya merasa heran karena terlalu cepat kamu meninggalkan Allah yang oleh kasih karunia Kristus sudah memanggilmu. Dan sekarang kamu sudah mengikuti suatu “kabar baik” yang berbeda
GAL 1:7 itu sama sekali bukan kabar baik! Beberapa orang di sana sudah membuat kamu bingung. Mereka ingin memutarbalikkan Kabar Baik tentang Kristus.
GAL 1:8 Tetapi jika seseorang, bahkan kita sendiri, atau bahkan malaikat dari surga, harus memberitakan suatu kabar baik yang lain dari apa yang sudah kami beritahukan kepadamu, maka biarlah mereka dihukum!
GAL 1:9 Saya ulangi apa yang sudah kami katakan sebelumnya: jika ada yang memberitakan kabar baik yang berbeda selain yang sudah kamu terima dari kami, maka biarlah mereka dihukum!
GAL 1:10 Sekarang apakah menurutmu, persetujuan siapa yang saya inginkan — dari orang-orang, atau dari Allah? Apakah kamu pikir saya mencoba menyenangkan orang lain? Jika saya ingin menyenangkan orang, saya tidak akan menjadi hamba Kristus!
GAL 1:11 Izinkan saya menjelaskan kepadamu saudara-saudari, bahwa Kabar Baik yang saya beritakan, bukan berasal dari manusia.
GAL 1:12 Saya tidak menerimanya dari siapa pun, dan tidak ada yang mengajarkannya kepada saya — Yesus Kristus yang menyatakannya kepada saya.
GAL 1:13 Kamu sudah mendengar bagaimana hidup saya dulu sebagai pengikut agama Yahudi — bagaimana saya secara fanatik menganiaya gereja Allah, dengan kejam dan mencoba menghancurkannya.
GAL 1:14 Saya melampaui orang-orang sezaman saya dalam praktik agama Yahudi karena saya sangat setia pada tradisi nenek moyang saya.
GAL 1:15 Tetapi ketika Allah (yang mempunyai rencana yang khusus bagi saya sebelum saya lahir), memanggil saya melalui kasih karunia-Nya, dan merasa senang
GAL 1:16 untuk menyatakan Anak-Nya kepada saya sehingga saya dapat memberitakan Kabar Baik kepada bangsa-bangsa, saya tidak membicarakan hal ini dengan siapa pun.
GAL 1:17 Saya tidak pergi ke Yerusalem untuk berbicara dengan mereka yang sudah menjadi rasul sebelum saya; tetapi saya pergi ke Arab, dan kemudian kembali ke Damaskus.
GAL 1:18 Sesudah tiga tahun saya pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Petrus. Saya tinggal bersamanya selama dua minggu.
GAL 1:19 Pada waktu itu saya tidak melihat rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara laki-laki Tuhan Yesus.
GAL 1:20 (Izinkan saya meyakinkan kamu di hadapan Allah bahwa saya tidak berbohong tentang apa yang saya tulis untuk kamu!)
GAL 1:21 Kemudian saya pergi ke Syria dan Kilikia.
GAL 1:22 Meski begitu, wajah saya tidak diketahui orang-orang di gereja-gereja Yudea.
GAL 1:23 Mereka hanya mendengar orang berkata, “Orang yang dulu menganiaya kami sekarang menyebarkan kepercayaan yang pernah dia coba untuk menghancurkannya!”
GAL 1:24 Dan mereka memuji Allah karena apa yang Allah lakukan dalam hidup saya.
GAL 2:1 Empat belas tahun kemudian saya kembali ke Yerusalem bersama Barnabas. Saya membawa Titus bersama saya.
GAL 2:2 Saya pergi karena apa yang Allah sudah tunjukkan kepada saya. Saya bertemu dengan para pemimpin gereja yang diakui di sana secara pribadi dan menjelaskan kepada mereka Kabar Baik yang saya bagikan dengan orang asing. Saya tidak ingin pekerjaan yang saya lakukan dengan keras untuk datang ke apa-apa.
GAL 2:3 Tetapi ternyata, tidak ada yang bahkan memaksa Titus untuk disunat, meskipun dia orang Yunani.
GAL 2:4 (Masalah itu hanya muncul karena beberapa orang Kristen palsu menyelinap untuk memata-matai kebebasan yang kita miliki di dalam Kristus Yesus, dan mereka mencoba menjadikan kami budak.
GAL 2:5 Kami tidak pernah kebobolan kepada mereka, bahkan tidak untuk sesaat. Kami ingin memastikan bahwa kebenaran Kabar Baik tidak berubah untuk kamu.)
GAL 2:6 Tetapi orang-orang yang dianggap penting itu tidak menambahkan apa pun pada apa yang saya katakan. (Saya tidak peduli dengan pemimpin seperti apa mereka, karena Allah tidak pilih kasih kepada siapapun).
GAL 2:7 Sebaliknya, begitu mereka menyadari bahwa saya sudah diberi tanggung jawab untuk membagikan Kabar Baik kepada orang asing, seperti halnya Petrus yang diberi tanggung jawab untuk membagikan Kabar Baik kepada orang-orang Yahudi,
GAL 2:8 (dan Allah yang sama yang bekerja melalui Petrus sebagai rasul bagi orang-orang Yahudi, juga bekerja melalui saya sebagai rasul bagi orang bukan Yahudi),
GAL 2:9 dan begitu mereka sadar bahwa Allah sudah memberikan kasih karunia kepada saya, kemudian Yakobus, Petrus, dan Yohanes, yang memikul tanggung jawab kepemimpinan gereja, menjabat tangan Barnabas dan saya sebagai rekan sekerja mereka.
GAL 2:10 Kami bekerja untuk orang yang bukan Yahudi, sementara mereka bekerja untuk orang Yahudi. Satu-satunya permohonan mereka adalah supaya tidak lupa untuk menolong orang miskin. Dan ini adalah sesuatu yang saya sudah sangat berkomitmen.
GAL 2:11 Namun, ketika Petrus datang ke Antiokia, saya harus menghadapinya secara langsung, karena dia jelas salah dalam apa yang dia lakukan.
GAL 2:12 Sebelum beberapa teman Yakobus tiba, Petrus biasa makan dengan orang bukan Yahudi. Tetapi ketika orang-orang ini datang, dia berhenti makan dan menjauh dari orang bukan Yahudi. Dia takut disinggung oleh mereka yang bersikeras bahwa laki-laki harus disunat.
GAL 2:13 Seperti halnya Petrus, orang Kristen Yahudi lainnya juga menjadi munafik, sampai-sampai Barnabas pun dibujuk untuk mengikuti kemunafikan mereka.
GAL 2:14 Ketika saya menyadari bahwa sikap mereka tidak sesuai dengan Kabar Baik tentang Kristus, saya langsung menegur Petrus di depan umum, “Jika kamu seorang Yahudi namun hidup seperti orang bukan Yahudi, mengapa kamu memaksa orang bukan Yahudi untuk hidup seperti orang Yahudi?
GAL 2:15 Kita memang dilahirkan sebagai Yahudi, dan bukan ‘orang berdosa’ seperti orang bukan Yahudi,
GAL 2:16 tetapi kita tahu bahwa tidak seorang pun menjadi benar dengan melakukan apa yang dituntut hukum Taurat — itu hanya melalui percaya kepada Yesus Kristus. Kami sudah mempercayai Kristus Yesus sehingga kami dapat menjadi benar dengan menempatkan kepercayaan kami kepada Kristus, dan bukan melalui melakukan apa yang hukum Taurat katakan — karena tidak seorang pun dibuat benar dengan mematuhi persyaratan hukum Taurat.”
GAL 2:17 Karena jika, ketika kita ingin dibenarkan di dalam Kristus, kita sendiri terbukti berdosa, apakah itu berarti bahwa Kristus melayani dosa? Tentu saja tidak!
GAL 2:18 Karena jika saya membangun kembali apa yang sudah saya hancurkan, maka saya hanya menunjukkan bahwa saya adalah seorang pelanggar hukum.
GAL 2:19 Karena oleh hukum Taurat aku mati terhadap hukum supaya aku dapat hidup bagi Allah.
GAL 2:20 Saya sudah disalibkan dengan Kristus — jadi hidup saya bukan lagi saya yang hidup, tetapi Kristus yang hidup di dalam saya. Kehidupan yang sekarang saya jalani di dalam tubuh ini, saya jalani dengan mempercayai Anak Allah, yang mengasihi saya, dan yang memberikan diri-Nya untuk saya.
GAL 2:21 Bagaimana saya bisa berbalik dari kasih karunia Allah? Karena jika kita dapat dibenarkan dengan mematuhi hukum Taurat, maka kematian Kristus menjadi tidak berarti!
GAL 3:1 Kalian orang Galatia, apakah kalian sudah gila? Siapa yang telah menempatkan kalian di bawah mantra? Kematian Yesus Kristus di kayu salib dengan jelas disajikan kepada kalian sehingga kalian dapat melihat!
GAL 3:2 Jadi coba katakan kepada saya — apakah kamu menerima Roh Kudus karena mentaati hukum Taurat? atau dengan menaruh kepercayaan kalian pada apa yang kalian dengar?
GAL 3:3 Kalian benar-benar sudah kehilangan akal! Kalian sudah memulai hidup dalam Roh. Apakah kalian benar-benar berpikir sekarang kalian dapat membuat diri kalian sempurna dengan usahamu sendiri?
GAL 3:4 Apakah kalian mengalami begitu banyak penderitaan tanpa hasil? (Itu benar-benar bukan untuk apa-apa kan?)
GAL 3:5 Izinkan saya bertanya kepada kalian: apakah Allah memberimu Roh-Nya dan melakukan begitu banyak keajaiban karena kalian mentaati hukum Taurat? Atau, apakah karena kalian percaya pada apa yang kalian dengar?
GAL 3:6 Sama seperti yang terjadi kepada Abraham. Kitab Suci berkata, “Abraham percaya kepada janji Allah dan itu yang membuat dia menjadi orang benar di hadapan Allah”.
GAL 3:7 Karena itu kalian harus tahu bahwa kita yang percaya kepada Allah seperti Abraham, akan disebut sebagai anak-anak Abraham secara rohani.
GAL 3:8 Dalam Kitab Suci diungkapkan bahwa orang-orang bukan Yahudi akan dibenarkan karena percaya penuh kepada Allah. Kabar baik diungkapkan kepada Abraham sebelumnya dengan kata-kata, “Melalui kamu semua bangsa akan diberkati.”
GAL 3:9 Jadi mereka yang percaya pada Allah seperti Abraham, akan diberkati sama seperti Abraham yang percaya kepada Allah.
GAL 3:10 Tetapi semua orang yang membenarkan diri di hadapan Allah dengan mentaati hukum Taurat, Kitab Suci berkata, “Terkutuklah setiap orang yang tidak dengan hati-hati menaati semua perintah yang tertulis di dalam kitab hukum Taurat.”
GAL 3:11 Jadi sudah jelas bahwa tidak ada seorangpun yang dibenarkan di hadapan Allah karena mentaati hukum Taurat, “Tetapi mereka yang dianggap benar oleh Allah, akan hidup dengan percaya penuh kepada Allah.”
GAL 3:12 Ketaatan pada hukum Taurat tidak ada hubungannya dengan mempercayai Allah. Kitab Suci hanya mengatakan, “Kamu akan hidup jika kamu mematuhi semua yang dituntut hukum Taurat.”
GAL 3:13 Kristus sudah menyelamatkan kita dari kutukan hukum Taurat dengan menjadi kutuk bagi kita. Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Terkutuklah setiap orang yang digantung di kayu salib” —
GAL 3:14 sehingga melalui Kristus Yesus berkat Abraham dapat sampai kepada orang bukan Yahudi juga, dan kita dapat percaya dengan menerima Roh Kudus sesuai dengan janji Allah.
GAL 3:15 Saudara-saudari yang terkasih, inilah contoh dari kehidupan sehari-hari. Jika sebuah kontrak dibuat dan disepakati bersama, ditandatangani dan dimeteraikan, maka tidak ada seorangpun yang dapat membatalkan atau menambahkannya.
GAL 3:16 Sekarang janji-janji itu diberikan kepada Abraham, dan keturunannya. Tidak dikatakan, “anak-anak” seolah-olah jamak, tetapi tunggal: “dan kepada Anak-Mu,” yang berarti Kristus.
GAL 3:17 Biar saya jelaskan. Hukum, yang datang empat ratus tiga puluh tahun kemudian, tidak membatalkan perjanjian sebelumnya yang dibuat Allah kepada Abraham, janji tidak dapat dibatalkan.
GAL 3:18 Jika warisan itu berasal dari ketaatan kepada hukum Taurat, maka tidak lagi berasal dari janji. Tetapi Allah dengan murah hati memberikannya kepada Abraham melalui janji.
GAL 3:19 Lalu apa gunanya hukum Taurat? Itu ditambahkan untuk menunjukkan pelanggaran kita, sampai keturunan Abraham yang dijanjikan itu datang. Hukum Taurat diberikan melalui Musa sebagai perantara oleh malaikat.
GAL 3:20 Tetapi seorang perantara tidak diperlukan jika hanya ada satu orang yang terlibat. Dan Allah itu satu!
GAL 3:21 Jadi apakah hukum Taurat bertentangan dengan janji Allah? Tentu saja tidak! Karena jika ada hukum Taurat yang bisa memberi kehidupan, maka kita bisa dibenarkan dengan menaatinya.
GAL 3:22 Tetapi Kitab Suci mengatakan kepada kita bahwa kita semua adalah tawanan dosa. Satu-satunya cara kita dapat menerima janji Allah adalah dengan percaya kepada Yesus Kristus.
GAL 3:23 Sebelum kita percaya kepada Yesus, kita tetap berada dalam pengawasan hukum Taurat sampai cara percaya ini terungkap.
GAL 3:24 Hukum Taurat adalah penjaga yang mengawasi kita sampai Kristus datang, sehingga kita bisa dibenarkan dengan percaya kepada Dia.
GAL 3:25 Tetapi sekarang kita sudah percaya kepada Yesus Kristus, jadi kita tidak lagi membutuhkan pengawas seperti itu.
GAL 3:26 Karena kalian semua adalah anak-anak Allah karena kalian percaya kepada Kristus Yesus.
GAL 3:27 Dan kalian semua yang bersatu dan dibaptis dalam Kristus, sudah memiliki karakter Kristus.
GAL 3:28 Tidak ada lagi orang Yahudi atau Yunani, budak atau orang merdeka, laki-laki atau perempuan — kalian semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
GAL 3:29 Jika kalian adalah milik Kristus, maka kalian adalah anak-anak Abraham, dan kalian adalah ahli waris janji Allah!
GAL 4:1 Apa yang saya katakan adalah bahwa selama ahli warisnya masih anak-anak, dia tidak berbeda dengan budak, meskipun dia memiliki seluruh harta benda.
GAL 4:2 Seorang ahli waris harus taat kepada pengawas dan pengurus sampai waktu yang ditentukan oleh bapaknya.
GAL 4:3 Itu sama saja dengan kita. Ketika kita belum dewasa secara rohani, kita masih diperbudak oleh aturan dasar dari hukum.
GAL 4:4 Tetapi pada waktu yang tepat seperti yang sudah ditentukan Allah, Dia mengutus Anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan, lahir di bawah aturan hukum Taurat.
GAL 4:5 Dengan begitu Yesus bisa menebus dan menyelamatkan kita yang berada di bawah aturan hukum Taurat, sehingga kita bisa menerima warisan sebagai anak-anak angkat.
GAL 4:6 Untuk menunjukkan bahwa kalian adalah anak-anak-Nya, Allah mengirimkan Roh Anak-Nya untuk meyakinkan kita, sehingga membuat kita berseru, “Abba,” yang berarti “Bapa.”
GAL 4:7 Karena kamu sekarang bukan lagi seorang budak, tetapi seorang anak, dan jika kamu adalah anak-Nya, maka Allah sudah menjadikan kamu ahli waris-Nya.
GAL 4:8 Pada saat kamu tidak mengenal Allah, kamu diperbudak oleh berhala dunia ini.
GAL 4:9 Tetapi sekarang kamu sudah mengenal Allah — atau lebih baik, untuk dikenal oleh Allah. Jadi bagaimana kamu bisa kembali ke aturan-aturan yang tidak berguna dan tidak berharga itu? Apakah kamu ingin menjadi budak aturan-aturan itu lagi?
GAL 4:10 Kamu sedang mengamati hari-hari dan bulan-bulan khusus, musim-musim dan tahun-tahun.
GAL 4:11 Saya menjadi kuatir, jangan sampai semua yang saya lakukan untuk kamu percuma saja!
GAL 4:12 Saya memohon kepadamu, teman-temanku: jadilah seperti saya, karena dahulu saya juga menjadi sama seperti kamu. Dan kamu tidak pernah memperlakukan saya dengan buruk.
GAL 4:13 Tentu kalian masih ingat bahwa itu karena saya sakit sehingga saya membagikan Kabar Baik kepada kalian pada kunjungan pertama saya.
GAL 4:14 Meskipun penyakit saya menjadi beban bagi kalian, tetapi kalian tidak meremehkan atau menolak saya — bahkan kalian memperlakukan saya seperti malaikat Allah, seperti Kristus Yesus sendiri.
GAL 4:15 Jadi apa yang terjadi dengan semua rasa terima kasih kalian? Saya beritahu kamu, saat itu jika kalian bisa keluarkan matamu dan memberikannya kepada saya, kalian akan melakukannya!
GAL 4:16 Jadi bagaimana — apakah dengan mengatakan kebenaran saya sudah menjadi musuh kalian?
GAL 4:17 Orang-orang ini berusaha keras mempengaruhi kalian supaya kalian berpihak kepada mereka, tetapi tidak untuk alasan-alasan yang baik. Sebaliknya, mereka ingin menjauhkan kalian dari kami supaya kalian dengan semangat mendukung mereka.
GAL 4:18 Tentu saja untuk berbuat baik itu baik. Tetapi ini harus terjadi setiap saat, bukan hanya saat saya ada di sana bersamamu!
GAL 4:19 Teman-temanku tersayang, saya ingin bekerja dengan kalian sampai karakter Kristus terduplikasi di dalam kalian.
GAL 4:20 Saya benar-benar berharap bisa bersamamu sekarang sehingga saya bisa mengubah cara bicara saya kepada kalian. Saya sangat mengkuatirkan kalian.
GAL 4:21 Jawab saya ini, kalian orang yang ingin hidup di bawah hukum Taurat: Tidakkah kalian mendengar apa yang dikatakan hukum Taurat?
GAL 4:22 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, Abraham memiliki dua anak laki-laki, satu dari perempuan budak, dan satu dari perempuan merdeka.
GAL 4:23 Akan tetapi, anak laki-laki dari perempuan budak itu lahir mengikuti rencana manusia, sedangkan anak laki-laki dari perempuan merdeka lahir sebagai hasil dari janji Allah.
GAL 4:24 Kejadian ini memberikan gambaran kepada kita. Kedua perempuan ini mewakili dua perjanjian Allah yang lama dan yang baru. Satu perjanjian berasal dari Gunung Sinai yaitu Hagar, yang melahirkan anak budak.
GAL 4:25 Hagar melambangkan Gunung Sinai di Arab, dan merupakan gambaran kota Yerusalem sekarang ini, karena penduduk kota itu diperbudak oleh hukum Taurat.
GAL 4:26 Tetapi Yerusalem surgawi seperti perempuan yang merdeka. Dialah ibu kita.
GAL 4:27 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Bersukacitalah kamu yang tidak memiliki anak dan yang tidak pernah melahirkan! Bersoraklah dengan suara keras, kamu yang belum pernah melahirkan — karena perempuan yang ditinggalkan memiliki lebih banyak anak daripada perempuan yang memiliki suami!”
GAL 4:28 Jadi teman-temanku kita adalah anak-anak perjanjian seperti Ishak, yang dilahirkan sesuai perjanjian Allah.
GAL 4:29 Namun, sama seperti anak yang lahir menurut rencana manusia menganiaya anak yang lahir melalui Roh, demikian juga sekarang ini.
GAL 4:30 Tetapi apa yang dikatakan Kitab Suci “Usirlah budak perempuan dan anaknya, karena anak perempuan budak tidak akan menjadi ahli waris bersama dengan anak perempuan merdeka.”
GAL 4:31 Oleh karena itu, teman-temanku, kami bukanlah anak dari seorang perempuan budak, tetapi dari perempuan merdeka.
GAL 5:1 Kristus membebaskan kita sehingga kita bisa memiliki kebebasan sejati. Jadi berdirilah dengan teguh dan jangan terbebani lagi oleh beban perbudakan.
GAL 5:2 Saya Paulus berkata kepadamu dengan terus terang: jika kalian kembali kepada hukum sunat, Kristus sama sekali tidak berarti bagi kalian.
GAL 5:3 Sekali lagi saya mengingatkan kalian: jika setiap laki-laki disunat, maka kalian harus mematuhi seluruh hukum Taurat.
GAL 5:4 Jika kalian berpikir bahwa kalian dapat dibenarkan oleh hukum Taurat, maka kalian tidak ada lagi hubungan dengan Kristus — Kalian sudah meninggalkan kasih karunia Allah.
GAL 5:5 Karena melalui Roh kita percaya dan menunggu dengan harapan untuk dibenarkan.
GAL 5:6 Karena di dalam Kristus Yesus disunat atau tidak disunat tidak menghasilkan apa-apa; hanya kepercayaan yang bekerja melalui cinta yang penting
GAL 5:7 Kalian melakukannya dengan sangat baik! Siapa yang menghalangi dan mencegah kalian untuk diyakinkan oleh kebenaran?
GAL 5:8 Bujukan ini tentunya bukan berasal dari Allah yang sudah memanggil kamu.
GAL 5:9 “Kamu hanya membutuhkan sedikit ragi untuk membuat semua adonan mengembang.”
GAL 5:10 Saya yakin kepada Tuhan bahwa Anda tidak akan mengubah cara berpikir Anda, dan bahwa orang yang membingungkan Anda akan menghadapi konsekuensinya, siapa pun dia.
GAL 5:11 Saudara-saudariku, jika saya masih mengajarkan sunat — mengapa saya masih dianiaya? Jika sunat itu benar, ajaran tentang salib itu tidak akan menjadi masalah bagi mereka.
GAL 5:12 Andai saja mereka yang menyebabkan masalah bagimu akan bertindak lebih jauh dari sunat dan mengebiri diri mereka sendiri!
GAL 5:13 Saudara-saudariku, kalian sudah dipanggil Allah untuk bebas! Hanya saja, jangan gunakan kebebasan kalian sebagai alasan untuk memuaskan keinginan untuk berbuat dosa — tetapi layanilah satu sama lain dengan kasih.
GAL 5:14 Karena seluruh hukum Taurat sudah simpulkan dalam satu perintah ini, yaitu, “Kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.”
GAL 5:15 Tetapi berhati-hatilah, supaya kalian tidak saling menyerang dan menyakiti satu sama lain. Jangan sampai kalian saling menghancurkan!
GAL 5:16 Saran saya adalah berjalanlah oleh Roh. Jangan memuaskan keinginan sifat manusia berdosa kalian.
GAL 5:17 Sebab keinginan Roh berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan sifat berdosa. Mereka bertarung satu sama lain, jadi kalian tidak melakukan apa yang ingin kalian lakukan.
GAL 5:18 Tetapi jika Roh memimpin kalian, kalian tidak berada di bawah hukum Taurat.
GAL 5:19 Jadi sudah sangat jelas apa yang dihasilkan oleh sifat manusia yang berdosa: perselingkuhan, percabulan, hubungan seks yang tidak wajar, mengikuti hawa nafsu,
GAL 5:20 penyembahan berhala, melakukan sihir, kebencian, persaingan, kecemburuan, kemarahan, mementingkan diri sendiri, menimbulkan perpecahan, ajaran sesat,
GAL 5:21 iri hati, mabuk, pesta pora, dan semua dosa yang lain. Seperti yang sudah saya peringatkan sebelumnya, maka saya peringatkan kamu sekali lagi: tidak seorang pun yang berperilaku seperti ini akan mewarisi kerajaan Allah.
GAL 5:22 Tetapi Roh Kudus menghasilkan buah seperti saling mengasihi, bersukacita, hidup damai, sabar dalam kesusahan, bermurah hati, menolong sesama, kesetiaan,
GAL 5:23 kelemah-lembutan, pengendalian diri — dan tidak ada hukum yang melarang hal-hal semacam ini!
GAL 5:24 Kita yang menjadi milik Kristus Yesus sudah memakukan di kayu salib sifat manusia kita yang berdosa, bersama dengan semua nafsu dan keinginan kita yang berdosa.
GAL 5:25 Jika kita hidup dalam Roh, biarlah hidup kita juga harus dipimpin oleh Roh Kudus.
GAL 5:26 Janganlah kita menjadi sombong, atau kesal dan iri hati satu sama lain.
GAL 6:1 Teman-temanku, jika seseorang disesatkan dan berbuat dosa, kamu yang rohani harus membawa mereka kembali dengan roh yang lembut. Berhati-hatilah agar kamu tidak tergoda juga.
GAL 6:2 Kalian harus saling tolong-menolong untuk meringankan beban satu sama lain dalam kesusahan, karena dengan cara ini kalian memenuhi hukum Kristus.
GAL 6:3 Mereka yang berpikir bahwa mereka benar-benar sesuatu — ketika mereka sebenarnya bukan apa-apa — hanya membodohi diri sendiri.
GAL 6:4 Periksa dengan cermat tindakanmu. Kemudian kamu bisa puas dengan diri sendiri, tanpa harus membandingkan diri kamu dengan orang lain.
GAL 6:5 Kita harus bertanggung jawab atas diri kita sendiri.
GAL 6:6 Mereka yang menerima pengajaran Firman Allah, harus memperlakukan guru mereka dengan baik, dengan berbagi dengan mereka semua hal baik.
GAL 6:7 Jangan keliru! Allah tidak bisa ditipu: apapun yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai.
GAL 6:8 Jika kamu menabur menurut keinginan sifat berdosa, kamu akan menuai kebinasaan bagi dirimu sendiri. Tetapi jika kamu menabur menurut Roh, maka kamu akan menuai hidup yang kekal.
GAL 6:9 Jangan pernah bosan berbuat baik, karena kita akan menuai hasilnya pada waktu yang tepat, asal kita tidak putus asa!
GAL 6:10 Jadi selagi kita punya kesempatan untuk berbuat baik kepada semua orang, lakukanlah itu — terutama bagi mereka yang termasuk dalam keluarga beriman.
GAL 6:11 Perhatikan bagian terakhir dari surat yang saya tulis ini dengan huruf-huruf yang besar, yang saya tulis kepada kalian dengan tangan saya sendiri.
GAL 6:12 Orang-orang yang hanya ingin membuat kesan yang baik memaksa kalian untuk disunat supaya mereka tidak dianiaya karena salib Kristus.
GAL 6:13 Mereka disunat, tetapi mereka tidak menaati hukum Taurat. Tetapi mereka ingin kalian disunat supaya mereka dapat membanggakan kamu sebagai pengikut mereka.
GAL 6:14 Semoga saya tidak pernah bermegah kecuali di salib Tuhan kita Yesus Kristus! Melalui salib ini, dunia sudah mati bagi saya, dan saya sudah mati dunia.
GAL 6:15 Jadi sunat atau tidak sunat tidak masalah — yang penting adalah kita diciptakan baru!
GAL 6:16 Damai dan rahmat bagi semua yang mengikuti prinsip ini, dan bagi Israel milik Allah!
GAL 6:17 Tolong, jangan ada yang menyusahkan aku lagi, karena di tubuhku ada bekas luka Yesus.
GAL 6:18 Saudara-saudaraku, semoga kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai rohmu. Amin.
EPH 1:1 Surat ini berasal dari Paulus, seorang rasul Kristus Yesus karena kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus dan mereka yang percaya kepada Kristus Yesus.
EPH 1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera untuk kamu sekalian dari Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus.
EPH 1:3 Terpujilah Allah, yaitu Bapa dari Tuhan kita Kristus Yesus, yang sudah memberkati kita di dalam Kristus dengan semua berkat rohani yang ada di surga,
EPH 1:4 sama seperti Dia memilih kita untuk berada di dalam Dia sebelum awal dunia ini, sehingga di dalam kasih kita dapat menjadi kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
EPH 1:5 Sebelum dunia ini diciptakan, Dia memutuskan sebelumnya bahwa kita seharusnya diangkat menjadi anak-anak-Nya melalui Kristus Yesus, sesuai dengan kehendak-Nya. Itulah yang berkenan kepada-Nya.
EPH 1:6 Jadi kita memuji Allah karena belas kasihan-Nya yang mulia, yang sudah Dia berikan dengan cuma-cuma kepada kita karena bersatu dalam Anak-Nya yang dikasihi-Nya.
EPH 1:7 Melalui dia kita memperoleh keselamatan melalui darah-Nya, pengampunan dosa-dosa kita sebagai hasil dari kasih karunia-Nya yang tak ternilai
EPH 1:8 yang Dia sediakan dengan murah hati untuk kita, bersama dengan segala hikmat dan pengertian.
EPH 1:9 Dia mengungkapkan kepada kami keinginannya yang sebelumnya tersembunyi di mana Dia dengan senang hati mengejar rencana-Nya
EPH 1:10 pada waktu yang tepat untuk menyatukan semua orang di dalam Kristus — mereka yang ada di surga dan yang ada di bumi.
EPH 1:11 Dalam Dia — kita telah dipilih terlebih dahulu, menurut rencana orang yang mengerjakan segala sesuatu menurut kehendaknya,
EPH 1:12 karena kitalah yang pertama menjadi umat-Nya yang berharap kepada Kristus! Oleh karena itu marilah kita memuji Allah karena kemuliaan-Nya.
EPH 1:13 Dalam Dia — kalian juga sudah mendengar Firman Kebenaran, Kabar Baik tentang keselamatan kalian. Dalam Dia — karena kalian percaya kepada-Nya, kalian dimateraikan dengan materai janji Roh Kudus,
EPH 1:14 yang merupakan uang muka atas warisan kita ketika Allah menebus apa yang telah Dia simpan untuk diri-Nya — kita, yang akan memuji dan memuliakan Dia!
EPH 1:15 Itulah alasannya, karena saya telah mendengar tentang kepercayaan kalian kepada Tuhan Yesus dan kasih yang kalian miliki untuk semua orang Kristen,
EPH 1:16 mengapa saya tidak pernah berhenti berterima kasih kepada Allah untuk kalian dan mengingat kalian dalam doa-doa saya.
EPH 1:17 Saya berdoa agar Allah Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang mulia, dapat memberi kalian roh kebijaksanaan untuk melihat dan mengenal Dia sebagaimana adanya.
EPH 1:18 Semoga pikiran kalian tercerahkan sehingga kalian dapat memahami harapan yang Dia panggil untuk kalian — kekayaan agung yang Dia janjikan sebagai warisan bagi umat-Nya yang kudus.
EPH 1:19 Dan saya juga berdoa supaya kalian tahu bahwa kuasa-Nya sangat besar bagi kita yang percaya. Kuasa itu adalah kekuatan Allah yang hebat,
EPH 1:20 yang dipakai-Nya untuk membangkitkan Kristus dari kematian. Dengan kuasa-Nya itu, Allah menempatkan Kristus di sebelah kanan-Nya di surga,
EPH 1:21 jauh di atas penguasa, otoritas, kekuasaan, atau penguasa mana pun, atau pemimpin mana pun dengan segala gelarnya — tidak hanya di dunia ini, tetapi juga di dunia yang akan datang.
EPH 1:22 Allah sudah menjadikan segala sesuatu tunduk pada kuasa Kristus. Allah juga menjadikan Dia dan memberinya tanggung jawab sebagai kepala atas seluruh jemaat Kristus,
EPH 1:23 yang adalah tubuhnya, dipenuhi dan disempurnakan oleh Kristus, yang memenuhi dan menyempurnakan segala sesuatu.
EPH 2:1 Pada suatu waktu kalian mati dalam dosa dan perbuatan jahatmu,
EPH 2:2 menjalani hidup kalian menurut cara dunia, di bawah kendali iblis, yang rohnya bekerja pada orang-orang yang tidak menaati Allah.
EPH 2:3 Kita semua pernah seperti itu, perilaku kita ditentukan oleh keinginan sifat manusia kita yang berdosa dan cara berpikir kita yang jahat. Seperti orang lain, di alam kita, kita adalah anak-anak dari kemarahan.
EPH 2:4 Tetapi Allah dalam kemurahan-Nya yang murah hati, karena kasih-Nya yang luar biasa bagi kita
EPH 2:5 bahkan ketika kita mati dalam dosa-dosa kita, telah menghidupkan kita bersama dengan Kristus. Percaya padanya telah menyelamatkan kalian!
EPH 2:6 Dia membangkitkan kita bersama Kristus, dan di dalam Kristus Yesus mendudukkan kita bersama-Nya di surga,
EPH 2:7 sehingga dalam segala kekekalan yang akan datang Ia dapat menunjukkan besarnya kasih karunia-Nya yang luar biasa dalam menunjukkan kebaikan kepada kita melalui Kristus Yesus.
EPH 2:8 Karena kamu telah diselamatkan oleh kasih karunia karena percaya kepada-Nya — itu bukan melalui dirimu sendiri, itu adalah pemberian Allah!
EPH 2:9 Ini tidak ada hubungannya dengan usaha manusia, jadi jangan bangga pada dirimu sendiri.
EPH 2:10 Kita adalah produk dari apa yang Allah lakukan, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan kebaikan, yang telah Allah rencanakan untuk kita lakukan.
EPH 2:11 Jadi kalian yang “orang asing” yang berbicara secara manusiawi, disebut “tidak bersunat” oleh mereka yang “bersunat” (yang hanya merupakan prosedur yang dilakukan oleh manusia), kalian perlu ingat
EPH 2:12 bahwa kalian pernah tidak ada hubungan dengan Kristus. Anda dilarang sebagai orang asing menjadi warga negara Israel, orang asing dari perjanjian yang telah dijanjikan Allah. Kalian tidak punya harapan dan kalian hidup di dunia tanpa Allah.
EPH 2:13 Tetapi sekarang, di dalam Kristus Yesus, kalian yang dahulu sangat jauh telah didekatkan oleh darah Kristus.
EPH 2:14 Kristus adalah damai sejahtera kita. Melalui tubuhnya ia membuat keduanya menjadi satu, dan meruntuhkan tembok pemisah permusuhan yang memisahkan kita,
EPH 2:15 membebaskan kita dari hukum dengan persyaratan dan peraturannya. Dia melakukan ini agar dia dapat menciptakan dalam dirinya satu pribadi baru dari keduanya dan dengan demikian berdamai,
EPH 2:16 dan sepenuhnya mendamaikan keduanya dengan Allah melalui salib seolah-olah mereka hanya satu tubuh, setelah menghancurkan permusuhan kita satu sama lain.
EPH 2:17 Dia datang dan membagikan kabar baik perdamaian kepada kalian yang jauh, dan mereka yang dekat,
EPH 2:18 karena melalui dia kita berdua memperoleh akses kepada Bapa melalui Roh yang sama.
EPH 2:19 Itu artinya kalian bukan lagi orang asing dan asing; kalian adalah sesama warga umat Allah dan milik keluarga Allah
EPH 2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
EPH 2:21 Di dalam Dia seluruh bangunan disatukan, tumbuh menjadi bait suci bagi Tuhan.
EPH 2:22 Kalian juga sedang dibangun bersama di dalam dia sebagai tempat bagi Allah untuk hidup oleh Roh.
EPH 3:1 Inilah saya, Paulus, sekarang dipenjarakan karena melayani Kristus Yesus, untuk menolong kalian orang yang bukan Yahudi.
EPH 3:2 Pasti kalian sudah mendengar tentang tugas yang Allah berikan kepada saya untuk menyampaikan tentang kebaikan hati Allah kepada kalian,
EPH 3:3 bagaimana, dengan apa yang Allah tunjukkan kepada saya, menjelaskan misteri yang sebelumnya tersembunyi. Saya menulis kepada Anda secara singkat sebelumnya tentang ini.
EPH 3:4 Dan ketika kalian membaca ini, kalian akan mengerti apa yang saya maksud tentang rencana yang dulu Allah rahasiakan kepada manusia, yaitu rahasia tentang Kristus.
EPH 3:5 Di generasi-generasi sebelumnya, hal ini tidak dijelaskan kepada siapa pun, tetapi sekarang sudah dinyatakan kepada para rasul dan nabi suci Allah oleh Roh-Nya
EPH 3:6 bahwa orang yang bukan Yahudi, adalah ahli waris bersama, bagian dari tubuh yang sama, dan dalam Kristus Yesus berbagi bersama dalam janji melalui kabar baik.
EPH 3:7 Saya sudah menjadi pelayan Kristus untuk memberitakan Kabar Baik ini melalui kuasa dan kebaikan hati Allah yang bekerja dalam diri saya.
EPH 3:8 Rahmat ini diberikan kepada saya, yang paling tidak penting dari semua orang Kristen, untuk berbagi dengan orang yang bukan Yahudi nilai Kristus yang luar biasa,
EPH 3:9 dan saya dipilih untuk menyatakan rencana Allah kepada semua orang. Rencana itu tersembunyi sejak semula di dalam Dia yang menciptakan segalanya.
EPH 3:10 Rencana Allah adalah supaya semua pemerintah dan penguasa di surga menyaksikan berbagai cara Allah menunjukkan kebijaksanaan-Nya melalui gereja.
EPH 3:11 Inilah sesuai dengan tujuan kekal Allah yang dilakukan-Nya melalui Kristus Yesus Tuhan kita.
EPH 3:12 Karena kita percaya sepenuhnya kepada Kristus, maka kita bisa datang kepada Allah dengan bebas dan tidak perlu merasa takut.
EPH 3:13 Jadi saya meminta agar kalian tidak putus asa karena saya menderita — tetapi kalian harus bangga karena saya menderita demi kalian.
EPH 3:14 Itulah sebabnya saya berlutut berdoa kepada Bapa,
EPH 3:15 yang darinya setiap keluarga di surga dan di bumi menerima sifat dan karakternya,
EPH 3:16 memohon kepada-Nya agar dari kekayaan kemuliaan-Nya ia dapat menguatkan kalian di dalam diri kalian yang terdalam dengan kuasa melalui Roh-Nya.
EPH 3:17 Semoga Kristus hidup di dalam kalian sebagaimana kamu percaya kepada-Nya, sehingga ketika kamu ditanam jauh di dalam kasih,
EPH 3:18 kalian dapat memiliki kekuatan untuk memahami bersama semua umat Allah luas dan panjang dan tinggi dan dalamnya kasih Kristus.
EPH 3:19 Semoga kalian mengenal kasih Kristus yang melampaui pengetahuan, sehingga kalian dijadikan penuh dan lengkap oleh kepenuhan Allah.
EPH 3:20 Semoga dia yang — melalui kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita — dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang pernah kita minta atau pikirkan,
EPH 3:21 semoga dia dimuliakan di dalam gereja dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya dan pernah. Amin.
EPH 4:1 Jadi saya yang dipenjarakan karena melayani Tuhan — menasehati supaya kalian hidup sesuai dengan panggilanmu sebagai umat Allah.
EPH 4:2 Hendaklah kalian rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Biarlah kalian saling memaafkan dan saling mengasihi satu sam lain.
EPH 4:3 Berusahalah untuk tetap bersatu dalam Roh melalui damai sejahtera yang mempersatukan kalian bersama.
EPH 4:4 Karena ada satu tubuh, dan satu Roh. Dan Allah sudah memanggilmu untuk memiliki pengharapan yang sama.
EPH 4:5 Hanya ada satu Tuhan, satu iman, dan satu baptisan;
EPH 4:6 Dan hanya ada satu Allah dan Bapa dari semua, yang memerintah atas segala sesuatu. Dia adalah atas semua dan melalui semua dan dalam semua.
EPH 4:7 Kristus sudah memberikan kepada kita masing-masing kasih karunia, sesuai dengan kemurahan hati-Nya kepada kita.
EPH 4:8 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Ketika dia naik ke tempat yang tinggi, dia membawa tawanan bersamanya, dan memberikan hadiah kepada manusia.”
EPH 4:9 (Mengenai ini: dikatakan dia naik, tetapi itu berarti dia sebelumnya juga telah turun ke dunia yang rendah.
EPH 4:10 Yang turun adalah orang yang sama yang juga naik ke surga tertinggi agar ia dapat menyempurnakan seluruh alam semesta.)
EPH 4:11 Karunia yang Kristus berikan kepada setiap orang adalah sebagai rasul, nabi, penginjil, pendeta dan guru,
EPH 4:12 dengan tujuan mempersiapkan dan melengkapi umat Allah untuk pekerjaan membantu orang lain, supaya melalui pelayanan ini dapat membantu tubuh Kristus untuk bertumbuh dan menjadi kuat.
EPH 4:13 Kita tumbuh bersama dan semakin erat bersatu dalam keyakinan dan pengetahuan kita tentang Anak Allah. Biarlah kita semakin dewasa secara rohani, dan terus bertumbuh menjadi seperti Kristus.
EPH 4:14 Kita seharusnya tidak menjadi seperti anak-anak kecil lagi, yang mudah terombang-ambing oleh setiap angin doktrin, bingung dengan tipu daya manusia yang menyesatkan dengan ajaran yang licik, mereka sengaja membuat supaya ajaran itu kelihatan benar.
EPH 4:15 Sebaliknya dengan mengatakan kebenaran, kita harus saling mengasihi dan bertumbuh menjadi seperti Kristus dalam semua sifat-Nya karena Dia adalah Kepala atas kita.
EPH 4:16 Karena Dialah seluruh tubuh bekerja, setiap sendi menyatukannya saat masing-masing bagian melakukan apa yang seharusnya, dan seluruh tubuh tumbuh, membangun dirinya sendiri dalam cinta.
EPH 4:17 Jadi izinkan saya mengatakan ini kepada kalian — sebenarnya aku mendesak ini di dalam Tuhan — bahwa kamu tidak lagi hidup seperti orang-orang yang tidak percaya, dengan cara mereka yang kosong.
EPH 4:18 Pikiran mereka masih gelap, cara hidup mereka jauh dari kehendak Allah. Mereka tidak tahu apa-apa tentang Allah, dan mereka keras kepala.
EPH 4:19 Karena mereka sudah kehilangan rasa malu. Mereka melakukan hal-hal yang jahat, dan dengan rakus melakukan segala macam hal yang menjijikkan.
EPH 4:20 Tetapi bukan itu yang kalian pelajari tentang Kristus!
EPH 4:21 Bukankah kalian tidak mendengar tentang dia? Bukankah kalian diajarkan tentang dia? Tidakkah kalian mempelajari kebenaran seperti yang ada di dalam Yesus
EPH 4:22 Jadi buanglah gaya hidup kalian yang lama, dan tinggalkan sifat-sifat lama yang menghancurkan kalian melalui keinginan yang menipu!
EPH 4:23 Biarlah hati dan pikiran kalian diperbaharui oleh Roh Allah,
EPH 4:24 Dan kenakan hidup barumu yang Allah ciptakan sehingga kamu akan menjadi seperti Dia, benar dan suci dalam kebenaran.
EPH 4:25 Jadi buanglah sifat suka menipu, dan katakan yang benar satu sama lain — karena kita saling memiliki.
EPH 4:26 Jangan berbuat dosa dengan marah; jangan biarkan malam datang dan menemukanmu masih marah.
EPH 4:27 Dan jangan beri iblis kesempatan apapun.
EPH 4:28 Orang yang suka mencuri, berhenti mencuri, dan lakukan pekerjaan yang jujur dan produktif dengan tanganmu sendiri sehingga kalian memiliki sesuatu untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkannya.
EPH 4:29 Jangan menggunakan bahasa yang buruk. Tetapi bicaralah dengan kata-kata yang menolong dan memberi semangat jika perlu, sehingga orang yang mendengarkan merasa diberkati.
EPH 4:30 Jangan mengecewakan Roh Kudus Allah, itu adalah bukti bahwa kamu adalah milik-Nya sampai hari penebusan.
EPH 4:31 Buanglah segala jenis sakit hati, dendam, amarah, pertikaian, dan hinaan, bersama dengan segala bentuk kejahatan.
EPH 4:32 Bersikaplah baik dan penuh kasih satu sama lain, saling mengampuni, sama seperti Allah di dalam Kristus mengampuni kalian.
EPH 5:1 Jadi, berusahalah hidup seperti Allah, karena kalian adalah anak-anak-Nya yang sangat dikasih.
EPH 5:2 Hiduplah dalam kasih, sama seperti Kristus mengasihi kamu. Dia memberikan diri-Nya untuk kita, sebagai sebuah hadiah dan persembahan kurban kepada Tuhan. Persembahan-Nya yang sangat harum dan menyenangkan hati Allah.
EPH 5:3 Janganlah ada amoralitas seksual, atau segala jenis ketidaksenonohan, atau keserakahan di antara kamu, karena umat Allah tidak pantas melakukan hal-hal seperti itu.
EPH 5:4 Tidak boleh ada kata-kata jahat, kotor, atau kata-kata tidak berguna dan kasar sama sekali, itu tidak pantas bagi kamu. Sebaliknya kalian harus berterima kasih kepada Allah.
EPH 5:5 Kalian harus tahu bahwa orang yang melakukan dosa seksual, kejahatan, atau keserakahan, dan penyembah berhala, tidak akan menjadi warga kerajaan Kristus dan Allah.
EPH 5:6 Jangan biarkan siapa pun membodohi kamu dengan ajaran sesat, karena hal-hal seperti itulah membawa penghakiman Allah kepada orang-orang yang tidak taat.
EPH 5:7 Jadi jangan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan.
EPH 5:8 Dulu kamu hidup dalam kegelapan, tetapi sekarang kamu hidup dalam terang Tuhan. Jadi hiduplah sebagai anak-anak terang
EPH 5:9 (dan buah terang adalah segala sesuatu yang baik dan kebenaran dan benar),
EPH 5:10 menunjukkan apa yang benar-benar dihargai Tuhan.
EPH 5:11 Jangan ada hubungannya dengan hal-hal sia-sia yang dihasilkan kegelapan — alih-alih mengeksposnya.
EPH 5:12 Sangat memalukan bahkan untuk membicarakan hal-hal yang dilakukan orang-orang seperti itu secara diam-diam
EPH 5:13 Tetapi ketika perbuatan mereka yang gelap dinyatakan dalam terang, kemudian terungkap apa adanya.
EPH 5:14 Itulah mengapa dikatakan, “Bangunlah, kalian yang sedang tidur, bangkit dari kematian, dan Kristus akan bersinar atasmu.”
EPH 5:15 Jadi berhati-hatilah menjalani hidupmu. Jangan hidup seperti orang bodoh, tetapi seperti orang bijak,
EPH 5:16 Jadi gunakanlah kesempatan yang ada dengan melakukan yang baik karena hari-hari ini jahat.
EPH 5:17 Jadi jangan kurang pengetahuan, tetapi cari tahu apa kehendak Allah.
EPH 5:18 Jangan mabuk oleh anggur yang akan menghancurkan hidupmu, tetapi biarlah hidupmu dipenuhi dengan Roh Allah.
EPH 5:19 Berbagi bersama satu sama lain, dengan menyanyikan mazmur, kidung, dan lagu-lagu rohani. Bernyanyi dan membuat musik untuk Tuhan untuk mengungkapkan apa yang kalian rasakan.
EPH 5:20 Bersyukurlah selalu kepada Allah Bapa kita atas segalanya dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus.
EPH 5:21 Masing-masing harus bersedia melayani dan menghormati satu sama lain. Lakukanlah itu sebagai rasa penghormatanmu kepada Kristus.
EPH 5:22 Setiap istri, lakukan apa yang suamimu perintahkan untuk kamu lakukan, sama seperti kamu menaati kehendak Allah.
EPH 5:23 Suami adalah kepala istri sama seperti Kristus adalah kepala gereja. Dan gereja adalah tubuh Kristus dan Kristus adalah Penyelamatnya.
EPH 5:24 Dengan cara yang sama seperti gereja melakukan apa yang Kristus katakan, istri harus melakukan apa yang suami mereka katakan dalam segala hal.
EPH 5:25 Setiap suami, kamu harus mengasihi istrimu dengan cara yang sama, seperti Kristus mengasihi gereja dan memberikan diri-Nya untuk itu.
EPH 5:26 Dia menyucikan kita untuk menjadi milik-Nya. Kita dibersihkan melalui Firman Allah, bagaikan air yang membersihkan kita.
EPH 5:27 Sehingga Kristus dapat menjadikan gereja milik-Nya sendiri, tanpa cacat atau dosa atau kesalahan apa pun, tetapi menjadi kudus dan tidak bercacat.
EPH 5:28 Suami harus mengasihi istrinya seperti dia mengasihi dirinya sendiri. Seorang laki-laki yang mengasihi istrinya, berarti mengasihi dirinya sendiri.
EPH 5:29 Karena tidak ada orang yang pernah membenci tubuhnya sendiri, tetapi memberinya makan dan menjaganya, seperti yang dilakukan Kristus untuk gereja,
EPH 5:30 Karena kita adalah anggota-anggota tubuh-Nya.
EPH 5:31 “Inilah sebabnya mengapa seorang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, dan keduanya menjadi satu.”
EPH 5:32 Ini adalah kebenaran tersembunyi yang dalam — tetapi saya sedang berbicara tentang Kristus dan gereja.
EPH 5:33 Bagaimanapun, setiap suami harus mengasihi istrinya sendiri seperti dirinya sendiri, dan istri harus menghormati suaminya.
EPH 6:1 Anak-anak, lakukan apa yang orang tuamu perintahkan, karena ini adalah hal yang benar untuk dilakukan.
EPH 6:2 Hormatilah ayah dan ibumu. Ini adalah perintah pertama yang disertai dengan janji.
EPH 6:3 “Agar segala sesuatunya berjalan baik untukmu dan kamu akan panjang umur di bumi.”
EPH 6:4 Kepada setiap bapak, jangan membuat anak-anakmu marah, tetapi jagalah mereka dengan didikan dan nasehat tentang Allah.
EPH 6:5 Kepada setiap hamba, taatilah mereka yang menjadi tuanmu, dengan rasa hormat dan penuh kekaguman. Lakukan dengan hati yang tulus sama seperti kamu sedang melayani Kristus.
EPH 6:6 Jangan hanya bekerja dengan baik ketika sedang diawasi untuk mendapatkan persetujuan, tetapi bekerja seperti hamba Kristus, dengan jujur melakukan kehendak Allah.
EPH 6:7 Layanilah dengan penuh sukacita sama seperti kamu melakukannya untuk Tuhan, dan bukan untuk orang.
EPH 6:8 Ingatlah bahwa siapa pun yang melakukan apa yang baik akan diberi upah oleh Tuhan, apakah orang itu adalah hamba atau seseorang yang merdeka.
EPH 6:9 Kepada setiap tuan, kamu harus memperlakukan pelayanmu dengan cara yang sama. Jangan mengancam mereka, ingatlah bahwa Allah yang di surga adalah Tuan mereka dan tuanmu juga, dan Dia memperlakukan orang dengan sama, tanpa pilih kasih.
EPH 6:10 Sebagai pesan terakhir, tetap kuat di dalam Tuhan, dan dalam kekuatan-Nya yang luar biasa.
EPH 6:11 Kenakan semua perlengkapan senjata Allah sehingga kamu dapat menolak semua serangan iblis!
EPH 6:12 Karena kita tidak berperang melawan kekuatan manusia, tetapi melawan penguasa, roh-roh jahat dan, penguasa kegelapan dunia ini, melawan kekuatan spiritual kejahatan di surga.
EPH 6:13 Ambillah semua senjata yang Allah sediakan sehingga kamu dapat bertahan menghadapi hari-hari yang semakin jahat, sesudah melakukan semua yang kamu dapat lakukan. Dan untuk menemukan dirimu masih tetap berdiri!
EPH 6:14 Jadi berdirilah teguh, dengan kebenaran sebagai ikat pinggangmu, dan keadilan sebagai penutup dadamu,
EPH 6:15 dan mengenakan sepatu kesiapan untuk membagikan kabar baik perdamaian.
EPH 6:16 Di atas segalanya, ambillah perisai untuk memercayai Allah, yang dengannya Anda bisa memadamkan semua panah api iblis.
EPH 6:17 Terimalah keselamatan dari Allah sebagai ketopong. Dan bawalah pedang Roh — Roh itulah firman Allah.
EPH 6:18 Berdoa selalu dalam Roh saat kamu melakukan semua ini. Tetap terjaga dan terus berdoa untuk semua umat Allah.
EPH 6:19 Doakan saya juga agar saya diberi kata-kata yang tepat untuk saya berbicara, sehingga saya dapat menjelaskan dengan penuh percaya, tentang rahasia kebenaran yang tersembunyi dari Kabar Baik.
EPH 6:20 Saya adalah utusan Allah yang dipenjara karena Kabar Baik. Jadi mohon berdoa agar saya berbicara tanpa rasa takut, sebagaimana seharusnya.
EPH 6:21 Tikikus, teman baik dan penolong setia kita. Dia akan memberikan semua berita tentang saya dan menjelaskan semuanya sehingga kamu akan tahu bagaimana dan apa yang saya lakukan.
EPH 6:22 Itulah mengapa saya mengirimnya kepadamu — untuk memberitahu kamu apa yang terjadi pada kami dan untuk menghiburmu.
EPH 6:23 Damai bagi semua orang Kristen di sana, dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus, dengan kasih dan iman kepada-Nya.
EPH 6:24 Kasih karunia menyertai semua orang yang mengasihi Tuhan kita Kristus Yesus.
PHI 1:1 Salam kepada jemaat Allah dalam Kristus Yesus yang tinggal di kota Filipi, dan kepada para pemimpin jemaat dan juga para pengerjanya dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba dari Kristus Yesus.
PHI 1:2 Kebaikkan dan damai dari Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus untuk kalian.
PHI 1:3 Saya bersyukur kepada Allah setiap kali saya teringat kepada kalian,
PHI 1:4 dan saya selalu bersukacita untuk mendoakan kalian dalam doa-doa saya,
PHI 1:5 karena kalian sudah menjadi rekan saya dalam menyebarkan kabar baik sejak dari awal kalian menjadi percaya sampai sekarang.
PHI 1:6 Saya sangat yakin bahwa Allah yang memulai pekerjaan yang baik di dalam kalian akan terus mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan-Nya dengan sempurna ketika Yesus Kristus datang kembali.
PHI 1:7 Sudah selayaknya saya berpikir seperti ini tentang kalian semua, sebab kalian sangat berarti bagi saya. Baik ketika saya berada di dalam penjara ataupun di luar ketika saya menyebarkan kabar baik, kalian semua membagikan kebaikan Allah bersama-sama dengan saya.
PHI 1:8 Allah yang menjadi saksi saya bahwa saya benar-benar menyayangi setiap kalian dengan kasih yang berasal dari Kristus Yesus.
PHI 1:9 Doa saya adalah agar kasih kalian boleh bertumbuh lebih lagi, demikian juga dengan pengetahuan dan pemahaman kalian,
PHI 1:10 jadi kalian bisa benar-benar mengetahui hal-hal yang sungguh-sungguh penting. Dengan demikian kalian bisa asli dan tidak bersalah pada hari kedatangan Kristus kembali,
PHI 1:11 penuh dengan hasil karena hidup dengan cara yang benar yang datang melalui Yesus Kristus dan memberikan kemuliaan dan pujian kepada Allah.
PHI 1:12 Saya ingin kalian tahu, saudara dan saudariku, bahwa semua pengalaman saya menjadi jalan agar Kabar Baik boleh semakin tersebar luas!
PHI 1:13 Untuk setiap orang — termasuk para penjaga Kaisar Romawi — tahu bahwa saya dipenjarakan karena Kristus;
PHI 1:14 dan karena saya masuk penjara, kebanyakan kristen disini semakin berani memberitakan Kabar Baik!
PHI 1:15 Benar, beberapa orang ada yang memberitakan tentang Kristus karena iri hati dan persaingan. Namun, ada juga yang memberitakan tentang Kristus karena dorongan hati yang baik.
PHI 1:16 Mereka melakukannya karena kasih, dan karena tahu bahwa saya dipenjarakan demi membela Kabar Baik itu.
PHI 1:17 Sementara yang lain memberitakan tentang Kristus dengan penuh tipuan oleh karena ambisi mereka yang egois, mencoba menambah penderitaan saya di dalam penjara ini.
PHI 1:18 Biarkan sajalah, saya hanya peduli bahwa nama Kristus itu diberitakan dalam segala cara, entah itu hanya untuk berpura-pura ataupun karena memang pengakuan sejati. Itulah yang membuat saya bersukacita — dan saya akan terus bersukacita!
PHI 1:19 Mengapa? Sebab saya yakin bahwa melalui doa-doa kalian untuk saya, dan melalui pertolongan Roh Yesus Kristus, hal ini akan menyelamatkan saya.
PHI 1:20 Sebab saya sangat berharap dan berkeinginan untuk tidak melakukan hal-hal yang akan membuat saya malu. Sebaliknya saya berani berharap, seperti biasanya, bahwa bahkan saat ini Kristus akan sangat dihormati melalui saya, apakah saya hidup atau mati.
PHI 1:21 Sejauh yang saya ketahui, hidup adalah untuk Kristus, dan mati akan memberi saya keuntungan.
PHI 1:22 Tetapi jika saya akan terus hidup dan hal ini berarti bekerja keras, maka saya sungguh-sungguh tidak tahu yang mana yang terbaik untuk saya pilih!
PHI 1:23 Hal ini membuat saya sungguh-sungguh mengalami dilema — saya sungguh-sungguh ingin segera bersama Kristus, yang pasti jauh lebih baik,
PHI 1:24 namun tetap berada di dunia ini jauh lebih penting oleh karena kalian.
PHI 1:25 Sebab saya sangat yakin, saya tahu saya akan tetap di sini, bersama dengan kalian semua untuk menolong kalian agar kepercayaan dan sukacita kalian dalam Allah semakin bertambah,
PHI 1:26 sehingga ketika saya menemui kalian lagi, puji-pujian kalian kepada Kristus Yesus bahkan lebih besar lagi oleh karena saya.
PHI 1:27 Pastikanlah bahwa cara kalian hidup sesuai dengan kabar baik dari Kristus, agar ketika aku datang dan menemui kalian atau tidak bisa datang, saya bisa mendengar kabar tentang kalian — bahwa kalian tetap teguh dalam satu kesatuan, terikat secara rohani ketika kalian bekerja bersama bagi iman kepercayaan kalian kepada Kabar Baik itu.
PHI 1:28 Janganlah takut kepada orang-orang yang menganggap kalian musuh. Dengan menjadi berani kalian menyatakan kepada mereka bahwa mereka akan kalah, dan Allah sendiri akan menyelamatkan kalian.
PHI 1:29 Sebab kepada kalian sudah diberikan kehormatan bukan hanya untuk percaya kepada Yesus, tetapi juga menderita bagi Dia.
PHI 1:30 Kalian mengalami pergumulan yang sama seperti yang kalian lihat saya alami — bahkan sampai saat ini, seperti yang kalian tahu.
PHI 2:1 Jadi, jika kalian merasa dikuatkan karena percaya kepada Kristus, jika kalian merasa dihiburkan oleh kasih-Nya, jika kalian berbagi bersama dalam Roh, jika kalian memiliki belas kasihan dan simpati —
PHI 2:2 maka penuhilah sukacitaku dengan sepikir dan saling mengasihi, bersatu secara rohani dan memiliki satu tujuan yang sama.
PHI 2:3 Setiap perbuatanmu, janganlah karena rasa egois ataupun karena kesombongan, tetapi dengan rendah hati kamu menganggap kepentingan orang lain lebih dibanding dirimu sendiri.
PHI 2:4 Janganlah ada di antara kalian yang sibuk mengurusi diri kalian sendiri — sebaliknya, pikirkanlah juga keperluan orang lain.
PHI 2:5 Sikap yang harus Anda miliki adalah sama dengan sikap Kristus Yesus.
PHI 2:6 Meskipun sifatnya selalu Allah, dia tidak peduli untuk berpegang teguh pada kesetaraannya dengan Allah.
PHI 2:7 Sebaliknya ia mengosongkan dirinya, mengambil sifat seorang hamba, menjadi seperti manusia.
PHI 2:8 Datang ke dunia dalam wujud seorang manusia, merendahkan diri-Nya, dan menyerahkan diri-Nya sampai mati — bahkan sampai mati di kayu salib.
PHI 2:9 Itu sebabnya Allah memberikan kepada-Nya penghormatan dan kuasa terbesar, serta nama yang paling dihormati —
PHI 2:10 sehingga di dalam nama Yesus setiap orang haruslah berlutut dan menyembah Dia, baik di surga, di bumi ataupun di bawah bumi,
PHI 2:11 dan semua akan menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, untuk kemuliaan Allah Bapa.
PHI 2:12 Jadi, sahabat-sahabatku, teruslah melakukan perbuatan yang sesuai dengan cara hidup orang yang sudah mengenal Allah dengan rasa takut dan hormat, taat kepada semua yang sudah saya ajarkan — bukan hanya ketika saya bersama dengan kalian, tetapi bahkan lebih lagi, karena sekarang saya tidak bersama dengan kalian.
PHI 2:13 Sebab Allah yang mengerjakan semua pekerjaan itu di dalam diri kalian, menciptakan kemauan dan kemampuan yang Dia ingin untuk kalian kerjakan.
PHI 2:14 Lakukanlah segala sesuatu tanpa mengeluh ataupun membantah
PHI 2:15 dengan demikian kalian akan Allah dapati tulus, tidak melakukan kesalahan. Jadilah anak-anak Allah yang tanpa cela yang hidup di tengah-tengah orang-orang yang tidak jujur dan jahat ini. Bersinarlah di antara mereka seakan-akan kalian menjadi terang yang menerangi dunia ini,
PHI 2:16 memberikan kepada mereka kata-kata yang membawa kepada kehidupan. Dengan demikian saya memiliki bukti bahwa saya tidak bekerja dengan serampangan dan bukan untuk sesuatu yang sia-sia ketika Kristus datang kembali!
PHI 2:17 Jadi sekalipun saya mengorbankan nyawa saya sebagai kurban persembahan agar kalian
PHI 2:18 sama seperti kalian ikut bersukacita dan bersyukur bersama dengan saya.
PHI 2:19 Saya berharap, jika memang Tuhan Yesus kehendaki, untuk mengutus Timotius kepada kalian segera. Sebab berita tentang kalian akan menggembirakan saya ketika dia kembali nanti.
PHI 2:20 Saya tidak mengenal orang lain yang dengan tulus peduli dengan kalian seperti dirinya.
PHI 2:21 Sebab orang-orang lain hanya peduli dengan kepentingan mereka sendiri, dan bukan kepentingan untuk Yesus Kristus.
PHI 2:22 Tetapi kalian sudah paham akan sifat Timotius — dia menolongku menyebarkan Kabar Baik sama seperti seorang anak yang menolong ayahnya.
PHI 2:23 Jadi saya berharap untuk mengutus dia segera sesudah saya tahu apa yang akan terjadi selanjutnya kepada saya.
PHI 2:24 Dan saya percaya kepada Tuhan bahwa saya pun akan segera bisa mengunjungi kalian.
PHI 2:25 Tetapi menurutku penting untuk mengirimkan Epafroditus kepada kalian. Dia sudah seperti seorang saudara kandung bagiku, seorang rekan sekerja dan satu perjuangan. Dialah yang kalian kirim untuk mengurusku,
PHI 2:26 dan dia sudah sangat merindukan kalian, dan merasa kuatir sebab dia mendapat kabar bahwa kalian mendengar kalau dia sedang sakit.
PHI 2:27 Dia memang sakit, bahkan hampir mati, tetapi Allah berbelas kasihan kepadanya. Bukan hanya kepada dia, tetapi terlebih lagi kepada saya, sehingga saya tidak mengalami kesedihan terus menerus.
PHI 2:28 Itu sebabnya saya dengan gembira mengirim dia kembali, sehingga ketika kalian melihat dia, kalian akan menjadi senang, dan saya juga tidak menjadi kuatir.
PHI 2:29 Jadi sambutlah dia dengan penuh sukacita di dalam Tuhan, hargailah orang-orang seperti dia,
PHI 2:30 karena dalam bekerja untuk Kristus dia hampir mati, mempertaruhkan nyawanya untuk mengimbangi bantuan yang tidak bisa kalian berikan kepada saya.
PHI 3:1 Sebagai kesimpulan, teman-teman sekalian, bersukacitalah di dalam Tuhan! Bukanlah suatu beban bagi saya untuk mengulangi segala hal yang sudah saya tuliskan sebelumnya kepada kalian, hal itu agar kalian selalu selamat!
PHI 3:2 Berhati-hatilah terhadap para pekerja yang jahat, tingkah laku mereka seperti anjing! Berhati-hatilah dengan para mutilasi itu!
PHI 3:3 Sebab kitalah yang sesungguhnya sudah disunat, menyembah dengan Roh Allah, menempatkan kepercayaan kita kepada Kristus Yesus. Kita tidak berharap kepada kemampuan manusia —
PHI 3:4 sebab jika ada cara untuk bisa dianggap benar di mata Allah dengan cara manusia, maka saya sendiri pasti akan memiliki kepercayaan diri itu! Jika ada yang berpikir bahwa mereka bisa berbangga dengan cara manusia, maka saya lebih-lebih lagi:
PHI 3:5 Saya disunat pada usia 8 hari, saya seorang Israel asli dari suku Benyamin. Benar-benar seorang Ibrani asli. Mengenai ketaatan hukum saya seorang Farisi;
PHI 3:6 sedangkan untuk mempertahankan agama Yahudi, saya pernah menganiaya orang yang percaya kepada Yesus; dan saya juga sangat taat kepada hukum Taurat, tanpa satu kesalahanpun!
PHI 3:7 Tetapi dengan cara apa pun hal-hal seperti itu memberi saya sesuatu, saya menganggapnya sebagai kerugian bagi Kristus.
PHI 3:8 Sungguh, saya menganggap semua itu sebagai kerugian untuk setiap keuntungan yang saya dapat dengan mengenal Tuhan saya Kristus Yesus. Saya melepaskan segalanya demi Kristus, dan menganggap semua itu sampah, agar saya bisa mendapatkan Kristus.
PHI 3:9 Saya ingin ditemukan di dalam dia, tidak menjadi benar karena apa yang telah saya lakukan, atau apa yang dituntut oleh hukum, tetapi dibenarkan melalui keyakinan di dalam Kristus, diluruskan oleh Allah melalui kepercayaan kepada-Nya.
PHI 3:10 Saya sungguh-sungguh ingin mengenal Dia, dan kuasa dari kebangkitan Dia — mengambil bagian dalam penderitaan-Nya dan menjadi sama seperti dia dalam kematian-Nya,
PHI 3:11 sehingga saya berharap saya akan menjadi bagian bersama mereka yang dihidupkan kembali dari kematian!
PHI 3:12 Bukan berarti saya sudah mendapatkan semua itu, atau saya sudah sempurna — tetapi saya berlari agar saya dapat memenangkan apa yang telah dimenangkan bagi saya oleh Kristus Yesus.
PHI 3:13 Teman-teman, saya tidak menganggap bahwa saya sudah menang, tetapi inilah satu tujuan saya: meninggalkan apa yang ada di belakang saya, dan berfokus kepada apa yang ada di depan saya.
PHI 3:14 Saya berlari menuju ke garis akhir, seperti seorang pelari yang mengikuti pertandingan, untuk memenangkan hadiah yang sudah dipersiapkan oleh Bapa di Surga melalui Yesus Kristus.
PHI 3:15 Setiap kita yang sudah dewasa secara rohani, haruslah berpikir seperti ini, dan jika kalian memiliki pikiran yang berbeda, maka Allah akan mengungkapkan ini kepada kalian.
PHI 3:16 Kita harus memastikan bahwa kita mengikuti setiap ajaran sesuai dengan pemahaman kita.
PHI 3:17 Teman-teman, ikutilah teladanku seperti yang dilakukan oleh saudara-saudari lainnya, dan contohlah tingkah laku kami dalam hidup sehari-hari.
PHI 3:18 Cara hidup beberapa orang menjadikan mereka sebagai musuh Kristus — seperti yang sudah sering saya katakan kepada kalian sebelumnya, dan terus mengulanginya sekalipun hal ini sangat menyakitkan saya sehingga saya menangis.
PHI 3:19 Akhirnya mereka benar-benar tersesat, sebab yang menjadi “Tuhan” mereka adalah keinginan jasmani mereka dan yang menjadi kebanggaan mereka adalah hal-hal yang memalukan, hanya memikirkan hal-hal yang memuaskan hasrat duniawi mereka.
PHI 3:20 Tetapi kita, karena tanah air kita adalah surga, dan kita menanti-nantikan seorang Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang juga datang dari surga.
PHI 3:21 Dia akan menciptakan kembali tubuh kita yang fana ini menjadi seperti tubuh kemuliaan-Nya dengan kuasa yang olehnya segala sesuatu menjadi taklukan-Nya.
PHI 4:1 Jadi tetaplah teguh, saudara-saudariku yang sangat aku kasihi, yang selalu membawa sukacita pada diriku! Bagiku kalian adalah mahkota kemenanganku! Saya sungguh sangat mengasihi dan merindukan kalian!
PHI 4:2 Eyodia dan Sintike — saya mendesak agar kalian segera menyelesaikan perselisihan di antara kalian dan belajar untuk sehati dan sepikir di dalam Tuhan.
PHI 4:3 Bahkan, para rekan sekerjaku yang setia, saya mohon untuk kalian menolong kedua perempuan ini, sebab mereka sudah bekerja bersama dengan saya untuk memberitakan Kabar Baik — demikian juga dengan Klemens dan rekan sekerja saya yang lain, yang namanya tercatat di dalam Buku Kehidupan.
PHI 4:4 Bersukacitalah selalu di dalam Tuhan — saya ulangi: Bersukacitalah!
PHI 4:5 Setiap orang haruslah mengetahui bahwa kalian memiliki sifat lemah lembut. Tuhan akan segera datang.
PHI 4:6 Berhentilah merasa kuatir, dan bawalah segala permohonan kalian kepada Allah di dalam doa. Sampaikanlah permintaan kalian dan bersyukurlah untuk segala perbuatan-Nya atas kalian.
PHI 4:7 Maka rasa damai yang dari Allah akan kalian rasakan, rasa damai yang lebih baik dari yang bisa dibayangkan oleh manusia, yang akan melindungi segala pikiran dan perasaan kita dalam Kristus Yesus.
PHI 4:8 Dan terakhir, pikirkanlah hal-hal yang benar, terhormat, murni, indah, terpuji, apapun yang benar-benar baik dan pantas untuk dipuji.
PHI 4:9 Lakukanlah segala yang sudah kalian pelajari dan terima dari saya, baik perbuatan maupun ucapan saya. Maka Allah damai sejahtera akan menyertai kalian.
PHI 4:10 Saya bersukacita dalam Tuhan bahwa kalian masih mengingat saya lagi — saya menyadari bahwa kalian khawatir tentang saya sebelumnya, tetapi kalian tidak bisa melakukan apa-apa ketika itu.
PHI 4:11 Saya tidak berbicara tentang kebutuhan saya sendiri, sebab saya sudah belajar untuk merasa puas dalam kondisi apapun.
PHI 4:12 Saya terbiasa tidak memiliki apapun, dan saya sudah pernah merasakan hidup berkelimpahan. Dalam setiap keadaan saya belajar untuk beradaptasi ketika merasa kenyang maupun lapar, ketika kaya maupun miskin;
PHI 4:13 Saya bisa melakukan segala sesuatu melalui Dia yang membuat saya menjadi kuat!
PHI 4:14 Sekalipun kalian sudah baik sekali berbagi kesukaran bersama dengan saya.
PHI 4:15 Tentu kalian ingat, tepat ketika awal pemberitaan kabar baik, saat saya meninggalkan daerah Makedonia, kalianlah satu-satunya jemaat yang membantu dengan memberikan dukungan dana.
PHI 4:16 Bahkan ketika saya berada di Tesalonika, kalian menolong saya bukan hanya satu kali, tetapi sampai dua kali.
PHI 4:17 Bukan saya mencari sumbangan — saya mencari “tabungan” kalian agar semakin bertambah-tambah “keuntungan” kalian.
PHI 4:18 Sebab kebutuhan saya sendiri sudah terpenuhi, bahkan berlebih! Saya berterima kasih atas kiriman kalian melalui Epafroditus. Pemberian kalian seperti persembahan wewangian yang harum dan diterima oleh Allah.
PHI 4:19 Allah yang saya layani akan memenuhi segala kebutuhan kalian sesuai dengan kekayaan-Nya yang mulia di dalam Kristus Yesus!
PHI 4:20 Kemuliaan bagi Allah Bapa kita, untuk selama-lamanya. Amin.
PHI 4:21 Berilah salam kepada setiap orang yang percaya kepada Kristus Yesus. Saudara dan saudari seiman yang bersama denganku juga mengirimkan salam mereka.
PHI 4:22 Semua orang percaya di sini mengirimkan salam kepada kalian, terutama mereka yang berasal dari istana Caesar.
PHI 4:23 Kiranya kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai rohmu.
COL 1:1 Surat ini berasal dari Paulus, rasul dari Kristus Yesus sesuai dengan kehendak Allah, dan dari saudara seiman kami, Timotius,
COL 1:2 kepada seluruh mempercayai orang Kristen di kota Kolose, semoga damai sejahtera dan kebaikan Allah Bapa kita turun atas kalian.
COL 1:3 Kami selalu bersyukur kepada Allah Bapa dari Tuhan Kristus Yesus ketika kami mendoakan kalian.
COL 1:4 Kami mendengar tentang betapa kalian sungguh percaya kepada Kristus Yesus dan kasih kalian kepada semua orang percaya
COL 1:5 karena harapan yang disiapkan untukmu di surga. Kalian sudah mendengar tentang kabar baik ini, pesan tentang kebenaran ini
COL 1:6 yang menghampiri kalian, seperti halnya Kabar Baik itu tersebar ke seluruh dunia, menyebar dengan luas dan membuat banyak orang menjadi percaya kepada Yesus. Hal yang sama sudah terjadi pada kalian juga, sejak kalian mendengar tentang Kabar Baik itu dan menyadari sifat dari kebaikan hati Allah yang sebenarnya.
COL 1:7 Epafras, teman dan rekan kerja kami yang terkasih, yang merupakan seorang pekerja Kristus yang bisa dipercaya sebagai wakil kami, yang mengajarkan kalian tentang hal ini.
COL 1:8 Dia juga menerangkan kepada kami tentang kasih kalian yang berasal dari Roh.
COL 1:9 Oleh karena itu kami terus berdoa bagi kalian sejak kami mendengar tentang kalian, meminta agar Allah memberikan kepada kalian pemahaman akan tugas yang Dia ingin agar kalian lakukan dan memberikan kepada kalian setiap kebijasanaan dan pemahaman rohani.
COL 1:10 Dengan demikian kalian akan menjalani hidup kalian dengan cara yang tepat sebagai wakil Tuhan dan menyenangkan Dia, memberikan segala hasil yang baik dan mendapatkan pengenalan tentang Allah lebih baik lagi.
COL 1:11 Kiranya kalian menjadi kuat oleh karena kuasa-Nya yang ajaib, penuh kesabaran dan daya tahan.
COL 1:12 Kiranya kalian memuji Allah Bapa dengan penuh sukacita, yang menjadikan kita pewaris bersama umat Allah yang hidup dengan cara yang hidup dalam terang.
COL 1:13 Dia menyelamatkan kita dari kuasa kegelapan dan membawa kita masuk ke dalam kerajaan Anak yang dikasihi-Nya,
COL 1:14 yang melalui Dia kita sudah dibebaskan dan dosa kita diampuni.
COL 1:15 Anak adalah gambar yang terlihat dari Allah yang tidak terlihat. Dia ada sebelum semua ciptaan,
COL 1:16 sebab segala sesuatu diciptakan melalui Dia — di dalam surga dan di atas bumi, yang bisa kita lihat dengan mata dan yang tidak bisa kita lihat dengan mata, kerajaan, para penguasa, para pemimpin dan pemerintahan — segala sesuatu di dunia ini diciptakan melalui Dia dan untuk Dia.
COL 1:17 Dia ada sebelum segalanya, dan Dia menyatukan segalanya.
COL 1:18 Dia juga adalah kepala dari semua orang yang percaya kepada-Nya. Dia adalah yang awal, yang pertama dan teratas dari mereka yang dihidupkan kembali dari kematian, dengan demikian Dia menjadi yang paling utama di atas segalanya.
COL 1:19 Allah senang memiliki sifat penuh-Nya yang hidup di dalam diri-Nya,
COL 1:20 dan melalui Dia, Allah membawa kembali semua yang ada di alam semesta ini kembali kepada diri-Nya sendiri, karena Dia membuat perdamaian melalui darah salib-Nya, dan melalui Dia mendamaikan semua di bumi dan di surga.
COL 1:21 Kalian pernah terasing dari Allah, musuh dalam cara berpikir dan cara kalian bertindak,
COL 1:22 tetapi sekarang Dia telah mendamaikan kalian melalui tubuh manusia-Nya yang sekarat, membawa kalian ke hadirat-Nya di mana kalian berdiri suci, murni, dan tak bercacat.
COL 1:23 Tetapi rasa percaya kalian kepadanya haruslah terus seteguh batu karang dan tidak tergoyahkan. Janganlah keluar dari harapan Kabar Baik yang sudah kalian dengar, Kabar Baik yang sudah diberitakan ke seluruh dunia — itulah pekerjaan yang saya, Paulus, sudah lakukan.
COL 1:24 Saya bersukacita jika harus menderita demi kalian, jika itu artinya yang terjadi padaku secara jasmani saya menjadi bagian dari penderitaan Kristus yang terus menerus Dia alami demi tubuh-Nya, jemaat-Nya.
COL 1:25 Saya melayani jemaat mengikuti arahan yang Allah berikan tentang kalian, untuk memberitakan tentang firman Allah secara lengkap kepada kalian.
COL 1:26 Inilah rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad dari sejak permulaan dunia, tetapi sekarang telah diwahyukan kepada umat Allah.
COL 1:27 Allah ingin memperkenalkan diri kepada mereka tentang kekayaan dan kemuliaan dari rahasia ini kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi: Kristus yang tinggal di dalam kalian adalah harapan yang mulia!
COL 1:28 Itu sebabnya kami menceritakan kepada setiap orang tentang Kristus, mengajar dan mengarahkan mereka dengan cara terbaik yang kami tahu agar kami bisa membawa setiap orang ke hadapan Allah sampai mereka dewasa secara rohani di dalam Kristus.
COL 1:29 Inilah yang saya kerjakan juga, berusaha keras dengan mengandalkan kekuatan yang Yesus berikan yang bekerja dengan penuh kuasa di dalam saya.
COL 2:1 Saya ingin kalian tahu betapa saya sudah bekerja keras untuk kalian, dan untuk mereka yang ada di Laodikea — bahkan untuk semua yang belum pernah saya temui secara pribadi
COL 2:2 sehingga kalian boleh merasa dikuatkan. Kiranya kalian saling mengasihi lebih sungguh-sungguh, mengalami keuntungan yang besar dengan benar-benar yakin dalam pemahaman kalian, sebab inilah pengetahuan sejati yang Allah berikan. Kiranya kalian memahami rahasia Allah yang sudah dinyatakan, yaitu Kristus!
COL 2:3 Di dalam Kristus kalian bisa menemukan seluruh kebijaksanaan dan pemahaman yang luar biasa tentang Allah.
COL 2:4 Saya katakan ini keapda kalian agar tidak seorangpun akan membodohi kalian dengan argumen yang tidak benar.
COL 2:5 Sekalipun secara jasmani saya tidak bersama-sama dengan kalian, tetapi secara roh saya bersama-sama dengan kalian. Saya sangat senang melihat cara kalian bersatu, dan betapa teguhnya rasa percaya kalian di dalam Kristus.
COL 2:6 Seperti kalian menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan, dan terus mengikuti Dia,
COL 2:7 didasarkan pada-Nya dan dibangun oleh-Nya. Kiranya rasa percaya kalian kepada-Nya terus bertambah kuat, dengan menaati semua ajaran yang sudah kalian terima, dengan penuh ucapan syukur kepada Allah.
COL 2:8 Waspadalah agar tidak seorangpun memperbudak kalian melalui ajaran-ajaran dan khayalan-khayalan yang tidak berguna, yang mengikuti tradisi manusia dan cara pikir dunia ini, dan tidak mengikuti Kristus.
COL 2:9 Karena kepenuhan kodrat ilahi Allah hidup di dalam Kristus dalam bentuk tubuh,
COL 2:10 dan kita sudah menjadi utuh di dalam Dia. Dialah yang utama di atas semua penguasa dan pemimpin.
COL 2:11 Kalian sudah “disunat” di dalam Dia, tetapi bukan dengan cara manusia. Kalian sudah dibebaskan dari sifat manusia yang berdosa dengan “sunat” yang dilakukan oleh Kristus.
COL 2:12 Kalian sudah dikuburkan bersama dengan Dia dalam baptisan kalian, dan kalian dihidupkan kembali bersama dengan Dia melalui rasa percaya kalian karena kita percaya Allah memang menghidupkan Kristus kembali dari antara orang mati.
COL 2:13 Dan sekalipun kalian dulu mati oleh karena dosa-dosa kalian dan secara jasmani “tidak disunat,” Yesus menghidupkan kalian kembali bersama dengan Dia. Dan Dia sudah memaafkan semua dosa-dosa kita.
COL 2:14 Dia menghapus catatan hutang kita menurut Hukum yang tertulis untuk melawan kita; dia mengambil penghalang ini dengan memakukannya di kayu salib.
COL 2:15 Dia melucuti kekuatan penguasa-penguasa dan otoritas spiritual, dan setelah secara terbuka mengungkapkan sifat asli mereka, dia membawa mereka tertawan di belakangnya dalam kemenangan.
COL 2:16 Jadi janganlah biarkan siapapun yang mencela kalian untuk apa yang kalian makan atau minum, ataupun mengenai hari raya keagamaan, perayaan bulan baru, ataupun perayaan sabat-sabat upacara yang kalian sudah pilih untuk dilakukan.
COL 2:17 Semua ini hanyalah seperti sebuah bayangan untuk apa yang sesungguhnya akan terjadi, sebab realitas jasmaninya adalah Kristus.
COL 2:18 Jangan biarkan seorangpun menipu kalian sehingga kalian tidak bisa memperoleh hadiah kemenangan, dengan memaksa bahwa kalian harus mengalahkan diri sendiri, atau menyembah para malaikat. Mereka berpikir bahwa mereka lebih baik daripada orang lain oleh karena penglihatan-penglihatan yang mereka katakan mereka dapatkan, dan menjadi sangat angkuh sampai memalukan dalam pikiran mereka yang penuh dosa.
COL 2:19 Orang-orang seperti itu tidaklah mengikuti Kristus sebagai kepala yang memimpin kita, jemaat, sebagai tubuh-Nya, dipelihara dan bersatu melalui urat dan otot tubuh. Dan ketika tubuh itu bersatu bersama, tubuh itu bertumbuh dengan cara yang Allah ingin tubuh itu bertumbuh.
COL 2:20 Jika kita sudah mati bersama dengan Kristus untuk tuntutan-tuntutan agamawi yang dunia ini paksakan, mengapa kalian tunduk kepada tuntutan-tuntutan itu seakan-akan kalian masih bagian dari dunia ini?
COL 2:21 Mereka meributkan hal-hal seperti: jangan lakukan seperti itu, jangan makan itu, jangan sentu itu!
COL 2:22 Perintah-perintah seperti ini tidaklah berguna lagi sebab mereka hanya hal-hal yang habis dipakai, dan mereka mendasarkan pengajaran mereka atas dasar pengajaran manusia.
COL 2:23 Beberapa aturan mungkin terdengar masuk di akal untuk mereka yang melakukan pengajaran kesalehan yang berpusat pada diri sendiri, yang begitu bangga untuk merendahkan diri, dan yang “menyiksa diri,” tetapi dalam kenyataannya, pengajaran itu sama sekali tidak menolong dalam mengatasi keinginan-keinginan untuk berbuat dosa.
COL 3:1 Jadi jika kalian sudah dihidupkan kembali bersama dengan Kristus, carilah hal-hal yang berasal dari atas, tempat Kristus ada, sedang duduk di sebelah kanan Allah.
COL 3:2 Tetapkan pikiran kalian dengan hal-hal yang di surga, bukan yang di bumi ini.
COL 3:3 Kalian sudah mati, dan hidup kalian sudah aman bersama Kristus yang sudah bersatu dengan Allah.
COL 3:4 Ketika Kristus yang adalah hidup kalian dinyatakan, maka kalian juga akan turut ambil bagian dalam kemuliaan-Nya.
COL 3:5 Jadi matikanlah sifat-sifat duniawi kalian — dosa seksual, perselingkuhan, hawa nafsu, keinginan yang jahat, ketamakan — ini adalah pekerjaan dari penyembahan berhala.
COL 3:6 Karena sifat-sifat itu, mereka yang tidak taat akan menerima penghakiman Allah.
COL 3:7 Dahulu kalian juga melakukan perbuatan-perbuatan itu ketika kita masih dikuasai olehnya,
COL 3:8 tetapi sekarang kita haruslah menyingkirkan segala rasa marah, murka, kejahatan, penyiksaan, caci maki.
COL 3:9 Jangan berbohong satu sama lain, karena kalian telah membuang diri Anda yang lama dan apa yang biasa kalian lakukan,
COL 3:10 dan memulai hidup yang baru yang selalu diperbaharui menjadi lebih serupa dengan Pencipta kalian, memahami Dia dengan lebih baik lagi.
COL 3:11 Sekarang ini tidak ada lagi orang Yahudi dan orang bukan Yahudi, yang disunat maupun yang tidak disunat, orang asing, barbar, budak ataupun orang merdeka, sebab Kristus adalah segalanya, dan Dia hidup di dalam kita semua.
COL 3:12 Karena kalian adalah manusia pilihan Allah, yang kudus dan sangat dikasihi-Nya, mengambil sifat-sifat penuh belas kasihan yaitu baik hati, rendah hati, lembut dan sabar.
COL 3:13 Biarlah kalian saling sabar antara saudara seiman, saling memaafkan jika ada perseteruan. Sama seperti Tuhan sudah memaafkan kalian, haruslah kita saling memaafkan.
COL 3:14 Dan yang paling penting, biarlah kalian saling mengasihi, yang merupakan ikatan yang sempurna yang akan menyatukan kalian.
COL 3:15 Kiranya kedamaian yang dari Kristus langsung cara kalian berpikir, sebab kalian dipanggil menjadi satu tubuh oleh Allah yang mempersatukan kalian, dan bersyukurlah!
COL 3:16 Biarkan pesan Kristus sepenuhnya hidup di dalam kalian. Dengan cara yang bijak saling mengajar dan mendidiklah di antara kalian dengan mazmur dan puji-pujian dan lagu-lagu rohani, menyanyikan pujian kepada Allah dalam ucapan syukur dan ketulusan.
COL 3:17 Apapun yang kalian lakukan, baik dalam perkataan maupun perbuatan, lakukanlah semua itu untuk Tuhan Yesus, dengan demikian kalian memuji Allah Bapa melalui Dia.
COL 3:18 Hai kalian para istri, hormatilah suami kalian dengan benar dalam Tuhan.
COL 3:19 Dan para suami, sayangilah istri-istri kalian dan perlakukanlah mereka dengan baik.
COL 3:20 Hai anak-anak, taatilah selalu orang tua kalian sebab hal itu menyenangkah hati Tuhan.
COL 3:21 Hai ayah-ayah, janganlah membuat anak-anak kalian hilang akal, agar mereka tidak merasa putus asa.
COL 3:22 Bagi para pelayan, lakukanlah perintah tuan yang kepadanya kalian bekerja di dunia ini, bukan hanya ketika mereka lihat saja, tetapi dengan jujur dan tulus, karena kalian menghormati Tuhan.
COL 3:23 Lakukanlah pekerjaan kalian dengan baik, seakan-akan kalian mengerjakan itu untuk Allah, dan bukan untuk manusia,
COL 3:24 sebab kalian tahu bahwa Tuhanlah yang akan memberikan upahmu — sebuah warisan! Sebab kalian melayani Kristus Tuhan!
COL 3:25 Siapa pun yang melakukan apa yang salah akan dibayar kembali untuk kesalahan yang telah mereka lakukan, dan Allah tidak memiliki favorit.
COL 4:1 Para majikan, perlakukanlah pekerja kalian dengan cara yang benar dan adil, dengan menyadari bahwa kalian juga memiliki Majikan di surga.
COL 4:2 Ingatlah untuk selalu berdoa, disertai dengan pikiran yang penuh dengan ucapan syukur dan penuh perhatian!
COL 4:3 Berdoalah juga untuk kami agar Allah membukakan kesempatan untuk memberitakan Firman, menyatakan rahasia yang sudah dibukakan yaitu Kristus — yang menjadi penyebab saya di penjara.
COL 4:4 Berdoalah agar saya dapat membuatnya sejelas yang seharusnya ketika saya berbicara.
COL 4:5 Berperilaku bijaksana dengan orang luar, memanfaatkan setiap kesempatan sebaik-baiknya.
COL 4:6 Biarlah perkataanmu terdengar menenangkan. Pastikan agar ucapanmu terdengar enak, dan berpikirlah tentang cara terbaik untuk memberi jawaban.
COL 4:7 Tikikus akan memberitahu kalian semua yang terjadi padaku. Dia seorang saudara terkasih, pelayan yang dapat dipercaya dan rekan sepelayanan dalam Tuhan.
COL 4:8 Saya mengutus dia kepada kalian karena hal ini, yaitu agar kalian bisa tahu kabar saya dan hal ini akan memberi sukacita untuk kalian.
COL 4:9 Onesimus juga akan turut serta bersama dengan Tikikus, seorang yang bisa dipercaya dan terkasih, yang juga salah satu dari kalian. Mereka berdua akan menjelaskan kepada kalian semua kejadian yang terjadi di sini.
COL 4:10 Aristarkus yang bersama denganku di dalam penjara mengirimkan salamnya, demikian juga Markus, sepupu Barnabas (kalian sudah mendapatkan petunjuk untuk menyambut dia jika nanti dia mengunjungi kalian),
COL 4:11 dan Yesus — yang juga bernama Yustus — satu-satunya orang Yahudi yang percaya kepada Yesus di antara mereka yang bekerja bersamaku di sini bagi kerajaan Allah, orang-orang yang sudah menjadi penolong yang luar biasa untuk saya.
COL 4:12 Epafras yang juga salah seorang dari jemaat dan pelayan dari Kristus Yesus, mengirimkan salamnya. Dia selalu sepenuh hati dalam doanya ketika mendoakan kalian, agar kalian selalu bertahan sebagai orang percaya yang dewasa, sungguh-sungguh yakin tentang segala sesuatu seperti yang Allah inginkan.
COL 4:13 Sebagai catatan untuk kalian saya bisa katakan bahwa dia sudah banyak bekerja keras untuk kalian, dan juga untuk mereka yang ada di Laodikea dan Herapolis.
COL 4:14 Lukas, dokter kita yang terkasih, dan Demas juga mengirimkan salam.
COL 4:15 Salam untuk orang-orang percaya yang ada di Laodikea, juga kepada Nimfa, dan jemaat yang bertemu di rumahnya.
COL 4:16 Dan ketika surat ini sudah dibacakan kepada kalian, pastikanlah surat ini juga dibaca oleh jemaat yang di Laodikea juga, dan kalian juga membaca surat yang saya kirimkan kepada jemaat di Laodikea.
COL 4:17 Katakan kepada Arkipus, “Perhatikan baik-baik agar kamu menyelesaikan pelayanan yang Allah berikan kepada kamu.”
COL 4:18 Saya, Paulus, menulis salam penutup ini dengan tangan saya sendiri. Ingatlah bahwa saya berada di dalam penjara. Kebaikan Allah menyertai kalian.
1TH 1:1 Surat ini datang dari Paulus, Silas, dan Timotius kepada jemaat Tesalonika yang adalah milik Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus. Semoga kalian memiliki rahmat dan kedamaian!
1TH 1:2 Kami selalu berterima kasih kepada Allah untuk kalian semua, dan kami tidak pernah melupakan kalian dalam doa-doa kami.
1TH 1:3 Kami selalu bersyukur kepada Allah Bapa karena mengingat apa yang kamu lakukan — bagaimana kamu percaya penuh kepada-Nya, bagaimana kamu bekerja keras dengan penuh kasih, dan bagaimana kamu dengan sabar menunggu dengan pengharapan penuh kepada Tuhan kita Yesus Kristus.
1TH 1:4 Saudara-saudariku, kami sudah tahu bahwa kamu dikasihi Allah dan sangat istimewa bagi-Nya.
1TH 1:5 Sebab ketika kami sampaikan Kabar Baik tentang Kristus kepada kalian, itu bukan hanya kata-kata biasa saja, tetapi Firman Allah yang berkuasa. Dan Roh Kudus memberi keyakinan penuh kepada kalian bahwa kabar itu benar. Dengan cara yang sama kalian tahu orang macam apa kami sejak kami menunjukkan kepada kalian bahwa kami bekerja untuk keuntungan kalian.
1TH 1:6 Kalian meniru kami dan Tuhan ketika kalian menerima pesan itu, karena terlepas dari masalah kalian, kalian mengalami sukacita yang diberikan Roh Kudus.
1TH 1:7 Dengan demikian, kalian sudah menjadi teladan bagi semua orang percaya yang berada di Makedonia dan Akaya!
1TH 1:8 Melalui kalian, berita keselamatan dari Tuhan itu tersebar. Tidak hanya di Makedonia dan Akaya saja, tetapi di semua tempat di mana-mana orang sudah mendengar tentang keyakinan kalian kepada Allah. Jadi kami tidak perlu menceritakan kepada mereka tentang hal itu!
1TH 1:9 Bahkan mereka berbicara tentang sambutan yang luar biasa yang kalian berikan kepada kami, bagaimana kalian meninggalkan berhala dan berbalik kepada Allah, bagaimana kalian melayani Allah yang benar dan hidup,
1TH 1:10 pada waktu kalian menantikan kedatangan Anak-Nya dari surga Yesus, satu-satunya yang Allah bangkitkan dari kematian, yang akan menyelamatkan kita dari penghakiman yang akan datang.
1TH 2:1 Saudara-saudari, kalian sendiri sudah tahu bahwa kunjungan kami kepada kalian di Tesalonika bukan sesuatu yang sia-sia!
1TH 2:2 Kalian juga tahu bahwa sebelum kami datang kepada kalian, kami dihina dan dianiaya karena kami memberitakan Kabar Baik dari Allah di Filipi. Tetapi dengan pertolongan Allah kami masih berani memberitakan tentang Kabar Baik Allah yang sama kepada kamu, meskipun kami menghadapi tentangan.
1TH 2:3 Jadi kalian bisa melihat bahwa kami mengajak kalian untuk percaya kepada Kabar Baik, bukan dengan alasan tidak benar atau tidak murni, dan bukan untuk menipu kalian.
1TH 2:4 Sebaliknya, kita mendapat persetujuan Allah atas apa yang kita katakan — Dia mempercayakan kita untuk membagikan kabar baik. Kami tidak berangkat untuk menyenangkan orang, tetapi Allah. Dialah yang menilai motif kita.
1TH 2:5 Seperti yang kalian ketahui bahwa kami tidak pernah mempengaruhi kalian dengan kata-kata manis. Kami juga tidak mengajar kalian dengan alasan untuk menerima uang dari kalian — karena Allah adalah saksinya!
1TH 2:6 Kami tidak pernah mencari pujian dari manusia — baik dari kalian maupun orang lain. Kami tidak mau membebani kalian sebagai utusan Kristus,
1TH 2:7 tetapi sebaliknya kami bersikap baik di antara kalian, seperti seorang ibu yang merawat anak-anaknya sendiri.
1TH 2:8 Kami sangat mencintai kalian sehingga kami senang berbagi dengan kalian bukan hanya kabar baik Allah, tetapi juga diri kami sendiri, karena kalian telah menjadi sangat kami sayangi.
1TH 2:9 Saudara-saudari, pasti kalian masih ingat, bagaimana kerja keras kami siang dan malam untuk memenuhi keperluan kami sendiri. Kami melakukan itu supaya kami tidak menjadi beban bagi kalian saat kami membagikan Kabar Baik dari Allah kepada kalian.
1TH 2:10 Kalian adalah saksi dan juga Allah sendiri, tentang bagaimana kami bertindak, bagaimana kami memperlakukan kalian orang percaya kepada Kristus dengan sikap suci, adil dan tanpa kesalahan.
1TH 2:11 Kalian tahu bagaimana kami merawat kalian masing-masing seperti seorang bapak yang merawat anak-anaknya sendiri. Kami menasehati, menghibur dan berbagi pengalaman kami dengan kalian,
1TH 2:12 supaya kalian dapat hidup seperti yang Allah inginkan — Allah yang memanggil kalian ke kerajaan dan kemuliaan-Nya sendiri.
1TH 2:13 Hal ini yang membuat kami selalu bersyukur kepada Allah bahwa ketika kalian mendengar berita keselamatan dari kami, kalian menerimanya sebagai Firman Allah, dan bukan sebagai kata-kata manusia. Inilah yang bekerja pada kalian yang percaya padanya.
1TH 2:14 Pengalaman saudara-saudara sekalian meniru pengalaman gereja-gereja Allah milik Kristus Yesus di Yudea. Sama seperti rekan-rekan Kristen Yahudi kalian, kalian menderita seperti yang mereka alami di tangan para pemimpin Yahudi
1TH 2:15 yang membunuh Tuhan Yesus dan para nabi, dan mengusir kami. Mereka tidak menyenangkan Allah dan memusuhi semua orang,
1TH 2:16 berusaha mencegah kita berbicara dengan bangsa laina untuk mencegah mereka diselamatkan. Mereka selalu berbuat dosa sampai batas maksimum, tetapi bagi mereka penghakiman penuh telah tiba!
1TH 2:17 Saudara-saudari, untuk sementara waktu kami merasa terpisah dengan kalian secara badani (terpisah secara fisik meskipun tidak secara roh), tetapi kami berusaha lebih keras untuk datang dan bertemu lagi dengan kalian secara langsung karena itu apa yang ingin kami lakukan.
1TH 2:18 Kami benar-benar ingin datang dan mengunjungi kalian, lebih-lebih saya, Paulus, saya sudah berusaha berulangkali untuk mengunjungi kalian — tetapi iblis terus menghalangi kami.
1TH 2:19 Kalian adalah harapan kami, yang membuat kami sukacita dan bahagia, karena kalian adalah kebanggaan kami. Itu yang kami rasakan ketika Tuhan kita Yesus Kristus datang kembali!
1TH 2:20 Sungguh, kalian adalah kebanggaan dan sukacita kami!
1TH 3:1 Jadi ketika kami tidak tahan lagi menunggu lama sehingga kami memutuskan untuk tetap tinggal di Athena,
1TH 3:2 dan mengutus Timotius kepadamu. Dia adalah saudara kita dan rekan sekerja Allah dalam memberitakan Kabar Baik tentang Kristus. Kami mengutus dia untuk menguatkan dan mendorong kalian untuk tetap percaya penuh kepada Allah,
1TH 3:3 agar tidak ada di antara kalian yang kecewa dengan masalah kalian — karena kalian tahu kami seharusnya mengharapkan hal-hal seperti itu.
1TH 3:4 Bahkan saat kami bersamamu, kami terus memperingatkanmu bahwa kami akan segera menderita penganiayaan — dan seperti yang kamu tahu persis itulah yang telah terjadi.
1TH 3:5 Saya tidak tahan lagi dan ingin mendengar berita tentang kalian jadi saya mengutus Timotius untuk melihat apakah kalian masih percaya penuh kepada Allah. Saya khawatir bahwa Iblis telah berhasil menggoda kalian dan semua pekerjaan kami sia-sia!
1TH 3:6 Sekarang Timotius baru saja kembali dari mengunjungi kalian dan dia sudah membawa kami kabar baik tentang kepercayaan kalian kepada Kristus dan kalian terus saling mengasihi. Dia menceritakan kepada kami bahwa kalian masih memiliki kenangan indah tentang kami, rindu bertemu lagi dengan kami, seperti kami juga ingin bertemu dengan kalian.
1TH 3:7 Jadi saudara-saudari, dalam penderitaan dan kesukaran yang sedang kami alami, kami merasa terhibur sekarang ini karena kami tahu bahwa kalian terus berpegang pada kepercayaan kalian kepada Allah.
1TH 3:8 Sekarang kami merasa hidup kam benar-benar disegarkan kembali karena kalian masih tetap berdiri teguh dan bersatu di dalam Tuhan!
1TH 3:9 Kami sangat bersukacita dan bersyukur kepada Allah karena kalian. Bahkan ketika kami berdoa kepada-Nya dan mendoakan kalian, hati kami selalu dipenuhi dengan sukacita.
1TH 3:10 Siang dan malam kami berdoa sungguh-sungguh untuk kalian, kami berharap dapat bertemu lagi dengan kalian secara langsung, dan untuk membantu kalian terus mengembangkan kepercayaan kalian kepada Allah.
1TH 3:11 Semoga Allah Bapa kita dan Tuhan kita Yesus memungkinkan kami untuk segera datang menemui kalian.
1TH 3:12 Semoga Tuhan menambah kasih kalian sehingga meluap satu sama lain, dan kepada semua orang, sama seperti kami mengasihi kalian.
1TH 3:13 Dengan cara ini Tuhan menguatkan kalian sehingga kalian dapat berdiri dengan pikiran yang suci dan tidak bercacat di hadapan Allah dan Bapa kita pada kedatangan Tuhan kita Yesus dengan semua orang kudus-Nya.
1TH 4:1 Selanjutnya saudara-saudari, kami memohon dan mendorong kalian yang sudah bersatu dengan Tuhan Yesus untuk huidup dengan cara yang menyenangkan hati Allah, seperti yang kami sudah ajarkan kepada kalian. Tentu saja kalian sudah melakukan ini, lakukan saja lebih dan lebih!
1TH 4:2 Kalian masih ingat pengajaran kami kepada kalian yang kami ajarkan kepadamu sebagai utusan Tuhan Yesus.
1TH 4:3 Allah mau supaya kita hidup menjalani kehidupan yang suci dan menjauhi dosa amoralitas seksual
1TH 4:4 agar kalian masing-masing dapat mengendalikan dirimu dengan cara yang suci dan penuh hormat,
1TH 4:5 jangan biarkan hawa nafsu menguasai dirimu seperti orang yang tidak mengenal Allah.
1TH 4:6 Jangan menipu atau mengambil keuntungan dari orang Kristen lain dalam hal ini, karena Tuhanlah yang menjalankan keadilan dalam semua hal seperti itu, seperti yang telah kami jelaskan dengan jelas kepada kalian, dan peringatkan kalian tentang itu.
1TH 4:7 Karena Allah memanggil kita bukan untuk hidup najis, melainkan hidup kudus.
1TH 4:8 Jadi siapa pun yang menolak ajaran ini bukan menolak manusia; tetapi menolak Allah yang memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita.
1TH 4:9 Tentu kami tidak perlu memberi dorongan lagi kepada kalian untuk s aling mengasihi saudara-saudari seiman kita, karena Allah sendirilah yang sudah mengajar kalian untuk saling mengasihi satu sama lain —
1TH 4:10 dan sebenarnya kalian sedang menunjukkan kasih ini kepada semua orang percaya di seluruh Makedonia. Meski begitu saudara-saudari, kami ingin mendorong supaya kalian semakin saling mengasihi lagi.
1TH 4:11 Cobalah berusaha untuk menjalani kehidupan yang tenang, jangan mengurus urusan orang lain, tetapi lakukanlah pekerjaanmu dengan tanganmu sendiri, seperti yang sudah kami jelaskan kepada kalian,
1TH 4:12 sehingga cara hidup kalian seperti ini dapat dihormati oleh orang-orang yang belum mengenal Kristus. Dan kalian tidak perlu bergantung pada orang lain untuk menyediakan semua kebutuhan kalian.
1TH 4:13 Saudara-saudari, kami tidak ingin kalian bingung tentang apa yang terjadi ketika orang mati. Kami tidak mau kalian bersedih seperti orang-orang yang tidak mempunyai pengharapan.
1TH 4:14 Karena kita yakin bahwa Yesus mati dan bangkit kembali, kita juga yakin bahwa Tuhan akan membawa serta Yesus mereka yang telah mati percaya kepada-Nya.
1TH 4:15 Apa yang kami katakan kepada Anda berasal dari Tuhan: mereka yang hidup dan masih di sini ketika Tuhan datang tentu tidak akan mendahului orang-orang yang sudah mati.
1TH 4:16 Karena Tuhan sendiri akan turun dari surga dan akan memberi perintah dengan suara nyaring, dengan suara para malaikat agung, dan dengan suara terompet Allah, dan mereka yang sudah mati di dalam Kristus akan bangkit lebih dulu.
1TH 4:17 Kemudian kita yang hidup dan masih di sini akan dibawa bersama mereka ke awan, dan kita akan bertemu Tuhan di udara. Maka kita akan bersama Tuhan selamanya!
1TH 4:18 Jadi hendaklah kalian saling mendorong dan menghibur satu sama lain dengan ajaran ini.
1TH 5:1 Saudara-saudara, mengenai waktu dan tanggal-tenggal kenabian kapan hal itu akan terjad, kami tidak perlu menjelaskannya lagi kepada kalian dalam surat ini.
1TH 5:2 Karena kalian sendiri sudah tahu betul bahwa hari Tuhan akan datang secara tiba-tiba, seperti pencuri yang datang pada malam hari.
1TH 5:3 Ketika orang berbicara tentang perdamaian dan keamanan tiba-tiba mereka akan benar-benar hancur, dan tidak ada seorang pun yang dapat melarikan diri. Ini akan menjadi seperti ibu hamil yang tiba-tiba merasa sakit melahirkan.
1TH 5:4 Tetapi saudara-saudari, kalian tidak hidup dalam kegelapan. Sehingga kalian tidak akan terkejut ketika Hari Penghakiman tiba seperti pencuri.
1TH 5:5 Karena kalian semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukan milik malam atau kegelapan.
1TH 5:6 Jadi, kita seharusnya tidak tidur seperti orang lain — kita harus tetap terjaga dan tetap menguasai diri.
1TH 5:7 Karena pada malam hari orang-orang tidur; dan pada malam hari mereka mabuk.
1TH 5:8 Tetapi kita adalah anak-anak terang, jadi kita harus menguasai diri kita sendiri. Kami mengikat pelindung dada kepercayaan dan cinta, dan biarlah pengharapan akan keselamatan menjadi seperti helm.
1TH 5:9 Karena Allah tidak menempatkan kita dalam posisi untuk dihukum, tetapi telah menyediakan kita untuk keselamatan melalui Tuhan kita Yesus Kristus.
1TH 5:10 Yesus sudah mati untuk kita. Tetapi, biarpun kita hidup atau mati kita akan hidup bersama dengan Dia.
1TH 5:11 Jadi, hendaklah kalian saling memberi dorongan dan saling menguatkan satu sama lain dengan ajaran ini, sama seperti yang sedang kalian lakukan.
1TH 5:12 Saudara-saudari, kami meminta kalian untuk menghormati mereka yang bekerja dengan kalian, yang memimpin kalian di dalam Tuhan dan mengajar kalian.
1TH 5:13 Hormatilah dan kasihilah mereka dengan sungguh-sungguh, karena mengingat segala sesuatu yang mereka lakukan untuk jemaat. Hidup damai satu sama lain.
1TH 5:14 Kami menasehati kalian saudara-saudari untuk memperingatkan mereka yang malas bekerja. Berilah semangat kepada orang yang cemas. Tolonglah mereka yang lemah. Dan bersabar terhadap semua orang.
1TH 5:15 Perhatikanlah supaya tidak ada di antara kalian yang membalas kejahatan dengan kejahatan. Tetapi selalu berusaha untuk berbuat baik kepada saudara-saudari seiman, dan kepada semua orang.
1TH 5:16 Bersukacitalah selalu.
1TH 5:17 Tetaplah berdoa.
1TH 5:18 Bersyukurlah kepada Allah dalam segala keadaan — karena inilah yang Allah kehendaki bagi kita yang sudah bersatu dengan Kristus Yesus.
1TH 5:19 Janganlah padamkan api Roh Kudus, yang bekerja di dalam diri kita semua.
1TH 5:20 Jangan menahan Roh.
1TH 5:21 Pastikan untuk memeriksa semuanya. Pegang apapun yang baik;
1TH 5:22 jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.
1TH 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskanmu sepenuhnya, dan semoga seluruh keberadaanmu — tubuh, pikiran, dan jiwa — tetap tak bercacat ketika Tuhan kita Yesus Kristus datang kembali.
1TH 5:24 Orang yang memanggilmu adalah orang yang dapat dipercaya, dan dia akan melakukannya.
1TH 5:25 Saudara-saudara, doakanlah kami.
1TH 5:26 Sapalah semua orang percaya di sana dengan penuh kasih sayang.
1TH 5:27 Demi Tuhan, saya mohon agar surat ini dibacakan kepada semua orang percaya.
1TH 5:28 Semoga kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kamu.
2TH 1:1 Kepada yang terkasih saudara-saudari seiman di jemaat Tesalonika yang sudah bersatu dengan Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus. Salam dari kami; Paulus, Silas, dan Timotius.
2TH 1:2 Semoga kalian menerima kebaikan hati dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus.
2TH 1:3 Kami terus berterima kasih kepada Allah karena kalian, saudara dan saudari. Dan kami merasa harus melakukannya! Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan karena kepercayaan kalian kepada Allah terus bertumbuh, dan kalian semua semakin mengasihi satu sama lain.
2TH 1:4 Kami selalu bangga dan senang untuk menceritakan tentang kalian kepada jemaat-jemaat Allah karena keberanian dan keyakinan kalian yang besar kepada Allah pada waktu kalian dianiaya dan menderita dalam banyak hal.
2TH 1:5 Karena ini adalah bukti bahwa Allah benar dalam keputusan yang dibuatnya, dan bahwa kalian layak mendapatkan kerajaan Allah yang karenanya kalian menderita.
2TH 1:6 Karena Allah melakukan apa yang benar, Dia akan menangani dengan tepat orang-orang yang menyusahkan kalian.
2TH 1:7 Dia akan membebaskan kalian dari penderitaanmu — dan kami juga — ketika Tuhan Yesus muncul dari surga dalam api yang menyala-nyala bersama para malaikat-Nya yang berkuasa,
2TH 1:8 menghakimi mereka yang menolak Allah dan menolak kabar baik Tuhan kita Yesus.
2TH 1:9 Sudah sepatutnya mereka mengalami akibat dari kehilangan yang kekal, terpisah dari hadirat Tuhan dan kuasa-Nya yang mulia,
2TH 1:10 pada hari Ia datang untuk menerima kemuliaan dari umat-Nya, yang dikagumi oleh semua orang yang percaya kepada-Nya. Ini termasuk kalian karena kalian yakin tentang apa yang kami katakan kepada kalian.
2TH 1:11 Itulah sebabnya kami terus berdoa untuk kalian, agar Allah kami menjadikan kalian layak untuk apa yang dia panggil untuk kami lakukan. Semoga Allah dengan penuh kuasa memenuhi setiap keinginan kalian untuk berbuat baik dan setiap tindakan yang berasal dari mempercayai-Nya
2TH 1:12 sehingga nama Tuhan kita Yesus dapat dihormati dengan apa yang kalian lakukan — dan pada gilirannya kalian dihormati oleh-Nya melalui kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.
2TH 2:1 Saudara-saudari, ada sesuatu yang perlu kami sampaikan kepada kalian tentang harinya Tuhan kita Yesus Kristus datang kembali, dan bagaimana kita dipertemukan dengan-Nnya.
2TH 2:2 Tolong jangan marah atau khawatir dengan wahyu rohani, atau pesan, atau surat apa pun yang diduga dari kami yang membuat kalian berpikir bahwa hari Tuhan telah tiba.
2TH 2:3 Jangan biarkan siapa pun menipu kalian dengan cara apa pun, karena Pemberontakan harus didahulukan, dan pemimpin tanpa hokum terungkap, yang ujungnya adalah kehancuran.
2TH 2:4 Dia adalah musuh Allah, dan dengan bangga menempatkan dirinya di atas segala sesuatu yang disebut Allahdan disembah. Dia bahkan menempatkan dirinya di Kuil Allah, mengaku sebagai Allah.
2TH 2:5 Apakah kalian tidak ingat bahwa saya sudah menceritakan semua ini kepada kalian saat saya masih bersama kalian?
2TH 2:6 Sekarang kalian tahu apa yang menahannya, karena dia akan terungkap pada waktu yang tepat.
2TH 2:7 Karena cara-cara rahasia pelanggaran hukum sudah bekerja; namun dia yang sekarang menahannya akan terus melakukannya sampai dia menyingkir.
2TH 2:8 Kemudian si pemimpin tanpa hukum akan disingkapkan, orang yang akan dilenyapkan oleh Tuhan Yesus, dihempaskan, menghancurkannya dengan kecemerlangan kedatangannya.
2TH 2:9 Dia (si pemimpin tanpa hukum) datang untuk melakukan pekerjaan Setan, memiliki segala macam kekuatan, menggunakan mukjizat, dan melakukan pertunjukan yang menakjubkan tetapi menipu.
2TH 2:10 Dengan menggunakan segala jenis tipu daya, ia menipu orang-orang yang sedang menuju kehancuran, karena mereka menolak untuk mencintai kebenaran dan dengan demikian diselamatkan.
2TH 2:11 Karena itu Allah mengirimkan kepada mereka suatu khayalan yang meyakinkan sehingga mereka menaruh kepercayaan pada kebohongan.
2TH 2:12 Akibatnya setiap orang yang tidak percaya pada kebenaran akan dihukum, karena mereka lebih menyukai apa yang jahat.
2TH 2:13 Tetapi saudara-saudari yang Allah terkasihi, kita harus tetap bersyukur kepada Allah karena Dia dari awal sudah memilih kalian untuk diselamatkan melalui keyakinan kalian kepada kebenaran, dan melalui Roh Allah.
2TH 2:14 Dengan demikian Allah sudah menggunakan Kabar Baik yang kami sampaikan untuk memanggil kalian, supaya kalian dapat mengambil bagian dalam kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
2TH 2:15 Jadi, saudara-saudari, berdirilah teguh, dan tetap pertahankan apa yang sudah diajarkan kepada kalian, baik melalui perkataan, maupun surat.
2TH 2:16 Sekarang, semoga Tuhan kita Yesus Kristus sendiri dan Allah Bapa (yang melalui kasih karunia-Nya memberi kita kepercayaan abadi dan harapan yang dapat dipercaya),
2TH 2:17 mendorong dan menguatkan kalian sehingga kalian dapat mengatakan dan melakukan segala sesuatu yang baik.
2TH 3:1 Akhirnya saudara-saudari, saya mohon kalian doakan kami, supaya pesan Tuhan dapat disebarkan dengan cepat, dan benar-benar dihargai, seperti yang sudah terjadi di antara kalian —
2TH 3:2 dan supaya Allah melepaskan kami dari orang-orang pengacau dan jahat, karena tidak semua orang percaya kepada Allah.
2TH 3:3 Tetapi Tuhan Yesus selalu setia. Dia akan menguatkan keyakinan kalian masing-masing, dan melindungi kalian dari si jahat.
2TH 3:4 Kami yakin kepada Tuhan bahwa kalian sedang melakukan dan akan terus melakukan apa yang kami ajarkan.
2TH 3:5 Semoga Tuhan menuntun kalian ke dalam pemahaman yang lebih dalam tentang kasih Allah bagi kalian dan ketekunan Kristus.
2TH 3:6 Saudara-saudari, dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus, kami ingin memberitahu kalian untuk tidak bergaul dengan saudara-saudara seiman yang terlalu malas untuk bekerja — mereka tidak mau mengikuti ajaran yang mereka terima dari kami.
2TH 3:7 Kalian sendiri tentu sudah tahu bahwa kalian harus mengikuti cara hidup kami waktu kita bersama dan mengikuti teladan dari kami, karena kami tidak pernah malas bekerja —
2TH 3:8 kami tidak pernah makan makanan siapa pun tanpa membayarnya. Sebaliknya, kami bekerja keras siang dan malam supaya kami tidak menjadi beban bagi siapa pun di antara kalian.
2TH 3:9 Bukannya kami tidak berhak melakukannya — tetapi kami ingin menjadi contoh bagi kalian, sehingga kalian dapat meniru apa yang kami lakukan.
2TH 3:10 Bahkan saat kami bersamamu, kami sudah memberikan perintah, bahwa siapa pun yang tidak mau bekerja, tidak boleh makan.
2TH 3:11 Tetapi sekarang kami mendengar bahwa ada beberapa orang di antara kalian yang ingin bekerja sama sekali dan hanya sibuk dengan urusan orang lain.
2TH 3:12 Kami dengan tegas menasehati mereka di Nama dalam Tuhan Yesus untuk hidup teratur, dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
2TH 3:13 Saudara-saudari, jangan lelah untuk berbuat baik.
2TH 3:14 Kalau ada orang yang tidak mengikuti apa yang kami ajarkan dalam surat ini, perhatikanlah siapa mereka dan jangan berhubungan dengan mereka. Dengan begitu, mereka akan sadar dan menjadi malu
2TH 3:15 — jangan anggap mereka sebagai musuh teruslah menasehati mereka sebagai saudara-saudari seiman.
2TH 3:16 Semoga Tuhan damai sendiri memberi kalian kedamaian dalam setiap situasi dalam segala hal.
2TH 3:17 Saya, Paulus, yang menulis salam terakhir dengan tangan saya sendiri. Ini adalah tanda tangan saya di setiap surat yang saya tulis.
2TH 3:18 Kiranya kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kalian semua.
1TI 1:1 Surat ini datang dari Paulus, yang dipanggil menjadi seorang Rasul Kristus Yesus yang diutus oleh Allah, yang juga adalah Juruselamat kita dan oleh Kristus Yesus, Tuhan yang adalah satu-satunya harapan kita.
1TI 1:2 Saya mengirimkannya kepada kamu Timothy. Kamu adalah putra sejatiku karena kepercayaanmu kepada Allah. Semoga kamu memiliki kasih karunia, rahmat, dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus Tuhan kita.
1TI 1:3 Saat saya berkunjung ke Makedonia, saya memintamu untuk tetap tinggal di kota Efesus. Saya ingin kamu menyuruh beberapa orang di sana untuk menghentikan pengajaran mereka yang sesat.
1TI 1:4 Katakan kepada mereka untuk berhenti menggunakan cerita-cerita yang tidak benar dan daftar keturunan nenek moyang mereka dalam menyebar ajaran mereka yang sesat. Hal-hal seperti itu hanya akan membuat jemaat berdebat. Ide-ide seperti itu hanya mengarah pada perdebatan yang sia-sia, alih-alih memahami Allah seperti yang kita percayai kepada-Nya.
1TI 1:5 Alasan mengapa saya bersikeras ini adalah agar kita dapat memiliki cinta yang datang dari hati yang murni, dari hati nurani yang bersih dan kepercayaan yang tulus kepada Allah.
1TI 1:6 Beberapa telah menyimpang dari hal-hal ini, dan akhirnya berbicara omong kosong.
1TI 1:7 Mereka ingin menjadi guru Hukum Taurat, tetapi mereka tidak mengerti apa yang mereka sampaikan atau apa yang mereka umumkan dengan berani!
1TI 1:8 Sekarang kita menyadari bahwa hukum itu baik jika orang menggunakannya dengan benar.
1TI 1:9 Kita juga tahu bahwa hukum ditetapkan bukan untuk mereka yang melakukan apa yang baik dan benar, tetapi untuk mereka yang memberontak dan mengabaikan hukum. Ini berlaku untuk orang-orang yang tidak berguna bagi Allah, yang berdosa, yang tidak memperlakukan apa pun sebagai suci dan sama sekali tidak beragama. Ini untuk mereka yang membunuh ayah dan ibu, untuk pembunuh,
1TI 1:10 untuk mereka yang melakukan seksual tidak bermoral, homoseksual, penculik, pembohong, saksi palsu — dan apa pun yang bertentangan dengan ajaran baik
1TI 1:11 sebagaimana ditentukan oleh kabar baik yang luar biasa dari Allah kita yang diberkati yang dia percayakan kepadaku.
1TI 1:12 Saya bersyukur kepada Kristus Yesus, Tuhan kita, yang memberikan kekuatan kepada saya untuk menyampaikan Kabar Baik. Saya juga bersyukur kepada-Nya karena Dia sudah menganggap saya setia sehingga Dia bisa mempercayakan saya untuk melaksanakan pekerjaan ini.
1TI 1:13 Padahal dulu saya adalah orang yang tidak menghormati-Nya dengan cara menghina nama-Nya, bertindak keras dan juga menganiaya para pengikut-Nya. Tetapi Kristus sangat berbaik hati terhadap saya, karena pada waktu itu saya tidak tahu apa yang saya lakukan, dan saya tidak percaya kepada-Nya.
1TI 1:14 Tuhan kita dalam kasih karunia-Nya memenuhi saya dengan kepercayaan dan kasih yang datang dari Kristus Yesus.
1TI 1:15 Kamu dapat mempercayai pepatah ini bahwa setiap orang harus menerima: “Kristus Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan saya adalah yang terburuk dari mereka.
1TI 1:16 Karena alasan inilah saya diberi belas kasihan — karena saya adalah orang yang paling berdosa, Yesus Kristus dapat menunjukkan kesabaran-Nya yang tak terbatas sebagai teladan bagi mereka yang memilih untuk percaya kepada-Nya dan memperoleh hidup yang kekal.
1TI 1:17 Hormat dan kemuliaan selama-lamanya bagi Raja yang kekal, Allah yang abadi, tidak terlihat, dan satu-satunya! Amin.
1TI 1:18 Anakku Timotius, saya berikan perintah ini kepadamu — sesuai dengan apa yang sudah dinubuatkan tentangmu oleh nabi-nabi sebelumnya supaya, seperti yang sudah mereka katakan, kamu bisa berjuang dengan baik dalam peperangan rohani ini.
1TI 1:19 Tetaplah percaya kepada Allah dan pastikan hati nurani Anda bersih. Beberapa telah menolak untuk melakukan ini dan telah menghancurkan kepercayaan mereka kepada Allah.
1TI 1:20 Himeneus dan Alexander adalah orang-orang seperti itu, dan saya telah “menyerahkan mereka kepada Setan” untuk mengajari mereka agar tidak salah menggambarkan Allah.
1TI 2:1 Pertama-tama, saya ingin mendorongmu untuk berdoa bagi setiap orang: memohon kepada Allah, mewakili mereka dan mengucap syukur.
1TI 2:2 Berdoalah untuk raja-raja dan semua pejabat dan petinggi pemerintah. Berdoalah kepada Allah supaya kita bisa hidup dengan aman dan tentram, selalu memikirkan Allah dan menjalani hidup dengan serius.
1TI 2:3 Inilah yang baik, dan menyenangkan hati Allah, yang adalah Juruselamat kita.
1TI 2:4 Allah ingin setiap orang diselamatkan dan memahami apa sebenarnya kebenaran itu.
1TI 2:5 Karena hanya ada satu Allah, dan satu perantara Allah dan umat manusia — manusia Kristus Yesus.
1TI 2:6 Dia memberikan dirinya sendiri sehingga kita semua bisa dimenangkan kembali, menunjukkan bukti pada waktu yang tepat.
1TI 2:7 Saya ditunjuk untuk membagikan pesan ini dan menjadi utusannya, seorang guru bagi orang asing tentang mempercayai Allah dan kebenaran (saya tidak berbohong, saya mengatakan yang sebenarnya!)
1TI 2:8 Yang benar-benar saya inginkan adalah agar pria di mana pun berdoa dengan tulus kepada Allah. Tidak ada kemarahan atau argumen!
1TI 2:9 Demikian pula perempuan harus berpakaian sopan, sopan, dan pantas. Mereka harus menarik bukan dengan gaya rambut mereka atau dengan mengenakan emas atau mutiara atau pakaian mahal,
1TI 2:10 tetapi dengan hal-hal baik yang mereka lakukan — seperti yang pantas bagi wanita yang mengaku mengikuti Allah.
1TI 2:11 Wanita harus belajar dengan tenang, menghargai tempat mereka.
1TI 2:12 Saya tidak mengizinkan wanita menjadi instruktur, atau mendominasi pria; biarkan mereka diam.
1TI 2:13 Karena Adam diciptakan lebih dulu, baru kemudian Hawa.
1TI 2:14 Adam tidak tertipu, tetapi Hawa benar-benar tertipu, dan dia jatuh ke dalam dosa.
1TI 2:15 Namun, wanita akan diselamatkan dengan menjadi ibu, selama mereka terus percaya dan mencintai, dan menjalani kehidupan yang suci dan masuk akal.
1TI 3:1 Ini adalah pernyataan yang dapat dipercaya: “Jika seseorang bercita-cita menjadi penatua, ini adalah pekerjaan yang baik untuk dilakukan.”
1TI 3:2 Itulah alasan mengapa penatua dalam jemaat haruslah orang-orang yang hidupnya bersih, setia kepada istri dan hanya memiliki satu orang istri. Mereka haruslah orang yang selalu bisa menguasai diri mereka, bijaksana, hidup dengan teratur, suka membantu orang lain dan mampu mengajar orang lain dengan baik.
1TI 3:3 Orang yang suka minum mabuk dan orang yang suka berkelahi tidak boleh diangkat sebagai penatua dalam jemaat. Penatua dalam jemaat haruslah orang yang adil, suka damai, dan tidak boleh orang yang tamak.
1TI 3:4 Dia haruslah orang yang bisa mengatur keluarganya dengan baik dan mendidik anak-anaknya sehingga mereka taat dan menghormatinya.
1TI 3:5 Sebab tidak mungkin seseorang yang ingin menjadi penatua dalam jemaat tetapi tidak tahu cara mengatur rumah tangganya.
1TI 3:6 Seorang penatua jemaat tidak boleh seseorang yang baru menjadi percaya kepada Yesus karena hal itu bisa membuat dia menjadi sombong, dan dia jatuh di bawah kutukan yang sama seperti iblis.
1TI 3:7 Orang-orang di luar gereja juga harus berbicara baik tentang dia sehingga dia tidak mempermalukan dirinya sendiri dan jatuh ke dalam perangkap iblis.
1TI 3:8 Demikian pula diaken harus dihormati, dan tidak munafik. Mereka tidak boleh kecanduan minuman, dan tidak boleh mencoba memperkaya diri sendiri secara tidak jujur.
1TI 3:9 Mereka harus berpegang teguh pada kebenaran yang diwahyukan tentang Allah, percaya kepada-Nya dengan hati nurani yang murni.
1TI 3:10 Mereka harus diadili terlebih dahulu, dan jika mereka tidak dapat disalahkan maka biarkan mereka melayani sebagai diaken.
1TI 3:11 Istri mereka juga harus dihormati. Mereka seharusnya tidak memfitnah orang dengan gosip, dan mereka harus mengendalikan diri dan dapat dipercaya dalam semua yang mereka lakukan.
1TI 3:12 Diaken harus menikah dengan satu istri, mengurus anak-anak dan rumah mereka dengan baik.
1TI 3:13 Mereka yang melayani dengan baik sebagai diaken memperoleh reputasi yang baik dan kepercayaan yang besar dalam kepercayaan mereka kepada Kristus Yesus.
1TI 3:14 Saya menyurati kamu tentang hal-hal ini walaupun saya berharap bisa mengunjungimu dalam waktu dekat.
1TI 3:15 Tetapi kalau sampai kunjungan saya tertunda, apa yang sudah saya sampaikan dalam surat ini akan menolong dalam mengajar bagaimana jemaat harus bersikap sebagai keluarga Allah. Ini adalah gereja dari Allah yang hidup, tiang penyangga dan dasar kebenaran.
1TI 3:16 Tidak diragukan lagi: kebenaran yang diungkapkan tentang Allah itu luar biasa! Dia diberitahukan kepada kita dalam bentuk manusia, dia dibenarkan oleh Roh, dilihat oleh para malaikat, diumumkan kepada bangsa-bangsa, dipercaya oleh dunia, dan diangkat dalam kemuliaan!
1TI 4:1 Namun, Roh dengan sangat jelas menjelaskan bahwa pada saat-saat terakhir beberapa orang akan meninggalkan kepercayaan mereka kepada Allah, dan akan mendengarkan roh-roh penipu dan kepercayaan yang berasal dari setan.
1TI 4:2 Orang-orang liar munafik ini, yang hati nuraninya telah terbakar,
1TI 4:3 memberitahu orang-orang untuk tidak menikah dan tidak makan makanan tertentu yang dibuat oleh Allah yang harus diterima dengan ucapan terima kasih oleh mereka yang percaya dan mengetahui kebenaran.
1TI 4:4 Segala sesuatu yang diciptakan Allah adalah baik, dan tidak ada yang boleh ditolak tetapi harus diterima dengan ucapan syukur,
1TI 4:5 karena disucikan oleh firman Allah dan dengan doa.
1TI 4:6 Ajarkan hal-hal ini kepada saudara-saudari seiman. Kalau kamu melakukan hal ini, maka kamu menjadi pelayan Kristus Yesus yang baik. Kamu menjadi semakin kuat dengan mempercayai kebenaran, dan dalam pengajaran yang baik yang sudah kamu ikuti.
1TI 4:7 Jauhilah dan jangan melibatkan diri dengan ajaran cerita-cerita yang sia-sia. Pastikan olahraga kalian bersifat spiritual —
1TI 4:8 karena meskipun olahraga fisik bermanfaat sampai batas tertentu, olahraga spiritual jauh lebih bermanfaat. Karena “itu memiliki janji untuk kehidupan sekarang, dan untuk kehidupan yang akan datang.”
1TI 4:9 Kalian dapat mempercayai pepatah inib yang harus diterima oleh semua orang.
1TI 4:10 Alasan kami bekerja dan melakukan yang terbaik adalah karena harapan kami ada pada Allah yang hidup. Dia adalah Juruselamat semua orang, terutama mereka yang percaya kepada-Nya.
1TI 4:11 Inilah yang harus kamu ajarkan. Beritahu semua orang untuk mengikuti instruksi kalian.
1TI 4:12 Janganlah membiarkan orang lain memandang kamu rendah karena kamu masih muda. Jadilah teladan bagi mereka yang percaya kepada Allah — dalam cara kamu berbicara, jenis kehidupan yang kamu jalani, dalam cinta, dalam kepercayaan, dan dalam kemurnian.
1TI 4:13 Sebelum saya datang, bacalah Kitab Suci kepada jemaat, dan kuatkanlah mereka melalui perkataan dan pengajaranmu.
1TI 4:14 Jangan abaikan karunia yang kamu miliki yang diberikan kepada Anda melalui ilham kenabian ketika para penatua gereja menumpangkan tangan mereka pada kamu.
1TI 4:15 Pikirkan baik-baik tentang hal-hal ini, dan dedikasikan diri kamu sepenuhnya untuk itu sehingga semua orang dapat melihat kemajuan yang kamu buat.
1TI 4:16 Pikirkan apa yang kamu lakukan dan apa yang kamu ajarkan. Lanjutkan semua ini, karena saat kamu melakukannya, kamu akan menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang yang mendengarkan kamu.
1TI 5:1 Janganlah kamu menegur dengan keras saudara seiman yang lebih tua darimu, tetapi berilah nasihat dengan penuh rasa hormat kepadanya, sama seperti kalau kamu bicara kepada orang ayah sendiri. Nasihatilah saudara seiman yang lebih muda darimu seperti kalau kamu menasihati adikmu sendiri.
1TI 5:2 Begitu juga kalau kamu menasihati saudari seiman yang lebih tua darimu, kamu harus sampaikan dengan penuh rasa hormat sama seperti berbicara kepada ibumu sendiri. Nasihatilah saudari seiman yang lebih muda darimu dengan hati yang tulus, sama seperti sedang menasihati adikmu sendiri.
1TI 5:3 Bantulah perempuan-perempuan yang suaminya sudah meninggal yang tidak memiliki siapa-siapa untuk membantu mereka.
1TI 5:4 Kalau mereka memiliki anak-cucu, mereka sebaiknya belajar untuk melayani Allah dalam keluarga mereka sendiri dengan memperhatikan kebutuhan ibu atau nenek mereka sendiri. Dengan berbuat itu, setiap anak atau cucu bisa membalas kebaikan orang tua mereka. Hal ini akan menyenangkan hati Allah.
1TI 5:5 Seorang janda yang benar-benar tidak memiliki siapa-siapa untuk membantunya, dan hidup sendirian, dia menaruh semua harapannya pada Allah. Siang malam dia berdoa meminta kepada Allah untuk mencukupkan kebutuhannya.
1TI 5:6 Tetapi seorang perempuan yang menghabiskan waktunya demi kesenangannya sendiri sudah dianggap mati walaupun dia masih hidup.
1TI 5:7 Beri orang-orang instruksi ini sehingga mereka tidak akan dikritik.
1TI 5:8 Bila seseorang tidak memperhatikan keluarga besarnya, secara khusus mereka yang tinggal serumah dengannya, dia menunjukkan bahwa dia tidak percaya kepada Allah. Dia lebih buruk daripada orang-orang yang belum percaya kepada Kristus.
1TI 5:9 Untuk seorang janda yang didaftarkan dalam jemaat sebagai seorang janda, dia harus memenuhi syarat berusia di atas enam puluh tahun, menikah satu kali dan selama menikah dia setia kepada suaminya.
1TI 5:10 Janda harus memiliki reputasi untuk berbuat baik. Apakah dia membesarkan anak-anak dengan benar? Apakah dia ramah? Apakah dia membasuh kaki anggota gereja? Apakah dia membantu mereka yang berada dalam kesulitan? Apakah dia benar-benar berusaha berbuat baik dalam segala hal?
1TI 5:11 Jangan mengambil janda yang lebih muda, karena ketika keinginan fisik membuat mereka ingin menikah kembali, mereka meninggalkan pengabdian mereka kepada Kristus.
1TI 5:12 Dalam hal ini mereka bersalah karena melanggar komitmen mereka sebelumnya.
1TI 5:13 Mereka juga terbiasa dengan kehidupan yang malas, hanya saling mengunjungi di rumah mereka. Tidak hanya malas, tetapi mereka bergosip dan ikut campur, membicarakan hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan.
1TI 5:14 Jadi saran terbaik saya adalah janda muda menikah dan punya anak dan mengurus rumah. Dengan begitu tidak ada peluang kritikan dari Musuh.
1TI 5:15 Namun, beberapa telah mengikuti jalan Setan.
1TI 5:16 Setiap perempuan Kristen yang memiliki janda dalam keluarga harus membantu mereka, sehingga gereja tidak terbebani dengan tanggung jawab, dan dapat membantu para janda yang benar-benar membutuhkan.
1TI 5:17 Para pengerja jemaat yang memimpin jemaat dengan baik harus dihargai dengan menghormati mereka dan dengan memberi imbalan atas kerja keras mereka dalam mengajar dan berkhotbah.
1TI 5:18 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Jangan mengikat mulut lembu yang sedang menginjak-injak gandum untuk melepaskan biji gandum dari kulitnya. Biarkanlah lembu itu makan sambil bekerja,” dan “Seorang pekerja berhak menerima upahnya.”
1TI 5:19 Jangan hiraukan tuduhan tentang seorang pemimpin dalam jemaat kalau tidak ada dua atau tiga saksi mata yang melihat sendiri apa yang dituduhkan itu.
1TI 5:20 Mengecam mereka yang berbuat dosa di depan semua orang sebagai peringatan bagi orang lain juga.
1TI 5:21 Saya katakan semuanya ini di hadapan Allah, Kristus Yesus dan para malaikat kudus. Lakukanlah semuanya ini untuk setiap anggota jemaat tanpa pilih kasih dan tanpa berpihak kepada siapa pun.
1TI 5:22 Janganlah tergesa-gesa dalam mengangkat dan meletakkan tanganmu untuk mendoakan calon pengerja jemaat sebelum terbukti bahwa dia adalah orang yang baik. Jaga jangan sampai kamu dituduh terlibat dalam dosa-dosa orang itu. Jaga dirimu tetap murni.
1TI 5:23 Saya menasihatimu untuk minum sedikit air anggur sebagai obat selain air biasa, supaya kamu tidak sering mengalami sakit perut.
1TI 5:24 Dosa-dosa yang dilakukan sebagian orang segera ketahuan dan menjadi nyata sebelum perkara mereka diperiksa. Tetapi dosa-dosa sebagian orang lain tersembunyi dan hanya akan ketahuan di kemudian hari.
1TI 5:25 Demikian juga, perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan biasanya segera ketahuan, tetapi yang tidak segera ketahuan tidak mungkin tersembunyi selamanya.
1TI 6:1 Bagi budak-budak yang sudah menjadi pengikut Kristus, kalian sebaiknya menghormati tuanmu. Dengan berbuat demikian, orang lain tidak akan menghina Allah dan ajaran kita.
1TI 6:2 Kalau ada di antara kalian yang memiliki tuan yang juga adalah pengikut Kristus, kalian harus tetap menunjukkan rasa hormat kepada mereka. Malah kalian harus lebih rajin bekerja melayani mereka karena kalian adalah saudara-saudari seiman yang saling mengasihi. Ajarkan petunjuk ini, dan dorong orang untuk mengikutinya.
1TI 6:3 Mereka yang mengajarkan kepercayaan yang berbeda, dan tidak mendengarkan nasihat yang baik, terutama kata-kata Tuhan kita Yesus Kristus dan ajaran Allah yang benar,
1TI 6:4 adalah sombong dan tidak mengerti apa-apa. Cara berpikir mereka terganggu, dan mereka suka bertengkar tentang hal-hal yang tidak penting dan mengenai istilah-istilah tertentu. Mereka hanya menimbulkan kesalah pahamanan, rasa iri hati, mengeluarkan kata-kata yang menghina dan saling curiga.
1TI 6:5 Mereka adalah orang-orang yang terus-menerus berdebat dan yang pikirannya benar-benar rusak dan yang telah kehilangan kebenaran, berpikir bahwa mereka dapat memperoleh keuntungan finansial dari agama.
1TI 6:6 Tetapi mengenal dan mengikuti Allah sangat memuaskan!
1TI 6:7 Ketika kita dilahirkan ke dalam dunia, kitatidak membawa apa-apa, dan pada saat kita meninggal, kita tidak akan membawa sesuatu dari dunia ini.
1TI 6:8 Seharusnya kita merasa cukup kalau sudah ada makanan dan pakaian.
1TI 6:9 Mereka yang bertekad untuk menjadi kaya jatuh ke dalam perangkap pencobaan, mengikuti banyak impuls yang bodoh dan merusak.
1TI 6:10 Karena cinta akan uang adalah penyebab utama dari semua kejahatan. Banyak orang yang tidak mau percaya lagi kepada Allah karena mereka lebih memilih harta kekayaan dan uang. Mereka berakhir dengan menjadi sakit hati dan sangat menderita.
1TI 6:11 Tetapi Timotius, karena kamu adalah milik Allah, jauhaknalah dirimu dari semuanya itu. Lakukanlah yang benar sesuai dengan kehendak Allah. Tetaplah percaya kepada Kristus. Kasihilah semua orang, bertahan dalam penderitaan dan selalu bersikap dengan lemah lembut.
1TI 6:12 Bertarunglah dalam pertarungan yang baik saat kamu percaya kepada Allah. Pegang erat-erat pada kehidupan kekal di mana kamu dipanggil. Inilah yang kamu janjikan di depan banyak saksi.
1TI 6:13 Perintah saya kepadamu di hadapan Allah Sang pemberi kehidupan, dan di hadapan Kristus Yesus yang memberikan kesaksian tentang Kabar Baik di hadapan Pontius Pilatus,
1TI 6:14 adalah untuk mengikuti dengan setia segala yang sudah dikatakan kepadamu agar kamu bisa mengatasi segala kritik sampai Tuhan kita Yesus Kristus datang kembali.
1TI 6:15 Pada waktu yang tepat Yesus akan diwahyukan — Dialah Yang Mahakuasa dan satu-satunya Penguasa, Raja di atas segala raja, dan Tuan di atas segala tuan.
1TI 6:16 Dia adalah satu-satunya yang abadi, dan hidup dalam terang yang tak terhampiri. Tidak ada yang pernah melihatnya atau dapat melihatnya — kehormatan dan kekuatan abadi adalah miliknya! Amin.
1TI 6:17 Sampaikanlah kepadaorang-orang kaya di dunia oni untuk tidak sombong. Atakanlah kepada mereka bahwa mereka harus percaya penuh kepada Allah, dan bukan pada harta benda duniawi. Allah bermurah hati menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan dengan segala kekayaan-Nya. Semua itu diberkati Dia untuk kita nikmati.
1TI 6:18 Berilah nasihat kepada mereka supaya mereka menjadi kaya di mata Allah dengan cara bermurah hati, suka memberi, dan menggunakan harta kekayaan mereka untuk mengerjakan segala perbuatan yang baik.
1TI 6:19 Dengan demikian, mereka seperti menabung harta di surga, di mana harta itu merupakan tabungan yang baik untuk hidup mereka di surga nanti, sehingga mereka dapat memegang kehidupan yang sebenarnya.
1TI 6:20 Timotius, jagalah apa yang telah diberikan kepadamu. Jangan memperhatikan obrolan dan argumen yang tidak berguna berdasarkan apa yang disebut “pengetahuan”.
1TI 6:21 Beberapa orang yang mempromosikan ide-ide ini telah menyimpang dari kepercayaan mereka kepada Allah. Semoga rahmat menyertaimu.
2TI 1:1 Surat ini datang dari Paulus, rasul Kristus Yesus yang dipilih Allah, dikirim untuk menceritakan tentang janji kehidupan nyata yang ada di dalam Kristus Yesus.
2TI 1:2 Kepada yang terkasih anakku, Timotius. Biarlah Allah Bapa, Tuhan kita Kristus Yesus menunjukkan kasih-Nya, kebaikan hati-Nya dan menjagamu supaya kamu hidup dengan tenang.
2TI 1:3 Saya selalu memikirkan kalian dan saya sangat berterima kasih kepada Allah, yang saya layani seperti nenek moyang saya, dengan hati nurani yang bersih. Aku tak pernah lupa menyebutmu dalam doaku.
2TI 1:4 Saya ingat bagaimana kalian menangis, dan saya sangat ingin melihat kalian! Itu akan membuatku sangat bahagia.
2TI 1:5 Saya ingat kepercayaan tulus kalian kepada Allah, kepercayaan yang sama yang dimiliki nenek kalian Lois dan ibu Eunice — dan saya tahu bahwa kepercayaan yang sama terus berlanjut pada kalian.
2TI 1:6 Itulah sebabnya saya ingin mengingatkanmu kembali bahwa Allah sudah memberikanmu kemampuan rohani ketika saya meletakkan tangan saya atasmu. Pergunakanlah dengan baik.
2TI 1:7 Allah tidak memberikan kita roh ketakutan. Tetapi yang sudah Allah berikan kepada kita adalah roh kekuatan, kasih dan penguasaan diri.
2TI 1:8 Oleh karena itu, janganlah merasa malu untuk berbicara tentang Allah kita, atau malu padaku. Sebaliknya bersiaplah untuk berbagi penderitaan demi kabar baik karena Allah memberi kalian kekuatan.
2TI 1:9 Allah sudah menyelamatkan kita dan memanggil kita untuk menjalani hidup yang suci. Dia tidak melakukannya karena kebaikan yang sudah kita kerjakan. Dia melakukannya karena Dia sendiri sudah merencanakan dan ingin melakukannya.
2TI 1:10 Dia memberikan kasih karunia ini kepada kita di dalam Kristus Yesus sebelum permulaan waktu, dan sekarang dinyatakan dalam penampakan Juruselamat kita Kristus Yesus. Dia menghancurkan kematian, membuat kehidupan dan keabadian menjadi sangat jelas melalui kabar baik.
2TI 1:11 Saya diangkat menjadi pembicara, rasul, dan pengajar kabar baik ini.
2TI 1:12 Itu juga alasan saya menderita semua ini, tapi saya tidak malu, karena saya tahu siapa yang saya percayai. Saya yakin dia bisa menjaga apa yang saya percayakan padanya sampai hari dia kembali.
2TI 1:13 Kamu harus mengikuti teladan nasihat baik yangkamu pelajari dari saya, dengan sikap percaya dan kasih dalam Kristus Yesus.
2TI 1:14 Jagalah kebenaran yang dipercayakan kepadamu oleh Roh Kudus yang diam di dalam kami.
2TI 1:15 Kamu sudah ketahui bahwa semua saudara seiman di daerah Asia sudah meninggalkan saya, termasuk Figelus dan Hermogenes.
2TI 1:16 Saya berharap Tuhan akan menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada Onesiforus dan keluarga. Walaupun saya di penjara, dia tidak malu untuk mengunjungi saya.
2TI 1:17 Ketika dia datang ke kota Roma, dia berusaha untuk mencari saya sampai dia menemukan saya.
2TI 1:18 Kamu sudah tahu semua yang sudah dia lakukan untukku di kota Efesus. Saya berharap Tuhan akan menunjukkan kebaikan hati-Nya pada hari Pengadilan.
2TI 2:1 Anakku Timotius, kamu harus tetap kuat. Kamu sudah diberkati dengan kebaikan hati Allah yang sudah kita peroleh karena bersatu dengan Kristus Yesus.
2TI 2:2 Kamu dan banyak orang yang lain sudah mendengar apa yang saya ajarkan. Sekarang kamu harus mengajarkan hal-hal ini kepada orang-orang yang bisa dipercaya. Merekalah yang akan mengajarkan lagi kepada orang lain.
2TI 2:3 Tetaplah bertahan seperti saya saat kamu mengalami penderitaan sebagai pengikut Kristus Yesus. Sebagai pengikut-Nya, kamu harus menjadi seperti seorang tentara Kristus.
2TI 2:4 Seorang tentara tidak menyibukkan dirinya dengan berbagai pekerjaan yang lain, karena dia mau menyenangkan hati komandannya.
2TI 2:5 Sama juga dengan seorang pelari dalam sebuah pertandingan. Dia tidak akan menerima hadiah kemenangan kalau dia tidak lari sesuai dengan peraturan-peraturan pertandingan itu.
2TI 2:6 Sama halnya dengan seorang petani yang bekerja keras di ladang. Dia pantas menjadi orang pertama yang menikmati hasil panennya.
2TI 2:7 Renungkanlah apa yang saya katakan ini dan Tuhan akan menolong kamu untuk bisa mengerti.
2TI 2:8 Selalu pusatkan pikirkanmu kepada Kristus Yesus, Dia dari keturunan Daud. Dia sudah hidup kembali dari kematian. Itulah Kabar Baik yang sayaberitakan.
2TI 2:9 Saya dibuat menderita karena mengabarkan berita keselamatan itu. Sampai saat ini, seperti seorang penjahat, saya dipenjarakan dalam keadaan terikat dengan rantai. Tetapi Firman Allah tidak bisa dipenjarakan!
2TI 2:10 Terlepas dari semua ini, saya bersedia untuk terus berjalan demi umat Allah, sehingga mereka dapat memperoleh keselamatan Kristus Yesus yang adalah kemuliaan abadi.
2TI 2:11 Perkataan ini adalah benar. Kalau kita menganggap diri kita mati bersama Dia, maka kita juga akan hidup bersama Dia.
2TI 2:12 Kalau kita bertahan dalam penderitaan, kita juga akan memerintah bersama-Nya. Kalau kami berkata bahwa kami tidak mengenal-Nya, maka Dia juga akan mengatakan Dia tidak mengenal kita.
2TI 2:13 Kalau kami tidak setia, Dia tetap akan setia. Kristus tidak bisa menyangkal perkataan-Nya sendiri.
2TI 2:14 Ingatkanlah saudara-saudari kita tentang semua hal itu. Katakanlah kepada mereka di hadapan Allah tidak bertengkar tentang hal-hal yang tidak berguna. Pertengkaran seperti itu tidak bisa menghasilkan sesuatu yang baik, tetapi menyesatkan sampai membuat orang yang mendengarnya menjadi binasa.
2TI 2:15 Pastikan kamu bekerja keras sehingga kamu dapat mempersembahkan diri kamu kepada Allah dan mendapatkan persetujuan-Nya. Jadilah pekerja yang tidak perlu malu, menggunakan kata kebenaran dengan benar.
2TI 2:16 Hindari obrolan yang tidak berguna karena orang-orang yang melakukan ini sedang menjauhi Allah.
2TI 2:17 Ajaran mereka sama merusaknya dengan gangren yang merusak daging yang sehat. Himeneus dan Filetus seperti ini.
2TI 2:18 Mereka telah menyimpang dari kebenaran dengan mengatakan bahwa kebangkitan telah terjadi, yang telah merusak kepercayaan sebagian orang kepada Allah.
2TI 2:19 Tetapi batu fondasi Allah yang kokoh dan dapat dipercaya berdiri kokoh, dengan tulisan ini, “Tuhan mengetahui siapa kepunyaan-Nya,” dan “Setiap orang yang berseru kepada nama Tuhan harus menjauhi segala yang jahat.”
2TI 2:20 Dalam sebuah rumah mewah yang besar terdapat banyak peralatan dapur yang bermacam-macam. Ada yang terbuat dari emas dan perak, dan ada juga yang dibuat dari kayu dan tanah liat. Yang dibuat dari emas dan perak hanya digunakan pada saat-saat penting, sedangkan yang digunakan sehari-hari adalah yang dibuat dari kayu dan tanah liat.
2TI 2:21 Jadi jika kamu menyingkirkan apa yang jahat kamu seperti alat dapur yang istimewa. Kamu pantas dipakai Tuhan untuk setiap pekerjaan yang baik.
2TI 2:22 Lari dari segala hal yang memicu hasrat masa muda. Kejarlah apa yang benar dan dapat dipercaya, kejarlah kasih dan damai sejahtera bersama orang-orang Kristen yang sejati dan murni.
2TI 2:23 Hindari perdebatan yang bodoh dan kekanak-kanakan, karena kamu tahu itu hanya mengarah pada pertengkaran.
2TI 2:24 Karena pelayan Tuhan tidak boleh berkelahi, tetapi baiklah kepada semua orang, mampu mengajar, sabar,
2TI 2:25 dengan lembut mengoreksi lawan. Mungkin Allah dapat membantu mereka untuk datang untuk bertobat dan memahami kebenaran.
2TI 2:26 Dengan cara ini mereka bisa sadar dan lolos dari jebakan iblis. Karena dia telah menangkap mereka dan membuat mereka melakukan apa pun yang dia inginkan.
2TI 3:1 Pada masa akhir dari zama ini, kita harus menyadari bahwa kita pasti akan mengalami banyak kesusahan.
2TI 3:2 Manusia akan mementingkan diri mereka sendiri. Mereka akan mata duitan. Mereka akan sombong dan suka memuji diri mereka sendiri. Mereka akan suka menghina orang lain, tidak taat kepada orang tua, tidak tahu rasa terima kasih. Mereka tidak akan menghormati Allah,
2TI 3:3 dan tidak memiliki rasa kasih. Mereka tidak akan sependapat dengan orang lain, mereka akan menipu, tidak bisa menguasai diri, suka menghajar orang dan membenci segala sesuatu yang baik.
2TI 3:4 Orang-orang pada akhir zama ini akan suka mengkhianati orang lain, tidak berpikir, sombong, mementingkan diri mereka sendiri dan lebih suka menikmati kesenangan duniawi dibandingkan menyenangkan hati Allah.
2TI 3:5 Mereka berpura-pura menyembah Allah, namun mereka tidak memperbolehkan kuasa Allah bekerja dalam kehidupan mereka. Kamu harus jauhkan diri dari orang-orang seperti itu.
2TI 3:6 Orang-orang seperti itu, suka secara diam-diam masuk ke dalam rumah orang. Mereka jago merayu dan menipu perempuan-perempuan bodoh. Perempuan-perempuan ini sudah tahu bahwa mereka sudah melakukan banyak hal yang salah karena sudah membiarkan diri mereka terbawa dan dikuasai oleh keinginan mereka sendiri yang salah.
2TI 3:7 Perempuan-perempuan ini selalu berusaha untuk belajar tetapi mereka tidak pernah bisa memahami kebenaran!
2TI 3:8 Yannes dan Yambres adalah dua orang yang sangat menentang Musa. Pengajaran mereka juga bertentangan dengan kebenaran. Mereka adalah orang-orang dengan pikiran yang rusak yang kepercayaannya kepada Allah adalah sebuah kebohongan.
2TI 3:9 Tetapi orang-orang ini tidak akan berhasil kemana-mana. Semua orang akan melihat bahwa mereka salah, sama seperti ketika orang-orang dulu melihat Yanes dan Yambres.
2TI 3:10 Timotius, kamu sudah mengikuti ajaran dan teladan saya. Apa yang merupakan tujuan hidup saya, juga menjadi tujuan hidup kamu. Kami berdua memiliki keyakinan dan kesabaran yang sama. Cara kita mengasihi sesama dan bagaimana kita bertahan dalam penderitaan juga sama.
2TI 3:11 Kamu sudah tahu masalah yang saya hadapi. Kamu sudah tahua tentang apa yang saya alami di Antiok, di Ikonium dan di Listra. Kamu sudah tahu betapa buruknya orang-orangbdi sana memperlakukanku. Tetapi Tuhan menyelamatkan saya dari semuanya itu.
2TI 3:12 Ya, semua orang yang menjalani hidup yang benar di dalam Kristus Yesus akan dianiaya.
2TI 3:13 Orang-orang jahat dan para guru palsu juga akan semakin berbahaya. Mereka akan menyesatkan orang lain dan mereka sendiri juga akan tersesat.
2TI 3:14 Tetapi kamu harus terus melakukan hal-hal yang sudah kamu belajar. Kamu sudah tahu ajaran benar karena kamu tahu bahwa kami yang mengajarkannya kepadamu pantas dipercaya.
2TI 3:15 Sejak kamu masih anak-anak, kamu sudah ketahui ajaran Kitab Suci yang dapat memberi kamu pemahaman untuk keselamatan dengan percaya kepada Kristus Yesus.
2TI 3:16 Semua Kitab Suci yang diilhami Allah berguna untuk mengajar, untuk menghadapi apa yang salah, untuk meluruskan kita, dan untuk memberi tahu kita apa yang benar.
2TI 3:17 Beginilah cara Allah menyediakan persiapan yang matang bagi mereka yang bekerja untuknya untuk mencapai semua yang baik.
2TI 4:1 Saya katakan dihadapan Allah dan Tuhan kita Kristus Yesus yang akan mengadili orang-orang yang masih hidup dan yang sudah mati. Saya katakan hal ini kepadamu karena Dialah yang akan kembali dan memerintah atas semua.
2TI 4:2 Beritakanlah Firman Allah kepada jemaat. Kamu harus selalu siap. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa mereka salah dan jelaskanlah dan katakan apa yang harus mereka lakukan. Kamu harus panjang sabar dengan mereka dan ajarlah mereka dengan berbagai cara.
2TI 4:3 Karena akan tiba saatnya orang tidak mau lagi mendengarkan ajaran yang benar. Sebaliknya mereka akan penasaran untuk mendengarkan sesuatu yang berbeda, dan akan mengelilingi diri mereka dengan guru yang akan memberi tahu mereka apa yang ingin mereka dengar.
2TI 4:4 Mereka akan berhenti mendengarkan kebenaran dan mengembara mengikuti mitos.
2TI 4:5 Kamu harus selalu waspada. Bersabarlah dengan masalah, lakukan pekerjaan membagikan kabar baik, penuhi pelayanan kamu.
2TI 4:6 Hidup saya sudah dicurahkan sebagai persembahan kepada Allah. Waktunya sudah tiba untuk saya meninggalkan kehidupan ini.
2TI 4:7 Saya telah berjuang dalam pertandingan yang baik, saya telah menyelesaikan perlombaan, saya telah menjaga kepercayaan saya kepada Allah.
2TI 4:8 Sekarang ada hadiah yang disediakan untukku — mahkota untuk kehidupan yang dijalani menurut apa yang baik dan benar. Tuhan, (yang adalah hakim yang selalu melakukan apa yang benar), akan memberikan itu kepadaku pada Hari itu. Dan bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua orang yang merindukan kedatangannya.
2TI 4:9 Usahakanlah untuk segera bertemu dengan saya.
2TI 4:10 Demas sudah meninggalkan saya karena dia lebih mengasihi hal-hal duniawi. Dia sudah pergi ke kota Tesalonika. Krekens telah pergi ke Galatia, dan Titus telah pergi ke Dalmatia
2TI 4:11 Hanya Lukas yang masih berada dengan saya. Pergilah dan menjemput Markus dan bawalah dia bersamamu. Dia sangat membantu dalam pelayanan saya.
2TI 4:12 Saya sudah mengutus Tikikus ke Efesus.
2TI 4:13 Saya menitipkan jubah saya bersama Karpus di Troas. Ketika kamu datang nanti, tolong bawakan denganmu juga bawakanlah kitab-kitab saya. Namun yang terpenting adalah kamu membawa tulisan-tulisan saya yang ditulis di atas kulit binatang.
2TI 4:14 Aleksandar si pengrajin tembaga banyak berbuat salah kepada saya. Biarlah Allah nyang membalasnya atas semua perbuatannya!
2TI 4:15 Kamu harus berhati-hati dan berjaga jarak dengannya, karena dia sangat menentang ajaran kita.
2TI 4:16 Pertama kali saya harus membela diri di pengadilan, tidak ada yang bersamaku. Mereka semua meninggalkan saya. Saya hanya bisa meminta Allah untuk mengampuni mereka.
2TI 4:17 Tetapi Tuhan berdiri di samping saya dan memberi saya kekuatan sehingga saya dapat menyatakan seluruh pesan sehingga semua orang asing dapat mendengarnya. Saya diselamatkan dari mulut singa!
2TI 4:18 Tuhan akan menyelamatkan saya dari semua kejahatan yang dilakukan terhadap saya. Pada akhirnya, Dia akan membawa saya dengan selamat ke dalam kerajaan-Nya di surga. Kemuliaan-Nya adalah untuk selama-lamanya. Amin.
2TI 4:19 Sampaikanlah salamku kepada Priskila dan Akwila, dan juga kepada keluarga Onesiforus.
2TI 4:20 Erastus memutuskan untuk tinggal di Korintus. Trofimus sakit ketika saya meninggalkan dia di Miletus.
2TI 4:21 Usahakanlah untuk datang sebelum musim dingin. Ebukus, Pudes, Linus, Klaudia dan semua saudara seiman di sini mengirim salam untukmu.
2TI 4:22 Tuhan menyertai kamu. Semoga kasih karunia-Nya menyertai kamu semua.
TIT 1:1 Surat ini berasal dari Paulus, pelayan Allah dan rasul dari Yesus Kristus. Saya diutus untuk membangun keyakinan dari orang-orang pilihan Allah dan untuk membagikan pengetahuan akan kebenaran yang menjadi penuntun hidup di dalam Allah.
TIT 1:2 Hal ini memberi mereka harapan untuk kehidupan selama-lamanya yang Allah (yang tidak dapat berdusta) sudah janjikan dari jaman dahulu,
TIT 1:3 yang pada waktu yang tepat Dia nyatakan melalui firman-Nya dalam pesan yang dipercayakan kepada saya dan mengikuti perintah Allah Juruselamat kita.
TIT 1:4 Surat ini dikirimkan kepada Titus, yang saya anggap sebagai putra saya sendiri karena kepercayaan kita bersama kepada Allah. Kiranya belas kasihan dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus Juruselamat menyertai kamu.
TIT 1:5 Alasan saya meninggalkan kamu di Kreta adalah agar kamu mengatur apa yang masih dibutuhkan dan untuk menunjuk penatua jemaat di setiap kota, seperti yang saya katakan.
TIT 1:6 Adapun syarat-syarat seorang bisa menjadi seorang penatua jemaat adalah harus memiliki reputasi yang baik yaitu suami dari satu istri, dan memiliki anak yang percaya dan bertingkah laku baik serta patuh.
TIT 1:7 Sebagai penatua jemaat Allah, seorang harus memiliki reputasi yang baik dan tidak sombong. Dia seharusnya tidak cepat marah atau mabuk, dia tidak boleh kejam atau tamak.
TIT 1:8 Dia harus ramah, suka melakukan hal baik dan benar. Dia harus menjalani hidup untuk Allah, bisa mengendalikan diri,
TIT 1:9 dan harus mengabdi pada pesan yang dapat dipercaya seperti yang diajarkan. Dengan cara ini dia dapat mendorong orang lain melalui pengajaran yang benar, dan dapat meyakinkan mereka yang tidak setuju.
TIT 1:10 Karena ada banyak pemberontak di sekeliling, yang berbicara banyak tentang tipu daya yang tidak masuk akal, terutama dari mereka yang mewajibkan sunat sebagai bagian dari keselamatan.
TIT 1:11 Pembicaraan mereka harus dihentikan, orang-orang yang membuat seluruh keluarga kacau, mengajarkan hal-hal yang tidak benar demi menghasilkan uang.
TIT 1:12 Sebagaimana seseorang dari bangsanya sendiri, seorang nabi, sudah menyatakan, “Orang-orang dari Kreta selalu berbohong, mereka seperti binatang liar yang jahat dan malas, dan tamak.”
TIT 1:13 Ini adalah pernyataan yang benar! Oleh karena itu, tegurlah mereka agar mereka dapat memiliki keyakinan yang sehat dalam Allah,
TIT 1:14 tidak memperhatikan dongeng Yahudi dan perintah manusia dari mereka yang menyimpang dari kebenaran.
TIT 1:15 Bagi mereka yang memiliki pikiran bersih maka semuanya bersih, tetapi bagi mereka yang rusak dan menolak untuk percaya kepada Allah, tidak ada yang bersih karena pikiran maupun hati nurani mereka sudah rusak.
TIT 1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi perbuatan mereka membuktikan ucapan mereka salah. Mereka menjijikkan dan tidak patuh, tidak berharga untuk melakukan sesuatu yang baik.
TIT 2:1 Kamu, bagaimanapun, harus mengajarkan pengajaran yang konsisten dengan cara yang sehat.
TIT 2:2 Ajarlah agar laki-laki yang lebih tua untuk tidak minum, hidup terhormat dan berakal sehat. Percaya dengan ajaran yang benar dari Allah, penuh kasih dan sabar.
TIT 2:3 Demikian pula perempuan yang lebih tua harus berperilaku dengan cara yang menunjukkan bahwa mereka menjalani hidup mereka untuk Allah. Mereka seharusnya tidak menghancurkan reputasi orang dengan gosip, dan mereka tidak boleh kecanduan air anggur.
TIT 2:4 Mereka hendaknya menjadi pengajar tentang hal-hal yang baik, mengajari para istri yang lebih muda untuk mencintai suami dan anak-anak mereka.
TIT 2:5 Mereka harus berakal sehat dan murni, bekerja di rumah mereka, berbuat baik dan mendengarkan perkataan suami mereka. Dengan cara ini firman Allah tidak akan dijelek-jelekkan.
TIT 2:6 Demikian juga ajarkan kepada para pemuda untuk memiliki akal sehat.
TIT 2:7 Kamu juga harus menjadi contoh dalam berbuat baik dalam semua bidang kehidupan, menunjukkan integritas dan keseriusan dalam apa yang kamu ajarkan,
TIT 2:8 berbagi keyakinan yang sehat yang tidak dapat dikritik. Dengan cara ini mereka yang menentang akan malu pada diri mereka sendiri dan tidak akan mengatakan hal buruk tentang kita.
TIT 2:9 Dan ajarkan kepada para pelayan untuk selalu mematuhi tuan mereka. Para pelayan ini harus mencoba menyenangkan dan tidak membantah tuan-tuan mereka.
TIT 2:10 Mereka tidak boleh mencuri barang-barang tuannya, tetapi menunjukkan bahwa mereka sepenuhnya dapat dipercaya sehingga mereka dapat dengan benar mewakili kebenaran tentang Allah Juruselamat kita dalam segala hal.
TIT 2:11 Karena belas kasihan Tuhan sudah dinyatakan yaitu membawa keselamatan bagi semua orang.
TIT 2:12 Belas kasihan ini mengajar kita untuk menolak cara hidup yang tidak bertuhan yang penuh dengan keinginan dunia ini. Sebaliknya kita harus menjalani kehidupan yang bijaksana dan penuh pengendalian diri yang benar di hadapan Allah dalam dunia sekarang ini
TIT 2:13 sementara kita menantikan pengharapan yang luar biasa dari kemunculan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus yang penuh kemuliaan.
TIT 2:14 Dia memberikan diri-Nya untuk kita, supaya Dia bisa membebaskan kita dari semua kejahatan kita, dan membuat kita bersih dimata-Nya — umat yang menjadi milik-Nya, giat melakukan perbuatan baik.
TIT 2:15 Inilah yang harus kamu ajarkan. Kamu memiliki wewenang untuk memberi semangat dan mengoreksi jika perlu. Jangan biarkan siapa pun meremehkanmu.
TIT 3:1 Ingatkan kepada seluruh anggota jemaat untuk taat kepada pemimpin dan pemerintah. Mereka harus selalu siap sedia melakukan perbuatan baik.
TIT 3:2 Jangan menjelek-jelekkan orang lain, dan jangan suka berdebat. Sebaliknya saling bersikap lemah lembut dan baik hati.
TIT 3:3 Karena ada saat ketika kita juga bodoh dan tidak taat. Kita tertipu dan menjadi budak berbagai keinginan dan kesenangan. Kita menjalani kehidupan yang jahat penuh dengan kecemburuan, orang-orang yang penuh kebencian yang saling membenci.
TIT 3:4 Tetapi ketika kebaikan dan kasih Allah Juruselamat kita dibukakan, Dia menyelamatkan kita,
TIT 3:5 bukan karena hal baik yang sudah kita lakukan, tetapi karena pengampunan-Nya. Dia menyelamatkan kita melalui Roh Kudus yang membersihkan kita sehingga kita bisa mengalami kelahiran kembali dan pembaharuan secara rohani,
TIT 3:6 yang dicurahkan-Nya dengan melimpah atas kita melalui Yesus Kristus Juruselamat kita.
TIT 3:7 Sekarang sesudah kita dibenarkan oleh belas kasihan-Nya, kita sudah menjadi ahli waris yang memiliki harapan hidup untuk selama-lamanya.
TIT 3:8 Kamu dapat mempercayai perkataan saya, dan saya ingin kamu menekankan perintah ini sehingga mereka yang percaya kepada Allah akan memikirkannya dengan serius dan terus melakukan yang baik. Perintah-perintah ini sangat baik dan bermanfaat untuk semua orang.
TIT 3:9 Hindari diskusi yang tidak berguna, dan obsesi tentang nenek moyang. Jangan berdebat, dan hindari pertengkaran tentang hukum Yahudi karena itu tidak berguna dan tidak membantu sama sekali.
TIT 3:10 Peringati seseorang yang membawa perpecahan sampai dua kali, sesudah itu jangan lagi memperhatikan mereka,
TIT 3:11 sadarilah bahwa mereka jahat, penuh dosa dan sudah menghakimi diri mereka sendiri.
TIT 3:12 Segera sesudah saya mengirim Artemas atau Tikikus kepadamu, cobalah segera datang kepadaku di Nikopolis sebab saya berencana menghabiskan masa musim dingin ini di kota itu.
TIT 3:13 Lakukanlah yang kamu bisa untuk menolong Zenas sang pengacara dan Apolos dalam perjalanan mereka sehingga segala kebutuhan mereka bisa terpenuhi.
TIT 3:14 Semoga para pengikut Kristus belajar kebiasaan berbuat baik dengan menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari dari sesama saudara seiman. Mereka haruslah menjadi orang yang produktif!
TIT 3:15 Salam dari saudara-saudara seiman yang sedang bersamaku di sini. Sampaikan salam terbaik kami kepada mereka yang mengasihi kami, yang percaya kepada Allah. Belas kasihan Allah menyertai kalian semua.
PHM 1:1 Surat ini berasal dari Paulus, tawanan Yesus Kristus, dan saudara kita Timotius, kepada Filemon, teman baik dan teman sekerja kita;
PHM 1:2 juga kepada saudari kita Afia, Arkipus yang berjuang di pihak kita, dan jemaat di rumahmu.
PHM 1:3 Semoga belas kasihan dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus selalu menyertai kalian.
PHM 1:4 Saya selalu bersyukur kepada Allah karena kamu, mengingat kamu dalam doa-doa saya,
PHM 1:5 karena saya mendengar tentang keyakinanmu kepada Tuhan Yesus dan cinta kasihmu kepada semua orang percaya.
PHM 1:6 Saya berdoa agar kamu mau menerapkan sifat murah hati dari keyakinan kamu kepada Allah saat kamu mengetahui segala hal baik yang ada pada kita di dalam Kristus.
PHM 1:7 Kasihmu saudaraku, sudah memberiku banyak kebahagiaan dan semangat. Kamu benar-benar sudah menginspirasi kami yang percaya!
PHM 1:8 Oleh sebab itu walaupun saya bisa memerintahkan kamu melakukan tugas di dalam Kristus
PHM 1:9 saya lebih suka meminta bantuan ini oleh karena kasih sayang saja. Paulus tua ini, sekarang adalah seorang tahanan oleh karena Yesus Kristus,
PHM 1:10 memohon kepadamu atas nama Onesimus yang menjadi anak angkat saya selama saya di penjara.
PHM 1:11 Dulu dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang dia berguna bagimu dan saya!
PHM 1:12 Saya mengirimkannya kembali kepadamu, harapan terbaik saya.
PHM 1:13 Saya lebih suka menahannya di sini bersamaku sehingga dia bisa membantu saya seperti yang akan kamu lakukan selama saya dipenjarakan karena memberitakan Kabar Baik.
PHM 1:14 Tetapi saya memutuskan untuk tidak melakukan apa pun tanpa izinmu. Saya tidak ingin kamu terpaksa melakukan kebaikan, tetapi melakukannya dengan sukarela.
PHM 1:15 Mungkin kamu kehilangan dia untuk sementara waktu agar kamu bisa mendapatkannya kembali untuk selamanya!
PHM 1:16 Dia sudah lebih dari sekedar seorang pelayan. Dia adalah saudara yang sangat dikasihi, khususnya bagi saya, dan bahkan lebih bagi kamu, baik sebagai seorang laki-laki maupun sebagai saudara seiman dalam Tuhan.
PHM 1:17 Jadi jika kamu menganggap saya sebagai rekan kerja yang bekerja sama denganmu untuk Tuhan, sambutlah dia sebagaimana kamu menyambut saya.
PHM 1:18 Jika dia berbuat salah kepadamu, atau berhutang sesuatu kepadamu, sayalah yang akan bertanggung jawab.
PHM 1:19 Saya, Paulus, menandatangani ini dengan tangan saya sendiri dan saya akan membayar kembali kepadamu. Tentu saja saya tidak akan menyebutkan hutangmu kepada saya, termasuk dirimu sendiri!
PHM 1:20 Begitulah, saudara, saya mengharapkan bantuan Tuhan lewat dirimu, buatlah agar saya bahagia di dalam Kristus.
PHM 1:21 Saya menulis tentang ini kepadamu karena saya yakin kamu akan melakukan permintaan saya walaupun sebenarnya saya tahu kamu akan melakukan lebih dari yang saya minta!
PHM 1:22 Sementara itu tolong siapkan sebuah kamar untuk saya, karena saya berharap dapat kembali bertemu denganmu segera sebagai jawaban atas doamu.
PHM 1:23 Epafras yang ada di penjara bersama saya mengirimkan salamnya,
PHM 1:24 juga dari Markus, Aristarkhus, Demas, dan Lukas, semua rekan sepelayanan saya.
PHM 1:25 Semoga belas karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kalian semua.
HEB 1:1 Pada masa lalu Allah berbicara kepada nenek moyang kita melalui para nabi di berbagai waktu dan dalam banyak cara,
HEB 1:2 di akhir zaman ini Dia sudah berbicara kepada kita melalui Putra-Nya. Allah menunjuk Putra pewaris segalanya, dan menjadikan alam semesta melalui dia.
HEB 1:3 Anak adalah pancaran kemuliaan Allah, dan ekspresi nyata dari karakter sejati-Nya. Dia menopang segalanya dengan perintahnya yang kuat. Ketika Dia sudah menyediakan pembersihan untuk dosa Dia duduk di sebelah kanan Yang Mulia di surga.
HEB 1:4 Dia ditempatkan jauh lebih tinggi dari pada para malaikat karena Dia menerima nama yang lebih besar dari mereka.
HEB 1:5 Allah tidak pernah berkata kepada malaikat mana pun, “Kamu adalah Putraku; hari ini Aku sudah menjadi Ayahmu,” atau “Aku akan menjadi Ayah baginya, dan Dia akan menjadi Putra bagiku.”
HEB 1:6 Juga, ketika Dia membawa Putra sulung-Nya ke dunia, Dia berkata, “Biarlah semua malaikat Allah menyembah dia.”
HEB 1:7 Mengenai malaikat, dia berkata, “Dia membuat malaikat-malaikatnya seperti angin, dan hamba-hamba-Nya seperti nyala api,”
HEB 1:8 tetapi tentang Anak dia berkata, “Tahta-Mu, Allah, bertahan selama-lamanya, dan keadilan adalah tongkat penguasa kerajaanmu.
HEB 1:9 Engkau menyukai apa yang benar, dan membenci apa yang melanggar hukum. Itulah sebabnya Allah, Allahmu, sudah menempatkanmu di atas semua orang dan mengurapi kamu dengan minyak sukacita.”
HEB 1:10 “Engkau, Tuhan, meletakkan dasar-dasar bumi pada awalnya. Langit adalah hasil tanganmu.
HEB 1:11 Semua itu akan berakhir, tetapi Engkau akan terus ada. Mereka akan usang seperti pakaian,
HEB 1:12 dan Engkau akan menggulung mereka seperti jubah. Seperti pakaian, mereka akan berubah, tetapi Engkau tidak pernah berubah, dan hidup-Mu tidak pernah berakhir.”
HEB 1:13 Tetapi Dia tidak pernah berkata kepada malaikat mana pun, “Duduklah di tangan kanan-Ku sampai Aku menempatkan musuhmu di bawah kakimu.”
HEB 1:14 Apa malaikat itu? Mereka adalah makhluk yang melayani, diutus untuk membantu mereka yang akan menerima keselamatan.
HEB 2:1 Jadi kita harus lebih memperhatikan apa yang sudah kita pelajari agar kita tidak menyimpang darinya.
HEB 2:2 Jika pesan yang dibawa malaikat itu dapat dipercaya, dan setiap dosa dan tindakan ketidaktaatan membawa konsekuensi tersendiri,
HEB 2:3 bagaimana kita akan melarikan diri jika kita tidak memperhatikan keselamatan besar ini yang pertama kali Tuhan umumkan, dan kemudian kita sudah konfirmasi oleh mereka yang mendengarnya.
HEB 2:4 Allah juga bersaksi melalui tanda-tanda dan mujizat, dengan tindakan yang menunjukkan kuasa-Nya, dan dengan karunia Roh Kudus, yang diberikan sesuai pilihan-Nya.
HEB 2:5 Bukan malaikat yang akan menguasai dunia yang akan datang yang kita bicarakan.
HEB 2:6 Tetapi seperti yang sudah dikatakan, “Manusia apa yang harus Engkau khawatirkan tentang mereka? Apa anak manusia yang Engkau harus peduli tentang dia.
HEB 2:7 Engkau menempatkan dia sedikit lebih rendah dari pada malaikat, Engkau memahkotai dia dengan kemuliaan dan kehormatan, dan menempatkan dia atas semua ciptaanmu.
HEB 2:8 Kamu memberinya otoritas atas segalanya.” Tidak ada yang tertinggal ketika Allah memberi-Nya otoritas atas segalanya. Namun, kita melihat bahwa belum semuanya tunduk pada otoritas-Nya.
HEB 2:9 Tetapi kita melihat Yesus, ditempatkan sedikit lebih rendah dari pada para malaikat, melalui penderitaan kematian dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan. Melalui rahmat Allah Yesus mengalami kematian untuk semua orang.
HEB 2:10 Adalah hal yang tepat bahwa Allah yang menciptakan dan memelihara segala sesuatu, membawa banyak anak-Nya kepada kemuliaan, dan untuk sepenuhnya mempersiapkan melalui penderitaan orang yang menuntun mereka menuju keselamatan.
HEB 2:11 Karena orang yang menguduskan orang dan orang yang dikuduskan adalah milik satu keluarga. Itulah sebabnya dia tidak ragu-ragu menyebut mereka “saudara”,
HEB 2:12 sambil mengatakan “Aku akan mengumumkan namamu kepada saudara-saudaraku, Aku akan memuji kamu di antara orang-orang saat mereka bertemu bersama.”
HEB 2:13 Juga “Aku akan percaya kepada-Nya,” dan “Inilah aku, bersama dengan anak-anak yang sudah Allah berikan kepadaku.”
HEB 2:14 Karena anak-anak berbagi darah dan daging yang sama, Dia berbagi dalam hal ini dengan cara yang sama sehingga melalui kematian Dia dapat menghancurkan dia yang memiliki kuasa maut — sang iblis —
HEB 2:15 dan membebaskan semua orang yang karena takut mati menjadi budak semua kehidupan mereka.
HEB 2:16 Tentu saja bukan malaikat yang Dia khawatirkan, Dia prihatin untuk membantu anak-anak Abraham.
HEB 2:17 Karena itulah Dia perlu menjadi seperti saudara-saudaranya dalam segala hal, sehingga Dia bisa menjadi Imam Besar yang penyayang dan dapat dipercaya dalam segala hal menyangkut Allah, untuk mengampuni dosa-dosa umat-Nya.
HEB 2:18 Karena Dia sendiri menderita ketika Dia dicobai, Dia mampu membantu mereka yang menghadapi pencobaan.
HEB 3:1 Oleh sebab itu saudara-saudariku yang hidup untuk Allah dan yang berbagi dalam panggilan surgawi ini, kita perlu memikirkan dengan hati-hati tentang Yesus — yang kita katakan diutus oleh Allah, dan yang adalah Imam Besar.
HEB 3:2 Dia setia kepada Allah dalam pekerjaan dimana Dia dipilih untuk menyelesaikannya, sama seperti Musa setia kepada Allah di rumah Allah.
HEB 3:3 Tetapi Yesus berhak mendapatkan kemuliaan yang jauh lebih besar daripada Musa, dengan cara yang sama, seorang pembangun rumah layak mendapatkan lebih banyak kredit daripada sebuah rumah.
HEB 3:4 Setiap rumah memiliki pembangunnya, Allah adalah pembangun segalanya
HEB 3:5 Sebagai seorang hamba, Musa setia di rumah Allah. Dia memberikan bukti tentang apa yang akan diumumkan nanti.
HEB 3:6 Tetapi Kristus adalah seorang putra, yang bertanggung jawab atas rumah Allah. Dan kita adalah rumah Allah selama kita memegang dengan percaya diri pada harapan yang kita banggakan dan yang kita percayai.
HEB 3:7 Inilah sebabnya Roh Kudus berkata, “Jika kamu mendengar apa yang Allah katakan kepadamu hari ini,
HEB 3:8 janganlah memiliki sikap keras kepala seperti saat kamu memberontak melawan Dia, pada saat kamu menguji Dia di padang gurun.
HEB 3:9 Nenek moyang kalian membuat-Ku mengalami kesulitan, mencobai kesabaran-Ku, dan mereka melihat bukti yang Kuberikan kepada mereka selama empat puluh tahun.
HEB 3:10 Generasi itu membuat Aku marah dan Aku berkata, ‘Mereka selalu salah dalam apa yang mereka pikirkan, dan mereka tidak mengenal-Ku atau perbuatan-Ku.’
HEB 3:11 Sehingga dalam keadaan penuh kekecewaan, Aku bersumpah, ‘Mereka tidak akan masuk tempat peristirahatan-Ku.’”
HEB 3:12 Saudara dan saudariku, pastikan bahwa tidak ada di antara kalian yang memiliki pola pikir jahat yang menyerah untuk tidak lagi percaya kepada Allah yang hidup.
HEB 3:13 Biarlah kalian saling menguatkan setiap hari sementara kalian selama masih dapat memiliki “hari ini”, sehingga tidak ada di antara kalian yang akan tertipu oleh dosa dan menjadi keras hati.
HEB 3:14 Karena kita adalah sekutu Kristus selama kita berpegang pada kepercayaan kita kepada Allah dari awal sampai akhir.
HEB 3:15 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Jika kamu mendengar apa yang Allah katakan kepadamu hari ini, jangan bersikap keras hati seperti saat kamu memberontak melawan dia.”
HEB 3:16 Siapakah yang memberontak melawan Allah, meskipun mereka mendengar apa dia katakan? Bukankah itu semua orang yang dibawa keluar dari Mesir oleh Musa?
HEB 3:17 Dengan siapa Allah marah selama empat puluh tahun? Bukankah mereka yang berdosa, mereka yang dikuburkan di gurun pasir?
HEB 3:18 Siapa yang Allah bicarakan ketika dia bersumpah mereka tidak boleh masuk ke dalam perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak mematuhinya?
HEB 3:19 Jadi kami melihat bahwa mereka tidak dapat masuk karena mereka tidak mempercayai-Nya.
HEB 4:1 Oleh karena itu mari kita berhati-hati untuk memastikan bahwa meskipun Allah sudah memberikan kepada kita janji-Nya untuk bisa memasuki peristirahatan-Nya, namun tidak ada dari kalian yang tertinggal!
HEB 4:2 Karena kami sudah mendengar kabar baik seperti yang mereka lakukan, tetapi itu tidak membantu mereka karena mereka tidak menerima dan percaya pada apa yang mereka dengar.
HEB 4:3 Namun, mereka yang percaya kepada Allah sudah memasuki peristirahatan yang Allah sebutkan pada waktu Dia berkata, “Dalam kekecewaan-Ku, Aku bersumpah, ‘Mereka tidak akan memasuki peristirahatan-Ku.’” (Ini terjadi meskipun rencana Allah sudah selesai ketika Dia menciptakan dunia.)
HEB 4:4 Mengenai hari ketujuh, pernah di katakan di dalam Kitab Suci yaitu, “Allah beristirahat pada hari ketujuh dari semua pekerjaan-Nya.”
HEB 4:5 Dan seperti yang dinyatakan di bagian sebelumnya, “Mereka tidak akan memasuki peristirahatan-Ku.”
HEB 4:6 Peristirahatan Allah masih ada untuk dimasuki beberapa orang, meskipun mereka yang sebelumnya mendengar kabar baik gagal masuk karena ketidaktaatan.
HEB 4:7 Jadi Allah sekali lagi menetapkan suatu hari — hari ini — sekian lama kemudian melalui Daud seperti yang Dia lakukan sebelumnya, “Jika kamu mendengar apa yang Allah katakan kepadamu hari ini, jangan memiliki sikap yang keras hati.”
HEB 4:8 Karena jika Yosua bisa memberi mereka istirahat, Allah tidak akan berbicara tentang suatu hari yang lain.
HEB 4:9 Jadi istirahat Sabat tetap untuk umat Allah.
HEB 4:10 Karena siapa yang memasuki perhentian-Nya, juga beristirahat dari apa yang dia lakukan, seperti yang Allah lakukan.
HEB 4:11 Sebagai hasilnya kita harus berusaha keras untuk memasuki peristirahatan itu sehingga tidak ada yang gagal mengikuti contoh ketidaktaatan yang sama.
HEB 4:12 Karena firman Allah itu hidup dan efektif, lebih tajam dari pedang bermata dua manapun, begitu tajam sehingga bisa memisahkan hidup dan nafas, sendi tulang dan sumsumnya, menilai pikiran dan niat pikiran.
HEB 4:13 Tidak ada makhluk hidup yang tersembunyi dari pandangannya; semuanya terbuka dan terlihat oleh orang yang bertanggung jawab kepada kami.
HEB 4:14 Karena kita memiliki Imam Besar yang hebat yang sudah naik ke surga, Yesus Anak Allah, marilah kita memastikan bahwa kita berpegang pada apa yang kita katakan kita percayai.
HEB 4:15 Karena imam besar yang kita miliki bukanlah orang yang tidak bersimpati dengan kelemahan kita, tetapi orang yang dicobai dalam segala cara kita, tetapi tidak berbuat dosa.
HEB 4:16 Jadi kita harus pergi dengan percaya diri kepada Allah di atas takhta kasih karunia sehingga kita dapat menerima belas kasihan, dan menemukan kasih karunia untuk membantu kita ketika kita benar-benar membutuhkannya.
HEB 5:1 Setiap imam besar dipilih dari orang-orang dan ditunjuk untuk bekerja bagi orang-orang ketika mereka bersekutu dengan Allah. Dia mempersembahkan kepada Allah baik pemberian dan kurban yang mereka bawa untuk dosa-dosa mereka.
HEB 5:2 Imam besar memahami bagaimana perasaan orang-orang yang bodoh dan tertipu karena dia juga mengalami kelemahan manusiawi yang sama.
HEB 5:3 Akibatnya dia harus mempersembahkan korban untuk dosa-dosanya dan juga untuk orang-orang.
HEB 5:4 Tak seorang pun dapat mengambil posisi imam besar untuk dirinya sendiri, dia harus dipilih oleh Allah, sama seperti Harun.
HEB 5:5 Dengan cara yang sama Kristus tidak memilih untuk menghormati dirinya sendiri dengan menjadi Imam Besar. Allahlah yang berkata kepadanya, “Kamu adalah Putraku. Hari ini aku sudah menjadi Bapamu.”
HEB 5:6 Dalam ayat lain, Allah berkata, “Kamu adalah seorang imam untuk selamanya, mengikuti aturan dari Melkisedek.”
HEB 5:7 Yesus, ketika Dia berada di sini dalam wujud manusia, berdoa dan memohon dengan isak tangis dan air mata kepada Allah, yang bisa menyelamatkan-Nya dari kematian. Yesus didengar karena rasa hormat-Nya kepada Allah.
HEB 5:8 Meskipun Dia adalah Anak Allah, Yesus belajar melalui penderitaan arti dari ketaatan yang sebenarnya.
HEB 5:9 Ketika pengalaman-Nya sudah selesai, Dia menjadi sumber keselamatan kekal bagi setiap orang yang melakukan apa yang Dia katakan,
HEB 5:10 sudah ditetapkan oleh Allah sebagai yang imam besar menurut peraturan Melkisedek.
HEB 5:11 Banyak yang ingin kita bicarakan tentang Yesus, dan sulit untuk dijelaskan karena kalian tampaknya tidak dapat mengerti!
HEB 5:12 Sekarang kalian seharusnya sudah waktunya untuk menjadi guru, tetapi kalian membutuhkan seseorang untuk mengajari kalian pelajaran-pelajaran dasar-dasar, asas utama firman Allah. Sepertinya kalian harus kembali ke susu bayi dan bukannya makanan padat!
HEB 5:13 Mereka yang minum susu bayi tidak memiliki pengalaman untuk hidup dengan cara yang benar — mereka hanyalah bayi-bayi.
HEB 5:14 Makanan padat adalah untuk orang dewasa — mereka yang dengan selalu menggunakan otaknya sudah belajar membedakan antara yang baik dan yang jahat.
HEB 6:1 Jadi jangan terpaku pada ajaran-ajaran dasar tentang Kristus, tetapi mari maju ke pemahaman yang lebih dewasa. Kita tidak perlu membahas kembali ide-ide untuk bertobat dari apa yang dulu kita lakukan, tentang percaya kepada Allah —
HEB 6:2 atau ajaran tentang baptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang mati, dan penghakiman kekal.
HEB 6:3 Jadi mari kita lanjutkan, karena Allah memberi kita kesempatan untuk melakukannya!
HEB 6:4 Tidak mungkin bagi mereka yang pernah memahami dan mengalami anugerah surgawi Allah yang ikut menerima Roh Kudus,
HEB 6:5 yang sudah mengetahui firman Allah yang baik dan kuasa zaman yang akan datang —
HEB 6:6 dan kemudian sepenuhnya meninggalkan Allah, agar mereka dibawa kembali untuk bertobat sekali lagi. Mereka sendiri sudah menyalibkan Anak Allah sekali lagi dan mempermalukan Dia di depan umum.
HEB 6:7 Tanah yang sudah disirami hujan, dan menghasilkan panen bagi yang bercocok tanam, mendapatkan berkah Allah.
HEB 6:8 Tetapi tanah yang hanya menghasilkan ilalang dan duri tidak ada nilainya, dan akan segera dikutuk, pada akhirnya yang bisa dilakukan hanyalah membakarnya.
HEB 6:9 Tapi teman-teman terkasih, kami percaya kepada kalian dan keselamatan yang sudah kalian miliki, sekalipun kami berbicara seperti ini!
HEB 6:10 Allah tidak akan begitu tidak adil untuk melupakan apa yang sudah kalian lakukan dan kasih yang sudah kalian tunjukkan kepada-Nya dengan perhatian yang kalian tunjukkan kepada rekan seiman — sesuatu yang kalian masih lakukan.
HEB 6:11 Kami ingin kalian masing-masing menunjukkan komitmen yang sama, percaya diri dalam pengharapan Allah sampai itu terpenuhi.
HEB 6:12 Jangan malas secara rohani, tetapi ikuti teladan dari mereka yang dengan percaya kepada Allah dan dengan sabar mewarisi apa yang Allah sudah janjikan.
HEB 6:13 Ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Dia tidak bisa bersumpah demi orang yang lebih besar sehingga Dia bersumpah demi diri-Nya sendiri,
HEB 6:14 dengan mengatakan, “Aku pasti akan memberkati kamu, dan melipatgandakan keturunanmu.”
HEB 6:15 Maka, sesudah dengan sabar menunggu, Abraham diberi janji itu.
HEB 6:16 Orang-orang bersumpah pada hal-hal yang lebih besar dari mereka, dan ketika mereka memiliki beberapa perselisihan, sumpah diambil sebagai keputusan akhir tentang masalah tersebut.
HEB 6:17 Itulah sebabnya Allah ingin menunjukkan lebih jelas kepada mereka yang akan mewarisi janji bahwa Dia tidak akan pernah berubah pikiran.
HEB 6:18 Jadi dengan dua tindakan ini, yang tidak dapat diubah, dan karena tidak mungkin bagi Allah untuk berdusta sehingga kita dapat memiliki keyakinan total, dengan lari menyelamatkan diri untuk memegang harapan yang Allah berikan kepada kita.
HEB 6:19 Harapan ini adalah sauh rohani kita yang pasti dan dapat diandalkan, dan itu membawa kita melewati tabir menuju hadirat Allah.
HEB 6:20 Di sanalah Yesus masuk atas nama kita, karena dia sudah menjadi imam besar menurut perintah Melkisedek.
HEB 7:1 Melkisedek adalah raja Salem dan imam dari Allah Yang Mahatinggi. Dia bertemu Abraham yang baru kembali dari mengalahkan raja-raja dan memberkatinya.
HEB 7:2 Abraham memberinya persepuluhan dari semua yang sudah dimenangkannya. Nama Melkisedek berarti “raja kebenaran” sedangkan raja Salem berarti “raja perdamaian.”
HEB 7:3 Kami tidak memiliki informasi apa pun tentang ayah atau ibunya atau silsilah keluarganya. Kami tidak tahu kapan dia lahir atau kapan dia meninggal. Seperti Putra Allah ia terus berlanjut sebagai imam selamanya.
HEB 7:4 Pikirkan betapa hebatnya laki-laki ini sehingga Abraham nenek moyang kita memberinya persepuluhan dari apa yang dimenangkannya dalam pertempuran.
HEB 7:5 Ya, putra-putra Lewi yang adalah imam diperintahkan oleh hukum untuk menerima persepuluhan dari orang-orang, saudara laki-laki dan perempuan mereka, yang adalah keturunan Abraham.
HEB 7:6 Tetapi Melkisedek yang tidak berbagi nenek moyang mereka yang sama menerima persepuluhan dari Abraham, dan memberkati orang yang memiliki janji Allah.
HEB 7:7 Tidak ada argumen bahwa orang yang lebih rendah diberkati oleh orang yang lebih besar.
HEB 7:8 Dalam satu kasus, persepuluhan diterima oleh orang yang bisa meninggal, tetapi dalam kasus lain oleh orang yang dikatakan masih hidup.
HEB 7:9 Jadi dapat dikatakan bahwa Lewi, orang yang menerima persepuluhan, sudah membayar persepuluhan dengan menjadi keturunan Abraham,
HEB 7:10 karena dia belum lahir dari ayahnya ketika Melkisedek bertemu dengan Abraham.
HEB 7:11 Sekarang jika kesempurnaan dapat dicapai melalui keimaman Lewi (karena itulah cara hukum diterima), apa perlunya imam lain untuk datang mengikuti peraturan Melkisedek, dan tidak mengikuti peraturan Harun?
HEB 7:12 Jika aturan keimaman diubah, maka hukum juga perlu diubah.
HEB 7:13 Orang yang kita bicarakan berasal dari suku yang berbeda, suku yang tidak pernah menyediakan imam untuk melayani di mezbah.
HEB 7:14 Jelas bahwa Tuhan kita adalah keturunan Yehuda, dan Musa tidak mengatakan apa-apa tentang para imam yang berasal dari suku ini.
HEB 7:15 Yang membuatnya lebih jelas adalah ketika muncul imam lain yang mirip dengan Melkisedek,
HEB 7:16 dan yang tidak menjadi imam karena keturunan manusianya tetapi dengan kekuatan satu kehidupan, kehidupan yang tidak dapat diakhiri.
HEB 7:17 Itulah mengapa dikatakan, “Kamu adalah imam untuk selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek.”
HEB 7:18 Jadi aturan sebelumnya sudah dikesampingkan karena tidak berdaya dan tidak berhasil,
HEB 7:19 (karena hukum tidak membuat sesuatu menjadi sempurna). Tetapi sekarang sudah digantikan oleh harapan yang lebih baik dimana kita bisa mendekati Allah.
HEB 7:20 Cara baru untuk mendekati Allah ini bukan tanpa sumpah, meskipun mereka yang menjadi imam melakukannya tanpa sumpah.
HEB 7:21 Tetapi dia menjadi seorang imam dengan sumpah karena Allah berkata kepadanya, “Tuhan sudah mengambil sumpah yang khusyuk dan tidak akan berubah pikiran-Nya: Kamu adalah seorang imam untuk selamanya.”
HEB 7:22 Beginilah cara Yesus menjadi jaminan hubungan yang disepakati dengan Allah yang jauh lebih baik.
HEB 7:23 Ada banyak imam yang karena mengalami kematian mereka tidak dapat melanjutkan tugas mereka,
HEB 7:24 tetapi karena Yesus hidup selamanya, keimamaan-Nya terus berlanjut.
HEB 7:25 Sebagai hasilnya Dia mampu menyelamatkan sepenuhnya orang-orang yang datang kepada Allah melalui dia, hidup selalu untuk membela kasus mereka atas nama mereka.
HEB 7:26 Dia persis Imam Besar yang kita butuhkan: suci dan tanpa cela, murni dan terpisah dari orang-orang berdosa, dan diberi tempat yang tertingi di surga.
HEB 7:27 Tidak seperti imam besar manusia, Yesus tidak perlu mempersembahkan korban setiap hari untuk dosa-dosanya dan kemudian dosa umat-Nya. Dia melakukan ini sekali, dan untuk semua orang, saat Dia menyerahkan diri-Nya.
HEB 7:28 Hukum menetapkan orang yang tidak sempurna sebagai imam besar, tetapi Allah memberikan ikrar-Nya yang sungguh-sungguh menurut hukum, dan menetapkan Putra-Nya, sempurna selamanya.
HEB 8:1 Poin utama dari apa yang kami katakan adalah ini: Kita memiliki seorang imam besar yang duduk di sebelah kanan Allah, yang duduk dengan keagungan di singgasana-Nya di surga.
HEB 8:2 Dia melayani di tempat kudus, Kemah Tuhan yang sejati yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia
HEB 8:3 Karena merupakan tanggung jawab setiap imam besar untuk mempersembahkan persembahan dan korban, imam besar ini juga harus memiliki sesuatu untuk dipersembahkan.
HEB 8:4 Sekarang jika Dia ada di dunia ini, Dia tidak akan menjadi imam sama sekali, karena sudah ada imam yang memberikan persembahan yang diwajibkan oleh hukum.
HEB 8:5 Tempat yang mereka layani adalah salinan, hanya bayangan dari apa yang ada di surga. Itulah yang Allah katakan kepada Musa ketika dia akan mendirikan Kemah Allah: “Berhati-hatilah untuk membuat segala sesuatu sesuai dengan rancangan yang ditunjukkan kepadamu di gunung.”
HEB 8:6 Tetapi Yesus sudah diberikan pelayanan yang jauh lebih baik karena Dialah yang menengahi hubungan yang jauh lebih baik antara kita dan Allah, yang didasarkan pada janji-janji yang jauh lebih baik.
HEB 8:7 Jika kesepakatan pertama itu sempurna, maka kesepakatan kedua tidak diperlukan.
HEB 8:8 Menunjukkan kegagalan mereka, Allah berkata kepada umat-Nya, “Perhatikanlah, firman Tuhan, karena akan datang hari-hari ketika Aku akan membuat kesepakatan baru dengan orang Israel dan Yehuda.
HEB 8:9 Ini tidak akan seperti perjanjian yang Aku buat dengan nenek moyang mereka, ketika Aku memimpin mereka dengan tangan keluar dari negeri Mesir. Karena mereka tidak menjalankan bagian mereka dari hubungan yang sudah disepakati, jadi Aku menyerah terhadap mereka, kata Tuhan.
HEB 8:10 Hubungan yang Aku janjikan dengan umat Israel adalah ini: Sesudah waktu itu, firman Tuhan, Aku akan menempatkan hukum-Ku di dalam mereka, dan menuliskannya dalam pikiran mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
HEB 8:11 Tidak seorang pun perlu mengajar sesamanya, dan tidak seorang pun perlu mengajar siapa pun dalam keluarga mereka, memberi tahu mereka, ‘Kamu harus mengenal Tuhan.’ Karena semua orang akan mengenal-Ku, dari yang terkecil hingga yang terbesar.
HEB 8:12 Aku akan berbelas kasihan jika mereka berbuat salah, dan Aku akan melupakan dosa-dosa mereka.”
HEB 8:13 Dengan mengatakan, “Hubungan baru yang disepakati,” Dia membuat perjanjian pertama sudah tidak berlaku lagi. Yang sudah lama dan usang hampir menghilang.
HEB 9:1 Sistem yang pertama memiliki instruksi tentang bagaimana menyembah, dan Kemah Tuhan yang ada di bumi.
HEB 9:2 Ruang pertama di Kemah Suci ditempati tempat lilin, meja, dan roti kudus. Tempat ini disebut Ruang Kudus.
HEB 9:3 Sesudah tabir kedua di Kemah Tuhan adalah ruangan yang disebut Ruang Maha Kudus.
HEB 9:4 Ruangan ini berisi mezbah emas untuk dupa, “peti perjanjian” berlapis emas. Di dalamnya ada pot emas berisi manna, tongkat Harun yang sudah menghasilkan kuncup, dan prasasti batu perjanjian.
HEB 9:5 Di atas ini ada malaikat kerubim yang mulia menutupi Tutup Perdamaian. Kita tidak dapat membahas semua ini secara detail sekarang.
HEB 9:6 Sesudah semua ini diatur, para imam akan masuk secara teratur ke ruang pertama Kemah Tuhan untuk melaksanakan tugas mereka.
HEB 9:7 Tetapi hanya imam besar yang masuk ke ruangan yang kedua, dan hanya setahun sekali. Bahkan kemudian dia harus membuat pengorbanan yang melibatkan darah, yang dia persembahkan untuk dirinya sendiri dan untuk dosa yang tidak sengaja dilakukan oleh umat.
HEB 9:8 Dengan ini Roh Kudus menunjukkan bahwa jalan menuju Tempat Maha Kudus yang sejati belum terungkap ketika Kemah Tuhan yang pertama masih ada.
HEB 9:9 Ini adalah ilustrasi bagi kita saat ini, menunjukkan kepada kita bahwa persembahan dan kurban bakaran yang dipersembahkan tidak bisa membuat hati nurani penyembah menjadi jernih.
HEB 9:10 Mereka hanyalah peraturan agama — tentang makanan dan minuman, dan berbagai upacara yang melibatkan mencuci — yang ditetapkan sampai tiba cara baru Allah yang terkait dengan-Nya.
HEB 9:11 Kristus sudah datang sebagai Imam Besar dari semua pengalaman baik yang kita miliki sekarang. Dia pergi ke rumah Tuhan yang lebih besar dan lebih lengkap yang tidak dibuat oleh tangan manusia — bukan bagian dari dunia ciptaan ini.
HEB 9:12 Dia masuk ke Rumah Maha Kudus tidak melalui darah kambing dan anak sapi, tetapi melalui darah nya sendiri. Dia masuk sekali, untuk semua waktu, ke dalam Tempat Maha Kudus, membebaskan kita selamanya.
HEB 9:13 Karena jika darah kambing dan lembu jantan dan abu dari sapi dipercikkan pada mereka yang secara ritual najis menjadi kudus,
HEB 9:14 berapa banyak lagi darah Kristus — yang mempersembahkan dirinya dalam hidup tanpa dosa kepada Tuhan melalui Roh yang kekal — membersihkan hati nurani kalian dari kehidupan masa lalu kalianyang penuh dosa sehingga kalian dapat melayani Allah yang hidup?
HEB 9:15 Inilah sebabnya Yesus menjadi penengah dari hubungan baru yang disepakati. Sesudah kematian terjadi untuk membebaskan mereka dari dosa-dosa yang dilakukan di bawah hubungan yang disepakati pertama, sekarang mereka yang dipanggil dapat menerima janji warisan kekal.
HEB 9:16 Agar sebuah surat wasiat dapat dilaksanakan, orang yang membuatnya harus mati.
HEB 9:17 Surat wasiat hanya berlaku bila ada kematian — dan tidak pernah diterapkan selama orang yang membuatnya masih hidup.
HEB 9:18 Itulah sebabnya perjanjian pertama dibuat dengan darah.
HEB 9:19 Sesudah Musa memberikan semua hukum kepada setiap orang, dia mengambil darah anak sapi dan kambing, dan bersama-sama dengan air, wol merah tua, dan hisop, memercikkan kitab hukum itu sendiri dan semua orang.
HEB 9:20 Dia berkata kepada mereka, “Ini adalah darah dari hubungan yang sudah disepakati bahwa Allah sudah mengatakan kepadamu bahwa Dia ingin bersamamu.”
HEB 9:21 Musa memercikkan darah itu dengan cara yang sama di atas Kemah Tuhan dan segala sesuatu yang digunakan untuk beribadah.
HEB 9:22 Menurut hukum upacara, hampir segala sesuatu disucikan oleh darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada yang secara ritual bebas dari noda dosa.
HEB 9:23 Jadi jika salinan dari apa yang ada di surga perlu dibersihkan dengan cara ini, hal-hal di surga membutuhkan pembersihan dengan pengorbanan yang lebih baik.
HEB 9:24 Karena Kristus tidak memasuki Ruang Maha Kudus yang dibangun oleh manusia yang hanyalah pola dari aslinya. Dia sendiri sudah masuk surga, dan sekarang hadir sebagai perantara kita, berbicara bagi kita di hadapan Allah.
HEB 9:25 Ini bukan untuk berulang kali mempersembahkan diri-Nya sendiri, seperti seorang Imam Besar yang harus memasuki Ruang Maha Kudus tahun demi tahun, mempersembahkan darah yang bukan miliknya.
HEB 9:26 Jika tidak, Kristus harus menderita berkali-kali sejak penciptaan dunia. Tidak: hanya sekali ini di akhir zaman sekarang Dia datang untuk menghapus dosa dengan mengorbankan diri-Nya sendiri.
HEB 9:27 Sama seperti manusia mati hanya sekali, dan kemudian dihakimi,
HEB 9:28 demikian juga bagi Kristus — sesudah dikorbankan sekali untuk menghapus dosa banyak orang, Dia akan datang kembali, bukan untuk menangani dosa, tetapi untuk menyelamatkan mereka yang menunggu-Nya.
HEB 10:1 Hukum hanyalah bayangan dari kebaikan yang akan datang, dan bukan kenyataan yang sebenarnya. Jadi tidak pernah bisa melalui pengorbanan berulang yang dipersembahkan tahun demi tahun membuat benar mereka yang datang untuk menyembah Allah.
HEB 10:2 Jika tidak, bukankah pengorbanan akan berhenti dipersembahkan? Jika para penyembah sudah dibersihkan untuk selamanya, mereka tidak akan memiliki hati nurani yang bersalah lagi.
HEB 10:3 Tetapi nyatanya pengorbanan itu mengingatkan manusia akan dosa tahun demi tahun,
HEB 10:4 karena tidak mungkin darah lembu jantan dan darah kambing bisa menghapus dosa.
HEB 10:5 Itulah mengapa ketika Kristus datang ke dunia dan berkata, “Engkau tidak menginginkan pengorbanan atau persembahan, tetapi Engkau sudah mempersiapkan tubuh untuk-Ku.
HEB 10:6 Persembahan bakaran dan korban untuk dosa tidak membuat-Mu senang.
HEB 10:7 Maka Aku berkata, ‘Allah, lihatlah Aku datang untuk melakukan apa yang Engkau ingin Aku lakukan, seperti yang dikatakan tentang Aku di dalam kitab.’”
HEB 10:8 Seperti yang tertulis di atas, “Engkau tidak menginginkan pengorbanan atau persembahan, dan persembahan bakaran dan korban untuk dosa tidak membuat-Mu senang,” (meskipun itu dipersembahkan sesuai dengan persyaratan hukum Taurat).
HEB 10:9 Kemudian Dia berkata, “Lihat, Aku datang untuk melakukan apa yang Engkau inginkan.” Dia menyingkirkan perjanjian yang pertama sehingga Dia dapat mengatur perjanjian yang kedua,
HEB 10:10 yang melaluinya kita semua dikuduskan melalui Yesus Kristus yang mempersembahkan tubuh-Nya sekali dan untuk selamanya.
HEB 10:11 Setiap imam memimpin dalam kebaktian hari demi hari, berulang kali mempersembahkan korban yang sama yang tidak akan pernah bisa menghapus dosa.
HEB 10:12 Tetapi Imam yang ini, sesudah Dia mempersembahkan korban satu kali bagi dosa untuk selamanya, duduk di sebelah kanan Allah.
HEB 10:13 Sekarang Dia menunggu sampai semua musuh-Nya ditaklukkan, menjadi seperti tumpuan kaki bagi-Nya.
HEB 10:14 Karena hanya dengan satu pengorbanan Dia sudah menetapkan hak untuk selamanya bagi mereka yang dikuduskan.
HEB 10:15 Seperti yang juga dikatakan oleh Roh Kudus kepada kita, karena sudah dikatakan,
HEB 10:16 “Ini adalah kesepakatan yang akan Aku buat dengan mereka nanti, firman Tuhan. Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam mereka, dan Aku akan menuliskan hukum-hukum itu dalam pikiran mereka.” Kemudian Dia menambahkan,
HEB 10:17 “Aku tidak akan mengingat dosa-dosa dan kejahatan mereka lagi.”
HEB 10:18 Karena seluruh dosa sudah diampuni, persembahan untuk pengampunan dosa tidak lagi dibutuhkan.
HEB 10:19 Sekarang kita bisa percaya diri, saudara-saudari, untuk masuk ke Ruang Maha Kudus oleh karena darah Yesus.
HEB 10:20 Melalui hidup dan mati-Nya, Yesus membuka jalan hidup yang baru melewati tabir kepada Allah.
HEB 10:21 Karena kita memiliki seorang Imam Besar yang ditempatkan untuk bertanggung jawab atas Rumah Allah,
HEB 10:22 marilah kita mendekat kepada Allah dengan pikiran yang tulus, percaya sepenuhnya kepada-Nya. Pikiran kita sudah dipercik agar menjadi murni dari cara berpikir jahat kita, dan tubuh kita sudah dibasuh bersih dengan air murni.
HEB 10:23 Jadi marilah kita berpegang pada harapan yang kita ceritakan kepada orang lain, jangan pernah ragu, karena Allah yang berjanji itu dapat dipercaya.
HEB 10:24 Mari pikirkan tentang bagaimana kita dapat memotivasi satu sama lain untuk mencintai dan melakukan apa yang baik.
HEB 10:25 Kita hendaknya tidak berhenti berkumpul dalam pertemuan ibadah kita, seperti yang sudah dilakukan beberapa orang. Seharusnya kita saling menguatkan, terutama saat kita melihat Akhir Waktu sudah mendekat.
HEB 10:26 Karena jika kita dengan sengaja terus berbuat dosa sesudah kita memahami kebenaran, tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
HEB 10:27 Yang tersisa hanyalah ketakutan, mengharapkan penghakiman yang akan datang dan api yang mengerikan yang menghancurkan mereka yang memusuhi Allah.
HEB 10:28 Seseorang yang menolak hukum Taurat dihukum mati tanpa belas kasihan berdasarkan bukti dari dua atau tiga orang saksi.
HEB 10:29 Menurut kalian betapa lebih buruknya seseorang akan pantas menerima hukuman mereka jika mereka sudah menginjak-injak Anak Allah, jika mereka sudah mengabaikan darah yang menyegel perjanjian dan membuat kita kudus, memperlakukannya sebagai hal biasa dan sepele, dan sudah menyalahgunakan Roh kasih karunia?
HEB 10:30 Kita mengenal Allah, dan Dia berkata, “Aku akan memastikan bahwa keadilan ditegakkan; Aku akan memberikan orang sesuai dengan yang pantas mereka dapatkan.” Dia juga berkata, “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.”
HEB 10:31 Sungguh menakutkan menderita di bawah kuasa Allah yang hidup.
HEB 10:32 Ingatlah masa lalu ketika, sesudah kalian memahami kebenaran, kalian mengalami banyak penderitaan.
HEB 10:33 Terkadang kalian dijadikan tontonan, dihina dan diserang; di lain waktu kalian bertahan dalam kebersamaan dengan mereka yang menderita.
HEB 10:34 Kalian bersimpati kepada mereka yang dipenjara, dan menerimanya dengan riang ketika harta milikmu disita, karena mengetahui bahwa kalian memiliki sesuatu yang lebih baik bagi yang akan benar-benar bertahan.
HEB 10:35 Jadi jangan kehilangan kepercayaan kalian pada Allah — kalian akan diberi pahala yang berlimpah.
HEB 10:36 Kalian perlu bersabar agar sesudah melakukan apa yang Allah inginkan, kalian akan menerima apa yang Dia janjikan.
HEB 10:37 “Sebentar lagi Dia akan datang, seperti yang Dia katakan — Dia tidak akan menunda.
HEB 10:38 Mereka yang melakukan perbuatan yang benar akan hidup dengan percaya kepada Allah, dan jika mereka menarik diri dari komitmen mereka, saya tidak akan senang dengan mereka.”
HEB 10:39 Tetapi kami bukanlah orang yang akan mundur dan berakhir pada kebinasaan. Kami adalah orang-orang yang percaya pada Allah untuk menyelamatkan kami.
HEB 11:1 Kepercayaan kita kepada Allah adalah jaminan dari apa yang kita harapkan, bukti dari apa yang tidak dapat kita lihat.
HEB 11:2 Orang yang hidup pada jaman dahulu percaya kepada Allah dan inilah yang membuat mereka mendapatkan penerimaan dari Allah.
HEB 11:3 Melalui kepercayaan kita kepada Allah, kita memahami bahwa seluruh alam semesta diciptakan oleh perintah Allah, bahwa apa yang dapat dilihat terbuat dari apa yang tidak dapat dilihat.
HEB 11:4 Dengan mempercayai-Nya, Habel mempersembahkan korban yang lebih baik kepada Allah daripada Kain, dan sebagai hasilnya Allah mengenalnya sebagai seseorang yang hidup dengan benar. Allah menunjukkan ini dengan menerima persembahannya. Meskipun Habel sudah lama meninggal, dia masih berbicara kepada kita melalui perbuatannya.
HEB 11:5 Dengan mempercayai Allah, Henokh diangkat ke surga sehingga dia tidak mengalami kematian. Dia tidak dapat ditemukan di bumi karena Allah membawanya ke surga. Sebelum ini terjadi, dia dikenal sebagai seseorang yang menyenangkan Allah.
HEB 11:6 Kita tidak dapat berharap kita dapat menyenangkan Allah jika kita tidak mempercayai-Nya sepenuh hati! Siapapun yang datang kepada Allah harus percaya bahwa Allah itu ada, dan bahwa Dia memberi penghargaan kepada mereka yang mencari-Nya.
HEB 11:7 Nuh mempercayai Allah, dan mendapat peringatan dari-Nya tentang hal-hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Karena Nuh sangat memperhatikan apa yang Allah katakan, dia membangun sebuah kapal yang sangat besar yang disebut bahtera untuk menyelamatkan keluarganya. Dengan mempercayai Allah, Nuh menunjukkan kepada dunia tentang perbuatan yang salah, dan Allah menyatakan Nuh sebagai orang yang benar sebagai hadiah untuknya.
HEB 11:8 Dengan mempercayai Allah, Abraham taat ketika Allah memanggilnya untuk pergi ke negeri yang akan Allah berikan kepadanya. Abraham berangkat, tanpa mengetahui arah perjalanannya.
HEB 11:9 Karena percaya kepada Allah, Abraham tinggal di negeri perjanjian — tetapi sebagai orang asing, tinggal di tenda, bersama dengan Ishak dan Yakub yang berbagi warisan perjanjian bersamanya.
HEB 11:10 Karena Abraham menantikan kota yang dibangun di atas fondasi yang kekal, yang dibangun dan dibuat oleh Allah.
HEB 11:11 Karena kepercayaannya kepada Allah bahkan Sara sendiri diberi kemampuan untuk mengandung seorang anak meskipun usianya sudah terlalu tua, karena dia memercayai Allah yang sudah berjanji.
HEB 11:12 Itulah sebabnya keturunan Abraham, (Abraham yang begitu tua dia akan segera mati!), menjadi sebanyak bintang-bintang di langit, dan tidak bisa dihitung seperti pasir di tepi laut.
HEB 11:13 Mereka semua mati dengan masih menaruh rasa percaya kepada Allah. Meskipun mereka tidak menerima hal-hal yang Allah janjikan, mereka masih mencari janji-janji itu dari kejauhan dan menyambut janji-janji itu, mengakui bahwa di bumi ini mereka adalah orang asing, orang-orang yang hanya lewat saja.
HEB 11:14 Orang-orang yang mengatakan hal seperti ini jelas bahwa mereka sedang mencari negeri mereka sendiri.
HEB 11:15 Karena jika mereka peduli dengan negeri yang mereka tinggalkan, mereka bisa kembali ke sana.
HEB 11:16 Tetapi mereka mencari negari yang lebih baik, negeri surgawi. Itulah sebabnya Allah tidak kecewa dengan mereka, dan dengan senang hati disebut Allah mereka, karena Dia sudah membangun sebuah kota untuk mereka.
HEB 11:17 Abraham mempercayai Allah ketika dia diuji dan diminta untuk mempersembahkan Ishak kepada Allah. Abraham, yang sudah menerima janji Allah, masih siap untuk mempersembahkan anak laki-laki satu-satunya kepada Allah,
HEB 11:18 meskipun kepadanya dia sudah diberitahu, “Melalui Ishak keturunanmu akan dihitung.”
HEB 11:19 Abraham sudah memikirkannya dan memutuskan bahwa Allah dapat menghidupkan kembali Ishak dari kematian. Dalam arti tertentu memang itulah yang terjadi — Abraham menerima Ishak kembali dari kematian.
HEB 11:20 Ishak mempercayai Allah, dan dia memberkati Yakub dan Esau untuk setiap kejadian yang akan terjadi di masa depan.
HEB 11:21 Yakub mempercayai Allah, ketika dia sekarat memberkati setiap anak laki-laki Yusuf, dan menyembah Allah, bersandar pada tongkatnya.
HEB 11:22 Yusuf juga percaya kepada Allah, sehingga ketika kematiannya mendekat, berbicara tentang perjalanan orang Israel, dan memberikan instruksi tentang segala sesuatu yang harus dilakukan dengan tulang-tulangnya.
HEB 11:23 Orang tua Musa juga percaya pada Allah, sehingga mereka menyembunyikannya selama tiga bulan sesudah dia lahir. Mereka menyadari bahwa dia adalah anak yang istimewa. Mereka tidak takut untuk melawan perintah raja.
HEB 11:24 Musa juga percaya kepada Allah, dan ketika Dia dewasa, dia menolak untuk dikenal sebagai anak angkat dari putri Firaun.
HEB 11:25 Sebaliknya dia memilih untuk berbagi dalam penderitaan umat Allah daripada menikmati kesenangan sementara dari dosa.
HEB 11:26 Dia menganggap penolakan yang dia alami karena mengikuti Kristus jauh lebih berharga daripada kekayaan Mesir — karena dia berfokus pada upah yang akan datang.
HEB 11:27 Karena Musa percaya pada Allah, dia meninggalkan Mesir dan tidak takut pada kemarahan Firaun — dia terus berjalan dengan mata tertuju pada Allah yang tidak bisa dilihat.
HEB 11:28 Musa percaya kepada Allah ketika dia merayakan Paskah dan percikan darah, agar malaikat kematian tidak menyentuh orang Israel.
HEB 11:29 Orang Israel percaya kepada Allah ketika mereka menyeberangi Laut Merah seolah-olah laut itu adalah tanah kering. Ketika orang Mesir mencoba melakukan hal yang sama, mereka tenggelam.
HEB 11:30 Karena percaya kepada Allah, orang Israel berjalan mengelilingi tembok Yerikho selama tujuh hari, dan tembok itu roboh.
HEB 11:31 Rahab yang bekerja sebagai pelacur percaya kepada Allah, itu sebabnya dia tidak mati bersama orang-orang yang menolak Allah, karena dia sudah menyambut mata-mata orang Israel dengan damai.
HEB 11:32 Contoh lain apa yang harus saya berikan? Saya tidak punya waktu untuk membicarakan Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud, Samuel, dan para nabi.
HEB 11:33 Karena kepercayaan mereka kepada Allah mereka menaklukkan kerajaan-kerajaan, melakukan perbuatan yang baik dan benar, menerima janji Allah, menutup mulut singa-singa,
HEB 11:34 memadamkan api yang berkobar, lolos dari pembunuhan oleh pedang, lemah tetapi dikuatkan, melakukan perbuatan besar dalam perang, dan mengalahkan pasukan musuh.
HEB 11:35 Para perempuan diberikan kembali anggota keluarga mereka yang telah meninggal melalui kebangkitan. Yang lainnya disiksa, menolak untuk berkompromi dan diampuni, karena mereka ingin menjadi bagian dari kehidupan kembali dari kematian yang lebih baik.
HEB 11:36 Namun yang lain menderita penghinaan dan cambuk; mereka dirantai dan dipenjarakan.
HEB 11:37 Beberapa dilempari oleh batu, tubuhnya dipotong-potong, diinjak-injak, dibunuh dengan pedang. Beberapa harus berpakaian yang berbuat dari kulit domba dan kambing: begitu miskin, tertekan, dan dianiaya.
HEB 11:38 Dunia tidak layak untuk memiliki orang-orang yang mengembara di gurun dan pegunungan, tinggal di gua-gua dan lubang-lubang di bawah tanah.
HEB 11:39 Semua orang ini, meskipun Allah senang kepada mereka, tidak lihat pemenuhannya janji Allah.
HEB 11:40 Allah sudah memberi kita sesuatu yang lebih baik, sehingga mereka tidak bisa sempurna tanpa kita.
HEB 12:1 Oleh karena itu, karena kita dikelilingi oleh begitu banyak orang yang memberikan bukti kepercayaan mereka kepada Allah, mari kita singkirkan segala sesuatu yang menahan kita, dosa-dosa menggoda yang membuat kita tersandung, dan mari terus berlomba dalam pertandingan yang ada di hadapan kita.
HEB 12:2 Kita harus terus memandang kepada Yesus, yang memulai dan menyempurnakan kepercayaan kita kepada Allah. Karena sukacita di hadapan-Nya, Yesus memikul salib, mengabaikan rasa malunya, dan duduk di sebelah kanan takhta Allah.
HEB 12:3 Pikirkan tentang Yesus yang menanggung permusuhan seperti itu dari orang-orang yang berdosa sehingga kalian tidak menjadi lelah dan menjadi kecil hati.
HEB 12:4 Perlawanan kalian terhadap dosa sejauh ini tidak mengorbankan darah kalian.
HEB 12:5 Sudahkah kalian lupa seruan Allah kepada kalian ketika Dia bmenasihatkan kalian sebagai anak-anak-Nya? Dia berkata, “Anakku, jangan anggap enteng disiplin Tuhan, dan jangan menyerah ketika Dia mengoreksimu juga.
HEB 12:6 Tuhan mendisiplin setiap orang yang Dia kasihi, dan menghukum semua orang yang Dia sambut sebagai anak-Nya.”
HEB 12:7 Bersabarlah saat kalian mengalami disiplin Allah karena Dia memperlakukan kalian sebagai anak-anak-Nya. Anak mana yang tidak mengalami disiplin ayahnya?
HEB 12:8 Jika kalian tidak didisiplin, (yang dialami semua orang), maka kalian adalah anak-anak haram dan bukan anak-anak kandung.
HEB 12:9 Karena jika kita menghormati ayah duniawi kita yang mendisiplin kita, bukankah seharusnya kita lebih tunduk pada disiplin Bapa rohani kita yang memberi kita hidup?
HEB 12:10 Mereka mendisiplinkan kita hanya sebentar saja jika mereka anggap pantas, tetapi Allah melakukannya demi keuntungan kita agar kita dapat berbagi dalam kekudusan karakter-Nya.
HEB 12:11 Jika itu terjadi, semua disiplin tampaknya menyakitkan dan bukan sesuatu yang membuat kita senang. Namun kemudian disiplin itu menghasilkan kedamaian pada mereka yang sudah dilatih dengan cara ini sehingga mereka melakukan perbuatan yang baik dan benar.
HEB 12:12 Jadi kuatkanlah tanganmu yang lemah dan lututmu yang goyah!
HEB 12:13 Buatlah jalan yang lurus, supaya mereka yang lumpuh tidak kehilangan arah, tetapi mereka boleh menjadi sembuh.
HEB 12:14 Lakukan yang terbaik untuk hidup dalam damai dengan semua orang, dan carilah kekudusan — jika kalian tidak memiliki ini, kalian tidak akan melihat Tuhan.
HEB 12:15 Pastikan bahwa tidak ada di antara kalian yang kekurangan belas kasihan Allah, jikalau ada yang merasa kepahitan, hal itu akan menimbulkan masalah dan akhirnya merusak banyak orang.
HEB 12:16 Pastikan tidak ada orang yang amoral, atau tidak beragama, seperti Esau. Dia menjual hak kesulungannya untuk sekali makan.
HEB 12:17 Kalian ingat bahwa bahkan ketika dia ingin menerima berkat itu di kemudian hari dia ditolak. Meskipun dia benar-benar berusaha, dan menangis keras, Esau tidak bisa mengubah apa yang sudah dia lakukan.
HEB 12:18 Kalian belum sampai pada gunung yang dapat disentuh, yang dibakar dengan api, ke tempat badai gelap gulita,
HEB 12:19 di mana suara terompet dan suara yang berbicara terdengar — dan mereka yang mendengar suara itu memohon agar suara itu tidak akan pernah berbicara kepada mereka lagi.
HEB 12:20 Karena mereka tidak dapat menerima perintah yang disampaikan kepada mereka, seperti, “Bahkan jika seekor hewan ternak menyentuh gunung ini, binatang itu harus dilempari batu sampai mati.”
HEB 12:21 Pemandangan itu begitu menakutkan sehingga Musa sendiri berkata, “Saya sangat takut sehingga saya gemetar!”
HEB 12:22 Tapi kita sudah sampai di Gunung Sion, kota dari Allah yang hidup, Yerusalem surgawi, dengan jutaan malaikatnya.
HEB 12:23 Kita sudah datang ke gereja anak sulung yang namanya tertulis di surga, kepada Allah, hakim atas setiap orang, dan kepada orang-orang baik yang hidupnya sempurna.
HEB 12:24 Kita sudah datang kepada Yesus, yang berbagi dengan kita hubungan baru yang sudah disepakati, pada percikan darah yang lebih berarti dari pada darah Habel.
HEB 12:25 Pastikan kalian tidak menolak Dia yang berbicara! Jika mereka tidak lolos ketika mereka menolak Allah di bumi, bahkan lebih pasti bahwa kita tidak akan lolos jika kita berpaling dari Allah yang memperingatkan kita dari surga!
HEB 12:26 Saat itu suara Allah mengguncang bumi, tetapi janjinya sekarang adalah: “Sekali lagi Aku akan mengguncang tidak hanya bumi, tetapi juga surga.”
HEB 12:27 Ungkapan, “sekali lagi,” menunjukkan bahwa semua ciptaan yang bisa diguncangkan akan dihilangkan sehingga segala sesuatu yang tidak terguncang dapat tinggal tetap.
HEB 12:28 Karena kita menerima kerajaan yang tidak dapat diguncangkan, marilah kita bersikap ramah, sehingga kita dapat melayani Allah dengan cara yang menyenangkan Dia, dengan hormat dan hormat.
HEB 12:29 Karena “Allah kita adalah api yang menghanguskan.”
HEB 13:1 Semoga kasih kita terhadap satu sama lain sebagai saudara dan saudari terus berlanjut!
HEB 13:2 Jangan lupa juga untuk menunjukkan kasih kepada orang asing, karena dengan melakukan itu sebagian kita sudah menyambut malaikat tanpa menyadarinya.
HEB 13:3 Ingatlah mereka yang dikurung di penjara seolah-olah kalian juga sedang dipenjara bersama mereka. Ingatlah mereka yang dianiaya seolah-olah kalian juga secara fisik menderita bersama mereka.
HEB 13:4 Setiap orang harus menghormati pernikahan. Suami dan istri harus setia satu sama lain. Allah akan menghakimi mereka yang melakukan perzinahan.
HEB 13:5 Jangan cinta kepada uang; puaslah dengan apa yang kalian miliki. Allah sendiri sudah berkata, “Aku tidak akan pernah mengecewakanmu; Aku tidak akan pernah menyerah atasmu.”
HEB 13:6 Itulah sebabnya kita dapat dengan yakin berkata, “Tuhanlah yang membantu saya, jadi saya tidak akan takut. Apa yang bisa dilakukan seseorang kepadaku?”
HEB 13:7 Ingatlah pemimpin kalian yang menjelaskan firman Allah kepada kalian. Lihat kembali hasil hidup mereka, dan tiru kepercayaan mereka pada Allah.
HEB 13:8 Yesus Kristus tetap sama kemarin, hari ini, dan selamanya.
HEB 13:9 Jangan terganggu oleh berbagai jenis ajaran yang aneh. Adalah baik bagi pikiran untuk diyakinkan oleh kasih karunia, bukan oleh hukum Taurat tentang apa yang kita makan. Mereka yang mengikuti hukum Taurat tidak mendapatkan apa-apa.
HEB 13:10 Kami memiliki mezbah yang tidak berhak dimakan oleh para imam Kemah Tuhan.
HEB 13:11 Bangkai binatang yang darahnya dibawa oleh Imam Besar ke Ruang Maha Kudus sebagai kurban penghapus dosa, dibakar di luar perkemahan.
HEB 13:12 Dengan cara yang sama Yesus juga mati di luar gerbang kota agar Dia dapat menguduskan umat Allah melalui darahnya sendiri.
HEB 13:13 Jadi marilah kita pergi kepada-Nya, di luar perkemahan, mengalami dan berbagi dalam rasa malu-Nya.
HEB 13:14 Karena kita tidak memiliki kota permanen untuk ditinggali di bumi ini, kita sedang mencari rumah yang akan datang.
HEB 13:15 Jadi biarlah kita melalui Yesus selalu mempersembahkan kurban pujian kepada Allah — ini berarti berbicara dengan baik tentang Allah, menyatakan karakter-Nya.
HEB 13:16 Dan jangan lupa untuk melakukan perbuatan yang baik, dan untuk berbagi dengan orang lain apa yang kalian miliki, sebab Allah senang saat kalian melakukan pengorbanan seperti itu.
HEB 13:17 Ikuti para pemimpin kalian, dan lakukan perintah mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas kalian dan harus bertanggung jawab untuk itu. Bertindaklah sedemikian rupa sehingga mereka mengerjakan tugas mereka dengan sukacita — dan bukan dengan kesedihan, karena hal itu tidak akan membantu kalian!
HEB 13:18 Tetaplah berdoa untuk kami. Kami yakin kami sudah bertindak dengan hati nurani yang baik, selalu ingin melakukan perbuatan yang baik dan benar dalam setiap situasi.
HEB 13:19 Saya sangat ingin kalian berdoa dengan sungguh-sungguh agar saya bisa segera bertemu denganmu kembali.
HEB 13:20 Sekarang semoga Allah Sang Damai yang menghidupkan kembali Tuhan kita Yesus, gembala domba yang agung, dari antara orang mati, dengan darah perjanjian kekal —
HEB 13:21 semoga Dia memberikan kepada kalian semua segala yang baik sehingga kalian dapat melakukan kehendak-Nya. Semoga Dia bekerja di dalam kita, melakukan segala sesuatu yang menyenangkan Dia, melalui Yesus Kristus — kemuliaan bagi-Nya selama-lamanya. Amin.
HEB 13:22 Saya ingin mendorong kalian, saudara dan saudari, untuk memperhatikan apa yang sudah saya tulis kepada kalian dalam surat pendek ini.
HEB 13:23 Kalian harus tahu bahwa Timotius sudah dibebaskan. Jika dia bisa segera sampai di sini, saya akan ikut dengannya untuk menemui kalian.
HEB 13:24 Salam saya untuk semua pemimpin kalian, dan untuk semua orang percaya di sana. Orang-orang percaya di sini di Italia mengirimkan salam mereka.
HEB 13:25 Semoga kasih karunia Allah menyertai kalian semua. Amin.
JAM 1:1 Surat ini berasal dari Yakobus, hamba dari Allah dan Tuhan Yesus Kristus. Surat ini dikirim kepada dua belas suku Israel yang tersebar di luar negeri. Salam hangat untuk kalian!
JAM 1:2 Teman-temanku, pilihlah untuk tetap gembira ketika segala macam masalah menghampirimu,
JAM 1:3 karena kalian tahu bahwa daya tahan datang dari menghadapi tantangan terhadap kepercayaan kalian kepada Allah.
JAM 1:4 Biarlah daya tahan kalian masing-masing menjadi sekuat mungkin, agar kamu benar-benar dewasa, tidak kekurangan apapun.
JAM 1:5 Jika ada di antara kalian yang membutuhkan hikmat, mintalah kepada Allah, yang memberi dengan murah hati kepada semua orang dengan melimpah.
JAM 1:6 Tetapi ketika kalian memintanya, ingatlah untuk percaya kepada Allah — jangan ragu. Seseorang yang ragu adalah seperti ombak laut yang terhempas, diombang-ambingkan dan didorong oleh angin.
JAM 1:7 Tidak ada orang seperti itu boleh berpikir bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu dari Tuhan —
JAM 1:8 pikiran mereka selalu berubah-ubah, dan mereka selalu bimbang dalam setiap tindakan mereka.
JAM 1:9 Orang percaya yang terlahir miskin harus bangga dengan posisi tinggi yang sudah mereka dapat,
JAM 1:10 sementara orang kaya harus “bangga” dalam posisi rendah yang mereka miliki sekarang, karena mereka akan memudar seperti bunga di ladang.
JAM 1:11 Ketika matahari terbit bersama dengan angin kencang dan menghanguskan rumput, bunga-bunga jatuh dan keindahan mereka menjadi rusak. Semua yang dicapai oleh orang kaya akan memudar dengan cara yang sama.
JAM 1:12 Berbahagialah siapa pun yang dengan sabar menanggung godaan, karena ketika mereka sudah membuktikan bahwa mereka dapat dipercaya, mereka akan menerima mahkota kehidupan yang Allah janjikan kepada mereka yang mengasihi-Nya.
JAM 1:13 Tak seorang pun boleh berkata ketika mereka dicobai, “Saya sedang dicobai oleh Allah.” Karena Allah tidak dicobai oleh kejahatan, Dia juga tidak mencobai siapa pun.
JAM 1:14 Godaan datang dari keinginan jahat kita sendiri yang menyesatkan dan menjebak kita.
JAM 1:15 Keinginan seperti itu menuntun kita kepada perbuatan dosa, dan dosa, jika sudah berkembang sempurna, menyebabkan kematian.
JAM 1:16 Teman-temanku terkasih, jangan tertipu.
JAM 1:17 Semua yang baik, setiap pemberian yang sempurna, berasal dari atas, dan turun dari Bapa yang membuat terang-terang surga. Tidak seperti mereka, Dia tidak berubah — Dia tidak bimbang atau menyebabkan bayangan.
JAM 1:18 Dia memilih untuk memberi kita hidup baru melalui firman kebenaran, sehingga dari semua ciptaan-Nya kita menjadi sangat istimewa bagi-Nya.
JAM 1:19 Ingatlah ini, teman-teman terkasih: setiap orang harus cepat mendengarkan tetapi lambat berbicara, dan lambat marah,
JAM 1:20 karena kemarahan manusia tidak mencerminkan karakter Allah yang baik.
JAM 1:21 Jadi singkirkan semua yang kotor dan jahat. Terimalah dengan rendah hati Firman yang sudah ditanamkan di dalam diri kita masing-masing — karena inilah yang dapat menyelamatkan kita.
JAM 1:22 Tetapi lakukan Firman itu — jangan hanya mendengarkannya dan menipu diri kita sendiri.
JAM 1:23 Jika kita hanya mendengarkan Firman itu, dan tidak melakukannya, perbuatan itu sama seperti menatap wajah kita sendiri pada cermin.
JAM 1:24 Kita melihat diri kita sendiri, tetapi kemudian kita pergi, dan segera lupa seperti apa penampilan kita.
JAM 1:25 Tetapi jika kalian melihat pada hukum kebebasan yang sempurna dan mengikutinya, bukan hanya sebagai pendengar dan kemudian lupa, tetapi sebagai pelakunya — maka kalian akan diberkati dalam segala perbuatan kalian.
JAM 1:26 Jika kalian berpikir bahwa kalian sudah hidup sesuai dengan peraturan agama, tetapi tidak memiliki kendali atas ucapan kalian, kalian menipu diri sendiri — agama kalian tidak ada gunanya.
JAM 1:27 Di mata Allah dan Bapa kita, agama yang murni dan asli adalah mengunjungi yatim piatu dan janda yang mengalami penderitaan, dan menjaga diri agar tidak dipengaruhi oleh dunia.
JAM 2:1 Sahabat-sahabatku, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang mulia, jangan boleh menunjukkan pilih kasih.
JAM 2:2 Bayangkan bahwa seorang laki-laki mengunjungi persekutuan kalian dengan mengenakan cincin emas dan pakaian bagus, dan kemudian seorang laki-laki miskin datang dengan berpakaian compang-compang.
JAM 2:3 Jika kalian memberi perhatian khusus pada laki-laki yang berpakaian bagus, dan berkata, “Silakan duduk di sini di kursi kehormatan,” sementara kalian juga berkata kepada laki-laki malang itu, “Berdiri di sana, atau duduk di lantai di dekat kakiku,”
JAM 2:4 bukankah itu berarti kalian sedang membeda-bedakan dan menilai dengan maksud yang buruk?
JAM 2:5 Perhatikanlah, teman-teman terkasih: Bukankah Allah memilih orang-orang yang dunia ini anggap miskin untuk menjadi kaya dalam kepercayaan mereka kepada-Nya, dan untuk mewarisi kerajaan yang Dia janjikan kepada mereka yang mengasihi Dia?
JAM 2:6 Tetapi kalian sudah memperlakukan orang yang miskin dengan memalukan. Bukankah orang yang kaya yang menindas kalian dan menyeret kalian ke hadapan pengadilan?
JAM 2:7 Bukankah mereka menghina nama terhormat dari Dia yang memanggil dan menjadi pemilik kalian?
JAM 2:8 Jika kalian benar-benar mematuhi hukum kerajaan Kitab Suci: “Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri,” maka kalian akan baik-baik saja.
JAM 2:9 Tetapi jika kalian pilih kasih atas dasar status sosial seseorang, kalian berdosa. Hukum Taurat menyatakan kalian bersalah karena melanggarnya.
JAM 2:10 Seseorang yang menjalankan segala sesuatu yang ada dalam Hukum Taurat tetapi gagal hanya dalam satu bagian dianggap bersalah dan melanggar semuanya.
JAM 2:11 Allah menyuruh kalian untuk tidak melakukan perselingkuhan, dan juga untuk tidak membunuh. Jadi, jika kalian tidak berselingkuh, tetapi membunuh, kalian sudah menjadi pelanggar hukum.
JAM 2:12 Karena itu, berbicara dan bertindaklah sebagai orang-orang yang akan dihakimi oleh Hukum yang membebaskan.
JAM 2:13 Siapapun yang tidak menunjukkan pengampunan akan dihakimi tanpa pengampunan. Namun pengampunan menang atas penghakiman!
JAM 2:14 Sahabat-sahabatku, apa gunanya seseorang berkata bahwa mereka percaya kepada Allah ketika mereka tidak melakukan perbuatan yang baik dan benar? Bisakah “kepercayaan” seperti itu menyelamatkan mereka?
JAM 2:15 Jika kalian mengetahui bahwa ada saudara laki-laki atau perempuan seiman kalian yang tidak punya pakaian, atau makanan untuk hari itu,
JAM 2:16 dan kalian berkata kepada mereka, “Berkat untukmu! Tetaplah hangat dan selamat makan!” namun kalian tidak menyediakan kebutuhan mereka untuk bertahan hidup, apa gunanya itu?
JAM 2:17 Secara otomatis bahkan iman kepercayaan kita kepada Allah menjadi mati dan tidak berharga jika kalian tidak benar-benar melakukan perbuatan yang baik dan benar.
JAM 2:18 Seseorang mungkin membantah, “Kamu percaya pada Allah; saya percaya pada perbuatan baik saya.” Baiklah, tunjukkan kepercayaan kalian pada Allah tanpa perbuatan baik, dan saya akan menunjukkan kepercayaan saya pada Allah dengan perbuatan baik saya!
JAM 2:19 Kalian percaya bahwa Allah hanya satu? Itu bagus — tetapi iblis percaya pada Allah juga, dan mereka takut pada-Nya!
JAM 2:20 Jangan bodoh! Tidakkah kalian tahu bahwa percaya kepada Allah tanpa melakukan perbuatan yang benar menjadikan kepercayaanmu tidak berharga?
JAM 2:21 Bukankah ayah kita Abraham menjadi benar karena perbuatannya — dengan mempersembahkan putranya Ishak ke atas mezbah?
JAM 2:22 Kalian perhatikan bahwa kepercayaannya kepada Allah bekerja sama dengan perbuatannya, dan melalui perbuatannya kepercayaannya kepada Allah menjadi lengkap.
JAM 2:23 Dengan cara ini Kitab Suci digenapi: “Abraham percaya kepada Allah, dan dipertimbangkan dia dianggap melakukan apa yang benar,” dan dia disebut sahabat Allah.
JAM 2:24 Kalian lihat bahwa orang-orang dibuat benar dengan Allah oleh tindakan mereka, dan bukan hanya dengan mempercayai Allah.
JAM 2:25 Dengan cara yang sama, bukankah Rahab si pelacur itu dibuat benar oleh perbuatannya ketika dia menjaga para utusan dan kemudian mengirim mereka pergi melalui jalan yang berbeda?
JAM 2:26 Sama seperti tubuh mati tanpa roh, percaya kepada Allah juga mati jika kita tidak melakukan perbuatan yang benar.
JAM 3:1 Sahabat-sahabatku, tidak banyak dari kalian yang harus menjadi guru, karena kalian tahu bahwa kita yang mengajar akan memiliki tanggung jawab yang lebih berat dalam penghakiman yang akan datang.
JAM 3:2 Kita semua membuat kesalahan dalam banyak hal. Siapapun yang tidak membuat kesalahan dalam apa yang mereka katakan benar-benar orang baik yang dapat mengendalikan seluruh tubuh.
JAM 3:3 Kita memasang kekang pada mulut kuda supaya mereka taat kepada kita, dan bisa kita mengarahkan mereka kemanapun kita mau.
JAM 3:4 Perhatikan juga kapal-kapal: meskipun mereka sangat besar dan digerakkan oleh angin kencang, mereka dikendalikan oleh kemudi yang sangat kecil ke arah yang diinginkan oleh jurumudi.
JAM 3:5 Dengan cara yang sama, lidah adalah bagian yang sangat kecil dari tubuh, tetapi mereka bisa membawa kesombongan! Bayangkan seperti hutan lebat yang bisa terbakar dengan nyala api yang sangat kecil!
JAM 3:6 Dan lidah seperti api! Lidah adalah dunia kejahatan di antara bagian-bagian tubuh. Lidah bisa mempermalukan kamu secara pribadi, dan dapat meruntuhkan seluruh hidup kamu, karena dinyalakan oleh api Gehena.
JAM 3:7 Manusia sudah dapat menjinakkan semua jenis hewan, burung, reptil, dan makhluk laut,
JAM 3:8 namun tidak seorangpun yang bisa menjinakkan lidah — lidah itu jahat, sulit dikendalikan, penuh dengan racun yang mematikan.
JAM 3:9 Kita menggunakan lidah yang sama untuk memberkati Tuhan dan Bapa kami, dan juga untuk mengutuk orang-orang yang dibuat menurut gambar Allah —
JAM 3:10 berkah dan kutukan datang dari mulut yang sama! Teman-teman, seharusnya tidak seperti ini!
JAM 3:11 Apakah sebuah mata air mengeluarkan air yang manis dan pahit dari lubang yang sama?
JAM 3:12 Teman-temanku, pohon ara tidak bisa menghasilkan buah zaitun, dan pohon anggur tidak bisa menghasilkan buah ara, sama seperti mata air asin tidak bisa menghasilkan air tawar!
JAM 3:13 Siapa di antara kita yang memiliki hikmat dan pengertian? Biarlah kehidupan mereka yang baik menunjukkan perbuatan mereka — melakukan perbuatan benar dengan kebaikan dan pertimbangan yang bijaksana.
JAM 3:14 Tetapi jika kita memiliki rasa iri yang besar dan ambisi yang egois di dalam hati kita, jangan membual tentang hal itu dan jangan berbohong melawan kebenaran.
JAM 3:15 Jenis “kebijaksanaan” ini tidak datang dari atas, tetapi duniawi, tidak rohani, dan jahat.
JAM 3:16 Di mana ada kecemburuan dan ambisi yang egois, disitu juga kita akan menemukan kebingungan dan segala jenis perbuatan jahat.
JAM 3:17 Namun, hikmat yang datang dari atas pertama-tama murni, dan juga membawa kedamaian. Baik dan mau mengerti. Penuh belas kasihan dan menghasilkan hal-hal yang baik. Asli dan tidak munafik.
JAM 3:18 Mereka yang menabur damai akan menuai kedamaian dari perbuatan yang benar-benar baik dan benar.
JAM 4:1 Dari mana asal perkelahian dan pertengkaran yang terjadi diantara kalian? Bukankah itu karena banyaknya keinginan yang saling bertentangan di antara kalian?
JAM 4:2 Kalian terbakar dengan keinginan, tetapi tidak mendapatkan apa yang kalian inginkan. Kalian membunuh untuk apa yang kalian inginkan, tetapi tidak mendapatkan apa yang kalian cari. Kalian berdebat dan bertengkar, tetapi tidak mendapatkan apa-apa, karena kalian tidak berdoa untuk itu.
JAM 4:3 Kalian berdoa, tetapi tidak menerima apa pun, kalian minta untuk maksud yang salah. Kalian hanya ingin memuaskan hawa nafsumu dengan apa yang kalian terima.
JAM 4:4 Kalian orang-orang yang berzina! Tidakkah kalian menyadari bahwa persahabatan dengan dunia adalah kebencian terhadap Allah? Mereka yang ingin menjadi sahabat dunia menjadikan diri mereka musuh Allah.
JAM 4:5 Apakah menurutmu yang tertulis dalam Kitab Suci ini omong kosong: roh yang Dia taruh di dalam diri kita adalah roh yang pencemburu?
JAM 4:6 Tetapi Allah memberi kita bahkan lebih banyak kasih karunia, seperti yang dikatakan Kitab Suci: “Allah melawan mereka yang sombong, tetapi memberikan kasih karunia kepada mereka yang rendah hati.”
JAM 4:7 Jadi tempatkan dirimu di bawah tuntunan Allah. Hadapi iblis, dan dia akan lari darimu.
JAM 4:8 Mendekatlah kepada Allah dan Dia akan mendekat kepadamu. Bersihkan tanganmu, hai orang berdosa. Murnikan cara berpikirmu, hai orang-orang yang tidak setia.
JAM 4:9 Tunjukkan penyesalan, menangis dan merataplah! Ubahlah tawamu menjadi tangisan, dan sukacitamu menjadi duka.
JAM 4:10 Rendahkan dirimu di hadapan Tuhan dan Dia akan mengangkatmu.
JAM 4:11 Teman-teman, jangan berbicara buruk tentang sesama saudara seiman. Siapapun yang mengkritik saudara seiman dan menghakimi mereka, maka orang itu mengkritik dan menghakimi Hukum Taurat. Jika kamu menghakimi Hukum Taurat, kalian bukanlah pelaku Hukum Taurat, karena kalian menjadi hakimnya.
JAM 4:12 Hanya ada satu pemberi hukum dan hakim — Dia yang bisa menyelamatkan atau menghancurkan kamu — jadi siapakah kamu untuk menghakimi sesamamu?
JAM 4:13 Ayolah! — Kalian yang berkata, “Hari ini atau besok kita akan pergi ke kota ini dan itu, menghabiskan satu tahun berbisnis di sana, dan mendapat untung.”
JAM 4:14 Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok! Seperti apa hidupmu? Hidupmu seperti kabut yang muncul sebentar, lalu hilang.
JAM 4:15 Inilah yang harus kamu katakan, “Kalau Tuhan mengijinkan, beginilah jalan hidup kami dan inilah rencana yang hendak kami lakukan.”
JAM 4:16 Tetapi sekarang kamu terjebak dalam ide-idemu yang sia-sia. Semua kesombongan ini adalah jahat.
JAM 4:17 Karena itu adalah dosa jika kamu sudah tahu cara melakukan perbuatan yang benar tetapi tidak melakukannya.
JAM 5:1 Hai orang-orang kaya! Menangis dan merataplah karena semua masalah yang akan menghampiri kalian!
JAM 5:2 Kekayaanmu rusak, dan pakaianmu dimakan ngengat.
JAM 5:3 Emas dan perakmu sudah rusak, dan menjadi bukti yang memberatkanmu, menggerogoti dagingmu seperti api. Kamu menimbun kekayaanmu di hari-hari terakhir ini.
JAM 5:4 Dengar, upah para pekerja pertanianmu yang kamu curangi seakan-akan berteriak menentang kamu — tangisan para pekerja pertanian sudah mencapai telinga Tuhan Yang Mahakuasa.
JAM 5:5 Kamu sudah menikmati kehidupan mewah di bumi ini, penuh dengan kesenangan yang memanjakan diri sendiri, menggemukkan diri untuk hari pembantaian!
JAM 5:6 Kamu sudah mengutuk dan membunuh orang yang tidak bersalah yang bahkan tidak bisa melawanmu.
JAM 5:7 Teman-teman, bersabarlah sambil kita menunggu kedatangan Tuhan kembali. Pikirkan tentang petani yang menunggu dengan sabar untuk panen hasil bumi saat tumbuh dengan hujan awal dan akhir.
JAM 5:8 Demikian juga kamu harus bersabar. Tetap kuat karena kedatangan Tuhan sudah dekat.
JAM 5:9 Teman-temanku, jangan saling mengeluh, sehingga kamu tidak akan dihakimi. Lihat, sang Hakim sedang berdiri tepat di depan pintu!
JAM 5:10 Ambillah contoh para nabi, teman-teman — lihat bagaimana mereka menyampaikan nubuatan sewaktu mereka menderita dan menunggu dengan sabar.
JAM 5:11 Perhatikan bahwa kami mengatakan untuk mereka yang bertahan akan diberkati. Kamu sudah mendengar tentang kesabaran Ayub, dan kamu sudah melihat bagaimana Tuhan membawa ini kepada kesimpulan yang positif — karena Tuhan penuh dengan belas kasihan dan pengampunan.
JAM 5:12 Yang terpenting, teman-teman, jangan bersumpah. Bukan demi surga, tidak demi bumi, dan tidak demi sumpah lainnya. Biarkan saja jika kamu berkata ya maka memang demikian maksudmu, dan jika kamu berkata tidak memang seperti itu maksudmu, sehingga kamu tidak akan berada di bawah kutukan.
JAM 5:13 Jika ada di antara kamu yang merasa menderita, hendaklah dia berdoa. Dan jika ada yang merasa bersukacita, hendaklah dia memuji Allah.
JAM 5:14 Jika ada yang sakit, panggillah para penatua jemaat dan mintalah mereka berdoa bagi kamu, dan mengurapi kamu dengan minyak demi nama Tuhan.
JAM 5:15 Doa yang demikian, dengan percaya kepada Allah, akan menyembuhkan mereka yang sakit, dan Tuhan akan menyembuhkan mereka. Jika mereka melakukan dosa, mereka akan diampuni.
JAM 5:16 Biarlah kalian saling mengakui dosa kalian, dan saling mendoakan agar kalian sembuh. Doa yang sungguh-sungguh dari mereka yang hidup benar sangat efektif.
JAM 5:17 Elia adalah seorang manusia yang sama seperti kita. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh agar tidak turun hujan, dan hujan tidak turun di bumi selama tiga setengah tahun.
JAM 5:18 Dia berdoa lagi — surga mengirimkan hujan dan bumi memberikan hasilnya.
JAM 5:19 Sahabat-sahabatku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan seseorang membawamu kembali,
JAM 5:20 biarlah mereka tahu bahwa barangsiapa menyelamatkan orang berdosa dari kesalahan jalannya akan menyelamatkan mereka dari kematian, dan akan mendapatkan pengampunan atas banyak dosa.
1PE 1:1 Surat ini berasal dari Petrus, rasul Yesus Kristus, dan dikirim kepada umat pilihan Allah: orang-orang buangan yang tersebar di seluruh provinsi Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia, dan Bitinia.
1PE 1:2 Kalian dipilih oleh Allah Bapa dalam hikmat-Nya, dikuduskan oleh Roh, sehingga kalian dapat mematuhi Yesus Kristus dan dipercik dengan darah-Nya. Semoga kalian memiliki kasih karunia dan kedamaian lebih dan lebih lagi!
1PE 1:3 Puji Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Melalui belas kasihan-Nya yang besar kita sudah dilahirkan kembali dan diberi pengharapan yang hidup melalui Yesus Kristus yang sudah hidup kembali dari antara orang mati.
1PE 1:4 Warisan ini kekal, tidak pernah rusak atau pudar, dan disimpan dengan aman di surga untuk kalian.
1PE 1:5 Melalui kepercayaan kalian kepada-Nya, Allah akan melindungi kalian dengan kuasa-Nya sampai keselamatan tiba — keselamatan yang siap untuk diungkapkan di hari terakhir.
1PE 1:6 Bersukacitalah tentang hal ini, meskipun kalian mungkin bersedih sesaat karena kalian menanggung berbagai cobaan.
1PE 1:7 Ini membuktikan bahwa kepercayaan kalian kepada Allah adalah asli, seperti api yang digunakan untuk membuktikan bahwa emas itu asli — meskipun itu juga dapat dihancurkan — dan iman kalian lebih berharga daripada emas! Dengan cara ini kepercayaan kalian kepada Allah akan diakui dan kalian akan menerima pujian, kemuliaan, dan kehormatan ketika Yesus Kristus datang kembali.
1PE 1:8 Kalian mengasihi-Nya sekalipun kalian belum pernah melihat-Nya. Meskipun kalian tidak dapat melihat-Nya sekarang, kalian percaya pada-Nya dan kalian dipenuhi dengan kebahagiaan yang luar biasa dan tidak dapat terlukiskan.
1PE 1:9 Ganjaran kalian karena percaya pada-Nya adalah bahwa kalian akan diselamatkan!
1PE 1:10 Keselamatan inilah yang para nabi cari dan selidiki ketika mereka berbicara tentang kasih karunia yang sudah disiapkan untuk kalian.
1PE 1:11 Para nabi itu mencoba untuk mencari tahu kapan dan bagaimana ini akan terjadi, karena Roh Kristus di dalam diri mereka berbicara dengan jelas tentang penderitaan dan kemuliaan Kristus yang akan datang.
1PE 1:12 Telah dijelaskan kepada mereka bahwa mereka tidak melakukan ini untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk kalian — karena apa yang mereka bicarakan sekarang kalian pelajari dari mereka yang membagikan Kabar Baik dengan kalian melalui Roh Kudus yang diutus surga. Bahkan para malaikat ingin sekali mencari tahu tentang semua ini!
1PE 1:13 Pastikan pikiran kalian siap. Bersikaplah jernih. Tetapkan harapan kalian secara khusus pada kasih karunia yang akan kalian terima ketika Yesus datang kembali.
1PE 1:14 Hiduplah seperti anak-anak yang melakukan apa yang diperintahkan. Jangan biarkan diri kalian dibentuk oleh keinginan berdosa kalian seperti sebelumnya ketika kalian tidak tahu yang lebih baik.
1PE 1:15 Sekarang kalian perlu menjadi kudus dalam segala tingkah laku kalian, sama seperti Dia yang memanggil kalian itu kudus.
1PE 1:16 Sebagai yang dikatakan oleh Kitab Suci, “Kamu haruslah kudus, karena Aku kudus.”
1PE 1:17 Oleh karena kalian memanggil Allah sebagai Bapa, dan mengakui bahwa Dia akan menghakimi setiap orang sesuai dengan perbuatan masing-masing, maka manfaatkanlah waktu selama kalian hidup di dunia ini dengan sungguh-sungguh, hormatilah Dia.
1PE 1:18 Kita tahu bahwa kita dibebaskan dari cara hidup kita yang tidak berarti yang kita warisi dari nenek moyang kita dengan barang yang tidak memiliki nilai abadi, seperti perak atau emas.
1PE 1:19 Kita dibebaskan oleh darah Kristus yang mahal, yang seperti anak domba tanpa cacat atau cela.
1PE 1:20 Dia dipilih sebelum dunia diciptakan, tetapi dia dinyatakan pada hari-hari terakhir ini untuk keuntungan kalian.
1PE 1:21 Melalui Kristus kalian percaya kepada Allah yang sudah menghidupkan Dia kembali dari antara orang mati, dan memuliakan Dia, sehingga kalian dapat memiliki keyakinan dan harapan kepada Allah.
1PE 1:22 Sekarang sesudah kalian mengabdikan diri dengan mengikuti kebenaran, saling mengasihi dengan tulus seperti keluarga sejati
1PE 1:23 Kalian sudah dilahirkan kembali secara rohani, bukan produk dari “benih” fana, tetapi abadi, melalui Firman Allah yang hidup dan kekal.
1PE 1:24 Karena: “Semua orang seperti rumput, dan segala kemuliaan mereka seperti bunga liar. Rerumputan layu dan bunganya gugur.
1PE 1:25 Tetapi Firman Tuhan tetap ada selamanya.” Inilah Kabar Baik yang sudah dijelaskan kepadamu.
1PE 2:1 Jadi, lepaskan semua perbuatan jahat yang kalian lakukan: semua ketidakjujuran, kemunafikan, dan iri hati, semua cara kalian berbicara buruk tentang orang lain.
1PE 2:2 Jadilah seperti bayi yang baru lahir yang hanya menginginkan susu rohani murni, sehingga kalian dapat bertumbuh dalam keselamatan,
1PE 2:3 sekarang kalian sudah merasakan betapa baiknya Tuhan itu sebenarnya.
1PE 2:4 Saat kalian datang kepada-Nya — batu hidup yang ditolak orang karena dianggap tidak berguna, tetapi dipilih oleh Allah dan menjadi berharga bagi-Nya —
1PE 2:5 kalian juga menjadi seperti batu hidup, dibangun menjadi sebuah rumah rohani. Kalian adalah kesatuan imam yang kudus yang menawarkan pengorbanan rohani yang Allah terima melalui Yesus Kristus.
1PE 2:6 Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Lihat! Saya menetapkan di Sion landasan utamanya, dipilih secara khusus dan berharga. Siapapun yang percaya pada-Nya tidak akan kecewa.”
1PE 2:7 Dia sangat berharga bagi kita yang percaya pada-Nya. Tetapi bagi yang tidak percaya, “Batu yang ditolak oleh para pembangun itulah yang menjadi landasan utama”
1PE 2:8 adalah “Batu yang membuatmu tersandung dan karang yang membuatmu terjatuh.” Orang-orang tersandung oleh pesan ini karena mereka menolak untuk menerimanya — yang bagi mereka sepenuhnya dapat diduga.
1PE 2:9 Sebaliknya, kita adalah keluarga yang sudah dipilih secara khusus, sebuah imamat kerajaan, bangsa yang kudus, umat yang menjadi milik Allah. Sehingga kalian dapat mengungkapkan hal-hal indah yang sudah Allah lakukan, yaitu memanggil kita keluar dari kerajaan kegelapan ke dalam cahaya-Nya yang luar biasa.
1PE 2:10 Dulu kalian bukan siapa-siapa, tetapi sekarang kalian adalah umat Allah. Dulu kalian tidak menerima pengampunan, tetapi sekarang kalian sudah menerima pengampunan.
1PE 2:11 Teman-teman, saya memohon kepada kalian sebagai pendatang dan orang asing di dunia ini untuk tidak menyerah pada keinginan fisik yang bertentangan dengan keinginan rohani.
1PE 2:12 Pastikan untuk bertindak tepat ketika kalian bersama dengan orang tidak seiman, jadi meskipun mereka menuduh kalian melakukan kesalahan, mereka akan melihat hal-hal baik yang kalian lakukan dan memuliakan Allah ketika Dia datang.
1PE 2:13 Patuhilah pemerintah di dunia ini untuk menjaga nama baik Tuhan kita, baik itu raja sebagai pemegang pemerintahan tertinggi,
1PE 2:14 atau gubernur yang ditunjuk Allah untuk menghukum mereka yang berbuat jahat dan memuji mereka yang berbuat baik.
1PE 2:15 Dengan melakukan perbuatan yang baik dan benar, Allah ingin kita membungkam tuduhan bodoh dari orang-orang bodoh.
1PE 2:16 Ya, kalian adalah orang-orang bebas! Jadi jangan gunakan kebebasan kalian untuk menutupi kejahatan kalian, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.
1PE 2:17 Hormati semua orang. Kasihilah sesama saudara seiman. Memiliki rasa hormat kepada Allah. Hormati raja.
1PE 2:18 Jika kamu adalah seorang hamba maka tunduklah kepada tuanmu — bukan hanya mereka yang baik dan ramah, tetapi kepada mereka yang adalah tuan yang kejam juga.
1PE 2:19 Karena inilah kasih karunia itu: menanggung rasa sakit hidup dan penderitaan yang tidak adil, tetap berfokus pada Allah.
1PE 2:20 Namun, tidak ada penghargaan bila kalian dihukum karena melakukan perbuatan yang salah. Tetapi jika kalian menderita karena melakukan perbuatan yang baik dan benar, dan kalian bertahan melakukannya, maka kasih karunia Allah menyertai kalian.
1PE 2:21 Sesungguhnya untuk perbuatan benar inilah kalian dipanggil, karena Kristus menderita bagi kalian dan sudah memberi kita teladan, jadi kita haruslah mengikuti jejak-Nya.
1PE 2:22 Dia tidak pernah berbuat dosa, dia tidak pernah berdusta;
1PE 2:23 dan Dia tidak membalas ketika mendapat perlakuan buruk. Dia tidak mengancam pembalasan dendam ketika mengalami penderitaan. Dia hanya menempatkan dirinya di tangan Dia yang selalu menghakimi dengan adil.
1PE 2:24 Dia menanggung akibat dari dosa-dosa kita di dalam tubuh-Nya sendiri di kayu salib, sehingga kalian bisa mati terhadap dosa dan hidup dengan benar. “Dengan luka-luka-Nya kamu sembuh.”
1PE 2:25 Pada suatu waktu kalian seperti domba-domba yang tersesat, tetapi sekarang kalian sudah kembali kepada Sang Gembala — yang mengawasi kalian.
1PE 3:1 Para istri, terimalah otoritas suamimu dengan cara yang sama, sehingga jika beberapa suami menolak untuk menerima Firman Allah, mereka masih dapat dimenangkan tanpa kata-kata oleh caramu berperilaku,
1PE 3:2 mengenali perilaku murni dan hormat kalian.
1PE 3:3 Jangan fokus pada daya tarik luar — gaya rambut, perhiasan emas, atau pakaian modis —
1PE 3:4 sebaliknya biarkan daya tarikmu datang dari dalam, daya tarik yang abadi dari roh yang lembut dan damai. Itulah yang Allah hargai.
1PE 3:5 Beginilah cara perempuan kudus di masa lalu yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah yang membuat diri mereka cantik, menyerah kepada suami mereka,
1PE 3:6 seperti Sarah yang taat kepada Abraham, dan memanggilnya “tuan.” Kalian adalah putri-putrinya jika kalian melakukan apa yang baik dan benar dan tidak terintimidasi.
1PE 3:7 Para suami, dengan cara yang sama, bersikaplah penuh perhatian kepada istri kalian saat kalian tinggal bersama mereka. Meskipun mereka mungkin tidak sekuat kalian, kalian harus menghormatinya karena dia akan mewarisi hadiah hidup dari Allah dengan bagian yang sama. Pastikan untuk melakukan ini agar tidak ada yang menghalangi doa kalian.
1PE 3:8 Akhirnya, baiklah kalian semua harus memiliki sikap yang sama. Saling merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara seiman dan saling mengasihi. Bersikaplah saling menyayangi, dan rendah hati.
1PE 3:9 Jangan kalian membalas kejahatan dengan kejahatan, atau membalas ketika kalian dilecehkan, sebaliknya kalian harus memberkati — karena untuk itulah kalian dipanggil, sehingga kalian sendiri bisa mendapatkan berkat.
1PE 3:10 Ingatlah: “Mereka yang ingin mencintai kehidupan, dan melihat hari-hari yang baik, harus menahan diri dari berbicara yang jahat, dan tidak berbohong.
1PE 3:11 Jauhi kejahatan dan lakukan yang baik; mencari perdamaian — kejar hal itu!
1PE 3:12 Karena Allah melihat orang yang berbuat benar, dan Dia mendengar doa mereka, tetapi Allah menentang orang yang berbuat jahat.”
1PE 3:13 Siapa yang akan menyakiti kalian jika kalian suka berbuat baik?
1PE 3:14 Karena meskipun kita menderita karena melakukan perbuatan yang benar, kalian masih tetap lebih baik. Jangan takut dengan ancaman orang, jangan khawatir dengannya;
1PE 3:15 pertahankan agar pikiran kalian tetap terfokus pada Kristus sebagai Tuhan. Selalu siap untuk menjelaskan kepada siapa pun yang menanyakan alasan untuk harapan yang kalian miliki. Lakukan ini dengan cara yang lembut dan hormat.
1PE 3:16 Jagalah agar hati nuranimu jernih, sehingga jika ada yang menuduh kamu, mereka akan malu karena berbicara buruk tentang cara kamu menjalani hidup yang baik di dalam Kristus.
1PE 3:17 Tentu lebih baik menderita karena berbuat baik, (jika itu yang Allah inginkan), daripada menderita karena berbuat salah!
1PE 3:18 Yesus mati karena dosa, sekali dan untuk selamanya, Dia yang sepenuhnya sejati dan baik dan benar mati bagi mereka yang jahat, supaya Dia bisa membawamu kepada Allah. Dia dihukum mati di dalam tubuh, tetetapi menjadi hidup dalam roh.
1PE 3:19 Dia pergi untuk berbicara dengan mereka yang “dipenjara”
1PE 3:20 yang menolak untuk percaya, ketika Allah dengan sabar menunggu di zaman Nuh sementara bahtera sedang dibangun. Hanya sedikit — tepatnya delapan orang — diselamatkan “melalui air.”
1PE 3:21 Air ini melambangkan baptisan yang sekarang menyelamatkan kalian bukan dengan membasuh kotoran dari tubuh kalian, tetapi sebagai reaksi yang benar kepada Allah yang datang dari hati nurani yang bersih. Yesus Kristus yang sudah hidup kembali dari kematianlah yang memungkinkan keselamatan kalian.
1PE 3:22 Sesudah naik ke surga, Dia berdiri di sebelah kanan Allah, dan para malaikat, pemerintahan, dan kekuasaan ditempatkan di bawah kendali-Nya.
1PE 4:1 Karena Kristus menderita secara fisik, kalian juga harus mempersiapkan diri kalian dengan sikap yang sama seperti yang Dia miliki — karena mereka yang menderita secara fisik sudah berpaling dari dosa.
1PE 4:2 Dan kalian tidak akan menjalani sisa hidup kalian mengikuti keinginan manusia, tetapi melakukan apa yang Allah inginkan.
1PE 4:3 Di masa lalu kalian sudah menghabiskan cukup banyak waktu mengikuti cara-cara dunia: amoralitas, kesenangan seksual, pesta seks yang memabukkan, berpesta, pesta minuman keras, dan penyembahan berhala yang menjijikkan.
1PE 4:4 Orang-orang berpikir aneh bahwa kalian tidak lagi bergabung dengan mereka dalam gaya hidup liar dan berlebihan ini, jadi mereka mengutuk kalian. Tetapi mereka harus menjelaskan apa yang sudah mereka lakukan kepada Dia yang siap untuk menghakimi yang hidup dan yang mati.
1PE 4:5 Itulah sebabnya Kabar Baik telah dibagikan kepada mereka yang sudah meninggal —
1PE 4:6 sehingga meskipun mereka dihakimi dengan benar sebagai seorang manusia yang berdosa, mereka dapat hidup dalam roh menurut kehendak Allah.
1PE 4:7 Semuanya akan segera berakhir! Jadi hendaklah kalian berpikir dengan jernih dan tetap waspada supaya kalian dapat berdoa.
1PE 4:8 Yang terpenting, kalian harus sangat saling mengasihi, karena kasih menutupi banyak kesalahan yang dilakukan orang.
1PE 4:9 Terimalah saudara seimanmu dengan ramah tanpa mengeluh.
1PE 4:10 Hadiah apa pun yang sudah diberikan kepada kalian, berbagilah di antara kalian, sebagai orang yang dengan bijaksana menunjukkan belas kasihan Allah dalam segala bentuknya.
1PE 4:11 Mereka yang diberikan kemampuan untuk menyampaikan Firman Allah ataupun pesan Allah haruslah melakukannya seolah-olah Allah sedang berbicara melalui mereka. Dan mereka yang ingin menolong orang lain harus melakukannya dengan kekuatan yang Allah berikan, sehingga dalam segala hal Allah dimuliakan melalui Yesus Kristus. Semoga kemuliaan dan kekuasaan menjadi milik-Nya selamanya. Amin.
1PE 4:12 Teman-temanku, jangan khawatir dengan “cobaan yang memurnikan” yang kalian alami, seolah-olah ini tidak terduga.
1PE 4:13 Berbahagialah sebab kalian sudah berbagi dalam penderitaan Kristus, karena ketika Dia muncul kembali dalam kemuliaan-Nya, kalian akan sangat bersukacita!
1PE 4:14 Kalian mendapat berkat jika kalian dikutuk karena kalian menjadi pengikut Kristus, sebab dengan demikian nyata bahwa Roh Allah yang mulia ada atas kalian.
1PE 4:15 Jika kalianmenderita, janganlah karena kalian membunuh, mencuri, melakukan perbuatan jahat, ataupun karena kalian menyebarkan berita bohong tentang orang lain —
1PE 4:16 tetapi jika itu sebagai seorang pengikut Kristus, maka kalian tidak perlu malu. Sebaliknya pujilah Allah karena kalianboleh mendapat kehormatan itu!
1PE 4:17 Karena waktu penghakiman sudah tiba — dan dimulai dengan rumah Allah. Jika penghakiman dimulai dari kita, bagaimana akhir dari mereka yang menolak Kabar Baik Allah?
1PE 4:18 “Jika sulit bagi mereka yang hidup benar untuk diselamatkan, apa yang akan terjadi pada orang-orang berdosa, mereka yang menentang Allah?”
1PE 4:19 Jadi mereka yang menderita karena kehendak Allah, Pencipta yang dapat dipercaya, harus memastikan bahwa mereka melakukan yang baik.
1PE 5:1 Saya ingin mendorong para penatua di antara kalian. Saya juga seorang penatua, saksi penderitaan Kristus, dan saya akan berbagi dalam kemuliaan yang akan datang.
1PE 5:2 Jagalah kawanan domba Allah yang sudah diberikan kepada kalian untuk kalian jaga, awasilah mereka bukan karena kalian terpaksa, tetapi dengan senang hati, seperti yang Allah inginkan. Lakukan ini dengan sukarela, jangan untuk mencari keuntungan darinya.
1PE 5:3 Janganlah bersikap sombong, dengan memerintah orang-orang yang sudah ada di bawah pemeliharaan kalian, tetapi jadilah teladan bagi mereka.
1PE 5:4 Sehingga ketika Kepala Gembala muncul, kalian akan menerima mahkota yang mulia yang tidak akan pernah pudar.
1PE 5:5 Hai orang-orang muda, lakukan apa yang katakan para tetua. Memang kalian semua harus saling melayani dalam kerendahan hati, karena “Allah menentang orang yang sombong, tetapi berbaik hati kepada mereka yang rendah hati.”
1PE 5:6 Rendahkan dirimu di hadapan kuasa Allah sehingga Dia akan meninggikan kamu pada waktu yang tepat.
1PE 5:7 Serahkan semua kekhawatiranmu pada-Nya, karena Dia peduli padamu.
1PE 5:8 Tetaplah bertanggung jawab dan waspada. Iblis, musuhmu, sedang berkeliaran seperti singa yang mengaum mencari seseorang untuk dimakan.
1PE 5:9 Berdiri teguh melawan dia, percayalah pada Allah. Ingatlah bahwa saudara-saudara seiman kita di seluruh dunia sedang mengalami masalah yang sama.
1PE 5:10 Kalian akan menderita untuk waktu yang sangat singkat, tetapi lalu Allah segala belas kasihan yang memanggil kalian ke dalam kemuliaan kekal-Nya di dalam Kristus, akan memulihkan, mendukung, memperkuat, dan memberi kalian landasan yang kokoh.
1PE 5:11 Bagi-Nya kekuatan untuk selama-lamanya! Amin.
1PE 5:12 Dengan bantuan Silvanus, yang saya anggap sebagai saudara yang dapat dipercaya, saya mengirimkan surat ini kepada kalian. Dalam beberapa kata yang sudah saya tulis ini, saya ingin menguatkan kalian dan bersaksi bahwa ini adalah belas kasihan Allah yang sejati. Berdirilah teguh dalam kasih karunia Allah!
1PE 5:13 Orang-orang percaya di sini di “Babel,” dipilih bersama-sama dengan kalian, mengirimkan salam mereka untuk kalian, demikian juga dengan anakku, Markus.
1PE 5:14 Kiranya kalian saling memberi salam dengan kasih. Damai bagi kalian semua yang percaya kepada Kristus.
2PE 1:1 Surat ini datang dari Simon Petrus, seorang hamba dan rasul Yesus Kristus, untuk mereka yang berbagi dengan kita kepercayaan sangat berharga yang sama kepada Allah dan Juruselamat kita Yesus Kristus, seseorang yang benar-benar baik dan melakukan apa yang benar.
2PE 1:2 Semoga kalian semua mendapatkan lebih banyak kasih karunia dan damai sejahtera saat kalian bertumbuh dalam pengetahuan tentang Allah dan Yesus, Tuhan kita.
2PE 1:3 Melalui kekuatan ilahi-Nya kita sudah diberikan segala sesuatu yang penting untuk menjalani kehidupan dengan Allah sebagai pusat kehidupan kita. Ini datang dengan cara mengenal Dia yang sudah memanggil kita kepada diri-Nya sendiri oleh karena kemuliaan dan kebaikan-Nya. Dengan cara ini Dia memberikan kepada kita janji-janji yang indah dan tak ternilai harganya.
2PE 1:4 Melalui janji-janji ini kalian dapat berbagi dalam sifat ilahi, terbebas dari kerusakan yang disebabkan oleh keinginan jahat dunia ini.
2PE 1:5 Untuk alasan yang sama ini, lakukan semua yang kalian bisa! Tambahkan kebaikan pada kepercayaan kalian pada Allah; tambahkan pengetahuan kepada kebaikan;
2PE 1:6 tambahkan pengetahuan kepada tambahkan pengendalian diri; tambahkan pengendalian kepada kesabaran diri; tambahkan kesabaran kepada rasa hormat;
2PE 1:7 tambahkan kasih sayang untuk sesama orang percaya kepada rasa hormat, dan tambahkan kasih kepada kasih sayang untuk sesama orang percaya.
2PE 1:8 Semakin kita memiliki sifat-sifat ini, semakin sifat-sifat ini akan membantu kita menjadi efektif dan produktif dalam pengetahuan kalian tentang Tuhan kalian Yesus Kristus.
2PE 1:9 Bagi siapa pun yang tidak memiliki kualitas seperti itu adalah memiliki pola pikir yang picik dan sempit, atau buta. Mereka lupa bahwa mereka sudah dibersihkan dari dosa masa lalu mereka.
2PE 1:10 Jadi, saudara dan saudari sekalian, teruslah semakin bertekad untuk memastikan bahwa masing-masing kalian benar-benar “dipanggil dan dipilih.” Jika setiap kalian melakukan ini, kalian tidak akan pernah jatuh.
2PE 1:11 Setiap kalian akan menerima sambutan yang luar biasa ketika kalian masuk dalam kerajaan kekal Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
2PE 1:12 Itulah sebabnya saya selalu mengingatkan kalian tentang hal-hal ini, meskipun kalian sudah mengetahuinya, dan kalian berdiri teguh dalam kebenaran yang kalian miliki.
2PE 1:13 Tetapi saya masih berpikir itu ide yang baik untuk memberi semangat kepada kalian dengan mengingatkan kalian selama saya masih hidup.
2PE 1:14 Saya tahu sudah hampir tiba waktunya untuk saya akan meninggalkan kehidupan ini — Tuhan kita Yesus Kristus sudah menjelaskan hal ini kepada saya.
2PE 1:15 Saya akan melakukan yang terbaik agar ketika saya tidak ada lagi nanti, kalian akan selalu dapat mengingat hal-hal ini.
2PE 1:16 Kami tidak mengikuti dongeng-dongeng yang dibuat-buat ketika kami memberi tahu kalian tentang datangnya kuasa Tuhan kita Yesus Kristus — kami melihat keagungan-Nya sendiri.
2PE 1:17 Yesus menerima penghormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa ketika suara kemuliaan yang agung berbicara kepada-Nya dan mengumumkan, “Inilah Putraku, yang Aku kasihi, dan yang benar-benar menyenangkan-Ku.”
2PE 1:18 Kami sendiri mendengar suara ini berbicara dari surga ketika kami bersama-Nya di gunung kudus.
2PE 1:19 Kami juga memiliki perkataan nubuatan yang meneguhkan yang benar-benar dapat dipercaya, dan kalian akan mendapat manfaat dengan memperhatikannya. Perkataan nubuatan itu akan seperti lampu yang bersinar di tempat gelap sampai fajar menyingsing, dan seperti bintang pagi yang bersinar untuk menerangi pikiran kalian.
2PE 1:20 Sebagian besar dari kalian semua haruslah menyadari bahwa tidak ada nubuatan Kitab Suci yang merupakan penafsiran berdasarkan keinginan seorang pribadi,
2PE 1:21 karena tidak ada nubuat yang berasal dari ide-ide manusia, tetapi para nabi berbicara untuk Allah karena mereka digerakkan oleh Roh Kudus.
2PE 2:1 Tetapi sama seperti ada nabi-nabi palsu di antara orang-orang pada waktu itu, akan ada guru-guru palsu di antara kamu semua. Mereka secara halus memperkenalkan ajaran yang palsu dan merusak, bahkan menyangkal Tuhan yang menebus mereka, dengan cepat membawa kehancuran pada diri mereka sendiri.
2PE 2:2 Banyak yang akan mengikuti penyimpangan amoral mereka, dan karena mereka orang akan mengutuk ajaran yang benar.
2PE 2:3 Mereka dengan rakus akan memanfaatkan kalian dengan cerita palsu. Namun, hukuman bagi mereka sudah disiapkan: hukuman itu sudah lama menggantung atas mereka, penghancuran mereka tidak akan ditunda.
2PE 2:4 Karena Allah bahkan tidak mengampuni para malaikat ketika mereka berdosa. Dia melemparkannya ke Tartarus, menahan mereka di lubang gelap siap untuk dihakimi.
2PE 2:5 Allah juga tidak mengampuni dunia kuno, tetapi Dia melindungi Nuh yang memberi tahu orang-orang tentang Allah yang berbuat benar. Dia adalah salah satu dari delapan orang yang diselamatkan ketika Allah mengirimkan air bah ke dunia orang-orang jahat.
2PE 2:6 Allah menghukum kota Sodom dan Gomora dengan kehancuran total, membakar kota-kota itu menjadi abu, sebagai contoh dari apa yang akan terjadi pada mereka yang menjalani kehidupan yang jahat.
2PE 2:7 Tetapi Allah menyelamatkan Lot karena dia orang yang baik, yang muak oleh sikap tidak senonoh yang menjijikkan dari para tetangganya.
2PE 2:8 (Lot tinggal di antara mereka, tetapi dia melakukan apa yang baik dan benar. Dia melihat dan mendengar segala perbuatan yang mereka lakukan hari demi hari, dan kejahatan mereka menyiksanya.)
2PE 2:9 Seperti yang kalian lihat, Tuhan dapat menyelamatkan orang-orang yang menghormati-Nya dari kesusahan mereka, dan memelihara orang-orang fasik sampai hari penghakiman ketika hukuman mereka lengkap.
2PE 2:10 Hal ini khususnya terjadi bagi mereka yang mengikuti hasrat manusiawi mereka yang rusak, dan dengan menjijikan merendahkan para pemimpin mereka yang ada di dunia ini. Sombong dan bangga, mereka bahkan tidak takut untuk mencemarkan nama baik makhluk surgawi.
2PE 2:11 Para malaikat, sebaliknya, meskipun mereka lebih kuat dan lebih berkuasa, tidak meremehkan orang-orang jahat ini di hadapan Tuhan.
2PE 2:12 Orang-orang ini seperti binatang yang tidak berakal, diproduksi seperti binatang ternak untuk ditangkap dan disembelih. Mereka mengutuk hal-hal yang tidak mereka ketahui, dan seperti hewan, mereka akan hancur.
2PE 2:13 Mereka akan mendapatkan balasan atas kerusakan yang sudah mereka lakukan. Ide mereka tentang kesenangan adalah melakukan nafsu jahat mereka di siang hari bolong. Mereka adalah noda dan aib pada komunitas kalian. Mereka menikmati kesenangan tipuan mereka bahkan saat mereka makan bersama dengan kalian.
2PE 2:14 Mereka selalu mencari perselingkuhan, mereka tidak bisa berhenti berbuat dosa. Mereka merayu yang lemah; mereka sudah melatih diri mereka sendiri dalam keserakahan; mereka adalah keturunan yang hidup di bawah kutukan.
2PE 2:15 Mereka sudah meninggalkan jalan yang benar dan tersesat, mengikuti jalan Bileam putra Beor, yang senang dibayar karena melakukan kejahatan.
2PE 2:16 Tetapi dia ditegur karena perbuatan jahatnya, seekor keledai bodoh berbicara dengan suara manusia dan menghentikan kebodohan sang nabi!
2PE 2:17 Orang-orang seperti ini adalah seperti mata air tanpa air atau kabut tertiup angin. Mereka ditakdirkan untuk ada kegelapan paling pekat — selamanya.
2PE 2:18 Dibesarkan dengan omong kosong mereka sendiri, mereka memohon kepada hawa nafsu mereka, menarik mereka kembali kepada kehidupan amoralitas dari mereka yang baru saja terlepas dari cara hidup lama yang mengerikan.
2PE 2:19 Mereka menjanjikan kebebasan, meskipun mereka sendiri adalah budak kebejatan. “Kamu adalah budak dari apa pun yang menaklukkanmu.”
2PE 2:20 Jika orang berhasil melarikan diri dari pengaruh jahat dunia dengan mengenal Tuhan dan Juruselamat Yesus Kristus, dan kemudian terjerat dalam dosa lagi dan dikalahkan, keadaan mereka lebih buruk daripada sebelumnya.
2PE 2:21 Akan lebih baik jika tidak mengetahui jalan kebenaran yang benar, daripada mengetahuinya dan kemudian berpaling dari instruksi sakral yang sudah diberikan kepada mereka.
2PE 2:22 Pepatah ini menjadi kenyataan bagi mereka: “Anjing kembali ke muntahannya sendiri, dan babi yang sudah dimandikan akan kembali berguling-guling di dalam lumpur.”
2PE 3:1 Teman-temanku, ini suratku yang kedua untuk kalian. Dalam kedua surat saya, saya sudah mencoba untuk mendorong dan mengingatkan kalian untuk berpikir jelas dengan pikiran yang murni.
2PE 3:2 Ingatlah kata-kata yang diucapkan di masa lalu oleh para nabi kudus, dan apa yang diperintahkan Tuhan dan Juruselamat melalui para rasul kalian.
2PE 3:3 Di atas segalanya, kalian harus tahu bahwa orang-orang yang suka mengejek akan datang pada hari-hari terakhir, penuh dengan ejekan dan mengikuti keinginan mereka sendiri yang jahat.
2PE 3:4 “Jadi apa yang terjadi dengan janji kedatangan-Nya?” mereka bertanya. “Sejak nenek moyang kita meninggal, semuanya berlanjut seperti biasanya, seperti sejak penciptaan dimulai.”
2PE 3:5 Tetapi mereka dengan sengaja mengabaikan fakta bahwa atas perintah Allah surga diciptakan sejak lama. Bumi muncul dari air, dan dikelilingi oleh air.
2PE 3:6 Melalui airlah dunia yang saat itu ada dihancurkan — melalui banjir besar.
2PE 3:7 Tetapi melalui perintah ilahi yang sama langit dan bumi yang sekarang ada disimpan untuk dibinasakan oleh api pada hari penghakiman ketika orang fasik akan dibinasakan.
2PE 3:8 Akan tetapi, teman-temanku, jangan lupakan satu hal ini: bahwa bagi Tuhan sehari itu seperti seribu tahun, dan seribu tahun seperti sehari.
2PE 3:9 Tuhan tidak menunda pemenuhan janjinya, karena beberapa orang mengira sebagai penundaan, tetapi Dia sangat sabar dengan kita. Dia tidak ingin ada yang tersesat, tetapi semua orang datang dan bertobat.
2PE 3:10 Namun, hari Tuhan akan datang, tanpa diduga seperti pencuri. Langit akan meledak dengan suara gemuruh, dan elemen akan dihancurkan saat mereka terbakar. Bumi dan segala isinya akan lenyap.
2PE 3:11 Karena segala sesuatu akan dihancurkan dengan cara ini, harus seperti apakah cara kita menjalani hidup ini? Kita haruslah menjalani kehidupan yang murni, berdedikasi kepada Allah,
2PE 3:12 menunggu dengan penuh harap dan bersemangat menantikan kedatangan hari Allah. Hari itu langit akan terbakar dan dihancurkan, dan unsur-unsurnya akan meleleh karena panas.
2PE 3:13 Tetapi bagi kami, kami sedang mencari langit baru dan bumi baru yang sudah Allah janjikan di mana semua yang baik dan benar berdiam.
2PE 3:14 Jadi, teman-teman, karena kalian mengantisipasi hal-hal ini, pastikan kalian ditemukan murni dan tidak bercela, dan berdamai dengan Allah.
2PE 3:15 Ingatlah bahwa kesabaran Tuhan kitalah yang memberikan kesempatan untuk keselamatan. Itulah yang dijelaskan oleh saudara kita yang terkasih, Paulus kepada kalian dalam semua suratnya dengan hikmat yang diberikan kepadanya oleh Allah.
2PE 3:16 Dia berbicara tentang hal-hal ini, meskipun beberapa dari apa yang dia tulis sulit untuk dipahami. Beberapa orang yang bodoh dan tidak seimbang sudah memutarbalikkan apa yang ditulisnya untuk kerugian mereka sendiri — seperti yang mereka lakukan pada Kitab Suci lainnya.
2PE 3:17 Teman-temanku, karena kalian sudah mengetahui hal ini, pastikan bahwa kesalahan orang fasik tidak menyesatkan kalian, dan kalian tetap teguh.
2PE 3:18 Semoga kalian tumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengetahuan tentang Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Kemuliaan bagi Dia sekarang dan selamanya! Amin.
1JO 1:1 Surat ini adalah tentang Firman yang Hidup yang sudah ada sejak awal, yang sudah kita dengar, yang sudah kita lihat dengan mata kita sendiri dan pandang, dan yang sudah kita sentuh dengan tangan kita.
1JO 1:2 Hidup ini diungkapkan kepada kami, kami melihat-Nya dan memberikan bukti tentang-Nya. Kami sedang memberi tahu kalian tentang Dia yang merupakan Hidup Selama-lamanya, yang pernah bersama Bapa, dan yang sudah dinyatakan kepada kami.
1JO 1:3 Apa yang sudah kami lihat dan dengar sekarang kami jelaskan kepada kalian, agar kalian juga dapat berbagi dalam persahabatan ini bersama kami — persahabatan yang bersama dengan Bapa, dan Putra-Nya Yesus Kristus.
1JO 1:4 Kami menulis untuk memberi tahu kalian tentang hal ini agar kebahagiaan kami lengkap.
1JO 1:5 Inilah pesan yang kami terima dari-Nya dan yang kami nyatakan kepadamu: Allah itu terang, dan sama sekali tidak ada kegelapan di dalam diri-Nya.
1JO 1:6 Jika kita mengaku berbagi persahabatan ini dengan-Nya namun masih terus hidup dalam kegelapan, kita berbohong, dan tidak hidup sesuai dengan ajaran yang benar.
1JO 1:7 Jika kita hidup di dalam terang, sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita saling berbagi dalam persahabatan ini, dan darah Kristus, Anak-Nya, membersihkan kita dari setiap dosa.
1JO 1:8 Jika kita mengaku tidak berdosa kita hanya membodohi diri kita sendiri, dan ajaran yang benar itu tidak ada di dalam kita.
1JO 1:9 Tetapi jika kita mengaku dosa kita, Dia dapat dipercaya dan adil sehingga Dia bisa mengampuni dosa kita dan membuat kita bersih dari semua yang tidak benar di dalam kita.
1JO 1:10 Jika kita menyatakan bahwa kita tidak berdosa, kita membuat Dia menjadi pendusta, dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.
1JO 2:1 Anak-anakku yang terkasih, saya menulis ini kepada kalian agar kalian tidak berbuat dosa. Tetapi jika ada orang yang kebetulan berbuat dosa, kita memiliki seseorang yang membela kita di hadapan Bapa — Yesus Kristus, yang benar-benar baik dan benar.
1JO 2:2 Melalui Dia dosa kita diampuni dan bukan hanya dosa kita, tetapi dosa seluruh dunia.
1JO 2:3 Kita dapat yakin bahwa kita benar-benar mengenalnya jika kita mengikuti perintahnya.
1JO 2:4 Siapapun yang berkata, “Aku kenal dia,” tetapi tidak melakukan apa yang dia katakan, adalah pembohong. Mereka tidak memiliki kebenaran.
1JO 2:5 Tetapi mereka yang mengikuti Firman Allah memiliki kasih-Nya yang memenuhi pikiran mereka sepenuhnya. Begitulah cara kita tahu bahwa kita hidup di dalam dia.
1JO 2:6 Siapapun yang mengaku tinggal di dalam diri-Nya harus bertingkah laku seperti Yesus.
1JO 2:7 Teman-teman, saya tidak menulis kepada kalian untuk memberikan beberapa perintah baru, tetapi perintah lama yang kalian miliki sejak awal. Perintah lama ini adalah perintah yang sudah kalian dengar.
1JO 2:8 Tetapi dalam arti tertentu saya memberi kalian perintah baru. Kebenarannya diungkapkan di dalam Yesus dan di dalam kalian, karena kegelapan akan segera berakhir dan terang yang sejati sudah bersinar.
1JO 2:9 Mereka yang mengatakan bahwa mereka hidup dalam terang tetapi membenci sesama orang percaya masih memiliki kegelapan di dalam diri mereka.
1JO 2:10 Mereka yang mengasihi sesama orang percaya hidup dalam terang, dan tidak menyebabkan orang lain berbuat dosa.
1JO 2:11 Orang yang membenci sesama orang percaya berada dalam kegelapan. Mereka tersandung dalam kegelapan, tidak tahu kemana tujuan mereka karena kegelapan sudah membutakan mereka.
1JO 2:12 Teman-teman yang terkasih, saya menulis kepada kalian, anak-anak, karena dosa-dosa kalian sudah diampuni melalui nama Yesus.
1JO 2:13 Saya menulis untuk kalian, para ayah, karena kalian mengenal Dia yang sudah ada sejak awal. Saya menulis kepada kalian, orang-orang muda, karena kalian sudah mengalahkan si jahat.
1JO 2:14 Saya menulis kepada kalian, anak-anak, karena kalian mengenal Bapa. Saya menulis kepada kalian, para ayah, karena kalian mengenal Dia yang sudah ada sejak awal. Saya menulis kepada kalian, orang-orang muda, karena kalian kuat. Firman Allah tinggal di dalam kalian, dan kalian sudah mengalahkan si jahat.
1JO 2:15 Jangan mengasihi dunia ini, dan jangan mengingini hal-hal dari dunia ini. Jika kalian mengasihi dunia, maka kasih Bapa tidak akan ada di dalam kalian.
1JO 2:16 Untuk semua hal di dunia ini — keinginan berdosa kita, menginginkan segala sesuatu yang kita lihat, membual tentang apa yang sudah kita capai dalam hidup — hal-hal ini tidak datang dari Bapa tetapi dari dunia.
1JO 2:17 Dunia dan keinginan jahatnya akan segera berakhir, tetapi mereka yang melakukan kehendak Allah akan hidup untuk selamanya.
1JO 2:18 Teman-teman terkasih, ini adalah saat-saat terakhir. Seperti yang kalian dengar, antikristus akan datang. Banyak antikristus sudah datang. Beginilah cara kita mengetahui bahwa ini adalah saat-saat terakhir.
1JO 2:19 Mereka meninggalkan kita, tetapi mereka bukan bagian dari kita, karena jika mereka bagian dari kita, mereka akan tetap bersama kita. Ketika mereka pergi, mereka menunjukkan bahwa tidak satupun dari mereka adalah bagian dari kita.
1JO 2:20 Tetapi kalian sudah diurapi dengan berkat Roh Kudus, dan kalian semua tahu apa yang benar.
1JO 2:21 Saya tidak menulis karena kalian tidak tahu yang sebenarnya, tetapi karena kalian mengetahuinya, dan karena tidak ada kebohongan yang berasal dari kebenaran.
1JO 2:22 Siapakah pendusta itu? — Siapa pun yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus. Antikristus adalah siapa saja yang menyangkal Bapa dan Putra.
1JO 2:23 Siapa pun yang menyangkal Anak tidak memiliki Bapa; siapa pun yang mengakui Anak memiliki Bapa juga.
1JO 2:24 Sedangkan kalian, pastikan apa yang kalian dengar sejak awal terus hidup di dalam diri kalian. Jika apa yang kalian dengar sejak awal hidup di dalam diri kalian, kalian juga akan hidup di dalam Anak dan di dalam Bapa.
1JO 2:25 Kehidupan kekal inilah yang sudah Dia janjikan kepada kita!
1JO 2:26 Saya menulis ini untuk memperingatkan kalian terhadap mereka yang ingin menyesatkan kalian.
1JO 2:27 Tetapi urapan yang kalian terima darinya berarti Roh tinggal di dalam kalian, dan kalian tidak perlu diajar oleh siapa pun. Urapan Roh mengajar kalian tentang segala hal. Itu adalah kebenaran dan bukan kebohongan. Jadi hiduplah di dalam Kristus, sama seperti kalian sudah diajarkan!
1JO 2:28 Sekarang, teman-teman terkasih, terus hidup di dalam Kristus, sehingga ketika Dia datang kembali, kita bisa percaya diri dan tidak merasa malu di hadapan-Nya saat kedatangan-Nya.
1JO 2:29 Jika kalian tahu Dia baik dan benar, maka kamu juga tahu bahwa setiap orang yang melakukan apa yang benar sudah lahir dari Allah.
1JO 3:1 Lihatlah kasih yang luar biasa yang dimiliki Bapa bagi kita! Inilah mengapa kita bisa disebut anak-anak Allah — karena itulah kita! Alasan mengapa orang-orang di dunia ini tidak mengenali kita sebagai anak-anak Allah adalah karena mereka tidak mengenal-Nya.
1JO 3:2 Sahabatku, kita sudah menjadi anak-anak Allah; namun akan menjadi apa kita belum terungkap. Tetapi kita tahu bahwa ketika Kristus datang kembali, kita akan menjadi seperti Dia, karena kita akan melihat-Nya sebagaimana adanya.
1JO 3:3 Semua orang yang memiliki harapan ini dalam diri mereka memastikan bahwa mereka murni, sama seperti Dia murni.
1JO 3:4 Semua orang yang berbuat dosa adalah pelanggar hukum, karena dosa adalah pelanggaran hukum.
1JO 3:5 Tetapi tentu saja kalian tahu bahwa Yesus datang untuk menghapus dosa, dan bahwa tidak ada dosa di dalam Dia.
1JO 3:6 Semua orang yang hidup di dalam Dia tidak terus menerus berbuat dosa; semua orang yang terus menerus berbuat dosa belum pernah melihat-Nya dan belum mengenal-Nya.
1JO 3:7 Teman-teman yang terkasih, jangan biarkan siapa pun membodohi kalian: mereka yang melakukan perbuatan yang benar adalah orang benar, sama seperti Yesus.
1JO 3:8 Mereka yang berdosa berasal dari iblis, karena iblis sudah berbuat dosa sejak awal. Itulah alasan mengapa Anak Allah datang — untuk menghancurkan segala pekerjaan yang sudah dilakukan iblis.
1JO 3:9 Semua orang yang lahir dari Allah tidak terus menerus berbuat dosa, karena sifat Allah hidup di dalam mereka. Mereka tidak dapat terus berdosa karena mereka “lahir” dari Allah.
1JO 3:10 Beginilah anak-anak Allah dan anak-anak iblis dapat dibedakan: semua orang yang tidak melakukan apa yang benar bukan milik Allah, juga bukan mereka yang tidak mencintai sesama orang percaya.
1JO 3:11 Pesan yang kalian dengar sejak awal sederhana saja, kita harus saling mengasihi.
1JO 3:12 Kita tidak bisa seperti Kain, milik si jahat, dan membunuh saudaranya. Mengapa dia membunuhnya? Karena Kain melakukan apa yang jahat, sedangkan saudaranya melakukan perbuatan yang benar.
1JO 3:13 Jadi jangan heran, teman-teman, jika dunia ini membenci kalian!
1JO 3:14 Alasan mengapa kita tahu bahwa kita telah berubah dari kematian menjadi hidup adalah karena kita mengasihi saudara-saudari Kristen kita. Siapapun yang tidak mengasihi tetap mati secara rohani.
1JO 3:15 Semua orang yang membenci saudara-saudari seiman mereka adalah para pembunuh, dan kalian tahu bahwa tidak ada pembunuh yang memiliki hidup yang untuk selama-lamanya di dalam diri mereka!
1JO 3:16 Beginilah cara kita mengetahui apa itu kasih: Yesus menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, dan kita harus menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudari seiman kita.
1JO 3:17 Jika salah satu dari kalian hidup dengan berkecukupan di dunia ini dan kalian melihat saudara laki-laki atau perempuan seiman kalian membutuhkan, tetapi kalian tidak menunjukkan belas kasihan — bagaimana kasih Allah dapat hidup di dalam kalian?
1JO 3:18 Teman-teman yang terkasih, mari kita tidak hanya mengatakan kita mengasihi dengan kata-kata, tetapi menunjukkan kasih kita dalam apa yang kita lakukan dan bagaimana kita menyatakan kebenaran.
1JO 3:19 Beginilah cara kita mengetahui bahwa kita adalah milik kebenaran, dan bagaimana kita akan menenangkan pikiran di hadapan Allah
1JO 3:20 setiap kali kita mengira kita salah. Allah lebih besar dari cara kita berpikir, dan Dia tahu segalanya.
1JO 3:21 Teman-teman yang terkasih, jika kita diyakinkan bahwa kita tidak salah, kita dapat memiliki keyakinan di hadapan Allah.
1JO 3:22 Kami akan menerima darinya apa pun yang kami minta, karena kami mengikuti perintahnya dan melakukan apa yang menyenangkan-Nya.
1JO 3:23 Inilah yang Dia perintahkan, kita harus percaya dalam nama Putra-Nya Yesus Kristus, dan saling mengasihi, seperti yang Dia perintahkan agar kita lakukan.
1JO 3:24 Mereka yang memegang perintah-Nya terus tinggal di dalam-Nya, dan Dia tinggal di dalam mereka. Kita tahu bahwa Dia tinggal di dalam kita oleh Roh yang sudah Dia berikan kepada kita.
1JO 4:1 Teman-teman yang terkasih, jangan percaya setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu untuk mengetahui apakah mereka berasal dari Allah, karena ada banyak nabi palsu di dunia ini.
1JO 4:2 Bagaimana kalian bisa mengenali Roh Allah? Setiap roh yang menerima Yesus Kristus datang ke dunia ini dengan tubuh manusia berasal dari Allah
1JO 4:3 sementara setiap roh yang tidak menerima Yesus, roh itu bukan dari Allah. Sesungguhnya itu adalah roh antikristus yang kalian dengar akan datang, dan yang sudah ada di dunia.
1JO 4:4 Tetapi kita adalah milik Allah, teman-temanku, dan kita sudah mengalahkan mereka, karena Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari pada roh yang ada di dunia.
1JO 4:5 Mereka milik dunia, jadi mereka berbicara seperti orang dunia, dan dunia mendengarkan mereka.
1JO 4:6 Kita adalah milik Allah dan siapa pun yang mengenal Allah mendengarkan kita, sementara siapa pun yang bukan milik Allah tidak mendengarkan kita. Beginilah cara kita membedakan Roh Kebenaran dari roh tipu daya.
1JO 4:7 Teman-teman yang terkasih, mari kita terus saling mengasihi, karena kasih datang dari Allah. Semua orang yang mengasihi berasal dari Allah dan mengenal Allah.
1JO 4:8 Mereka yang tidak mengasihi tidak mengenal Allah, karena Allah adalah kasih.
1JO 4:9 Bagaimana kasih Allah diperlihatkan kepada kita? Allah mengutus Putra-Nya, satu-satunya, ke dunia sehingga kita bisa hidup melalui Dia.
1JO 4:10 Inilah kasih itu! Bukan karena kita sudah mengasihi Allah, tetapi karena Dia sudah mengasihi kita, dan Dia mengutus Putra-Nya untuk menjadi rekonsiliasi bagi dosa-dosa kita.
1JO 4:11 Sahabat, jika ini adalah cara Allah mengasihi kita, kita harus mengasihi satu sama lain seperti ini juga.
1JO 4:12 Tidak ada yang pernah melihat Allah. Namun, jika kita saling mengasihi maka Allah tinggal di dalam kita, dan kasih-Nya disempurnakan di dalam kita.
1JO 4:13 Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa kita hidup di dalam dia, dan bahwa Dia hidup di dalam kita? Dia memberi kita kemampuan untuk mengasihi dengan Roh-Nya.
1JO 4:14 Karena kami adalah saksi dari apa yang sudah kami lihat dan bersaksi bahwa Bapa mengutus Putra-Nya sebagai Juruselamat dunia.
1JO 4:15 Allah berdiam di dalam setiap orang yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan mereka berdiam di dalam Allah.
1JO 4:16 Kita sudah mengalami dan mempercayai kasih yang Allah sediakan bagi kita. Allah adalah kasih, dan mereka yang hidup dalam kasih, hidup di dalam Allah, dan Allah hidup di dalam mereka.
1JO 4:17 Beginilah kasih menjadi lengkap dalam diri kita sehingga kita dapat yakin pada Hari Penghakiman: oleh kenyataan bahwa kita memiliki gaya hidup yang sama seperti Dia di dunia ini.
1JO 4:18 Di mana ada kasih tidak ada rasa takut. Allah mengasihi kita sepenuhnya, dan kasih ini menyingkirkan semua ketakutan kita. Jika kita benar-benar takut, itu karena kita takut dihukum, dan ini menunjukkan bahwa kita belum sepenuhnya diciptakan kembali oleh kelengkapan kasih Allah.
1JO 4:19 Kita mengasihi karena Dia lebih dulu mengasihi kita.
1JO 4:20 Siapa pun yang berkata, “Aku mengasihi Allah,” tetapi membenci saudara atau saudari Kristen, adalah pembohong. Siapapun yang tidak mengasihi seorang saudara yang dapat mereka lihat, tidak dapat mengasihi Allah yang tidak dapat mereka lihat.
1JO 4:21 Ini adalah perintah yang Dia berikan kepada kita: mereka yang mengasihi Allah juga mengasihi saudara dan saudari mereka.
1JO 5:1 Siapa yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah, dan barangsiapa mencintai ayahnya, ia juga mencintai anaknya.
1JO 5:2 Bagaimana kita tahu bahwa kita mengasihi anak-anak Allah? Saat kita mengasihi Allah dan mengikuti perintah-Nya.
1JO 5:3 Mengasihi Allah berarti kita mengikuti perintah-Nya, dan perintah-Nya tidak sulit untuk dilakukan.
1JO 5:4 Setiap orang yang menerima kelahiran baru secara rohani dari Allah mengalahkan dunia. Cara kita meraih kemenangan dan mengalahkan dunia adalah dengan mempercayai Allah.
1JO 5:5 Siapa yang bisa mengalahkan dunia? Hanya mereka yang percaya kepada Yesus, percaya bahwa Dia adalah Anak Allah.
1JO 5:6 Dialah yang datang dengan mengeluarkan air dan darah, Yesus Kristus. Dia tidak hanya datang dengan air, tetapi dengan air dan darah. Roh Kudus memberikan bukti untuk menegaskan hal ini, karena Roh Kudus menyatakan apa yang benar.
1JO 5:7 Jadi ada tiga hal yang memberikan bukti, yaitu
1JO 5:8 Roh Kudus, air, dan darah, dan ketiganya setuju dengan suara bulat.
1JO 5:9 Jika kita menerima bukti yang diberikan oleh saksi manusia, maka bukti yang Allah berikan jauh lebih penting. Bukti yang Allah sediakan adalah kesaksian-Nya tentang Putra-Nya.
1JO 5:10 Mereka yang percaya kepada Anak Allah sudah menerima dan berpegang pada bukti ini. Mereka yang tidak percaya Allah menjadikan Allah pembohong, karena mereka tidak percaya bukti yang Allah berikan tentang Anak-Nya.
1JO 5:11 Buktinya adalah ini: Allah sudah memberikan kepada kita hidup untuk selama-lamanya, dan kita memiliki hidup ini melalui Anak-Nya.
1JO 5:12 Barangsiapa memiliki Anak, dia memiliki hidup; siapapun yang tidak bersama Anak Allah tidak memiliki hidup.
1JO 5:13 Saya menulis untuk memberi tahu kalian yang percaya dalam nama Anak Allah sehingga kalian dapat yakin bahwa kalian memiliki hidup untuk selama-lamanya.
1JO 5:14 Kita dapat yakin bahwa Dia akan mendengarkan kita selama kita meminta sesuai dengan kehendak-Nya.
1JO 5:15 Jika kita tahu bahwa Dia mendengar permintaan kita, kita bisa yakin bahwa kita akan menerima apa yang kita minta.
1JO 5:16 Jika kalian melihat saudara atau saudari Kristen kalian melakukan dosa yang bukan dosa yang membawa kematian, kalian harus berdoa dan Allah akan memberikan hidup kepada orang yang berdosa. (Tetapi tidak untuk dosa yang membawa kematian. Ada dosa yang mematikan, dan saya tidak mengatakan orang harus berdoa tentang itu.)
1JO 5:17 Ya, semua yang tidak benar adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak membawa kematian.
1JO 5:18 Kami menyadari bahwa mereka yang lahir dari Allah tidak terus berbuat dosa. Anak Allah melindungi mereka dan iblis tidak dapat menyakiti mereka.
1JO 5:19 Kita tahu bahwa kita adalah milik Allah, dan bahwa dunia berada di bawah kuasa si jahat.
1JO 5:20 Kita juga tahu bahwa Anak Allah sudah datang, dan sudah membantu kita untuk memahami sehingga kita dapat mengenali siapa yang benar. Kita hidup di dalam Dia yang benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar, dan hidup untuk selama-lamanya.
1JO 5:21 Teman-teman yang terkasih, jauhi penyembahan berhala.
2JO 1:1 Surat ini tulis oleh tetua kepada perempuan terpilih dan anak-anaknya, yang saya kasihi dalam kebenaran. Bukan hanya dari saya, tetapi dari setiap orang yang mengetahui kebenaran,
2JO 1:2 karena kebenaran hidup di dalam kita dan akan bersama kita selamanya.
2JO 1:3 Semoga kasih karunia, belas kasihan, dan damai selalu menyertai kita selamanya, dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Putra Bapa, dalam kebenaran dan cinta-Nya.
2JO 1:4 Saya bahagia menemukan bahwa beberapa anakmu mengikuti kebenaran, seperti yang diperintahkan Bapa kepada kita.
2JO 1:5 Sekarang saya beri tahu kepadamu, hai perempuan, bukan sebagai instruksi baru, tetapi mengikuti apa yang sudah kita pahami sejak awal, bahwa kita harus saling mengasihi.
2JO 1:6 Inilah arti kasih itu: kita harus mengikuti perintah Allah. Perintahnya, seperti yang kita dengar sejak awal, adalah bahwa kita harus hidup dalam kasih.
2JO 1:7 Saya memberi tahu kalian ini karena banyak penipu sudah pergi dan keluar mengikuti dunia ini. Mereka tidak menerima bahwa Yesus Kristus sudah datang sebagai manusia. Siapapun seperti ini adalah penipu dan antikristus.
2JO 1:8 Berhati-hatilah agar kalian tidak kehilangan apa yang sudah kita kerjakan dengan sangat keras, dan bahwa kalian menerima semua yang seharusnya.
2JO 1:9 Semua orang yang menjadi ekstremis dan tidak mengikuti ajaran Kristus, tidak memiliki Allah di dalam diri mereka. Mereka yang terus mengikuti ajaran Kristus memiliki baik Bapa maupun Putra di dalam diri mereka.
2JO 1:10 Jika orang datang kepada kalian dan tidak menunjukkan bukti ajaran Kristus, jangan menerima dia, jangan menyambut dia —
2JO 1:11 karena jika kalian menerima dia, kalian ikut serta dalam pekerjaan jahat yang dilakukannya.
2JO 1:12 Ada begitu banyak hal yang ingin kukatakan kepadamu sehingga saya tidak akan menulis lagi dengan kertas dan tinta, karena saya berharap dapat mengunjungi dan berbicara denganmu secara langsung. Hal itu akan membuat kita sangat bahagia!
2JO 1:13 Salam untukmu dari anak-anak dari saudari yang terpilih!
3JO 1:1 Surat ini datang dari tetua kepada Gayus, sahabatku terkasih yang kucintai dalam kebenaran.
3JO 1:2 Sahabatku, saya berdoa terutama agar kamu baik-baik saja dan dalam kesehatan fisik yang baik, karena aku yakin bahwa kamu baik-baik saja secara rohani.
3JO 1:3 Saya senang ketika beberapa rekan seiman datang dan memberi tahu saya tentang komitmen kamu pada kebenaran, dan bagaimana kamu terus hidup dalam kebenaran.
3JO 1:4 Tidak ada yang membuat saya lebih bahagia daripada mendengar cara teman-teman yang saya kasihi sedang mengikuti kebenaran.
3JO 1:5 Sahabatku, dirimu menunjukkan bahwa kamu dapat dipercaya dengan apa yang kamu lakukan dengan menjaga saudara-saudara kita, bahkan mereka dengan mereka yang tidak kamu kenal.
3JO 1:6 Mereka sudah memberi kesaksian tentang kasihmu di hadapan jemaat. Mohon berbaik hati untuk mengirim mereka dalam perjalanan mereka dengan cara yang Allah akan hargai,
3JO 1:7 karena mereka bepergian atas nama-Nya, tidak menerima apa pun dari orang-orang yang tidak percaya.
3JO 1:8 Kita harus mendukung mereka sehingga kita bisa berbagi bersama dalam kebenaran.
3JO 1:9 Saya memang menulis tentang hal ini kepada jemaat, tetapi Diotrefes, yang suka jadi ketua, menolak untuk menerima otoritas kami.
3JO 1:10 Jadi jika saya dapat berkunjung, saya akan menjelaskan apa yang dia lakukan. Dia sudah membuat tuduhan jahat terhadap kita. Tidak puas melakukan itu, dia menolak untuk menyambut saudara-saudara lainnya. Dia tidak akan membiarkan orang lain menyambut mereka juga, dan mengusir mereka yang melakukannya keluar dari jemaat.
3JO 1:11 Sahabatku, jangan meniru yang jahat, tetapi tirulah yang baik. Mereka yang melakukan apa yang baik adalah milik Allah; orang yang berbuat jahat tidak mengenal Allah.
3JO 1:12 Setia orang berbicara baik tentang Demetrius — dan kebenaran juga berbicara baik tentang dia! Kami juga berbicara hal-hal yang baik tentang dia, dan kamu tahu kami mengatakan yang sebenarnya.
3JO 1:13 Banyak yang ingin saya katakan kepadamu, tetetapi saya tidak ingin melakukannya secara tertulis.
3JO 1:14 Saya berharap dapat bertemu kamu dengan segera sehingga kita dapat berbicara langsung.
3JO 1:15 Damai sejahtera selalu menyertaimu! Teman-teman di sini mengirimkan salam untukmu. Tolong sampaikan salam kepada teman-teman kita di sana secara pribadi dengan namanya.
JUD 1:1 Surat ini ditulis oleh Yudas, pelayan dari Yesus Kristus, dan saudara Yakobus. Saya menuliskan ini untuk mereka yang dipanggil dan dikasihi oleh Allah Bapa, dan dilindungi oleh Yesus Kristus:
JUD 1:2 Kiranya belas kasihan, damai, dan kasih Allah semakin bertambah dalam perjalanan hidupmu!
JUD 1:3 Teman-teman, saya sudah menanti-nantikan untuk menuliskan tentang berita keselamatan yang kita bagikan. Tetapi saat ini saya perlu segera menulis kepada kalian dan menguatkan kalian untuk membela kebenaran tentang Allah dengan penuh semangat, yang diberikan sekali dan untuk selamanya kepada umat Allah yang kudus.
JUD 1:4 Bagi sebagian orang telah diam-diam menyusup di antara kalian Mereka ditulis dan dikutuk sejak lama, karena mereka adalah orang-orang jahat yang memutarbalikkan kasih karunia Allah, mengubahnya menjadi izin untuk amoralitas, sementara juga menyangkal Tuhan dan tuan kita Yesus Kristus.
JUD 1:5 Sekalipun kalian sudah tahu akan hal ini, saya ingin mengingatkan kalian bahwa sekalipun Tuhan menyelamatkan umat-Nya keluar dari negeri Mesir, dia masih membinasakan mereka yang tidak percaya kepada-Nya.
JUD 1:6 Bahkan para malaikat yang tidak puas dengan posisi yang Allah berikan kepada mereka dan meninggalkan posisi mereka yang benar — ditempatkannya mereka di dalam kegelapan dengan rantai kekekalan sampai pada hari Penghakiman Besar.
JUD 1:7 Dengan cara yang sama, Sodom dan Gomora dan kota-kota di sekitarnya yang mengejar amoralitas dan seks sesat diberikan sebagai contoh dari mereka yang mengalami hukuman api abadi.
JUD 1:8 Dengan cara yang sama, para pemimpi ini mengotori tubuh jasmani mereka, meremehkan otoritas, dan menghina mahkluk-mahkluk surgawi.
JUD 1:9 Bahkan Mikael, pemimpin tertinggi malaikat, ketika dia berdebat dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani mendakwa Iblis dengan hinaan seperti itu, hanya berkata, “Semoga Tuhan menghardik kamu.”
JUD 1:10 Tetapi orang-orang ini mengejek apa pun yang tidak mereka pahami; dan apa yang mereka pahami secara naluriah mereka ikuti seperti binatang yang tidak berpikir — inilah yang menghancurkan mereka.
JUD 1:11 Mereka dalam kesulitan besar! Karena mereka sudah mengikuti cara Kain. Seperti Bileam dan khayalannya, mereka tersesat karena gila uang. Seperti Korah dan pemberontakannya, mereka menghancurkan diri mereka sendiri.
JUD 1:12 Orang-orang ini merusak makanan persekutuan kalian, karena mereka seperti para gembala yang egois yang tidak memiliki rasa malu sedikit pun — mereka hanya menjaga diri sendiri. Mereka seperti awan yang tertiup angin tetapi tidak membawa hujan. Mereka seperti pohon gundul tanpa buah — mati dua kali, dicabut dari akarnya.
JUD 1:13 Mereka seperti gelombang laut yang ganas, berbuih dalam aib mereka sendiri. Mereka seperti bintang-bintang palsu, dikutuk selamanya ke dalam kegelapan total.
JUD 1:14 Henokh, tujuh generasi sesudah Adam, sudah bernubuat tentang orang-orang ini: “Lihat! Tuhan akan datang, bersama dengan jutaan orang suci-Nya
JUD 1:15 untuk menghakimi semua orang, untuk mengungkapkan semua perbuatan jahat yang sudah dilakukan orang-orang, dan semua hal mengerikan yang dikatakan orang-orang berdosa yang bermusuhan terhadap-Nya.”
JUD 1:16 Orang seperti itu penggerutu, selalu mengeluh. Mereka mengikuti keinginan jahat mereka sendiri, berbicara dengan sombong tentang diri mereka sendiri, dan menyanjung orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
JUD 1:17 Tetapi kalian, teman-teman terkasih, mohon ingat apa yang para rasul Tuhan kita Yesus Kristus katakan kepada kalian.
JUD 1:18 Mereka menjelaskan kepadamu bahwa pada saat-saat terakhir para pengejek akan datang, mengikuti keinginan jahat mereka sendiri.
JUD 1:19 Mereka menyebabkan perpecahan; mereka adalah orang-orang duniawi yang tidak memiliki Roh.
JUD 1:20 Tetapi kalian, teman-teman saya, haruslah membangun diri kalian sendiri melalui keyakinan kalian kepada Allah. Berdoa dalam Roh Kudus,
JUD 1:21 jaga dirimu aman dalam kasih Tuhan, dan nantikan pengampunan Allah kita Yesus Kristus yang membawa kita kepada hidup yang untuk selama-lamanya.
JUD 1:22 Tunjukkan kebaikan hati kepada orang yang ragu.
JUD 1:23 Selamatkan mereka yang bisa kalian selamatkan dengan mengeluarkan mereka dari api. Tunjukkan pengampunan — tetapi dengan sangat hati-hati, bahkan membenci “tampilan luar” yang terkontaminasi oleh sifat manusia yang berdosa.
JUD 1:24 Sekarang bagi Dia yang dapat mencegah kita agar tidak jatuh dalam dosa, dan yang dapat membawa kita ke dalam kehadiran-Nya yang mulia tanpa dosa, dan dengan sukacita yang besar,
JUD 1:25 kepada satu-satunya Allah Juruselamat kita, melalui Yesus Kristus Tuhan kita, biarlah kemuliaan, keagungan, kuasa, dan otoritas, dahulu, sekarang, dan selamanya. Amin.
REV 1:1 Kitab ini adalah Wahyu Yesus Kristus, yang Allah berikan kepadanya untuk memperlihatkan kepada para pelayan-Nya tentang kejadian-kejadian yang akan segera terjadi. Yesus mengirimkan seorang malaikat-Nya untuk mengungapkan hal ini kepada hamba-Nya Yohanes,
REV 1:2 yang memastikan segala sesuatu yang dilihatnya mengenai firman Allah dan kesaksian Yesus Kristus.
REV 1:3 Setiap orang yang membacakan buku ini kepada orang lain akan diberkati, sama seperti mereka yang mendengarkan kata-kata kenabian ini dan memberi perhatian dengan segala yang tertulis di sini, sebab waktunya sudah dekat.
REV 1:4 Surat ini datang dari Yohanes dan dikirimkan kepada tujuh gereja yang ada di propinsi Asia,
REV 1:5 dan dari Kristus Yesus, saksi yang bisa dipercaya, yang pertama dihidupkan kembali dari kematian, penguasa bagi raja-raja di dunia. Kepada Yesus yang mengasihi dan membebaskan kita dari kuasa dosa oleh darah-Nya,
REV 1:6 yang membawa kita masuk ke dalam Kerajaan-Nya, dan menjadikan kita imam-imam bagi Allah Bapa — bagi Yesus kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
REV 1:7 Lihat, Yesus datang dengan dikelilingi oleh awan-awan, dan semua orang akan melihat Dia, bahkan mereka yang membunuh dia. Seluruh manusia di bumi akan menangis karena Dia. Hal ini pasti akan terjadi! Amin.
REV 1:8 “Akulah yang Pertama dan yang Terakhir,” kata Tuhan Allah Mahakuasa, kata Tuhan Allah Yang Mahakuasa, yang dulu, yang ada, dan yang akan datang.
REV 1:9 Saya Yohanes, saudara seiman kalian yang berbagi dalam penderitaan dan dalam kerajaan dan dalam kesabaran menantikan yang kita alami dalam Yesus. Saya ditahan di pulau Patmos karena memberitakan firman Allah dan kebenaran yang dinyatakan oleh Yesus.
REV 1:10 Saya dipenuhi dengan Roh pada hari Tuhan, dan saya mendengar suara terompet yang sangat keras di belakang saya.
REV 1:11 Katanya kepadaku, “Tuliskanlah dan susunlah menjadi sebuah buku segala hal yang kamu lihat dan kirimkanlah kepada tujuh jemaat yang ada di Efesus, Smirna, Pergamum, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”
REV 1:12 Saya berbalik untuk melihat orang yang berbicara kepada saya. Ketika saya berbalik, saya melihat tujuh tempat lilin yang terbuat dari emas,
REV 1:13 dan berdiri di antara tujuh tempat lilin itu seseorang yang rupanya seperti Anak Manusia. Dia memakai jubah yang panjangnya sampai menutupi kakinya dengan selempang yang melintang di dada-Nya.
REV 1:14 Rambut-Nya putih seperti bulu domba, dan mata-Nya seperti api yang menyala-nyala.
REV 1:15 Kaki-Nya seperti kuningan yang dipoles dan dimurnikan di dalam tungku. Suaranya seperti gemuruh air terjun.
REV 1:16 Dia memegang tujuh bintang di tangan kanan-Nya, dan pedang tajam bermata dua keluar dari mulut-Nya. Wajahnya bercahaya seperti matahari pada tengah hari.
REV 1:17 Saya langsung tersungkur di depan kaki-Nya seperti orang yang sudah mati ketika saya melihat-Nya. Tetapi Dia menyentuh saya dengan tangan kanan-Nya dan berkata, “Jangan takut, Akulah yang Pertama dan yang Terakhir,
REV 1:18 Akulah Yang Hidup. Aku sudah pernah mati, tetapi lihat! Sekarang Aku hidup untuk selamanya, dan Aku memegang kunci-kunci maut dan kuburan.
REV 1:19 Jadi tuliskanlah semua yang kamu sudah lihat — kejadian-kejadian yang terjadi di masa sekarang dan kejadian yang akan terjadi di masa depan.
REV 1:20 Ketujuh bintang yang kamu lihat di tangan-Ku dan ketujuh tempat lilin dari emas memiliki arti sebagai berikut: ketujuh bintang adalah malaikat dan ketujuh tempat lilin adalah tujuh jemaat.”
REV 2:1 “Tuliskanlah ini kepada malakait jemaat Efesus: Inilah yang dikatakan oleh Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya, Dia yang berjalan di antara ketujuh tempat lilin dari emas:
REV 2:2 Aku tahu semua yang sudah kalian lakukan, kerja keras dan ketekunan kalian. Aku tahu kalian tidak bisa mentolerir orang jahat, dan cara kalian menyelidiki mereka yang mengaku sebagai rasul tetapi sebenarnya bukan, dan menyadari bahwa mereka adalah pendusta.
REV 2:3 Aku tahu tentang kesabaran kalian, dan semua yang sudah kalian alami demi Aku — dan kalian tidak menyerah!
REV 2:4 Tetapi ada satu hal yang membuat Aku kecewa kepada kalian, yaitu kalian sudah mengabaikan kasih kalian yang mula-mula.
REV 2:5 Jadi ingatlah kalian sudah jatuh jauh sekali — bertobatlah dan kembalilah seperti ketika awal kalian percaya kepada Aku. Jika tidak, Aku akan datang akan menghapus kandil kalian dari tempatnya — kecuali jika kalian bertobat.
REV 2:6 Namun, kalian layak mendapatkan pujian untuk hal ini, yaitu, kalian membenci tindakan-tindakan para pengikut Nikolaus, seperti juga Aku.
REV 2:7 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat. Saya akan memberikan kepada mereka yang menang hak istimewa untuk makan dari pohon kehidupan, yang berdiri di Firdaus Allah.
REV 2:8 Tuliskanlah ini kepada malakait jemaat Smirna: inilah yang dikatakan Dia yang Pertama dan Terakhir, Dia yang sudah pernah mati dan dihidupkan kembali:
REV 2:9 Aku mengerti segala kesusahan yang kalian alami, dan betapa miskinnya kalian (tetapi kalian kaya), dan aniaya dari mereka yang berkata bahwa mereka orang Yahudi, padahal sesungguhnya mereka bukan orang Yahudi, tetapi mereka adalah para pengikut Setan.
REV 2:10 Jangan takut tentang penderitaan yang akan kalian alami. Ya, si Iblis akan membuat beberapa orang dari kalian masuk ke dalam penjara untuk menguji kalian, dan kalian akan mengalami penganiayaan selama sepuluh hari. Tetaplah setia, bahkan jika artinya kalian harus mati, dan saya akan memberikan kepada kalian hadiah berupa hidup untuk selama-lamanya!
REV 2:11 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat. Kematian yang kedua tidak akan dialami oleh mereka yang menang.
REV 2:12 Tuliskanlah kepada malakait jemaat Pergamus: Inilah yang dikatakan oleh Dia memegang pedang tajam bermata dua::
REV 2:13 Saya tahu kalian tinggal di tempat Iblis berkuasa, tetapi kalian tetap setia kepada-Ku. Kalian tidak menyangkali rasa percaya kalian kepada-Ku, bahkan ketika saksi-Ku yang setia, Antipas, dibunuh tepat di antara kalian dimana Iblis tinggal!
REV 2:14 Tetapi ada beberapa hal dari kalian yang membuat Aku kecewa: Di antara kalian ada yang berpegang kepada pengajaran Bileam, yang mengajarkan kepada Balak cara untuk menjerat orang Israel dengan makan makanan yang dipersembahkan kepada berhala dan melakukan dosa perselingkuhan.
REV 2:15 Hampir sama, ada di antara kalian yang berpegang kepada pengajaran Nikolaus.
REV 2:16 Jadi bertobatlah, atau Aku akan segera datang dan melawan mereka menggunakan pedang mulut-Ku.
REV 2:17 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat. Kepada mereka yang menang, akan Aku berikan makanan rohani dari surga. Juga sebuah batu putih dengan nama yang baru tertulis di atasnya yang tidak seorangpun tahu kecuali mereka yang menerima batu itu.
REV 2:18 Tuliskanlah ini kepada malakait jemaat Tiatira: inilah yang Anak Allah katakan, Dia yang matanya seperti nyala api dan kakinya seperti kuningan yang dipoles.
REV 2:19 Aku tahu segala keberhasilan kalian, kasih, kesetiaan, pelayanan dan daya tahan kalian, dan bahwa kalian melakukan lebih banyak sekarang daripada ketika kalian pertama kali percaya.
REV 2:20 Tetapi ada satu hal yang membuat Aku kecewa kepada kalian: kalian mengijinkan seorang perempuan yang bernama Izebel yang mengangkat dirinya sendiri sebagai seorang nabi untuk mengajar para murid-Ku, membuat mereka tersesat dengan melakukan dosa perselingkuhan, dan makan makanan yang dipersembahkan kepada berhala.
REV 2:21 Aku memberinya waktu agar dia bertobat, tetapi dia tidak mau bertobat dari dosa-dosanya seksual.
REV 2:22 Jadi saya melemparkannya ke tempat tidur bersama dengan pasangannya yang berzinah dan mereka akan sangat menderita kecuali mereka bertobat dari apa yang telah mereka lakukan bersama dengannya.
REV 2:23 Aku akan membunuh para pengikutnya. Kemudian semua jemaat akan tahu bahwa Akulah yang menguji pikiran dan isi hati manusia. Aku akan membalas kalian masing-masing menurut apa yang telah kalian lakukan.
REV 2:24 Bagi kalian yang tinggal di Tiatira namun tidak mengikuti pengajaran ini, yang tidak mempelajari yang disebut ‘ikebejatan mendalam’ Setan, Aku tidak akan menambahkan beban lain kepada kalian.
REV 2:25 Aku katakan kepada kalian, ‘Berpeganglah teguh dengan keyakinanmu kepada-Ku sampai Aku datang kembali.’
REV 2:26 Aku akan memberikan kekuasaan atas bangsa-bangsa kepada mereka yang menang dan taat kepada perintah-Ku sampai pada akhirnya.
REV 2:27 Dia akan memerintah bangsa-bangsa dengan tongkat besi, menghancurkan mereka menjadi potongan-potongan seperti pot tanah liat. Sama seperti aku menerima otoritas dari Bapa-Ku,
REV 2:28 Aku akan memberi mereka bintang pagi.
REV 2:29 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.”
REV 3:1 “Tuliskanlah kepada malakait jemaat Sardis: Inilah yang dikatakan Dia yang memiliki seluruh kuasa Allah dan ketujuh jemaat: Aku tahu apa yang telah kalian capai, dan kalian memberikan penampilan hidup — tetapi pada kenyataannya kalian sudah mati.
REV 3:2 Hiduplah kembali, dan cobalah selamatkan segala sesuatu yang hampir mati! Sebab Aku temukan bahwa dari sudut pandang Allah-Ku, tidak ada yang telah kalian lakukan telah selesai.
REV 3:3 Jadi biarlah kalian saling mengingatkan cara pesan ini sampai kepada kalian, dan tentang yang sudah kalian dengar. Taatilah firman yang sudah kalian dengar, dan bertobatlah. Jika kalian tidak waspada, Aku akan datang di saat yang tidak kalian duga sama seperti seorang pencuri, dan kalian tidak akan tahu saatnya ketika Aku datang kembali!
REV 3:4 Tetapi ada beberapa di antara kalian di Sardis yang tidak merusak pakaian mereka, dan mereka akan berjalan bersamaku dengan pakaian putih, karena mereka pantas melakukannya.
REV 3:5 Mereka yang menang akan berpakaian putih seperti ini. Nama mereka tidak akan dihapus dari kitab kehidupan, dan Aku akan berbicara atas nama mereka di hadapan Bapa-Ku dan para malaikat-Nya.
REV 3:6 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.
REV 3:7 Tuliskanlah kepada malakait jemaat Filadelfia: Inilah yang dikatakan Dia Yang Kudus dan Yang Benar. Dialah yang memegang kunci Daud. Dia dapat membuka pintu dan tidak seorangpun dapat menutupnya, demikian juga jika Dia menutup pintu, tidak seorangpun yang bisa membukanya.
REV 3:8 Aku tahu segala pencapaianmu — dengar, Aku sudah membuka sebuah pintu yang tidak bisa ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatan kalian sedikit, tetapi kalian melakukan perintah-Ku, dan tidak menyangkal-Ku.
REV 3:9 Dari jemaat Iblis akan Aku bawa mereka yang berkata bahwa mereka adalah orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan para pembohong, untuk datang dan menyembah di hadapan kalian, sehingga mereka akan mengakui bahwa Aku mengasihi kalian.
REV 3:10 Sebab kalian sudah menaati perintah-Ku untuk tetap bertahan, Aku akan memelihara kalian selama waktu pencobaan yang akan dialami oleh seluruh dunia.
REV 3:11 Aku akan datang segera! Tetaplah bertahan dengan segala yang sudah kalian miliki, sehingga tidak seorangpun yang akan mengambil mahkotamu.
REV 3:12 Kepada mereka yang bisa bertahan sampai akhir dan menang akan Aku jadikan seperti tiang utama di Rumah Allah. Mereka tidak perlu pergi lagi. Aku akan menuliskan pada mereka nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku yang disebut Yerusalem Baru. Kota yang akan turun dari surga dari Allah-Ku, dan juga nama baru-Ku akan Aku tulis pada mereka.
REV 3:13 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.
REV 3:14 Tuliskanlah kepada malakait jemaat Laodikia: Inilah yang dikatakan Sang Amin, yang bisa dipercaya, saksi yang benar, penguasa tertinggi dari ciptaan Allah:
REV 3:15 Aku tahu segala yang sudah selesai kalian kerjakan — secara rohani kalian tidak panas ataupun dingin. Alangkah baiknya jika kalian panas atau dingin!
REV 3:16 Tetapi oleh karena kalian suam-suam kukua, tidak panas ataupun dingin, Aku akan memuntahkanmu dari mulutku.
REV 3:17 Kalian sendiri berpikir, ‘Aku kaya, hartaku banyak, dan aku tidak membutuhkan apa-apa.’ Tetapi kalian tidak tahu bahwa sesungguhnya kalian ini sengsara dan menyedihkan dan miskin dan buta dan telanjang.
REV 3:18 Aku nasihatkan kalian untuk menukar harta dunia kalian dengan emas-Ku yang sudah dimurnikan dalam api sehingga kalian benar-benar kaya; juga baju putih agar kalian benar-benar berpakaian, dan ketelanjangan dan aib kalian tertutupi; juga salep untuk dioleskan pada mata kalian sehingga kalian dapat melihat.
REV 3:19 Aku mengoreksi dan menertiban mereka yang Aku kasihi. Jadi benar-benar tulus, dan bertobatlah.
REV 3:20 Dengar, Aku berdiri di depan pintu dan mengetuknya. Jika seseorang mendengar suara-Ku memanggil dan membuka pintu, Aku akan masuk dan makan bersama mereka, dan mereka akan makan bersama-Ku
REV 3:21 Mereka yang bisa menang dalam masa pencobaan akan duduk bersama-Ku di sisi tahta-Ku, seperti ketika Aku menang dan duduk di sebelah kanan tahta Bapa-Ku.
REV 3:22 Jika kalian memiliki telinga, dengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.”
REV 4:1 Sesudah itu saya melihat sebuah pintu yang sudah dibuka di Surga. Suara yang saya dengar sebelumnya, yang seperti sebuah terompet berkata kepada saya, “Naiklah ke sini, dan Aku akan menunjukkan kepada kamu apa yang akan terjadi selanjutnya.”
REV 4:2 Dengan saya segera dipenuhi oleh Roh dan saya melihat sebuat takhta berdiri di Surga, dengan seseorang yang duduk di atasnya.
REV 4:3 Dan Dia yang duduk di atas takhta bersinar seperti permata, seperti jasper dan akik, dan ada pelangi yang mengelilingi singgasana, bersinar seperti zamrud.
REV 4:4 Dan di sekeliling tahta itu ada juga 24 tahta lainnya, dan 24 pempimpin duduk di atasnya, berpakain putih dan memakai mahkota emas di atas kepala mereka.
REV 4:5 Dari tahta itu keluar kilat dan suara guntur. Ada tujuh obor yang menyala di hadapan tahta itu — yang adalah ketujuh Roh Allah.
REV 4:6 Membentang di depan takhta adalah lautan kaca, sejernih kristal. Di bagian tengah dan sekeliling takhta ada empat mahkluk hidup yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh mata baik bagian depan maupun belakang.
REV 4:7 Mahkluk yang pertama berbentuk seperti seekor singa, yang kedua seperti seekor kerbau jantan muda, yang ketiga memiliki wajah seorang manusia, dan yang keempat tampak seperti elang terbang.
REV 4:8 Keempat mahkluk itu masing-masing memiliki enam sayap yang tertutup oleh mata. Siang dan malam mereka tidak pernah berhenti berkata, “Kudus, kudus, kuduslah Allah Mahakuasa, yang dulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya.”
REV 4:9 Ketika mahkluk-makhluk itu memuliakan, memberi hormat serta bersyukur kepada Dia yang duduk di atas tahkta, yang hidup untuk selama-lamanya,
REV 4:10 maka 24 orang pemimpin itu sujud di hadapan Dia yang duduk di tahkta itu. Mereka akan menyembah Dia yang hidup untuk selamanya, dan melemparkan mahkota mereka di hadapan tahkta itu. Kata mereka,
REV 4:11 “Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima kemuliaan dan hormat, dan kuasa, sebab Engkau menciptakan segala sesuatu. Oleh karena kehendak-Mu segala sesuatu diciptakan.”
REV 5:1 Aku melihat Dia yang duduk di atas takhta memegang sebuah gulungan di tangan kanan-Nya. Gulungan itu ditulis pada kedua sisinya dan disegel dengan tujuh meterai.
REV 5:2 Saya melihat malaikat yang sangat kuat berteriak dengan suara yang kencang, “Siapakah yang layak membuka materai-materai dan gulungan kitab itu?”
REV 5:3 Tidak seorangpun di dalam surga ataupun di atas bumi ataupun di bumi bagian bawah mampu membuka gulungan itu dan membacanya.
REV 5:4 Saya menangis dengan sangat sedih sebab tidak seorangpun bisa dianggap layak untuk membuka kitab itu dan membacanya.
REV 5:5 Salah seorang pemimpin itu berkata kepadaku, “Berhentilah menangis. Dengar, Dia yang mendapat gelar Singa dari Suku Yehuda, keturunan dari Daud, sudah memenangkan peperangan, dan bisa membuka gulungan itu dan ketujuh meterainya.”
REV 5:6 Dan Aku melihat seekor Anak Domba yang tampaknya sudah pernah dibunuh berdiri di bagian tengah tahta dan di kelilingi oleh keempat mahkluk hidup, di antara para pemimpin. Anak Domba itu memiliki tujuh tanduk dan tujuh mata yang adalah ketujuh kuasa Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
REV 5:7 Dan Anak Domba itu mengambil gulungan kitab itu dari tangan kanan Dia yang duduk di atas tahta.
REV 5:8 Sesudah Dia mengambil gulungan kitab itu, keempat mahkluk dan ke 24 para pemimpin sujud di hadapan Anak Domba. Setiap mereka memegang sebuah harpa dan mangkuk emas penuh dengan kemenyan, yang adalah doa-doa umat Allah.
REV 5:9 Dan mereka menyanyikan sebuah lagu baru, “Engkau layak untuk membuka materai dan gulungan kitab itu, sebab Engkau sudah pernah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau menebus bagi Allah orang-orang dari setiap suku, bahasa, bangsa dan negara.
REV 5:10 Engkau menjadikan mereka warga kerajaan-Mu dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan bertahta di atas bumi.”
REV 5:11 Dan ketika saya melihat, saya mendengar suara dari jutaan malaikat di sekeliling tahkta, bersama dengan mahkluk hidup dan para pemimpin,
REV 5:12 bersama bernyanyi dengan suara keras: “Anak Domba yang disembelih layak menerima otoritas, kekayaan, kebijaksanaan, kekuatan, kehormatan, kemuliaan, dan berkat.”
REV 5:13 Lalu saya mendengar setiap mahkluk di surga, di atas bumi, dan bumi bagian bawah, di lautan — setiap mahkluk di segala tempat — membalas: “Bagi Dia yang duduk di atas tahta, dan kepada Anak Domba pujian, hormat, kemuliaan, dan kuasa, untuk selama-lamanya.”
REV 5:14 Keempat mahkluk hidup itu berkata, “Amin!” dan para pemimpin itu sujud dan menyembah.
REV 6:1 Saya memperhatikan ketika Anak Domba itu membuka yang pertama dari tujuh meterai. Saya mendengar salah satu dari keempat makhluk itu berteriak dengan suara bergemuruh, “Mari!”
REV 6:2 Saya melihat dan tampak ada seekor kuda berwarna putih. Pengendaranya memegang sebuah busur. Di atas kepalanya terdapat sebuah mahkota, dan dia mengendarai kudanya menuju peperangan agar dia bisa beroleh kemenangan.
REV 6:3 Ketika Dia membuka materai yang kedua, saya mendengar mahkluk yang kedua berkata, “Mari!”
REV 6:4 Keluarlah seekor kuda yang lain dan berwarna merah. Penunggangnya mendapatkan sebilah pedang besar, dan kuasa untuk mengambil rasa damai dari bumi agar setiap orang akan saling membantai.
REV 6:5 Ketika Dia membuka materai yang ketiga, saya mendengar mahkluk yang ketiga berkata, “Mari!” Saya menatap dan melihat seekor kuda berwarna hitam. Penunggangnya memegang sebuah timbangan di atas tangannya.
REV 6:6 Aku mendengar sebuah suara yang tampaknya berasal dari antara keempat mahkluk yang berkata, “Satu liter gandum atau tiga liter jelai membutuhkan upah sehari. Tetapi jangan merusak minyak atau anggur.”
REV 6:7 Ketika Dia membuka materai yang ke empat, Aku mendengar mahkluk yang keempat berkata, “Mari!”
REV 6:8 Saya melihat dan menatap seekor kuda yang berwarna pucat. Penunggangnya bernama Kematian, dan Hades mengikuti dia. Mereka menerima otoritas atas seperempat bagian bumi untuk membunuh penduduknya dengan pedang, kelaparan, wabah penyakit dan binatang-binatang liar.
REV 6:9 Ketika Dia membuka materai ke lima, saya melihat di bawah mezbah adalah mereka yang terbunuh karena pengabdian mereka kepada firman Allah dan kesetiaan mereka sebagai saksi Kristus.
REV 6:10 Mereka berseru, “Berapa lama lagi, Tuhan yang kudus dan benar, sebelum Engkau menghakimi dan memberi keadilan kepada mereka yang masih hidup di bumi yang membunuh kami?”
REV 6:11 Kepada setiap mereka diberikan jubah berwarna putih, dan mereka diminta untuk menunggu dengan sabar sedikit lebih lama sampai jumlah mereka sudah tercapai, yaitu saudara-saudari seiman mereka yang juga akan mengalami hal yang sama seperti mereka.
REV 6:12 Ketika Anak Domba itu membuka materai yang ke enam, terjadilah gempa bumi yang sangat dahsyat. Matahari berubah menjadi hitam seperti pakaian berkabung, dan seluruh bulan berubah warna menjadi merah seperti darah.
REV 6:13 Bintang-bintang di langit jatuh ke atas bumi seperti buah ara yang belum matang yang jatuh dari pohon karena diguncang oleh angin yang kencang.
REV 6:14 Langit menghilang seperti kitab yang tergulung, dan semua gunung-gunung dan pulau-pulau bergeser dari tempat mereka.
REV 6:15 Seluruh raja-raja di bumi, pemimpin-pemimpin terhebat, orang-orang terkaya, yang berkuasa, dan seluruh penduduk bumi, baik budak maupun orang merdeka, menyembunyikan diri mereka di gua-gua dan di celah-celah batu di pegunungan.
REV 6:16 Mereka berseru kepada pegunungan dan batu-batu yang di sana, “Jatuhlah menimpa kami! Sembunyikanlah kami dari hadapan Dia yang duduk di atas tahkta, dan dari penghakiman yang akan dilaksanakan oleh Anak Domba.
REV 6:17 Sebab hari yang mengerikan sudah tiba, yaitu hari penghakiman mereka, dan siapa yang bisa bertahan?”
REV 7:1 Lalu saya melihat empat malaikat yang berdiri di ke empat arah mata angin, menahan agar angin tidak bertiup di atas bumi, laut ataupun pepohonan.
REV 7:2 Saya memeperhatikan ada malaikat yang muncul dari timur membawa meterai dari Allah yang Hidup. Dia berteriak dengan suara keras keapda ke empat malaikat yang sudah menerima kuasa untuk membuat kerusakan di bumi dan di laut,
REV 7:3 “Janganlah dulu merusak bumi, laut ataupun pepohonan sampai kami sudah menempelkan meterai di dahi umat Allah yang sejati!”
REV 7:4 Saya diberitahu bahwa jumlah mereka yang akan menerima meterai adalah 144.000 orang. Mereka yang mendapat meterai itu berasal dari suku bangsa Israel:
REV 7:5 dua belas ribu dari suku Yehuda, dua belas ribu dari suku Ruben, dua belas ribu dari suku Gad,
REV 7:6 dua belas ribu dari suku Asyer, dua belas ribu dari suku Naftali, dua belas ribu dari suku Manasye,
REV 7:7 dua belas ribu dari suku Simeon, dua belas ribu dari suku Lewi, dua belas ribu dari suku Isakhar,
REV 7:8 dua belas ribu dari suku Zebulon, dua belas ribu dari suku Yusuf, dua belas ribu dari suku Benyamin.
REV 7:9 Sesudah ini saya melihat dan menatap gerombolan besar yang manusia yang tidak seorangpun dapat menghitung jumlahnya, yang terdiri dari setiap bangsa, suku, umat dan bahasa. Mereka berdiri di hadapan takhta itu dan Anak Domba, berpakaian jubah putih, sambil memegang ranting-ranting pohon palem di tangan mereka.
REV 7:10 Mereka berteriak dengan suara keras, “Kami selamat karena Allah kami yang duduk di atas taktha dan dari Anak Domba.”
REV 7:11 Seluruh malaikat mengelilingi takhta itu, dan para pemimpin dan keempat mahkluk itu sujud menyembah di hadapan tahkta dan Allah.
REV 7:12 “Amin!” kata mereka. “Pujian, kemuliaan, kebijaksanaan, syukur, hormat, kuasa dan kekuatan, bagi Allah untuk selama-lamanya. Amin.”
REV 7:13 Salah satu pemimpin berkata kepadaku, “Tahukah kamu tentang mereka yang berpakaian putih dan dari mana mereka datang?”
REV 7:14 Saya menjawab, “Tuan, saya tidak tahu. Engkau yang tahu jawabannya.” Ktanya kepadaku, “Mereka adalah orang-orang yang sudah melewati penganiayaan besar itu. Mereka sudah mencuci jubah mereka, membuat jubah mereka putih dengan darah Anak Domba.
REV 7:15 Itu sebabnya mereka bisa berdiri di hadapan takhta Allah, dan mereka melayani Dia siang dan malam di dalam Rumah-Nya. Dia yang duduk di atas tahkta akan melindungi mereka dengan kehadiran-Nya.
REV 7:16 Mereka tidak akan pernah lagi merasa lapar, ataupun haus, panas matahari tidak akan terasa menyengat atas mereka dan mereka tidak menderita panas terik,
REV 7:17 sebab Anak Domba yang ada di tengah takhta akan menjadi gembala mereka, dan akan menuntun mereka ke sumber air yang memberi hidup, dan Allah akan menghapus setiap air mata dari mata mereka.”
REV 8:1 Ketika Anak Domba membuka materai yang ketujuh, tidak terdengar suara apapun di surga selama setengah jam.
REV 8:2 Saya melihat ketujuh malaikat yang berdiri di hadapan Allah. Kepada mereka diberikan tujuh terompet.
REV 8:3 Lalu ada malaikat lain yang datang dan berdiri di mezbah. Dia memegang sebuah cawan emas untuk membakar kemenyan, dan kepadanya diberikan sejumlah besar kemenyan untuk ditambahkan kepada doa-doa dari seluruh orang kudus di atas mezbah yang terbuat dari emas yang berdiri di depan takhta itu.
REV 8:4 Asap dari kemenyan yang dibakar itu naik bersama dengan doa dari orang-orang kudus di hadapan Allah dari tangan malaikat itu.
REV 8:5 Malaikat itu mengambil cawan dan mengisinya dengan api yang dari mezbah, dan melemparkannya ke atas bumi. Terdengarlahsuara guntur dengan kilatan petir dan gempa bumi yang dahsyat.
REV 8:6 Lalu ke tujuh malaikat memegang ke tujuh terompet dan bersiap-siap untuk meniup mereka.
REV 8:7 Malaikat yang pertama meniup terompetnya. Hujan batu dan api bercampur darah turun ke atas bumi. Dan sepertiga bagian dari bumi hangus terbakar, sepertiga pepohonan hangus dan seluruh rumput hijau hangus terbakar.
REV 8:8 Malaikat yang kedua meniup terompetnya. Sesuatu yang tampaknya seperti pegunungan raksasa yang terbakar api dilemparkan ke dalam lautan. Dan sepertiga laut berubah menjadi darah,
REV 8:9 dan sepertiga mahkluk yang hidup di dalam lautan mati, dan sepertiga dari kapal-kapal yang ada di laut hancur.
REV 8:10 Malaikat yang ketiga meniup terompetnya. Sebuah bintang yang sangat besar jatuh dari langit, menyala terang sekali. Bintang itu jatuh menimpa sepertiga dari jumlah sungai dan sumber air yang ada di bumi.
REV 8:11 Nama bintang itu adalah Apsintus. Bintang itu menyebabkan sepertiga air di bumi menjadi pahit, dan banyak orang mati karena meminum air itu karena menjadi beracun.
REV 8:12 Malaikat yang ke empat meniup terompetnya. Sepertiga bagian dari matahari, bulan dan bintang-bintang menjadi lebih gelap, dan sepertiga bagian hari tidak akan ada cahaya sehingga tampak seperti malam hari.
REV 8:13 Saya melihat dan mendengar seekor burung rajawali terbang di tengah Surga, berteriak dengan kencang, “Bencana, bencana, bencana akan dialami mereka yang tinggal di atas bumi sebab peristiwa yang akan terjadi ketika ketiga malaikat terakhir meniup terompet mereka.”
REV 9:1 Malaikat kelima meniup terompetnya. Saya memperhatikan sebuah bintang jatuh dari langit ke atas bumi. Kepada bintang itu diberikan ke pintu masuk jurang maut.
REV 9:2 Dia membuka pintu masuk jurang maut itu, dan asap keluar dari jurang maut itu seperti asap yang keluar dari perapian yang sangat besar. Matahari dan langit menjadi gelap oleh karena asap yang berasal dari jurang maut itu.
REV 9:3 Belalang keluar dari asap itu menuju ke bumi, dan mereka diberi kekuatan seperti yang dimiliki oleh kalajengking.
REV 9:4 Mereka diberitahu tidak untuk merusak rumput, tumbuhan ataupun pepohonan. Mereka hanya boleh menyerang orang-orang yang tidak memiliki materai Allah pada dahi mereka.
REV 9:5 Belalang-belalang ini tidak diijinkan untuk membunuh, tetapi mereka bisa menyiksa orang-orang itu selama lima bulan. Penyiksaan itu akan seperti seekor kalajengking ketika menyengat seseorang.
REV 9:6 Selama masa itu akan orang yang ingin mati, tetapi mereka tidak akan bisa. Mereka mencoba untuk membunuh diri, tetapi usaha apapun yang mereka lakukan akan gagal!
REV 9:7 Belalang itu bentuknya seperti kuda yang bersiap untuk berperang. Mereka mengenakan sesuatu yang serupa dengan mahkota emas pada kepala mereka, dan wajah mereka menyerupai manusia.
REV 9:8 Rambut mereka panjang seperti seorang perempuan dan gigi mereka seperti gigi singa.
REV 9:9 Penutup dada mereka tampaknya terbuat dari besi, dan suara yang dibuat oleh sayap-sayap mereka terdengar seperti kuda-kuda beserta dengan kereta-kereta perang yang sedang berpacu menuju peperangan.
REV 9:10 Ekor mereka seperti ekor kalajengking, lengkap dengan racun pada sengatnya. Mereka diberi kuasa untuk menyiksa manusia selama lima bulan dengan bisa pada ekor mereka.
REV 9:11 Raja yang memerintah atas mereka adalah malaikat dari jurang maut yang bernama Abadon dalam bahasa Ibrani atau Apolion dalam bahasa Yunani.
REV 9:12 Bencana pertama sudah berakhir, tetapi masih ada dua lagi yang akan datang.
REV 9:13 Malaikat yang ke enam meniup terompetnya, dan saya mendengar suatu suara datang dari tanduk-tanduk mezbah yang terbuat dari emas yang berdiri di hadapan Allah
REV 9:14 berbicara kepada malaikat keenam yang memiliki terompet: “Lepaskanlah empat malaikat yang terikat di sisi sungai besar Efrates.”
REV 9:15 Empat malaikat itu sudah disiapkan untuk jam, hari, bulan dan tahun yang sudah ditentukan dan dilepaskan untuk membunuh sepertiga dari jumlah manusia yang ada.
REV 9:16 Saya diberitahu jumlah tentara berkuda: itu 200 juta.
REV 9:17 Dalam penglihatan saya, kuda-kuda dan penunggang mereka yang memakai penutup dada berwarna merah seperti api, dan biru gelap serta kuning. Kepala kuda-kudanya seperti seekor singa, dan api dan asap dan belerang mengalir keluar dari mulut mereka.
REV 9:18 Sepertiga dari jumlah manusia di bumi mati terbunuh oleh ketiga bencana ini, oleh api dan asap dan belerang yang mengalir keluar dari mulut mereka.
REV 9:19 Kekuatan kuda-kuda ini juga ada di ekor mereka sama seperti mulut mereka, sebab ekor mereka berbentuk seperti kepala ular yang mereka gunakan untuk menyiksa manusia.
REV 9:20 Tetapi manusia yang tidak terbunuh dalam bencana-bencana ini tidak bertobat dari perbuatan mereka. Mereka tidak berhenti menyembah setan-setan dan dewa-dewa yang terbuat dari emas, perak, perunggu dan batu, yang tidak bisa melihat, mendengar ataupun berjalan!
REV 9:21 Mereka tidak bertobat dari saling membunuh, praktek-praktek sihir, dosa-dosa seksual, ataupun pencurian.
REV 10:1 Lalu saya melihat malaikat lainnya yang kuat turun dari surga, dengan awan yang membungkusnya dan sebuah pelangi di atas kepalanya. Wajahnya bersinar seperti matahari, dan kakinya seperti tiang api.
REV 10:2 Malaikat itu memegang sebuah gulungan kecil yang sudah dibuka. Dia meletakkan kaki kanannya di atas laut, dan kaki kirinya di atas daratan.
REV 10:3 Malaikat itu mengeluarkan teriakan yang sangat keras, seperti seekor singa yang mengaum. Ketika dia berteriak, tujuh guntur langsung merespon.
REV 10:4 Saya baru saja hendak menuliskan perkataan ketujuh guntur itu ketika saya mendengar sebuah suara dari surga yang berkata, “Simpanlah apa yang dikatakan ketujuh guruh itu di bawah meterai. Jangan ditulis.”
REV 10:5 Malaikat yang saya lihat berdiri dengan satu kaki di laut dan satu kaki di bumi mengangkat tangan kanannya ke Surga.
REV 10:6 Dia membuat sumpah seperti ini kepada Dia yang hidup untuk selama-lamanya, pencipta langit dan segala yang ada di dalamnya, dan bumi dan segala yang ada di atasnya, dan laut serta segala isinya. “Tidak akan ada lagi penundaan!”
REV 10:7 Tetapi ketika malaikat yang ketujuh berbicara dan meniup terompetnya, maka rahasia Allah akan digenapi, kabar baik yang Allah beritakan melalui para nabi yang menjadi pelayan-pelayan Allah.
REV 10:8 Lalu saya mendengar kembali suara dari Surga yang berkata kepada saya, “Pergi dan ambillah gulungan kitab yang terbuka yang ada di tangan malaikat yang berdiri di atas laut dan di darat itu.”
REV 10:9 Jadi saya pergi kepada malaikat itu, dan meminta agar dia menyerahkan kepadaku gulungan kitab kecil itu. Katanya, “Ambil dan makanlah. Kitab ini akan terasa pahit di dalam perutmu, tetapi akan terasa semanis madu di mulutmu.”
REV 10:10 Saya mengambil gulungan kecil dari malaikat itu dan memakannya. Di mulutku rasanya manis seperti madu, tapi asam di perutku.
REV 10:11 Saya diberi tahu, “Kamu harus bernubuat lagi tentang banyak bangsa, bangsa, bahasa, dan raja.”
REV 11:1 Saya diberi tongkat pengukur dan diberitahu, “Berdiri dan ukurlah Rumah Allah, mezbahnya, dan hitunglah jumlah orang yang beribadah di sana.
REV 11:2 Jangan mengukur bagian halaman luar Rumah Allah, biarkan saja itu, sebab bagian itu sudah diserahkan kepada bangsa-bangsa lain. Mereka akan menginjak-injak kota suci selama empat puluh dua bulan.
REV 11:3 Aku akan memberikan kuasa kepada dua orang saksi-Ku, dan mereka akan menyampaikan nubuatan selama 1.260 hari, memakai kain berkabung.”
REV 11:4 Mereka dua tempat lilin yang berdiri di hadapan Tuhan seluruh bumi.
REV 11:5 Jika ada yang mencoba menyakiti mereka, api akan keluar dari mulut mereka dan akan membakar musuh-musuh mereka. Beginilah cara siapa pun yang mencoba menyakiti mereka akan dibunuh.
REV 11:6 Kedua saksi ini memiliki kuasa untuk membuat hujan tidak turun selama mereka menyampaikan nubuatan kepada orang-orang di bumi. Mereka juga memiliki kuasa untuk mengubah air menjadi darah, dan menyerang bumi dengan segala macam wabah penyakit menular, sesuka kehendak mereka.
REV 11:7 Ketika mereka menyelesaikan kesaksian mereka, binatang buas yang datang dari jurang maut yang menyerang, mengalahkan dan membunuh mereka.
REV 11:8 Mayat mereka akan terbaring di tempat terbuka di Kota besar itu, yang dalam bahasa kiasan dipanggil Sodom dan Mesir, juga tempat di mana Tuhan mereka disalibkan.
REV 11:9 Selama tiga setengah hari semua orang dari berbagai kaum, suku, bahasa dan bangsa akan melihat mayat mereka, dan tidak mengijinkan agar mayat itu dikuburkan.
REV 11:10 Penduduk bumi bersukacita oleh kematian mereka, dan mereka merayakannya, saling mengirimkan hadiah, sebab kedua nabi ini sudah menjadi sebuah siksaan bagi mereka.
REV 11:11 Tetapi tiga setengah hari kemudian, Roh Allah yang memberi kehidupan masuk ke dalam mayat mereka dan mereka menjadi hidup kembali. Orang-orang yang menyaksikan mereka hidup kembali sungguh-sungguh ketakutan.
REV 11:12 Dua saksi itu mendengar sebuah suara keras dari surga yang berkata kepada mereka, “Naiklah kemari!” Lalu mereka naik ke surga dalam awan sementara musuh-musuh mereka memperhatikan mereka.
REV 11:13 Pada waktu mereka terangkat, terjadi gemba bumi yang hebat, dan sepersepuluh dari kota itu runtuh. Tujuh ribu orang terbunuh oleh karena gempa bumi itu, dan yang tinggal hidup menjadi sangat ketakutan, dan mereka memuliakan Allah yang di Surga.
REV 11:14 Bencana kedua berakhir, dan Bencana yang ketiga segera datang.
REV 11:15 Lalu malaikat yang ketujuh meniup terompetnya, dan suara yang keras berteriak di Surga, “Kerajaan dunia telah menjadi kerajaan Tuhan kita, dan Kristus-Nya, dan Dia akan memerintah selama-lamanya.”
REV 11:16 Ke dua puluh empat pemimpin yang duduk di atas takhta mereka di hadapan Allah sujud dan menyembah Allah.
REV 11:17 Mereka berkata, “Kami beryukur, Tuhan Allah, yang Mahakuasa, yang sekarang dan ada sejak dulu, sebab Engkau telah mengambil kekuatan besar Engkau dan telah menegaskan pemerintahan Engkau.”
REV 11:18 Bangsa-bangsa menjadi sangat marah, tetapi penghakiman-Mu sudah datang, saatnya ketika orang-orang yang sudah mati dihakimi. Inilah saatnya ketika para pelayan-Mu para nabi dan orang-orang mukmin mereka mendapatkan hadiah mereka, orang-orang yang menghormati otoritas-Mu, baik orang biasa maupun yang berkuasa. Inilah saatnya ketika Engkau menghancurkan orang-orang yang menghancurkan bumi.
REV 11:19 Lalu Rumah Allah yang ada di Surga dibuka, dan Tabut Perjanjian bisa di lihat di dalam Rumah-Nya. Ada kilat memancar, suara guntur, gempa bumi dan hujan es yang lebat.
REV 12:1 Lalu ada sebuah tanda yang luar biasa muncul di Surga, seorang perempuan berpakaian matahari, dengan bulan di bawah kakinya, dan sebuah mahkota dengan dua belas bintang di atas kepalanya.
REV 12:2 Perempuan itu sedang mengandung, dan dia berteriak kesakitan karena sudah waktunya dia melahirkan.
REV 12:3 Dan ada sebuah tanda lain yang muncul, seekor naga berwarna merah dengan tujuh kepala dan sepuluh tanduk dan tujuh mahkota kecil pada kepala-kepala naga itu.
REV 12:4 Ekornya menyapu sepertiga dari bintang-bintang di surga dan melemparkan mereka ke bumi. Naga itu berdiri di depan perempuan yang hendak melahirkan itu, agar dia bisa segera makan anak perempuan itu segera sesudah anak itu dilahirkan.
REV 12:5 Dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, yang akan memerintah semua bangsa dengan tongkat besi. Anak laki-laki itu dengan segera diambil dan dibawa kepada Allah dan tahta-Nya.
REV 12:6 Dan perempuan itu lalu melarikan diri ke padang pasir, di sana Allah sudah menyediakan tempat baginya, agar dia bisa dipelihara selama 1.260 hari lamanya.
REV 12:7 Dan terjadi peperangan di Surga. Mikael dan para malaikatnya bertarung dengan naga itu. Naga itu dan para malaikatnya bertempur
REV 12:8 tetapi dia tidak cukup kuat, dan mereka tidak bisa tinggal di Surga
REV 12:9 Naga besar itu, ular kuno yang disebut Iblis dan Setan yang menipu seluruh dunia, dilemparkan ke bumi, dan malaikat-malaikatnya yang bersamanya.
REV 12:10 Lalu saya mendengar suara yang keras dari Surga berkata, “Sekarang keselamatan sudah datang, juga kuasa dan kerajaan dari Allah kita dan otoritas dari Kristus. Orang yang menuduh orang-orang beriman telah dijatuhkan — ia yang menuduh mereka di hadapan Tuhan siang dan malam.
REV 12:11 Mereka mengalahkan dia dengan darah Anak Domba dan dengan kesaksian pribadi mereka — mereka tidak menyayangkan nyawa mereka sendiri sehingga mereka rela mati jika memang harus.
REV 12:12 Jadi bersukacitalah, hai seluruh penghuni Surga! Berkabunglah, hai bumi dan laut, sebab Iblis sudah turun ke atasmu dan dia sangat marah, sebab dia tahu bahwa waktu dia sudah hampir habis.”
REV 12:13 Ketika sang naga menyadari bahwa dia sudah dilemparkan ke bumi, dia menganiaya si perempuan yang sudah melahirkan si anak laki-laki itu.
REV 12:14 Kepada perempuan itu diberikan sayap sebesar sayap rajawali agar dia bisa terbang ke tempat terpencil dimana dia akan dipelihara selama satu masa, masa, dan separuh masa, dilindungi dari si ular itu.
REV 12:15 Si ular itu menyemburkan air seperti aliran sungai yang besar dari mulutnya, mencoba melenyapkan sang perempuan dengan banjir.
REV 12:16 Bumi datang menolong perempuan itu dengan tiba-tiba membelah dan menelan air sungai yang keluar dari mulut ular itu.
REV 12:17 Sang naga menjadi sangat marah kepada si perempuan itu, dan pergi menyerang anak-anaknya yang lain, yaitu mereka yang taat kepada perintah-perintah Allah dan memiliki kesaksian dari Yesus.
REV 12:18 
REV 13:1 Sang naga berdiri di tepi pantai. Kemudian saya melihat seekor binatang buas keluar dari dalam laut. Binatang itu memiliki sepuluh tanduk dan tujun kepala, dengan sepuluh mahkota di atas tanduk-tanduknya, dan banyak nama hujat yang tertulis di atas kepalanya.
REV 13:2 Binatang yang saya lihat, rupanya seperti seekor macan tutul, tetapi kakinya seperti seekor beruang, dan mulutnya seperti seekor singa. Naga itu memberikan kepada binatang itu kuasanya, takhtanya, dan kuasa yang besar.
REV 13:3 Salah satu kepalanya tampaknya baru saja mengalami luka yang menyebabkan kematian, tetapi luka yang mematikan itu sudah disembuhkan. Seluruh dunia menjadi kagum kepada binatang ini,
REV 13:4 dan mereka menyembah sang naga sebab dia sudah memberikan otoritas kepada sang binatang buas, dan mereka juga menyembah binatang itu, serta berkata, “Tidak ada yang seperti sang binatang buas. Tidak akan ada yang bisa mengalahkan dia!”
REV 13:5 Kepada binatang buas itu diberikan kemampuan untuk membuat kebohongan besar dan menghujat. Kemampuan ini diberikan kepadanya untuk empat puluh dua bulan.
REV 13:6 Segera ketika binatang itu membuka mulutnya, dia menghujat Allah, menghina karakter-Nya, Rumah-Nya yang kudus, dan juga semua yang hidup di Surga.
REV 13:7 Binatang itu juga diberikan kuasa untuk menyerang orang-orang yang percaya kepada Yesus dan mengalahkan mereka, da dia juga diberikan kuasa atas setiap kaum, suku, bahasa dan bangsa.
REV 13:8 Setiap orang yang hidup di bumi akan menyembah dia, yaitu semua yang namanya tidka tertulis dalam kitab kehidupan — kitab kehidupan kepunyaan Anak Domba yang disembelih sejak permulaan dunia.
REV 13:9 Jika kalian punya telinga, perhatikanlah!
REV 13:10 Siapapun yang akan menjadi tawanan, pasti menjadi tawanan, siapapun yang akan mati terbunuh, pasti mati terbunuh. Hal ini menyatakan ketabahan dan kepercayaan kepada Allah dalam diri orang percaya.
REV 13:11 Lalu saya melihat binatang buas lainnya, yang muncul dari dalam bumi. Binatang ini memiliki dua tanduk seperti seekor anak domba, tetapi dia berbicara seperti seekor naga.
REV 13:12 Dia mengenakan kuasa yang sama seperti binatang yang pertama bagi pihaknya, dan menjadikan bumi dan mereka yang tinggal di sana menyembah binatang yang pertama, yang lukanya yang maut telah sembuh.
REV 13:13 Dia melakukan perbuatan ajaib yang luar biasa, bahkan membawa api turun dari langit ke atas bumi di depan mata semua orang.
REV 13:14 Dia menipu semua orang yang hidup di bumi dengan perbuatan-perbuatan ajaib yang dia lakukan atas nama binatang yang pertama, memerintahkan kepada manusia bahwa mereka haruslah membuat sebuah patung yang berwujud binatang yang pertama, yang pernah menerima luka yang mematikan tetapi kemudian hidup kembali.
REV 13:15 Dia ini dijinkan untuk menghidupkan patung binatang agar patung itu bisa berbicara, memerintahkan siapa saja yang tidak menyembah dia untuk dihukum mati.
REV 13:16 Binatang ini membuat setiap orang, baik lemah maupun berkuasa, kaya ataupun miskin, orang merdeka maupun budak, untuk menerima sebuah tanda di tangan kanan atau di dahi mereka.
REV 13:17 Tidak seorangpun diijinkan untuk melakukan kegiatan beli atau jual kecuali mereka yang memiliki tanda itu, yang merupakan nama dari binatang buas ataupun angka dari namanya.
REV 13:18 Butuh kebijaksanaan di sini. Siapapun yang memiliki pemahaman haruslah menghitung angka dari binatang, sebab itu adalah nomor seorang pria. Angkanya adalah 666.
REV 14:1 Saya melihat dan menatap Anak Domba berdiri di Bukit Sion. Bersama Dia ada 144.000 orang yang pada mereka dan nama Bapa-Nya tertulis nama-Nya, pada dahi mereka.
REV 14:2 Saya mendengar sebuah suara dari surga yang seperti suara air terjun yang besar dan guntur yang kencang serta banyak alat musik harpa yang sedang dimainkan.
REV 14:3 Mereka menyanyikan satu lagu baru di hadapan takhta, ke empat mahkluk dan para pemimpin. Tidak seorangpun dapat mempelajari lagu itu kecuali ke 144.000 orang yang sudah ditebus dari bumi.
REV 14:4 Mereka tidak menjadi tidak murni secara moral dengan berbuat dosa dengan wanita; secara rohani mereka perawan. Mereka mengikuti Sang Anak Domba kemanapun Dia pergi. Mereka ditebus dari umat manusia sebagai buah sulung Allah dan Anak Domba.
REV 14:5 Mereka tidak pernah menipu, dan mereka tanpa kesalahan sedikitpun.
REV 14:6 Lalu saya melihat malaikat lain terbang tinggi di langit. Dia memiliki kabar baik abadi untuk diumumkan kepada mereka yang hidup di bumi, kepada setiap bangsa, suku bangsa, bahasa dan kaum.
REV 14:7 Dia berseru dengan suara nyaring, “Berilah hormat dan kemuliaan kepada Allah, sebab sudah tiba waktunya hari penghakiman. Sembahlah Dia sang pencipta langit dan bumi dan laut dan sumber-sumber air.”
REV 14:8 Malaikat yang kedua menyusul, berseru, “Babel besar telah runtuh menjadi reruntuhan! Dia membuat semua bangsa meminum anggur imoralitas seksualnya yang mendatangkan tentangan sengit dari Allah.”
REV 14:9 Lalu datanglah malaikat yang ketiga, mengikuti kedua malaikat yang sebelumnya, dan berseru dengan suara keras, “Siapapun yang menyembah binatang itu dan patungnya dan menerima tanda pada dahi atau tangan mereka,
REV 14:10 mereka juga akan minum air anggur tentangan sengit Allah yang dicurahkan murni ke dalam cawan kemarahannya, dan mereka akan menderita sengsara dalam api dan belerang yang dibakar di hadapan para malaikat kudus dan Anak Domba.
REV 14:11 Asap dari api yang menyiksa mereka akan naik ke atas selama-lamanya. Mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya dan menerima tanda namanya akan terus menerus mendapat siksaan siang dan malam.”
REV 14:12 Artinya orang-orang percaya haruslah dengan sabar menunggu, sambil terus menaati perintah-perintah Allah dan percaya kepada Yesus.
REV 14:13 Lalu saya mendengar sebuah suara dari surga berkata, “Tuliskanlah semua ini! Diberkatilah orang-orang yang ketika meninggal mereka mempercayai Tuhan mulai dari sekarang. Ya, kata Roh Kudus, sebab mereka bisa merasa tenang dari segala masalah mereka. Segala pencapaian mereka yang akan menjadi saksi bagi mereka.”
REV 14:14 Saya melihat dan menatap pada sepotong awan putih. Duduk di atas awan itu seseorang yang rupanya seperti Anak Manusia, mengenakan mahkota emas di atas kepalanya dan memegang sebuah sabit tajam di tangan-Nya.
REV 14:15 Muncullah malaikat yang ke empat keluar dari Rumah Allah dan berteriak dengan suara keras kepada Dia yang duduk di atas awan, “Ambillah sabit-Mu dan mulailah menuai, sebab waktu panen sudah tiba, dan panen di dunia ini sudah siap dipanen.”
REV 14:16 Dia yang duduk di atas awan mulai mengayunkan sabit-Nya ke arah bumi, dan menuai panen dari bumi.
REV 14:17 Lalu malaikat lainnya keluar dari rumah Tuhan yang di Surga. Dia juga memiliki sebuah sabit yang tajam.
REV 14:18 Malaikat itu diikuti oleh malaikat lain yang datang dari mezbah yang menjaga api mezbah, dia memanggil dengan suara keras kepada malaikat yang membawa sabit tajam tadi, “Bawalah sabit tajammu dan panenlah tandan-tandan anggur dari kebun anggur di bumi, sebab buahnya sudah matang.”
REV 14:19 Malaikat itu kemudian mengayunkan sabitnya ke arah bumi dan memanen buah-buah anggur dari kebunnya, dan melemparkan mereka ke dalam tempat pemeras anggur yang melambangkan penghakiman Allah.
REV 14:20 Mereka diinjak di tempat pemerasan anggur di luar kota itu. Darah keluar dari tempat itu setinggi sadel kuda, dan panjangnya sekitar 296 kilometer.
REV 15:1 Kemudian saya melihat tanda lain yang menakjubkan dan penting di Surga. Ada tujuh malaikat yang sedang memegang tujuh wabah terakhir yang melengkapi penghakiman Allah.
REV 15:2 Saya melihat lautan kaca yang bercampur dengan api. Berdiri di samping lautan kaca adalah mereka yang telah mengalahkan binatang itu dan gambarnya dan angka dari namanya. Mereka memegang kecapi yang diberikan oleh Allah kepada mereka.
REV 15:3 Dan mereka menyanyikan lagu dari Musa, pelayan Allah itu, dan lagu dari Anak Domba, “Segala perbuatanmu itu luar biasa dan ajaib, Tuhan Allah, yang Mahakuasa. Caramu adalah adil dan benar, hai Raja bangsa-bangsa.
REV 15:4 Siapakah yang tidak akan kagum kepada-Mu, ya Tuhan? Siapakah yang tidak akan memuji-muji Engkau? Sebab hanya Engkaulah yang kudus. Semua bangsa akan datang dan memuji-Mu sebab Engkau telah menunjukkan dengan tindakan Engkau bahwa Engkau melakukan apa yang benar!”
REV 15:5 Sesudah ini saya melihat bahwa rumah Allah — Kemah pertemuan — terbuka.
REV 15:6 Tujuh malaikat yang memegang tujuh wabah keluar dari rumah Allah, mengenakan kain yang bersih dan putih, dan ikat pinggang emas melingkari dada mereka.
REV 15:7 Salah satu dari keempat mahkluk itu memberikan kepada ketujuh malaikat itu tujuh mangkuk emas yang berisi penuh dengan Penghakiman Allah, Dia yang hidup untuk selama-lamanya.
REV 15:8 Rumah Allah penuh dengan asap yang datang dari kemuliaan dan kuasa Allah. Tidak seorangpun bisa masuk ke dalam rumah Allah sampai ketujuh wabah yang datang dari ketujuh malaikat terjadi sampai akhir.
REV 16:1 Lalu saya mendengar suara yang nyaring datang dari Rumah Allah yang berkata kepada tujuh malaikat itu, “Pergi dan tuangkanlah ketujuh mangkuk yang berisi penghakiman Allah ke atas bumi.”
REV 16:2 Jadi malaikat yang pertama pergi dan menuangkan mangkuk yang ditangannya ke atas bumi, dan bisul-bisul yang menyakitkan dan menjijikan dialami mereka yang memiliki tanda binatang dan menyembah patungnya.
REV 16:3 Malaikat yang kedua menuangkan mangkuknya ke atas laut, dan laut berubah menjadi darah, seperti darah mayat, sehingga semua yang hidup di dalamnya mati.
REV 16:4 Malaikat yang ketiga menuangkan mangkuknya ke atas sungai-sungai dan sumber-sumber air, dan air berubah menjadi darah.
REV 16:5 Saya mendengar malaikat yang memiliki kuasa atas semua perairan berkata, “Engkau sungguh benar, yang ada dan sudah ada sejak dahulu, Yang Kudus, seperti yang ditunjukkan oleh penghakiman ini.
REV 16:6 Orang-orang ini membunuh umat-Mu. Sekarang Engkau membuat mereka terpaksa minum darah. Sungguh mereka patut menerimanya!”
REV 16:7 Dan saya mendengar sebuah suara dari mezbah berkata, “Ya, Tuhan Allah, Yang Maha Kuasa, penghakimanmu benar dan adil!”
REV 16:8 Malaikat ke empat menuangkan mangkuknya ke atas matahari, dan kepada matahari diberikan kuasa untuk menghanguskan manusia.
REV 16:9 Manusia-manusia itu hangus oleh karena teriknya matahari, dan mereka mengutuk nama Allah yang mengendalikan wabah-wabah ini. Mereka tidak bertobat dan tidak mau memuliakan Allah.
REV 16:10 Malaikat yang kelima menuangkan mangkuknya ke atas takhta si binatang buas, dan kegelapan turun ke atas kerajaannya. Orang-orang menggigit lidah mereka oleh karena rasa sakit yang mereka alami,
REV 16:11 dan mereka mengutuk Allah di Surga oleh karena kesakitan dan penyakit mereka, tetapi mereka tidak bertobat dan menghentikan apa yang mereka lakukan.
REV 16:12 Malaikat yang keenam menuangkan mangkuknya ke atas Sungai Besar Efrat, dan air sungai itu menguap, sehingga menciptakan jalan bagi raja-raja yang akan datang dari arah timur.
REV 16:13 Lalu saya melihat tiga roh jahat yang rupanya seperti katak keluar dari mulut-mulut naga, binatang buas dan nabi palsu itu.
REV 16:14 Ini adalah roh-roh jahat yang melakukan perbuatan-perbuatan ajaib, keluar untuk mengumpulkan raja-raja dari seluruh dunia untuk berperang melawan Allah yang Maha Kuasa pada hari Penghakiman Besar.
REV 16:15 (Perhatikan! Aku akan datang seperti seorang pencuri. Diberkatilah mereka yang waspada, dan pakaian mereka siap sehingga mereka tidak harus keluar dengan telanjang dan dipermalukan.)
REV 16:16 Roh-roh jahat mengumpulkan raja-raja untuk berperang di sebuah tempat yang dinamakan Armageddon dalam bahasa Ibrani.
REV 16:17 Malaikat yang ketujuh menuangkan mangkuknya ke udara, dan suara keras terdengar dari Rumah Allah, dari Takhta itu, berkata, “Sudah selesai!”
REV 16:18 Kemudian terjadilah kilat, guntur dan gemba mi yang kuat mengguncang bumi. Gempa itu gempa yang paling dahsyat yang pernah terjadi sejak manusia hidup di atasnya.
REV 16:19 Kota besar itu terbelah menjadi tiga. Kota-kota bangsa-bangsa dihancurkan. Kota Babel besar dikenang di hadirat Allah sehingga dia harus diberi cawan berisi anggur permusuhan Allah.
REV 16:20 Seluruh pulau-pulau lenyap, dan pegunungan-pegunungan menghilang.
REV 16:21 Hujan es batu yang dahsyat, setiap butirnya seberat 40 kilogram, turun dari langit ke atas manusia. Orang-orang mengutuk Allah sebab wabah hujan es yang sangat mengerikan itu.
REV 17:1 Salah satu dari malaikat yang memegang tujuh mangkuk datang dan berkata kepadaku, “Mari sini, dan akan saya tunjukkan kepadamu penghakiman dari pelacur yang terkenal itu, yang duduk di tepi banyak sungai.
REV 17:2 Raja-raja di bumi sudah melakukan perselingkuhan dengan dia, dan mereka yang hidup di bumi menjadi mabuk oleh karena air anggur perselingkuhannya.”
REV 17:3 Lalu malaikat itu membawaku dalam Roh ke sebuah padang pasir, dan saya melihat seorang perempuan sedang duduk di atas seekor binatang buas berwarna merah yang memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk dan pada binatang itu tertulis nama-nama hujatan.
REV 17:4 Perempuan itu mengenakan kain berwarna ungu dan merah, dan juga perhiasan yang terbuat dari emas, permata dan mutiara. Di tangannya ada satu cangkir emas penuh dengan hal-hal cabul serta ketidaksusilaannya yang menjijikkan.
REV 17:5 Sebuah nama misteri tertulis di dahinya: Babel Besar, Ibu dari Para Pelacur dan Benda Cabul Dunia.
REV 17:6 Saya melihat bahwa perempuan itu mabuk oleh karena darah orang-orang percaya dan orang-orang yang menjadi martir oleh karena kesetiaan mereka kepada Yesus. Ketika saya melihat perempuan itu, saya merasa sangat heran.
REV 17:7 Sang malaikat bertanya kepadaku, “Mengapa kamu heran? Saya akan menjelaskan kepadamu misteri dari si perempuan dan binatang buas yang ditungganginya yang memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
REV 17:8 Binatang yang kamu lihat, yang dahulu ada, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi, akan segera muncul lagi dari jurang maut, dan kemudian akan hancur total. Mereka yang hidup di bumi yang namanya tidak tercatat dalam buku kehidupan akan heran ketika mereka melihat si binatang yang dulu pernah hidup, tetapi sekarang sudah mati, namun binatang itu sudah hidup kembali.
REV 17:9 Sebuah pikiran yang memiliki pemahaman diperlukan di sini. Ketujuh kepala itu melambangkan tujuh bukit tempat perempuan itu duduk,
REV 17:10 mereka juga menggambarkan tujuh orang raja. Lima di antaranya sudah jatuh, seorang sedang memerintah sekarang ini, dan yang seorang lagi belumlah muncul, namun ketika dia muncul, dia hanya akan memerintah untuk waktu yang pendek saja.
REV 17:11 Binatang itu yang tadinya ada, dan sekarang tidak ada, dia juga adalah raja yang ke delapan, namun dia bagian dari ketujuh raja itu. Dia juga akan dibinasakan untuk selamanya.
REV 17:12 Kesepuluh tanduk yang kamu lihat adalah sepuluh raja yang belum lagi mulai memerintah. Namun, mereka akan diberikan otoritas untuk memerintah sebagai raja bersama-sama dengan si binatang itu untuk satu jam.
REV 17:13 Mereka memiliki satu tujuan yang sama, yaitu memberikan kekuatan dan otoritas mereka kepada binatang itu.
REV 17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba, dan Anak Domba akan mengalahkan mereka, sebab Dia adalah Tuhan atas segala tuan dan Raja atas segala raja. Para pengikutnya adalah mereka yang Dia panggil dan Dia pilih, dan mereka percaya kepada-Nya.”
REV 17:15 Lalu malaikat itu melanjutkan, “Perairan yang kamu lihat yaitu tempat si pelacur itu duduk mewakili manusia, gerombolan manusia dari berbagai kaum, bangsa dan bahasa.
REV 17:16 Ke sepuluh tanduk yang kamu lihat dan binatang itu akan membenci pelacur itu, dan akan mengambil seluruh milik si pelacur dan membuatnya telanjang, lalu mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya menjadi abu.
REV 17:17 Sesungguhnya Allahlah yang menaruh ke dalam pikiran mereka untuk melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya, yaitu dengan memberi mereka satu tujuan, memberikan kerajaan mereka kepada si binatang dan dengan demikian Firman Allah akan ditepati.
REV 17:18 Perempuan yang kamu lihat melambangkan kota terbesar yang akan memerintah atas raja-raja di bumi.”
REV 18:1 Sesudah itu saya melihat malaikat lain yang turun dari Surga. Dia memiliki kuasa yang besar dan bumi terang dengan kemuliaannya.
REV 18:2 Dia berteriak dengan suara yang kuat, “Kota Babel besar sudah runtuh! Kota itu sudah menjadi tempat tinggal setan-setan, tempat perlindungan untuk roh yang menajiskan, dan tempat berdiam setiap burung yang najis dan menjijikan.
REV 18:3 Karena semua bangsa telah meminum anggur imoralitas seksualnya yang gila. Raja-raja di bumi telah berzinah dengannya, dan para pedagang di bumi menjadi kaya karena sensualitasnya yang berlebihan.”
REV 18:4 Kemudian saya mendengar suara lain dari Surga yang berseru, “Hai umat-Ku, keluarlah dari kota itu, agar kalian tidak ikut serta dalam jalannya yang penuh dosa, dan agar kalian tidak mengalami wabah-wabah dia akan menderita
REV 18:5 Dosa-dosanya sudah menimbun sampai ke langit, dan Allah sudah sangat menyadari semua kejahatannya.
REV 18:6 Balas kembali segala yang sudah dia berikan, balas dua kali lipat untuk setiap perbuatannya. Dalam campuran cangkirnya sendiri, gandakan masalah yang dia campurkan untuk orang lain.
REV 18:7 Sebanyak dia menyombongkan dirinya dan memuaskan keinginan nafsunya, sebanyak itu juga duka dan sengsara yang akan dia alami. Sebab katanya kepada dirinya sendiri, ‘Saya bertahta sebagai ratu. Saya bukanlah seorang janda, maka saya tidak akan pernah berkabung.’
REV 18:8 Karena perkataannya ini, wabah-wabah akan menyerah dia hanya dalam satu hari, yaitu kematian, perkabungan dan kelaparan. Babel akan dibumi hanguskan dalam api, sebab Tuhan Allah yang menghakimi dia memiliki kuasa yang besar.
REV 18:9 Raja-raja di bumi yang melakukan perselingkuhan dan memuaskan nafsu mereka dengan dia akan menangis dan berkabung, ketika mereka melihat api yang menghancurkan kota itu.
REV 18:10 Raja-raja itu takut mereka akan mengalami penderitaan yang sama menyakitkannya dengan dia, maka mereka berdiri dari jauh dan berkata, ‘Bencana, bencana sudah menimpak Babel, kota besar itu! Hanya dalam satu jam hukuman malapetaka kamu dieksekusi!’
REV 18:11 Para pedangan di bumi menangis dan meratapi dia, sebab tidak ada lagi yang akan membeli dagangan mereka —
REV 18:12 segala benda yang terbuat dari emas, perak, permata dan mutiara, kain-kain halus, kain ungu, kain sutra, dan kain merah, setiap benda yang terbuat dari kayu yang berbau harum, dari gading, atau kayu yang mahal, dari perunggu, besi ataupun keramik,
REV 18:13 berbagai kapal penuh dengan kayu manis, rempah-rempah, wangi-wangian, mur, kemenyan, air anggur, minyak zaitun, tepung dan gandum terbaik, ternak dan domba, kuda-kuda dan kereta-keretanya, serta para budak dan tawanan.
REV 18:14 Kamu sudah kehilangan kenikmatan manis yang sangat kamu cintai, semua milikmu yang mewah dan berkilau sudah lenyap — kamu tidak akan pernah mendapatkan mereka kembali.
REV 18:15 Para pedagang yang menjual seluruh barang dagangan ini dan menjadi kaya karena perdagangan yang mereka lakukan dengan kota besar itu akan berdiri di kejauhan sebab mereka takut mereka juga akan mengalami penderitaan yang menyakitkan seperti kota itu. Mereka akan menangis dan berkabung, kata mereka,
REV 18:16 ‘Bencana, bencana sudah menyerang kota besar itu! Tempat berkumpulnya orang-orang berpakaian linen halus dan jubah ungu, dan perhiasan yang terbuat dari emas, permata dan mutiara.
REV 18:17 Hanya dalam satu jam kekayaan ini dihancurkan!’ Setiap kapten kapal laut dan setiap orang yang berlayar lewat laut dan setiap pelaut dan mereka yang mata pencahariannya dari laut berdiri di kejauhan.
REV 18:18 Ketika mereka memperhatikan asap dari api yang membakar kota itu, mereka berteriak, ‘Tidak akan pernah ada lagi kota yang bisa menandingi kota itu!’
REV 18:19 Maka mereka menaburkan debu di atas kepala, berteriak, menangis dan meratap, ‘Bencana, bencana sudah menyerang kota besar yang sudah membuat para pemilik kapal menjadi kaya oleh karena gaya hidup mewahnya! Hanya dalam satu jam kota itu sudah dihancurkan!’
REV 18:20 Rayakan apa yang terjadi padanya, surga dan orang-orang percaya dan rasul dan nabi, Karena Allah telah mengadili dia dengan penghakiman yang dia berikan kepadamu.”
REV 18:21 Malaikat yang kuat mengambil batu seukuran batu kilangan besar dan melemparkannya ke dalam laut serta berkata, “Dengan cara kekerasan seperti inilah kota besar Babel akan diruntuhkan, dan tidak akan pernah terbentuk lagi.”
REV 18:22 “Tidak akan pernah lagi ada terdengar musik berkumandang dari kota itu, suara harpa, para penyanyi, suling dan terompet. Tidak pernah ada lagi tukang-tukang pembuat barang mewah yang bekerja di dalam kota itu. Tidak akan pernah ada lagi suara menggiling gandum terdengar di sana.
REV 18:23 Tidak pernah lagi akan ada lampu yang bersinar di sana. Tidak akan pernah lagi ada suara pengantin pria dan wanita di sana. Para pedagangmu memimpin dunia. Melalui ilmu tenung dan sihir kamu menipu semua orang.
REV 18:24 Di kota ini ditemukan darah para nabi dan orang percaya, dan darah semua orang yang telah dibunuh di bumi.”
REV 19:1 Setelah ini saya mendengar apa yang terdengar seperti suara kerumunan besar di Surga, berteriak,, “Pujilah Allah! Keselamatan, kemuliaan, dan kuasa adalah milik Allah kita,
REV 19:2 sebab penghakiman-Nya adil dan benar, karena Allah sudah mendakwa pelacur yang terkenal itu yang merusak bumi dengan perselingkuhannya, dan sudah mengadili dia sebab pelacur itu sudah membunuh para pelayan-Nya.”
REV 19:3 Kembali mereka berseru, “Pujilah Allah! Asap dari kehancuran pelacur itu naik untuk selama-lamanya.”
REV 19:4 Ke dua puluh empat pemimpin dan ke empat mahkluk itu sujud dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta dan berseru, “Amin! Pujilah Tuhan!”
REV 19:5 Lalu terdengarlah suara dari takhta itu, “Pujilah Allah kita, setiap orang yang melayani dan menghormati Dia, mulai dari orang yang berkedudukan rendah sampai orang-orang yang terpandang.”
REV 19:6 Lalu saya mendengar suara seperti kumpulan suara orang banyak, yang seperti air yang mengalir sangat deras dan gunta keras yang berkata, “Puji Tuhan! Sebab Tuhan Allah kita, Yang Mahakuasa, Dia memerintah!
REV 19:7 Mari kita rayakan dan bergembira dan memberikan kepada-Nya kemuliaan, sebab hari Pernikahan Anak Domba sudah tiba, dan pengantin wanitanya sudah mempersiapkan dirinya.”
REV 19:8 Kepadanya diberikan kain halus, bersih dan putih untuk dikenakan. (Lenan halus melambangkan perbuatan baik orang percaya.)
REV 19:9 Malaikat itu berkata kepadaku, “Tuliskanlah ini, Betapa bahagianya mereka yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba.” Lalu katanya kepadaku, “Itulah perkataan yang benar dari Allah.”
REV 19:10 Saya bersujud dan menyembah malaikat itu. Katanya, “Jangan lakukan itu! Saya hanyalah salah seorang pelayan Allah, sama seperti kamu, dan mereka semua yang menerima kesaksian Yesus. Sembahlah Allah, sebab kesaksian Yesus adalah roh kenabian.”
REV 19:11 Lalu saya melihat surga terbuka. Seekor kuda putih berdiri di sana. Pengendaranya dinamakan Yang Bisa Dipercaya dan yang Benar. Penunggangnya disebut Terpercaya dan Benar. Dia benar ketika dia menghakimi, dan Dia benar ketika Dia pergi berperang.
REV 19:12 Mata-Nya bersinar seperti nyala api. Di kepala-Nya ada banyak mahkota. Dia memiliki nama yang tertulis pada-Nya yang tidak diketahui siapa pun kecuali Dia sendiri.
REV 19:13 Dia mengenakan jubah yang sudah dicelupkan ke dalam darah, dan nama-Nya adalah Firman Allah.
REV 19:14 Pasukan tentara surgawi mengikuti Dia, mengendari kuda-kuda putih dan berpakaian dari kain lenan halus yang putih dan bersih.
REV 19:15 Dari mulut-Nya keluar pedang yang tajam untuk memukul bangsa-bangsa. Dia akan memerintah mereka dengan tongkat besi, dan Dia sendiri yang menginjak pemerasan anggur dari penghakiman Allah Yang Mahakuasa.
REV 19:16 Nama-Nya tertulis pada jubah dan paha-Nya, Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuhan.
REV 19:17 Saya melihat ada malaikat berdiri di dalam matahari, berteriak dengan suara lantang kepada seluruh burung-burung di udara, “Mari berkumpullah bersama dalam pesta besar Allah.
REV 19:18 Di sini kalian bisa makan daging dari raja-raja, pemimpin-pemimpin, dan orang-orang kuat, demikian juga dengan kuda-kuda beserta pengendara mereka, daging dari semua orang, merdeka ataupun budak, penguasa maupun orang biasa.”
REV 19:19 Saya melihat binatang buas itu dan raja-raja di bumi berkumpul bersama untuk menyatakan perang melawan Dia yang duduk di atas kuda dan tentaranya.
REV 19:20 Binatang itu ditangkap, bersama-sama dengan nabi palsu yang melakukan perbuatan-perbuatan ajaib bersama dengannya, (yang dengan perbuatan-perbuatan itu dia menipu semua orang yang sudah menerima tanda-tanda dari binatang itu dan mereka yang menyembah patung binatang itu). Mereka berdua dilemparkan hidup-hidup ke dalam danau api yang penuh dengan belerang.
REV 19:21 Sisanya dibunuh dengan pedang oleh Dia yang mengendarai kuda — pedang yang keluar dari mulut-Nya. Seluruh burung di udara memakan daging mereka sampai kenyang.
REV 20:1 Saya melihat malaikat yang turun dari Surga, memegang kunci jurang maut dan sebuah rantai besar di tangannya.
REV 20:2 Dia menangkap sang naga, si ular kuno itu, yang adalah Iblis dan Setan, dan mengikat dia dengan rantai selama seribu tahun.
REV 20:3 Malaikat itu melemparkan dia ke dalam jurang maut, menutup dan menyegelnya, agar ular itu tidak bisa lagi menipu bangsa-bangsa sampai masa seribu tahun berakhir. Sesudah itu dia akan dibebaskan untuk waktu yang sangat singkat.
REV 20:4 Saya melihat orang-orang yang duduk di atas tahta yang diberikan tanggung jawab untuk menghakimi, dan jiwa-jiwa yang dipenggal kepalanya oleh karena mereka menjadi saksi bagi Yesus dan menyebarkan Firman Allah. Mereka tidak menyembah binatang itu ataupun patungnya, juga tidak menerima tanda binatang itu pada dahi ataupun tangan mereka. Mereka hidup dan bertahta bersama dengan Kristus selama seribu tahun.
REV 20:5 Ini adalah kebangkitan pertama. (Orang-orang mati yang lain tidak hidup kembali sampai seribu tahun itu berakhir.)
REV 20:6 Berbahagialah dan kuduslah mereka yang mengambil bagian dalam kebangkitan pertama! Kematian kedua tidak memiliki kuasa atas mereka. Mereka akan menjadi para imam Allah dan Kristus, dan mereka akan bertahta bersama-sama dengan Dia selama seribu tahun lamanya.
REV 20:7 Sesudah seribu tahun berlalu, Setan akan dibebaskan dari penjaranya,
REV 20:8 dan akan keluar untuk menipu bangsa-bangsa, yang dilambangkan dengan Gog dan Magog, untuk mengumpulkan mereka bersama dalam peperangan dari ke empat sudut dunia. Jumlah mereka tidak dapat dihitung karena banyaknya sama dengan jumlah pasir di tepi pantai.
REV 20:9 Mereka membentuk barisan di seluruh muka bumi inidan mengepung perkemahan orang-orang percaya, yaitu kota terkasih. Tetapi api turun dari langit dan membakar mereka.
REV 20:10 Si Iblis, yang sudah menipu mereka, dilemparkan ke dalam danau api dan belerang, tempat binatang dan penyampai pesan palsu itu juga dilemparkan, dan mereka akan menderita sengsara sepanjang waktu untuk selama-lamanya.
REV 20:11 Lalu saya melihat singgasana putih besar dengan Dia yang duduk di atasnya. Surga dan bumi lenyap, dan mereka tidak pernah terlihat lagi.
REV 20:12 Saya melihat banyak orang mati, baik orang biasa maupun orang terkenal, berdiri di depan takhta itu, dan kitab yang dibuka. Sebuah kitab lain, yaitu Kitab Kehidupan, dibuka dan orang-orang mati itu dihakimi sesuai dengan segala yang tertulis dalam buku-buku itu yang berisi semua perbuatan yang pernah mereka lakukan.
REV 20:13 Laut menyerahkan orang mati di dalamnya, dan maut dan Hades menyerahkan orang mati yang ada di dalamnya, dan setiap orang dihakimi menurut apa yang telah mereka lakukan.
REV 20:14 Lalu kematian dan Hades di lemparkan ke dalam lautan api. Lautan api itulah kematian yang kedua.
REV 20:15 Dan orang yang namanya tidak tertulis dalam Buku Kehidupan dilemparkan ke dalam danau api.
REV 21:1 Lalu saya melihat surga yang baru dan bumi yang baru. Surga dan bumi yang pertama sudah lenyap, dan laut sudah tidak ada lagi.
REV 21:2 Lalu saya melihat kota kudus itu, Yerusalem Baru, diturunkan oleh Allah dari Surga, sudah bersiap diri seperti seorang pengantin perempuan yang berhias untuk suaminya.
REV 21:3 Saya mendengar suara keras berasal dari arah takhta itu yang berkata, “Sekarang tempat dimana Allah tinggal adalah bersama-sama dengan manusia dan Dia akan hidup bersama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya. Allah sendiri yang akan menjadi Allah mereka.
REV 21:4 Allah akan menghapus setiap tetes air mata dari mata mereka, dan mereka tidak akan pernah mengalami kematian lagi. Tidak akan ada lagi perkabungan atau tangisan ataupun kesakitan sebab dunia yang dulu itu sudah tidak ada lagi.”
REV 21:5 Dan Dia yang duduk di atas takhta berkata, “Aku akan membuat segala sesuatunya menjadi baru!” Kata-Nya kepadaku, “Tuliskanlah semua ini, sebab segala perkataan ini adalah benar dan dapat dipercaya.”
REV 21:6 Lalu kata-Nya kepadaku, “Semua sudah selesai! Akulah yang dikatakan Yang Pertama dan Yang Terakhir, yang awal dan yang akhir. Kepada siapapun yang haus, akan Aku berikan air dari mata air kehidupan dengan cuma-cuma.
REV 21:7 Mereka yang menang akan mewarisi semua hal ini, dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan disebut anak-anak-Ku.
REV 21:8 Tetapi untuk mereka yang pengecut, yang tidak pernah percaya kepada-Ku, yang melakukan perbuatan-perbuatan yang menjijikkan, para pembunuh, tukang selingkuh, penyihir, penyembah berhala, tukang bohong — takdir mereka adalah danau yang terbakar dengan api dan belerang. Inilah kematian yang kedua.”
REV 21:9 Salah satu dari ketujuh malaikat yang memegang tujuh mangkuk yang berisi ketujuh wabah datang dan berbicara kepadaku. Katanya, “Ikutlah, dan akan saya perlihatkan kepadamu sang pengantin perempuan, pasangan dari Anak Domba.”
REV 21:10 Dia membawaku di dalam Roh ke atas puncak gunung yang sangat tinggi. Di sana dia menunjukkan kepadaku kota kudus Yerusalem diturunkan oleh Allah dari Surga,
REV 21:11 bersinar dengan kemuliaan hadirat Allah. Cahaya berkilau seperti dari batu permata, jasper, jernih dan terang.
REV 21:12 Tembok kota itu tinggi dan tebal, dengan dua belas gerbang yang dijaga oleh dua belas malaikat. Pada pintu-pintu gerbang itu tertulis nama dari dua belas suku Israel.
REV 21:13 Ada tiga pintu gerbang di masing-masing sisi tembok itu, yaitu di sebelah timur, utara, selatan dan barat.
REV 21:14 Tembok kota itu memiliki dua belas fondasi, dan tertulis di atasnya nama-nama ke dua belas rasul Anak Domba.
REV 21:15 Malaikat yang berbicara kepadaku memiliki tongkat pengukur yang berwarna mas untuk mengukur kota itu, pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.
REV 21:16 Kota itu berbentuk kotak. Panjangnya sama dengan lebarnya. Dia mengukur kota itu dengan tongkat, sekitar 12.000 stadia. Panjang, lebar dan tinggi kota itu sama.
REV 21:17 Malaikat itu juga mengukur tembok kota itu dan tebalnya 144 hasta dalam ukuran manusia yang dipakai oleh malaikat itu.
REV 21:18 Dindingnya dibangun dari jasper. Kota itu sendiri terbuat dari emas murni yang sebening kaca.
REV 21:19 Fondasi dari tembok kota dihiasi dengan seluruh jenis batu permata yang ada. Fondasi pertama adalah yaspis, safir kedua, kalsedon ketiga, zamrud keempat,
REV 21:20 sardonyx kelima, akik keenam, chrysolite ketujuh, beryl kedelapan, topas kesembilan, kesepuluh, chrysoprase, jacinth kesebelas, batu kecubung kedua belas.
REV 21:21 Kedua belas pintu gerbang itu terbuat dari mutiara, masing-masing terbuat dari satu mutiara. Jalan utamanya terbuat dari emas murni, jernih seperti kaca.
REV 21:22 Saya tidak melihat adanya rumah Tuhan di sana, sebab Tuhan Allah Mahakuasa, dan sang Anak Domba, merekalah yang menjadi seperti rumah Tuhan.
REV 21:23 Kota itu tidak memerlukan matahari ataupun bulan untuk menyinarinya sebab kemuliaan Allah menyediakan terangnya — Anak Domba adalah pelitanya.
REV 21:24 Bangsa-bangsa akan berjalan dengan cahayanya, dan raja-raja di bumi membawa kemuliaan mereka ke dalam kota.
REV 21:25 Pintu-pintu gerbang kota tidak akan pernah ditutup pada siang hari (dan tidak akan ada malam di sana).
REV 21:26 Kehormatan dan kemuliaan bangsa-bangsa akan dibawa masuk ke dalam kota itu.
REV 21:27 Segala sesuatu yang tidak kudus tidak akan bisa memasuki kota itu, dan siapapun yang menyembah berhala, atau penipu. Hanya mereka yang namanya tertulis di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba yang boleh masuk ke dalam kota itu.
REV 22:1 Lalu malaikat itu menunjukkan kepadaku Air Sungai Kehidupan, yang sangat jernih, keluar dari takhta Allah dan Anak Domba itu,
REV 22:2 tepat di tengah-tengah jalan utama kota itu. Pada kedua sisi sungai itu ada Pohon Kehidupan, yang menghasilkan dua belas macam buah, satu jenis buah setiap bulannya. Daun-daun dari pohon itu digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan orang-orang dari seluruh bangsa-bangsa.
REV 22:3 Kutukan itu tidak akan ada lagi. Takhta Allah dan Anak Domba akan ada di dalam kota itu, dan para pelayannya akan menyembah Dia.
REV 22:4 Mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis pada dahi mereka.
REV 22:5 Malam hari tidak akan ada lagi dan mereka tidak akan membutuhkan cahaya lampu ataupun cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan memberi mereka cahaya. Mereka akan memerintah untuk selama-lamanya.
REV 22:6 Malaikat itu berkata kepadaku, “Kata-kata ini benar an dapat dipercaya. Tuhan Allah, yang memberikan Roh-Nya kepada para penyampai pesan-Nya, mengirimkan malaikat-Nya untuk memperlihatkan kepada para pelayan-Nya tentang kejadian yang akan terjadi.”
REV 22:7 “Aku akan datang segera! Diberkatilah mereka yang taat kepada pesan uhan yang ada di dalam Kitab ini.”
REV 22:8 Sayalah Yohanes yang mendengar dan melihat semua hal ini. Ketika saya mendengar dan melihat mereka, saya terjatuh di kaki malaikat yang memperlihatkan semua ini kepada saya untuk menyembahnya.
REV 22:9 Katanya kepadaku, “Jangan lakukan itu! Aku sama seperti kamu, hanya seorang pelayan Allah, bersama dengan saudara-saudaramu yang juga menyampaikan nubuatan, dan sama seperti mereka yang menaati perkataan dari Kitab ini. Sembahlah Allah!”
REV 22:10 Lalu katanya kepadaku, “Janganlah menutupi nubuatan-nubuatan dari Buku ini dan menyembunyikannya, karena waktunya sudah dekat.
REV 22:11 Siapa pun yang tidak melakukan perbuatan yang benar, biarkan mereka tetap seperti itu. Siapa pun yang membiarkan dirinya tidak suci, biarkan mereka tetap seperti itu. Siapa pun yang melakukan apa yang benar, biarkan mereka tetap seperti itu. Siapa pun yang belajar untuk hidup suci, biarkan mereka tetap seperti itu.
REV 22:12 Aku akan segera datang, dan Aku akan membawa upah untuk diberikan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatannya.
REV 22:13 Akulah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir, yang awal dan yang akhir.
REV 22:14 Diberkatilah mereka yang mencuci jubah mereka sehingga mereka memiliki hak untuk memperoleh buah dari pohon Kehidupan, dan dapat masuk ke kota itu melalui pintu-pintu gerbangnya.
REV 22:15 Mereka yang ada di luar kota akan dianggap seperti anjing-anjing. Orang-orang itu mempraktekkan ilmu sihir, melakukan dosa seksual, pembunuh, penyembah berhala dan semua orang yang mencintai dan menciptakan kebohongan.
REV 22:16 Aku, Yesus, telah mengirim malaikat saya untuk memberikan kesaksian ini kepada kamu untuk dibagikan kepada jemaat-jemaat. Aku adalah akar dan keturunan Daud, bintang pagi yang cerah.”
REV 22:17 Roh dan mempelai perempuan Anak Domba berkata, “Datanglah.” Siapapun yang mendengar ucapan ini, katakan, “Datanglah.” Siapapun yang haus, datanglah, dan siapapun yang ingin, minumlah dengan bebas air kehidupan.
REV 22:18 Aku sungguh-sungguh berjanji kepada setiap orang yang mendengar pesan dari kitab ini tentang kejadian yang akan datang dan menambahkannya, maka Allah akan menambahkan juga ke atas mereka bencana yang tertulis di dalam kitab ini.
REV 22:19 Dan jika ada yang menghapusnya, maka Allah akan menghapus juga bagian yang seharusnya dia dapat dari Pohon Kehidupan dan dari kota suci yang tertulis di dalam Kitab ini.
REV 22:20 Dia yang meneguhkan perkataan ini berkata, “Ya, Aku akan segera datang.” Amin, datanglah, Tuhan Yesus.
REV 22:21 Semoga kasih karunia Tuhan Yesus bersama dengan orang-orang percaya. Amin.
