﻿Yesaya.
4.
Pada waktu itu, banyak laki-laki terbunuh dalam perang sehingga istri mereka menjadi janda. Mereka tidak punya kepala keluarga sampai-sampai tujuh perempuan akan mengerumuni satu laki-laki dan memaksa dia, “Ambillah kami sebagai istrimu. Kami akan mencari nafkah sendiri. Hanya biarlah kami disebut sebagai istrimu agar kami tidak menanggung aib sebagai janda.” 
Suatu hari nanti, TUHAN akan membuat tanah Israel subur kembali sehingga negeri ini indah dan permai. Tanah akan memberikan hasil yang membanggakan bagi segelintir umat yang tersisa, yaitu yang selamat. 
Setiap orang yang tertinggal di Yerusalem, yaitu mereka yang tercatat untuk tetap hidup, akan menjadi umat-Nya yang kudus. 
Kelak TUHAN akan membersihkan Sion dari aib dan menghapus noda darah Yerusalem akibat kejahatan penduduknya dahulu. Dengan kuasa-Nya yang adil, Dia memberikan hukuman seperti api memurnikan logam. Demikianlah sang Penguasa menyucikan umat-Nya. 
Sesudah itu TUHAN akan menaungi Sion dan seluruh penduduknya dengan kemuliaan-Nya, yang tampak seperti awan di waktu siang dan nyala api di waktu malam. 
Kota itu akan menjadi aman tenteram, seperti tempat berteduh dari teriknya matahari dan tempat berlindung dari derasnya hujan badai. 
